Berita Terkini

Afghanistan Mensyaratkan Undangan Konferensi Damai Arab Saudi

KABUL (Jurnalislam.com) – Pemerintah Afghanistan pada hari Ahad (6/1/2019) mengatakan hanya akan menghadiri konferensi perdamaian yang diusulkan di Arab Saudi jika ada jaminan untuk pembicaraan tatap muka dengan Taliban.

Syed Ehsani Tahiri, juru bicara Dewan Perdamaian Tinggi, sebuah badan pemerintah yang ditugasi untuk mencapai perdamaian dengan para pejuang Taliban, mengatakan pada konferensi pers bahwa pemerintah Kabul belum menerima tanggal akhir untuk usulan perundingan tentang perdamaian di Jeddah.

“Kami tidak ingin pengalaman Abu Dhabi berulang,” katanya, merujuk pada perundingan serupa yang diselenggarakan oleh UEA tahun lalu di mana Taliban bertemu dengan perwakilan dari AS, Pakistan, Arab Saudi dan UEA, tetapi menolak untuk menemui delegasi tamu dari Afghanistan.

“Kami telah menyarankan pemerintah untuk tidak menghadiri pertemuan Jeddah kecuali ada jaminan untuk pembicaraan tatap muka dengan Taliban,” kata Tahiri.

Baca juga:

Akhir pekan ini, delegasi dari Dewan Perdamaian Tinggi akan mengunjungi Pakistan untuk membahas hal-hal yang berkaitan dengan perdamaian.

Namun Taliban menjuluki usulan konferensi Jeddah tersebut sebagai kelanjutan dari pembicaraan Abu Dhabi. Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh juru bicara kelompok itu, Zabihullah Mujahed, para mujahid telah bersumpah untuk tidak bertemu dengan delegasi pemerintah Afghanistan.

Trump: Agen Al Qaeda Terkait dengan Serangan pada Kapal Perang USS Cole Terbunuh

WASHINGTON (Jurnalislam.com) – Donald Trump mengkonfirmasi bahwa militer negaranya telah membunuh seorang anggota terkemuka al-Qaeda yang diyakini sebagai salah satu arsitek pemboman mematikan kapal perang USS Cole hampir dua dekade lalu.

Trump, dalam sebuah posting Twitter pada hari Ahad (6/1/2019), mengatakan pasukan AS “memberikan balasan” dengan membunuh Jamal al Badawi.

“Kami baru saja membunuh pemimpin serangan itu, Jamal al Badawi. Pekerjaan kami melawan al-Qaeda terus berlanjut,” tweeted Trump.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat (4/1/2019), Komando Pusat AS mengatakan pasukannya menargetkan Badawi dalam serangan udara di provinsi Marib di Yaman.

Dia didakwa oleh dewan juri federal AS pada tahun 2003 dan didakwa dengan 50 tuduhan berbagai pelanggaran serangan, termasuk pembunuhan warga negara AS dan pembunuhan personil militer AS.

Tujuh belas pelaut tewas AS pada 12 Oktober 2000 ketika dua orang di sebuah perahu kecil meledakkan bom saat kapal perang perusak tersebut sedang mengisi bahan bakar di Aden.

Jamal al Badawi
Jamal al Badawi

Ledakan itu meninggalkan lubang menganga di lambung kapal dan melukai lebih dari tiga lusin prajurit AS.

Serangan yang diakui oleh Al-Qaeda itu, dianggap sebagai keberhasilan awal bagi kelompok jihadis tersebut yang pendirinya Syeikh Usamah bin Laden.

Badawi dikatakan sebagai orang yang menyiapkan perahu kecil dan bahan peledak untuk menyerang kapal perusak Angkatan Laut AS itu.

Baca juga: 

Dia juga didakwa berkonspirasi untuk menyerang kapal Angkatan Laut AS pada Januari 2000, dan termasuk dalam daftar buronan paling dicari FBI.

Ada hadiah $ 5juta untuk informasi yang mengarah ke penangkapannya.

Jamal al Badawi ditangkap oleh otoritas Yaman tetapi melarikan diri dari penjara pada April 2003. Ia ditangkap kembali pada Maret 2004, tetapi kembali melarikan diri pada Februari 2006.

Tersangka utama dalam serangan itu, Abd al-Rahim al-Nashiri, ditahan di kamp penahanan AS di Teluk Guantanamo, Kuba.

Hampir 295.000 Warga Suriah Sudah Kembali dari Turki

SURIAH (Jurnalislam.com) – Hampir 295.000 warga Suriah, yang melarikan diri dari perang di negara mereka, telah kembali dari Turki ke rumah mereka pada tahun 2018, menurut Kementerian Dalam Negeri Turki lansir World Bulletin Ahad (5/1/2019).

Operasi Turki Euphrates Shield Olive Branch di Suriah barat laut yang berhasil membebaskan wilayah tersebut dari milisi YPG/PKK dan IS, memungkinkan kembalinya warga sipil Suriah ke tanah air.

Baca juga: 

Berbagi informasi di salah satu akun media sosialnya, kementerian itu mengatakan 853.274 orang asing juga diberikan izin tinggal, sementara hampir 270.000 imigran gelap ditahan.

Sebanyak 55.894 imigran gelap juga dideportasi, katanya menambahkan.

Diprotes Umat Islam Terkait Penurunan Bendera Tauhid, Banser Minta Maaf

KARANGANYAR (Jurnalislam.com) – Puluhan Umat Islam Karanganyar dan pengurus Nahdatul Ulama, Banser melakukan audensi di rumah dinas Bupati Karanganyar terkait adanya pencopotan dan penurunan bendera tauhid oleh anggota Banser di acara shalawat bersama Habib Syech di Alun Alun Karanganyar, Senin, (31/12/2018) malam.

Sebelumnya, Front Ummat Islam (FUI) Karanganyar melakukan protes atas apa yang dilakukan oleh beberapa anggota Banser di malam pergantian tahun itu.

Dalam mediasi yang dihadiri Bupati Karanganyar Juliatmono, Kapolres Karanganyar AKBP Catur Gatot Effendi, Perwakilan MUI Karanganyar dan FKUB Karanganyar itu, ketua Pemuda Anshor Karanganyar Suwanto meminta maaf atas apa yang dilakukan anggota banser itu.

“Banser melihat adanya bendera yang disangka bendera ormas, karena dikhawatirkan ada ancaman keamanan. kita juga meminta maaf atas ulah Banser,” katanya kamis, (3/1/2019) malam.

Sementara itu, Sekjen FUI Karanganyar Mulyono menegaskan, bahwa bendera tauhid bukan milik satu ormas tertentu, untuk itu ia meminta agar anggota Banser lebih paham lagi agar kasus yang terjadi di Garut tidak terulang lagi.

“Bendera Tauhid adalah bendera yg dimiliki oleh umat Islam sejak negeri ini belum lahir, dan Menkopolhukam Wiranto telah menyatakan itu bukan bendera terlarang,” ungkapnya.

“Kedepan mudah-mudahan sudah tidak ada lagi hal-hal seperti ini terjadi, lebih-lebih di bumi Karanganyar, dan bisa menjadi kaca diri buat ormas Banser agar tidak mengulanginya lagi,” tandasnya.

Mediasi yang berlangsung sekitar 2 jam itu berakhir dengan damai, pihak Banser berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. (Sardi)

Pesan Cinta Kiai Miftah untuk Jurnalis Muslim

JURNALISLAM.COM – Pada suatu pagi, di dalam ruangan dengan tirai biru dan sofa berwarna coklat muda, seorang sepuh lagi berwibawa tengah duduk.

Pria berkopiah hitam itu menyambut empat orang dari organisasi profesi Jurnalis Islam Bersatu (JITU), yang terdiri dari para jurnalis di Tanah Air.

Suasana keakraban itu berlangsung di dalam sebuah gedung Majelis Ulama Indonesia kota Bandung. Dengan seutas senyum, kiai yang juga ketua MUI Kota Bandung ini memberikan wejangan bagi profesi yang dituntut memberikan informasi yang benar kepada khalayak.

“Saya memberikan apresiasi dan dukungan kepada keluarga besar JITU dan jurnalis muslim,” ungkap pria kelahiran Cianjur, 18 Oktober 1944 ini, Jumat (4/1/2018).

Di tengah-tengah sebuah meja kaca transparan yang ditemani oleh vas bunga berwarna merah muda, Profesor Miftah Faridl bercerita tentang keutamaan profesi yang saat ini dinilai mulai kehilangan fungsi utamanya.

Ketua Umum Pengurus Yayasan Universitas Islam Bandung (UNISBA) ini bercerita, saat ini media harus berperan mengedukasi masyarakat soa menggeliatnya Islamophobia kepada umat Islam.

Mantan pimpinan redaksi tabloid Salam ini menyampaikan tantangan mengedukasi opini publik memang dirasa berat. Namun, porsi itulah yang dapat diemban oleh jurnalis Muslim.

“Lanjutkan profesi ini, istiqomah untuk memberikan opini yang baik untuk Islam,” ujar Kiai Miftah dalam ruangan yang dilengkapi televisi klasik berukuran 14 inchi.

Doktor Ilmu Agama Islam, Institut Agama Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta tahun 2000 (kini UIN) ini mengatakan, informasi yang diterima oleh media arus utama atau mainstream berdampak kepada pemahaman masyarakat Indonesia.

“Kita harus mengubah ini, bingkailah dengan perilaku. Mulai dari diri, perlihatkan Islam itu mulia, itu ada. Dan itu harus dibantu oleh media,” ungkap ayah empat anak ini.

Nasehat dan Pesan Prof Miftah

Dalam obrolan hangat sepanjang 30 menit itu, Ketua Dewan Pertimbangan MUI Jabar ini juga menekankan profesi jurnalis yang berbanding lurus dengan cita-cita konstitusi, yakni “Mencerdaskan kehidupan bangsa”. Oleh karena itu, jurnalis harus menjalankan perannya dengan sungguh-sungguh.

“Allah sangat senang dengan seseorang yang bekerja dengan sungguh-sungguh dan ikhlas agar ibadah itu bernilai,” nasehatnya serius.

“Apapun langkah yang Anda lakukan strategis untuk membentuk opini. Jangan sampai umat Islam menjadi korban karena salah opini,” tambahnya tiba-tiba penuh semangat.

Lebih dari itu, Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB) ini memberikan dorongan dan motivasi agar jurnalis muslim tetap konsisten mengedukasi dan menginformasikan nilai-nilai Islam yang tengah tergerus saat ini.

“Mudah-mudahan apa yang saudara lakukan adalah ibadah kepada Allah, membudayakan apa yang disebut Tabayyun (klarifikasi), Islah (damai), dan kemudian ajaran-ajaran penting dalam agama Islam yang harus disampaikan melalui media.”

“Selamat, mudah-mudahan apa yang kita lakukan diridhoi oleh Allah,” harapnya menyemangati empat orang perwakilan dari Organisasi profesi Jurnalis muslim yang sudah terbentuk dari tahun 2012 ini.

Reporter: Muhammad Fajar/ Islamic News Agency

Hadits-hadits Tentang Keistimewaan Hari Jumat [INFOGRAFIK]

JURNALISLAM.COM – Hari Jumat adalah hari yang istimewa bagi umat Islam. Saking spesialnya, Allah Subahanahu wa ta’ala menjadikannya salah satu nama surat dalam Al-Qur’an, yaitu surat nomor ke 62. Demikian juga Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam telah menjelaskan dalam banyak haditsnya tentang keistimewaan hari Jum’at.

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, Nabi Shallallahu alaihi wa Salam bersabda,

“Sebaik-baik hari yang matahari terbit padanya (hari cerah) adalah hari Jumat, (karena) pada hari ini Adam diciptakan, hari ini pula Adam dimasukkan ke dalam surga dan dikeluarkan darinya, dan tidaklah akan datang hari kiamat kecuali pada hari Jumat.” (HR Muslim)

Berikut ini beberapa keistimewaan hari Jumat berdasarkan Hadits Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam:

  1. Kewajiban Shalat Jumat
    Kewajiban shalat Jumat paling ditekankan dan seagung-agungnya berhimpunnya kaum muslimin. Barangsiapa meninggalkannya (shalat Jumat) karena meremehkannya, niscaya Allah tutup hatinya sebagaimana di dalam hadits shahih yang diriwayatkan Muslim.
    Telah meriwayatkan, Abu Daud No. 1052, Tirmizi No. 500 dan Nasai No. 1369 dari Abi Al-Ja’d radhiallahu anhu sesungguhnya Rasulullah shallallah alaihi wa sallam bersabda,”Siapa yang meninggalkan shalat Jumat sebanyak tiga kali dengan meremehkannya, maka Allah tutup hatinya.” (Dishahihkan oleh Al-Albany dalam Shahih Al-Jami)
  2. Waktu Mustajab Untuk Berdo’a
    Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah Shallallahu alaihi wa Salam bersabda,”Sesungguhnya di dalam hari Jumat, ada suatu waktu yang tidaklah seorang Muslim menemuinya (hari Jumat) sedangkan ia dalam keadaan berdiri shalat memohon sesuatu kepada Allah, melainkan akan Allah berikan padanya.” (Muttafaq alaihi)

    Ibnul Qayyim berkata setelah menyebutkan adanya perselisihan tentang penentuan spesifikasi waktu ini, “Pendapat-pendapat yang paling rajih (kuat) adalah dua pendapat yang keduanya terkandung di dalam sebuah hadits yang tsabit (shahih). Yaitu, pendapat pertama, bahwasanya (waktu ijabah) mulai dari duduknya imam hingga ditunaikannya salat, sebagaimana dalam hadits Ibnu Umar bahwasanya Nabi Shallallahu alaihi wa Salam bersabda,

    “(waktu ijabah tersebut) yaitu di antara duduknya imam sampai ditunaikannya salat.” (HR Muslim).

    Pendapat kedua, yaitu setelah waktu Ashar. Dan ini adalah dua pendapat yang paling kuat. (Zaadul Maad I/389-390).

Infografis Keistimewaan Hari Jumat
  1. Keutamaan Membaca Surat Al-Kahfi pada Hari Jum’at
    “Barangsiapa yang membaca surat Al-Kahfi pada malam Jum’at, dia akan disinari cahaya antara dia dan Ka’bah.” (HR. Ad Darimi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih sebagaimana dalam Shohihul Jami’ No. 6471)“Barangsiapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at, dia akan disinari cahaya di antara dua Jum’at.” (HR. An Nasa’i dan Baihaqi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih sebagaimana dalam Shohihul Jami’ no. 6470)
  2. Hari Jumat Adalah Hari Penghapus dosa
    Dari Salman beliau berkata, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa Salam bersabda,”Tidaklah seorang hamba mandi pada hari Jumat dan bersuci dengan sebaik-baik bersuci, lalu ia meminyaki rambutnya atau berparfum dengan minyak wangi, kemudian ia keluar (menunaikan shalat Jumat) dan tidak memisahkan antara dua orang (yang duduk), kemudian ia melakukan shalat apa yang diwajibkan atasnya dan ia diam ketika Imam berkhutbah, melainkan segala dosanya akan diampuni antara hari Jumat ini dengan Jumat lainnya.” (HR Bukhari).
  3. Langkah Kaki Orang yang Akan Menunaikan Shalat Jumat Diganjar Pahala Puasa dan Shalat Selama Satu Tahun
    Sebagaimana hadits Aus bin Aus radhiyallahu anhu beliau berkata, Rasulullah Shallallahu alaihi wa Salam bersabda,”Barangsiapa yang mandi lalu berwudhu pada hari Jumat, lalu ia bersegera dan bergegas (untuk shalat), kemudian ia mendekat kepada imam dan diam, maka baginya pada setiap langkah kaki yang ia langkahkan (ada pahala) puasa dan shalat setahun, dan yang demikian ini adalah sesuatu yang mudah bagi Allah. (HR Ahmad dan Ashhabus Sunnan, dishahihkan oleh Ibnu Khuzaimah).
  4. Keutamaan Shalawat pada Hari Jum’at
    “Perbanyaklah shalawat kepadaku pada setiap Jum’at. Karena shalawat umatku akan diperlihatkan padaku pada setiap Jum’at. Barangsiapa yang banyak bershalawat kepadaku, dialah yang paling dekat denganku pada hari kiamat nanti.” (HR. Baihaqi dalam Sunan Al Kubro. Hadits ini hasan ligoirihi –yaitu hasan dilihat dari jalur lainnya-)
  5. Shodaqoh Di Hari Jumat Lebih Utama Dibanding Hari LainnyaIbnul Qayyim Rahimahullah berkata tentang keutamaan hari Jum’at, “Bahwasanya sedekah di hari Jum’at dibandingkan semua hari dalam sepekan seperti sedekah di bulan Ramadhan dibandingkan bulan-bulan selainnya.”

Itulah beberapa keistimewaan hari Jumat, semoga kita semua diberikan kemudahan untuk dapat bisa meraihnya.

Konvoi Menteri Agama Palestina Diserang Warga Ilegal Israel

RAMALLAH (jurnalislam.com) – Para pemukim ilegal Yahudi pada hari Kamis (3/1/2019) menyerang konvoi yang membawa Menteri Urusan Agama Palestina Yousef Adais di dekat kota Salfit, Tepi Barat, menurut sumber-sumber lokal.

“Para pemukim menyerang konvoi dengan batu; satu mobil rusak, meskipun tidak ada yang dilaporkan,” kata satu sumber informasi, lansir Anadolu Agency.

Sebelumnya di hari Kamis, pemerintah Palestina mengatakan bahwa konvoi yang membawa Perdana Menteri Palestina Rami Hamdallah telah menjadi sasaran serangan serupa oleh pemukim di dekat Nablus pekan lalu.

“Konvoi PM diserang oleh sekelompok pemukim Yahudi yang melempari batu di dekat pos pemeriksaan Zatara,” demikian bunyi pernyataan pemerintah.

Utusan Timur Tengah PBB Nickolay Mladenov mengutuk serangan terhadap konvoi Hamdallah.

“Ini insiden yang sangat mengkhawatirkan. Ini benar-benar tidak dapat diterima dan pelakunya harus diadili,” kata Mladenov.

Baca juga: 

Menurut laporan Israel, serangan anti-Palestina oleh pemukim Yahudi di Tepi Barat yang diduduki – termasuk Yerusalem Timur – naik 60 persen tahun lalu dibandingkan dengan 2017.

Lebih dari 650.000 pemukim illegal Yahudi sekarang hidup di 196 pemukiman (yang dibangun dengan persetujuan pemerintah Israel) dan lebih dari 200 “pos” pemukim (yang dibangun tanpa persetujuan pemerintah Israel) di Tepi Barat, menurut laporan Palestina semuanya pemukiman ilegal.

Bentrokan Kelompok Konservatif Hindu India Memasuki Hari Kedua

INDIA (Jurnalislam.com) – Bentrokan hari kedua meletus di India selatan ketika kelompok garis keras Hindu berusaha untuk memberlakukan penutupan umum sebagai protes terhadap dua wanita yang memasuki kuil Sabarimala.

Sehari setelah kekerasan antara kelompok saingan dan polisi menyebabkan satu orang tewas dan 15 orang cedera, pihak berwenang pada hari Kamis (3/1/2019) mengatakan bahwa 266 pengunjuk rasa telah ditangkap di seluruh negara bagian Kerala.

Kelompok garis keras Hindu merusak toko-toko, menutup usaha, dan bentrok dengan polisi di negara bagian selatan untuk memprotes pintu masuk perempuan di salah satu tempat ziarah Hindu terbesar di India, kata polisi.

Polisi menggunakan meriam air dan gas air mata untuk membubarkan para pengunjuk rasa, yang juga memblokir jalan dengan menempatkan ban yang terbakar dan blok beton di kota-kota utama.

Sebagian besar toko tetap tutup di negara bagian dan sebagian besar bis yang dikelola pemerintah tidak beroperasi setelah beberapa dirusak oleh pengunjuk rasa.

Pinarayi Vijayan, pejabat terpilih negara bagian itu, pada hari Kamis mengatakan bahwa 39 petugas polisi terluka ketika berusaha mengendalikan para pengunjuk rasa.

Baca juga: 

Kantor berita The Press Trust of India melaporkan bahwa seorang pejalan kaki berusia 55 tahun meninggal setelah terluka akibat lemparan batu oleh pengunjuk rasa di Pandalam pada hari Rabu.

Sedikitnya 20 kantor Partai Komunis India, yang memerintah Kerala dalam aliansi sayap kiri, diserang, kata Kodiyeri Balakrishnan, sekretaris partai negara.

Para wartawan diserang di kota Palakkad selama pawai yang diselenggarakan oleh Bharatiya Janata Party (BJP) milik Narendra Modi dan Rashtriya Swayamsevak Sangh, sebuah kelompok Hindu garis keras yang juga orang tua ideologis dari BJP.

Vijayan menuduh pendukung BJP memicu kekerasan.

Dua wanita memasuki kuil untuk berdoa pagi hari Rabu, yang mengakibatkan ke protes. Mereka dikawal oleh polisi karena merupakan “tanggung jawab konstitusional pemerintah untuk memberikan perlindungan kepada perempuan,” kata Vijayan.

Wanita dewasa dilarang untuk berdoa di kuil sampai Mahkamah Agung mencabut larangan pada bulan September. Larangan itu bersifat tidak resmi selama bertahun-tahun tetapi menjadi hukum pada tahun 1972.

Beberapa jemaat telah mengajukan petisi, mengatakan keputusan pengadilan yang mencabut larangan itu merupakan penghinaan terhadap dewa selibat Ayyappa.

Ribuan penganut Hindu, kebanyakan dari mereka perempuan, sebelumnya telah berhasil mencegah perempuan mengakses situs tersebut dalam beberapa pekan setelah keputusan penting, dengan beberapa orang garis keras melemparkan batu ke arah polisi dan menyerang jurnalis perempuan.

Pada hari Selasa, puluhan ribu perempuan, dalam prakarsa yang didukung pemerintah setempat, telah berani melakukan pelecehan untuk membentuk rantai manusia besar yang disebut “Tembok Wanita-Women’s Wall ” di Kerala untuk mendukung permintaan akses ke kuil itu.

Setelah Trump Umumkan Penarikan Pasukan Justru AS Intensifkan Pemboman di Suriah

SURIAH (Jurnalislam.com) – Setelah Presiden Donald Trump mengumumkan penarikan 2.000 tentara dari Suriah bulan lalu, militer AS menggenjot aksinya membombardir wilayah bagian timur negara itu, menurut sumber-sumber di lapangan dan foto-foto yang diperoleh dalam investigasi bersama oleh Al Jazeera dan The Intercept, Kamis (3/1/2019).

Serangan paling sengit dalam sepekan terakhir terjadi di Al Kashmah, sebuah desa di Sungai Eufrat dekat perbatasan dengan Irak, menurut tiga sumber di Suriah timur. Di tengah serangan udara AS dan tembakan artileri oleh Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang didukung AS, warga sipil dan anggota keluarga IS melarikan diri ke desa-desa di selatan, kata sumber tersebut. Walaupun Al Kashmah belum jatuh, sekelompok orang yang tersisa di sana adalah milisi yang mewakili garis depan perang melawan IS di provinsi Deir Az Zor.

Sisa pasukan IS berkerumun di desa-desa di sepanjang Sungai Eufrat, dari perbatasan dengan Irak ke selatan Hajin, bekas benteng IS yang jatuh ke tangan SDF, milisi pimpinan Kurdi, pada pertengahan Desember.

Baca juga: 

Ada sekitar 50.000 hingga 60.000 orang warga yang tetap berada di daerah-daerah itu, menurut seorang aktivis sipil di Deir Az Zor yang mendokumentasikan pelanggaran hak asasi dan meminta untuk tidak disebutkan namanya karena masalah keamanan. “Warga sipil di daerah-daerah ini tidak memiliki tempat untuk pergi atau bersembunyi dari pemboman AS terhadap desa-desa mereka,” kata aktivis itu, seraya mencatat bahwa warga telah tersiksa di tangan rezim Suriah, AS, dan IS.

Desa-desa yang dikuasai sisa-sisa kelompok IS di sepanjang Eufrat telah menjadi sasaran serangan bom AS sejak November sebagai bagian dari Operasi Roundup. Selain menargetkan militer, Operasi Roundup juga membom area sipil, termasuk rumah sakit, The Intercept dan Al Jazeera melaporkan bulan lalu.

AS Peringatkan Iran terhadap Objek Peluncuran ke Ruang Angkasa

WASHINGTON (Jurnalislam.com) – AS “tidak akan diam saja” ketika Iran bersiap untuk meluncurkan beberapa objek ke luar angkasa, diplomat tinggi Washington memperingatkan pada hari Kamis (3/1/2019).

Mike Pompeo mengatakan teknologi yang rencananya akan digunakan “hampir” sama dengan yang ditemukan di rudal balistik antarbenua, meningkatkan kekhawatiran tentang berbagai aplikasi.

“Peluncuran ini akan memajukan program misilnya,” kata Pompeo di Twitter. “AS, Prancis, Inggris & Jerman telah menyatakan ini bertentangan dengan UNSCR 2231. Kami tidak akan diam saja sementara rezim mengancam keamanan internasional.”

Iran berencana meluncurkan tiga kendaraan luar angkasa dalam beberapa bulan mendatang.

Resolusi PBB yang dikutip oleh Pompeo menyerukan kepada Iran untuk tidak melakukan kegiatan apa pun yang berkaitan dengan rudal balistik yang mampu mengirimkan muatan nuklir selama delapan tahun setelah kekuatan dunia dan Iran memberlakukan perjanjian nuklir penting. Presiden AS Donald Trump secara sepihak mundur dari kesepakatan tahun lalu.

Dalam pernyataan resmi terpisah yang panjang, Pompeo mengatakan Iran menguji coba rudal balistik jarak menengah yang mampu membawa beberapa hulu ledak pada 1 Desember.

“Amerika Serikat terus memperingatkan bahwa rudal balistik dan peluncuran SLV oleh rejim Iran memiliki efek destabilisasi di kawasan dan sekitarnya,” katanya, merujuk pada kendaraan peluncuran ruang angkasa.

Baca juga: 

Pompeo mendesak Iran untuk mempertimbangkan kembali peluncuran ruang angkasa yang mereka rencanakan, memperingatkan jika tetap melakukannya maka Teheran akan menghadapi “isolasi ekonomi dan diplomatik yang lebih dalam.”

Iran menegaskan program antariksanya adalah program damai, tetapi para kritikus seperti Pompeo melihatnya sebagai program diam-diam untuk program rudal balistik.