Turki dan Integritas Teritorial Suriah

Turki dan Integritas Teritorial Suriah

ANKARA (Jurnalislam.com) – Tekad Turki untuk memerangi kelompok-kelompok teror memainkan peran penting dalam perlindungan integritas teritorial Suriah, menurut analis kebijakan luar negeri dan keamanan regional.

Abdullah Agar, seorang mantan komando dan pakar keamanan regional, mengatakan kepada Anadolu Agency Ahad (30/12/2018) bahwa tekad Turki untuk melakukan operasi anti-teror terhadap YPG dukungan AS telah merusak dan mengganggu struktur kesatuan Suriah.

Abdullah Agar mengatakan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan selalu menekankan pentingnya menjaga integritas wilayah Suriah dan bahwa selama pertemuan hari Sabtu antara pejabat tinggi Turki dan Rusia, masalah ini digarisbawahi.

Pada hari Sabtu di Moskow, setelah bertemu dengan para pejabat tinggi Turki termasuk menteri luar negeri dan pertahanan serta pembantu presiden, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan bahwa Ankara dan Moskow telah mencapai kesepahaman dalam mengambil langkah lebih lanjut atas Suriah.

“Pada saat ini, tidak peduli apakah benua Eropa mengakui atau tidak, mereka telah melindungi, mendanai, memperlengkapi, dan mengarahkan organisasi teroris separatis,” tambah Agar.

Oytun Orhan, koordinator studi Suriah di Pusat Studi Strategis Timur Tengah (ORSAM) yang berbasis di Ankara, mengatakan bahwa ada dua aktor di Suriah yang mengancam integritas teritorial negara itu.

“Ancaman terbesar bagi integritas teritorial Suriah dan kesatuan politik berasal dari PYD dan sayap militernya YPG,” kata Orhan.

Baca juga:

Serhat Erkmen, seorang profesor di Akademi Penjaga Gendarmerie dan Penjaga Pantai yang berbasis di Ankara, mengatakan bahwa Turki tidak pernah mengubah kebijakannya untuk melindungi integritas wilayah Suriah.

Menurut Erkmen, pembicaraan tripartit baru-baru ini antara Rusia, Iran, dan Turki menunjukkan betapa pentingnya peran kebijakan Turki.

“Baru-baru ini, operasi Euphrates Shield dan Olive Branch dan operasi di Idlib menunjukkan betapa seriusnya peran Turki dalam hal ini,” tambahnya, merujuk pada operasi kontra-teroris Turki di Suriah yang dilakukan sejak 2016.

Ankara telah mengisyaratkan operasi kontra-teroris baru di Suriah, di sebelah timur Sungai Efrat, akan segera dimulai.

Erkmen mengatakan pembentukan komisi konstitusi di Suriah, potensi operasi militer Turki melawan kelompok-kelompok teror, dan proses politik baru di Suriah akan mengkonsolidasikan peran Turki dalam melindungi integritas teritorial Suriah.

Bagikan

One thought on “Turki dan Integritas Teritorial Suriah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close X