Berita Terkini

Rekaman Video Tas Berisi Potongan Tubuh Khashoggi Bocor ke Media Turki

TURKI (Jurnalislam.com ) – Rekaman video yang bocor ke media Turki menunjukkan tim eksekutor Saudi di Istanbul membawa tas yang dikatakan berisi potongan tubuh jurnalis Saudi Jamal Khashoggi yang terbunuh.

Video itu memperlihatkan kedatangan beberapa anggota tim di kediaman konsul jenderal Saudi di Istanbul pada hari ketika Khashoggi terbunuh di dalam konsulat Saudi, beberapa ratus meter dari kediaman itu, lansir Aljazeera, Ahad (30/12/2018).

Salah satu anggota tim pembunuh terlihat membawa tas, yang menurut media Turki, mungkin berisi bagian tubuh wartawan, yang merupakan seorang kritikus bagi Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman.

Khashoggi memasuki konsulat Saudi pada 2 Oktober untuk mendapatkan dokumen yang menyatakan dia menceraikan mantan istrinya sehingga dia bisa menikah lagi. Dia terbunuh dan terpotong-potong di dalam konsulat, dalam apa yang disebut Turki sebagai “pembunuhan berencana” yang dirancang oleh pemerintah Saudi.

Para pejabat Saudi membantah klaim Turki itu, bersikeras Khashoggi tewas dalam “operasi jahat”, setelah awalnya mengklaim ia telah meninggalkan gedung sebelum menghilang.

Turki mengatakan pembunuhan itu diperintahkan oleh seseorang di tingkat tertinggi kepemimpinan Saudi, menyiratkan Pangeran Mohammed berada di balik pembunuhan itu. Kerajaan mempertahankan bahwa sang pangeran, juga dikenal sebagai MBS, tidak mengetahui tentang pembunuhan itu.

Sinem Koseoglu dari Al Jazeera, melaporkan dari Istanbul, mengatakan video tersebut pertama kali ditayangkan di saluran baru Turki A Haber, yang mengambil rekaman melalui Ferhat Unlu, seorang jurnalis dengan unit investigasi surat kabar Daily Sabah.

Baca juga: 

Publikasi ini dikenal karena kedekatannya dengan intelijen Turki dan telah melaporkan serangkaian kebocoran dari penyelidikan Turki terhadap pembunuhan Khashoggi.

Wartawan tersebut baru-baru ini merilis buku yang ditulis bersama pihak lain tentang pembunuhan itu.

“Wartawan itu mengatakan tidak ada bukti bahwa barang bawaan yang dibawa oleh tim pembunuh diambil dari kediaman konsul. Karena itu, kami menghadapi pertanyaan baru,” Kaseoglu melaporkan.

“Kediaman konsul jenderal telah digeledah, tetapi ada sebuah sumur di mana Saudi tidak membiarkan para penyelidik Turki menyelidiki dengan teliti. Foto-foto baru ini telah mengubah arah penyelidikan,” tambah Koseoglu.

Pada Ahad malam, Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu melakukan panggilan telepon dengan mantan menteri luar negeri Arab Saudi dan menteri negara saat ini yang bertanggung jawab atas urusan luar negeri, Adel al-Jubeir. Belum jelas apa yang dibahas dalam percakapan itu.

Injak Gambar Bendera Israel, Menteri Yordania Diprotes Pemerintah Zionis

YORDANIA (Jurnalislam.com) – Israel mengatakan pihaknya telah mengajukan keluhan ke Yordania atas gambar seorang menteri pemerintah Yordania yang menginjak gambar bendera Israel.

Jumana Ghuneimat, menteri negara bagian dalam hal informasi, digambarkan pekan lalu menginjak gambar bendera Israel ketika memasuki sebuah pertemuan di sebuah kompleks serikat pekerja di Amman. Jejak kaki juga dicetak pada desain bendera.

Gambar bendera Israel itu ditempelkan di lantai di pintu masuk kompleks selama beberapa tahun untuk memprotes pendudukan Israel di wilayah Palestina dan normalisasi hubungan Jordan dengan Israel, kata pejabat serikat pekerja.

Israel memanggil duta besar Yordania untuk klarifikasi pada hari Ahad (30/12/2018), kata kementerian luar negeri.

Baca juga:

Majed Qatarneh, juru bicara kementerian luar negeri Yordania, mengkonfirmasi bahwa Israel berusaha mencari klarifikasi atas insiden itu dan kementerian menangani masalah tersebut melalui “saluran diplomatik”.

“Pihak Israel diberitahu bahwa bangunan itu adalah milik pribadi dan menteri memasuki bangunan dari pintu masuk utama untuk pertemuan resmi,” katanya. “Kami telah menekankan bahwa kami menghormati perjanjian damai dengan Israel.”

Perdana Menteri Yordania Omar al-Razzaz dilaporkan memasuki gedung melalui pintu samping.

Israel dan Yordania menandatangani perjanjian perdamaian pada tahun 1994, tetapi hubungan kedua negara sering membeku di tengah perbedaan atas kebijakan Israel di Yerusalem, di mana Yordania adalah penjaga atas situs-situs Muslim, dan terhadap Palestina.

Satu-satunya negara Arab lainnya yang memiliki hubungan diplomatik dengan Israel adalah Mesir.

Peserta Aksi Bela Uighur Wonosobo Diserang Saat Hendak Shalat Dzuhur

WONOSOBO (Jurnalislam.com) – Peserta Aksi Solidaritas Muslim Uighur diserang sekelompok massa berpakaian hitam-hitam di halaman Masjid Al-Huda Sudagaran, Wonosobo, Ahad (30/12/2018) siang.

Menurut korlap Aksi Solidaritas Muslim Uighur, Muntako, massa berjumlah puluhan orang dan mengunakan seragam ormas Patriot Garuda Nusantara (PGN). Mereka tiba-tiba mendatangi peserta aksi yang akan melakukan shalat berjamaah di Masjid Al-Huda .

“Di situ kami mau shalat dzuhur berjamaah, kami pikir sudah tidak ada apa-apa, tapi tanpa disangka ketika adzan dzuhur berkumandang saya melihat rombongan PGN itu konvoi mendekati masjid lalu berhenti dan menyerang kami, yang maju ke kita ada sepuluhan lebih, cuma yang dibelakang itu sekitar limpuluhan,” katanya saat dihubungi Jurniscom, Ahad (30/12/2018) malam.

Lebih lanjut Muntako mengatakan, massa PGN juga berusaha merebut bendera tauhid dari seorang anak kecil yang ikut dalam aksi bela Uighur. Saat itu, katanya, suasana sempat memanas dan sempat anarkis.

“PGN berusaha merebut bendera tauhid, kalau kita lihat al Liwa dan Ar Raya itu ya, berusaha merebut dari anak kecil dimana anak kecil itu menangis dan trauma,” ujarnya.

“Alhamdulillah respon kita cepat dan terjadi tarik-menarik namun berhasil kita amankan lagi, bahkan sempat terjadi baku hantam,” ungkap Muntako.

Muntako mengaku tidak tahu penyebab penyerangan itu. Ia pun geram dan akan melaporkan kasus ini kepada kepolisian.

Sebelumnya, ratusan massa melakukan aksi solidaritas untuk Muslim Uighur di depan Masjid Al-Huda Sudagaran, Kabupaten Wonosobo. Mereka melakukan longmarch dan menyampaikan orasi di Taman Plaza. Setelah itu mereka kembali ke Masjid Al-Huda. Aksi berjalan tertib dan lancar.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=c1tBzTD-ly8[/embedyt]

Catatan Ringkas Akhir Tahun: Palestina Sepanjang 2018

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Selama setahun, Palestina tidak mengalami penurunan dalam hal pendudukan Israel, apalagi terobosan untuk mengakhirinya. Meskipun tidak ada perang skala penuh yang pecah pada 2018, seperti yang diperkirakan beberapa pihak, 2018 merupakan tahun kekerasan yang mematikan, ekspansi pemukiman ilegal Yahudi dan pembongkaran paksa rumah warga Palestina.

Sedikitnya 289 warga Palestina – pria, wanita dan anak-anak – terbunuh sepanjang 2018, sementara ribuan lainnya terluka, termasuk banyak yang cacat seumur hidup akibat tembakan pasukan penjajah Israel. Menurut organisasi Pertahanan untuk Anak-anak, korban meninggal dunia termasuk 56 anak-anak Palestina – rata-rata lebih dari satu anak setiap pekan.

Sedikitnya 538 unit dan fasilitas perumahan dihancurkan di Tepi Barat yang diduduki, yang mengakibatkan 1.300 warga Palestina kehilangan rumah mereka, sebuah laporan oleh Pusat Studi dan Dokumentasi Organisasi Pembebasan Palestina (the Palestinian Liberation Organisation’s Centre for Studies and Documentation) mengatakan, Sabtu (29/12/2018).

Sementara itu, blokade Israel-Mesir di Gaza masih berlangsung. Blokade itu telah berulang kali diperingatkan oleh PBB karena memiliki efek yang menghancurkan terhadap dua juta penduduk Gaza.

Pada tingkat internal, pembicaraan rekonsiliasi nasional antara pemerintah Hamas dan Fatah, yang masing-masing mengendalikan Jalur Gaza dan kantong Tepi Barat, hanya membuat sedikit kemajuan yang berharga. Perpecahan dalam politik Palestina berlanjut untuk tahun ke-11 berjalan, karena jalan buntu utama tetap berpusat pada memungkinkan kontrol penuh Otoritas Palestina atas pasukan keamanan di Jalur Gaza, termasuk sayap militer Hamas.

Sejumlah keputusan kontroversial dibuat oleh Amerika Serikat, seperti memindahkan kedutaan besarnya dari Tel Aviv ke Yerusalem, yang akhirnya meyakinkan pimpinan Palestina tentang bias AS dalam konflik. Donald Trump juga menyatakan diakhirinya pendanaan lembaga pengungsi utama PBB untuk Palestina, serta menempatkan lima juta pengungsi di wilayah pendudukan dan negara-negara tetangga seperti Yordania, Suriah, Lebanon dan Mesir, terancam tidak menerima bantuan makanan, pendidikan , pelatihan kejuruan, pekerjaan dan banyak lagi.

Baca juga:

 

Pasang Baliho Besar, Almumtaz Ajak Warga Tasik Tak Tahun Baruan

TASIKMALAYA (Jurnalislam.com) – Aliansi Aktivis dan Masyarakat Muslim Tasikmalaya (Almumtaz) memasang baliho besar berisi ajakan untuk tidak merayakan pergantian tahun. Baliho berukuran 4×6 meter itu dipasang salah satu jalan di pusat kota Tasikmalaya, Jl. Gunung Sabeulah, Cihideng pada Sabtu (29/12/2018) malam.

“Ini dalam rangka dakwah memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya memahami batasan-batasan dalam aqidah Islam dan seruan untuk menjauhi maksiat dan tabdzir (mubazir-red),” kata Sekjen Almumtaz, Abu Hazmi kepada Jurniscom, Ahad (30/12/2018).

Abu Hazmi menambahkan, pemasangan baliho dakwah itu juga sebagai bentuk dakwah kreatif Almumtaz melalui media periklanan di Kota Tasikmalaya.

Ketika disinggung soal pendanaan, Abu Hazmi mengatakan, pembiayaan iklan tersebut murni dari swadaya umat.

“Tidak ada sponsor, ini dibiayai dari swadaya umat khususnya ormas, OKP, dan lembaga-lembaga yang tergabung dalam Almumtaz yang saat ini sudah ada 70 organisasi lebih,” paparnya.

Baliho ajakan tidak tahun baruan

Dia juga menuturkan, belum ada reaksi negatif dari pihak lain terkait pemasangan baliho dakwah tersebut.

“Alhamdulillah respon masyarakat sejauh ini positif, sampai saat ini belum ada penolakan dari pihak manapun,” pungkasnya.

Baliho tersebut bertuliskan “Sukseskan Gerakan Tidak keluar malam tahun baru”. Tertulis juga di tengah-tengahnya sebuah hadits tentang larang menyerupai suatu kaum.

Hadits tersebut dikaitkan dengan masih banyaknya umat Islam yang merayakan pergantian tahun masehi yang disebut Almumtaz sebagai kebiasaan kaum non muslim.

Di bagian bawah baliho nampak logo-logo organisasi yang mendukung gerakan tersebut.

Ibnu Fariid

Dalam 3 Bulan Koalisi AS Bunuh 165 Warga Sipil di Suriah Timur

ANKARA (Jurnalislam.com) – Dalam periode yang berlangsung sekitar tiga bulan, koalisi yang dipimpin sekutu AS dan milisi YPG/PKK membunuh 165 warga sipil di satu wilayah Suriah timur, kata sebuah LSM Suriah dalam sebuah laporan pada hari Sabtu (29/12/2018).

Dengan dalih mengusir IS dari daerah itu, serangan pasukan koalisi di sekitar Deir ez-Zor menewaskan 153 warga sipil, termasuk 71 anak-anak dan 29 wanita, Sedangkan serangan oleh teroris YPG / PKK menewaskan 12 warga sipil pada periode yang sama, termasuk tiga anak, kata Jaringan Suriah untuk Hak Asasi Manusia (the Syrian Network for Human Rights-SNHR) dalam sebuah laporan 101 hari dari 11 September hingga 20 Desember.

Setelah pusat distrik Hajin Deir ez-Zor diserang oleh kelompok YPG/PKK, sekitar 6.000 warga sipil di kota-kota dan desa-desa kekuasaan IS yang tinggal sisa-sisa menderita akibat pengepungan oleh pasukan rezim Syiah Bashar al-Assad dan teroris YPG/ KK, kata laporan itu.

Laporan itu menambahkan bahwa IS menggunakan warga sipil sebagai perisai manusia, sehingga mereka terkena serangan acak oleh pasukan rezim dan teroris YPG / PKK.

Baca juga: 

IS masih mempertahankan kendali atas lima kota di bagian pedesaan di provinsi Deir ez-Zor timur.

Dengan bantuan AS, YPG / PKK memegang kendali timur Sungai Efrat dan daerah pedesaan di Deir ez-Zor barat dan timur. Prancis juga memberikan dukungan kepada kelompok teroris dengan artileri.

Pasukan rezim Assad, sementara itu, mempertahankan kontrol bagian barat Deir ez-Zor.

Sampai hari ini, milisi YPG / PKK menempati sekitar 28 persen dari total wilayah Suriah.

Turki mengatakan akan segera meluncurkan operasi kontra-teroris ketiga terhadap teror YPG/PKK di Suriah utara, dengan alasan adanya ancaman terhadap Turki dan warga sipil setempat.

Suriah telah dikunci dalam perang global yang ganas sejak awal 2011, ketika rezim Syiah Bashar al-Assad menindak demonstran dengan keganasan militer yang tak terduga.

Pasukan AS Mulai Angkat Kaki dari Perbatasan

HASAKAH (Jurnalislam.com) – Menyusul keputusan mengejutkan pekan lalu untuk menarik pasukannya dari Suriah, gudang militer AS pertama di dekat perbatasan Irak dievakuasi pada hari Jumat (28/12/2018).

Menurut sumber lokal yang dapat diandalkan, pasukan AS meninggalkan sebuah gudang di Malikiye di provinsi timur laut al-Hasakah.

Kendaraan dan truk lapis baja Hummer dari gudang seluas 400 meter persegi (4.306 kaki persegi) – yang menjadi tumpuan sekitar 50 tentara AS – dikirim ke Irak.

Pasukan AS yang berbasis di sekitar gudang juga berangkat ke Irak.

Gudang tersebut berfungsi sebagai hub untuk distribusi materi AS bagi kelompok YPG/PKK di Suriah utara melalui Irak.

Baca juga: 

Turki telah lama menolak dukungan AS untuk YPG / PKK, dengan alasan bahwa mendukung satu kelompok teroris (YPG / PKK) untuk melawan organisasi teror lain (IS) tidaklah  masuk akal.

Kehadiran militer Washington di Suriah mencakup sekitar 18 pangkalan militer.

Presiden Donald Trump pekan lalu membuat pengumuman mengejutkan bahwa AS akan menarik tentaranya dari Suriah. Keputusannya menyusul pembicaraan telepon dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di mana kedua pemimpin sepakat tentang perlunya koordinasi yang lebih efektif atas negara yang dilanda perang global itu.

Dalam lebih dari 30 tahun aksi terornya melawan Turki, PKK – yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki dan UE – telah bertanggung jawab atas kematian sekitar 40.000 orang, termasuk wanita dan anak-anak. YPG adalah PKK cabang Suriah.

 

KPK Pelajari Hukuman Mati untuk Koruptor Proyek Bencana

JAKARTA (Jurnalislam.com) –Komisi Pemberantasan Korupsi akan mempelajari penerapan pasal hukuman mati kepada para tersangka kasus dugaan suap proyek pembangunan sistem penyediaan air minum atau SPAM oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Penyebabnya, ialah salah satu proyek ternyata berada di daerah bencana.

“Bagaimana ini bisa dikorupsi, bahkan ada di daerah yang masih bencana, kita lihat dahulu. Apakah masuk kategori Pasal 2 (UU Pemberantasan Tipikor) yang korupsi bencana alam yang menyengsarakan hidup orang banyak itu kalau menurut penjelasan Pasal 2. Itu kan, memang bisa dihukum mati, kalau korupsi yang menyengsarakan orang banyak. Nanti kita pelajari dahulu, kita belum bisa putuskan ke sana, nanti kalau itu kalau relevan itu,” kata Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Minggu 30 Desember 2018.

Dalam Pasal 2 UU nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001, disebutkan:

(1) Setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit Rp200 juta dan paling banyak Rp1 miliar. (2) Dalam hal tindak pidana korupsi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dilakukan dalam keadaan tertentu, pidana mati dapat dijatuhkan.

Aa Gym Dijadwalkan Beri Tausiyah Nikah Massal Tahun Baru di Jakarta

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, siap menggelar acara malam pergantian tahun 2018 ke tahun 2019. Pemprov DKI Jakarta menyelenggarakan rangkaian acara pergantian tahun di sepanjang jalan, mulai Jalan Medan Merdeka Barat (Pintu Barat Daya Monas)-Jalan MH Thamrin (Bundaran HI)-Jalan Jenderal Sudirman sampai dengan Dukuh Atas.

Seluruh rangkaian acara akan dilaksanakan pada Senin 31 Desember 2018, dimulai pukul 19.00 WIB hingga 24.00 WIB.

Kemudian, Pemprov DKI Jakarta kembali melaksanakan kegiatan nikah massal di lapangan parkir Thamrin 10, dengan menghadirkan Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym yang akan memberikan nasihat pernikahan.

Total keseluruhan peserta adalah 557 pasang, dengan rincian peserta nikah massal 221 pasang dan peserta itsbat nikah 336 pasang. Peserta juga akan mendapatkan bingkisan, serta uang sebesar Rp500 ribu.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga akan mengadakan doa bersama untuk mendoakan korban bencana tsunami di Pandeglang, Banten. Doa bersama akan dilakukan pada pukul 24.00 WIB, bertempat di panggung utama Bundaran HI.

Sumber : viva.co.id

Siap Gelar Operasi Militer, Turki Kirim Meriam Howitzer ke Perbatasan Suriah

HATAY (Jurnalislam.com) – Turki mengirim bala bantuan militer ke provinsi Gaziantep selatan di dekat perbatasan Suriah pada hari Sabtu (29/12/2018), menurut koresponden Anadolu Agency di daerah itu.

Sebuah konvoi militer yang membawa howitzer tiba pertama kali di provinsi Hatay kemudian di Gaziantep sebagai bagian dari pasukan militer Turki baru-baru ini menjelang rencana operasi kontra-terorisme di Suriah utara.

Turki telah memperkuat kehadiran militernya di perbatasan dengan Suriah sejak Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengisyaratkan bahwa Ankara akan segera meluncurkan operasi lintas-perbatasan melawan milisi dukungan AS, YPG/PKK di Suriah utara.

Baca juga:

Sejak 2016, Ankara telah berhasil melakukan dua operasi militer serupa di Suriah utara.

Dalam lebih dari 30 tahun aksi terornya melawan Turki, PKK – yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki dan UE – telah bertanggung jawab atas kematian sekitar 40.000 orang, termasuk wanita dan anak-anak. YPG adalah PKK cabang Suriah.