Berita Terkini

Pemimpin NATO Perbarui Penawaran Pembicaraan Damai dengan Taliban

AFGHANISTAN (Jurnalislam.com) – Pemimpin NATO, Jens Stoltenberg, pada hari Selasa (6/11/2018) mengunjungi ibukota Afghanistan, Kabul, di tengah desakan baru bagi penyelesaian damai atas konflik di negara itu.

Sekjen NATO didampingi oleh Ketua Komite Militer Marsekal Udara Sir Stuart Peach, dan Panglima Tertinggi Sekutu Eropa Jenderal Curtis Scaparrotti.

Berbicara dalam jumpa pers bersama dengan Presiden Ashraf Ghani, Stoltenberg menjanjikan dukungan NATO untuk negara yang dilanda perang itu.

“NATO bertekad untuk melihat Afghanistan berhasil. Itu sebabnya sekitar 16.000 pasukan dari 39 negara berbeda bertugas di misi kami Resolute Support Mission. Bersama-sama, kami melatih, memberi saran, dan membantu pasukan Afghanistan untuk membuat negara ini lebih aman dan lebih nyaman,” katanya.

Stoltenberg mengakui situasi di Afghanistan setelah 17 tahun perang masih tetap sama.

“Tentara dan polisi Afghanistan berada di garis depan konflik ini. Banyak yang terbunuh atau terluka setiap pekannya. Dan saya menghargai keberanian dan kesetiaan mereka. Para pejuang juga menewaskan banyak warga sipil Afghanistan,” klaim kepala NATO.

Baca juga: 

Stoltenberg meminta Taliban untuk “duduk di meja negosiasi,” seraya berkata bahwa pertempuran itu “tidak berguna dan kontraproduktif.”

Sementara itu, presiden Afghanistan memuji dan mendukung upaya AS untuk solusi damai terhadap konflik.

“Tadi malam, saya mengarahkan semua gubernur untuk membentuk dewan perdamaian dari semua segmen masyarakat untuk pembicaraan yang sebenarnya, dan hari ketika kita akan memulai [perdamaian] ini tidaklah jauh,” kata Ghani.

Dia juga menyoroti keberanian dan komitmen pasukan Afghanistan dalam memenuhi tanggung jawab keamanan negara itu sejak berakhirnya misi tempur pimpinan NATO dan keluarnya lebih dari 100.000 pasukan asing pada tahun 2014.

Pemerintah Afghanistan telah mengumumkan untuk membentuk dewan konsultatif nasional untuk mempercepat upaya perdamaian.

Shah Hussain Murtazavi, juru bicara presiden, mengatakan kepada radio setempat, Azadi, bahwa perwakilan masyarakat sipil dan pemimpin agama dari 34 provinsi telah diundang agar datang dan bertemu dengan tim teknis untuk pembicaraan damai di Kabul.

Hal ini sejalan dengan Perwakilan AS untuk Duta Besar Rekonsiliasi Afganistan, Zalmay Khalilzad yang menyerukan kepada pemerintah Afghanistan dan Taliban agar datang dengan tim perunding resmi untuk pembicaraan damai.

Sekjen NATO juga bertemu dengan Komandan Resolute Support Mission Jenderal Austin Scott Miller, Perwakilan Senior Sipil NATO di Afghanistan, Duta Besar Cornelius Zimmermann dan dengan pasukan yang berkontribusi pada Resolute Support Mission yang dipimpin NATO.

Sebelum Reformasi, Yusril Sudah Mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin

Oleh: Ali Hasibuan Pengurus Pusat KAMMI

Ketika melihat teman-teman yang ‘ngamuk’ atas masuknya Yusril Ihza Mahendra (YIM) sebagai pengacaranya paslon Jokowi-Ma’ruf jiwa saya terpanggil. Saya terpanggil untuk menjelaskan ke mereka bahwa politik saat ini ya sesuatu yang eehhmm dan santai saja. Tidak ada yang begitu hitam pekat ataupun putih suci, semua ada negosiasinya.

Saya heran kenapa mereka begitu ‘ngamuknya’ dengan YIM. Seolah mereka sendirilah yang sedang ditunjuk menjadi pengacaranya Jokowi-Ma’ruf Amin. Saya melihat seharusnya mereka tak sebegitunya, toh memang beberapakali kejadian seperti ini pernah terjadi, bahkan sering.

Ketika pilpres Tahun 2014, saat Jokowi masih heran kenapa negara Indonesia yang menurutnya kaya raya ini melakukan impor di mana-mana, partai Golkar dan PPP memutuskan untuk mengusung Prabowo-Hatta Rajasa. Tetapi ketika Pilpres 2019 yang akan datang, ketika Prabowo mengatakan tidak akan pernah impor kecuali kudanya, Golkar dan PPP berkoalisi mendukung Jokowi-Ma’ruf untuk mengalahkan Prabowo-Sandi. Jadi begitu mudahnya, sikap dan pilihat politik itu berubah, tergantung arah angin.

Bukan seorang politisi namanya jika tidak bisa membaca arah angin dan berubah dengan cepat, bahasa kerennya fleksibel kira-kira. Seperti Kapitra Ampera misalnya. Sebagai seorang kuasa Hukumnya Habib Rizieq Shihab yang dipaksa berkasus oleh tangan-tangan tidak terlihat, memutuskan berubah sikap yang diawali dengan mencalegkan diri melalui partai pemerintah, PDIP. Langsung saja, pandangan-pandangannya langsung berubah beberapa ratus derajat yang membela pemrintah Jokowi. Dan ini sah saja, wong memang dapurnya di sana.

Jadi, sudah beberapa kali dan sering sebenarnya kita diperlihatkan hal-hal yang lentur seperti ini, cuman kadang kita saja yang sering kelupaan. Menganggap yang hitam akan hitam selamanya dan yang putih pun begitu demikian. YIM pun demikian. Walaupun saat ini, konon katanya PBB masih netral tidak mendukung Prabowo ataupun Jokowi, kita ya tidak bodoh-bodoh amatlah. Orang yang tidak pernah mengunyah buku pun sudah bakal tau kemana arah dari semua ini.

“Saya jadi pengacara Paslon Jokowi-Ma’ruf Amin sebagai pribadi profesional dan tidak berkaitan dengan dukung-mendukung” (YIM)

Hanya orang kelewat dungulah yang percaya hal semacam ini. Pekerjaan sebagai seorang pengacara yang bukanlah perkara gampang dan tentunya njelimet. Tidak mungkin seorang YIM tidak akan mencampuri ataupun setidaknya mengetahui sikap dan kebijakan politik pasangan Jokowi-Ma’ruf. Jika suatu saat misalnya pasangan Jokowi-Ma’ruf terkena kasus, sudah tentu YIM akan menjadi garda terdepan pembelanya. Lalu bagaimana cara dia membelanya? ya dengan berkas pembelaan. Berkas pembelaan didapat darimana? Ya dari tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf. Apa mungkin timnya Jokowi-Ma’ruf sebodoh itu menyerahkan berkas-berkas rahasia kepada orang yang tidak berniat mendukung dan bahkan berpotensi menyerangnya suatu saat nanti. Saya kira, Jokowi-Ma’ruf dikelilingi orang-orang pintar. Pasalnya karena pemerintahan Jokowi mampu bertahan selama empat tahun.

Pernyataan YIM dan PBB yang mendukung Jokowi-Ma’ruf hanya menunggu hitungan makan dan buang air saja, tak akan lama lagi. Pun ketika kita membaca gaya-gaya politiknya YIM sejak era sebelum reformasi. Tidak ada riwayat YIM yang menunjukkan ia sebagai seorang politisi -juga aktivis Islam- melakukan oposisi terhadap peemerintah secara konsisten. Kerapkali YIM justru mengambil jalan damai dengan pemerintah, tanpa terkecuali saat rezim orba yang membutuhkan YIM sebagai salah satu penulis naskah pidato Soeharto. Walaupun dalam sebuah wawancara dengan media online YIM mengatakan bahwa dirinya masih tetap bisa mengkritik Soeharto meski jadi penulis naskah pidato Soeharto. Wagu bukan? Enggak sih biasa saja, karena politik adalah sesuatu yang hehe dan biasa saja.

Difitnah Lagi, Begini Klarifikasi Habib Rizieq

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab (HRS) kembali mendapat fitnah. Ia dituding memasang bendera tauhid di kediamannya di Arab Saudi. Sejumlah media online kemudian memberitakan bahwa HRS juga ditangkap oleh kepolisian Saudi dengan tuduhan rumahnya menjadi ‘sarang ISIS’.

Juru Bicara FPI, Munarman, angkat bicara. Munarman menegaskan, HRS sedang difitnah. Ia menyebut ada operasi ‘false flag’ atau bendera palsu dalam kasus tersebut.

Dalam akun twitternya, HRS pun merilis klarifikasi atas fitnah tersebut. Berikut selengkapnya :

‏بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ”

‎‏السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

‎‏Twit Klarifikasi:

‎‏Operasi Intelijen Keji: Habib Rizieq Difitnah Sebagai Sarang ISIS di Makkah.

Setelah suksesnya Aksi Bela Tauhid 211 hari Jumat (02/11/2018) lalu, kemudian Deklarasi Koppasandi pada hari Ahad (04/11/2018), serta pekan-pekan terakhir menjelang Reuni Akbar 212 (2/12/2018), intensitas gangguan dan intimidasi kepada HRS kembali meningkat.

Pada hari Selasa (06/11/18), operasi intelijen licik telah dilakukan, menjebak HRS di kediamannya di Makkah, pada waktu subuh, ada orang yang mendatangi kediaman HRS untuk memasang Bendera Tauhid secara diam-diam di tembok luar belakang rumah, lalu saat matahari terbit pelaku memfotonya.

Kemudian setelah memfoto, mereka membuat laporan ke Polisi Patroli bahwa rumah Habib Rizieq diduga sebagai “SARANG ISIS” dengan menunjukkan foto yang mereka buat.

HRS mengunggah dua foto bendera tauhid yang disebut-sebut ditempel di dinding rumah Habib Rizieq di Arab Saudi. Tapi keasliannya masih dipertanyakan.

Dalam waktu singkat pihak keamanan Saudi dari berbagai kesatuan sebanyak 4 jeep dan sebuah sedan, sekitar jam 8 pagi, sudah mengepung kediaman HRS dan mencabut Bendera yang ditempel dengan double stip di dinding, kemudian melipatnya dengan rapih diamankan dalam mobil patroli.

Mereka lalu memanggil warga Saudi pemilik rumah dan meminta untuk mengontak HRS agar keluar dari rumah. HRS saat itu sudah 2 hari terkena flu berat dan demam tinggi usai Sholat Shubuh dan sarapan pagi bersama keluarga, lalu meminum obat dan tidur kembali karena kondisinya.

Namun tak lama beristirahat beliau dibangunkan putri dan istrinya yg terkejut meihat dari jendela lantai atas rumah melihat ke luar rumah sudah banyak aparat keamanan Saudi. Habib Rizieq segera bangun dalam kondisi masih demam dan langsung turun menemui mereka.

Beliau pesankan kepada keluarga untuk kunci pintu rumah dengan rapat dan jangan ada yang keluar rumah apapun alasannya.

Saat terjadi perbincangan antara HRS dgn Polisi, saat itulah dari arah gedung sebelah kanan rumah HRS ada orang yg membidik dgn camera super canggih dari jarak sekitar 40~50m. Ini diiketahui dari sudut pengambilan foto berdasarkan informasi dari penjaga rumah HRS selama ini.

Anehnya, belum ada 1 jam HRS dibawa oleh kepolisan Saudi, salah seorang asisten pribadi HRS di Mekkah mendapat kontak dari salah seorang pegawai KBRI Riyadh menanyakan tentang kondisi HRS. Dan dijawab oleh asisten HRS bahwa beliau baik tanpa menceritakan apa yang sedang terjadi.

Saat itu berita kejadian tersebut belum ada yang mengekspose sama sekali, tapi sudah ada kontak dari KBRI di Riyadh. Apa itu sebuah kebetulan?

Baru beberapa jam kemudian foto di viralkan oleh pelaku di group-group WA dengan disertai narasi bahwa “Habib Rizieq memasang Bendera ISIS” dan berbagai informasi menyesatkan lainnya.

Sebetulnya Kamera CCTV ada dan telah dipasang di kediaman Habib Rizieq untuk mengawasi keadaan di sekitar rumah beliau, tetapi Kamera CCTV tersebut telah di curi orang beberapa saat sebelum kejadian.

Dan hari ini akhirnya terjawab tujuan pencurian kamera CCTV tersebut, yaitu supaya tidak diketahui siapa orang-orang yang menyatroni rumah Habib Rizieq secara diam-diam lalu melakukan penjebakan.

Apalagi ada informasi yg masuk ke HRS bahwa pihak Intelijen (BIN) telah menyewa rumah di sekitar kediaman Habib Rizieq untuk memantau aktivitas beliau selama 1×24 jam, dan telah lama diketahui HRS.

Akibat fitnah dan penjebakan licik inilah maka pihak Intelijen Saudi mendatangi kediaman Habib Rizieq dan menjemput HRS untuk dimintai keterangan. Dan Alhamdullilah saat ini HRS sudah dibebaskan dan kembali ke Rumah.

Kuat dugaan penjebakan dan intimidasi ini bertujuan untuk menghalangi Reuni Akbar 212 yang akan digelar 3 pekan mendatang.

Inshaa Allah dalam waktu dekat Habib Rizieq akan membuat press release langsung dari kediamannya. Sebarkan informasi ini dan mohon doakan semoga Allah SWT selalu melindungi HRS dari fitnah dan kejahatan musuh-musuhnya.  وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

FPI : Ada Operasi “False Flag” Terhadap HRS di Mekkah

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Juru Bicara (Jubir) Front Pembela Islam (FPI), Munarman, menyampaikan penjelasan soal pemberitaan yang beredar yang menyebut-nyebut Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab (HRS) ditangkap atau diperiksa lalu dibebaskan terkait bendera tauhid.

Munarman mengungkapkan bahwa HRS yang tengah berada di Makkah, Arab Saudi, saat ini sedang mendapat fitnah lewat “Operasi Bendera Palsu (False Flag)”.

“Bendera dipasang oleh tukang fitnah. Ada operasi false flag terhadap HRS di Makkah saat ini,” ujarnya, Rabu (7/11/2018) dilansir hidayatullah.com

Munarman mengatakan, “Mereka berharap dengan adanya peristiwa tersebut HRS mendapatkan kesulitan dari pihak keamanan Saudi. Jadi memang sungguh jahat para tukang fitnah tersebut.”

Ia mengatakan, para pemfitnah tak cukup dengan memfitnah HRS di Indonesia, namun mereka terus melakukan fitnah hingga HRS berada di Saudi.

“Tujuannya hanya satu, yaitu HRS mendapatkan kesulitan dan mereka para tukang fitnah berharap celaka ke HRS,” imbuhnya.

“Mereka tidak henti-hentinya menimbulkan kemudharatan terhadap HRS. Mereka menyukai dan senang apabila HRS ditimpa kesulitan dan kesusahan,” tambahnya.

“Namun, Allah adalah sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong bagi HRS,” lanjutnya.

Menurut Munarman, HRS saat ini sudah kembali ke kediamannya di Makkah. “Alhamdulillah beliau sudah berada di rumah,” ungkapnya.

Sebelumnya, diberitakan media online bahwa HRS dikabarkan ditangkap aparat kepolisian Kerajaan Arab Saudi.

Kapitra Ampera yang masih mengklaim sebagai kuasa hukum HRS kemudian mengatakan bahwa HRS bukan ditangkap, melainkan diperiksa polisi. Menurut Kapitra, pemeriksaan itu diduga terkait dengan bendera berkalimat tauhid yang diduga dipasang di tembok oleh orang tak dikenal di rumah yang ditempati HRS.

Kapitra juga mengirim kepada media foto yang menunjukkan bendera berkalimat tauhid di dinding tempat tinggal HRS. Dia juga mengirim foto saat HRS bersama beberapa polisi Saudi.

Sebelumnya, Duta Besar RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel mengatakan pihaknya tengah mengecek kabar pemeriksaan HRS. Sebab, dia belum menerima adanya nota dari Kemenlu Arab Saudi terkait pemeriksaan tersebut.

“Kita sedang lakukan pengecekan kabar tersebut. Karena biasanya kalau ada WNI yang terkena kasus hukum, maka pihak Arab Saudi akan memberi tahu lewat nota Kemenlu. Jadi kalau ukuran diplomatik biasanya harus pakai nota,” kata Agus, Selasa (6/11/2018) kutip Detik.com

Salah seorang Kuasa Hukum HRS, Damai Hari Lubis, menegaskan kepada hidayatullah.com bahwa Kapitra sudah bukan kuasa hukum HRS lagi.

Sumber : Hidayatullah.com

Wanita Kristen Pakistan Penista Nabi Diterbangkan dari Penjara

PAKISTAN (Jurnalislam.com) – Wanita Kristen Pakistan, Aasia Bibi, yang menghabiskan delapan tahun hukuman mati karena penistaan agama, telah diterbangkan dari penjara, kata pengacaranya.

“Dia telah dibebaskan. Saya telah diberitahu bahwa dia ada di pesawat tetapi tidak ada yang tahu di mana dia akan mendarat,” kata pengacaranya Saif-ul-Malook dalam sebuah pesan kepada kantor berita AFP, Rabu (7/11/2018).

Bibi, 53 tahun, diterbangkan pada Rabu malam ke sebuah fasilitas di ibukota, Islamabad, dari sebuah lokasi yang dirahasiakan karena alasan keamanan, dua pejabat senior pemerintah mengatakan kepada Associated Press.

Pekan lalu, Mahkamah Agung Pakistan membatalkan hukuman Bibi dan memerintahkan pembebasannya, tetapi dia tetap dipenjara karena pemerintah setuju untuk mengizinkan peninjauan setelah protes dari kelompok sayap kanan atas kasus penistaan Nabi Saw.

Sebuah perintah pembebasan tiba hari Rabu di penjara di pusat kota Multan, tempat Bibi ditahan, kata seorang pejabat penjara kepada AFP.

Baca juga: 

Suaminya, Ashiq Masih, telah meminta Inggris atau Amerika Serikat untuk memberikan suaka keluarga, sementara Malook melarikan diri ke Belanda.

Pembebasan Bibi memicu protes besar-besaran oleh partai-partai sayap kanan, terutama Tehreek-e-Labbaik Pakistan (TLP), di negara mayoritas Muslim.

Ribuan orang memenuhi jalan setelah pengadilan membatalkan hukuman Bibi pekan lalu, yang menyebabkan pemerintah Perdana Menteri Imran Khan menandatangani kesepakatan kontroversial dengan TLP.

Penghujatan adalah tuduhan keras di Pakistan yang mayoritas Muslim, di mana bahkan tuduhan yang tidak berdasar atas penghinaan terhadap Islam dapat mengakibatkan kematian di tangan massa setempat.

Sedikitnya 74 orang telah tewas ditangan massa dalam kekerasan tersebut sejak 1990, menurut laporan Al Jazeera.

Trump akan Keluarkan Pendapat Lebih Kuat pada Kasus Khashoggi

WASHINGTON (Jurnalislam.com) – Presiden AS, Donald Trump, pada hari Rabu (7/11/2018) mengatakan dia akan mengeluarkan “pendapat yang lebih kuat” atas pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi pekan depan.

Trump mengatakan kepada wartawan bahwa AS bekerja dengan Turki dan Arab Saudi untuk mengungkap apa yang terjadi pada Khashoggi.

“Saya akan memiliki pendapat yang lebih kuat tentang itu pekan depan,” kata Trump. “Kami bekerja dengan Kongres, bekerja dengan Turki dan bekerja dengan Arab Saudi dan saya membentuk opini yang sangat kuat.”

Khashoggi, seorang warga negara Saudi dan seorang kolumnis untuk The Washington Post, terbunuh pada 2 Oktober setelah memasuki Konsulat Saudi di Istanbul.

Begitu berada di dalam, dia segera dicekik dan tubuhnya kemudian dipotong-potong, menurut kantor Kejaksaan Istanbul.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pada hari Jumat bahwa perintah untuk membunuh Khashoggi berasal dari pejabat pemerintah Saudi tingkat atas.

Baca juga:

Erdogan juga mengatakan para pelaku termasuk di antara 18 orang yang telah ditahan oleh Arab Saudi dalam kaitannya dengan pembunuhan itu.

Turki menuntut ekstradisi 18 orang tersebut tetapi Arab Saudi menyatakan akan menggelar pengadilan sendiri.

Setelah mengumumkan dia dibunuh, Arab Saudi belum mengungkapkan lokasi tubuh Khashoggi.

Anggota keluarga Khashoggi telah memohon kepada pemerintah Saudi untuk mengembalikan jasadnya sehingga mereka dapat memiliki, lalu menguburkannya dengan layak, tetapi para pejabat kerajaan Arab hanya diam.

Soal Mobil Esemka, Kiai Ma’ruf : “Gak Ada Urusan dengan Pemerintah”

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Calon Wakil Presiden, KH Ma’ruf Amin buka suara soal mobil Esemka yang pernah disebutnya akan diluncurkan dan diproduksi besar-besaran pada bulan Oktober 2018 lalu. Dia pun mempertanyakan anggapan pihak yang menyebutnya berbohong.

Menurutnya, ada pihak yang akan memproduksi mobil yang diklaim sebagai mobil nasional itu. “Ya itu kan ada orang, gak ada urusan dengan pemerintah, ada orang mau memproduksi katanya,” ungkap Kiai Ma’ruf di gedung MUI, Jl Proklamasi, Jakarta Pusat, Selasa (6/11/2018) sebagaimana dilansir Kiblat.net

Calon wakil presiden pasangan Joko Widodo itu menegaskan, produksi mobil Esemka bukan tanggung jawab pemerintah. Karenanya, ia mempertanyakan tudingan yang menyebutnya telah berbohong terkait mobil Esemka.

“Ya mau jadi mau nggak, ya urusan orang itu. Saya bohongi siapa?” ujarnya singkat.

Sebelumnya, Kiai Ma’ruf menyebut mobil Esemka akan diluncurkan pada bulan Oktober. “Bulan Oktober nanti akan diluncurkan mobil nasional bernama Esemka, yang dulu pernah dirintis oleh Pak Jokowi. Akan diproduksi besar-besaran,” kata Ma’ruf Amin di Pondok Pesantren Nurul Islam (Nuris), Jember, pada Kamis (27/09/2018)

Namun, hingga memasuki awal bulan November 2018, mobil Esemka belum juga diluncurkan. Kenyataan ini memunculkan anggapan bahwa Kiai Ma’ruf berbohong.

Sumber : Kiblat.net

Wiranto ‘Curhat’ Tentang Terorisme

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto mengajak masyarakat yang cara berpikirnya sehat untuk melawan terorisme.

“Terorisme adalah lawan semua makhluk. Jadi seluruh masyarakat harus membantu pemerintah Indonesia,” katanya kepada Jurnalislam.com, Selasa (06/11/2018).

Menurutnya, pemerintah Indonesia tidak bisa bergerak sendiri dan harus bekerja sama dengan yang lainnya. Karena terorisme tidak mengenal batas dan undang-undang negara manapun.

“Kalau pemerintah Indonesia tidak bekerja sama dengan pihak manapun, kita akan kewalahan sendiri,” pungkasnya.

Wiranto menjelaskan misal terorisme dikejar di Indonesia, lalu lari ke Malaysia misalnya, jika tidak ada kerjasama, ya kewalahan. Itu contoh kecilnya.

Padahal, lanjut Wiranto. Operasi terorisme selalu berkembang setiap tahunnya. Jadi perkembangan itu yang kita sharing ke negara peserta dan menjadikan terorisme sebagai musuh bersama.

Lebih dari 700 KK Terdampak Banjir Bandang Tasikmalaya

TASIKMALAYA (Jurnalislam.com) – Wakil Bupati Tasikmalaya, Ade Sugianto, mengatakan, lebih dari 700 kepala keluarga terdampak banjir bandang dan tanah longsor yang melanda tiga kecamatan di Tasikmalaya pada Selasa (6/11/2018). Tiga kecamatan itu adalah kecamatan Bantarkalong, Kecamatan Culamega, dan kecamatan Cipatujah.

“Saya mendapat laporan ada lebih dari 700 KK yang terdampak hari ini dan itu belum terdata semua,” katanya kepada awak media di Posko Utama Penanggulangan Bencana Banjir dan Longsor Kabupaten Tasikmalaya, Kp. Pasangrahan, Desa Cipatujah, Cipatujah, Rabu (7/11/2018) pagi ini.

Banjir bandang di Kabupaten Tasikmalaya

Ade menegaskan, pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin untuk membantu pemulihan pasca bencana. Untuk itu, ia meminta kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tasikmalaya untuk mengambil langkah cepat guna meringankan beban masyarakat.

“Kepada BPBD ambil semua langkah yang bisa meringankan beban masyarakat, lakukan apa yang bisa dilakukan, administrasi belakangan. Kita upayakan semaksimal mungkin, saya bertanggungjawab penuh,” tegasnya.

Curah hujan tinggi yang melanda wilayah Tasik selatan membuat sungai Ciwulan meluap. Tiga kecamatan yang terletak di daerah aliran sungai (DAS) Ciwulan itu tergenang setinggi 2 meter.

Hujan juga mengakibatkan tanah longsor di beberapa titik. BPBD sementara mencatat ada 7 rumah rusak berat dan 4 rumah rusak ringan dan 173 rumah terendam banjir. Sedangkan korban meninggal ada 3 orang dan 2 orang dinyatakan hilang.

Ma’ruf Amin Yakin PBB Akan Gabung ke Koalisi Mereka

JAKARTA (Jurnalislam.com) — Calon Wakil Presiden nomor urut 01, Ma’ruf Amin menanggapi potensi merapatnya Partai Bulan Bintang (PBB) ke dalam Koalisi Indonesia Kerja (KIK).

Ia mengaku optimistis partai besutan Yusril Ihza Mahendra itu akan membantunya dan Joko Widodo memenangi pemilihan presiden (pilpres) 2019 nanti.

Ya yakinlah, masa ndak yakin,” kata Ma’ruf Amin di Jakarta, Rabu (7/11) saat dikonfirmasi terkait bergabungnya PBB ke dalam koalisi. Lansir Republika.co.id.

Meski demikian, PBB hingga kini mengaku masih belum memberikan dukungan secara resmi ke kubu manapun.

Ketua Dewan Pemenangan PBB Sukmo Harsono mengatakan, sikap partai hingga saat ini masih netral. Dia menegaskan, PBB belum melakukan komunikasi dengan kedua kubu.

Bergabungnya Yusril, dikatakan Sukmo merupakan sikap pribadi yang tidak mewakili partai. Dia mengungkapkan, sikap resmi partai baru akan diumumkan setelah rapat korndinasi nasional (rakornas) pada November atau Desember nanti.

Yusril Ihza Mahendra diketahui menjadi penasehat hukum Jokowi-Ma’ruf.

Mantan Menteri Sekretaris Negara itu mengatakan, sebagai kuasa hukum, dirinya akan memberikan masukan dan pertimbangan hukum yang benar kepada klien agar mereka tidak salah dalam melangkah, serta melakukan pembelaan jika ada hak-haknya yang dilanggar pihak lain.

Yusril menegaskan jika dirinya juga tidak akan bergabung dengan Tim Kampanye Nasional (TKN) KIK. Dia mengatakan, dirinya hanya akan menjadi pengacara profesional di luar struktur tim sukses pemenangan pasangan calon (paslon) nomor urut 01.

Lagi pula, dia melanjutkan, TKN sudah membentuk direktorat hukum dan advokasi. Namun, KIK mengonfirmasi jika kerja pendampingan hukum oleh Yusril akan disinergikan dengan Direkorat Hukum dan Advokasi yang dikepalai Ade Irvan Pulungan.

“Ya kira lihat aja nanti, yang penting Yusril sudah ikut kesini. Dia kan ketua umum PBB, ya saya kira pengaruh ketua kan besar sekali,” kata Ma’ruf lagi.