IRC: Kematian Khashoggi Bisa Memicu Perdamaian di Yaman

IRC: Kematian Khashoggi Bisa Memicu Perdamaian di Yaman

WASHINGTON (Jurnalislam.com) – Pembunuhan Jamal Khashoggi kemungkinan bisa memicu gencatan senjata di Yaman, dan memungkinan perdamaian di negara yang dilanda perang itu, menurut presiden Komite Penyelamatan Internasional (the International Rescue Committee-IRC).

David Miliband, mantan menteri luar negeri Inggris yang merupakan anggota parlemen, mengatakan bahwa kematian wartawan itu tragis, dan fokus internasional pada pembunuhan Khashoggi harus dialihkan ke tindakan Arab Saudi di Yaman, di mana jutaan nyawa terpengaruh.

“Mungkin pembunuhan Jamal Khashoggi oleh preman Saudi telah menciptakan mantra baru: satu kematian bisa menjadi percikan yang menghantui penderitaan jutaan orang,” kata Miliband dalam sebuah opini di CNN.

Dan dengan ini muncul hikmah saat Sekretaris Negara Mike Pompeo meminta gencatan senjata di Yaman menandakan potensi perdamaian di negara yang disebut “bencana kemanusiaan terburuk” oleh PBB.

Baca juga:

“Penderitaan kemanusiaan itu bukanlah tragedi alami, tetapi bencana buatan manusia,” kata Miliband.

“Rencana perang Saudi saat ini membuat segalanya lebih buruk. Serangan pemboman dari udara menyebabkan pembantaian, tetapi tidak dapat menggeser pemberontak Houthi yang membaur di antara penduduk setempat,” tambahnya.

Keputusan oleh Pompeo perlu didukung dengan langkah-langkah lain, termasuk resolusi PBB. AS dan Inggris juga perlu menghentikan dukungan untuk operasi yang dipimpin Saudi di Yaman, menurut presiden IRC.

AS telah memulai proses dengan Senat mengirim permintaan kepada pemerintahan Donald Trump untuk meninjau apakah sanksi harus diberikan kepada mereka yang bertanggung jawab atas kematian Khashoggi.

“Penderitaan di Yaman telah lama tidak diakui – hingga membesarkan hati mereka yang bersedia bertindak bebas,” kata Miliband. “Warisan Jamal Khashoggi harus berupa pertanggungjawaban bukan hanya untuk penderitaan satu orang, tapi jutaan.”

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.