Berita Terkini

Kemenpar: Pasar Wisata Halal Terus Tumbuh

SINGAPURA (Jurnalislam.com)–Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Halal Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Riyanto Sofyan mengatakan pemasaran wisata halal tergantung pada target wisatawan yang dituju. Selama ini, promosi dilakukan berbarengan dengan pemasaran wisata pada umumnya.

“Pemasaran oleh pemerintah itu tergantung target Muslim yang dituju, apakah Asia, Eropa, atau Timur Tengah, namun karena pasar wisata halal belum banyak, jadi jalur pemasarannya dilakukan bersama wisata umum,” lansir Republika.co.id, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, pemerintah telah aktif melakukan promosi. Seperti yang terbaru pada ajang ekspo pariwisata global terbesar yakni ITB Asia 2018 di Singapura bulan Oktober lalu.

Potensi wisata halal telah dinilai sangat menarik sehingga ITB Asia 2018 secara khusus meluncurkan Muslim Travel Hub and Pavillion. Indonesia juga ikut serta di dalamnya.

Riyanto menilai ini adalah bukti bahwa wisata halal sudah mendapat tempat di masyarakat global. Sehingga Indonesia harus lebih gencar dalam promosi.

Pada 2020, diperkirakan akan ada 156 juta pelancong Muslim yang menjadi pasar wisata halal. Jumlah ini meningkat 30 persen sejak 2016. Pada 2026, total pembelanjaan pelancong Muslim diperkirakan mencapai 300 miliar dolar AS, dua kali lipat lebih besar dari volume satu dekade.

Riyanto menambahkan, Indonesia juga ikut dalam promosi wisata halal di ITB Berlin atau Messe Berlin, ATM di Dubai yang memiliki acara konferensi halal travel, dan lainnya. Pemasaran ini berbarengan dengan promosi Visit Indonesia secara umum.

“Yang secara khusus juga ada kegiatan-kegiatan seperti memasarkan di tiga kota Muslim di Cina, halal ekspo setiap tahun, banyak jalur-jalur yang kita masuki,” katanya.

Dari upaya pemasaran tersebut, Riyanto menyebut secara umum pasar pariwisata halal masih dalam tahap berkembang. Pelaku pasar tersebar namun masih berjalan sendiri-sendiri. Berbeda dengan pariwisata umum yang pondasinya sudah kokoh.

Sumber: republika.co.id

 

Dampak Kasus Meikarta, Proyek Summarecon Bandung Diminta Ditinjau Ulang

BANDUNG (Jurnalislam.com)—Aktivis Masyarakat Unggul Institute Bandung, M Rizal Fadillah meminta pemerintah meninjau ulang proyek Summarecon Bandung yang dinilainya mirip dengan apa yang terjadi dalam kasus perizinan Meikarta.

“Proyek Summarecon di Kota Bandung pun merupakan proyek ambisius untuk membangun kota ‘teknopolis’ baru di timur Bandung. Selama ini seperti kurang transparan masyarakat kota Bandung mendapat informasi mengenai pengembangan ‘Kota Summarecon’ ini,” kata Rizal dalam keterangan tertulis yang diterima Jurnalislam.com, Senin (12/11/2018).

Padahal, kata Rizal, menurut masyarakat masyarakat sekitar, banyak keluhan beberapa hal seperti polusi, kompensasi tol masuk area, masalah pembebasan  dan lainnya.

“Karenanya kami meminta proyek ini perlu kaji ulang menyeluruh khususnya oleh Pemerintah Kota Bandung yang baru mengenai kelengkapan perijinan termasuk amdal yang ada, jangan sampai pembangunan dilakukan dengan pengabaian administrasi,” tegasnya.

Ia juga mendesak audit dan klarifikasi aspek keuangan, dan sampaikan ke publik tentang kejelasan proyek besar ini dari gratifikasi, kongkalikong,  atau penyimpangan hukum lain.

“KPK juga harus usut eksekutif maupun legislatif yang mungkin terlibat dalam proses penerbitan dokumen hukum yang dilakukan dengan cara yang menyimpang secara hukum, jika proyek besar ini berindikasi tindak pidana korupsi,” ungkapnya.

Seperti diketahui, KPK telah menetapkan Bupati Bekasi dan Bos Lippo sebagai tersangka dalam kasus suap izin Meikarta.

Penerbitan Kartu Nikah Dinilai Pemborosan dan Tak Berguna

YOGYAKARTA (Jurnalislam.com) — Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mohammad Mahfud MD mengatakan secara teknis administrasi penerbitan kartu nikah tidak masalah.

Akan tetapi, ia mengatakan, kalau buku nikah masih tetap ada, maka penerbitan kartu nikah itu pemborosan.

“Untuk apa sih sebenarnya? Untuk menyesuaikan dengan teknologi biar terlihat maju, tetapi tidak ada gunanya?” kata Mahfud MD pada wartawan di Kepatihan Yogyakarta, Selasa (13/11) lansir Republika.co.id.

Di sisi lain, ia mengatakan, kartu nikah model ATM berpotensi hilang. “Tidak jelek, dan tidak baik, melainkan biasa-biasa saja. Itu bukan sebuah kreativitas yang luar biasa, tetapi kalau kartu nikah dalam bentuk kartu seperti ATM berisiko, lebih mudah hilang,” kata guru besar Universitas Islam Indonesia ini.

Kendati demikian, ia mempersilakan Kementerian Agama melanjutkan penerbitan kartu ini karena mungkin punya uang yang tidak habis terpakai. “Mungkin karena akhir tahun ya . Untuk menghabiskan anggaran,” tuturnya sambil tersenyum.

Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Jendral Bimbingan Masyarakat Islam (Dirjen Bimas) mencoba terobosan inovasi berupa penerbitan kartu nikah. Inovasi ini diklaim sejalan dengan peluncuran Sistem Informasi Manajemen Nikah Berbasis Wabsite (Simkah Web).

Ditjen Bimas Kemenag Muhammadiyah Amin mengatakan pada tahap awal akan diluncurkan satu juta kartu nikah. Satu juta kartu nikah akan diterbitkan pada hari ini untuk pasangan yang tersebar di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung dan lain sebagainya.

“Pertama kali besok 12 November baru selesai cetak semua satu juta kartu nikah. Langkah ini sebagai bentuk inovasi dari Dirjen Bimas Kemenag. Pada akhir November cetak kartu nikah sudah berjalan di kota-kota besar lainnya sehingga pada 2020 sudah tidak ada lagi buku nikah,” ujarnya ketika dihubungi Republika, Ahad (11/11).

Menurutnya, kartu nikah berisi tentang informasi pernikahan yang bersangkutan seperti nama, nomor akta nikah, nomor perforasi buku nikah, tempat dan tanggal nikah. Di dalam kartu nikah tersebut, akan ada kode QR yang terhubung dengan aplikasi Simkah (Sistem Informasi Manajemen Nikah).

“Kartu nikah dilatarbelakangi oleh inovasi karena era digital, lalu buku nikah marak pemalsuan maka Simkah Web ini digunakan untuk meminimalisasi pemalsuan buku nikah. Lalu kartu nikah ini bersinergi dengan data-data kependudukan antara lain nama, alamat dan dll,” ucapnya.

Amin menjelaskan alasan penerbitan kartu nikah. Salah satunya semakin menjamurnya hotel syariah yang mensyaratkan adanya bukti nikah untuk pasangan yang hendak menginap.

“Perkembangan hotel syariah di negara kita berkembang maju ketika seorang tamu hotel syariah pasti diminta kependudukannya, ada enggak yang bawa buku nikah? Pasti enggak karena itu kartu nikah sangat praktis bisa di bawa kemana-mana seperti KTP,” ucapnya.

Amin juga menjelaskan, Simkah Web merupakan pengembangan dari aplikasi Simkah generasi pertama yang berbasis desktop. Aplikasi ini dirancang untuk mempermudah pengelolaan administrasi nikah dan rujuk pada KUA dengan dukungan validitas data yang terintegrasi dengan data Kependudukan dan Catatan Sipil.

Aplikasi yang telah diluncurkan oleh Menteri Agama pada 8 November 2018 merupakan tindaklanjut dari Nota Kesepahaman antara Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor: 470/5711/SJ dan Nomor 20 tahun 2015 Tentang Kerjasama Pemanfaatan Nomor Induk Kependudukan, Data Kependudukan Dan Ktp Elektronik Dalam Lingkup Kementerian Agama.

Sumber: republika.co.id

Giliran Amnesty Internasional Cabut Gelar ‘Duta Hati Nurani’ Aung San Suu Kyi

LONDON (Jurnalislam.com)Amnesty International menelanjangi pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi sebagai penghargaan tertinggi atas “ketidakpeduliannya” terhadap kekejaman yang dilakukan oleh militer Budha Myanmar terhadap warga Rohingya yang mayoritas Muslim.

Kelompok hak asasi manusia yang berbasis di Inggris pada hari Senin (12/11/2018) mengatakan mereka mencabut Penghargaan Duta Hati Nurani (the Ambassador of Conscience Award) yang mereka beri kepada Aung San Suu Kyi pada tahun 2009 selama menjalani 15 tahun tahanan rumah.

“Hari ini, kami sangat prihatin bahwa Anda tidak lagi mewakili simbol harapan, keberanian, dan pembelaan abadi hak asasi manusia,” kata kepala Amnesti Kumi Naidoo dalam sepucuk surat kepada Aung San Suu Kyi yang dirilis oleh kelompok tersebut.

Amnesty International tidak dapat membenarkan status Anda yang berkelanjutan sebagai penerima penghargaan Duta Besar Nurani dan karenanya, dengan sangat sedih, kami dengan ini mencabutnya dari Anda.”

Kelompok itu mengatakan mereka memberi tahu pemimpin Myanmar tersebut tentang keputusan itu pada hari Ahad. Sejauh ini dia tidak mengeluarkan tanggapan publik.

Setelah dipuji sebagai juara dalam perjuangan demokrasi, Aung San Suu Kyi telah dicopot dari serangkaian penghargaan internasional atas eksodus Muslim Rohingya yang dimulai pada bulan Agustus 2017.

Lebih dari 720.000 warga Muslim Rohingya melarikan diri dari negara bagian Rakhine barat yang mayoritas Budha dalam pembantaian militer sejak Agustus tahun lalu, dengan sebagian besar mencari perlindungan di negara tetangga Bangladesh.

Banyak yang diyakini telah dibunuh atau disiksa dan diperkosa.

Aung San Suu Kyi dan Liga Nasional untuk Demokrasi (National League for Democracy-NLD) -nya menyapu kekuasaan pada tahun 2015 dengan kemenangan besar yang mengakhiri dekade pemerintahan militer di negara Asia Tenggara berpenduduk sekitar 50 juta itu.

Baca juga: 

Tetapi masa jabatannya telah dirusak oleh kegagalan untuk berbicara membela warga Muslim  Rohingya, yang diusir dari negara oleh tentara dalam apa yang disebut PBB sebagai operasi pembersihan etnis.

Pemerintahan Aung San Suu Kyi menolak temuan PBB dan menilainya sepihak, dan mengatakan tindakan militer adalah operasi yang sah terhadap pemberontak bersenjata.

Bulan lalu, wanita berusia 73 tahun itu dicopot dari kewarganegaraan kehormatannya atas kegagalannya berbicara mengenai Rohingya.

Pada bulan Maret, Museum Peringatan Holocaust AS (the US Holocaust Memorial Museum ) membatalkan penghargaan utamanya sementara penghargaan lainnya, termasuk kebebasan kota-kota Dublin dan Oxford (the freedom of the cities of Dublin and Oxford), Inggris, juga ditarik.

Dia juga telah kehilangan banyak penghargaan yang lebih kecil dari universitas serta pemerintah lokal dan regional.

Pada tahun 1991, ia dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian (the Nobel Peace Prize), yang oleh banyak kritikusnya juga dimintal untuk ditarik. Yayasan Swedia yang mengawasi penghargaan itu menolak.

10 Rudal Israel Hantam Stasiun TV Hamas

GAZA (Jurnalislam.com) – Dalam serangan udara Senin (12/11/2018) malam, jet tempur penjajah Israel mencoba untuk menghancurkan stasiun TV yang dikelola Hamas di Gaza.

Melepaskan 10 rudal di stasiun TV Al Aqsha, jet Israel menghancurkan markasnya, kata saksi.

Di tengah serangan udara, stasiun itu meledak, lansir Anadolu Agency.

Banyak bangunan di sekitar stasiun juga rusak.

Pada Senin malam Israel meluncurkan serangan udara terhadap Gaza setelah roket ditembakkan dari Gaza ke arah wilayah Yahudi.

Baca juga: 

Tiga orang Palestina syahid  dalam serangan itu dan sembilan orang lainnya terluka.

Militer zionis mengatakan bahwa sekitar 200 roket telah ditembakkan dari Gaza sejak Senin malam tetapi sistem pertahanan udara Israel – Iron Dome – menangkap 60 roket.

Tentara menambahkan bahwa sebagian besar sisanya jatuh di tanah kosong.

Roket yang ditembakkan dari Gaza melukai 21 orang, termasuk satu tentara terluka parah.

Hamas Gempur Pasukan Israel dengan 200 Roket Lebih

PALESTINA (Jurnalsilam.com) – Pada Senin malam (12/11/2018), militer penjajah Israel mengatakan telah mencatat peluncuran sedikitnya 200 roket dari Gaza, termasuk 60 yang diklaim dicegat oleh sistem pertahanan rudal Iron Dome Israel sementara yang lainnya jatuh ke tanah kosong.

Helikopter tempur Israel, sementara itu, juga dilaporkan menargetkan beberapa posisi di Gaza selatan. Dalam pernyataan bersama, faksi perlawanan Palestina (Hamas) mengumumkan bahwa mereka telah mulai menembakkan roket ke Israel selatan sebagai tanggapan atas serangan militer zionis ke Jalur Gaza selatan pada larut malam.

Baca juga:

Sedikitnya 19 orang Israel terluka, dengan satu – dilaporkan seorang tentara – dalam kondisi sekarat.

Pada Ahad malam, tujuh warga Palestina syahid – termasuk seorang komandan senior Hamas – ketika pasukan khusus Israel melancarkan serangan darat ke Jalur Gaza selatan.

Seorang tentara zionis Yahudi tewas dalam serangan itu dan seorang lainnya terluka, menurut tentara Israel.

Pertempuran Meletus di Gaza, Israel Kerahkan Tank dan Pertahanan Udara Iron Dome

YERUSALEM (Jurnalislam.com) – Tentara penjajah Israel pada hari Senin (12/11/2018) malam mengirim tank ke Jalur Gaza di tengah meningkatnya ketegangan di wilayah itu.

Menurut koresponden Anadolu Agency di daerah itu, tank dikirim dari berbagai wilayah Israel ke pasukan Israel yang terletak di sepanjang perbatasan Gaza.

Sementara itu, tentara Israel mengatakan telah menargetkan lebih dari 70 posisi di dalam Gaza yang berafiliasi dengan gerakan perlawanan Islam Palestina (Hamas) dan Jihad Islam sebagai tanggapan atas peluncuran sejumlah roket dari Gaza.

Selain itu militer Israel mengumumkan bahwa mereka akan mengirim dua lagi sistem pertahanan udara Iron Dome ke wilayah tersebut.

Baca juga:

Jet tempur Israel pada Senin malam menyerang posisi di Jalur Gaza yang diblokade membalas peluncuran roket dari Gaza ke Israel selatan.

Tiga warga Palestina syahid dalam serangan brutal Israel, sementara sembilan lainnya terluka, kata Kementerian Kesehatan Gaza.

Unit artileri dekat zona penyangga Gaza-Israel dilaporkan telah menargetkan konsentrasi aktivis Palestina di Gaza tengah, bersama dengan posisi perlawanan di kota Jabalia dan kota Deir al-Balah.

Pertama dalam Sejarah Taliban Tampil Terbuka dalam Pertemuan Internasional

MOSKOW (Jurnalislam.com) – Konferensi Moskow Jumat lalu adalah unik karena juga mengagendakan pertemuan publik antara pemerintah Afghanistan dan Imarah Islam Afghanistan (Taliban), utusan presiden Rusia untuk Afghanistan mengatakan pada hari Senin (12/11/2018).

Untuk pertama kalinya sebuah pertemuan antara pemerintah Afghanistan dan Taliban bersifat publik dan terbuka, dan anggota Taliban ditampilkan sebagai peserta resmi dalam format internasional yang luas, Zamir Kabulov mengatakan kepada para wartawan di Moskow.

“Kami tahu tentang pertemuan tertutup antara Taliban dan pemerintah Afghanistan, dan kami tahu bahwa itu terjadi berulang kali dan tidak hanya di Ankara dan di Doha,” katanya, seraya menambahkan bahwa Taliban juga memiliki lebih dari selusin rapat pintu tertutup dengan perwakilan AS.

Menurut Kabulov, Moskow tidak bertujuan untuk memulai pembicaraan langsung pada pertemuan hari Jumat, dan menyebutnya sebagai “langkah sederhana menuju negosiasi penuh.”

“Jika tujuan kami adalah untuk mendudukkan pihak-pihak yang berseberangan di meja perundingan, maka tugas kami adalah membiasakan kedua belah pihak untuk melakukan pembicaraan,” katanya.

“Memberi mereka kemungkinan untuk berbicara secara langsung, itu berarti menciptakan suasana kepercayaan.”

Aspek “unik” lainnya dari pertemuan itu adalah kesepakatan bersama antara pemerintah Afghanistan dan Taliban tentang perlunya memerangi Daesh, kata Kabulov.

Dia menyebut kelompok IS “musuh bersama” untuk kedua belah pihak.

Baca juga: 

Ketika ditanya mengapa Taliban diwakili oleh Kantor Politik di Doha dan bukan oleh Quetta Shura, Kabulov mengatakan bahwa kantor tersebut adalah badan yang diberi wewenang untuk kontak dengan pihak ketiga.

Kabulov mengatakan para anggota Taliban mendiskusikan rencana perdamaian mereka secara rinci selama konferensi Moskow. Dia mengatakan tidak bisa mengungkapkan banyak selain tiga syarat terkenal: penarikan seluruh pasukan asing dari Afghanistan, melepaskan semua tahanan Taliban, dan mencabut semua sanksi anti-Taliban.

Kabulov mengatakan Taliban memiliki hak untuk menuntut pembicaraan langsung dengan AS, memperingatkan bahwa jalan saat ini mengancam “penghancuran negara itu.”

Mengomentari partisipasi AS dalam pertemuan tersebut, dia mengatakan ada penasihat politik dari Kedutaan Besar AS ke Rusia yang hadir sebagai pengamat, tetapi karena dia berasal dari “keturunan Korea,” mungkin itu sebabnya dia tidak diidentifikasi sebagai perwakilan AS.

Kabulov mengisyaratkan bahwa pertemuan lain dalam format Moskow dapat terjadi di kota lain, seraya mengatakan: “Pada prinsipnya, salah satu peserta tetap memiliki hak untuk menawarkan ibukota mereka sebagai tempat untuk pertemuan berikutnya.”

Jika inisiatif ini mendapat suara mayoritas, kota itu akan dipilih sebagai tempat pertemuan berikutnya, katanya.

Kebakaran Mematikan California: Ribuan Rumah Hangus, 31 Tewas dan 228 Hilang

CALIFORNIA (Jurnalislam.com) – Ketika kebakaran hutan berkecamuk di kedua ujung negara bagian California, para pejabat AS mengeluarkan statistik suram: enam mayat lagi ditemukan di kota Paradise dan daerah-daerah terpencil yang terbakar habis, membuat korban tewas di sana menjadi berjumlah 29 dan membukukan rekor sebagai kebakaran paling mematikan dalam sejarah California.

Di seluruh negara bagian jumlah korban tewas mencapai 31 pada hari Senin (12/11/2018), termasuk dua orang yang tewas di California selatan, dengan pihak berwenang masih mencari mayat dan 228 orang lagi masih belum ditemukan.

Tim pencari bekerja di Paradise, kota berpenduduk 27.000 yang sebagian besar terbakar pada hari Kamis dan di komunitas sekitarnya di kaki bukit Sierra Nevada California utara.

Pihak berwenang menyerukan laboratorium DNA dan antropolog untuk membantu mengidentifikasi tubuh korban, yang dalam beberapa kasus, hanya tinggal berupa tulang atau pecahan tulang.

Lebih dari 8.000 petugas pemadam kebakaran berjuang melawan kebakaran hutan yang menghanguskan sedikitnya 1.040 km persegi negara bagian itu, dengan api yang memakan semak-semak kering dan digerakkan oleh angin yang memiliki efek obor.

“Ini benar-benar tragedi yang dapat dipahami dan ditanggapi oleh semua warga California,” kata Gubernur Jerry Brown, Ahad (11/11/2018).

“Ini waktu untuk bekerja sama dan menyelesaikan tragedi ini.”

California meminta bantuan darurat dari administrasi Trump. Presiden Donald Trump menyalahkan pengelolaan hutan yang buruk atas kebakaran, tanpa menghadirkan bukti untuk mendukung klaimnya.

Gubernur mengatakan bahwa pemerintah federal dan negara bagian harus melakukan lebih banyak pengelolaan hutan tetapi perubahan iklim adalah sumber masalah yang lebih besar.

“Dan mereka yang menyangkal pasti berkontribusi terhadap tragedi yang kini kita saksikan dan akan terus menjadi saksi di tahun-tahun mendatang,” kata Brown.

Baca juga: 

Kekeringan dan cuaca yang lebih hangat dikaitkan dengan perubahan iklim, dan pembangunan rumah yang lebih dalam ke hutan telah menyebabkan musim kebakaran hutan menjadi lebih lama dan lebih merusak di California. Walaupun California tahun lalu secara resmi mulai bangkit dari kemarau lima tahun, sebagian besar dari dua pertiga bagian utara negara itu kering secara tidak normal.

Di California selatan, petugas pemadam kebakaran memukul mundur putaran angin baru pada hari Ahad dan pertumbuhan api diyakini sebagian besar telah terhenti, meskipun kelembapan udara sangat rendah dan angin Santa Ana yang kencang diperkirakan masih mengancam hingga Selasa.

Beberapa dari ribuan orang yang dipaksa meninggalkan rumah mereka diizinkan untuk kembali, dan pihak berwenang membuka kembali US 101, sebuah jalan bebas hambatan utama melalui zona api di Los Angeles dan wilayah Ventura.

Penduduk Malibu di gunung-gunung di dekatnya perlahan-lahan mulai mengetahui apakah rumah mereka terhindar atau malah sudah berubah menjadi abu. Dua orang tewas di Malibu, dan api menghancurkan sedikitnya 180 atau lebih banyak lagi bangunan.

Hingga Ahad malam, api telah bertambah menjadi lebih dari 344 km persegi, dan 15 persen telah dikuasai, kata pihak berwenang.

Di California utara, di mana lebih dari 6.700 bangunan telah hancur dalam kobaran api yang memusnahkan Paradise, petugas pemadam kebakaran berjuang melawan angin yang berhembus hingga 64km per jam dalam semalam, api melonjak 91 meter melintasi Danau Oroville.

Badan pemadam kebakaran negara mengatakan pada hari Senin bahwa api meluas hingga 303 km2 dan 25 persen teratasi.

Rongsokan mobil-mobil yang hangus terbakar
Rongsokan mobil-mobil yang hangus terbakar

Besarnya kehancuran mulai terlihat bahkan ketika api mulai berkobar. Petugas keamanan publik melakukan inspeksi ke area Paradise untuk mulai membahas pemulihan.

“Paradise benar-benar dihapus dari peta,” kata Tim Aboudara, perwakilan serikat petugas pemadam kebakaran. Dia mengatakan sedikitnya 36 petugas pemadam kebakaran kehilangan rumah mereka, sebagian besar di daerah Paradise.

Yang lain melanjutkan pencarian putus asa untuk teman atau kerabat, menghubungi pusat evakuasi, rumah sakit, polisi dan kantor koroner.

Sol Bechtold berpindah dari satu tempat berlindung ke tempat berlindung lain mencari ibunya, Joanne Caddy, seorang janda berusia 75 tahun yang rumahnya hangus bersama dengan lingkungan sekitarnya di Magalia, di sebelah utara Paradise. Dia tinggal sendirian dan tidak menyetir.

Ketika dia melewati asap dan kabut ke tempat perlindungan lain, dia berkata, “Saya juga berada di bawah awan gelap yang gelap. Ibu Anda ada di suatu tempat dan Anda tidak tahu di mana dia berada. Anda tidak tahu apakah dia aman.”

29 korban yang tewas di California utara menyamai rekor kebakaran  tunggal paling mematikan, tahun 1933 di Griffith Park di Los Angeles. Serangkaian kebakaran hutan di California utara musim gugur lalu menewaskan 44 orang dan menghancurkan lebih dari 5.000 rumah.

‘Aku Tercekik’: Kata-kata Terakhir Khashoggi, Kata Reporter Turki

TURKI (Jurnalislam.com) – Pemimpin investigasi di koran Daily Sabah Turki telah mengatakan kepada Al Jazeera bahwa kata-kata terakhir Jamal Khashoggi adalah “Saya tercekik … Lepaskan kantong ini dari kepala saya, saya klaustrofobia (takut akan ruang sempit)”, menurut rekaman audio dari dalam konsulat Saudi di Istanbul.

Khashoggi, seorang wartawan Saudi, mati lemas sementara kantong plastik menutupi kepalanya, Nazif Karaman mengatakan kepada Al Jazeera.

Karaman mengatakan pembunuhan itu berlangsung selama sekitar tujuh menit, menurut rekaman.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pada hari Sabtu bahwa audio yang terkait dengan pembunuhan Khashoggi dibagi dengan Arab Saudi, Amerika Serikat, Jerman, Prancis dan Inggris.

Dia mengatakan Arab Saudi tahu bahwa pembunuh Khashoggi termasuk di antara sekelompok 15 orang yang terbang ke Istanbul beberapa jam sebelum insiden 2 Oktober.

Menurut Karaman, rombongan Saudi itu menutupi lantai dengan kantong plastik sebelum memotong-motong tubuh Khashoggi – prosesnya berlangsung 15 menit dipimpin oleh Salah al-Tubaigy, kepala Dewan Ilmiah Forensik Saudi (the Saudi Scientific Council of Forensics).

Pernyataan Karaman muncul ketika polisi Turki mengakhiri pencarian mayat itu, tetapi penyelidikan kriminal terhadap pembunuhan Khashoggi akan berlanjut, sumber mengatakan kepada Al Jazeera pada hari Sabtu.

Jejak cairan asam ditemukan di kediaman konsul jenderal Saudi di Istanbul, tempat mayat itu diyakini dilarutkan dengan menggunakan bahan kimia.

Baca juga:

Karaman mengatakan bahwa Daily Sabah akan segera mempublikasikan gambar dari alat yang dibawa ke negara itu dan digunakan oleh kelompok Saudi.

Dia menambahkan surat kabar Turki juga akan mempublikasikan beberapa rekaman yang mendokumentasikan saat-saat terakhir kehidupan Khashoggi.

Bulan lalu, jaksa kepala Istanbul mengatakan bahwa Khashoggi dicekik segera setelah dia memasuki konsulat dan tubuhnya dipotong-potong, dalam komentar resmi pertama pada kasus tersebut.

Arab Saudi mengatakan telah menangkap 18 orang dan memecat lima pejabat senior pemerintah sebagai bagian dari investigasi atas pembunuhan Khashoggi. Sedangkan Ankara menginginkan ekstradisi para tersangka.