Kamis, 10 Ramadhan 1447 / 26 Februari 2026
Search for:
  • Beranda
  • Berita
    NasionalInternasionalFeature
  • Artikel
    AnalisaKolomOpini
  • Khazanah
    IslamasterIslamophobiaKomunitasMuallafPesantrenHikmah
  • Syariah
    AqidahEkonomiFiqhAkhlaqSiyasah
  • Jejak Islam
    Jejak Islam BangsaJejak Islam Dunia
  • Muslimah
  • Keluarga
  • Jurnalislam TV
  • InfoGrafik

Penulis: Deddy Purwanto

Kiriman Senjata Berat ke PYD Disita Faksi Jihad di Aleppo

05 Feb 2018 06:52:24
Kiriman Senjata Berat ke PYD Disita Faksi Jihad di Aleppo

IDLIB (Jurnalislam.com) – Sebuah faksi jihad Suriah pada hari Ahad (4/2/2018) mengatakan telah menyita sebuah truk tanker bahan bakar yang membawa sejumlah besar senjata di provinsi Aleppo, Suriah.

Dalam sebuah posting yang diterbitkan di akun media sosialnya, anggota oposisi Suriah Nour al-Din al-Zenki mengatakan bahwa mereka menyita kendaraan tersebut selama operasi di daerah pedesaan di Aleppo barat dekat Gunung Aqil, lansir Anadolu Agency.

Kelompok tersebut menyatakan bahwa senjata-senjata itu seharusnya dikirim ke milisi PYD/PKK di Afrin, di mana militer Turki dan Tentara Pembebasan Suriah (FSA) terlibat dalam pertempuran melawan kelompok PYD.

Operasi Militer Turki atas PYD Memasuki Provinsi Aleppo

Nour al-Din al-Zenki menerbitkan sebuah video dan gambar untuk menunjukkan truk tanker bahan bakar yang dilengkapi dengan senjata berat.

Senjata yang disita tersebut mencakup peluncur roket RPG-7, senapan infanteri, senapan mesin 7,62 milimeter dan amunisinya – yang diproduksi bersama oleh negara-negara anggota NATO – senjata otomatis, sejumlah besar senjata amunisi dan anti-pesawat terbang, menurut kelompok oposisi.

Tidak ada informasi tentang siapa yang berada di balik pengiriman persenjataan tersebut.

Turki meluncurkan Operation Olive Branch pada 20 Januari untuk membersihkan milisi PYD/PKK dan IS dari Afrin di barat laut Suriah.

Serangan Mortir Pasukan PYD di Aleppo Bunuh dan Lukai Warga Sipil

Menurut Staf Umum Turki, operasi tersebut bertujuan untuk membangun keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan dan wilayah Turki serta untuk melindungi warga Suriah dari penindasan dan kekejaman teroris PYD.

Operasi tersebut dilakukan di bawah kerangka hak Turki berdasarkan hukum internasional, keputusan Dewan Keamanan PBB, hak pembelaan diri berdasarkan Piagam PBB dan penghormatan terhadap integritas teritorial Suriah.

Kategori : Internasional

Tags : aleppo PYD turki

4 Pasukan India Termasuk 1 Perwira Tewas dalam Bentrokan Diperbatasan

05 Feb 2018 06:40:17
4 Pasukan India Termasuk 1 Perwira Tewas dalam Bentrokan Diperbatasan

Srinagar (Jurnalislam.com) – Empat tentara India, termasuk seorang perwira, tewas dalam bentrokan lintas batas terakhir di Kashmir yang dikuasai India.

Shahid Iqbal Choudhary, wakil komisaris sektor Rajouri, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa keempat tentara tersebut tewas dan satu lainnya terluka setelah tentara Pakistan melepaskan tembakan ke kapal-kapal India di wilayah Jammu pada Ahad malam (4/2/2018).

“Situasinya sekarang tegang di perbatasan,” kata Choudhary.

Penembakan terbaru terus berlanjut sampai Ahad larut malam, tambahnya.

“Sebagian besar daerah di dekat perbatasan terkena dampak karena pelanggaran gencatan senjata. Meski sulit mengevakuasi warga sipil di malam hari, kami terus memantau situasi,” kata Choudhary.

Tentara India Ujug-ujug Berondong Artileri ke Lembah Kashmir, 2 Warga Tewas dan 6 Terluka

Pejabat memerintahkan penutupan sekolah di dekat perbatasan selama tiga hari ke depan.

Tidak ada tanggapan segera dari Pakistan.

Permusuhan antara India dan Pakistan telah meningkat di perbatasan de facto sejak bulan lalu.

Lebih dari selusin orang, termasuk enam warga sipil, tewas pada bulan Januari akibat bentrokan mematikan antara kedua negara yang berlanjut selama tiga hari.

Meskipun terjadi gencatan senjata tahun 2003, India dan Pakistan secara teratur saling melontarkan serangan senjata api di Jalur Kendali (Line of Control-LoC), yaitu demarkasi militer antara wilayah India dan Pakistan yang dikuasai Kashmir.

Mujahidin Kashmir Serang Kamp Militer India, 4 Tentara Tewas

India secara teratur menuduh Pakistan membantu pejuang melintasi LoC untuk menyerang sasaran India. Pakistan membantah tuduhan tersebut.

Penduduk sipil yang tinggal di dekat perbatasan sangat terpengaruh kekerasan terakhir antara kedua negara tetangga bersenjata nuklir tersebut. Sebelumnya pada hari Ahad, seorang gadis remaja terluka di wilayah Poonch.

Sejak kemerdekaan dari Inggris pada tahun 1947, India dan Pakistan telah berperang tiga kali, dua diantaranya memperebutkan Kashmir, yang diklaim kedua negara secara keseluruhan.

Pakistan Kecam AS atas Tuduhan Teroris Terhadap Pejuang Kashmir

Sentimen anti-India berkembang jauh di kalangan mayoritas Muslim Kashmir, dan sebagian besar mendukung perlawanan terhadap penjajahan India tersebut.

Puluhan ribu orang tewas dalam kekerasan yang telah berlangsung beberapa dasawarsa.

Kategori : Internasional

Tags : india kashmir pakistan

Masukan Pemimpin Hamas ke Daftar Teroris Global, Begini Tanggapan Menlu Turki

04 Feb 2018 14:36:58
Masukan Pemimpin Hamas ke Daftar Teroris Global, Begini Tanggapan Menlu Turki

ANKARA (Jurnalislam.com) – Menteri Luar Negeri Turki pada hari Sabtu (3/2/2018) mengkritik keputusan AS untuk menambahkan nama pemimpin Hamas Ismail Haniyeh dalam daftar terornya.

Berbicara pada sebuah konferensi pers bersama dengan rekannya dari Palestina Riyad al-Maliki di provinsi Antalya selatan, Mevlut Cavusoglu mengatakan bahwa keputusan AS tersebut dinyatakan pada waktu yang “mencurigakan.”

Pada hari Rabu, pemerintah AS menyebut Haniyeh sebagai “tokoh teroris global yang ditunjuk secara khusus” dan memberlakukan serangkaian sanksi terhadapnya.

“Mereka menyatakan keputusan ini pada saat kesatuan di dalam Palestina telah mulai terjalin,” kata Cavusoglu, mengacu pada proses rekonsiliasi antara Fatah dan Hamas.

Dia mengatakan bahwa Hamas telah berpartisipasi dalam pemilihan tahun 2005, yang diobservasi oleh Majelis Parlemen Dewan Eropa dan dievaluasi secara demokratis dan transparan.

Ismail Haniya Dimasukan Daftar Teroris Global oleh AS, Ini kata Hamas

Sejak saat itu, menteri luar negeri menambahkan, Hamas telah bertindak berdasarkan alasan politik.

Al-Maliki mengungkapkan waktu (momen) keputusan AS menghukum pimpinan Palestina tersebut sebagai “usaha menggagalkan upaya untuk menyelesaikan dan memperbaiki proses rekonsiliasi.”

Dia menekankan bahwa kepemimpinan Palestina akan “mengejar [rekonsiliasi] dengan Ismail Haniyeh sebagai kepala biro politik Gerakan Hamas untuk kepentingan rakyat Palestina.”

Mengenai rencana Washington yang mengumumkan untuk menahan bantuan sebesar $ 65 juta kepada Badan Bantuan dan Usaha PBB (the United Nations Relief and Works Agency-UNRWA) untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat, al-Maliki menunjukkan bahwa, keputusan AS bertujuan untuk menekan pemerintah Palestina.

Tokoh Senior Hamas: Donald Trump Sakit Jiwa

Bulan lalu, Washington mengumumkan rencana untuk menahan bantuan sebesar $ 65 juta kepada UNRWA “sampai pertimbangan lebih lanjut.

“Jika AS sangat sensitif terhadap terorisme, seharusnya mereka harus mengurangi dukungan mereka terhadap organisasi teror YPG/PKK. Keputusan ini adalah contoh lain dari standar ganda AS mengenai isu terorisme,” kata Cavusoglu.

PKK – yang diakui sebagai kelompok teror telah mengambil nyawa 40.000 orang dalam upaya teroris 30 tahun melawan Turki.

Kategori : Internasional

Tags : hamas turki

5 Tentara Tewas saat Tank Turki Dihantam Serangan Milisi YPG

04 Feb 2018 13:37:51
5 Tentara Tewas saat Tank Turki Dihantam Serangan Milisi YPG

SURIAH Jurnalislam.com) – Lima tentara Turki tewas saat tank mereka terkena serangan milisi YPG Kurdi pada hari Sabtu (3/2/2018) di wilayah barat laut Suriah, kata angkatan bersenjata Turki.

Menurut kantor berita Anadolu yang dikelola negara, serangan terakhir menewaskan tujuh tentara Turki pada hari Sabtu dalam Operation Olive Branch, yang diluncurkan Turki melawan YPG di Afrin bulan lalu.

Inilah Tentara Wanita SDF yang Meledakan Tank Turki Bersama Dirinya

Serangan ini terjadi beberapa jam setelah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pada hari Sabtu bahwa operasi militer di Afrin akan segera berakhir.

Pernyataannya muncul setelah pasukan Turki menguasai gunung strategis-Darmak di Afrin, Suriah. Menurut kantor berita Anadolu, pasukan tersebut dilaporkan mengibarkan bendera Turki pada puncak gunung.

Operasi Militer Turki atas PYD Memasuki Provinsi Aleppo

Kategori : Internasional

Tags : Afrin PYD turki YPG

Mujahidin HTS Tembak Jatuh Pesawat Tempur Rusia di Idlib

04 Feb 2018 12:53:59
Mujahidin HTS Tembak Jatuh Pesawat Tempur Rusia di Idlib

IDLIB (Jurnalislam.com) – Faksi jihad Suriah menembak jatuh sebuah pesawat tempur Rusia di provinsi Idlib barat laut pada hari Sabtu (3/2/2018), kementerian pertahanan Rusia mengkonfirmasi.

Pilot pesawat Sukhoi 25 tersebut dilaporkan menggunakan kursi lontar setelah pesawatnya menjadi target serangan rudal pertahanan udara portabel.

Dia kemudian terbunuh saat pejuang Suriah mencoba menangkapnya.

“Pilot tersebut berhasil melaporkan bahwa dia menyelamatkan diri dengan kursi lontar dan mendarat di daerah yang dikuasai pejuang Jabhat Fath al Sham (JFS), namun kemudian dia tewas dalam dalam baku tembak dengan milisi,” sebuah pernyataan dari menteri pertahanan Rusia mengatakan, lansir Aljazeera.

Rezim Syiah Assad: Hayat Tahrir al Sham Tembak Jatuh Jet Tempur Suriah di Hama

Ditembak jatuhnya pesawat tersebut diakui oleh Hayat Tahrir al-Sham (HTS), yang biasa dikenal dengan nama Tahrir al-Sham. Kelompok ini dipelopori oleh JFS, yang dulunya merupakan cabang al-Qaeda di Suriah, Jabhat Nusrah.

Sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan mayat yang tampaknya adalah pilot pesawat yang jatuh.

Video lainnya menunjukkan api membesar saat oposisi menjaga lokasi jatuhnya pesawat.

HTS mengatakan pada saluran media afiliasi bahwa mereka telah menembaki pesawat tempur Rusia.

“Kami dapat menembak jatuh pesawat tempur Rusia dengan rudal yang dipikul bahu di atas Saraqib di Idlib siang ini,” kata Mahmoud al-Turkmani, yang menurut pernyataan tersebut, memimpin “brigade pertahanan udara HTS”.

Dia mengatakan bahwa serangan tersebut merupakan pembalasan atas sebuah serangan pengebomanbrutal oleh pesawat tempur Rusia di atas Idlib.

Oposisi Suriah Tembak Jatuh Jet Tempur Rezim Assad di Perbatasan Yordania

Pihak berwenang Rusia juga mengeluarkan pernyataan, pesawat tempur meluncurkan lebih banyak serangan udara di wilayah pesawat tersebut ditembak jatuh.

Menurut kementerian Rusia, sedikitnya 30 orang tewas dalam pemboman tersebut, agen pers TASS melaporkan.

Pesawat Rusia ditembak jatuh di atas provinsi Idlib, yang merupakan salah satu zona de-eskalasi (zona larangan Agresi militer) yang didirikan di Suriah pada September lalu dalam upaya untuk mengurangi konflik.

Namun, pemboman dari pasukan rezim Syiah Suriah dan sekutu Rusia mereka terus berlanjut.

Rumah sakit, pasar dan toko roti di seluruh provinsi Idlib, yang diyakini merupakan daerah oposisi terbesar yang tersisa di Suriah, telah ditargetkan serangan udara rezim Syiah Assad.

Puluhan ribu warga sipil telah meninggalkan daerah tersebut, yang merupakan rumah bagi lebih dari dua juta orang, kebanyakan dari mereka mengungsi.

Kategori : Internasional

Tags : Hayat Tahrir al Sham HTS Idlib Konflik Surih

Pejabat Tinggi Inggris Didesak Dukung Pelarangan Jilbab di Sekolah

02 Feb 2018 09:06:36
Pejabat Tinggi Inggris Didesak Dukung Pelarangan Jilbab di Sekolah

LONDON (Jurnalislam.com) – Pejabat tinggi pendidikan Inggris pada hari Kamis (2/2/2018) didesak untuk berbicara mendukung seorang Kepala Sekolah yang memberlakukan larangan terhadap penutup kepala, atau jilbab, menurut laporan media setempat.

Dalam sebuah pidato hari ini, Amanda Spielman, inspektur kepala untuk Kantor Standar Pendidikan (the Office for Standards in Education-OFSTED), diharapkan dapat secara terbuka mendukung Neena Lall, kepala sekolah di sebuah sekolah negeri berpenduduk mayoritas Muslim yang memberlakukan larangan tersebut bulan lalu, memicu kegemparan dari orang tua dan tokoh masyarakat di London timur. World Bulletin melaporkan.

Berbicara di sebuah konferensi Gereja Inggris, Spielman diharapkan akan mengatakan bahwa pemimpin sekolah harus memiliki hak untuk menetapkan kebijakan seragam sekolah sesuai keinginan mereka, untuk “mempromosikan kohesi,” dan juga untuk memperingatkan bahaya orang-orang yang bertindak atas nama agama untuk “menodai” pendidikan.

Austria Resmi Larang Jilbab Bercadar Tanggal 1 Oktober

“Dengan dalih keyakinan agama, mereka menggunakan institusi pendidikan, legal dan ilegal, untuk mempersempit cakrawala orang muda, untuk mengisolasi dan memisahkan, dan dalam kasus terburuk untuk mengindoktrinasi pikiran yang mudah dipengaruhi dengan ideologi ekstremis,” dia diperkirakan akan mengklaim.

Mengenai ucapan ulang Spielman tersebut, seorang juru bicara Dewan Muslim Inggris mengatakan: “Seiring dengan kabar bahwa Spielman terus mengeluarkan pernyataan publik yang tidak proporsional tentang Muslim dan menunjukkan kaitannya dengan ekstremisme, kami berharap dia berkonsultasi terlebih dahulu sebelum mengeluarkan kebijakan yang tidak dapat dibenarkan lagi.

“Kurangnya keterlibatan yang tepat tidak diragukan lagi akan memperkuat persepsi negatif di antara banyak orangtua Muslim tentang intervensi OFSTED.”

Politisi Anti-Muslim Australia Lakukan aksi Kenakan Burqa untuk Larangan Jilbab

Larangan di sekolah negeri mayoritas Muslim terhadap gadis-gadis Muslim muda yang mengenakan jilbab tersebut telah dibatalkan awal bulan ini setelah pengunduran diri gubernur.

November lalu, Spielman mendapat kecaman setelah mengatakan bahwa petugas OFSTED akan menanyai gadis-gadis muda di sekolah dasar yang memakai jilbab. Lebih dari 1.000 akademisi, guru dan pemimpin agama mengecam keputusan OFSTED dan menyebutnya “brengsek, diskriminatif dan rasis secara institusional.”

Kategori : Muslimah

Tags : Jilbab muslim eropa Muslim Inggris

Erdogan: 800 Pasukan PYD Tewas di Afrin, Suriah

02 Feb 2018 08:52:17
Erdogan: 800 Pasukan PYD Tewas di Afrin, Suriah

ANKARA (Jurnalislam.com) – Presiden Recep Tayyip Erdogan pada hari Kamis (1/2/2018) mengatakan total 800 teroris PYD telah terbunuh di wilayah Afrin, barat laut Suriah sebagai bagian dari Operasi Olive Branch yang sedang berlangsung di Turki.

“Tentu saja, jumlah ini akan meningkat menjelang malam,” kata Erdogan, saat berbicara di pertemuan Turkish Youth Foundation di Presidential Complex.

Pada 20 Januari, Turki meluncurkan Operation Olive Branch bersama dengan Free Syria Army (FSA) untuk membersihkan milisi PYD/PKK dan IS dari Afrin, Suriah barat laut.

50 Lebih Roket PYD Hantam Turki, 5 Tewas dan 73 Terluka

Menurut Staf Umum Turki, operasi tersebut bertujuan untuk membangun keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan dan wilayah Turki serta untuk melindungi warga Suriah dari penindasan dan kekejaman teroris.

Operasi tersebut dilakukan di bawah kerangka hak Turki berdasarkan hukum internasional, resolusi Dewan Keamanan PBB, hak pembelaan diri berdasarkan piagam PBB, dan penghormatan terhadap integritas wilayah Suriah, katanya.

Pihak militer juga mengatakan bahwa hanya target militer yang dihancurkan dan “perhatian dan kepekaan” yang besar terus dilakukan untuk menghindar melukai warga sipil.

Afrin telah menjadi tempat persembunyian utama bagi PYD/PKK sejak Juli 2012, ketika rezim Bashar al-Assad di Suriah menyerahkan kota tersebut ke kelompok teror dengan cuma-cuma.

Kategori : Internasional

Tags : Konflik Suriah PYD turki

Korban Tewas Muslim Rohingya, Dikuburkan Massal di 5 Tempat oleh Tentara Myanmar

02 Feb 2018 08:42:09
Korban Tewas Muslim Rohingya, Dikuburkan Massal di 5 Tempat oleh Tentara Myanmar

MYANMAR (Jurnalislam.com) – Penduduk desa Rohingya di Myanmar yang dibantai pada waktu lalu dimakamkan di 5 kuburan massal, menurut sebuah penyelidikan eksklusif oleh kantor berita Associated Press, Kamis (1/2/2018).

Laporan penemuan kantor berita tersebut pada hari Kamis termasuk kesaksian saksi dari dua lusin korban selamat dan kerabat korban, serta rekaman ponsel setelah serangan tersebut.

Diperkirakan sedikitknya 400 warga Muslim Rohingya yang teraniaya dibunuh oleh tentara Burma.

Dalam satu kisah pembantaian, sekelompok pria sedang memilih tim untuk pertandingan sepak bola lokal yang disebut ‘chinlone’ di desa Gu Dar Pyin, kemudian tentara mulai menembaki mereka.

Seorang korban bernama Noor Kadir kemudian menemukan enam temannya dikubur di dua kuburan massal terpisah. Dia mengatakan bahwa mayat korban hanya dapat dikenali melalui warna celana pendek mereka.

Inilah Alasan Bangladesh Tunda Pemulangan Ratusan Ribu Pengungsi Muslim Rohingya

Pembunuhan massal tersebut diyakini terjadi pada 27 Agustus dan korban selamat mengatakan kepada Associated Press bahwa tentara Budha Myanmar telah mencoba untuk menutupi bukti kekejaman tersebut.

Video yang didapat oleh agensi tersebut mengindikasikan usaha menggunakan asam untuk mengeluarkan mayat.

Sisa-sisa mayat yang berada di dalam kuburan dangkal naik ke permukaan setelah hujan deras dan korban selamat dapat memfilmkan bukti.

Phil Robertson dari Human Rights mengatakan bahwa laporan tersebut “meningkatkan reaksi dunia internasional untuk menuntut pertanggungjawaban dari pemerintaah Myanmar” dan menggarisbawahi perlunya embargo senjata yang dipimpin oleh PBB atas negara tersebut.

“Laporan AP bahwa (tentara) membawa masuk wadah berisi asam ke daerah Gu Dyar Pin untuk mengubah bentuk tubuh dan membuat identifikasi lebih sulit sangat memberatkan karena menunjukkan tingkat pra-perencanaan dari kekejaman ini,” kata Robertson.

“Ini saatnya bagi dunia internasional untuk serius mengidentifikasi dan menjatuhkan sanksi terhadap komandan militer dan tentara Burma yang bertanggung jawab atas kejahatan kemanusian berat ini.”

Utusan khusus PBB untuk hak asasi manusia di Myanmar, Yanghee Lee mengatakan kepada wartawan pada hari Kamis bahwa pembunuhan dan pembuangan mayat tersebut mengidentifikasi “ciri genosida”.

Bongkar Rahasia Pembantaian Muslim Rohingya, Wartawan Reuters Ini Hadapi Pengadilan Myanmar

Ketika ditanya tentang kekerasan terhadap minoritas Rohingya di tangan militer Burma, Lee menanggapi bahwa “Anda dapat melihatnya sebagai sebuah pola”.

Namun, utusan hak asasi PBB tersebut mengatakan bahwa dia tidak dapat membuat sebuah pernyataan mengenai “genosida” sampai pengadilan internasional dapat mempertimbangkan bukti tersebut.

Myanmar sebelumnya mengaku bertanggung jawab atas satu kuburan massal yang berisi 10 jenazah di desa Inn Din.

Pembunuhan tersebut terjadi pada bulan September namun pihak berwenang hanya mengakui mereka setelah ditemukannya kuburan massal tersebut pada bulan Desember, mengklaim bahwa mereka yang meninggal tersebut adalah “teroris”.

Amnesty International menggambarkan penemuan Desember sebagai “puncak gunung es”.

Pengungsi Rohingya: Kami Tidak Berharap untuk Kembali

Sejak Agustus 2017, lebih dari 655.000 warga Rohingya telah meninggalkan Myanmar ke negara tetangga Bangladesh, melarikan diri dari apa yang disebut PBB sebagai “genosida”.

Militer Myanmar berkelit bahwa mereka memerangi “teroris” namun korban selamat yang menyeberang ke Bangladesh membawa serta bukti laporan pembunuhan massal, mutilasi, pemerkosaan, dan pembakaran rumah.

Bangladesh dan Myanmar telah menyetujui kesepakatan untuk mengirim pengungsi Rohingya kembali ke rumah mereka. Sebagai bagian dari kesepakatan repatriasi, warga Rohingya akan ditempatkan di pusat penampungan, yang oleh aktivis Rohingya disebut “kamp konsentrasi”.

Rohingya yang kebanyakan Muslim secara luas dianggap sebagai salah satu minoritas paling teraniaya di dunia. Mereka ditolak kewarganegaraannya oleh pemerintah Burma, yang mengklaim bahwa mereka bukan penduduk asli Myanmar.

Kategori : Internasional

Tags : Muslim myanmar muslim rohingya

Rezim Syiah Suriah Kembali Serang Warga Ghouta Timur dengan Gas Beracun

02 Feb 2018 08:08:29
Rezim Syiah Suriah Kembali Serang Warga Ghouta Timur dengan Gas Beracun

GHOUTA TIMUR (Jurnalislam.com) – Rezim Nushairiyah Assad pada hari Kamis (1/2/2018) menyerang daerah pemukiman Damaskus dengan gas klorin, menurut Helm Putih (White Helmets), sebuah badan pertahanan sipil pro-oposisi Suriah.

Sejumlah warga sipil, termasuk anak-anak, terluka dalam serangan tersebut, yang menargetkan kota Duma yang dikuasai oposisi di distrik Ghouta Timur, kata pejabat White Helmets, lansir Anadolu Agency.

Bulan lalu, rezim Syiah Assad menargetkan bagian perumahan Duma dengan gas klorin, yang menyebabkan banyak korban sipil.

Rezim Syiah Assad Kembali Gunakan Gas Klorin di Ghouta Timur

Dalam sebuah laporan tahunan yang baru dirilis, White Helmets mengatakan bahwa sebanyak 1.337 warga sipil telah terbunuh di Ghouta Timur tahun lalu akibat serangan pasukan rezim Syiah Assad yang berlanjut terus menerus.

Rumah bagi sekitar 400.000 penduduk, Ghouta Timur, di pinggiran kota Damaskus, tetap berada di bawah pengepungan rezim yang memblokade selama lima tahun terakhir.

Dua Faksi Revolusi Suriah Amankan Akses Jurnalis Internasional untuk Liput Korban Gas Klorin

Selama delapan bulan terakhir, rezim Syiah Assad telah meningkatkan pengepungannya terhadap Ghouta Timur, mencegah pengiriman makanan atau obat ke distrik tersebut dan menyebabkan ratusan pasien kehilangan perawatan medis.

Ghouta Timur secara khusus berada dalam jaringan zona de-eskalasi – didukung oleh Turki, Rusia dan Iran – di mana seharusnya tindakan agresi dilarang secara eksplisit.

Kategori : Internasional

Tags : Gas Klorin Ghouta Timur Konflik Suriah

Penabrak Jamaah Shalat di Inggris Divonis Bersalah, Jaksa: Ini Tindakan Terorisme

02 Feb 2018 06:28:59
Penabrak Jamaah Shalat di Inggris Divonis Bersalah, Jaksa: Ini Tindakan Terorisme

LONDON (Jurnalislam.com) – Seorang pria Inggris dinyatakan bersalah pada hari Kamis (1/2/2018) karena pembunuhan dan percobaan pembunuhan setelah dengan sengaja menabrak kumpulan kaum Muslim di luar sebuah masjid di London.

Para juri menyatakan Darren Osborne, 48 tahun, dari Wales, bersalah karena membunuh Makram Ali yang berusia 51 tahun dan mencoba membunuh orang lain di daerah Taman Finsbury di utara London pada tanggal 19 Juni 2017, lansir Aljazeera.

Begini Kronologi Penabrakan Brutal pada Jamaah Shalat Terawih di London

Osborne mengemudikan kendaraan yang disewa tersebut melaju cepat ke arah sekelompok Muslim yang berkumpul di sekitar Ali, seorang ayah dari enam orang yang ditabrak terkapar di dekat rumahnya setelah mengerjakan shalat terawih Ramadhan.

Osborne dinyatakan bersalah oleh Woolwich Crown Court, dengan polisi dan jaksa mengatakan bahwa ini adalah tindakan “terorisme”.

Itu adalah insiden keamanan keempat di Inggris dalam waktu tiga bulan.

Baru Selesai Shalat, Jamaah Masjid di Perancis Diberondong Tembakan

Darren Osborne
Darren Osborne

Osborne, yang sebelumnya tidak pernah mengekspresikan pandangan kanan jauh, dilaporkan mengembangkan sebuah obsesi terhadap umat Islam setelah menonton program BBC, Three Girls, sebuah drama yang disiarkan Mei lalu tentang kejadian di Rochdale, Inggris utara, di mana gadis kulit putih dilecehkan oleh sekelompok pria terutama warga Pakistan-Inggris.

Kebencian ini kemudian ditambah oleh penelitian online terhadap tokoh dan kelompok sayap kanan ekstrim, kata polisi.

Dewan Muslim Inggris (the Muslim Council of Britain-MCB) menyambut baik keputusan tersebut dalam sebuah pernyataan, dengan mengatakan bahwa sudah waktunya untuk menganggap serius Islamophobia di Inggris.

Ancaman Islamophobia Inggris: Akan Ada Darah Tertumpah, dengan Gas, Dipenggal, atau Diledakkan

Harun Khan, sekretaris jenderal MCB, mengatakan: “Adegan yang kita saksikan musim panas lalu adalah manifestasi Islamophobia yang paling kejam di negara kita. Kita tidak bisa berpuas diri dan menganggap ini sebagai sebuah insiden.

“Kami mendengar selama persidangan bagaimana Osborne dimotivasi oleh kelompok anti-Muslim dan kelompok Islamophobia yang tidak hanya lazim di kalangan kanan-jauh, tapi juga dapat diterima di arus utama kami. Kasus ini mengatakan bahwa kita semua harus berhati-hati saat tergoda untuk menstigmatisasi sekelompok orang, terlepas dari warna kulit, agama atau komunitas,” kata Khan.

Kategori : Islamophobia

Tags : anti islam islamophobia muslim eropa Muslim Inggris

Navigasi pos

Pos-pos lama
Pos-pos baru
Dukung Kami

Opini

Betulkah Gabung Board of Peace Merupakan Tindakan Realistis?

Betulkah Gabung Board of Peace Merupakan Tindakan Realistis?

5 Feb 2026 12:27:54
Bencana Tak Kunjung Usai Akibat Keserakahan Negara

Bencana Tak Kunjung Usai Akibat Keserakahan Negara

5 Feb 2026 12:20:43
Paradigma Bernegara dan Bencana Aceh

Paradigma Bernegara dan Bencana Aceh

5 Feb 2026 12:19:07
Begitu Indonesia Atasi Kekerasan dan Child Grooming yang Kian Marak

Begitu Indonesia Atasi Kekerasan dan Child Grooming yang Kian Marak

31 Jan 2026 17:06:51

Internasional

Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

5 Feb 2026 12:38:35
Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

5 Feb 2026 12:37:07
Israel Terus Bujuk AS agar Serang Iran, Turki Peringatkan Bahaya Perang Regional

Israel Terus Bujuk AS agar Serang Iran, Turki Peringatkan Bahaya Perang Regional

5 Feb 2026 12:35:37
Tekanan AS Meningkat, Iran Melunak soal Nuklir dan Buka Negosiasi

Tekanan AS Meningkat, Iran Melunak soal Nuklir dan Buka Negosiasi

5 Feb 2026 12:33:24

jurnalislam.com

  • Iklan
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Dukung Kami

INFOGRAFIK

 
 
 
 

Alamat Redaksi

Boulevard Raya No 16 Blok A 1 No 16 Taman Cilegon Indah (TCI), Cilegon, Banten
+62 813-1029-0583

Info Iklan :
+62 821-2000-0527
marketing@jurnalislam.com

Kirim tulisan :
redaksi.jurnalislam@gmail.com
newsroom@jurnalislam.com

COPYRIGHT © 2026 JURNALISLAM.COM, ALL RIGHT RESERVED