Mujahidin Kashmir Serang Kamp Militer India, 4 Tentara Tewas

Mujahidin Kashmir Serang Kamp Militer India, 4 Tentara Tewas

SRINAGAR (Jurnalislam.com) Empat tentara India dan tiga pejuang tewas dalam bentrokan saat sekelompok pejuang Kashmir menyerang sebuah kamp paramiliter di wilayah selatan Kashmir yang dikendalikan India, kata beberapa pejabat.

Satu personel paramiliter lainnya meninggal setelah menderita serangan jantung saat pertempuran tersebut pada hari Ahad (31/12/2017), jadi jumlah total sementara pasukan India yang tewas 5 orang.

Rajesh Yadav, jurubicara Polisi Cadangan Pusat (Central Reserve Police Force-CRPF), mengatakan kepada Al Jazeera bahwa para pejuang menembaki sekelompok tentara India di desa Lethpora pada hari Ahad pagi sekitar pukul 02:00 sebelum memasuki gedung tersebut.

Mujahidin Kashmir Serbu Basis Militer India, Sedikitnya 8 Pasukan Tewas

“Ini adalah serangan [pemberontak]. Milisinya berjumlah empat orang, dua terbunuh di sepanjang pagar dan dua berhasil masuk kampus,” katanya. “Pencarian oarng keempat sedang berlangsung.”

Kamp seluas 160 hektar di distrik Pulwama yang bergejolak berfungsi sebagai pusat pelatihan dan basis CRPF, kata Yadav.

Shabaz Ahmad, seorang warga Lethpora berusia 28 tahun, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa dia terbangun oleh deru tembakan.

“Kami tidak mengerti apa yang terjadi hingga pagi, ketika kami mendengar bahwa tembak-tembakan sedang berlangsung di kamp yang berjarak agak jauh dari daerah kami,” katanya. “Ledakan dan letusan yang mengguncang bumi bergema sampai sore hari. Suara penembakan masih berlanjut, kamp berjarak sekitar dua kilometer dari kawasan pemukiman.”

Shesh Paul Vaid, direktur jenderal polisi Kashmir, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa pemberontak bersenjata menyerbu kompleks tersebut dengan memanjat dinding yang sedang dibangun.

“Senjata telah direbut kembali dari para pejuang. Info awal menunjukkan bahwa mereka semua bukan orang sini,” katanya, menambahkan mereka kemungkinana anggota Jaish-e-Mohammad yang berbasis di Pakistan.

Ratusan polisi, tentara dan tentara paramiliter bergegas ke kamp pelatihan yang luas tersebut.

Setahun Gugurnya Burhan Wani, India Kirimkan Ribuan Pasukan Tambahan ke Kashmir

Layanan internet juga ditangguhkan di distrik Pulwama, yang telah mengalami beberapa serangan berat sejak pembunuhan Burhan Wani, seorang komandan pejuang muda Khasmir, pada Juli tahun lalu.

Kematian Wani memicu kerusuhan sipil di Kashmir yang menyebabkan lebih dari 100 warga sipil terbunuh di wilayah tersebut oleh militer India.

Bagikan
Close X