Responsive image

Inilah Tentara Wanita SDF yang Meledakan Tank Turki Bersama Dirinya

Inilah Tentara Wanita SDF yang Meledakan Tank Turki Bersama Dirinya

SURIAH (Jurnalislam.com) – Seorang milisi Kurdi wanita dilaporkan telah melakukan serangan bom bunuh diri terhadap pasukan militer Turki di Suriah, New York Times melaporkan pada hari Ahad (28/1/2018).

Serangan granat diyakini telah membunuh dua tentara Turki dan menghancurkan sebuah tank milik tentara.

Wanita berusia 20 tahun itu diidentifikasi sebagai Zuluh Hemo dan telah bertempur dengan nama Avesta Habur, menurut surat kabar tersebut, mengutip sebuah pernyataan dari organisasi militernya, Women’s Protection Unit (YPJ), bagian dari Pasukan Demokratik Suriah (SDF).

“Jika dikonfirmasi, ini akan menjadi kasus pertama serangan martir oleh warga Kurdi melawan pasukan Turki di Suriah sejak pasukan darat Turki melintasi perbatasan awal bulan ini,” tulis surat kabar tersebut, lansir Reuters.

Hemo diyakini melempar granat ke dalam tank dengan naik ke atas tank tersebut. Hal ini menyebabkan lembaga independen Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (Syrian Observatory for Human Rights-SOHR) percaya bahwa ini bukan serangan martir yang disengaja.

Serangan akan Segera Digelar, Turki Kembali Desak AS untuk Keluar dari Kota Manbij

Dalam sebuah pernyataan yang dikutip oleh New York Times, unit Hemo menyebut dia sebagai pahlawan wanita.

“Tokoh wanita Avesta menyerang tank dan meledakkan dirinya di dekat tank.” Mereka juga memanggilnya “sosok wanita Kurdi yang bebas.”

Namun serangan tersebut tidak dikonfirmasi oleh pasukan koalisi pimpinan AS di Suriah dan Irak, yang bersekutu dengan SDF.

Pasukan Turki telah melancarkan serangan militer terhadap YPG Kurdi di wilayah barat laut Afrin di Suriah, membuka sebuah front baru dalam perang Suriah yang berusia tujuh tahun.

Turki, yang telah memerangi pemberontakan berusia puluhan tahun di wilayah tenggara Kurdi, menganggap YPG Kurdi Suriah – bersama dengan komponen perempuan mereka, YPJ – yang mengendalikan Afrin sebagai kelompok teroris yang kekuatannya tumbuh di perbatasan selatan dan mengancam keamanan Turki.

Bagikan
Close X