Langsung ke konten

Jurnal Islam

Jum'at, 20 Rabi'ul Akhir 1448 / 02 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
    NasionalInternasionalFeature
  • Artikel
    AnalisaKolomOpini
  • Khazanah
    IslamasterIslamophobiaKomunitasMuallafPesantrenHikmah
  • Syariah
    AqidahEkonomiFiqhAkhlaqSiyasah
  • Jejak Islam
    Jejak Islam BangsaJejak Islam Dunia
  • Muslimah
  • Keluarga
  • Jurnalislam TV
  • InfoGrafik
Internasional

Ismail Haniya Dimasukan Daftar Teroris Global oleh AS, Ini kata Hamas

Ismail Haniya Dimasukan Daftar Teroris Global oleh AS, Ini kata Hamas
Seorang pejuang Hamas di depan ribuan rakya Palestin.
Arie Ristyan
1 Februari 2018, 07:01

WASHINGTON (Jurnalislam.com) – Hamas menolak keputusan Amerika Serikat untuk menempatkan pemimpin politik mereka, Ismail Haniya, dalam daftar teroris global, dan menyebut langkah tersebut sebagai “langkah berbahaya.”

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada hari Rabu (31/1/2018), Hamas mengatakan bahwa keputusan Departemen Luar Negeri AS adalah “pelanggaran hukum internasional, yang telah memberi hak kepada warga Palestina untuk membela diri terhadap penjajahan [Israel], dan untuk memilih pemimpin mereka.

“Keputusan ini menunjukkan sikap jelas Amerika yang mendukung penjajahan Israel atas Palestina, dan memberikan perlindungan resmi untuk kejahatan Israel terhadap rakyat Palestina,” pernyataan tersebut menambahkan, lansir Aljazeera.

Dituduh Teroris oleh Koordinator PBB, Begini Bantahan Hamas

Hamas, gerakan politik Palestina yang menguasai Jalur Gaza yang diduduki Israel, mengatakan bahwa pihaknya menyerukan kepada pemerintah AS untuk “menarik kembali” keputusan tersebut.

“Ini tidak akan menghalangi kita untuk melaksanakan tugas kita terhadap rakyat kita dan membela negeri kita, dan membebaskan tanah dan tempat suci kita”.

Tanggapan dari Hamas muncul tak lama setelah AS menunjuk Haniya sebagai “teroris global” pada hari Rabu.

Departemen Luar Negeri AS mengeluarkan siaran pers yang mengatakan bahwa Haniya “memiliki hubungan dekat dengan sayap militer Hamas” dan “telah menjadi pendukung perjuangan bersenjata, termasuk melawan warga sipil Israel.”

Ismail Haniya
Ismail Haniya

Penempatan Haniya pada “daftar teror” berarti bahwa akan ada larangan bepergian kepadanya, dan bahwa aset keuangan berbasis AS yang dia miliki akan dibekukan.

Juga akan ada larangan bagi setiap warga negara AS atau perusahaan untuk berbisnis dengannya.

Departemen Luar Negeri AS menuduh Hamas terlibat dalam serangan yang mengakibatkan pembunuhan 17 orang Amerika sejak pendirian kelompok tersebut pada tahun 1987.

Hamas Terus Hajar Israel dengan Roket Walaupun Dibalas dengan Serangan Udara

Reporter Al Jazeera Rosiland Jordan, melaporkan dari Washington, DC, mengatakan bahwa penunjukan ini meningkatkan kemungkinan AS menempatkan Haniya dalam pengadilan.

“Mungkin ini lebih memudahkan Departemen Kehakiman AS untuk mencoba membawanya ke pengadilan karena dugaan perannya dalam kematian 17 orang Amerika ini.”

Dalam siaran pers Departemen Luar Negeri, AS juga menunjuk tiga kelompok bersenjata lainnya sebagai “kelompok teroris”: Harakat al-Sabireen – sebuah kelompok bersenjata yang berbasis di Gaza, serta dua kelompok yang berbasis di Mesir – Liwaa al-Thawra, dan Harakat Sawa’d Misr.

Haniya, 55, terpilih menjadi pemimpin politik kelompok tersebut pada Mei 2017, menggantikan Khaled Meshaal. Lahir di sebuah kamp pengungsi di Gaza.

Tags AS Gaza hamas palestina

Berita Terkait

Boikot, Antara Mimbar dan Meja Menlu
Artikel

Boikot, Antara Mimbar dan Meja Menlu

29 September 2026
Masa Depan Hamas setelah Wafatnya Ismail Haniyah
Artikel

Masa Depan Hamas setelah Wafatnya Ismail Haniyah

31 Juli 2024
Betulkah Gabung Board of Peace Merupakan Tindakan Realistis?
Artikel

Betulkah Gabung Board of Peace Merupakan Tindakan Realistis?

5 Februari 2026
Pidato Sugiono di PBB: Palestina dan Ujian Multilateralisme yang Belum Usai
Artikel

Pidato Sugiono di PBB: Palestina dan Ujian Multilateralisme yang Belum Usai

28 September 2026
Kemandirian dan Martabat Bangsa
Artikel

Kemandirian dan Martabat Bangsa

19 Desember 2025
Rakyat Bahagia di Tengah Kemiskinan, Mungkinkah?
Artikel

Rakyat Bahagia di Tengah Kemiskinan, Mungkinkah?

31 Januari 2026

Terpopuler

Berita

  1. Sidang Korupsi Haji, Ke Mana US$1 Juta Uang Lobi Pansus Haji? Gus Alex Yakin Sampai ke Nusron Wahid

Artikel

Sorry. No data so far.

Berita

  1. Boikot Israel: Membaca Basis Data PBB, Daftar BDS, dan Nama-Nama yang Beredar di Indonesia
  2. Gus Lilur Ungkap Dugaan Rp480 Miliar Dana Korupsi Mengalir ke Muktamar NU
  3. Gus Lilur Sebut Rp180 Miliar Dikaitkan dengan Nusron Wahid dalam Dugaan Aliran Dana Muktamar NU
  4. Dugaan Politik Uang Mengguncang Muktamar NU, KPK NU Seret Nama Tiga Tokoh

Artikel

  1. Pesantren Sudah Diakui Negara, Mengapa Anggarannya Masih Sekadar ‘Bantuan’
  2. Indonesia Pimpin Organisasi Imam Dunia, Jangan Berhenti pada Seremoni
  3. Jaminan Kesehatan Tanpa Pungutan Biaya, Potret Negara Sebagai Pelayan Rakyat

Berita

  1. Menembus Jarak, MeDAN dan Aliansi Muslim Bali Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT
  2. FORSITAMA Cemani Gelar Pelatihan Digital Marketing, Bekali 138 Remaja Masjid Hadapi Era Digital
  3. Boikot Israel: Membaca Basis Data PBB, Daftar BDS, dan Nama-Nama yang Beredar di Indonesia
  4. Perkuat Sinergi Pendidikan dan Dakwah, Al Mukmin Ngruki Silaturahmi ke PP Muhammadiyah

Artikel

  1. Bias Konfirmasi: Ketika Kita Sulit Melihat Kesalahan Sendiri
  2. Ketika Anak Bertemu Dunia yang Tidak Selalu Aman
  3. Ditjen Pesantren Sudah Berdiri, Kini Ummat Menunggu Buktinya

Opini

Adab Bekerja dalam Islam: Hak dan Kewajiban Pekerja serta Pemberi Kerja

Adab Bekerja dalam Islam: Hak dan Kewajiban Pekerja serta Pemberi Kerja

29 Sep 2026 18:18:15
Boikot, Antara Mimbar dan Meja Menlu

Boikot, Antara Mimbar dan Meja Menlu

29 Sep 2026 05:00:51
Pidato Sugiono di PBB: Palestina dan Ujian Multilateralisme yang Belum Usai

Pidato Sugiono di PBB: Palestina dan Ujian Multilateralisme yang Belum Usai

28 Sep 2026 18:37:20
Jaminan Kesehatan Tanpa Pungutan Biaya, Potret Negara Sebagai Pelayan Rakyat

Jaminan Kesehatan Tanpa Pungutan Biaya, Potret Negara Sebagai Pelayan Rakyat

28 Sep 2026 13:23:19

Internasional

Eisenkot Kritik Keamanan Dalam Negeri Israel, Soroti Kejahatan Terorganisasi di Negev

Eisenkot Kritik Keamanan Dalam Negeri Israel, Soroti Kejahatan Terorganisasi di Negev

30 Sep 2026 08:10:29
AS-China Bentuk Dialog Super Intelligence Usai Pertemuan Trump-Xi

AS-China Bentuk Dialog Super Intelligence Usai Pertemuan Trump-Xi

29 Sep 2026 04:50:08
Dua Tentara Israel Tewas, Penggunaan Drone Serang di Gaza Dihentikan Sementara

Dua Tentara Israel Tewas, Penggunaan Drone Serang di Gaza Dihentikan Sementara

27 Sep 2026 05:00:51
Indonesia Walk Out saat Netanyahu Berpidato, Palestina Menunggu Langkah Berikutnya

Indonesia Walk Out saat Netanyahu Berpidato, Palestina Menunggu Langkah Berikutnya

25 Sep 2026 21:02:51

jurnalislam.com

  • Iklan
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Dukung Kami

INFOGRAFIK

[INFOGRAFIK] Jakarta Understanding 2026: Tujuh Komitmen Imam Besar Dunia dari Jakarta
[INFOGRAFIK] Partai Kepala Daerah Juara Korupsi di Era Jokowi: Golkar Disusul PDIP
[INFOGRAFIS] CIRI-CIRI WANITA SHALIHAH
[INFOGRAFIS] Satu Tahun Terakhir, Teroris OPM Semakin Sadis

Alamat Redaksi

Boulevard Raya No 16 Blok A 1 No 16 Taman Cilegon Indah (TCI), Cilegon, Banten
+62 813-1029-0583

Info Iklan :
+62 821-2000-0527
marketing@jurnalislam.com

Kirim tulisan :
redaksi.jurnalislam@gmail.com
newsroom@jurnalislam.com

COPYRIGHT © 2026 JURNALISLAM.COM, ALL RIGHT RESERVED