Berita Terkini

Hidup Sehat dengan Anggur

JURNALISLAM.COM – Fakta menunjukkan betapa buah-buahan yang disebutkan Sang Khalik dalam Alquran memiliki khasiat dan kegunaan yang luar biasa, bukti ini juga merupakan salah satu mukjizat Alquran.

“Dia menumbuhkan bagi kamu dengan air hujan itu tanam-tanaman; zaitun, kurma, anggur dan segala macam buah-buahan. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memikirkan,” (QS: An Nahl: ayat 11)

Di antara sekian banyak buah-buahan itu, salah satu yang disebutkan Allah dalam Alquran adalah anggur dan ada sebanyak 14 kali.

Mari Mengenal Anggur

Anggur merupakan salah satu tanaman yang dikenal umat manusia sejak lama dan sudah dikenal sejak masa Nabi Nuh AS. Buah anggur ini, sangat baik untuk dimakan, baik ketika masih segar ataupun sudah kering.

Buah anggur

Anggur juga buah yang mudah dicerna, dapat menggemukan, dan dapat menyuplai gizi yang cukup. Anggur hijau maupun merah memiliki khasiat yang sama, keduanya bisa dimanfaatkan untuk menjadi buah, makanan, minuman, maupun sebagai obat.

Ibnu Qayyim mengatakan, anggur adalah salah satu buah dari sekian banyak buah, salah satu makanan bergizi dari sekian banyak makanan bergizi, salah satu obat dari sekian banyak obat, atau salah satu minuman dari sekian banyak minuman.

Dalam buku-buku pengobatan pernafasan, anggur juga memiliki manfaat sebagai obat untuk mendukung pengobatan ini. Untuk mendukung pengobatan tersebut, anggur diolah menjadi minuman yang berupa jus anggur.

Jus anggur bisa membantu penyembuhan dari penyakit hemaroid (wasir), gangguan pencernaan, batu ginjal dan gangguan kantong empedu.
Wow, cukup bermanfaat bukan?

Untuk itu, para peneliti menganjurkan untuk meminum segelas jus anggur, sebelum sarapan dan sebelum makan malam.

Bahkan meminum segelas anggur sebelum tidur juga bisa membantu anda untuk tidur nyenyak tanpa insomnia yang mengganggu. Jus anggur juga baik untuk orang-orang yang keracunan, keletihan atau dalam masa penyembuhan atau terkena batu ginjal (kencing batu).

Akan tetapi, jus anggur harus segera diminum setelah pembuatannya, karena jika didiamkan terlalu lama akan berubah menjadi arak yang memabukkan.

“Dari buah kurma dan anggur, kamu membuat minuman yang memabukkan dan rezeki yang baik. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang mengerti,” (QS: An Nahl: ayat 67).

Catatan Ahli Botani Muslim

Selain itu, anggur juga bisa digunakan sebagai cairan pelembab kulit muka dan untuk bahan kosmetika.

Abu Muhammad Abdallah Ibn Ahmad Ibn al-Baitar Dhiya al-Din al-Malaqi atau akrab disapa Ibnu al-Baitar (1197 M – 1248 M) menuturkan bahwa anggur yang baik adalah anggur yang berukuran besar, berkulit tipis, berbiji jarang, dan berwarna agak kemerah-merahan. Menurutnya anggur adalah buah yang paling diminati.

“Ia juga tergolong paling baik dibandingkan buah-buahan lainnya,” jelas Ibnu Baithar, ahli botani Muslim terkemuka di era kejayaan Islam di Andalusia.

Ia melanjutkan, buah ini dapat menggemukan orang yang kurus, membersihkan darah, dan memperlancar saluran pencernaan. Anggur juga bermanfaat untuk meningkatkan gairah, memulihkan orang yang sakit, dan menguatkan jantung.

Maha suci Allah dengan segala petunjuk dan kebaikannya untuk manusia.

Jadi bagaimana, tertarik mengkonsumsi buah anggur? Jika iya, jangan berlebihan karena sesuatu itu tetap tidak baik. Jangan lupa diiringi dengan pola hidup sehat, agar terhindar dari berbagai macam penyakit.

Bentrokan Yellow Vest dengan Pasukan Keamanan Perancis Kembali Meletus

PARIS (Jurnalislam.com) – Bentrokan meletus ketika ribuan pengunjuk rasa Yellow Vest (Rompi Kuning) berbondong-bondong ke jalan lagi pada hari Sabtu (19/1/2019) di seluruh Prancis, menurut pasukan keamanan.

Demonstran Yellow Vest melanjutkan aksi protes mereka di berbagai kota di Prancis selama sepuluh pekan berturut-turut, kendatipun debat nasional telah diluncurkan pada hari Selasa oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk menenangkan kemarahan para pemrotes dan menjawab tuntutan mereka.

Selama demonstrasi hari Sabtu, sedikitnya 20 orang ditahan hanya di Paris saja.

Demonstran yang berkumpul di pusat kota Paris pada siang hari meneriakkan slogan-slogan anti-Macron dan mengecam kekerasan polisi terhadap pengunjuk rasa.

Protes damai berubah menjadi aksi kekerasan di malam hari ketika polisi di Paris menembakkan meriam air dan gas air mata untuk mengusir para pengunjuk rasa yang dilaporkan melemparkan batu dan botol ke pasukan keamanan.

Ketegangan antara polisi dan para aktivis juga dilaporkan di kota-kota Rouen dan Caen utara, serta di Rennes barat laut dan kota Lyon timur.

Baca juga: 

Sekitar 7.000 demonstran terdaftar di Paris dan 27.000 di seluruh Perancis, menurut Kementerian Dalam Negeri Prancis, sementara 84.000 orang berpartisipasi dalam protes Yellow Vest pekan lalu.

Sekitar 80.000 pasukan keamanan dikerahkan di seluruh negeri.

Protes Yellow Vest, yang dimulai sebagai reaksi terhadap kenaikan pajak dan berevolusi menjadi protes terhadap Macron, terus berlanjut meskipun pemerintah meminta mereka untuk berhenti.

Sejak 17 November, ribuan pemrotes yang mengenakan rompi kuning cerah – dijuluki Yellow Vest – berkumpul di kota-kota besar Prancis, termasuk Paris, untuk memprotes kenaikan pajak bahan bakar Macron yang kontroversial dan semakin memburuknya situasi ekonomi.

Demonstran mengadakan protes memblokir jalan, serta pintu masuk serta keluar pompa bensin dan pabrik di seluruh negeri.

Di bawah tekanan, Macron akhirnya mengumumkan kenaikan upah minimum dan membatalkan kenaikan pajak.

Namun, sejak saat itu, protes berkembang menjadi gerakan yang lebih luas yang bertujuan mengatasi ketimpangan pendapatan dan menyerukan agar warga lebih berpartisipasi dalam pengambilan keputusan pemerintah.

Sedikitnya 10 orang tewas, sekitar 6.000 lainnya telah ditahan dan lebih dari 2.000 lainnya terluka dalam protes tersebut.

ECR Gelar Aksi Kemanusiaan untuk Korban Tsunami Selat Sunda

PANDEGLANG (Jurnalislam.com)- Emergency and Crisis Respon (ECR) gelar aksi kemanusiaan di wilayah terdampak Tsunami Selat Sunda.

Kali ini, Ahad (20/1/2019), ECR melakukan aksi bakti sosial pembagian sembako gratis dan pelayanan kesehatan gratis kepada warga dusun Legonpakis, Desa Ujungjaya, Ujung Kulon Banten.

Baksos tersebut bertempat di rumah Jumhani, Kepala RT.

Baksos diawali dengan kegiatan pengajian dan dihadiri sekitar 200 warga yang menjadi korban bencana tsunami tersebut.

Selanjutnya, warga mendapatkan paket sembako gratis dan bisa melakukan pemeriksaan dan pengobatan kepada tim medis ECR yang sudah siap untuk memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat.

“Baksos kali ini bertempat di rumah pak Jumhani yang merupakan rt didesa ini, rumah pak Jumhani telah dijadikan posko sejak awal adanya bencana tsunami,” kata Abu Faris, pegiat ECR di lokasi.

“Untuk pengobatan gratis ini sendiri, diikuti sekitar 70 warga,” imbuhnya.

Acara baksos ini sendiri merupakan aksi yang kesekian kalinya yang dilakukan oleh tim ECR.

Sebelumnya, ECR sudah tiba di Banten selang dua hari dari bencana Tsunami Selat Sunda.

Selanjutnya, ECR juga memberikan bantuan satu truk logistik untuk para korban bencana di kecamatan Sumur, Pandeglang.

Aksi bantuan logistik dan layanan kesehatan gratis pun juga dilakukan di sejumlah daerah lainnya seperti di desa desa yang berada di kecamatan Jiput dan Carita.

Ketua Pembebasan Islam Moro Minta Bantuan Turki saat Hukum Syariah Tegak di Mindanau

SULTAN KUDARAT (Jurnalislam.com) – Muslim di Mindanao, Filipina akan membutuhkan bantuan dan dukungan Turki ketika wilayah mayoritas Muslim tersebut memperoleh otonomi setelah referendum, ketua Front Pembebasan Islam Moro (the Moro Islamic Liberation Front-MILF) mengatakan pada hari Ahad (20/1/2019).

“Kami membutuhkan bantuan dan dukungan Turki dalam proses baru ini. Kami mendesak Turki untuk membantu kami dalam pendidikan dan pengembangan dan berharao Turki meningkatkan dukungannya kepada kami,” Al Haj Murad Ebrahim mengatakan kepada Anadolu Agency.

Referendum, yang dimulai besok, akan memberikan Bangsamoros atau Moros – sebutan bagi Muslim Filipina yang tinggal di Mindanao di Filipina selatan – otonomi komprehensif yang telah lama ditunggu-tunggu.

Referendum akan dimulai pada hari Senin di dua kota, dengan putaran kedua akan diadakan pada 6 Februari di daerah lain di wilayah tetangga, untuk meratifikasi Bangsamoro Organic Law (BOL).

Baca juga: 

Setelah RUU itu disahkan, Daerah Otonomi Bangsamoro di Muslim Mindanao (Autonomous Region in Muslim Mindanao-ARMM) akan dibuat.

“Kami melihat semua orang sebagai satu dan sederajat. Pemerintahan baru kami akan inklusif. Semua hak akan dihormati. Orang lokal, Kristen, dan semua bagian dari komunitas lain akan mengambil bagian dalam pemerintahan ini,” kata Ebrahim.

“Kami senang mengambil periode ini untuk meningkatkan kontak lebih banyak dengan Turki,” tambahnya.

Berbicara pada rapat umum untuk ratifikasi BOL pada hari Jumat di Kota Cotabato, Presiden Filipina Rodrigo Duterte mendesak para pemilih untuk menyetujui undang-undang yang baru.

Kebebasan bagi umat Islam di wilayah itu direbut oleh orang Amerika pada tahun 1898 ketika Spanyol, yang telah menduduki Filipina pada abad ke-16, menyerahkan negara itu ke AS.

Orang-orang Bangsamoro, yang sudah dirampas kebebasannya selama pendudukan AS, juga menghadapi kesulitan karena kebijakan pemukiman Kristen dari pemerintah Manila, ketika orang Amerika menyerahkan daerah itu kepada orang Kristen Filipina setelah mengelolanya hingga tahun 1946.

BOL diatur untuk meningkatkan keuntungan hukum dan ekonomi bagi umat Islam di wilayah tersebut. Dengan berdirinya pemerintah Bangsamoro, pengadilan hukum Islam akan dibuka di wilayah tersebut.

Otoritas regional akan diserahkan dari ibukota Manila ke pemerintah Bangsamoro.

Ketika BOL disahkan, kelompok MILF juga diatur untuk menonaktifkan 40.000 kombatan dari Angkatan Bersenjata Islam Bangsamoro (Bangsamoro Islamic Armed Forces-BIAFF).

Arab Saudi akan Deportasi 250 Muslim Rohingya ke Bangladesh

RIYADH (Jurnalislam.com) – Arab Saudi berencana untuk mendeportasi 250 pria Rohingya ke Bangladesh, yang akan menjadi deportasi paksa kedua oleh Riyadh tahun ini, sebuah kelompok aktivis mengatakan kepada Al Jazeera, Ahad (20/1/2019).

Arab Saudi adalah rumah bagi hampir 300.000 Muslim Rohingya, menurut Nay San Lwin, koordinator kampanye untuk Koalisi Rohingya Merdeka, yang mendesak pihak berwenang untuk menghentikan deportasi, dan menambahkan bahwa orang-orang itu menghadapi hukuman penjara di Bangladesh pada saat kedatangan mereka di Bangladesh.

“Mayoritas Rohingya ini memiliki izin tinggal dan dapat tinggal di Arab Saudi secara hukum,” Nay San Lwin mengatakan kepada Al Jazeera.

“Tetapi para tahanan, yang ditahan di pusat penahanan Shumaisi [di Jeddah], belum diperlakukan seperti saudara Rohingya mereka. Sebaliknya, mereka diperlakukan seperti penjahat.”

Menurut satu video yang diperoleh Nay San Lwin, warga Rohingya, yang sebagian besar tiba di negara itu beberapa tahun lalu, sedang dipersiapkan untuk dibawa ke bandara internasional Jeddah pada hari Ahad (20/1/2019) di mana mereka kemudian akan naik penerbangan langsung ke Dhaka.

Dia mengatakan orang-orang itu diperkirakan akan diterbangkan pada Ahad atau Senin malam.

Baca juga: 

Nay San Lwin menambahkan bahwa banyak warga Rohingya memasuki Arab Saudi setelah mendapatkan paspor milik negara-negara seperti Pakistan, Bangladesh, India dan Nepal melalui penyelundupan dan dokumen palsu.

Myanmar mencabut Rohingya dari kewarganegaraan mereka pada tahun 1982, menjadikan mereka tidak memiliki kewarganegaraan.

Di bawah Undang-Undang Kewarganegaraan 1982, Rohingya tidak diakui sebagai salah satu dari 135 kelompok etnis negara itu, membatasi hak mereka untuk belajar, bekerja, bepergian, menikah, memberikan suara, mempraktikkan agama Islam mereka dan mengakses layanan kesehatan.

Arab Saudi berhenti mengeluarkan izin tinggal kepada Rohingya yang memasuki negara itu setelah 2011.

Nay San Lwin mengatakan bahwa beberapa aktivis hak asasi manusia telah mengajukan banding ke pemerintah Saudi selama dua tahun terakhir dan bahwa ia secara pribadi telah mendekati pejabat dan diplomat Saudi untuk melakukan intervensi.

“Ketika warga Rohingya ini tiba di Bangladesh, mereka bisa dipenjara,” katanya. “Arab Saudi harus menghentikan deportasi ini dan memberikan mereka izin tinggal seperti warga Rohingya lainnya yang tiba di negara itu sebelum mereka.”

Tahun lalu, Middle East Eye (MEE) melaporkan bahwa tahanan Rohingya sedang dipersiapkan untuk dideportasi tidak lama setelah Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina mengunjungi Arab Saudi.

Beberapa tahanan yang ditahan di pusat penahanan Shumaisi mengatakan mereka telah tinggal di kerajaan sepanjang hidup mereka dan telah dikirim ke tahanan setelah polisi Saudi menemukan mereka tanpa dokumen identitas.

Digambarkan sebagai “minoritas Muslim paling teraniaya di dunia”, sekitar satu juta Rohingya melarikan diri ke negara tetangga Bangladesh pada akhir 2017 ketika tentara Myanmar melancarkan operasi militer brutal terhadap mereka.

PBB menuduh tentara pemerintah dan umat Buddha setempat membantai keluarga, membunuh, memutilasi, membakar ratusan desa dan melakukan pemerkosaan massal.

Banyak dari pengungsi yang tinggal di kamp-kamp yang sempit dan tidak bersih di Bangladesh mengatakan mereka takut untuk kembali ke Myanmar tanpa hak yang dijamin seperti kewarganegaraan, akses mendapatkan perawatan kesehatan dan kebebasan bergerak.

Pesona Kompetisi Nasional Memanah dan Daya Tariknya

CILEGON (Jurnalislam.com) – Olahraga yang sedang naik daun, memanah menjadi trend baru dikalangan anak muda.

Komunitas-komunitas olahraga yang digemari Nabi ini mulai banyak bermunculan, bahkan tidak sedikit yang mengikuti atau menggelar kompetisi tingkat Nasional.

Seperti yang dilakukan oleh Komunitas Panahan Cilegon (Kompac), komunitas yang berdiri tahun 2017 ini, mengadakan Adventure Archery National Archery Competition di Villa Ternak Cikerai Cilegon, Ahad (20/1/2019).

Acara ini diikuti oleh 200 peserta lelaki dan 40 perempuan dari berbagai daerah di Indonesia. Mulai dari Banten, Jabodetabek, Jabar, Jateng, dan Jatim, hingga luar pulau yaitu Lampung, Kalimantan dan Makassar.

Peserta perempuan ikut kompetisi

“Motivasi saya datang jauh-jauh dari Makassar karena saya jatuh cinta dengan olahraga ini,” kata Alun, salah seorang peserta.

Selain itu, salah satu olahraga sunnah ini dinilai mendatangkan pundi-pundi rezeki dan membentuk karakter.

Alun menyebut, dengan adanya kompetisi memanah nasional dapat menjadi ajang silaturahim dan menambah relasi.

“Sebelumnya saya hanya kenal melalui sosial media,” ungkapnya.

Kompetisi memanah ini terbilang seru dan sukses karena dikemas dengan nuansa adventure atau petualangan.

“Seru, suka, banyak hadiahnya,” jelas salah satu peserta dari Jakarta

Bernuansa adventure sengaja disuguhkan oleh panitia untuk mengenalkan olah raga sunnah ini dengan happy kepada masyarakat. Juga mengingatkan bahwa Islam memiliki warisan olahraga.

Olahraga memanah

“Mengenalkan pada komunitas panahan di seluruh Indonesia,” ungkap Zawawi ketua pelaksana kepada jurniscom disela-sela acara.

Melalui acara yang besar ini pun, Zawawi serta teman-teman Komunitas memanah Cilegon mengajak masyarakat Indonesia untuk mencintai olahraga sunnah dan bergabung dengan komunitas-komunitas memanah di daerahnya.

“Cintailah olah raga sunnah ini. Karena ini adalah ‘milik kita’,” pesannya.

Lebih dari itu, ia mengimbau kepada masyarakat yang ingin mempelajari olahraga ini untuk tetap berhati-hati.

“Harus di tempat aman dan di bawah bimbingan tenaga profesional,” pungkasnya.

Erdogan: Turki Siap Ambil Alih Manbij, Suriah

ANKARA (Jurnalislam.com) – Turki siap untuk mengambil alih keamanan di Manbij Suriah tanpa penundaan, Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan selama percakapan telepon dengan mitranya dari AS Ahad (20/1/2019) malam, lansir Anadolu Agency.

Sebuah pernyataan dari kepresidenan Turki mengatakan Erdogan dan Presiden AS Donald Trump setuju untuk mengambil langkah bersama guna membersihkan sisa-sisa IS di Suriah dan mencegah kebangkitan kelompok itu.

Erdogan mengatakan bahwa Turki tidak akan mengizinkan PKK dan afiliasinya di Suriah PYD/YPG untuk menggoyahkan Suriah timur laut.

Kedua pemimpin juga membahas hubungan bilateral, serta perkembangan terbaru di Suriah.

Baca juga:

Sedikitnya empat warga Amerika tewas, dan tiga lainnya cedera dalam serangan bunuh diri di Manbij, Suriah, kata Pentagon pekan lalu, sebuah provokasi demi mempengaruhi keputusan AS untuk menarik diri dari Suriah.

Komando Pusat AS mengatakan dua anggota layanan tewas, serta seorang warga sipil Pentagon dan seorang kontraktor, saat melakukan “keterlibatan lokal.” Seorang pejabat pertahanan yang tidak bersedia disebutkan namanya mengatakan kontraktor itu bekerja sebagai penerjemah.

Semua orang Amerika yang terluka adalah anggota layanan, menurut perintah itu.

Sejumlah warga sipil setempat yang tidak dikenal juga tewas dan terluka.

Pakistan dan AS Sepakat Majukan Proses Perdamaian Afghanistan – Taliban

ISLAMABAD (Jurnalislam.com) – Pakistan dan AS pada hari Ahad (20/1/2019) menegaskan kembali komitmen mereka untuk memajukan proses perdamaian yang sedang berlangsung di Afghanistan, kata Kedutaan Besar AS di ibukota Islamabad.

Menurut pernyataan kedutaan, pengesahan itu terjadi selama pertemuan kunjungan utusan khusus AS untuk rekonsiliasi Afghanistan Zalmay Khalilzad dengan Perdana Menteri Imran Khan, Menteri Luar Negeri Shah Mahmood Qureshi, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Qamar Javed Bajwa, dan para pejabat tinggi lainnya.

“Selama konsultasi, kedua belah pihak menegaskan kembali komitmen mereka untuk memajukan proses perdamaian Afghanistan,” kata pernyataan itu

Khalilzad juga menyoroti bahwa semua negara di kawasan itu akan mendapat manfaat dari perdamaian di Afghanistan.

Dalam sebuah pernyataan terpisah, Khan menegaskan kembali komitmen pemerintahnya untuk terus bekerja dengan AS dan pemangku kepentingan regional lainnya guna menemukan penyelesaian politik di Afghanistan.

Khan menggarisbawahi perlunya normalisasi hubungan dengan semua negara tetangga untuk melepaskan potensi kerja sama regional.

Baca juga: 

Berbicara dengan mengunjungi Senator Republik AS Lindsey Graham, yang memanggil Khan sore ini di Islamabad setelah mengunjungi Turki, Khan mengatakan negaranya selalu mendukung semua upaya untuk membawa perdamaian abadi ke Afghanistan.

Delegasi AS yang dipimpin oleh Jenderal Joseph L. Votel, komandan CENTCOM AS, juga bertemu dengan Panglima Angkatan Darat Pakistan Jenderal Qamar Javed Bajwa di markas tentara di Rawalpindi.

Menurut Hubungan Masyarakat Antar-Layanan (Inter-Services Public Relation-ISPR), pertemuan itu membahas sayap media tentara Pakistan, lingkungan geo-strategis, keamanan regional, dan perdamaian dan rekonsiliasi Afghanistan.

Bajwa menegaskan kembali bahwa perdamaian di Afghanistan sangat penting untuk perdamaian regional, dan bahwa meskipun ada kendala, Pakistan telah berkontribusi pada semua upaya untuk perdamaian regional dan akan terus melakukannya.

Jenderal AS yang berkunjung itu memuji upaya Angkatan Darat Pakistan untuk perdamaian dan stabilitas regional.

Utusan AS Khalilzad telah berada di Islamabad sejak 17 Januari untuk memecahkan kebuntuan yang melanda proses perdamaian Afghanistan.

Pakistan telah meyakinkan utusan AS bahwa mereka dapat meyakinkan Taliban ikut memecahkan kebuntuan, tetapi Taliban Afghanistan tetap enggan bertemu dengan para pejabat AS di Pakistan guna menghindari tekanan untuk menerima pemerintah Afghanistan dalam proses perdamaian demi mengakhiri konflik 17 tahun.

Edukasi Gaya Hidup Halal, Solo Halal Festival Berlangsung Meriah

SOLO–(Jurnalislam.com)-Edukasi halal, Tsabita Halal Boga gelar Solo Halal Festival bertajuk “Halal itu mudah” pada Jum’at sampai Sabtu(18-20/1/2018) di Atrium Solo Paragon Mall.

Pemilik Tsabita Halal Boga dalam sambutanya mengatakan acara yang di gelar pertama kali di Solo ini bisa mengispirasi produsen makanan untuk lebih meningkatkan komitmen dalam menyediakan makanan Halal.

Event ini semoga bisa mengispirasi produsen- produsen yang lain,untuk berkomitmen dalam mengedanpan pangan halal,untuk halal itu menjadi life style atau budaya hidup kita”,katanya.

Sementara itu, Direktur LPPOM MUI Jawa Tengah, Prof. Dr. Dr. Rofik MA mendukung acara ini dan memberikan apresiasi atas apa yang di usahakan Tsabita dalam mempromosikan pentingnya bahan dan produk halal.

“Kami selaku dari MUI Jawa Tengah memberikan apresiasi atas kegiatan ini, semoga kegitan ini ke depan bisa berkelanjutan dan memberikan manfaat,”tuturnya.

Solo Halal Food Festival dimeriahkan berbagai acara diantaranya demo bakery, bazar, lomba anak-anak, Talk Show halal bersama MUI, nasyid dan lain-lain.

Debat “Cerdas Cermat”

Oleh : M Rizal Fadillah
Ketua Maung Institute

JURNIS – Masih belum habis rasa kecewa pada program KPU ini. Dunia menonton kompetisi calon Presiden Indonesia. Agenda debat tidak bernuansa debat. Ada yang mengatakan debat berasa cerdas cermat. Beberapa media dunia mentertawakan acara ini. Ini semua gara gara KPU. KPU yang menghilangkan tahap penyampaian visi misi dan membocorkan pertanyaan. Settingan pun menjadi tidak bagus. Efek dari rekayasa dan sarat kepentingan.

Ramai di medsos tanggapan, dan nampaknya yang paling banyak berita adalah soal “contek menyontek”. Komentarnya lucu lucu dan bervariasi. Sampai-sampai anak sekolah gembira katanya ulangan boleh nyontek karena calon Presiden saja mencontohkan begitu. Luar biasa KPU memfasilitasi pembodohan masyarakat demi “menolong” kandidat.

Disamping settingan KPU yang blepotan, juga kandidat dinilai datar datar saja dalam menjawab. Pasangan Prabowo Sandi relatif lebih kompak dan hidup ketimbang pasangan Jokowi Ma’ ruf. Kyai Ma’ruf pasif dan tak mampu masuk ke ruang debat. Malah soal terorisme justru memojokkan umat Islam. Kyai yang juga Ketum MUI ini mestinya berada di pihak umat Islam. Tapi itulah kalau posisinya berada di “seberang” mau tidak mau harus bergaya bahasa petahana. Umat Islam (politik) diposisikan sebagai “oposisi” yang mesti dilemahkan.

Hal yang memalukan adalah stressnya Kyai Ma’ruf menghadapi debat. Di medsos viral ‘ngompol’ nya Kyai. Sarung basah disorot kamera. Memang pasangan Jokowi ini rontok marwah dan kecerdasannya. Rasanya ia kini berada di bidang yang tidak dikuasainya. Sebenarnya pa Kyai sangat mengetahui dan menyadari ucapan Nabi yang menyatakan bahwa mengemban amanah yang bukan bidangnnya adalah saat-saat menunggu kehancuran saja.

Empat tahun Jokowi memerintah telah membuat negara gaduh terus menerus. Kegaduhan yang disebabkan “mis manajemen” dalam pengelolaan negara. Jokowi tak memiliki keahlian kenegaraan
jabatannya pun dinilai “karbitan”. Selalu tak tuntas baik di Solo maupun di Jakarta. Melompat lompat. Seperti “frog” yang memang menjadi hewan peliharaan yang disukainya.

Kembali pada program debat KPU yang dinilai kurang bermutu dan tidak efektif untuk pendidikan politik. Sudah selayaknya jika KPU berniat untuk mengubah format. Intinya jangan terlalu banyak “rekayasa” seperti bocoran pertanyaan yang lalu. Biarlah rakyat menilai bebas ekspresi dan kemampuan kandidat Presiden dan Wakil Presiden apa adanya. Terlalu banyak “bekal” membuat stres pada kandidatnya. Moga format debat esok tidak menjadi acara “cerdas cermat” lagi yang menampilkan calon pemimpin bangsa yang justru tidak cerdas dan tidak cermat.

Sebenarnya yang lebih dikhawatirkan adalah kesadaran politik rakyat Indonesia yang tidak terlampau tinggi. Belum terbina dengan baik. Memilih pemimpin bangsa tidak berdasarkan kualifikasi dan kepatutan melainkan semata pada fanatisme atau pragmatisme. Jika ini yang terjadi maka program debat tidak memiliki arti penting. Pemilih nyatanya memilih pemimpin yang paling tidak cerdas dan paling tidak cermat. Ironi dan memalukan. Semoga tidak terjadi.