Begini Kondisi Ekonomi Perancis Akibat Aksi Yellow Vest Selama 10 Pekan – Infografik

Begini Kondisi Ekonomi Perancis Akibat Aksi Yellow Vest Selama 10 Pekan – Infografik

PARIS (Jurnalislam.com) – Demonstrasi Yellow Vest telah memberikan pukulan besar bagi perekonomian dan pariwisata negara Perancis saat memasuki pekan ke 10.

Menurut sebuah laporan yang dikeluarkan oleh Institut Nasional Statistik dan Studi Ekonomi (the National Institute of Statistics and Economic Studies-INSEE), tingkat pertumbuhan Prancis – ekonomi terbesar kedua di Eropa – akan lebih rendah dari yang diharapkan pada kuartal terakhir tahun 2018 akibat aksi protes itu, lansir Anadolu Agency Rabu (16/1/2019).

INSEE mengumumkan penurunan estimasi pertumbuhan dari 1,7 persen menjadi 1,5 persen untuk 2018.

Sejak 17 November, ribuan pemrotes mengenakan rompi kuning cerah – dijuluki Yellow Vest – awalnya berkumpul di kota-kota besar Prancis, termasuk Paris, untuk memprotes kenaikan pajak bahan bakar Macron yang kontroversial dan memburuknya situasi ekonomi.

Protes juga mempengaruhi pariwisata di Paris selama liburan Tahun Baru.

Christian Mantei, direktur jenderal Atout France, mengatakan ada penurunan 5 hingga 10 persen dalam penerbangan internasional ke Paris. Dia juga mengatakan reservasi penerbangan ke Paris untuk tiga bulan pertama 2019 turun 6,8 persen karena protes.

Jumlah pengunjung juga turun 4,2 persen, menurut perusahaan riset Quantaflow. Toko-toko, restoran, dan pusat perbelanjaan kehilangan lebih dari € 2 miliar (hampir $ 2,28 miliar).

Beberapa toko populer di sepanjang Champs-Elysees yang terkenal di Paris juga menutup pintu mereka sebagai aksi protes.

Dilaporkan bahwa sekitar 58.000 pekerja menjadi pengangguran karena dampak yang ditimbulkan dan bahwa masalah ini menelan biaya pemerintah sekitar € 32 juta ($ 36,4 juta).

Menurut perusahaan konstruksi Vinci, protes itu menyebabkan kerusakan puluhan ribu euro. Setidaknya 60 persen dari 3.200 radar dirusak.

Sektor makanan menderita kerugian hampir € 13 miliar ($ 14,8 miliar), sedangkan perusahaan transportasi mengalami kerugian sebesar € 2 miliar (hampir $ 2,28 miliar) karena kesulitan pengiriman.

Federasi Asuransi Prancis, sebuah organisasi payung untuk perusahaan asuransi, melaporkan bahwa lebih dari 6.000 mobil, kantor dan rumah – senilai € 100-200 juta ($ 114-228 juta) – rusak selama protes.

Baca juga:

Demonstran mengadakan protes memblokir jalan juga pintu masuk dan keluar di pompa bensin dan pabrik di seluruh negeri. Polisi merespons dengan gas air mata dan meriam air.

Para pengunjuk rasa, yang umumnya tinggal di daerah pedesaan karena tingginya sewa di kota-kota, menuntut agar Macron memotong pajak bahan bakar dan meringankan kesulitan ekonomi mereka.

Di bawah tekanan, Macron mengumumkan kenaikan upah minimum dan membatalkan kenaikan pajak.

Namun, sejak saat itu, protes telah berkembang menjadi gerakan yang lebih luas yang bertujuan mengatasi ketimpangan pendapatan dan menyerukan agar warga memberikan suara yang lebih kuat dalam pengambilan keputusan pemerintah.

Sedikitnya 10 orang tewas, lebih dari 5.600 lainnya telah ditahan dan lebih dari 1.700 lainnya terluka dalam protes tersebut.

 
Bagikan

One thought on “Begini Kondisi Ekonomi Perancis Akibat Aksi Yellow Vest Selama 10 Pekan – Infografik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close X