Pesona Kompetisi Nasional Memanah dan Daya Tariknya

Pesona Kompetisi Nasional Memanah dan Daya Tariknya

CILEGON (Jurnalislam.com) – Olahraga yang sedang naik daun, memanah menjadi trend baru dikalangan anak muda.

Komunitas-komunitas olahraga yang digemari Nabi ini mulai banyak bermunculan, bahkan tidak sedikit yang mengikuti atau menggelar kompetisi tingkat Nasional.

Seperti yang dilakukan oleh Komunitas Panahan Cilegon (Kompac), komunitas yang berdiri tahun 2017 ini, mengadakan Adventure Archery National Archery Competition di Villa Ternak Cikerai Cilegon, Ahad (20/1/2019).

Acara ini diikuti oleh 200 peserta lelaki dan 40 perempuan dari berbagai daerah di Indonesia. Mulai dari Banten, Jabodetabek, Jabar, Jateng, dan Jatim, hingga luar pulau yaitu Lampung, Kalimantan dan Makassar.

Peserta perempuan ikut kompetisi

“Motivasi saya datang jauh-jauh dari Makassar karena saya jatuh cinta dengan olahraga ini,” kata Alun, salah seorang peserta.

Selain itu, salah satu olahraga sunnah ini dinilai mendatangkan pundi-pundi rezeki dan membentuk karakter.

Alun menyebut, dengan adanya kompetisi memanah nasional dapat menjadi ajang silaturahim dan menambah relasi.

“Sebelumnya saya hanya kenal melalui sosial media,” ungkapnya.

Kompetisi memanah ini terbilang seru dan sukses karena dikemas dengan nuansa adventure atau petualangan.

“Seru, suka, banyak hadiahnya,” jelas salah satu peserta dari Jakarta

Bernuansa adventure sengaja disuguhkan oleh panitia untuk mengenalkan olah raga sunnah ini dengan happy kepada masyarakat. Juga mengingatkan bahwa Islam memiliki warisan olahraga.

Olahraga memanah

“Mengenalkan pada komunitas panahan di seluruh Indonesia,” ungkap Zawawi ketua pelaksana kepada jurniscom disela-sela acara.

Melalui acara yang besar ini pun, Zawawi serta teman-teman Komunitas memanah Cilegon mengajak masyarakat Indonesia untuk mencintai olahraga sunnah dan bergabung dengan komunitas-komunitas memanah di daerahnya.

“Cintailah olah raga sunnah ini. Karena ini adalah ‘milik kita’,” pesannya.

Lebih dari itu, ia mengimbau kepada masyarakat yang ingin mempelajari olahraga ini untuk tetap berhati-hati.

“Harus di tempat aman dan di bawah bimbingan tenaga profesional,” pungkasnya.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close X