Ahad, 18 Syawal 1447 / 05 April 2026
Search for:
  • Beranda
  • Berita
    NasionalInternasionalFeature
  • Artikel
    AnalisaKolomOpini
  • Khazanah
    IslamasterIslamophobiaKomunitasMuallafPesantrenHikmah
  • Syariah
    AqidahEkonomiFiqhAkhlaqSiyasah
  • Jejak Islam
    Jejak Islam BangsaJejak Islam Dunia
  • Muslimah
  • Keluarga
  • Jurnalislam TV
  • InfoGrafik

Lagi, Armada Perang Turki Bebaskan 8 Desa dari Milisi Dukungan AS di Afrin

26 Feb 2018 08:31:18
Lagi, Armada Perang Turki Bebaskan 8 Desa dari Milisi Dukungan AS di Afrin

AFRIN (Jurnalislam.com) – Armada perang Turki dan Free Syrian Army (FSA) membebaskan lagi delapan desa dari milisi dukungan AS yaitu YPG/PKK pada hari Ahad (25/02/2018) sebagai bagian dari Operation Olive Branch di Afrin barat laut Suriah.

Desa “Omranli” di Sharran, sebelah timur laut Afrin, dan desa Meydan Akbis dan “Bandira” di Bulbul, barat laut Afrin dibersihkan dari YPG, menurut koresponden Anadolu Agency di lapangan.

Desa Syaikh Muhammad, Kunda Dudu, Samalik, “Velikli” dan “Kavanda” di daerah Rajo, yang terletak di barat laut Afrin, dibersihkan dari semua teroris di pagi hari.

Armada Perang Turki Gempur Konvoi Pasukan Rezim Assad di Afrin dengan Artileri

Sejak diluncurkannya operasi pada 20 Januari, militer Turki dan FSA membebaskan 112 lokasi termasuk satu pusat distrik, 84 desa, 20 gunung dan perbukitan strategis dan satu basis.

Turki meluncurkan Operation Olive Branch untuk menghapus milisi dukungan AS, YPG dari Afrin.

Menurut Staf Umum Turki, operasi tersebut bertujuan untuk membangun keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan dan wilayah Turki serta untuk melindungi penduduk Suriah dari penindasan dan kekejaman teroris.

Operasi Militer Turki di Suriah: Belum Ada Warga Sipil yang Tewas dan Terluka

Operasi tersebut dilakukan di bawah kerangka hak Turki berdasarkan hukum internasional, keputusan Dewan Keamanan PBB, hak pembelaan diri berdasarkan piagam PBB dan penghormatan terhadap integritas teritorial Suriah, katanya.

Militer juga mengatakan bahwa hanya target militer yang dihancurkan dan “sangat ditekankan” untuk tidak membahayakan warga sipil manapun.

Afrin telah menjadi tempat persembunyian utama bagi PYD/PKK sejak Juli 2012 ketika rezim Assad Syiah Nushairiyah Suriah menyerahkan kota ke kelompok teror dengan cuma-cuma.

Kategori : Internasional

Tags : Afrin AS Konflik Suriah PYD turki

Gara-gara Pajak Israel, Para Pemimpin Gereja Tutup Gereja Paling Bersejarah di Dunia

26 Feb 2018 08:22:50
Gara-gara Pajak Israel, Para Pemimpin Gereja Tutup Gereja Paling Bersejarah di Dunia

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Para pemimpin gereja di Yerusalem menutup Gereja Makam Kudus pada hari Ahad (25/2/2018) untuk memprotes kebijakan pajak Israel yang baru dan sebuah proposal undang-undang pengambilalihan lahan yang mereka sebut “serangan sistematis dan belum pernah terjadi sebelumnya terhadap orang-orang Kristen di Tanah Yerusalem.”

Para pemimpin gereja Katolik Roma, Ortodoks Yunani dan Armenia mengatakan bahwa situs tersebut, tempat pemberhentian yang populer bagi peziarah dan yang dipercaya banyak orang Kristen sebagai lokasi Yesus disalibkan dan dikuburkan, akan tetap ditutup sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Kemudian pada hari Ahad, sebuah komite kabinet Israel akan mempertimbangkan sebuah undang-undang yang memungkinkan negara untuk mengambil alih tanah di Yerusalem yang dijual oleh gereja-gereja ke perusahaan real estat swasta dalam beberapa tahun terakhir.

Pemerintah Zionis Kembali Bangun 3.000 Unit Rumah Baru di Tanah Warga Palestina

Tujuan yang dinyatakan dalam RUU ini adalah untuk melindungi pemilik rumah terhadap kemungkinan perusahaan swasta tidak akan memperpanjang sewa mereka. Gereja-gereja, pemilik tanah utama di kota, mengatakan bahwa hukum semacam itu akan membuat mereka sulit mencari pembeli untuk tanah mereka.

“Proposal Undang-undang yang menjijikkan ini … jika disetujui, akan membuat pengambilalihan tanah di gereja mungkin terjadi,” kata pernyataan Theophilos III, Patriarch of Jerusalem; Francesco Patton, Custos of the Holy Land; dan Nourhan Manougian, the Armenian Patriarkh Yerusalem.

Sebagai tambahan, kota Yerusalem di Israel telah membatalkan pembebasan pajak yang diberikan kepada properti komersial milik gereja di kota tersebut dan mulai menuntut pembayaran kembali dari gereja-gereja tersebut.

“Ini mengingatkan kita semua kepada hukum serupa yang diberlakukan terhadap orang Yahudi selama periode gelap di Eropa,” kata pemimpin gereja tersebut.

Walikota Yerusalem Nir Barkat mengatakan di Twitter, tidak masuk akal untuk mengharapkan bahwa properti komersial milik gereja, termasuk hotel dan bisnis ritel, akan terus menikmati status bebas pajak.

“Mari saya jelaskan: kita tidak berbicara tentang rumah ibadah, yang masih akan dibebaskan dari pajak properti, menurut hukum,” tulisnya.

Kategori : Internasional

Tags : al quds palestina yerusalem

Beberapa Menit setelah DK PBB Keluarkan Resolusi, Jet Tempur Assad Membom Ghouta Timur

26 Feb 2018 08:09:55
Beberapa Menit setelah DK PBB Keluarkan Resolusi, Jet Tempur Assad Membom Ghouta Timur

SURIAH (Jurnalislam.com) – The Syrian Observatory for Human Rights mengatakan pesawat tempur menyerang Ghouta timur pada Sabtu malam, beberapa menit setelah Dewan Keamanan PBB mengeluarkan sebuah resolusi yang menuntut gencatan senjata 30 hari di Suriah, lansir Al Arabiya Ahad (25/2/2018).

Jet tersebut menyerang kota Shifouniyeh di daerah kantong oposisi dan dua penduduk di pinggiran kota yang terkepung di dekat Damaskus, kata kelompok pemantau yang berbasis di Inggris itu.

Gelombang serangan udara dan penembakan oleh rezim Syiah Suriah dan sekutu-sekutunya telah memukul Ghouta timur sejak Ahad malam, dalam salah satu serangan udara paling sengit selama tujuh tahun, warga, penyelamat dan petugas pemantau mengatakan.

DK PBB Akhirnya Keluarkan Resolusi Gencatan Senjata 30 Hari di Suriah

Dewan Keamanan PBB pada hari Sabtu menuntut gencatan senjata 30 hari di Suriah karena tim penyelamat di wilayah Ghouta di negara itu mengatakan pemboman tidak memberikan waktu cukup lama bagi mereka untuk menghitung mayat akibat salah satu serangan udara paling berdarah selama perang tujuh tahun tersebut.

Dua faksi oposisi utama di Ghouta timur Suriah menyambut baik resolusi tersebut.

Dalam pernyataan terpisah, Jaish al-Islam dan Failaq al-Rahman berjanji untuk melindungi konvoi bantuan yang masuk ke daerah kantong oposisi yang terkepung di dekat Damaskus. Oposisi mengatakan bahwa mereka akan melakukan gencatan senjata, namun akan menanggapi setiap pelanggaran yang dilakukan oleh rezim Syiah Suriah dan sekutu-sekutunya.

Kategori : Internasional

Tags : DK PBB Ghouta Timur Konflik Suriah

1.000 Warga Pesisir Pantai Gaza Tewas Akibat Blokade Zionis

26 Feb 2018 06:34:02
1.000 Warga Pesisir Pantai Gaza Tewas Akibat Blokade Zionis

GAZA (Jurnalislam.com) – Organisasi amal yang berbasis di Jalur Gaza mengatakan lebih dari 1.000 warga Palestina telah tewas akibat blokade penjajah Israel yang masih berlangsung di daerah pesisir pantai.

Koordinator organisasi tersebut, Ahmad al-Kurd, juga mengatakan pada hari Ahad (25/2/2018) bahwa lima bayi prematur yang lahir dalam beberapa hari terakhir meninggal karena kurangnya perawatan medis yang tersedia, lansir Aljazeera.

“Dari 1.000 korban blokade tersebut, 450 meninggal akibat buruknya situasi kesehatan di Gaza, seperti kurangnya pasokan medis dan krisis rujukan medis untuk perawatan di luar.”

Warga Gaza terus menghadapi situasi putus asa karena blokade dengan menderita kekurangan air dan listrik, serta kurangnya obat-obatan dan dokter yang tidak dapat melakukan operasi.

54 Warga Gaza Tewas, Begini Kondisi Penjara Terbuka Terbesar di Dunia

Kurdi mengatakan penggunaan listrik alternatif oleh penduduk Jalur Gaza sejak 2006 telah menyebabkan kematian 100 orang.

“Penggunaan lilin, kayu bakar atau generator telah mengakibatkan kebakaran di rumah yang sama-sama merenggut nyawa anak-anak dan orang dewasa,” katanya.

Selanjutnya, jumlah pekerja yang terbunuh di ladang pertanian, perikanan dan terowongan komersial sudah mencapai 350 orang.

Seorang nelayan tewas pada hari Ahad setelah angkatan laut Israel menembaki kapalnya. Dua nelayan lainnya terluka.

Juru bicara Serikat Nelayan Palestina mengatakan bahwa kapal tersebut ditargetkan saat berusaha kembali ke pelabuhan Gaza.

“Pelaut yang terbunuh adalah Ismael Abu Riyaleh berusia 18 tahun,” kata Nizar Ayyash, menambahkan dua nelayan lainnya, Ahed Abu Ali dan Mahmoud Abu Riyaleh, dibawa ke tahanan Israel.

Menurut the Palestinian Centre for Human Rights (PCHR), semua serangan Israel terhadap nelayan Palestina terjadi dalam radius laut enam mil.

Ini Alasan Pemimpin Hamas Tolak Rencana Perdamaian AS “Deal of the Century”

Juru bicara Hamas Abdulatif al-Qanoo mengatakan, “Pembunuhan seorang nelayan Palestina oleh pasukan angkatan laut Israel adalah kejahatan keji yang ditanggung oleh pejajah Israel.”

Dalam sebuah pernyataan, tentara zionis mengatakan bahwa kapal tersebut telah melanggar zona penangkapan ikan.

“Pasukan angkatan laut mengikuti instruksi untuk menangkap ketiga tersangka di kapal, termasuk peringatan dan tembakan di udara dan di kapal,” kata pernyataan tersebut. “Salah satu nelayan terluka parah akibatnya dan kemudian meninggal di rumah sakit.”

Padahal di bawah Persetujuan Oslo, warga Palestina diizinkan untuk memancing di laut hingga 20 mil dari pantai Gaza, namun selama bertahun-tahun Israel telah menyusutkan zona tersebut menjadi enam mil laut.

Diperkirakan ada 4.000 nelayan di Gaza yang menyediakan kebutuhan ikan bagi 50.000 orang.

Ahmad al-Kurd menggambarkan Jalur Gaza, tempat tinggal dua juta warga Palestina, sebagai penjara terbesar di dunia.

“Gaza adalah daerah bencana di semua segi – kesehatan, lingkungan, sosial, dan energi,” katanya.

Solusi harus ditemukan atas krisis pemadaman listrik yang berlangsung antara 18-20 jam sehari, tambahnya.

Pemerintah Palestina “harus menyediakan kebutuhan di Jalur Gaza yaitu, pasokan medis, bantuan sosial, membayar gaji pegawai pemerintah, dan memberikan tekanan untuk membuka penyeberangan perbatasan” kata Kurd.

Kategori : Internasional

Tags : Gaza palestina

Pengadilan Belgia Putuskan Larangan Berjilbab Bertentangan dengan Kebebasan Beragama

25 Feb 2018 10:47:08
Pengadilan Belgia Putuskan Larangan Berjilbab Bertentangan dengan Kebebasan Beragama

BRUSSELS (Jurnalislam.com) – Pengadilan setempat di Belgia memutuskan pada hari Jumat (23/02/2018) bahwa larangan jilbab di sekolah setempat bertentangan dengan kebebasan beragama, lansir Anadolu Agency Sabtu (24/2/2018).

Orangtua dari 11 siswa mengambil tindakan terhadap larangan jilbab di sekolah Flemish di wilayah Maasmechelen.

Pengadilan mengatakan bahwa mereka mempertimbangkan ketentuan yang dibuat dalam Perjanjian Hak Asasi Manusia Eropa dan memutuskan bahwa semua negara Uni Eropa harus mengizinkan warganya mempraktekkan agama mereka dengan kebebasan penuh.

Pejabat Tinggi Inggris Didesak Dukung Pelarangan Jilbab di Sekolah

Putusan pengadilan tidak mencakup larangan umum terhadap sekolah-sekolah Flemish di wilayah tersebut namun 11 siswa tersebut akan dapat mengenakan jilbab di sekolah mereka 30 hari kemudian.

Coskun Beyazgul, manajer umum the Belgium Diyanet Foundation, yang terkait dengan badan keagamaan tertinggi Turki, mengatakan bahwa agen tersebut juga ikut serta dalam mendukung siswa.

Polisi Wanita Dilarang Pakai Jilbab, Pejabat Rotterdam Ajukan Protes ke Dewan

Dia mengatakan bahwa keputusan pengadilan akan menjadi contoh untuk kasus lain di negara ini.

Pada tahun 2015, Otoritas Pendidikan Komunitas Flemish Belgia (GO!) melarang jilbab di sekolah-sekolah Flemish yang dikelola negara.

Kategori : Muslimah

Tags : Jilbab larangan jilbab muslim eropa

Gunakan Night Vision, Taliban Tewaskan 18 Tentara Bentukan AS dalam Semalam

25 Feb 2018 10:34:56
Gunakan Night Vision, Taliban Tewaskan 18 Tentara Bentukan AS dalam Semalam

KABUL (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 18 tentara Afghanistan bentukan AS tewas dalam serangan semalam oleh pejuang Imarah Islam Afghanistan (Taliban) di provinsi Farah barat yang bergolak, yang berbatasan dengan Iran, sebuah pernyataan resmi mengatakan pada hari Sabtu (24/02/2018).

Dalam pernyataan tersebut, Jenderal Dawlat Waziri, juru bicara Kementerian Pertahanan, mengatakan sebuah pos pemeriksaan Tentara Nasional Afghanistan (Afghan National Army-ANA) di daerah Shak Wasat di distrik Bala Balook diserang pada Jumat malam, menewaskan 18 tentara.

Tanpa memberikan angka pastinya, Waziri mengatakan sejumlah “pejuang” juga terbunuh dalam bentrokan ini.

Serangan Penyusup Seorang Taliban Bunuh 16 Milisi Bentukan AS

Sementara itu, Dadullah Qaneh, seorang anggota majelis provinsi, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa dia telah menerima laporan bahwa pejuang Taliban memakai Night Vision (kacamata malam) saat melakukan penyerangan.

Dia mengatakan bahwa mujahidin telah merebut semua senjata dan amunisi di pos pemeriksaan ANA.

Taliban mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut dan mengatakan telah membunuh 25 tentara dan menangkap dua lainnya.

Pekan lalu, Taliban melakukan serangan serupa, menewaskan sedikitnya 20 petugas polisi di ibukota provinsi Farah City dan di distrik Bala Balook.

Serangan Udara AS pada Taliban Meningkat, 4.360 Pemboman, Namun…

Pejabat provinsi di Farah telah lama menuduh negara tetangga Iran membantu dan mempersenjatai Taliban dengan kacamata malam dan senjata lainnya, sebuah tuduhan yang ditolak oleh Teheran.

Awal bulan ini, sekitar 50 tentara baru dari Italia tiba di provinsi Farah, di mana beberapa kabupaten merupakan rumah bagi sejumlah besar pejuang Taliban.

Kategori : Internasional

Tags : ana Imarah Islam Afghanistan taliban

Berharap Krisis Qatar dapat Diselesaikan, Dewan Kerjasama Negara Teluk Libatkan Trump

25 Feb 2018 10:26:20
Berharap Krisis Qatar dapat Diselesaikan, Dewan Kerjasama Negara Teluk Libatkan Trump

WASHINGTON (Jurnalislam.com) – Beberapa pemimpin Dewan Kerjasama Teluk (the Gulf Cooperation Council -GCC) dijadwalkan bertemu dengan Presiden AS Donald Trump dalam beberapa bulan ke depan, kata seorang pejabat AS.

Dalam upaya Washington untuk menyelesaikan krisis diplomatik Teluk yang sedang berlangsung, para pemimpin kawasan tersebut akan melakukan kunjungan bilateral dengan Trump, kantor berita Reuters melaporkan pada hari Sabtu (24/02/2018).

Pangeran Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman, Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan dari Uni Emirat Arab dan Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani dijadwalkan bertemu dengan Trump pada bulan Maret dan April.

Menurut pejabat yang dikutip oleh Reuters, perundingan akan membahas kemungkinan pembentukan KTT GCC akhir tahun ini di bawah naungan Washington, serta peran Iran di wilayah tersebut.

Setelah 7 Bulan Diblokade, Begini Kabar Terakhir Qatar

Perselisihan di Teluk dimulai pada bulan Juni 2017, ketika Arab Saudi, UEA, Mesir dan Bahrain memotong hubungan diplomatik dengan Qatar dan memberlakukan blokade darat, laut dan udara setelah menuduh Qatar mendukung “terorisme.”

Qatar dengan tegas menolak tuduhan tersebut dan menilainya sebagai “tuduhan yang tidak berdasar.”

AS dan Uni Eropa telah berulang kali meminta negara-negara yang berselisih tersebut untuk terlibat dalam dialog.

Awal bulan ini, Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani mengatakan bahwa negaranya akan bersedia untuk berpartisipasi dalam KTT AS-GCC musim semi mendatang, asalkan motivasi negara-negara blokade tersebut berdasarkan pada kehendak nyata dan bukan pemaksaan.

KTT terakhir AS-GCC diadakan pada bulan Mei 2017, di ibukota Saudi, Riyadh, tepat sebelum krisis muncul.

Kategori : Internasional

Tags : Donald Trump krisis qatar

DK PBB Akhirnya Keluarkan Resolusi Gencatan Senjata 30 Hari di Suriah

25 Feb 2018 10:16:23
DK PBB Akhirnya Keluarkan Resolusi Gencatan Senjata 30 Hari di Suriah

SURIAH (Jurnalislam.com) – Dewan Keamanan PBB melalui pemungutan suara telah memilih sebuah resolusi yang menyerukan gencatan senjata 30 hari di Suriah.

Resolusi yang disetujui secara bulat, yang disahkan pada hari Sabtu (24/2/2018) tersebut, akan memungkinkan pengiriman bantuan dan evakuasi medis.

Pemungutan suara, yang diadakan sekitar pukul 2.30 waktu setempat (19:30 GMT), mengalami penundaan lebih dari 24 jam karena ketidaksepakatan antara Rusia dan anggota Dewan Keamanan lainnya mengenai pemilihan kata dan kalimat dalam resolusi tersebut.

Pertemuan awalnya dijadwalkan pada pukul 11:00 waktu setempat (16:00 GMT) pada hari Jumat.

Nikki Haley, duta besar AS untuk PBB, mengkritik Rusia karena menunda pertemuan Dewan Keamanan dengan mengatakan bahwa pihak Rusia “terlambat memutuskan untuk bergabung dalam konsensus internasional.”

AS Salahkan Rusia atas Pembantain Warga Sipil Ghouta Timur

“Hampir tidak ada resolusi yang berubah kecuali beberapa kata dan koma,” katanya setelah memberikan suara.

“Setiap menit dewan menunggu di Rusia, penderitaan manusia bertambah.”

Editor Diplomatik Al Jazeera, James Bays, yang melaporkan dari markas besar PBB di New York, mengatakan bahwa Rusia menolak versi resolusi sebelumnya yang meminta “gencatan senjata segera” di Suriah.

Resolusi yang disetujui menyerukan gencatan senjata “tanpa penundaan”, katanya.

Pesawat-pesawat tempur pemerintah Suriah melancarkan serangan di luar Damaskus di daerah kantong oposisi Ghouta Timur beberapa menit setelah pemungutan suara disahkan, menurut the Syrian Observatory for Human Rights (SOHR) yang berbasis di Inggris.

Lebih dari 500 orang, termasuk 123 anak-anak, telah terbunuh di Ghouta Timur sejak hari Ahad kemarin, menurut SOHR.

Pasukan Suriah yang didukung Rusia meluncurkan serangan baru di pinggiran kota Damaskus mulai 18 Februari.

Ghouta Timur, yang menampung sekitar 400.000 orang, adalah daerah oposisi terakhir yang tersisa di dekat Damaskus dan telah dibombardir serangan pengeboman udara oleh pasukan rezim Syiah Suriah Bashar al-Assad sejak 2013.

Ratusan ribu orang tewas dalam pertempuran selama perang saudara tujuh tahun Suriah, dan jutaan orang lainnya terpaksa melarikan diri dari negara tersebut.

Kategori : Internasional

Tags : DK PBB Konflik Suriah pbb

Disebut Akan Bebas, Keluarga : Kenyataannya Ustadz Abu Bakar Ba’asyir Masih Dipenjara

24 Feb 2018 15:52:17
Disebut Akan Bebas, Keluarga : Kenyataannya Ustadz Abu Bakar Ba’asyir Masih Dipenjara

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Tengku Zulkarnaen mengatakan di akun twitternya bahwa Ketua Umum MUI KH Ma’ruf Amin berdiskusi dengan Presiden Joko Widodo terkait kebebasan tokoh Islam Ustaz Abu Bakar Ba’asyir dari penjara dan dipindahkan ke RSCM.

Putera ustaz Abu Bakar Ba’asyir, Abdurrachim Ba’asyir mengatakan bahwa faktanya sampai saat ini ustadz Abu masih dipenjara.

“Karena pada kenyataannya memang saat ini ustadz Abu masih di penjara dan sampai hari ini setelah surat izin untuk check up ke RSCM itu terbut satu bulan yang lalu dan siap-siap mau berangkat, tiba-tiba dari BNPT dan Densus minta penundaan dengan alasan masih sibuk dan masih belum bisa,” kata Abdurrachim kepada Jurnalislam.com, Jumat (23/2/2018).

Pria yang karib disapa Iim ini mengakui sudah berbincang langsung dengan Wasekjen MUI KH Tengku Zulkarnaen dan mengapresiasi MUI atas upayanya membebaskan Ustaz Abu Bakar Ba’asyir.

Menurutnya, pernyataan Kiai Tengku bisa jadi benar dalam tataran elit, yaitu dialog antara Ketua MUI dengan Presiden Joko Widodo. Namun, pada tataran pelaksanaan, Iim mengakui seringkali bertolakbelakang dengan kebijakan yang diputuskan.

“Namun terkait keberadaan Ustaz Abu di RSCM mungkin itu perlu diluruskan karena sepertinya apa yang beliau dengar langsung dari Presiden atau dari para elit. Tapi di bawah nanti pelaksanaannya berbeda lagi tampaknya itu yang sering terjadi. Jadi dari atas sudah ada persetujuan tapi di bawah selalu saja ada halangan,” kata Iim.

Karenanya, apabila kebijakan itu benar terjadi, maka keluarga mengucapkan apresiais terhadap MUI yang terus memperhatikan para ulama di Indonesia. “Para ulama apabila bisa bersatu tentu itu akan membawa kebaikan buat umat Islam di Indonesia khususnya,” pungkas Iim.

 

Kategori : Nasional

Tags : abu bakar ba'asyir kriminalisasi ulama mui ulama ustadz Abu Bakar Ba'asyir

Belajar yang Tak Kunjung Kita Mulai

24 Feb 2018 13:45:28
Belajar yang Tak Kunjung Kita Mulai

Oleh : Ustadz Abu Izzudin Fuad Al Hazimi

Ternyata sangat banyak hal yang kita masih harus terus belajar dan belajar. Belajar memaafkan, belajar mawas diri, lapang dada, itsar, memulyakan saudara, tidak merasa paling baik dan paling benar, belajar untuk selalu merasa kurang ilmu, belajar menyelaraskan kata dengan perbuatan, ucapan dengan tindakan dan ilmu dengan amal. Belajar berkorban, belajar istiqomah, belajar qona’ah, belajar sabar, belajar ridho, belajar ikhlash, belajar tawadhu’, amanah, husnuzhon. Belajar menjauhi su’uzhon, iri, dengki, tamak, sombong, tinggi hati, riya’ dan masih banyak lagi yang kita masih wajib untuk belajar. Pada akhirnya kita tersadar bahwa kita memang sudah mulai belajar ilmu sejak masih kanak-kanak namun sebenarnya kita tak kunjung memulai belajar yang sesungguhnya karena kita melupakan adab atau akhlak, sesuatu yang tak boleh dipisahkan dari ilmu, bahkan karenanya lah Rasulullah shollallohu ‘alaihi wasallam diutus

Rasulullah shollallohu ‘alaihi wasallam bersabda :

إنما بعثت لأتمم مكارم لأخلاق

“Sesungguhnya aku diutus tidak lain hanyalah untuk menyempurnakan akhlak yang mulia”

Oleh karena itulah para ulama salaf lebih mendahulukan adab dibanding ilmu dan mereka amat sangat menjaga adab Islami dalam pikiran, ucapan serta perbuatan mereka. Berikut beberapa nasehat mereka

Imam Ibnul Mubarak berkata :

تعلمت الأدب ثلاثين سنة، وتعلمت العلم عشرين سنة

“Aku belajar adab selama tigapuluh tahun, aku belajar ilmu selama duapuluh tahun”

Seorang ulama Salaf menasehati anaknya :

يا بنى لأن تتعلم بابا من الأدب أحب إلى من أن تتعلم سبعين بابا من أبواب العلم

“Wahai anakku, aku lebih suka melihatmu mempelajari satu bab tentang adab dibanding mempelajari tujuh puluh bab tentang ilmu”

Al Mikhlad bin Husain berkata kepada Imam Ibnul Mubarak :

نحن إلى كثير من الأدب أحوج منا إلى كثير من الحديث

“Kita jauh lebih membutuhkan banyaknya adab dibanding banyaknya hadits”

Imam Syafi’i berkata :

ليس العلم بما حفظ العلم ما نفع

“Ilmu bukanlah diukur dengan apa yang telah dihafal oleh seseorang, tetapi diukur dengan apa yang bermanfaat bagi dirinya”

Diriwayatkan dari Musa bin Nushair, beliau berkata :
“Aku mendengar Isa bin Hammad menasehati para pelajar ilmu hadits :

تعلموا الحلم قبل العلم

“Pelajarilah kelembutan hati dan kerendahan jiwa sebelum kalian belajar ilmu”

Imam Ibnu Wahab berkata :

ما تعلمت من أدب مالك أفضل من علمه

“Aku lebih mengutamakan belajar adab kepada Imam Malik dibanding belajar ilmu darinya”

Imam Abu Hanifah (Imam Hanafi) berkata :

الحكايات عن العلماء ومجالستهم أحب إلى من كثير من الفقه لأنها آداب القوم وأخلاقهم

“Kisah-kisah tentang kehidupan para ulama dan duduk dalm majlis mereka lebih aku sukai dari mempelajari banyak ilmu, karena kisah-kisah itu penuh dengan ketinggian adab dan akhlak mereka”

Imam Ibnul Mubarak menyusun sebuah syair

أيها الطالب علما ائت حماد بن زيد
فاقتبس علما وحلما ثم قيده بقيد

Wahai para penuntut ilmu, datanglah kepada Imam Hammad bin Zaid
Dan belajarlah ilmu dan kelembutan hati lalu ikatlah dengan pengikat yang kuat

Semua ini disampaikan oleh para ulama salaf di zaman di mana umat manusia masih sangat dekat dengan ulama dan ahlul ilmi yang menjaga adab dan ilmu mereka, bagaimana dengan zaman akhir yang sudah sangat minim ahlul ilmi sedangkan kemungkaran dan kebodohan telah merajalela ?

Singkat kata :

Kita memang sudah sering belajar tentang sabar, namun kita ternyata masih belum sungguh-sungguh belajar sabar.

Kita memang sudah sering belajar tentang tawadhu’, namun kita ternyata masih belum sungguh-sungguh belajar tawadhu’

dan seterusnya dan seterusnya.

Last but not least, jika saat membaca tulisan pendek ini yang terbayang dalam pikiran kita adalah saudara atau teman kita, bukan karena kita ingin meneladani akhlaknya namun karena kita merasa bahwa nasehat ini sepantasnya untuknya bukan untuk kita, maka sebenarnya kita masih belum kunjung mulai belajar.

Wallohu A’lam

Kategori : Khazanah Syariah

Tags : akhlak seorang muslim

Navigasi pos

Pos-pos lama
Pos-pos baru
Dukung Kami

Opini

Waspada di Balik Citra Saleh: Ketika Topeng Kebaikan Menyembunyikan Kejahatan

Waspada di Balik Citra Saleh: Ketika Topeng Kebaikan Menyembunyikan Kejahatan

4 Apr 2026 16:38:10
Mudik Tahunan: Macet dan Kecelakaan yang Tak Pernah Tuntas

Mudik Tahunan: Macet dan Kecelakaan yang Tak Pernah Tuntas

4 Apr 2026 16:36:12
Krisis Energi Global dan Rapuhnya Kedaulatan Energi Nasional

Krisis Energi Global dan Rapuhnya Kedaulatan Energi Nasional

18 Mar 2026 21:49:48
Menyoal Perwali Santunan Kematian Bagi Rakyat Miskin

Menyoal Perwali Santunan Kematian Bagi Rakyat Miskin

17 Mar 2026 05:02:12

Internasional

Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

5 Feb 2026 12:38:35
Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

5 Feb 2026 12:37:07
Israel Terus Bujuk AS agar Serang Iran, Turki Peringatkan Bahaya Perang Regional

Israel Terus Bujuk AS agar Serang Iran, Turki Peringatkan Bahaya Perang Regional

5 Feb 2026 12:35:37
Tekanan AS Meningkat, Iran Melunak soal Nuklir dan Buka Negosiasi

Tekanan AS Meningkat, Iran Melunak soal Nuklir dan Buka Negosiasi

5 Feb 2026 12:33:24

jurnalislam.com

  • Iklan
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Dukung Kami

INFOGRAFIK

 
 
 
 

Alamat Redaksi

Boulevard Raya No 16 Blok A 1 No 16 Taman Cilegon Indah (TCI), Cilegon, Banten
+62 813-1029-0583

Info Iklan :
+62 821-2000-0527
marketing@jurnalislam.com

Kirim tulisan :
redaksi.jurnalislam@gmail.com
newsroom@jurnalislam.com

COPYRIGHT © 2026 JURNALISLAM.COM, ALL RIGHT RESERVED