Pengadilan Belgia Putuskan Larangan Berjilbab Bertentangan dengan Kebebasan Beragama

Pengadilan Belgia Putuskan Larangan Berjilbab Bertentangan dengan Kebebasan Beragama

BRUSSELS (Jurnalislam.com) – Pengadilan setempat di Belgia memutuskan pada hari Jumat (23/02/2018) bahwa larangan jilbab di sekolah setempat bertentangan dengan kebebasan beragama, lansir Anadolu Agency Sabtu (24/2/2018).

Orangtua dari 11 siswa mengambil tindakan terhadap larangan jilbab di sekolah Flemish di wilayah Maasmechelen.

Pengadilan mengatakan bahwa mereka mempertimbangkan ketentuan yang dibuat dalam Perjanjian Hak Asasi Manusia Eropa dan memutuskan bahwa semua negara Uni Eropa harus mengizinkan warganya mempraktekkan agama mereka dengan kebebasan penuh.

Pejabat Tinggi Inggris Didesak Dukung Pelarangan Jilbab di Sekolah

Putusan pengadilan tidak mencakup larangan umum terhadap sekolah-sekolah Flemish di wilayah tersebut namun 11 siswa tersebut akan dapat mengenakan jilbab di sekolah mereka 30 hari kemudian.

Coskun Beyazgul, manajer umum the Belgium Diyanet Foundation, yang terkait dengan badan keagamaan tertinggi Turki, mengatakan bahwa agen tersebut juga ikut serta dalam mendukung siswa.

Polisi Wanita Dilarang Pakai Jilbab, Pejabat Rotterdam Ajukan Protes ke Dewan

Dia mengatakan bahwa keputusan pengadilan akan menjadi contoh untuk kasus lain di negara ini.

Pada tahun 2015, Otoritas Pendidikan Komunitas Flemish Belgia (GO!) melarang jilbab di sekolah-sekolah Flemish yang dikelola negara.

Bagikan