Berita Terkini

Unjuk Rasa Meluas di Irak, Demonstran Bakar Kantor dan Foto Pemimpin Syiah Iran

BASRA (Jurnalislam.com) – Protes telah menyebar ke lebih banyak kota Irak setelah sepekan demonstrasi penuh kekerasan di kota Basra yang kaya minyak di mana sedikitnya tujuh orang tewas, lusinan orang terluka, dan ratusan lainnya ditangkap, kata polisi dan aktivis.

Protes hari Senin (16/7/2018) berlangsung di provinsi timur Diyala dan kota selatan Nasiriyah, menurut kantor berita AFP.

Kerusuhan pertama meletus di Basra pada 8 Juli ketika pasukan keamanan melepaskan tembakan, menewaskan satu orang. Para pengunjuk rasa menuduh pemerintah gagal menyediakan layanan dasar, termasuk listrik.

“Kami adalah penduduk Basra, bukan penyusup. Kami hanya menyampaikan tuntutan kami, yaitu air bersih, listrik, layanan dasar dan pekerjaan. Aksi protes kami yang damai dibalas dengan peluru,” kata seorang demonstran kepada Al Jazeera.

Saat kerusuhan terus berlangsung di beberapa kota di Irak selatan, video yang dibagikan di media sosial menunjukkan beberapa demonstran membakar kantor-kantor partai politik yang memiliki hubungan dengan Iran, terutama mereka yang berasal dari milisi Badr, partai Dawa dan Gerakan Kebijaksanaan Nasional.

Presiden Perancis Serukan Pembubaran Pasukan Syiah Irak, Al Maliki Berang

Foto-foto dari hari Ahad menunjukkan pembakaran poster bertuliskan gambar mantan Pemimpin Tertinggi Syiah Iran Ruhollah Khomeini di jalan utama di provinsi Basra.

“Jalan-jalan Basra terus memprotes praktek-praktek Iran, yang telah berlangsung selama bertahun-tahun sekarang, terutama setelah air kita menjadi garam setelah drainase dibuang oleh Iran di Sungai Shatt al-Arab,” Abu Ahmad al-Mansoori, para pengunjuk rasa di Basra, mengatakan kepada Al Arabiya Inggris.

Milisi Ekstremis Syiah Irak Kuasai Kota Kuno Hatra

Pusat minyak Basra yang hancur dan bagian lain dari jantung selatan Irak telah lama diabaikan, terutama oleh pemerintah yang dipimpin Syiah yang datang setelah mantan presiden Saddam Hussein. Protes serupa telah terjadi di masa lalu.

Dalam sebuah langkah langka, para pengunjuk rasa menyerbu bandara internasional di Najaf, kota Syiah, selama akhir pekan hingga menghentikan sementara lalu lintas udara.

Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi, sebagai tanggapan, mengumumkan bahwa pemerintah sementara akan mengeluarkan dana untuk layanan air, listrik dan kesehatan di Basra, yang pernah dijuluki “Venesia Timur Tengah” untuk jaringan salurannya.

Putra Mahkota Raja Arab Temui Pimpinan Syiah Irak, Muqtada al-Sadr

Putin Kepada Trump: Lupakan Perang Dingin, Mari Bekerja Sama

FINLANDIA (Jurnalislam.com) – Presiden Vladimir Putin dan mitranya dari AS Donald Trump telah berkomitmen untuk meningkatkan hubungan antara Amerika Serikat dan Rusia, dengan Putin mengatakan tidak ada lagi alasan untuk melanjutkan ketegangan di antara negara adidaya tersebut.

Kedua pemimpin bertemu di ibukota Finlandia, Helsinki, pada hari Senin (16/7/2018) untuk berbicara tentang “segalanya mulai dari perdagangan hingga militer serta rudal ke China,” lansir Aljazeera.

“Tidak ada alasan obyektif untuk pertentangan [antara Rusia dan AS]. Perang Dingin adalah sesuatu dari masa lalu, situasi di dunia telah berubah drastis,” kata Putin.

Trump dan Putin akan Bahas Suriah pada Pertemuan Puncak di Finlandia

Sebelumnya, Trump menyalahkan masa lalu “kebodohan dan ketidakpedulian” negaranya sendiri untuk hubungan kedua negara yang bermusuhan.

Pada konferensi pers setelah KTT, Trump memuji dialog mereka yang terjadi secara langsung, terbuka dan sangat produktif dan menekankan perlunya diplomasi berkelanjutan.

“Dialog yang produktif tidak hanya bagus untuk Amerika Serikat dan Rusia, tetapi juga bagus untuk dunia,” katanya.

“Hubungan kami tidak pernah lebih buruk dari sekarang, namun itu berubah sekitar empat jam yang lalu … menolak terlibat tidak akan mencapai apa pun.”

Ahli Senjata: Rusia Matikan Sistem Pertahanan Udara di Suriah saat AS Lancarkan Serangan Rudal

Putin mengatakan kedua negara akan perlu bekerja sama untuk mengatasi tantangan seperti terorisme, kejahatan internasional, ekonomi dan lingkungan, sambil menunjuk pada kontraterorisme dan cybersecurity yang sudah mereka lakukan.

“Sebagai kekuatan nuklir besar, kami memiliki tanggung jawab khusus untuk menjaga keamanan internasional,” katanya.

Putin mengatakan AS dan Rusia dapat berkolaborasi untuk “membangun perdamaian dan rekonsiliasi” di Suriah, dan Trump menambahkan dengan bekerja sama untuk mengakhiri konflik, AS dan Rusia dapat “menyelamatkan ratusan ribu jiwa.”

Kedua pemimpin juga berkomitmen untuk mengamankan perbatasan Israel dengan Suriah sesuai dengan Perjanjian Penyelamatan 1974 antara Israel dan Suriah.

Dituntut Juri Agung AS: 12 Intelijen Rusia Diduga Meretas Pemilu Amerika 2016

Selama konferensi, Putin mengulangi penolakannya atas dugaan campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden AS 2016. “Negara Rusia tidak pernah ikut campur dan tidak akan ikut campur dalam urusan internal AS,” katanya.

Putin menambahkan Rusia akan siap menganalisis temuan apa pun bersama dengan AS.

Trump mengkritik penyelidikan AS yang sedang berlangsung atas tuduhan tersebut sebagai “bencana”. “Jika mereka punya [bukti], itu sudah lama sekali,” katanya.

Banyak kritikus AS menyerukan pembatalan KTT setelah muncul informasi baru seputar dugaan ikut campur Rusia dalam pemilihan.

Pekan lalu, otoritas AS menuntut 12 perwira intelijen militer Rusia untuk dugaan gangguan dalam pemilihan presiden 2016.

“Saya sendiri adalah seorang perwira intelijen dan tahu bagaimana berkas-berkas ini disatukan,” kata Putin.

Kota Lhokseumawe Adakan Tes Kemampuan Baca Al-Qur’an Bacaleg

LHOKSEUMAWE (Jurnalislam.com) – Pekan ini, sejumlah bakal calon legislatif di Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh mengikuti tes baca Al-Qur’an. Selain sarat administratif, kemampuan membaca Al-Qur’an menjadi sarat wajib lainnya untuk menjadi anggota legislatif di provinsi yang menerapkan Syariat Islam itu.

Anggota Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Lhokseumawe Mulyadi mengatakan, tes baca Al-Qur’an telah dimulai kepada bacaleg sejak Senin (16/72018) pagi dan berakhir Senin sore. Hari pertama uji baca Al-Qur’an tersebut dilakukan kepada bacaleg dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Gerindra, Garuda, PDIP, Golkar dan Nasdem.

“Besoknya akan dilanjutkan lagi oleh bacaleg dari partai politik lainnya, hingga sampai tanggal 18 Juli, sebagaimana yang telah dijadwalkan dan telah diketahui bersama oleh semua parpol peserta pemilu di Kota Lhokseumawe,” jelas Mulyadi, Senin (16/72018) dilansir Republika.

Pelaksanaan uji baca Al-Qur’an bagi bacaleg di Provinsi Aceh merujuk pada Qanun Nomor 3 Tahun 2008 sebagaimana diamanahkan dalam UU Nomor 11 tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh. Sementara itu, jenis penilaian yang akan dilakukan kepada bacaleg dalam uji baca Al-Qur’an antara lain, adab, tajwid, dan falshahah.

Yang menjadi penguji untuk tes baca Al-Qur’an adalah dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Lhokseumawe, Majelis Permusyarawatan Ulama (MPU) dan Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Lhokseumawe. “Materi uji baca Al-Qur’an yang dilakukan kepada para pasangan bakal calon tersebut antara lain, kefasihan dalam membaca, makhrijul huruf, etika, dan adab membaca Al-Qur’an,” kata Mulyadi

Mahasiswa: Kenaikan Harga BBM, Kebijakan Neo-Liberalisme yang Untungkan Asing

SOLO (Jurnalislam.com) – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Soloraya (APMS) berunjuk rasa menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Bundaran Gladak, Solo, Senin (16/7/2018).

Korlap aksi Sigit Yudhistira menilai, kenaikan harga BBM yang tanpa ada pemberitahuan ke publik tersebut membuktikan pemerintahan Jokowi-JK kurang memahami kondisi perekonomian masyarakat menengah ke bawah. Kebijakan itu juga disebut sebagai kebijakan neo-liberalisme yang menguntungkan pihak asing.

“Kebijakan Neolib tersebut semakin membuka lebar jalan bagi perusahaan minyak asing dalam persaingan industri migas di sektor hilir. Hal ini menjadi pelengkap liberalisasi industri migas yang sebelumnya sektor hulu telah lebih dahulu diliberalisasi secara ugal-ugalan,” kata Sigit dalam pesan siar yang diterima Jurnalislam.com, Senin (16/7/2018).

Sigit juga menjelaskan bahwa kenaikan harga BBM juga akan memberikan efek domino dalam perekonomian masyarakat. Selain itu, pencabutan BBM jenis premium yang selama ini jadi andalan masyarakat kalangan bawah semakin menyengsarakan masyarakat.

“Naiknya harga BBM akan memberikan kenaikan terhadap naiknya biaya transport baik privat maupun publik. Biaya distribusi dagang maupun jasa-jasa lainnya. Ditambah lagi BBM penugasan (Premium) yang menjadi andalan masyarakat ekonomi menengah kebawah kini sulit ditemui,” paparnya.

“Karena melalui Perpres No 191 tahun 2014 tentang penyediaan, pendistribusian harga jual eceran BBM saat ini premium tidak wajib di distribusikan di wilayah Jawa, Madura dan Bali (Jamali). Dengan kata lain premium dihilangkan secara paksa dari pasaran,” sambungnya.

Untuk itu, APMS menuntut pemerintah untuk menghentikan kebijakan dapat membahayakan rakyat seperti pcncabutan subsidi, penjualan aset BUMN negara, dan pengizinan korporasi untuk mengeruk SDM Indonesia.

“Menyeru kepada pemerintah dan rakyat untuk meninggalkan system ekonomi kapitalisme dan sekulerisme yang telah menggrogoti SDM dun SDA negeri ini. melanggengkan penjahan negeri ini. dan menjauhkan negeri ini dari baldatun thayyibatun wa robbun ghaffur,” tandasnya.

Mustofa Nahra Apresiasi Pernyataan Wakalpolri Soal Masjid Radikal

SOLO (Jurnalislam.com) – Pengurus Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah, Mustofa Nahrawardaya mengapresiasi pernyataan Wakapolri Jenderal Syafruddin yang membantah tudingan adanya 41 Masjid terpapar radikalisme di Jakarta.

Ia juga meminta tokoh nasional lainnya untuk membantah hasil survei Lembaga Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) tersebut.

“Alhamdulillah ini sudah dibantah oleh Wakapolri Pak Syafruddin, bahwa barang siapa memfitnah masjid sebagai tempat radikal maka ia kena kutuk dan diazab oleh Allah,” katanya kepada Jurnalislam.com di Masjid Baitul Makmur Solo Baru, Ahad (15/7/2018).

“Ini bagus bahwa ada seorang Polisi yang berani mengatakan bahwa terus terang. Ini seorang pejabat ngomong seperti itu, yang lain harusnya ngomong juga, jangan hanya Wakapolri, kalau perlu pak Kapolri, ‘hey hati-hati kalau ngomong soal Masjid, masjid ini kan tempat ibadah bukan orang,” sambung Mustofa.

Aktivis #2019GantiPresiden ini melihat adanya sebuah upaya menyudutkan umat Islam dalam survei tersebut. Sebelumnya simbol Islam lainnya seperti bendera Al Liwa tidak luput dari tudingan- tudingan serupa.

“Kenapa yang diteliti hanya umat islam, masjid, gereja nggak pernah Pura nggak pernah. Memang umat islam ini ujiannya memang besar dan ini umat pilihan, umat akhir zaman banyak ujiannya,” paparnya.

Lebih lanjut Mustofa meminta umat Islam untuk bersabar dan mempersiapkan diri menjelang munculnya banyak fitnah di akhir zaman.

“Salah satunya adalah tempat ibadah, yang semuanya difitnah tidak hanya orang yang teroris, intoleran dan radikal, tapi masjid sekalipun difitnah bahwa sebagian besar masjid itu dianggap adalah radikal,” pungkasnya.

Mustofa Nahra Tantang P3M Sebutkan Nama 41 Masjid Radikal

SOLO (Jurnalislam.com) – Aktifis Muhammadiyah, Mustofa Nahrawardaya meragukan kredibilitas hasil survei Lembaga Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) yang mengatakan adanya 41 di lembaga pemerintahan yang berada di Jakarta yang terpapar radikalisme.

Mustofa yang sudah hidup di Jakarta sejak tahun 2000 ini, mengaku belum pernah mendengar laporan adanya masjid radikal kepada pihak aparat. Aktivis #2019GantiPresiden ini bahkan menantang P3M untuk menyebutkan masjid masjid-masjid tersebut.

“Tolong disebut namanya dan diukur seberapa banyak karyawan BUMN masjid pemerintah yang menjadi radikal karena diisi oleh ustaz yang radikal, Sampai sekarang itu tidak dijawab,” katanya kepada Jurnalislam.com usai mengisi tabligh akbar di Masjid Baitul Makmur Solo Baru, Ahad (15/7/2018).

“Kalau hanya survei saya gak yakin itu korespondennya siapa. Masjid 41 dari 100 masjid itu coba disebutkan, karena akan jadi fitnah besar lho. Selama ini gak ada yang bilang radikal loh, tiba-tiba surveiyernya ini yang kita kenal orang-orang yang mengsurvei orang-orang dan kelompok itu saja kemudian orang mengatakan ke publik ada masjid radikal yang diisi oleh ustadz radikal, tolong disebutkan namanya agar tidak jadi fitnah,” sambung Mustofa.

Lebih dari itu, Pengurus Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah ini menjelaskan, mengandalkan hasil survei dengan melihat isi khutbah jum’at saja tidak bisa mengambarkan sepenuhnya masjid tersebut. Ia pun mencontohkan hasil survei pilkada kemarin yang meleset hingga 400 sampai 500 persen sebagai gambaran tidak valid sebuah lembaga survei.

Mustofa mencurigai adanya skenario di balik munculnya hasil survei tersebut. Sebab, katanya, selalu simbol-simbol Islam yang dituduh intoleran dan radikal, sedang agama lain tidak pernah ada yang menganggap radikal maupun intoleran.

“Kenapa yang diteliti hanya umat Islam, Masjid, Gereja gak pernah Pura gak pernah. Memang umat Islam ini ujiannya memang besar dan ini umat pilihan, umat akhir zaman banyak ujiannya,” tandasnya.

Wartawan Reuters yang Ditangkap Saat Selidiki Pembantaian di Rohingya, Diadili Hari ini

MYANMAR (Jurnalislam.com) – Dua wartawan Reuters yang ditangkap di Myanmar tahun lalu akan diadili pada hari ini, Senin (16/7/2018) setelah lebih dari enam bulan ditahan sejak sidang pra-peradilan.

Pasangan wartawan itu ditangkap ketika sedang menyelidiki pembunuhan di Rohingya, mereka dijebak dengan undangan makan malam oleh petugas polisi, tetapi malah ditangkap ketika mereka tiba di tempat.

Bongkar Rahasia Pembantaian Muslim Rohingya, Wartawan Reuters Ini Hadapi Pengadilan Myanmar

Koresponden Aljazeera di Bangkok mengatakan, mereka telah dituduh melanggar aturan resmi Myanmar dan bisa menghadapi hukuman 14 tahun penjara.

Kelompok-kelompok hak asasi manusia mengatakan, bahwa awak media telah banyak menjadi korban dari tindakan keras aparat Myanmar ketika meliput pembantaian di Rohingya.

Militer Israel Hadapi Layang-layang Hamas dengan Pesawat Tempur

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Sebuah pesawat tempur zionis pada hari Ahad (15/7/2018) menyerang sekelompok orang Palestina yang mencoba menerbangkan layang-layang dan balon pembakar lahan pertanian Israel di dekat perbatasan Jalur Gaza.

Serangan itu menargetkan layang-layang di kota timur Deir al-Balah, menurut seorang koresponden Anadolu Agency di daerah itu.

Tidak ada korban dilaporkan.

Serangan itu terjadi tak lama setelah sebuah pesawat Israel menembaki sebuah lahan pertanian di Jalur Gaza utara.

Serangan Layang-layang Warga Gaza pada Lahan Pertanian, Rugikan Israel Us$ 2, 5 Juta

Seorang juru bicara militer Israel mengkonfirmasikan serangan itu, mengatakan serangan udara itu menargetkan satu regu Hamas yang diduga meluncurkan balon pembakar dari Jalur Gaza utara ke Israel.

Serangan udara itu terjadi tak lama setelah Israel dan kelompok perlawanan Palestina mencapai kesepakatan gencatan senjata yang disponsori Mesir untuk menenangkan ketegangan di Jalur Gaza.

Dalam beberapa pekan terakhir, aktivis Palestina telah terbang mengibarkan layang-layang dan balon di atas wilayah Israel sebagai bagian dari protes anti-pendudukan yang terus berlangsung di sepanjang perbatasan Gaza.

Sejak Maret, lebih dari 130 orang telah dibunuh dan ribuan lainnya terluka oleh tembakan tentara zionis Yahudi selama protes terhadap penjajahan Israel selama puluhan tahun dan blokade 11 tahun di Jalur Gaza, yang telah memusnahkan ekonomi daerah wilayah itu dan merampas komoditas pokok bagi sekitar 2 juta penduduknya.

SD Muhammadiyah Ketelan Sosialisasikan Ekstrakurikuler Robotika

SOLO (jurnalislam.com)- Robota Robotics School lakukan sosialisasi Ekstrakurikuler di SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta di hadapan sejumlah 141 wali murid baru tahun ajaran 2018/2019 di aula sekolah, Jumat (13/7/2018).

Febrina bersama tim Robota menjelaskan bahwa materi yang dapat dipelajari ada dua yaitu kelas juara dan kelas inovator.

“Kelas khusus untuk mempelajari robot kompetisi secara mendalam, mempersiapkan peserta untuk kompetisi robot baik kompetisi regional, nasional, maupun internasional, sedangkan kelas inventor mempersiapkan kita untuk menjadi seorang inovator melalui proses membuat berbagai jenis alat aplikasi berteknologi automasi yang berguna untuk kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Kegiatan Ekstrakurikuler robotik ini akan berjalan selama 1 tahun pelajaran dan wajib konsisten mengikutinya selama minimal 1 tahun pelajaran penuh, agar manfaat dari belajar robot bisa maksimal didapatkan.

Sementara itu, wakil Kepala Sekolah Bidang Humas mengatakan bahwa ada banyak manfaat yang didapatkan dengan adanya teknologi berbasis robot.

“Di antara manfaat belajar robotik ialah membuat anak didik menjadi kreatif dibidang teknologi, terutama teknologi robotika serta mempersiapkan anak-anak kami berprestasi di berbagai ajang lomba khususnya robot,” katanya.

Dia juga menambahkan, akan ada banyak manfaat dari mengikuti bidang ekstrakurikuler tersebut, seperti lebih mengenal kelebihan dan kekurangan, meningkatkan percaya diri, berlatih bertanggung jawab, dan belajar bersosialisasi.

“Sehingga dengan adanya sosialisasi sejak awal Wali Murid bisa mengarahkan dan memetakan potensi anak buah hatinya di Sekolah Pendidikan Karakter Berbasis TIK. Robot merupakan teknologi canggih dan modern di era kekinian,” tandasnya.

Korban Tewas Serangan Bom Kampanye di Pakistan Meningkat Hingga 149 Orang

PAKISTAN (Jurnalislam.com) – Jumlah korban tewas di salah satu serangan paling berdarah di Pakistan yang menargetkan acara kampanye pemilu terus meningkat sejak negara itu mempersiapkan pemilihan umum akhir bulan ini.

Jumlah korban tewas meningkat menjadi 149 dengan 189 orang lainnya terluka di distrik Mastung di provinsi Balochistan, kata pejabat senior polisi Qaim Lashari kepada Al Jazeera, Ahad (15/07/2018).

Seorang pembom meledakkan diri pada sebuah rapat umum Partai Balochistan Awami (BAP) di kota barat daya Drigarh, sekitar 35 km di selatan ibukota provinsi Quetta, pada Jumat sore.

Beberapa orang yang terluka masih menerima perawatan medis, kata pejabat kesehatan provinsi Mustafa Jamali pada hari Sabtu.

Serangan Bom Hantam Pemilu di Pakistan, 133 Orang Tewas

Ini adalah serangan mematikan ketiga dalam sejarah Pakistan setelah pemboman Karsaz pada 2008 dan serangan terhadap sebuah sekolah di Peshawar pada tahun 2014.

Pemimpin BAP Siraj Raisani, yang mencalonkan diri untuk kursi majelis provinsi dalam pemilihan umum Pakistan akhir bulan ini, tewas ketika ledakan terjadi di tengah kerumunan orang.

Itu adalah insiden mematikan ketiga terkait pemilu pekan ini.

Pada hari Selasa, politisi terkemuka Haroon Bilour tewas bersama dengan 19 orang lainnya dalam serangan bunuh diri di sebuah kampanye di Peshawar yang juga melukai 69 lainnya.