Berita Terkini

Inilah Pendapat Ulama 4 Madzhab Mengenai Larangan Tahniah kepada Mereka

JURNALISLAM.COMSahabatku yang dirahmati Allah Subhanahu wa ta’ala. Segala puji hanya  bagi Allah, Rabb alam semesta. Shalawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Rasulullah sholallahu ‘alaihi wassallam keluarga, para sahabat dan orang-orang yang mengikuti mereka hingga akhir zaman.

Dalam ajaran Islam muamalah kepada orang kafir itu diperbolehkan selama masih dalam koridor atau ranah keduniaan seperti jual beli, gotong royong/kerja bakti, membangun fasilitas umum dan lain lain (hal-hal yang menyangkut keduniaan).

Akan tetapi apabila muamalah tersebut telah menyentuh masalah atau hal-hal perkara aqidah, maka itu dilarang keras. Seperti membangun tempat ibadah mereka, mengamankan perayaan ibadah mereka, membenarkan ajaran agama mereka, hadir dalam undangan acara mereka, mengikuti acara acara perayaan agama mereka, memfasilitasi kegiatan agama mereka, itu semua adalah hukumnya haram bahkan bisa menjurus kepada suatu perkara yang dapat merusak hingga membatalkan keimanan kita (murtad) sekaligus menghapus amal-amal kita jika bermuamalah pada orang kafir dalam urusan dien. Karena hal itu semua sama saja telah mendukung suatu bentuk kemaksiatan atau kezhaliman atau kekafiran mereka kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Inilah beberapa pendapat dari ulama-ulama 4 madzhab mengenai larangan tahniah (member ucapan selamat) kepada mereka (umat nasrani) atau hari raya agama lain yang harus kita ketahui, sehingga kita tidak terjebak dalam suatu amalan yang dapat merusak aqidah kita bahkan mengugurkan ke imanan kita.

Mayoritas ulama salaf dari empat madzhab – Imam Syafi’i, Hanafi Maliki, Hanbali, mengharamkan ucapan selamat pada hari raya non-Muslim. Berikut pendapat mereka:

  1. Madzhab Imam Syafi’i

Al Imam Ad Damiri dalam Al-Najm Al-Wahhaj fi Syarh Al-Minhaj, “Fashl Al-Takzir”, hlm. 9/244, dan Khatib Syarbini dalam Mughnil Muhtaj ila Makrifati Ma’ani Alfadzil Minhaj, hlm. 4/191, menyatakan:

تتمة : يُعزّر من وافق الكفار في أعيادهم ، ومن يمسك الحية ، ومن يدخل النار ، ومن قال لذمي : يا حاج، ومَـنْ هَـنّـأه بِـعِـيـدٍ ، ومن سمى زائر قبور الصالحين حاجاً ، والساعي بالنميمة لكثرة إفسادها بين الناس ، قال يحيى بن أبي كثير : يفسد النمامفي ساعة ما لا يفسده الساحر في سنة

Artinya: Ditakzir (dihukum) orang yang sepakat dengan orang kafir pada hari raya mereka, orang yang memegang ular, yang masuk api, orang yang berkata pada kafir dzimmi “Hai Haji”, orang yang mengucapkan selamat pada hari raya (agama lain), orang yang menyebut peziarah kubur orang saleh dengan sebutan haji, dan pelaku adu domba karena banyaknya menimbulkan kerusakan antara manusia. Berkata Yahya bin Abu Katsir: Pengadu domba dalam satu jam dapat membuat kerusakan yang baru bisa dilakukan tukang sihir dalam setahun.

Ibnu Hajar Al-Haitami dalam Al-Fatawa Al-Fiqhiyah, hlm. 4/238-239, menyatakan:

ثم رأيت بعض أئمتنا المتأخرين ذكرما يوافق ما ذكرته فقال : ومن أقبح البدع موافقة المسلمين النصارى في أعيادهم بالتشبه بأكلهم والهدية لهم وقبول هديتهم فيه وأكثر الناس اعتناء بذلك المصريون وقد قال صلى الله عليه وسلم } من تشبه بقوم فهو منهم { بل قال ابن الحاج لا يحل لمسلم أن يبيع نصرانيا شيئا من مصلحة عيده لا لحما ولا أدما ولا ثوبا ولا يعارون شيئا ولو دابة إذ هو معاونة لهم على كفرهم وعلى ولاة الأمر منع المسلمين من ذلك ومنها اهتمامهم في النيروز… ويجب منعهم من التظاهر بأعيادهم

Artinya: Aku melihat sebagian ulama muta’akhirin menuturkan pendapat yang sama denganku, lalu ia berkata: Termasuk dari bid’ah terburuk adalah persetujuan muslim pada Nasrani pada hari raya mereka dengan menyerupai dengan makanan dan hadiah dan menerima hadiah pada hari itu. Kebanyakan orang yang melakukan itu adalah kalangan orang Mesir. Nabi bersabda ; “Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum maka iabagian dari mereka”. Ibnu Al-Haj berkata: Tidak halal bagi muslim menjual sesuatu pada orang Nasrani untuk kemasalahan hari rayanya baik berupa daging, kulit atau baju. Hendaknya tidak meminjamkan sesuatu walupun berupa kendaraan karena itu menolong kekufuran mereka. Dan bagi pemerintah hendaknya mencegah umat Islam atas hal itu. Salah satunya adalah perayaan Niruz (Hari Baru)… dan wajib melarang umat Islam menampakkan diri pada hari raya non-muslim.

  1. Madzhab Imam Hanafi

Ibnu Najim dalam Al-Bahr Al-Raiq Syarah Kanz Al-Daqaiq, hlm. 8/555,

قال أبو حفص الكبير رحمه الله : لو أن رجلا عبد الله تعالى خمسين سنة ثمجاء يوم النيروز وأهدى إلى بعض المشركين بيضة يريد تعظيم ذلك اليوم فقد كفر وحبط عمله وقال صاحب الجامع الأصغر إذا أهدى يوم النيروز إلى مسلم آخر ولم يرد به تعظيم اليوم ولكن على ما اعتاده بعض الناس لا يكفر ولكن ينبغي له أن لا يفعل ذلك في ذلك اليوم خاصة ويفعله قبله أو بعده لكي لا يكون تشبيها بأولئك القوم , وقد قال صلى الله عليه وسلم } من تشبه بقوم فهو منهم { وقال في الجامع الأصغر رجل اشترى يوم النيروز شيئا يشتريه الكفرة منه وهو لم يكن يشتريه قبل ذلك إن أراد به تعظيم ذلك اليوم كما تعظمه المشركون كفر, وإن أراد الأكل والشرب والتنعم لا يكفر

Artinya: Abu Hafs Al-Kabir berkata: Apabila seorang muslim yang menyembah Allah selama 50 tahun lalu datang pada Hari Niruz (tahun baru kaum Parsi dan Kurdi pra Islam -red) dan memberi hadiah telur pada sebagian orang musyrik dengan tujuan untuk mengagungkan hari itu, maka dia kafir dan terhapus amalnya.

Berkata penulis kitab Al-Jamik Al-Asghar: Apabila memberi hadiah kepada sesama muslim dan tidak bermaksud mengagungkan hari itu tetapi karena menjadi tradisi sebagian manusia maka tidak kafir akan tetapi sebaiknya tidak melakukan itu pada hari itu secara khusus dan melakukannya sebelum atau setelahnya supaya tidak menyerupai dengan kaum tersebut. Nabi bersabda: “Barangsiapa menyerupai suatu kaum maka ia bagian dari mereka.” Penulis kitab Al-Jamik Al-Asghar berkata: Seorang lelaki yang membeli sesuatu yang dibeli orang kafir pada hari Niruz dia tidak membelinya sebelum itu maka apabila ia melakukan itu ingin mengagungkan hari itu sebagaimana orang kafir maka ia kafir. Apabila berniat untuk makan minum dan bersenang-senang saja tidak kafir.

  1. Madzhab Imam Maliki

Ibnul Haj Al-Maliki dalam Al-Madkhal, Juz 2/Hal 46-48 menyatakan:

ومن مختصر الواضحة سئل ابن القاسم عن الركوب في السفن التي يركب فيها النصارى لأعيادهم فكره ذلك مخافة نزول السخط عليهم لكفرهم الذي اجتمعوا له . قال وكره ابن القاسم للمسلم أن يهدي إلى النصراني في عيده مكافأة له . ورآه من تعظيم عيده وعونا له على مصلحة كفره . ألا ترى أنه لا يحل للمسلمين أن يبيعوا للنصارى شيئا من مصلحة عيدهم لا لحما ولا إداما ولا ثوبا ولا يعارون دابة ولا يعانون على شيء من دينهم ; لأن ذلك من التعظيم لشركهم وعونهم على كفرهم وينبغي للسلاطين أن ينهوا المسلمين عن ذلك , وهو قول مالك وغيره لم أعلم أحدا اختلف في ذلك

Artinya: Ibnu Qasim ditanya soal menaiki perahu yang dinaiki kaum Nasrani pada hari raya mereka. Ibnu Qasim tidak menyukai (memakruhkan) hal itu karena takut turunnya kebencian pada mereka karena mereka berkumpul karena kekufuran mereka. Ibnu Qasim juga tidak menyukai seorang muslim memberi hadiah pada Nasrani pada hari rayanya sebagai hadiah. Ia melihat hal itu termasuk mengagungkan hari rayanya dan menolong kemaslahatan kufurnya. Tidakkah engkau tahu bahwa tidak halal bagi muslim membelikan sesuatu untuk kaum Nasrani untuk kemaslahatan hari raya mereka baik berupa daging, baju; tidak meminjamkan kendaraan dan tidak menolong apapun dari agama mereka karena hal itu termasuk mengagungkan kesyirikan mereka dan menolong kekafiran mereka. Dan hendaknya penguasa melarang umat Islam melakukan hal itu. Ini pendapat Malik dan lainnya. Saya tidak tahu pendapat yang berbeda.

  1. Madzhab Imam Hanbali

Al-Buhuti dalam Kasyful Qina’ an Matnil Iqnak, hlm. 3/131, menyatakan:

ويحرم تهنئتهم وتعزيتهم وعيادتهم ( ; لأنه تعظيم لهم أشبه السلام .) وعنه تجوز العيادة ( أي : عيادة الذمي ) إن رجي إسلامه فيعرضه عليه واختاره الشيخ وغيره ( لما روى أنس } أن النبي صلى الله عليه وسلم عاد يهوديا , وعرض عليه الإسلام فأسلم فخرج وهو يقول : الحمد لله الذي أنقذه بي من النار { رواه البخاري ولأنه من مكارم الأخلاق .) وقال ( الشيخ ) ويحرم شهود عيد اليهود والنصارى ( وغيرهم من الكفار ) وبيعه لهم فيه ( . وفي المنتهى : لا بيعنا لهم فيه ) ومهاداتهم لعيدهم ( لما في ذلك من تعظيمهم فيشبه بداءتهم بالسلام.

Artinya: Haram mengucapkan selamat, takziyah (ziarah orang mati), iyadah (ziarah orang sakit) kepada non-muslim karena itu berarti mengagungkan mereka menyerupai (mengucapkan) salam. Boleh iyadah kafir dzimmi apabila diharapkan Islamnya dan hendaknya mengajak masuk Islam. Karena, dalam sebuah hadits riwayat Bukhari, Nabi pernah iyadah pada orang Yahudi dan mengajaknya masuk Islam lalu si Yahudi masuk Islam lalu berkata, “Alhamdulillah Allah telah menyelamatkan aku dari neraka.” Dan karena iyadah termasuk akhak mulia. Haram menghadiri perayaan mereka karena hari raya mereka, karena hal itu termasuk mengagungkan mereka sehingga hal ini menyerupai memulai ucapan salam.

Begitu juga pendapat ulama terkini yaitu Fatwa Syeikh Al-’Utsaimin sebagaimana terdapat dalam kitab Majma’ Fatawa Fadlilah Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin, disebutkan bahwa:

“Memberi selamat kepada mereka hukumnya haram, sama saja apakah terhadap mereka (orang-orang kafir) yang terlibat bisnis dengan seseorang (muslim) atau tidak. Jadi jika mereka memberi selamat kepada kita dengan ucapan selamat hari raya mereka, kita dilarang menjawabnya, karena itu bukan hari raya kita, dan hari raya mereka tidaklah diridhai Allah.

Hal itu merupakan salah satu yang diada-adakan (bid’ah) di dalam agama mereka, atau hal itu ada syari’atnya tapi telah dihapuskan oleh agama Islam yang Nabi Muhammad Saw telah diutus dengannya untuk semua makhluk.” (Majma’ Fatawa Fadlilah Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin Jilid.III,h.44-46, No.403),

Baca juga: Perayaan Tahun Baru Merupakan Syiar Kaum Kufar

Demikian pendapat para ulama 4 madzhab tentang larangan mengucapakan selamat pada hari raya mereka, apalagi jika ikut merayakannya, semoga Allah Subhanahu wa ta’ala memberi kita taufiq untuk senantiasa berpegang teguh pada ajaran Islam yang sahih.

Wallahu ‘A’lamu bis shawaab.

JAS Minta Pengusaha Tak Paksa Karyawan Muslim Beratribut Natal

SEMARANG (JurnalIslam.com) – Jama’ah Ansharusy Syariah (JAS) Semarang menyambangi Paragon Mall yang berada di Jalan Pemuda, sabtu (22/12/2018).

Agenda tersebut terkait beredarnya video Paduan Suara yang menyanyikan lagu natal yang memakai busana Muslimah.

“Malam ini kita datangi Paragon Mall meminta klarifikasi berkenaan nyanyian lagu-lagu natal yang melibatkan Muslimah berjilbab dan meminta agar kejadian seperti itu tidak terulang tahun depan,” ucap Marjuki divisi Hisbah JAS.

Selain itu tim juga memberikan surat himbauan kepada manager paragon Mall untuk tidak memaksakan penggunaan atribut natal kepada pegawai Muslim.

“Kami juga mensosialisasikan kepada pihak paragon agar tidak memaksakan memakai atribut natal pada pegawai Muslim,” ujarnya.

Menanggapi kedatangan rombongan dari ormas Islam tersebut, pihak management  Mall  mengatakan bahwa acara tersebut di-setting oleh pihak EO dari external paragon sehingga pihak management mengaku belum tau persis soal teknis acara yang akan diadakan di mall tersebut.

“Acara tersebut di-setting oleh EO dari eksternal, sehingga kami belum tau persis teknis acara yang diadakan,” ucap Deva, Manager paragon Mall

Anggota Parlemen Inggris Ini Bandingkan Muslimah Bercadar dengan Perampok Bank

INGGRIS (Jurnalislam.com) – Kelompok payung utama Muslim Inggris pada hari Jumat mengecam pernyataan Islamophobik dari tokoh partai Conservative yang berkuasa, Boris Johnson, mantan menteri luar negeri, lansir World Bulletin Ahad (23/12/2018).

Setelah memeriksa artikel di bulan Agustus untuk Daily Telegraph di mana Johnson membandingkan wanita Muslim yang mengenakan niqab dan burka dengan “kotak surat dan perampok bank,” sebuah panel Tory mendukung cercaan Johnson dengan “penuh hormat dan rasa toleran” dan membela hak Johnson untuk menggunakan “satire (sindiran).”

Menyebut komentar tersebut “tidak manusiawi,” Dewan Muslim Inggris – kelompok payung bagi sekitar 500 masjid, sekolah, dan asosiasi – mengatakan bahwa artikel Johnson dinilai “merendahkan”  dan jauh dari sekedar “sindiran,” serta telah mengilhami serangan Islamophobia.

“Laporan pada saat itu menunjukkan bahwa kolom Telegraph Johnson memiliki konsekuensi di dunia nyata, yang langsung mengarah ke ‘penyerangan verbal’ terhadap wanita Muslim dan melepaskan kebencian dan Islamophobia dari pendukung partai Conservative,” kata sebuah pernyataan oleh dewan.

Baca juga:

“Mr Johnson bukan seorang satiris – dia adalah anggota Parlemen, dan karena itu memiliki tanggung jawab untuk mengatur ucapannya karena seluruh Inggris akan mengikuti,” tambah pernyataan itu.

“Dalam hal ini, Islamofobia sayap kanan yang telah bergerak mengikuti retorikanya.”

Pada bulan Agustus, para anggota parlemen senior partai Conservative dan perdana menteri sendiri menuntut permintaan maaf dari Johnson, tetapi tidak ada yang ditanggapi.

Juni  ini dewan meminta Conservative untuk meluncurkan penyelidikan internal terhadap berbagai tuduhan Islamophobia di dalam jajarannya.

Masterplan Ekonomi Syariah Direncanakan Rampung Desember Ini

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS), lembaga di bawah Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), sedang menggarap masterplan pengembangan ekonomi syariah.

Rencana induk ini ditargetkan rampung pada akhir bulan untuk kemudian segera diimplementasikan tahun depan.

Kepala Sekretariat Satuan Kerja KNKS Muhammad Cholifihani mengatakan, pembuatan masterplan ekonomi syariah didukung oleh konsultan profesional.

Dalam masterplan, tertuang rencana teknis untuk mencapai target Indonesia sebagai salah satu pusat industri syariah terbaik.

“Baik secara ekonomi dan keuangan,” ujarnya lansir  Republika, Ahad (23/12).

Salah satu poin yang disampaikan dalam masterplan itu adalah sektor prioritas untuk pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.

Menurut Cholifiani, dari data yang ada, industri makanan dan minuman memiliki potensi besar untuk dikembangkan karena memiliki infrastruktur memadai serta nilai ekspor besar.

Oleh karena itu, di masterplan, sektor ini akan dijadikan sebagai prioritas.

Sementara itu, Menteri PPN/ Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, masterplan ekonomi syariah KNKS lebih menjabarkan produk-produk yang dapat dikembangkan oleh Indonesia untuk pasar halal dunia.

Selain itu, strategi untuk memasarkan produk-produk tersebut ke pasar internasional dan upaya agar produk mendapatkan sertifikasi halal juga akan dituangkan dalam dokumen.

Selain makanan dan minuman, Bambang menyebutkan, setidaknya ada empat industri lain yang berpotensi dikembangkan untuk mendorong pengembangan ekonomi syariah Indonesia.

Industri itu adalah pariwisata, kosmetik dan obat-obatan serta tekstil.

sumber : republika.co.id

Turki Kirim Bala Bantuan Militer ke Perbatasan Suriah

SURIAH (Jurnalislam.com) – Turki mengirim bala bantuan ke perbatasannya dengan Suriah, media Turki melaporkan pada hari Ahad (23/12/2018), menambahkan bahwa sekitar 100 kendaraan, termasuk truk pick-up dan persenjataan, telah melakukan perjalanan ke daerah tersebut.

Aktivitas militer yang meningkat terjadi beberapa hari setelah Presiden Tayyip Erdogan mengatakan Turki akan menunda operasi militer yang direncanakan melawan kelompok bersenjata Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) yang didukung AS di Suriah utara, setelah pengumuman mengejutkan Amerika Serikat untuk menarik pasukannya dari Suriah.

Washington selama bertahun-tahun mendukung Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin Kurdi dalam perang melawan Islamic State (IS) di Suriah, sebagai bagian dari koalisi internasional yang didominasi oleh YPG.

Pada hari Rabu lalu, Presiden AS Donald Trump mengatakan ia memerintahkan penarikan sekitar 2.000 tentara AS di Suriah karena IS telah dikalahkan, sebuah penilaian yang dikritik oleh banyak pihak. Para pejabat AS mengatakan perinciannya belum selesai, tetapi mereka memperkirakan pasukan negara itu akan keluar dari Suriah pada pertengahan Januari.

Pada bulan Juni, sekutu NATO mencapai kesepakatan yang akan membuat YPG dipindahkan dari wilayah itu, tetapi Turki mengeluhkan bahwa rencana itu belum dilaksanakan.

Media Turki mengatakan, konvoi Turki, yang mengarah ke distrik perbatasan Kilis, yang terletak di provinsi selatan Hatay, termasuk tank, howitzer, senapan mesin dan bus yang membawa pasukan.

Baca juga: 

Media pemerintah Turki, termasuk TRT dan Anadolu Agency, memuat cuplikan langsung dari pinggiran Manbij, sebuah kota Suriah di distrik Elbeyli, yang telah menjadi sumber ketegangan antara Ankara dan Washington.

Sebagian peralatan dan personil militer akan ditempatkan di pos-pos di sepanjang perbatasan sementara beberapa lainnya telah menyeberang ke Suriah melalui Elbeyli, kata kantor berita swasta Demiroren.

“Sekitar 35 tank dan senjata berat lainnya, yang dibawa dengan kapal tangki pengangkut, melintasi perbatasan Jarablos di awal malam,” kata Rami Abdel Rahman, kepala Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (the Syrian Observatory for Human Rights,-SOHR) yang berpusat di Inggris, kepada AFP, Sabtu.

“Mereka menuju ke suatu daerah dekat Sungai Sajour, antara Jarablos dan Manbij, tidak jauh dari garis depan di mana pasukan Kurdi dari Dewan Militer Manbij ditempatkan,” tambahnya.

Erdogan mengatakan pada hari Jumat bahwa Turki akan mengambil alih perang melawan kelompok IS di Suriah ketika AS menarik pasukannya, menambahkan bahwa operasi yang direncanakan akan menargetkan YPG serta IS di Suriah.

Ankara menganggap YPG yang didukung AS sebagai kelompok “teroris” dan perpanjangan dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK), yang telah melancarkan serangan terhadap tanah Turki sejak 1980-an demi membentuk wilayah otonomi.

Dalam dua tahun terakhir, Turki telah melakukan dua serangan ke Suriah utara, yang diberi nama “Euphrates Shield” dan “Olive Branch”.

Pada 2016, Turki meluncurkan operasi melawan IS, yang juga bertujuan untuk memblokir YPG agar tidak bergabung dengan wilayah yang dikuasainya di Suriah utara. Pada Januari 2018, Turki melakukan serangan terhadap pasukan Kurdi di wilayah barat laut Afrin.

Faksi-faksi Palestina Kecam Vonis Pembubaran Parlemen Pimpinan Hamas

GAZA (Jurnalislam.com) – Faksi-faksi Palestina kecam keputusan Mahkamah Konstitusi yang membubarkan parlemen pimpinan Hamas, Anadolu Agency melaporkan Ahad (23/12/2018)

Pada hari Sabtu (22/12/2018), Presiden Palestina Mahmoud Abbas berjanji untuk menerapkan putusan pengadilan yang membubarkan parlemen dan mengadakan pemilihan parlemen baru dalam waktu enam bulan.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Ahad, kelompok Jihad Islam tersebut menggambarkan putusan itu sebagai “bencana”.

Juru bicara kelompok Mosab al-Berem menggarisbawahi perlunya “untuk tidak mencampur masalah hukum dengan masalah politik”.

“Persatuan nasional harus dicapai atas dasar kemitraan dan keharmonisan internal untuk menentang pendudukan Israel,” katanya.

Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina (The Popular Front for the Liberation of Palestine) menggambarkan gerakan itu sebagai “keputusan politik yang akan menambah hambatan baru bagi upaya rekonsiliasi Palestina”.

Ini akan membawa “perpecahan ke tingkat yang lebih baru yang dapat semakin memperumit urusan dalam negeri, dan menyeret arena Palestina ke perjuangan memperebutkan legitimasi.”

Kelompok itu meminta Otoritas Palestina yang berbasis di Ramallah untuk tidak menerapkan keputusan pengadilan dan sebagai gantinya fokus pada implementasi kesepakatan rekonsiliasi”.

Baca juga: 

Inisiatif Nasional Palestina (The Palestinian National Initiative) juga memperingatkan bahwa putusan itu “akan menyeret warga Palestina masuk ke dalam perangkap perjanjian Oslo (ditandatangani dengan Israel pada tahun 1993) dan keluar dari pemerintahan sendiri yang berhasil ditegakkan oleh rakyat Palestina dan kepemimpinannya”.

Keputusan itu adalah “pelanggaran mencolok terhadap Pasal 47 Undang-Undang Dasar Palestina yang menyatakan bahwa masa jabatan Dewan Legislatif hanya berakhir ketika anggota majelis yang baru terpilih telah disumpah.”

Komite Perlawanan Rakyat (the Popular Resistance Committees) juga menolak putusan itu, dengan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa tindakan seperti itu akan “memperdalam perpecahan Palestina.”

Hamas sebelumnya telah mengecam keputusan pengadilan, mengatakan putusan itu “tidak memiliki nilai konstitusional atau hukum”.

Tak Ada Peringatan Dini Tsunami Banten, Indonesia Jadi Sorotan Dunia

WASHINGTON (Jurnalislam.com) — Tsunami yang menerjang kawasan pesisir Selat Sunda, Sabtu (22/12) masih dipertanyak sejumlah pihak. Lantaran tidak adanya peringatan kebencanaan dari tsunami yang disebabkan oleh aktivitas vulkanologi erupsi Anak Krakatau tersebut.

Hal itu juga yang menjadi sorotan media asing, NBCnews dalam laporannya Ahad (23/12) waktu setempat berjudul ‘Mengapa tsunami menerjang Indonesia tanpa peringatan”.

Direktur Pusat Penelitian Tsunami  Universitas California Selatan Costas Synolakis menyebut tsunami yang terjadi di pesisir wilayah Banten dan Lampung tersebut bukanlah tsunami pada umumnya yang terjadi karena aktivitas tektonik atau gempa bumi. Tsunami kali ini terjadi etapi karena aktivitas vulkanik.

Sementara sebagian besar tsunami didahului aktivitas seismik yang memungkinkan untuk dilakukan beberapa peringatan. Namun sayangnya, para ahli menyebut rangkaian faktor menyebabkan dampak bencana terjadi saat tsunami melanda.

Tsunami yang terjadi antara pulau Jawa dan Sumatera itu diketahui disebabkan Anak Gunung Krakatau yang telah aktif sejak Juni. Setidaknya ada dua teori yang menyebabkan letusan memicu tsunami, pertama, yakni tanah longsor di bawah air atau semburan lava cair yang menyebabkan perpindahan. Namun para ahli mengatakan kemungkinan bersar gelombang dipicu oleh tanah longsor.

“Ini bukan tsunami biasa. Ini adalah tsunami vulkanik, itu tidak memicu adanya peringatan. Jadi dari sudut pandang itu, Pusat Peringatan Tsunami pada dasarnya tidak berguna,” ujar Costas Synolakis.

Synolakis melanjutkan, karena dekatnya Anak Krakatau dengan pantai, tsunami pada Sabtu (23/12) kemarin kemungkinan melanda 20-30 menit setelah terjadi aktivitas volkanologi.

Profesor emeritus ilmu bumi di Universitas Northwestern, Emile Okal menyebut gunung berapi adalah sesuatu yang terus hidup. “Ini adalah sesuatu yang secara geologis tidak dalam kondisi stabil kapanpun,” ujar Emile, yang telah mempelajari tsunami selama 35 tahun.

Menurutnya, aktivitas gunung akan menjadi tanah longsor, dan jika gunung berapi tersebut berada di bawah iar maka akan menggusur air dan membuat gelombang. Okal mengatakan untuk mendeteksi tsunami dengan benar, maka Indonesia perlu menghabiskan sekitar satu miliar dolar untuk teknologi dan tenaga sepanjang waktu di sepanjang wilayah pesisirnya. Menurutnya, bahkan pada saat itu bukan jaminan bahwa peringatan akan datang pada waktunya.

Namun kata dia, fakta bahwa tsunami disebabkan oleh gunung berapi dan bukan gempa bumi sebagai satu-satunya alasan, hal itu sangat mematikan. “Sangat buruk bahwa ini terjadi pada malam hari, tampaknya, untuk menambah pada cedera, ini terjadi saat air pasang. Semuanya sama, bahayanya akan meningkat,” kata Okal.

Ini bukan pertama kalinya Anak Krakatau menyebabkan kerusakan di Indonesia, menurut Synolakis. Pada tahun 1883, gunung berapi itu menghancurkan wilayah yang sama selama masa aktivitas gunung berapi.

“Itu tidak diharapkan tetapi tidak terduga untuk terjadi letusan yang dapat menciptakan longsoran dengan cara yang sama yang dipicu 175 tahun yang lalu,” katanya.

Synolakis juga menanggapi pernyataan salah satu pendiri Pusat Penelitian Tsunami Indonesia, Gegar Prasetya, yang mengatakan tsunami tidak terlalu besar. Namun masalahnya adalah orang selalu cenderung membangun dekat dengan garis pantai

Synolakis mengatakan itu tidak realistis untuk mengharapkan semua orang meninggalkan pantai, namun ia menekankan bahwa mereka yang berada di daerah berisiko tinggi harus menyadari potensi serius untuk bencana.

“Jika Anda berada di pantai – di mana Anda seharusnya berada, nikmati pantai, tetapi jika Anda melihat sesuatu yang aneh, gemetar atau perilaku aneh, lari saja,” katanya.

Sumber : republika.co.id

 

Aksi Teatrikal Jadi Media Tampilkan Kezaliman terhadap Muslim Uighur

SERANG (Jurnalislam.com) – Jiwa intelektual, kreatif dan pemberani dari mahasiswa pun hadir di Aksi Bela Uyghur Banten. Mahasiswa-mahasiswa yang terhimpun dalam Aliansi Mahasiswa Muslim Banten menampilkan teatrikal kekejian pemerintah Cina Xinjiang di sela-sela aksi Jumat lalu.

“Sebagaimana para wali dahulu, orang untuk mewujudkan empatinya bisa memvisualkan yang terjadi, sehingga ada gambaran imajinasi utuh di sela-sela aksi, agar gambaran tentang Uyghur tidak sebatas fatamorgana” jelas Denis Setiyawan Bidang Advokasi dan Aksi dari Aliansi Mahasiswa Muslim Banten kepada Jurnalislam.com tentang aksi teatrikalnya.

“Sebenarnya kami berencana untuk mengadakan aksi solidaritas Uighur ini sendiri dari kalangan Mahasiswa, namun kami dengar akan ada aksi dari para ulama makanya kami pun ikut bergabung dengan ulama sebagai rasa takzim kami kepada ulama” ujar Diebaj presidium Aliansi Mahasiswa Muslim Banten

Diebaj menambahkan lagi, “Kasus Uyghur ini bukan kasus yang baru, tapi baru muncul kepermukaan tahun ini. Dalam menghadapi Cina tidak bisa dengan cara yang halus, harus dengan politik keras, usir kedubes Cina jika tidak menghentikan kekejiannya terhadap muslim Uyghur, makanya spanduk yang kami bawa pun bertulis Usir Kedubes Cina”

“Kami dari mahasiswa siap untuk aksi ke kedubes Cina, meski misal hanya 25 orang kami siap mengusir kedubes Cina” tandasnya lagi.

Reporter : Jumi

Perguruan Bela Diri Muslim Tapak Siaga Kembali Raih Prestasi

KARANGANYAR-(Jurnalislam.com) -Perguruan bela diri muslim Tapak Siaga kembali meraih Juara 2 di kelas G dan F kategori SD dan Juara 3 di kelas G kategori SMA, di kejuaraan Pencak Silat Transmart Cup di Palur Plasa Karanganyar.

Mereka adalah Danis Indra permana siswa tapak siaga Dagas Polokarto, Isa Abdurrahman tapak siaga Al Hikam dan Luthfi Syahputra siswa Tapak Siaga Pusat, Banyuanyar Solo yang berhasil mengharumkan nama perguruan.

Muhammad Abdul Ghoniy, Ketua Perguruan Tapak Siaga mengaku bersyukur  dan bangga atas prestasi anak asuhnya di kejuaraan silat se- Jawa Tengah Transmart Cup 1 di Palur plasa  Karanganyar, Jum’at-Sabtu(20-21,/12/2018).

Alhamdulillah kami penggurus tapak siaga bersyukur atas prestasi yang ditorehkan siswa kami di kejuaraan Transmart Cup  ini, ini adalah pertandingan yang ke 3 yang di ikuti Tapak siaga,” katanya.

Menurutnya pertandingan bukan soal menang dan kalah,tetapi lebih untuk  menjalin ukuwah sesama pesilat di JawaTengah.

“Memenangkan pertandingan itu penting tapi kami menekankan lebih penting lagi menjaga ukhuwah sesama peailat di Jawa tengah”,tutupnya.

Kejuaraan Silat Se-Jateng Transmart cup ini  yang mempertandingkan 4 kelas,yaitu SD/MI, SMP, SMA dan ikuti puluhan perguruan silat dari Jawa tengah.

 

Dari Bali, Aliansi Bela Uighur Desak Presiden Jokowi Bersikap terhadap Cina

BALI (Jurnalislam.com) – Perlakuan represif yang dilakukan Pemerintah Tiongkok kepada masyarakat minoritas Uighur, Xinjiang menuai kecaman di depan Konsulat Jenderal Tiongkok untuk Bali.

Ratusan massa dari berbagai elemen yang terhimpun dalam  Aliansi Bela Uighur berkumpul di Jalan Tukad Badung, Renon, Denpasar, Ahad sore (23/12/2018) untuk menyuarakan aksi damai yang bertema “Ini Tentang Kemanusiaan Bukan SARA”.

Koordinator Aliansi Bela Uighur, Zainal Abidin mengecam tindakan kekerasan yang dilakukan oleh Pemerintah Tiongkok kepada masyarakat etnis Uighur.

“Kami mengecam perlakuan diskirimasi atas etnis muslim Uighur di Xinjiang, China. Dari data-data yang kami terima melalui media internasional, lembaga-lembaga HAM internasional bahwa hal tersebut adalah benar semua. Kami mengutuk dan mengecam perbuatan tersebut,” katanya..

Zainal pun mendesak agar Presiden RI Joko Widodo untuk berperan aktif dan memberikan pernyataan sikap resmi kenegaraan untuk mengutuk dan mengecam apa yang telah dilakukan oleh Pemerintah China kepada etnis Uighur.

Tukimo, salah satu peserta yang hadir dalam aksi tersebut menyampaikan bahwa kejadian yang menimpa Etnis Uighur adalah kejahatan kemanusiaan.

“Tidak perlu menjadi muslim agar anda peduli terhadap tindakan kekerasan dan diskriminasi di Uighur, cukup dengan anda menjadi manusia yang beradab. Karena yang dialami Etnis Muslim Uighur adalah kejahatan terhadap kemanusiaan” jelasnya.

Dalam aksi damai itu, Aliansi Bela Uighur menyampaikan solidaritas dan dukungannya yang termuat dalam 7 butir pernyataan sikap yang juga dibagikan kepada para polisi yang turut mengamankan.

“siapa pun bisa terus mendukung dan mengecam tindakan diskirimasi yang dilakukan kepada etnis Uighur. Jika ini dilakukan oleh seluruh masyarakat dunia, bisa mendesak PBB melakukan kebijakan guna mencegah meningkatnya kejahatan kemanusian yang menimpa etnis Uighur, ” pungkas Zainal.

 

kontributor : Hedi