Berita Terkini

Berkuda, Alternatif Liburan Berpahala yang Wajib Kamu Coba!

JURNALISLAM.COM – Liburan sekolah sudah didepan mata, bergembiralah anak-anak sekolah. Waktunya untuk rehat dari aktifitas rutin menuntut ilmu di bangku sekolah.

Biasanya, mereka mengharapkan aktifitas yang menyenangkan untuk mengisi liburan, seperti melancong ke rumah nenek di desa atau berlibur keluar kota dengan destinasi-destinasi yang indah.

Rupanya, ada alternatif yang tidak kalah menyenangkan untuk mengisi liburan. Aktifitas yang tidak hanya membawa kesenangan, melainkan juga dapat membentuk karakter yang kuat serta mendatangkan pahala. Kok bisa? Karena alternatif ini merupakan salah satu olahraga yang dianjurkan dan disenangi oleh Nabi Saw.

“Tidak ada sesuatu yang paling dicintai oleh Rasulullah selepas wanita selain kuda” (HR. An Nasa’i).

Apalagi kalau bukan aktifitas berkuda. Berkuda menjadi trend akhir-akhir ini, menjadi atlet equestrian pun sedang diidam-idamkan oleh banyak kaula muda masa kini.

Pantaslah jika Nabi menganjurkan orangtua agar mengajarkan anak-anaknya berkuda. Sebab, besarnya manfaat berkuda bagi anak-anak terutama dalam pembentukan karakternya.

Olahraga berkuda

Menurut Direktur JN Stude, Rahmat Nasir seperti yang dilansir liputan6.com, berkuda dapat membangun keberanian, mental, keseimbangan, dan membuat anak jadi mandiri.

Aktifitas berkuda ini ada dibeberapa tempat rekreasi, seperti di Prambanan Jogja, Tawangmangu Jawa Tengah, Bromo Jawa Timur dan lainnya. Namun aktifitas berkuda yang ditawarkan oleh tempat rekreasi ini sebatas ngojeg kuda alias hanya menunggang kuda beberapa putaran ditemani oleh joki.

Rupanya ada yang lebih menarik jika mencoba berkuda di sebuah stable, sebutan tempat untuk latihan berkuda. Ditempat ini, bukan sekadar menunggang kuda atau ngojeg kuda, melainkan juga berlatih menunggang kuda dengan dibimbing oleh pelatih profesional.

Bahkan, bagi yang sudah bisa menunggang kuda, biasanya stable menawarkan paket tracking yaitu berkuda mengelilingi perkampungan di sekitar stable, menarik bukan?

Stable-stable pun sudah banyak tersedia di daerah-daerah Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sumatra, dan Kalimantan.

Khususnya diwaktu liburan, beberapa stable pun biasanya menawarkan paket liburan.

Seperti yang dilakukan oleh salah satu stable di Klaten, Jawa Tengah. Aditya Kurniawan seorang Milenial pemilik stable di Klaten ini menawarkan konsep paket liburan Mahir Berkuda dalam satu pekan dengan harga khusus, hampir setengah dari harga normal.

“Untuk menunjang liburan yang bermanfaat bagi anak sekolah, pondok, kuliahan, dan bagi keluarga yang ingin merasakan liburan yang berbeda,” ungkap Adit saat diwawancarai oleh jurnalislam.com, Rabu (19/12/2018).

Menurut Adit, program berkuda ini dapat diikuti oleh berbagai kalangan dan usia.

Olahraga berkuda dapat menjadi alternatif liburan

Tujuan lain dari kelas berkuda liburan ini untuk membantu para orangtua mengalihkan anak-anaknya dari gadget kepada aktifitas sunnah Rasul yang dimuliakan.

“Begitu besar manfaat berkuda, seperti melatih ketenangan, leadership dan kasih sayang. Pilihan yang sangat bijak jika berkuda menjadi pilihan untuk mengisi liburan,” tandas Adit.

Menyoal Poligami, MUI Imbau Politisi Tak Pakai Isu SARA

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Zainut Tauhid angkat bicara terkait isu poligami yang beberapa waktu lalu sempat ramai menjadi pembicaraan publik.

Menurutnya, isu poligami tidak dapat dipungkiri bersentuhan dengan syariat agama Islam.

“Isu poligami misalnya, meskipun hal itu merupakan fenomena sosial tetapi tidak bisa dipungkiri bahwa masalah tersebut bersentuhan dengan keyakinan dan syariat agama Islam,” katanya kepada Jurnalislam.com, Rabu (19/12/2018).

Pria asal Jepara, Jawa Tengah ini menjelaskan, ketika isu poligami itu terus di eksploitasi untuk kepentingan politik maka dipastikan akan menimbulkan ketersinggungan dan melukai perasaan umat Islam.

Zainut Tauhid

“Tersinggung karena umat meyakini bahwa poligami itu adalah salah satu syariat yang terdapat di dalam ajaran Islam,” ungkapnya.

Oleh karena itu, MUI mengajak semua pihak khususnya para elite politik untuk menghindari politik fitnah, kampanye berbau SARA dan ujaran kebencian.

“Karena bisa merusak peradaban, menghambat konsolidasi demokrasi dan menghancurkan sendi-sendi kebhinnekaan dan kerukunan bangsa,” ungkapnya.

Tak hanya itu, MUI juga meminta penyelenggara pemilu bertindak tegas terhadap para kontestan pemilu yang memakai isu SARA dalam kampanyenya.

“Kepada KPU dan Bawaslu diminta untuk bertindak tegas kepada para peserta pemilu yang melakukan politik SARA sehingga pemilu berjalan dengan damai, bersih dan dan aman,” tandasnya.

Tahun Politik dan Keberpihakan Umat

Oleh: Hamzah Baya, Ketua Mimbar Dakwah Indonesia

يٰأَيُّهَاالَّذِينَ ءَامَنُوا لاَ تَتَّخِذُوا الَّذِينَ اتَّخَذُوا دِينَكُمْ هُزُوًا وَلَعِبًا مِّنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتٰبَ مِن قَبْلِكُمْ وَالْكُفَّارَ أَوْلِيَآءَ وَاتَّقُوا اللّٰهَ إِن كُنتُمْ مُؤْمِنِينَ

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang yang membuat agamamu jadi buah ejekan dan permainan, jadi pemimpinmu (teman setiamu) yaitu di antara orang-orang yang diberi Kitab sebelummu dan orang-orang yang kafir (orang-orang musyrik). Dan bertaqwalah kepada Allah, jika kamu betul-betul orang-orang yang beriman.” (Q.S Al Maidah: 57)

JURNALISLAM.COM – Tahun politik seperti saat ini menjadi tahun yang penuh dengan kegaduhan, kecemasan, dan terkadang menjadi ajang konflik diantara kedua belah pihak. Meskipun pada beberapa hari ataupun waktu yang lalu rasa persaudaraan itu masih ada.

Berbicara politik dan persaudaraan, rasanya penting untuk membahas dan meninjau dari sisi syariat. Maklum, terkadang jika sudah berdiskusi ‘panas’ kerap kali melupakan sisi tersebut.

Dimulai dari fenomena banyak sekali bermunculan di kancah pergerakan Islam kelompok, organisasi, dan partai-partai yang mengklaim bahwa mereka berada diatas kebenaran, kemenangan dan pembebasan akan tercapai melalui tangan mereka, bukan lewat tangan seorangpun diluar mereka.

Dan sungguh, ini bukanlah jalan dan prinsip yang di tempuh oleh salafus sholeh (pendahulu yang benar) dan tidak menjadi manhaj nubuwwah (ajaran kenabian).

Realitas tersebut menimbulkan dampak negatif dalam kehidupan umat, persepsi, dan sikap mereka menjadi kacau sehingga menimbulkan permusuhan diantara pergerakan Islam.

Hamzah Baya

Belum lagi, tercerai-berainya sikap wala’ (loyal) kecintaan kasih sayang dan percaya kepada saudaranya sesama muslim, dan mereka saling memperdalam jurang perbedaan, pertikaian dan perpecahan yang seharusnya bersaudara dan saling cinta-mencintai karena Allah.

Perpecahan itu menyulut kedengkian, kemarahan, dan kebencian didalam hati mereka. Hampir saja tidak ditemukan dua orang yang bertemu kecuali dalam diri salah seorang diantaranya tersimpan rasa tidak senang dengan orang lain disebabkan oleh hawa nafsu, partai, kelompok-kelompoknya serta loyalitas batil dan saling bertentangan yang di paksakan kepada para pengikutnya.

Akibatnya, banyak keraguan dan kebimbangan pada diri seseorang antara yang haq (benar) dan batil (salah). Sehingga membuat mereka lebih suka hidup menyepi dan mengucilkan diri tanpa mau membedakan antara jamaah yang pantas menerima dukungan dan penghargaan dengan jamaah yang pantas menerima permusuhan.

Karena mereka meragukan kesungguhan dan keikhlasan semua jamaah-jamaah yang muncul di kancah perjuangan Islam.

Seorang muslim harus mengetahui kebenaran dan ahlinya, sehingga dia bersegera menolong dan memperbanyak jumlah serta bergabung dalam barisan mereka.

Begitu juga kewajibanya adalah mengetahui kebatilan dan ahlinya, sehingga dia meninggalkanya dan memusuhinya serta menjauhi mereka sesuai dengan kadar kedekatan atau jauhnya mereka dari sifat-sifat kelompok yang ditolong Allah. Rasulullah bersabda:

لا تزال طاءفة من امتي ظاهرين على الحق لا يضرهم من خذلهم حتى يءتي امر الله وهم على كذلك

“Akan senantiasa ada diantara umatku sekelompok orang yang tampil membela kebenaran, tidak membahayakan mereka orang yang menelantarkan (tidak menolong) mereka sehingga datang ketetapan Allah, sedang mereka tetap dalam keadaan demikian”. (H.R Muslim)

Semoga Allah membimbing kita untuk mengikuti para ulama yang berada dalam kelompok yang ditolong Allah sebagaimana petunjuk dari Alquran, Assunnah, mengikuti atsar, dan pemahaman As Salafus Sholih (golongan benar pendahulu) Aamiin.

Sumber: kitab shifatu thoifah manshuroh, syaikh Abdul Mun’im Musthafa Halima “Abu Basheer”

Pembentukan Komisi Revisi Konstitusi Suriah Memasuki Fase Kunci

ANKARA (Jurnalislam.com) – Pembentukan komisi untuk merevisi konstitusi Suriah telah mencapai tahap penting, kata menteri luar negeri Turki pada hari Selasa (18/12/2018) setelah pertemuan membahas Suriah di Jenewa.

“Tidak ada masalah mengenai daftar rezim [Suriah] dan oposisi untuk komisi konstitusi,” kata Mevlut Cavusoglu kepada wartawan setelah pertemuan trilateral antara menteri luar negeri negara penjamin – Iran, Rusia dan Turki – dan Utusan Khusus PBB untuk Suriah, Staffan de Mistura, di kantor PBB.

Dia mengatakan bahwa negara penjamin proses Astana dan PBB bekerja sama atas nama-nama yang disarankan oleh masyarakat sipil untuk komisi.

Cavusoglu menambahkan bahwa mereka juga membahas aturan prosedural komisi, dan mereka hampir mencapai kesimpulan.

Dia mengatakan ketiga negara akan meningkatkan upaya mereka untuk melihat komisi dibentuk “sesegera mungkin”.

“Kami meramalkan pertemuan pertama komisi ini pada bulan pertama tahun depan,” katanya.

Dia menambahkan: “Pertemuan hari ini adalah tanda betapa pentingnya proses Astana dan Sochi untuk solusi politik di Suriah dan telah mulai membuahkan hasil yang nyata.”

Turki akan terus berkontribusi pada proses itu sebagai aktor penting, katanya.

Baca juga: 

Dalam deklarasi terakhir, para menteri “menegaskan kembali komitmen kuat mereka terhadap kedaulatan, kemerdekaan, persatuan dan integritas teritorial” Suriah dan meminta semua pihak untuk menghormati prinsip-prinsip tersebut.

Selama konferensi perdamaian Suriah Januari ini di Sochi, Rusia, para peserta sepakat tentang pembentukan komisi untuk mengembangkan rekomendasi mengamandemen konstitusi Suriah.

Jumat lalu, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan bahwa Rusia, Turki dan Iran akan menyajikan daftar kandidat untuk komisi ke PBB.

Suriah telah dikunci dalam perang global yang ganas sejak awal 2011, ketika rezim Syiah Nushairiyah Bashar al-Assad menindak keras para pengunjuk rasa dengan keganasan militer yang tidak terduga.

Sejak itu, ratusan ribu orang telah tewas dan lebih dari 10 juta lainnya mengungsi, menurut pejabat PBB.

Mengejutkan Ribuan Pejuang Asing Gabung ke Taliban

QATAR (Jurnalislam.com) – Dalam pengakuan yang mengejutkan, seorang pemimpin senior Taliban Afghanistan mengatakan kepada NBC News bahwa “ribuan” pejuang asing saat ini bergabung dalam kelompok Taliban di Afghanistan, Long War Journal , Selasa (18/12/2018) mengatakan, selama delapan tahun terakhir telah mempertahankan pendapatnya bahwa perkiraan militer dan intelijen AS yang menyebutkan bahwa pasukan al Qaeda di Afghanistan berjumlah antara 50 hingga 100 (kemudian dimodifikasi menjadi 200) sangatlah rendah.

Pemimpin Taliban, yang belum disebutkan namanya, mengakui hal ini kepada NBC News ketika kelompok itu melakukan negosiasi dengan AS di Qatar. Laporan itu berisi:

Seorang komandan senior Taliban Afghanistan yang juga anggota dewan pimpinan kelompok itu mengatakan kepada NBC News bahwa ada sekitar 2.000 hingga 3.000 pejuang non-Afghanistan di tengah-tengah mereka, sebagian besar dari Cina, Tajikistan, Uzbekistan, Chechnya, Tunisia, Yaman, Arab Saudi dan Irak.

“Kami adalah Muslim dan menurut agama kami … kami harus menyediakan tempat tinggal bagi seseorang jika dia memiliki masalah,” kata komandan, yang baru-baru ini menghadiri tiga hari pembicaraan dengan Khalilzad di Qatar. “Semua militan asing akan diizinkan mengangkat senjata dan menggunakan tanah ini untuk melawan negara mana pun di dunia.”

Ribuan orang Pakistan juga diduga bertempur sebagai anggota Taliban.

Baca juga: 

Pemimpin Taliban merasakan desakan untuk mengakui bahwa ribuan pejuang asing berjuang bersama kelompoknya (kebanyakan tanpa keraguan adalah anggota al Qaeda, perhatikan bagaimana komandan Taliban menyebut mereka sebagai “militan asing”). Mungkin dia semakin berani karena pemerintah AS putus asa untuk bernegosiasi dengan Taliban, dan tidak peduli bahwa komentarnya akan membuat para pejabat AS mempertimbangkan kembali hubungan Taliban dengan al-Qaeda.

Tanpa menghiraukan alasannya, pengakuan itu lebih lanjut memvalidasi delapan tahun penelitian oleh Long War Journal  FDD, yang menolak gagasan tidak masuk akal bahwa Al Qaeda dikalahkan di Afghanistan dan Taliban telah menjauhkan diri dari kelompok tersebut. Antara 2010 dan 2015, LWJ melawan penilaian militer dan intelijen AS yang tidak berubah dari 50 hingga 100 anggota al Qaeda di Afghanistan. Menggunakan siaran pers militer AS sendiri dalam operasi melawan Al Qaeda, dan pernyataan operasi Al Qaeda sendiri di Afghanistan, jelas bahwa jejak kelompok itu jauh lebih besar daripada 50 hingga 100 pejuang. Kenyataan bahwa perkiraan ini tetap sama selama enam tahun berturut-turut juga mengatakan bahwa keterangan intelijen mengenai kekuatan al Qaeda di Afghanistan sedang disamarkan, mungkin karena alasan politik, terutama untuk membenarkan penarikan pasukan AS dari Afghanistan.

Perkiraan 50 hingga 100 yang tidak masuk akal benar-benar terbantahkan pada Oktober 2015, ketika militer AS menyerbu dua kamp Al Qaeda di Shorabak, Kandahar. Setelah mengakui perkiraan 50 hingga 100 tidak benar, para pemimpin militer AS dengan tertawa meningkatkan perkiraan kekuatan Al Qaeda menjadi sekitar 200 pejuang.

Sekarang, seorang pemimpin Taliban mengatakan ribuan pejuang asing beroperasi di sampingnya. Akankah komunitas militer dan intelijen AS menaikkan perkiraannya? Sangat diragukan, karena pemerintah AS sangat ingin menarik diri, dan fakta bahwa ada ribuan pejuang al-Qaeda yang berjuang bersama Taliban akan membuat sulit untuk bernegosiasi dengan kelompok yang menjadi tuan rumah bagi Al-Qaeda ketika AS diserang pada 9/11.

Pengamat : Ketergantungan kepada Cina Sebabkan Indonesia Diam soal Uighur

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Ketergantungan ekonomi dan investasi Indonesia terhadap Cina dianggap menjadi salah satu alasan pemerintah tak bisa berbuat banyak untuk menekan Beijing soal dugaan pelanggaran hak asasi manusia terhadap suku muslim Uighur di Xinjiang.

“Ketergantungan ekonomi yang tinggi atas China di bidang perdagangan dan investasi, dalam konteks bilateral dan CAFTA, memaksa RI berpikir amat panjang dan mendalam sebelum membuat sebuah kebijakan atas praktik pelanggaran HAM yang terjadi di Xinjiang,” ucap pengamat politik internasional dari Universitas Padjajaran, Teuku Rezasyah, lansir CNNIndonesia.com, Selasa (18/12).

Selain ketergantungan ekonomi, Indonesia juga telah menyepakati perjanjian kemitraan komperhensif strategis bersama China pada 2008 lalu.

Menurut Teuku, perjanjian itu mensyaratkan hubungan bilateral di berbagai bidang harus terpelihara dan tidak boleh terganggu akibat peristiwa baru di masa depan yang mengganjal kedua negara, termasuk kasus dugaan pelanggaran HAM ini.

Etnis Uighur kembali menjadi sorotan dunia internasional setelah pemerintah China dikabarkan menahan satu juta suku minoritas tersebut di kamp penahanan indoktrinasi. Para etnis Uighur itu dilaporkan dipaksa mencintai ideologi komunis.

Berdasarkan kesaksian mereka, otoritas China terus melakukan penahanan massal sewenang-wenang terhadap Uighur dan minoritas Muslim lain di Xinjiang sejak 2014 lalu.

sumber: cnnindonesia.com

PMII dan Ormas Islam Blitar Gelar Aksi Penutupan Tempat Prostitusi

BLITAR (Jurnalislam.com) – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) bersama massa dari beberapa ormas Islam, Selasa (18/12/2018) menggelar aksi di depan Polres Blitar Kota DPRD Kota Blitar.

Dalam aksinya mereka menuntut di tutupnya karaoke Maxi Brillian yang sempat di grebek Polda Jatim lantaran menyajikan tarian striptis. Berdasarkan pantauan di lapangan, aksi sempat memanas, baku hantam antara massa aksi dan kepolisian tak bisa dielakkan. Namun hal tersebut tidak berlangsung lama.

Koordinator aksi Saipudin mengatakan alasan pihaknya menggelar aksi lantaran prihatin adanya tempat karaoke yang berkedok prostitusi. “Kami menuntut dengan ketegasan dari Pemerintah Kota Blitar, Polres Blitar dan DPRD Kota Blitar untuk menutup tempat karaoke Maxi Brillian,” katanya.

Saipudin menjelaskan, pihaknya malu lantaran di Blitar tempat disemayamkan sang proklamator namun berbanding terbalik dengan adanya prostitusi yang berkedok karaoke. “Blitar tempat di semayamkannya sang promotor Bung Karno. Kami malu adanya prostitusi berkedok tempat karaoke. Kami meminta pengerebekan itu terus berlanjut ke cafe-cafe serupa. Karena kami tidak ingin Blitar di kotori dengan hal seperti itu” ungkapnya.

Perwakilan massa pun akhirnya diterima oleh DPRD Kota Blitar untuk menyampaikan aspirasinya terkait dengan tuntutan penutupan tempat prostitusi di Kota Blitar dan sekitarnya yang serupa.

Madu, Diciptakan Allah dengan Sejuta Manfaat

JURNALISLAM.COM –– Allah subhanahu wata’ala menciptakan segala apa yang ada di bumi ini pasti dengan maksud dan tujuan tertentu, ada yang diciptakan untuk memberikan ujian kepada manusia, namun ada juga yang diciptakan untuk membantu dan memberi manfaat bagi anak cucu adam yang ada di bumi ini.

Begitu pula dengan Madu, ya, ketika mendengarkan kata madu pasti yang terbenak dalam fikiran kita adalah sejuta manfaat yang diberikan oleh cairan yang dihasilkan oleh hewan lebah itu, tapi kalau dimadu ? Pasti kata itu bikin wanita mengerutkan kening kepala namun membuat para pria tersenyum ceria, hihihi

Kembali ke pembahasan madu, ternyata hewan lebahlah yang menghasilan madu. Pada dasarnya lebah mengubah nektar yang ada di bunga untuk menjadi madu, lalu seperti apa prosesnya ? Mari kita ulas satu pertsatu, tapi secara singkat saja ya wankawan, :). Dalam hal ini lebah pekerjalah yang bertugas mengangkut nektar nektar dari bunga. Lebah pekerja memiliki kantong yang dapat menyimpan nektar yang dihasilkan dari 150 hingga 1500 bunga. wah, banyak juga ya ternyata.

Dalam mengambil nektar dari bunga, lebah juga menghantarkan serbuk sari yang membantu proses pembuahan bunga. Jadi simbiosis mutualisme ya, sama sama menguntungkan. Hihihi. Nah, saat kantong kantong lebah sudah penuh terisi dengan nektar, lebah lebah kembali ke sarangnya untuk melakukan proses selanjutnya.

Didalam sarang, sudah ada lebah lain yang sering dinamakan lebah rumahan. Mereka menunggu lebah pekerja membawa nektar nektar dari bunga. Selanjutnya, lebah rumahan kemudian memproses nektar dengan mulut dan perutnya karena memiliki enzim-enzim tertentu. Enzim enzim itu berfungsi untuk memecah bentuk gula pada nektar yang berbentuk disakarida menjadi monosakarida, sehingga bentuknya menjadi lebih sederhana.

Nah, selanjutnya hasil pengolahan dari nektar itu kemudian diletakan di dalam sarang, pada awalnya, nektar mempunyai kandungan air sebesar 70-80 persen, jadi bentuknya sangat cair ya, namun setelah melalui proses pengolahan dengan enzim dan juga suhu didalam sarang lebah yang hangat. Kandungan air itu akhirnya menguap dan membuat kandungan air menjadi sekitar 18 persen saja.

Nah nektar yang sudah diproses dengan sedemikian itu, akhirnya menghasilkan bentuk cairan kendal yang kita kenal dengan madu seperti yang kita lihat sekarang, cukup rumit ya ternyata proses menjadi madu wankawan.

Kemudian pada zaman Mesir kuno, madu sudah menjadi bahan lokal yang dikonsumsi rumah tangga. Madu dihargai sangat tinggi dijaman itu. Bahkan madu pernah dipakai sebagai alat pembayaran oleh masyarakat kala itu, artinya sudah sejak zaman dulu madu menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari peradaban manusia.

Lalu bagaimana Islam memandang tentang madu, Al Quran sendiri menempatkan secara spesial Lebah Madu dalam salah satu nama surat didalamnya. Yakni surat An Nahl yang artinya Lebah Madu.Dan lebih rinci lagi di ayat ke 68-69 Allah subhanahu wata’ala berfirman,

“Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu dan di tempat-tempat yang dibuat oleh manusia. Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah di mudahkan. Kemudian dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang berpikir. (QS An Nahl : 68-69)

Di ayat ke 69 menjelaskan bahwa madu bisa menjadi obat yang bisa menyembuhkan manusia, serta bermacam-macam warnanya. Lalu apasih manfaat madu, benarkah madu bisa menjadi obat bagi manusia ? Sebelum sampai kesana, kita cari tahu dulu kandungan yang ada didalam madu.

Madu mengandung glukosa (dekstrosa) dan fruktosa (levulosa) dalam jumlah yang tinggi. Menurut Winarno (1982), kadar dekstrosa dan levulosa yang tinggi mudah diserap oleh usus bersama zat-zat organic lain, sehingga dapat bertindak sebagai stimulant bagi pencernaan dan memperbaiki nafsu makan. Selain itu, madu juga memiliki sifat antimkiroba. Berdasarkan hasil peneliti Komara (2002), madu memiliki aktivitas senyawa antibakteri terutama pada baktero Gram (+), yakni bakteri S, Aureus, B. cereus. (arie/dbs)

Nasi Kuil Hindu di India Tewaskan Sedikitnya 15 Orang dan 100 Lebih Dirawat

INDIA  (Jurnalislam.com) – Pestisida beracun yang dilarang oleh badan PBB India satu dekade yang lalu, mengkontaminasi makanan yang menewaskan sedikitnya 15 orang di sebuah kuil Hindu pekan lalu, kata polisi, pada hari Selasa (18/12/2018).

Lebih dari 100 lainnya dirawat di rumah sakit setelah para peminat mengkonsumsi nasi tomat di kuil Hindu di negara bagian Karnataka di India selatan.

Uji laboratorium menunjukkan adanya monocrotophos – pestisida yang menyerang sistem saraf – dalam sampel makanan dan muntahan.

“Kami mencoba mencari tahu bagaimana makanan itu terkontaminasi dan tidak mengesampingkan kecurigaan. Kami telah menahan beberapa orang dan bertanya lebih lanjut,” kata kepala polisi distrik Chamrajnagar, Dharmender Kumar Meena, tanpa menyebutkan jumlah yang ditangkap.

Pestisida yang sama bertanggung jawab atas kematian 23 anak sekolah di negara bagian timur Bihar pada tahun 2013, salah satu keracunan massal terburuk di India.

Keracunan itu disebabkan oleh minyak goreng yang disimpan dalam wadah yang sebelumnya digunakan untuk menyimpan monocrotophos.

Baca juga:

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (the World Health Organization), menelan monocrotophos walaupun hanya 120 miligram – berat sekitar lima butir beras – bisa berakibat fatal.

Dalam laporan 2009, badan kesehatan PBB mendesak India untuk melarang pestisida tersebut seperti yang dilakukan Amerika Serikat, Uni Eropa dan berbagai negara Asia lainnya. Impor monocrotophos sekarang dinyatakan ilegal di sedikitnya 46 negara.

Namun India berencana untuk terus mengizinkan penggunaannya dalam tanaman non-sayuran karena efektif dan lebih murah daripada pestisida lain, kata seorang pejabat senior pemerintah.

Monocrotophos harganya hanya sekitar 50 rupee (70 sen AS) per kilogram, sementara pestisida lain sejenis yang dipatenkan akan menelan biaya hingga 20.000 rupee, kata Pranjib Kumar Chakrabarty, asisten direktur jenderal Dewan Penelitian Pertanian India yang dikelola negara.

“Para petani ingin tetap menggunakannya,” kata Chakrabarty kepada kantor berita Reuters. “Ini aman selama benar-benar mengikuti prosedur dan tidak digunakan dalam sayuran.”

Monocrotophos mengendalikan berbagai hama kutu daun seperti ulat, tungau, ngengat, penggerek batang dan belalang pada tanaman seperti kapas, beras dan tebu. Gejala keracunan bisa termasuk berkeringat, mual, muntah, penglihatan kabur dan mulut berbusa.

HMI Serukan Kadernya Boikot Produk Cina

SOLO (Jurnalislam.com) – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Surakarta melakukan aksi unjuk rasa mengecam pemerintahan Tiongkok yang melakukan pembantaian terhadap muslim Uighur.

Puluhan mahasiswa berkumpul di kantor cabang HMI jalan Yodosipuro no.81 kemudian melakukan konvoi menuju Bundaran Gladak, Solo, Selasa, (18/12/2018).

“Jika pemerintah China tidak segera mengakhiri penindasan kepada muslim Uyghur maka Pengurus Besar (PB) HMI mendesak wakil pemerintahan China untuk segera angkat kaki dari bumi Indonesia. Karena di Indonesia tidak ada tempat untuk negara penindas Muslim dan pelanggar HAM,” kata Korlap aksi Muhammad Nasrul.

Selain itu, kata Nasrul, Sebagai perwujudan dari persaudaraan Universal (Universal Brotherhood) dan Ukhuwah Islamiyah maka PB-HMI menghimbau kepada negara-negara muslim untuk bersatu dan memberikan tekanan politik kepada Cina agar menghentikan penindasan dan pembantaian terhadap muslim Uyghur.

“Kepada pemerintah lndonesia dan negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam untuk bersatu melakukan tekanan kepada pemerintah China untuk segera menyudahi kekejaman dan penindasan kepada Mushm Uyghur,” ujarnya.

Lebih lanjut, kata Nasrul, PB-HMI mendesak seluruh pengurus pusat hingga cabang untuk melakukan aksi boikot produk Cina yang beredar di Indonesia.

“Menghimbau kepada pengurus Badan Kordinasi, Cabang dan komisariat serta keluarga besar HMI seluruh Indonesia Untuk melakukan aksi serempak turun kejalan serta melakukan boikot terhadap semua produk China di seluruh Indonesia,” tandasnya.