Berita Terkini

Komunitas Masyarakat Anti Riba dan Salimah Peduli Umat Kirim Bantuan Tsunami Lampung

KENDAL (Jurnalislam.com) – Komunitas Masyarakat Anti Riba ( KMTR) dan Salimah Peduli Umat (SPU) mengirim bantuan 300 terpal dan 500 sarung ke bencana Tsunami Lampung, Selasa (25/12/2018).

Ketua KMTR, Agus Imaduddin mengatakan, kita peduli bencana tsunami karena kita sesama muslim yang harus saling membantu, sebagai manusia harus  bermanfaat untuk orang lain, saat bencana datang, walaupun saudara kita jauh di lampung.

“Alhamdulillah malam ini kita membawa bantuan 300 terpal, 500 sarung, mie instan dll untuk nanti kita berikan kepada warga yang terkena tsunami di Lampung,”katanya kepada Jurniscom, Selasa (25/12/2018).

“Divisi dari KMTR salah satunya Divisi Peduli  Bencana, Kita berangkat dengan 3 mobil yang berisi terpal dan sarung dan membawa 6 personil dari Weleri menuju Lampung malam ini ” imbuhnya.

kontributor : anom

Generasi Muda Islam Harus Jadi Solusi Permasalahan Bangsa

JAKARTA (Jurnalislam.com) — Wakil Ketua Majleis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Hidayat Nur Wahid (HNW), mengapresiasi dan mendukung rencana generasi muda Islam Indonesia yang tergabung dalam organisasi Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI).

KAMMI diimbau terlibat langsung menjadi relawan memantau dan mengawasi pelaksanaan pemilu 2019. Menurutnya, generasi muda Islam berperan menjadi bagian solusi permasalahan bangsa.

Hal tersebut diungkapkan HNW usai mendengar langsung rencana tersebut dari Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) KAMMI Irfan Ahmad Fauzi dalam acara audiensi antara HNW dan delegasi PP KAMMI, di ruang kerja Wakil Ketua MPR RI, di Gedung Nusantara III, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta, Kamis (27/12).

“Saya sangat apresiasi dan dukung rencana tersebut, dan memang inilah harapan kita semua kiprah generasi muda mahasiswa Islam yang tidak hanya teori tapi aksi dan menjadi bagian dari solusi permasalahan bangsa,” ujar HNW lansir Republika.co.id.

Kiprah positif generasi muda Islam Indonesia KAMMI tersebut, menurut HNW, juga untuk menjawab berbagai kesalahpahaman tentang Islam seperti radikal, nonNKRI, nonpancasila dan lainnya.

Ada lagi kiprah KAMMI sebagai generasi muda Islam Indonesia yang positif yang sangat luar biasa seperti menjadi relawan bersama elemen masyarakat dan elemen pemuda berbeda agama dan suku lainnya, langsung ke lokasi bencana Tsunami yang memporak porandakan wilayah pesisir Banten, Jawa Barat.

“Hal-hal baik seperti itu harus diperhatikan generasi muda Islam Indonesia sebab jika diam saja maka kesalahpahaman-kesalahpahaman tentang Islam akan terus ada,” terangnya.

HNW juga mengingatkan hal tersebut sangat penting. Kiprah dan peran generasi muda Islam Indonesia saat ini untuk bangsa dan negara harus lebih baik dari kiprah dan peran para generasi muda Islam Indonesia di era perjuangan dahulu.

sumber: republika.co.id

 

 

Pusat Kebudayaan Indonesia Akan Dibangun di Arab Saudi

JAKARTA (Jurnalislam.com) –Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan, Indonesia akan membangun pusat kebudayaan di Jeddah, Arab Saudi. Pihaknya telah melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Arab Saudi.

“Kami terus mengirim seniman dari Indonesia untuk Arab Saudi. Ini saya sudah minta pak Komjen untuk menjajaki mencari lokasi mana yang paling ideal,” kata Muhadjir di Malang dikutip Jumat, 28 Desember 2018.

Muhadjir mengatakan, pembangunan pusat kebudayaan akan menaikkan nilai tawar Indonesia di Arab Saudi. Selain sektor budaya, pendidikan anak-anak Indonesia di Arab Saudi juga akan diperhatikan lebih baik.

“Sehingga marwah dan martabat Indonesia biar agak gagah lah, di Arab Saudi kita punya pusat kebudayaan,” ujar Muhadjir.

Muhadjir mengatakan, pembangunan pusat budaya di Arab Saudi sebagai bentuk diplomasi lunak yang dipilih Indonesia. Sebagai negara sahabat, pertukaran budaya dianggap diplomasi paling bagus. Agar masing-masing negara saling memahami dan meningkatkan hubungan diplomatik.

Sumber : viva.co.id

Aa Gym Siap Jadi Orang Tua Asuh Almarhum Aa Jimmy

BANDUNG (Jurnalislam.com) –Dai kondang KH Abdullah Gymnastiar atau yang dikenal dengan Aa Gym turut berduka cita atas meninggalnya Aa Jimmy bersama dengan istri dan dua putrinya akibat terjangan tsunami di Banten pada Sabtu malam, 22 Desember 2018 lalu.

Heriyanto atau Aa Jimmy selama ini dikenal kerap meniru gaya Aa Gym dalam berdakwah.

Turut berduka cita dan berbela sungkawa khusus ke Aa Jimmy dan semua yang diuji musibah, semoga husnul khotimah, diterima amal baiknya dan berkumpul di surga-Nya,” kata Aa Gym di tvOne, Jumat, 28 Desember 2018.

Aa Gym bercerita, Aa Jimmy beberapa tahun lalu pernah mendatanginya. Tujuan kedatangannya adalah minta izin karena ingin meniru gayanya. Menurut Aa Gym, sepanjang yang ditirunya membawa kebaikan dia mengizinkannya.

Dan soal putri bungsu Aa Jimmy yang selamat dari bencana tsunami, Aa Gym menawarkan biaya gratis untuk mengenyam pendidikan di pondok pesantren miliknya Daarut Tauhiid. Dia juga menawarkan diri menjadi orang tua asuh untuk bayi yatim piatu itu.

“Kalau anak ini sudah siap sekolah, silakan di Pesantren Daarut Tauhiid tidak perlu biaya. Insya Allah akan jadi orangtua asuh bagi anak Aa Jimmy,” tuturnya.

Seperti diketahui, dalam bencana tsunami Banten, Aa Jimmy, istrinya Hati Nur Illah dan kedua putrinya, Radea Putri Anindyta dan Naisya Rafani meninggal dunia. Sementara putri bungsunya Rasisha Yumna Azahra yang berusia 3 bulan akan dirawat oleh neneknya di Cianjur.

“Sekarang anaknya akan dirawat keluarganya di Cianjur oleh neneknya,” kata keluarga almarhum Aa Jimmy, Dadang Miftah.

Sumber : viva.co.id

 

Taliban Rilis Video Latihan Pasukan Komando

AFGHANISTAN (Jurnalislam.com) – Taliban merilis video pelatihan “pasukan komando” di sebuah kamp yang konon berlokasi di Afghanistan. Video itu adalah yang terbaru dalam serangkaian video Taliban yang menunjukkan para pejuangnya melakukan latihan.

Video ini diproduksi oleh Manba ‘Al-Jihad Media dan klip pendeknya (di atas) diterbitkan di feed Twitter juru bicara Zabihullah Mujahid. Video tersebut memuat logo Manba ‘Al-Jihad Media, saluran media utama untuk Jaringan Haqqani, sebuah faksi integral Taliban yang bersekutu erat dengan al Qaeda dan kelompok-kelompok mujahid asing lainnya. Manba ‘Al-Jihad Media diintegrasikan ke dalam perangkat media Taliban bertahun-tahun yang lalu. Sirajuddin Haqqani, kepala Jaringan Haqqani, adalah wakil amir Taliban. Ayahnya, Jalaluddin, yang baru saja meninggal dunia, ditampilkan dalam video, lansir Long War Journal, Rabu (26/12/2018)

Sedikitnya 70 “pasukan komando” ditunjukkan melakukan berbagai tahap pelatihan, termasuk berbaris dan senam. Pada satu titik, dalam sebuah adegan yang mengingatkan pada video pelatihan al Qaeda dari beberapa dekade lalu, para peserta pelatihan melompat melewati lingkaran yang terbakar. Para pejuang mengenakan seragam baru dan wajah mereka ditutupi balaclava putih.

Lokasi kamp tidak diungkapkan, tetapi tweet tersebut mengindikasikan bahwa lokasi tersebut berada di Afghanistan. Kamp itu tampaknya bersifat sementara; tidak ada bangunan tetap yang ditunjukkan dan para pejuang Taliban dilatih dalam lapangan terbuka yang dikelilingi oleh pepohonan.

Baca juga: 

Walaupun Taliban mengatakan kamp itu terletak di Afghanistan, ada kemungkinan kamp itu berada di Pakistan, di mana Taliban beroperasi tanpa hambatan. Jika terletak di Afghanistan, keberadaan kamp tersebut semakin menyoroti situasi keamanan yang memburuk. Jika terletak di Pakistan, maka kamp tersebut menyoroti dukungan Pakistan yang tak tergoyahkan untuk Taliban.

Di mana pun lokasi kamp, ​​jelas bahwa Taliban tidak khawatir akan diserang. Bendera Taliban dipajang secara mencolok di seluruh area pelatihan, termasuk pada tujuh kendaraan yang diparkir secara teratur.

Taliban secara terbuka menunjukkan sedikitnya 20 kamp pelatihannya sejak akhir 2014. Pada akhir 2015, Taliban mengumumkan bahwa Khalid bin Walid Camp mengoperasikan 12 fasilitas satelit di seluruh Afghanistan, dan memiliki kapasitas untuk melatih hingga 2.000 rekrutmen dalam satu waktu. Selain itu, Kamp Khalid bin Walid dikatakan melatih anggota baru di delapan provinsi (Helmand, Kandahar, Ghazni, Ghor, Saripul, Faryab, Farah dan Maidan Wardak) dan memiliki sekitar 300 pelatih dan sarjana militer.

Kelompok-kelompok jihadis lainnya, termasuk al Qaeda, juga diketahui mengoperasikan kamp di Afghanistan. Pada 2015, AS menyerang sebuah kamp al Qaeda di distrik Bermal di Paktika, dan dua lainnya di distrik Shorabak di provinsi Kandahar. Komandan Pasukan AS yang akan keluar dari Afghanistan, Jenderal John Campbell, mengatakan bahwa salah satu kamp di Shorabak adalah yang terbesar di Afghanistan sejak AS menginvasi pada tahun 2001. Al Qaeda juga mengoperasikan kamp di Kunar dan Nuristan.

Harakat-ul-Mujahidin, kelompok jihadis Pakistan yang dekat dengan al Qaeda, “mengoperasikan kamp pelatihan di Afghanistan timur,” kata pemerintah AS pada tahun 2014. Partai Islam Turkistan, Uni Jihad Islam, dan Jamaat Bukhari Jamaat, sebuah Kelompok jihadis Uzbek yang beroperasi di Suriah dan Afghanistan, semuanya mengaku mengoperasikan kamp di Afghanistan.

Ronaldo Dukung Koulibaly Hadapi Pelecehan Rasis

ISTANBUL  (Jurnalislam.com) – Pemain Juventus, Cristiano Ronaldo, pada hari Kamis (27/12/2018) melangkah untuk mendukung sesama pemain sepak bola dalam menghadapi pelecehan rasis.

Selama pertandingan hari Rabu di Milan antara Inter dan Napoli, beberapa penggemar Inter meneriakkan suara-suara melecehkan ke arah pemain belakang Napoli, Kalidou Koulibaly berkebangasaan Senegal.

Pelecehan para penggemar tersebut mendorong Ronaldo untuk memposting foto di Instagram dengan pesan dalam bahasa Italia: “Pendidikan dan rasa hormat diperlukan di dunia dan di sepakbola. Katakan tidak untuk rasisme dan untuk segala bentuk penghinaan dan diskriminasi.”

Baca juga: 

Setelah pertandingan, pelatih Napoli Carlo Ancelotti mengatakan bahwa dia telah beberapa kali meminta agar pertandingan dihentikan karena pelecehan rasis dan juga mengancam akan memimpin tim di luar lapangan jika pelecehan itu diulang dalam pertandingan mendatang.

Turki Kecam Keras Pembangunan 2.200 Pemukiman Ilegal Israel di Tepi Barat

ANKARA (Jurnalislam.com) – Kementerian Luar Negeri Turki mengecam keras persetujuan Israel atas rencana untuk membangun hampir 2.200 unit perumahan di Tepi Barat yang dijajah pemerintah Yahudi.

“Kami menolak keputusan ilegal Israel ini, yang secara sembarangan terus menerus melanggar hukum internasional, khususnya resolusi-resolusi PBB yang relevan dan Konvensi Jenewa ke-4,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan Jumat (28/12/2018) pagi di situsnya.

Menurut laporan Palestina, sekitar 640.000 pemukim Yahudi sekarang tinggal di 196 permukiman yang dibangun dengan persetujuan rezim Israel sementara lebih dari 200 pos-pos pemukim dibangun tanpa persetujuan  rezim  Israel melintasi Tepi Barat dan Yerusalem Timur yang diduduki.

Baca juga: 

Hukum internasional menganggap Tepi Barat dan Yerusalem Timur sebagai “wilayah penjajahan” dan menganggap semua kegiatan pembangunan permukiman Yahudi di sana ilegal.

Proses perdamaian Israel-Palestina runtuh pada pertengahan 2014 karena Israel terus menolak menghentikan pembangunan permukiman Tepi Barat dan menerima perbatasan pra-1967 sebagai dasar untuk solusi dua negara.

11 Kamp Pengungunsi di Idlib Dihantam Banjir Besar

IDLIB (Jurnalislam.com) – Hujan deras pada hari Kamis (27/12/2018) menyebabkan banjir besar di daerah pedesaan Suriah utara, menghancurkan tenda di 11 kamp pengungsi dan menyebabkan puluhan ribu orang menghadapi musim dingin tanpa tempat berlindung.

Menurut informasi yang dihimpun oleh koresponden Anadolu Agency di Suriah, banjir telah menyebabkan sekitar 25.000 pengungsi mencari perlindungan di kamp-kamp lain.

Belum ada korban yang dilaporkan akibat banjir, tetapi banyak ternak dilaporkan mati.

Permintaan bantuan darurat sejauh ini telah diterima dari kamp-kamp pengungsi Atme, Qah, Omar dan Khirbat al-Jawz di provinsi Latakia barat laut.

Baca juga: 

Mustafa Yusuf, direktur organisasi pertahanan sipil White Helmets Suriah, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa mereka telah menerima banyak permintaan bantuan darurat.

“Sejak kemarin sore, agen kami telah melakukan operasi pencarian dan penyelamatan,” kata Yusuf pada hari Kamis.

Yayasan Bantuan Kemanusiaan Turki (IHH) juga telah mengumumkan bahwa tempat penampungan sementara akan segera didirikan dengan bantuan beberapa LSM lokal.

Kasus Khashoggi Belum Kelar Tiba-tiba Raja Arab Ganti Menlu Adel al Jubeir

ARAB SAUDI (Jurnalislam.com) – Raja Arab Saudi King Salman telah menunjuk menteri luar negeri baru sebagai bagian dari perombakan besar kabinet, menurut media pemerintah Saudi.

Sebuah dekrit kerajaan menetapkan Ibrahim al-Assaf sebagai menteri luar negeri baru, dengan menurunkan kepala diplomat Adel al-Jubeir yang akan keluar sebagai pejabat menteri luar negeri untuk urusan luar negeri.

Perombakan pada hari Kamis (27/12/2018) itu adalah yang pertama sejak pembunuhan jurnalis Saudi Jamal Khashoggi di Istanbul pada bulan Oktober oleh pasukan pembunuh Saudi.

Kematian itu memicu kemarahan internasional dan membahayakan hubungan Riyadh dengan sekutu baratnya.

Turki dan badan-badan intelijen barat telah mengisyaratkan atau secara langsung menyebut putra Raja Salman, Putra Mahkota Mohammed bin Salman, sebagai dalang di balik pembunuhan itu tetapi raja menetapkan bahwa pewarisnya tidak berubah dalam perombakan terbaru.

Marwan Kabalan, kepala analisis kebijakan di Pusat Penelitian dan Kebijakan Arab, mengatakan langkah itu tidak mengejutkan karena al-Jubeir dipandang sebagai “sisa dari era (mendiang) Raja Abdullah”.

Baca juga: 

“Kami sudah memperkirakan al-Jubeir akan keluar. Bahkan sebelum kasus Khashoggi,” kata Kabalan merujuk pada pembunuhan Khashoggi pada 2 Oktober.

“Tapi aku sekarang berpikir dia telah digunakan sebagai kambing hitam lain dalam masalah ini.”

Pihak berwenang di Riyadh mengakui pembunuhan kritikus pemerintah tersebut terjadi dalam sebuah operasi yang mereka gambarkan dilakukan oleh “elemen jahat.”

“Saya pikir dia akan keluar sekarang – mungkin pada waktu yang tepat menurut Putra Mahkota Mohammed bin Salman. Seperti yang saya katakan, putra mahkota ingin menggunakan seseorang sebagai kambing hitam dan juga meminta pertanggungjawabannya,” tambah Kabalan.

“Karena konsul jenderal Saudi di Istanbul sangat terlibat dalam pembunuhan Khashoggi dan itu akan jatuh di bawah al-Jubeir.”

Seorang mantan menteri keuangan, al-Assaf, adalah di antara puluhan anggota keluarga kerajaan, pejabat pemerintah, dan pengusaha terkenal yang ditahan selama “pembersihan anti-korupsi” pada November 2017.

Perubahan penting lainnya termasuk penunjukan Pangeran Abdullah bin Bandar bin Abdulaziz sebagai kepala Garda Nasional, menggantikan Pangeran Miteb bin Abdullah.

Jenderal Khalid bin Qirar al-Harbi juga ditunjuk sebagai kepala keamanan umum, sementara Musaed al-Aiban diangkat sebagai penasihat keamanan nasional.

BNPB: Anak Krakatau Masuki Fase Erupsi Lanjutan

SERANG (Jurnalislam.com) – Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, kondisi gunung Anak Krakatau saat ini sudah memasuki fase erupsi lanjutan.

“Erupsi selanjutnya  berupa letusan-letusan Strombolian yaitu letusan yang disertai lontaran lava pijar dan aliran lava pijar yang dominan mengarah ke tenggara,” katanya dalam siaran pers yang diterima redaksi Jurnalislam.com, Kamis (27/12/2018).

“Erupsi yang berlangsung fluktuatif,” tambahnya.

Sementara itu, ia menjelaskan saat ini aktivitas letusan masih berlangsung secara terus-menerus.

“Yaitu berupa letusan Strombolian disertai lontaran lava pijar dan awan panas. Pada 26/12/2018 terpantau letusan berupa awan panas dan Surtseyan. Awan panas ini yang mengakibatkan adanya hujan abu,” ungkapnya.

Terkait hujan abu vulkanik, Sutopo mengimbau masyarakat agar mengantisipasi dengan menggunakan masker dan kacamata saat beraktivitas di luar.

Lebih dari itu ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaannya.

“Gunakan selalu informasi dari PVMBG untuk peringatan dini gunungapi dan BMKG terkait peringatan dini tsunami selaku institusi yang resmi. Jangan percaya dari informasi yang  menyesatkan yang sumbernya tidak dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya.