Berita Terkini

Anggota Parlemen Inggris Ini Bandingkan Muslimah Bercadar dengan Perampok Bank

INGGRIS (Jurnalislam.com) – Kelompok payung utama Muslim Inggris pada hari Jumat mengecam pernyataan Islamophobik dari tokoh partai Conservative yang berkuasa, Boris Johnson, mantan menteri luar negeri, lansir World Bulletin Ahad (23/12/2018).

Setelah memeriksa artikel di bulan Agustus untuk Daily Telegraph di mana Johnson membandingkan wanita Muslim yang mengenakan niqab dan burka dengan “kotak surat dan perampok bank,” sebuah panel Tory mendukung cercaan Johnson dengan “penuh hormat dan rasa toleran” dan membela hak Johnson untuk menggunakan “satire (sindiran).”

Menyebut komentar tersebut “tidak manusiawi,” Dewan Muslim Inggris – kelompok payung bagi sekitar 500 masjid, sekolah, dan asosiasi – mengatakan bahwa artikel Johnson dinilai “merendahkan”  dan jauh dari sekedar “sindiran,” serta telah mengilhami serangan Islamophobia.

“Laporan pada saat itu menunjukkan bahwa kolom Telegraph Johnson memiliki konsekuensi di dunia nyata, yang langsung mengarah ke ‘penyerangan verbal’ terhadap wanita Muslim dan melepaskan kebencian dan Islamophobia dari pendukung partai Conservative,” kata sebuah pernyataan oleh dewan.

Baca juga:

“Mr Johnson bukan seorang satiris – dia adalah anggota Parlemen, dan karena itu memiliki tanggung jawab untuk mengatur ucapannya karena seluruh Inggris akan mengikuti,” tambah pernyataan itu.

“Dalam hal ini, Islamofobia sayap kanan yang telah bergerak mengikuti retorikanya.”

Pada bulan Agustus, para anggota parlemen senior partai Conservative dan perdana menteri sendiri menuntut permintaan maaf dari Johnson, tetapi tidak ada yang ditanggapi.

Juni  ini dewan meminta Conservative untuk meluncurkan penyelidikan internal terhadap berbagai tuduhan Islamophobia di dalam jajarannya.

Masterplan Ekonomi Syariah Direncanakan Rampung Desember Ini

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS), lembaga di bawah Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), sedang menggarap masterplan pengembangan ekonomi syariah.

Rencana induk ini ditargetkan rampung pada akhir bulan untuk kemudian segera diimplementasikan tahun depan.

Kepala Sekretariat Satuan Kerja KNKS Muhammad Cholifihani mengatakan, pembuatan masterplan ekonomi syariah didukung oleh konsultan profesional.

Dalam masterplan, tertuang rencana teknis untuk mencapai target Indonesia sebagai salah satu pusat industri syariah terbaik.

“Baik secara ekonomi dan keuangan,” ujarnya lansir  Republika, Ahad (23/12).

Salah satu poin yang disampaikan dalam masterplan itu adalah sektor prioritas untuk pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.

Menurut Cholifiani, dari data yang ada, industri makanan dan minuman memiliki potensi besar untuk dikembangkan karena memiliki infrastruktur memadai serta nilai ekspor besar.

Oleh karena itu, di masterplan, sektor ini akan dijadikan sebagai prioritas.

Sementara itu, Menteri PPN/ Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, masterplan ekonomi syariah KNKS lebih menjabarkan produk-produk yang dapat dikembangkan oleh Indonesia untuk pasar halal dunia.

Selain itu, strategi untuk memasarkan produk-produk tersebut ke pasar internasional dan upaya agar produk mendapatkan sertifikasi halal juga akan dituangkan dalam dokumen.

Selain makanan dan minuman, Bambang menyebutkan, setidaknya ada empat industri lain yang berpotensi dikembangkan untuk mendorong pengembangan ekonomi syariah Indonesia.

Industri itu adalah pariwisata, kosmetik dan obat-obatan serta tekstil.

sumber : republika.co.id

Turki Kirim Bala Bantuan Militer ke Perbatasan Suriah

SURIAH (Jurnalislam.com) – Turki mengirim bala bantuan ke perbatasannya dengan Suriah, media Turki melaporkan pada hari Ahad (23/12/2018), menambahkan bahwa sekitar 100 kendaraan, termasuk truk pick-up dan persenjataan, telah melakukan perjalanan ke daerah tersebut.

Aktivitas militer yang meningkat terjadi beberapa hari setelah Presiden Tayyip Erdogan mengatakan Turki akan menunda operasi militer yang direncanakan melawan kelompok bersenjata Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) yang didukung AS di Suriah utara, setelah pengumuman mengejutkan Amerika Serikat untuk menarik pasukannya dari Suriah.

Washington selama bertahun-tahun mendukung Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin Kurdi dalam perang melawan Islamic State (IS) di Suriah, sebagai bagian dari koalisi internasional yang didominasi oleh YPG.

Pada hari Rabu lalu, Presiden AS Donald Trump mengatakan ia memerintahkan penarikan sekitar 2.000 tentara AS di Suriah karena IS telah dikalahkan, sebuah penilaian yang dikritik oleh banyak pihak. Para pejabat AS mengatakan perinciannya belum selesai, tetapi mereka memperkirakan pasukan negara itu akan keluar dari Suriah pada pertengahan Januari.

Pada bulan Juni, sekutu NATO mencapai kesepakatan yang akan membuat YPG dipindahkan dari wilayah itu, tetapi Turki mengeluhkan bahwa rencana itu belum dilaksanakan.

Media Turki mengatakan, konvoi Turki, yang mengarah ke distrik perbatasan Kilis, yang terletak di provinsi selatan Hatay, termasuk tank, howitzer, senapan mesin dan bus yang membawa pasukan.

Baca juga: 

Media pemerintah Turki, termasuk TRT dan Anadolu Agency, memuat cuplikan langsung dari pinggiran Manbij, sebuah kota Suriah di distrik Elbeyli, yang telah menjadi sumber ketegangan antara Ankara dan Washington.

Sebagian peralatan dan personil militer akan ditempatkan di pos-pos di sepanjang perbatasan sementara beberapa lainnya telah menyeberang ke Suriah melalui Elbeyli, kata kantor berita swasta Demiroren.

“Sekitar 35 tank dan senjata berat lainnya, yang dibawa dengan kapal tangki pengangkut, melintasi perbatasan Jarablos di awal malam,” kata Rami Abdel Rahman, kepala Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (the Syrian Observatory for Human Rights,-SOHR) yang berpusat di Inggris, kepada AFP, Sabtu.

“Mereka menuju ke suatu daerah dekat Sungai Sajour, antara Jarablos dan Manbij, tidak jauh dari garis depan di mana pasukan Kurdi dari Dewan Militer Manbij ditempatkan,” tambahnya.

Erdogan mengatakan pada hari Jumat bahwa Turki akan mengambil alih perang melawan kelompok IS di Suriah ketika AS menarik pasukannya, menambahkan bahwa operasi yang direncanakan akan menargetkan YPG serta IS di Suriah.

Ankara menganggap YPG yang didukung AS sebagai kelompok “teroris” dan perpanjangan dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK), yang telah melancarkan serangan terhadap tanah Turki sejak 1980-an demi membentuk wilayah otonomi.

Dalam dua tahun terakhir, Turki telah melakukan dua serangan ke Suriah utara, yang diberi nama “Euphrates Shield” dan “Olive Branch”.

Pada 2016, Turki meluncurkan operasi melawan IS, yang juga bertujuan untuk memblokir YPG agar tidak bergabung dengan wilayah yang dikuasainya di Suriah utara. Pada Januari 2018, Turki melakukan serangan terhadap pasukan Kurdi di wilayah barat laut Afrin.

Faksi-faksi Palestina Kecam Vonis Pembubaran Parlemen Pimpinan Hamas

GAZA (Jurnalislam.com) – Faksi-faksi Palestina kecam keputusan Mahkamah Konstitusi yang membubarkan parlemen pimpinan Hamas, Anadolu Agency melaporkan Ahad (23/12/2018)

Pada hari Sabtu (22/12/2018), Presiden Palestina Mahmoud Abbas berjanji untuk menerapkan putusan pengadilan yang membubarkan parlemen dan mengadakan pemilihan parlemen baru dalam waktu enam bulan.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Ahad, kelompok Jihad Islam tersebut menggambarkan putusan itu sebagai “bencana”.

Juru bicara kelompok Mosab al-Berem menggarisbawahi perlunya “untuk tidak mencampur masalah hukum dengan masalah politik”.

“Persatuan nasional harus dicapai atas dasar kemitraan dan keharmonisan internal untuk menentang pendudukan Israel,” katanya.

Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina (The Popular Front for the Liberation of Palestine) menggambarkan gerakan itu sebagai “keputusan politik yang akan menambah hambatan baru bagi upaya rekonsiliasi Palestina”.

Ini akan membawa “perpecahan ke tingkat yang lebih baru yang dapat semakin memperumit urusan dalam negeri, dan menyeret arena Palestina ke perjuangan memperebutkan legitimasi.”

Kelompok itu meminta Otoritas Palestina yang berbasis di Ramallah untuk tidak menerapkan keputusan pengadilan dan sebagai gantinya fokus pada implementasi kesepakatan rekonsiliasi”.

Baca juga: 

Inisiatif Nasional Palestina (The Palestinian National Initiative) juga memperingatkan bahwa putusan itu “akan menyeret warga Palestina masuk ke dalam perangkap perjanjian Oslo (ditandatangani dengan Israel pada tahun 1993) dan keluar dari pemerintahan sendiri yang berhasil ditegakkan oleh rakyat Palestina dan kepemimpinannya”.

Keputusan itu adalah “pelanggaran mencolok terhadap Pasal 47 Undang-Undang Dasar Palestina yang menyatakan bahwa masa jabatan Dewan Legislatif hanya berakhir ketika anggota majelis yang baru terpilih telah disumpah.”

Komite Perlawanan Rakyat (the Popular Resistance Committees) juga menolak putusan itu, dengan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa tindakan seperti itu akan “memperdalam perpecahan Palestina.”

Hamas sebelumnya telah mengecam keputusan pengadilan, mengatakan putusan itu “tidak memiliki nilai konstitusional atau hukum”.

Tak Ada Peringatan Dini Tsunami Banten, Indonesia Jadi Sorotan Dunia

WASHINGTON (Jurnalislam.com) — Tsunami yang menerjang kawasan pesisir Selat Sunda, Sabtu (22/12) masih dipertanyak sejumlah pihak. Lantaran tidak adanya peringatan kebencanaan dari tsunami yang disebabkan oleh aktivitas vulkanologi erupsi Anak Krakatau tersebut.

Hal itu juga yang menjadi sorotan media asing, NBCnews dalam laporannya Ahad (23/12) waktu setempat berjudul ‘Mengapa tsunami menerjang Indonesia tanpa peringatan”.

Direktur Pusat Penelitian Tsunami  Universitas California Selatan Costas Synolakis menyebut tsunami yang terjadi di pesisir wilayah Banten dan Lampung tersebut bukanlah tsunami pada umumnya yang terjadi karena aktivitas tektonik atau gempa bumi. Tsunami kali ini terjadi etapi karena aktivitas vulkanik.

Sementara sebagian besar tsunami didahului aktivitas seismik yang memungkinkan untuk dilakukan beberapa peringatan. Namun sayangnya, para ahli menyebut rangkaian faktor menyebabkan dampak bencana terjadi saat tsunami melanda.

Tsunami yang terjadi antara pulau Jawa dan Sumatera itu diketahui disebabkan Anak Gunung Krakatau yang telah aktif sejak Juni. Setidaknya ada dua teori yang menyebabkan letusan memicu tsunami, pertama, yakni tanah longsor di bawah air atau semburan lava cair yang menyebabkan perpindahan. Namun para ahli mengatakan kemungkinan bersar gelombang dipicu oleh tanah longsor.

“Ini bukan tsunami biasa. Ini adalah tsunami vulkanik, itu tidak memicu adanya peringatan. Jadi dari sudut pandang itu, Pusat Peringatan Tsunami pada dasarnya tidak berguna,” ujar Costas Synolakis.

Synolakis melanjutkan, karena dekatnya Anak Krakatau dengan pantai, tsunami pada Sabtu (23/12) kemarin kemungkinan melanda 20-30 menit setelah terjadi aktivitas volkanologi.

Profesor emeritus ilmu bumi di Universitas Northwestern, Emile Okal menyebut gunung berapi adalah sesuatu yang terus hidup. “Ini adalah sesuatu yang secara geologis tidak dalam kondisi stabil kapanpun,” ujar Emile, yang telah mempelajari tsunami selama 35 tahun.

Menurutnya, aktivitas gunung akan menjadi tanah longsor, dan jika gunung berapi tersebut berada di bawah iar maka akan menggusur air dan membuat gelombang. Okal mengatakan untuk mendeteksi tsunami dengan benar, maka Indonesia perlu menghabiskan sekitar satu miliar dolar untuk teknologi dan tenaga sepanjang waktu di sepanjang wilayah pesisirnya. Menurutnya, bahkan pada saat itu bukan jaminan bahwa peringatan akan datang pada waktunya.

Namun kata dia, fakta bahwa tsunami disebabkan oleh gunung berapi dan bukan gempa bumi sebagai satu-satunya alasan, hal itu sangat mematikan. “Sangat buruk bahwa ini terjadi pada malam hari, tampaknya, untuk menambah pada cedera, ini terjadi saat air pasang. Semuanya sama, bahayanya akan meningkat,” kata Okal.

Ini bukan pertama kalinya Anak Krakatau menyebabkan kerusakan di Indonesia, menurut Synolakis. Pada tahun 1883, gunung berapi itu menghancurkan wilayah yang sama selama masa aktivitas gunung berapi.

“Itu tidak diharapkan tetapi tidak terduga untuk terjadi letusan yang dapat menciptakan longsoran dengan cara yang sama yang dipicu 175 tahun yang lalu,” katanya.

Synolakis juga menanggapi pernyataan salah satu pendiri Pusat Penelitian Tsunami Indonesia, Gegar Prasetya, yang mengatakan tsunami tidak terlalu besar. Namun masalahnya adalah orang selalu cenderung membangun dekat dengan garis pantai

Synolakis mengatakan itu tidak realistis untuk mengharapkan semua orang meninggalkan pantai, namun ia menekankan bahwa mereka yang berada di daerah berisiko tinggi harus menyadari potensi serius untuk bencana.

“Jika Anda berada di pantai – di mana Anda seharusnya berada, nikmati pantai, tetapi jika Anda melihat sesuatu yang aneh, gemetar atau perilaku aneh, lari saja,” katanya.

Sumber : republika.co.id

 

Aksi Teatrikal Jadi Media Tampilkan Kezaliman terhadap Muslim Uighur

SERANG (Jurnalislam.com) – Jiwa intelektual, kreatif dan pemberani dari mahasiswa pun hadir di Aksi Bela Uyghur Banten. Mahasiswa-mahasiswa yang terhimpun dalam Aliansi Mahasiswa Muslim Banten menampilkan teatrikal kekejian pemerintah Cina Xinjiang di sela-sela aksi Jumat lalu.

“Sebagaimana para wali dahulu, orang untuk mewujudkan empatinya bisa memvisualkan yang terjadi, sehingga ada gambaran imajinasi utuh di sela-sela aksi, agar gambaran tentang Uyghur tidak sebatas fatamorgana” jelas Denis Setiyawan Bidang Advokasi dan Aksi dari Aliansi Mahasiswa Muslim Banten kepada Jurnalislam.com tentang aksi teatrikalnya.

“Sebenarnya kami berencana untuk mengadakan aksi solidaritas Uighur ini sendiri dari kalangan Mahasiswa, namun kami dengar akan ada aksi dari para ulama makanya kami pun ikut bergabung dengan ulama sebagai rasa takzim kami kepada ulama” ujar Diebaj presidium Aliansi Mahasiswa Muslim Banten

Diebaj menambahkan lagi, “Kasus Uyghur ini bukan kasus yang baru, tapi baru muncul kepermukaan tahun ini. Dalam menghadapi Cina tidak bisa dengan cara yang halus, harus dengan politik keras, usir kedubes Cina jika tidak menghentikan kekejiannya terhadap muslim Uyghur, makanya spanduk yang kami bawa pun bertulis Usir Kedubes Cina”

“Kami dari mahasiswa siap untuk aksi ke kedubes Cina, meski misal hanya 25 orang kami siap mengusir kedubes Cina” tandasnya lagi.

Reporter : Jumi

Perguruan Bela Diri Muslim Tapak Siaga Kembali Raih Prestasi

KARANGANYAR-(Jurnalislam.com) -Perguruan bela diri muslim Tapak Siaga kembali meraih Juara 2 di kelas G dan F kategori SD dan Juara 3 di kelas G kategori SMA, di kejuaraan Pencak Silat Transmart Cup di Palur Plasa Karanganyar.

Mereka adalah Danis Indra permana siswa tapak siaga Dagas Polokarto, Isa Abdurrahman tapak siaga Al Hikam dan Luthfi Syahputra siswa Tapak Siaga Pusat, Banyuanyar Solo yang berhasil mengharumkan nama perguruan.

Muhammad Abdul Ghoniy, Ketua Perguruan Tapak Siaga mengaku bersyukur  dan bangga atas prestasi anak asuhnya di kejuaraan silat se- Jawa Tengah Transmart Cup 1 di Palur plasa  Karanganyar, Jum’at-Sabtu(20-21,/12/2018).

Alhamdulillah kami penggurus tapak siaga bersyukur atas prestasi yang ditorehkan siswa kami di kejuaraan Transmart Cup  ini, ini adalah pertandingan yang ke 3 yang di ikuti Tapak siaga,” katanya.

Menurutnya pertandingan bukan soal menang dan kalah,tetapi lebih untuk  menjalin ukuwah sesama pesilat di JawaTengah.

“Memenangkan pertandingan itu penting tapi kami menekankan lebih penting lagi menjaga ukhuwah sesama peailat di Jawa tengah”,tutupnya.

Kejuaraan Silat Se-Jateng Transmart cup ini  yang mempertandingkan 4 kelas,yaitu SD/MI, SMP, SMA dan ikuti puluhan perguruan silat dari Jawa tengah.

 

Dari Bali, Aliansi Bela Uighur Desak Presiden Jokowi Bersikap terhadap Cina

BALI (Jurnalislam.com) – Perlakuan represif yang dilakukan Pemerintah Tiongkok kepada masyarakat minoritas Uighur, Xinjiang menuai kecaman di depan Konsulat Jenderal Tiongkok untuk Bali.

Ratusan massa dari berbagai elemen yang terhimpun dalam  Aliansi Bela Uighur berkumpul di Jalan Tukad Badung, Renon, Denpasar, Ahad sore (23/12/2018) untuk menyuarakan aksi damai yang bertema “Ini Tentang Kemanusiaan Bukan SARA”.

Koordinator Aliansi Bela Uighur, Zainal Abidin mengecam tindakan kekerasan yang dilakukan oleh Pemerintah Tiongkok kepada masyarakat etnis Uighur.

“Kami mengecam perlakuan diskirimasi atas etnis muslim Uighur di Xinjiang, China. Dari data-data yang kami terima melalui media internasional, lembaga-lembaga HAM internasional bahwa hal tersebut adalah benar semua. Kami mengutuk dan mengecam perbuatan tersebut,” katanya..

Zainal pun mendesak agar Presiden RI Joko Widodo untuk berperan aktif dan memberikan pernyataan sikap resmi kenegaraan untuk mengutuk dan mengecam apa yang telah dilakukan oleh Pemerintah China kepada etnis Uighur.

Tukimo, salah satu peserta yang hadir dalam aksi tersebut menyampaikan bahwa kejadian yang menimpa Etnis Uighur adalah kejahatan kemanusiaan.

“Tidak perlu menjadi muslim agar anda peduli terhadap tindakan kekerasan dan diskriminasi di Uighur, cukup dengan anda menjadi manusia yang beradab. Karena yang dialami Etnis Muslim Uighur adalah kejahatan terhadap kemanusiaan” jelasnya.

Dalam aksi damai itu, Aliansi Bela Uighur menyampaikan solidaritas dan dukungannya yang termuat dalam 7 butir pernyataan sikap yang juga dibagikan kepada para polisi yang turut mengamankan.

“siapa pun bisa terus mendukung dan mengecam tindakan diskirimasi yang dilakukan kepada etnis Uighur. Jika ini dilakukan oleh seluruh masyarakat dunia, bisa mendesak PBB melakukan kebijakan guna mencegah meningkatnya kejahatan kemanusian yang menimpa etnis Uighur, ” pungkas Zainal.

 

kontributor : Hedi

 

Erdogan Sampaikan Belasungkawa kepada Rakyat Indonesia

ANKARA (Jurnalislam.com) – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada hari Ahad (23/12/2018) menyampaikan belasungkawa kepada Indonesia atas tsunami mematikan yang melanda Indonesia pada Sabtu malam.

“Atas nama rakyat Turki saya dengan ini menyatakan belasungkawa kami kepada semua rakyat Indonesia,” kata Erdogan saat pertemuan Majelis Umum Keuangan 2018 Dewan Hubungan Ekonomi Asing (DEIK) di Istanbul.

Sedikitnya 222 orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka ketika tsunami – yang kemungkinan dipicu oleh letusan gunung berapi – melanda Selat Sunda di Indonesia pada Sabtu malam, menurut badan bencana nasional negara itu.

Korban tewas mungkin masih meningkat karena tidak semua daerah yang terkena dampak telah diperiksa, Sutopo Purwo Nugroho, juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana, mengatakan dalam sebuah tweet.

Baca juga:

Indonesia terletak di dalam “Cincin Api” Samudra Pasifik di mana lempeng tektonik bertabrakan sehingga sering menyebabkan aktivitas seismik dan vulkanik.

September lalu, gempa berkekuatan 7,4 melanda Pulau Sulawesi, yang memicu tsunami di kota-kota Donggala dan Palu yang menjulang setinggi 10 kaki (3 meter), menewaskan lebih dari 2.000 orang.

Pada tanggal 26 Desember 2004, gempa bumi berkekuatan 9,1 melanda pantai timur Sumatra, memicu tsunami yang menewaskan sekitar 230.000 orang saat merobek pantai Sri Lanka, India, Malaysia, Indonesia, dan Thailand.

Mardani Ali Bicara DPT dan Pendiskreditan Umat Islam

JAKARTA (Jurnalislam) – Rumah Madani Indonesia menggelar diskusi publik dengan tema “Peran KPU dalam menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) di kawasan Jakarta Timur, Ahad (23/12/2018).

Hadir dalam acara mantan komisioner KPU, Chusnul Mariyah, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera, dan beberapa narasumber lainnya.

Mardani Ali mengatakan, saat ini masih banyak terjadi potensi kecurangan dalam DPT. Dan ia menilai, pada saat ini pemerintah cendrung tidak memihak umat Islam.

Sementara itu, ia juga mengomentari beberapa kasus yang saat ini menerpa umat Islam. “Seperti peraturan menteri dalam negeri yang mengatur jilbab, dan lain-lain,” katanya disela-sela acara.

Lebih dari itu, ia mengimbau kepada umat Islam untuk tetap kritis menghadapi isu yang “dipertontonkan” pemerintah saat ini.

Reporter: Firdaus