Dewan Muslim Inggris Kembali Surati dan Kritik Partai Anti Islam

28 Juni 2018
Dewan Muslim Inggris Kembali Surati dan Kritik Partai Anti Islam

LONDON (Jurnalislam.com) – Dewan Muslim Inggris telah menulis surat terbuka kedua dan mengkritik Partai Konservatif karena tidak menanggapi seruan mereka untuk menyelidiki dan mengabaikan isu Islamophobia di dalam partai.

“Tiga pekan yang lalu kami menulis kepada Anda untuk meminta penyelidikan terhadap Islamophobia di dalam Partai Konservatif, sayangnya kami tidak menerima pengakuan atau balasan,” kata surat itu, yang ditulis oleh Harun Khan, ketua kelompok, lansir Anadolu Agency Rabu (27/6/2018).

“Kurangnya tanggapan ini sangat mengecewakan mengingat bahwa kami menulis sebagai badan payung terbesar organisasi Muslim di Inggris dengan lebih dari 1.000 masjid dan lembaga Muslim baik afiliasi atau anggota afiliasi,” surat itu menambahkan.

Dianggap Radikal, Austria Tutup Tujuh Masjid dan Usir 40 Imam

Surat itu menyatakan bahwa tampaknya “Islamophobia di Konservatif lebih luas dan lebih dalam dari yang ditetapkan.”

Mendukung argumennya, surat itu mengutip bukti yang baru ditemukan seperti “klaim bahwa Menteri Kabinet Michael Gove memiliki pandangan ‘ekstrim’ tentang Muslim” dan bahwa slur etnis telah digunakan untuk merujuk Baroness Sayeeda Warsi, anggota House of Lords, di pertemuan Tory, serta banyak kandidat partai Konservatif seperti Shazia Awan dan Kushan Devani yang berhenti dari partai karena berbelok ekstrim ke kanan.

“Sejak terakhir kami menulis kepada Anda, orang lain telah berbagi kisah mereka dengan kami tentang pengalaman Islamophobia,” kata surat itu. “Mereka khawatir untuk mengangkat pengalaman mereka itu ke partai Anda karena itu akan menjadi ‘bunuh diri politik’ atau mungkin membahayakan hubungan mereka dengan anggota perlemen lokal mereka.”

“Ini adalah keadaan yang menyedihkan bagi demokrasi kami dan kami mengharapkan penyelidikan independen,” kata surat itu.

Muslim dan Integrasi di Inggris

Dalam sebuah surat kepada Tories bulan lalu, dewan menyerukan penyelidikan independen atas Islamophobia di dalam partai. Surat itu mendokumentasikan “kejadian Islamophobia pekanan di partai” dan mendesak pimpinan Partai Konservatif untuk mengambil tindakan terhadap anggota yang secara eksplisit terlihat Islamofobia.

Surat itu mendapat bantuan dan dukungan kuat dari sejumlah besar kelompok, masyarakat, dan individu di Inggris yang meneruskan seruan untuk penyelidikan, termasuk editorial di surat kabar The Times of London dan The Observer.

Politisi senior seperti Warsi, sesama anggota House of Lords, Mohamed Sheikh, dan pemimpin Partai Buruh Jeremy Corbyn mendukung seruan dewan untuk penyelidikan, begitu juga banyak organisasi seperti Persatuan Mahasiswa Nasional, Federasi Mahasiswa Masyarakat Islam (Federation of Student Islamic Societies-FOSIS), Union of Jewish Students, dan lebih dari 500 masjid dan institusi Isla