Berita Terkini

Bentrokan Militer Kembali Terjadi di Myanmar, 2.500 Warga Rohingya Larikan Diri

WASHINGTON (Jurnalislam.com) – Sekitar 2.500 warga Rohingya lagi-lagi meninggalkan Negara Bagian Rakhine di Myanmar menyusul bentrokan dengan militer, PBB mengatakan pada hari Rabu (2 Januari 2019).

Juru bicara untuk sekretaris jenderal PBB, Farhan Haq, mengatakan warga Rohingya “dipaksa untuk melarikan diri dari pertempuran antara Tentara Arakan dan militer Myanmar” yang dimulai bulan lalu.

Haq mengatakan tim PBB dikirim untuk menyelidiki dan menilai kebutuhan kelompok masyarakat yang tumbang tersebut.

Rohingya, yang digambarkan oleh PBB sebagai kelompok etnis yang paling teraniaya di dunia, telah menghadapi ketakutan akan serangan yang meningkat sejak ratusan orang terbunuh dalam kekerasan komunal pada 2012.

Baca juga:

PBB telah mendokumentasikan pemerkosaan massal, pembunuhan – termasuk bayi dan anak kecil – pemukulan brutal, mutilasi dan penghilangan yang dilakukan oleh pasukan pemerintah Myanmar. Dalam sebuah laporan, penyelidik PBB mengatakan pelanggaran seperti itu bisa dianggap sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan berat.

Sejak 25 Agustus 2017, hampir 24.000 Muslim Rohingya telah terbunuh oleh pasukan pemerintah Myanmar, menurut Ontario International Development Agency (OIDA).

Menurut Amnesty International, lebih dari 750.000 pengungsi Rohingya, kebanyakan anak-anak dan perempuan, telah melarikan diri dari Myanmar dan menyeberang ke Bangladesh setelah pasukan Myanmar melancarkan aksi penumpasan terhadap komunitas Muslim minoritas itu.

Bulan lalu, DPR AS mengeluarkan resolusi yang menyatakan bahwa kejahatan militer Myanmar terhadap warga kaum muslim Rohingya adalah genosida.

 

Ini Pandangan PA 212 Menyoal Tes Baca Alquran Capres-cawapres

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Juru bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Habib Novel Chaidir Bamukmin menduga tantangan tes membaca Alquran bagi capres-cawapres yang diusulkan oleh Dewan Ikatan Dai Aceh, merupakan settingan kubu petahana.

Sebab, menurut dia, tiga bulan sisa masa kampanye Pilpres 2019, kubu petahana berusaha menyerang Prabowo-Sandi dengan isu agama.

“Ini diduga sudah dikondisikan dan disetting oleh yang punya kepentingan. Karena 120 hari kedepan pihak petahana diduga sudah mengkondisikan menyerang lawan politiknya dengan isu agama dengan cara mencari kelemahan capres dan cawapres lawan politiknya,” kata Novel kepada wartawan, Rabu (02/01/2018).

Namun demikian, Novel mengaku tak masalah jika ada tes membaca Kitab Suci umat Islam ini. Dengan syarat, terlebih dahulu dibuat aturan atas kesepakatan bersama. Dan bukan diusulkan secara tiba-tiba.

“Pada prinsipnya setuju saja ada tes baca Alquran, karena itu juga baik, asalkan harus ditempuh dengan cara, mekanisme, aturan yang berlaku dan menjadi keputusan bersama secara konstitusi,” ungkapnya.

Alasannya, kata Novel, selama ini tidak ada aturan dari penyelenggara pemilu yang mensyaratkan capres-cawapres harus bisa baca Alquran.

“Saya rasa persyaratan capres dan cawapresnya dalam KPU itu tidak ada, dan program debat resmi yang ditayangkan di beberapa stasiun tv juga tidak ada,” pungkasnya.

Evakusi Korban Longsor Sukabumi Dilanjutkan, 15 Jenazah Ditemukan

SUKABUMI (Jurnalislam.com) –Upaya pencarian korban longsor yang menimbun 30 rumah di Kampung Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa, 1 Januari 2019, terpaksa dihentikan lebih awal.

Hujan deras memaksa evakuasi korban dihentikan pada pukul 14.00 WIB karena membahayakan petugas jika dilakukan evakuasi. Selanjutnya evakuasi akan dilanjutkan Rabu, 2 Januari 2019, oleh tim SAR gabungan.

Setelah dilakukan pendataan lagi dengan melibatkan aparat desa dan tokoh masyarakat, dari 30 unit rumah yang tertimbun terdapat 32 KK atau 101 jiwa. Sebelumnya dilaporkan 107 jiwa yang tertimbun, namun dikoreksi menjadi 101 jiwa.

Dari 101 jiwa yang tertimbun tercatat 63 orang selamat, 3 orang luka-luka dan dirujuk ke RS Pelabuhan Ratu, 15 orang meninggal dunia dan 20 orang masih dalam pencarian.

Dua alat berat telah disiapkan, namun baru satu alat berat yang dapat masuk ke lokasi longsor

Empat kali longsor susulan sudah terjadi meskipun dengan jumlah longsoran yang lebih kecil. Material tanah yang gembur dan rapuh cukup membahayakan bagi tim SAR gabungan di lapangan, apalagi jika turun hujan.

Daerah Cisolok merupakan zona bahaya longsor sedang dan tinggi.

Berdasarkan peta prakiraan terjadinya longsor di Kabupaten Sukabumi pada Januari 2019 dari PVMBG, terdapat 33 kecamatan di Kabupaten Sukabumi yang masuk kategori longsor menengah hingga tinggi.

Peta potensi longsor menengah artinya daerah yang mempunyai potensi menengah untuk terjadi longsor.

Pada zona ini dapat terjadi longsor jika curah hujan di atas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan.

Sedangkan peta potensi longsor tinggi adalah daerah yang mempunyai potensi tinggi untuk terjadi longsor.

Pada zona ini dapat terjadi longsor jika curah hujan di atas normal, sedangkan longsor lama dapat aktif kembali.

Tim SAR gabungan akan melanjutkan upaya pencarian 20  korban yang diduga masih tertimbun longsor.

Kebutuhan mendesak saat ini adalah cangkul, sekop, sarung tangan latex, alat komunikasi, personel dan relawan untuk menangani dapur umum dan evakuasi, dan perbaikan jaringan listrik agar segera menyala kembali.

Demikian disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho.

Sumber : viva.co.id

 

Industri Keuangan Syariah Global Tumbuh 11 Persen

JAKARTA (Jurnalislam.com) — Laporan Pembangunan Keuangan Islam (Islamic Finance Development) 2018 menunjukkan industri keuangan Islam global tumbuh dari tahun ke tahun.

Ekonomi Islam tumbuh 11 persen menjadi 2,4 triliun dolar AS dalam aset pada 2017 atau oleh Laju Pertumbuhan Majemuk Tahunan (CAGR) sebesar 6 persen dari 2012.

Dilansir di Salaam Gateway, Ahad (30/12), disebutkan, laporan ini berdasarkan angka untuk 56 negara, sebagian besar di Timur Tengah dan Asia Selatan dan Tenggara.

Iran, Arab Saudi, dan Malaysia tetap menjadi pasar keuangan Islam terbesar dalam hal aset, sementara Siprus, Nigeria, dan Australia mengalami pertumbuhan paling cepat.

Malaysia, Bahrain, dan UEA kembali memimpin 131 negara yang dinilai dalam hal skor Indikator Pengembangan Keuangan Islam.

Skor ini meliputi Pengembangan Kuantitatif, Pengetahuan, Tata Kelola, Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR), dan Kesadaran.

Pasar keuangan Islam unggul yang baru muncul yang memiliki sebagian besar perbaikan dalam ekosistem keuangan dan pendukungnya termasuk Irak, Suriname, Nigeria, dan Ethiopia.

Pasar modal syariah memimpin pertumbuhan industri. Pasar modal syariah terdiri dari obligasi syariah, atau sukuk, dan dana syariah yang mengungguli lembaga keuangan syariah.

sumber : republika.co.id

 

 

Trump Perlahan-lahan Pulangkan Pasukannya ke Rumah

NEW YORK (Jurnalislam.com) – Presiden AS Donald Trump telah sepakat untuk mengizinkan sekitar empat bulan bagi militer AS untuk menarik pasukannya keluar dari Suriah, New York Times melaporkan pada hari Senin (31/12/2018), mengutip pejabat pemerintah.

Laporan itu muncul setelah Trump tweeted bahwa “kami perlahan-lahan mengirim pasukan kami kembali ke rumah,” sebelum awalnya berpesan untuk penarikan cepat.

Trump secara tak terduga mengumumkan penarikan pasukan pada 19 Desember, dan media AS, mengutip pejabat militer, melaporkan penarikan akan dilakukan dalam 30 hari.

Tetapi pada hari Senin, New York Times melaporkan bahwa Trump secara pribadi mengatakan kepada Paul J LaCamera, komandan pasukan AS di Irak dan Suriah, pekan lalu bahwa ia mendapat waktu beberapa bulan untuk menarik sekitar 2.000 tentara AS keluar.

Para pejabat militer menolak permintaan New York Times untuk menentukan kapan keberangkatan pulang akan dilakukan. Surat kabar itu mencatat masalah keamanan dan para pejabat sadar bahwa Trump dapat berubah pikiran kapan saja.

Pada hari Ahad, Senator AS Lindsey Graham mengatakan Trump telah setuju untuk memperlambat jadwal. Graham mengatakan kepada wartawan bahwa ia “akan meminta [Trump] untuk duduk bersama para jenderalnya dan mempertimbangkan kembali bagaimana melakukan ini.”

Baca juga: 

Trump awalnya mengatakan Islamic State (IS) telah dikalahkan penuh, tetapi ia agak mengurangi klaimnya, dan mengatakan sekarang bahwa IS “tinggal sisa-sisa”.

Keputusan Trump untuk menarik pasukan AS keluar dari Suriah telah membuat marah banyak politisi, termasuk mereka yang berada di dalam Partai Republik sendiri, serta pejabat Pentagon. Menteri Pertahanan James Mattis tiba-tiba mengundurkan diri setelah pengumuman itu, dan Brett McGurk, utusan utama AS dalam perang melawan IS, mengumumkan akan meninggalkan jabatannya lebih awal dari yang diperkirakan karena keputusan itu.

Kritik tidak hanya memperingatkan kebangkitan IS, tetapi khawatir bahwa penarikan itu adalah pengkhianatan pasukan Kurdi yang didukung AS di Suriah dan membuat mereka rentan terhadap serangan dari pasukan Turki. Turki menganggap Unit Perlindungan Rakyat Kurdi yang didukung AS, yang sekarang mengendalikan hampir 30 persen dari Suriah, sebagai sebuah kelompok teroris yang terkait dengan pertempuran di dalam perbatasannya sendiri.

Para kritikus juga berpendapat penarikan AS akan membuat Iran dan Rusia yang telah mendukung pemerintah Presiden Suriah Bashar al-Assad, semakin berani.

Penasihat keamanan nasional Trump, John Bolton, akan melakukan perjalanan ke Israel dan Turki pada awal Januari untuk membahas penarikan pasukan AS dari Suriah secara “sengaja dan terkoordinasi”. Bolton juga akan membahas peningkatan kerja sama dengan militer Turki dan mitra lainnya.

Juru bicara Bolton, Garrett Marquis, mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Senin bahwa Bolton akan bergabung di Turki bersama Joseph Dunford, ketua Kepala Staf Gabungan, dan James Jeffrey, sekretaris perwakilan khusus negara untuk keterlibatan Suriah.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dan Perdana Menteri zionis Benjamin Netanyahu bersumpah pada hari Selasa (1/1/2019) untuk terus bekerja sama atas rezim Suriah dan dalam menghadapi Iran di Timur Tengah.

Dalam komentar publik pertamanya tentang keputusan Trump untuk menarik pasukan, Pompeo mengatakan “sama sekali tidak mengubah apa pun yang sedang dikerjakan pemerintah ini bersama Israel” dan bahwa operasi untuk militer di Suriah akan terus berlanjut.

Era Digital Momentum Berkembangnya Industri Keuangan Syariah Global

JAKARTA (Jurnalislam.com) — Digitalisasi telah muncul sebagai tren utama di berbagai sektor industri keuangan Islam, sama seperti ia juga mengguncang sistem keuangan global.

Mempertimbangkan kinerja masing-masing sektor industri keuangan Islam dan pengembangan ekosistem di sekitarnya, laporan Pengembangan Keuangan Islam 2018 melihat potensi industri tumbuh menjadi aset 3,8 triliun dolar AS pada tahun 2023, pertumbuhan rata-rata yang diproyeksikan 10 persen per tahun.

Berdasarkan laporan yang dilansir dari Salaam Gateway, Ahad (30/12), industri keuangan Islam terdiri dari 1.389 institusi dan unit keuangan Islam yang lengkap.
Perbankan syariah menyumbang 71 persen, atau 1,7 triliun dolar AS, dari total aset industri pada 2017 dengan Laju Pertumbuhan Majemuk Tahunan (CAGR) lima persen.

Ada tren konsolidasi yang berkelanjutan dalam industri perbankan Islam, dengan beberapa merger besar dan akuisisi terjadi di pasar terbesar seperti Malaysia dan GCC.

Revolusi digital mulai mengubah sektor perbankan Islam, seperti yang terlihat oleh peluncuran program digital-only beberapa bank syariah. Untuk bank syariah yang lebih tradisional, penambahan anak perusahaan yang digital-only dapat membantu mereka meningkatkan jejak kaki mereka di wilayah luar seperti Eropa atau Afrika.

Afrika adalah area khusus pertumbuhan potensial dalam perbankan Islam, dengan bank-bank terus membuka unit syariah di sana dan semakin banyak pemerintah membiarkan ini terjadi.

Sektor lembaga keuangan Islam lainnya (OIFI) tumbuh sebesar tumbuh persen CAGR menjadi 135 miliar dolar AS pada tahun 2017, menyumbang enam persen dari total aset industri.

Secara global, pengetahuan tentang keuangan Islam didukung oleh 688 penyedia pendidikan, dan 2.564 makalah penelitian dibuat tentang masalah ini selama 2015-17, bahkan pada 2014-16. Sementara itu, kesadaran tentang keuangan Islam didukung oleh 417 acara yang diselenggarakan dan 13.257 item berita diterbitkan selama 2017.

Sumber : republika.co.id

Ahed Tamimi dan Mahatir Mohamad Dinobatkan Tokoh Muslim Berpengaruh Edisi 2019

ANKARA (Jurnalislam.com) – Ikon perlawanan remaja Palestina dan perdana menteri Malaysia dinobatkan sebagai tokoh Muslim tahun ini dalam Muslim 500 edisi 2019, yang merupakan daftar tokoh-tokoh Muslim paling berpengaruh di dunia, lansir World Buletin, Selasa (1/1/2019).

Ahed Tamimi, warga Palestina berusia 17 tahun, dibebaskan pada bulan Agustus setelah delapan bulan dipenjara di tahanan Israel.

Tamimi memiliki ingatan yang sangat buruk tentang pasukan Israel yang membunuh, menangkap dan melukai beberapa anggota keluarganya dalam beberapa tahun terakhir.

Edisi 500 Muslim Paling Berpengaruh di Dunia tahun ini mengatakan Tamimi adalah “seorang pahlawan di lapangan”, memuji upayanya untuk membela perjuangan Palestina.

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad, 93 tahun, adalah kepala pemerintahan tertua di dunia, kata laporan itu.

“Pria yang sangat luar biasa ini memiliki karir politik yang dinamis selama 70 tahun dan pada saat yang sama menjadi penulis 17 buku yang diterbitkan,” kata laporan itu.

Baca juga: 

Meskipun dinobatkan sebagai Muslim tahun ini, Tamimi berada di peringkat 49, sementara Mohamad peringkat 44 di antara 500 orang Muslim berpengaruh di seluruh dunia.

Pada bulan Oktober, Pusat Studi Strategis Islam Royal telah mengumumkan bahwa Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menduduki peringkat teratas dalam daftar Muslim yang paling berpengaruh.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul-Aziz Al-Saud berada di peringkat kedua sebagai Muslim yang paling berpengaruh, sementara Raja Yordania Abdullah II Ibn Al-Hussein berada di peringkat ketiga.

Buku yang disiapkan setiap tahun oleh Royal Islamic Strategic Studies Center ini akan merayakan hari jadinya yang ke 10 di tahun 2019.

Lebih dari 40.000 Warga Suriah di Turki Kembali ke Kampung Halamannya

HATAY (Jurnalislam.com) – Lebih dari 40.000 warga Suriah meninggalkan Turki selama setahun terakhir karena kota asal mereka dibebaskan dari milisi teror dukungan AS, YPG, di Suriah barat laut.

Berlindung di Turki karena perang saudara di Suriah, sebanyak 40.574 warga Suriah dari berbagai bagian Turki menggunakan gerbang perbatasan Cilvegozu di provinsi Hatay selatan untuk pergi ke wilayah Suriah bebas teror di wilayah Idlib.

Warga Suriah menuju ke tanah air mereka setelah prosedur hukum di perbatasan.

Tahun ini, total 104.000 truk bermuatan bantuan kemanusiaan dan material komersial menggunakan gerbang perbatasan yang sama.

Operasi Turki Euphrates Shield dan Olive Branch di Suriah barat laut membebaskan wilayah dari YPG/PKK dan IS, memungkinkan kembalinya warga sipil Suriah ke tanah air.

Baca juga: 

Bulan lalu, Menteri Dalam Negeri Turki Suleyman Soylu mengatakan hampir 300.000 warga Suriah kembali ke rumah mereka setelah militer Turki melakukan operasi yang sukses di wilayah tersebut, lansir Anadolu Agency, Selasa (1/1/2019).

“Jumlah warga Suriah yang kembali ke negara mereka setelah Operasi Euphrates Shield dan Olive Branch adalah 291.790,” kata Soylu.

Taliban Serbu Markas Militer, 20 Pasukan Tewas

AFGHANISTAN (Jurnalislam.com) – Taliban menyerbu markas administrasi militer distrik Sayaad di Afghanistan utara pada Malam Tahun Baru, menewaskan sedikitnya 20 pasukan keamanan, kata seorang pejabat pada hari Selasa (1/1/2019).

Noor Mohammad Rehmani, ketua dewan provinsi, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa 20 orang juga terluka dalam serangan itu.

Markas administrasi distrik biasanya menampung semua kantor publik di dalam satu gedung dengan dinding-dinding pembatas, seperti kantor polisi distrik, direktorat untuk kesehatan, pendidikan, dan layanan publik lainnya.

Rehmani memperingatkan distrik itu mungkin jatuh ke tangan Taliban jika pasukan tambahan tidak segera dikirim untuk menyelamatkan.

Qari Yosuf Ahmadi, juru bicara Taliban, mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, dengan mengatakan tiga pos pemeriksaan diserang dan sejumlah kendaraan, senjata serta amunisi disita semalam.

Baca juga:

Serangan ini terjadi dengan latar belakang rencana AS baru-baru ini untuk melakukan pembicaraan dengan Taliban guna mengakhiri perang Amerika terpanjang.

Negosiator perdamaian utama AS, Zalmay Khalilzad bertemu dengan perwakilan Taliban di UEA bulan lalu, tetapi para mujahid terus menghindari pertemuan dengan pejabat Afghanistan yang dianggap sebagai boneka AS.

Taliban dalam diplomasi yang mereka tentukan bertemu dengan perwakilan dari sejumlah negara dalam beberapa pekan terakhir di lokasi yang berbeda.

Zabiullah Mujahid, juru bicara Taliban lainnya, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka juga mengirim delegasi ke Teheran untuk mengadakan pembicaraan mengenai situasi Afghanistan.

Bahram Qasemi, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, sebelumnya mengatakan pembicaraan itu dilakukan dengan sepengetahuan pemerintah Afghanistan dengan rencana  menetapkan parameter untuk negosiasi antara Taliban dan pemerintah Afghanistan.

Tak Ada Pesta Kembang Api di Palu

PALU (Jurnalislam com) – Ada yang berbeda pada malam pergantian tahun 2018 – 2019 di Kota Palu. Seluruh lapisan masyarakat menghabiskan malam untuk berzikir dan berdoa bersama di beberapa masjid dan sejumlah tempat.

Sejak adzan Maghrib berkumandang, hampir seluruh masyarakat Kota Palu berbondong-bondong menuju masjid dan musholla di sekitar mereka. Tanpa terkecuali, baik tua, muda dan anak-anak sekalipun.

Usai shalat Magrib, mereka mengikuti zikir bersama hingga shalat Isya dengan wajah penuh kebahagiaan karena dapat berkumpul bersama.

Tanpa terkecuali masyarakat Kelurahan Kabonena yang berjalan kaki menuju pondok pesantren Khabib Rotan tanpa ada rasa lelah .

Suasana semakin khidmat ketika Zikir dimulai. Ribuan masyarakat yang memadati lokasi berdoa sangat khusyuk. Mereka meminta kepada Sang Kuasa agar bencana gempa bumi, likuifaksi, dan tsunami tidak terjadi lagi.

Beberapa orang terlihat menetaskan air mata saat mendengarkan zikir dari para habaib.

Meski beberapa saat lagi memasuki pukul 24.00 WITA, ribuan masyarakat enggan beranjak dari tempat duduknya. Mereka memilih untuk terus melantunkan doa. Sejumlah masjid hanya mengumandangkan adzan menandai pergantian tahun.

Meskipun beberapa kembang api masih terlihat menghiasi langit kota Palu di sejumlah tempat, tahun baru kali ini benar-benar sangat berbeda dari tahun 2017 – 2018 silam.

Saat itu, masyarakat memadati area pantai untuk menikmati pertunjukan musik dan kembang api yang sangat megah.

Namun, kini semuanya telah berubah. Masyarakat berbondong-bondong melaksanakan dzikir bersama di masjid dan beberapa tempat lainnya.

Humas Hotel Santika Palu Karina Prastiwi mengungkapkan perayaan pergantian tahun di tempatnya hanya dilakukan para karyawan dengan berdoa.

“Kami hanya kumpul bersama, berdoa, saling bersilaturahmi karena masih diberikan kesempatan hidup di tahun 2019,” ucapnya.

Pegelaran acara sengaja tidak dilakukan karena Kota Palu masih sangat berduka atas musibah gempa dan tsunami yang terjadi. Kini, pihak hotel fokus pada perbaikan gedung dan promo.

“Kami fokus ke promo kamar saja, tidak ada event,” ujarnya.

Beberapa masyarakat saat ditanya mengenai harapan pada tahun 2019 rata-rata menginginkan bencana segera berakhir dan kota Palu kembali seperti semula.

“Doanya tidak ada lagi bencana, dan Kota Palu segera pulih,” imbuh Ismawati, dosen Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Nusantara, saat ditanya di sela-sela zikir bersama.

Menurut Ismawati, kegiatan zikir selain bertujuan mendekatkan diri kepada Allah juga sebagai sarana saling bersilaturahmi paskabencana.

“Semua orang kumpul dari seluruh kelurahan jadi sekalian silaturahmi,” ungkapnya.

Nathan, Plt Kepala Satpol PP Kota Palu, mengatakan pergantian tahun kali ini sangat berbeda. Dia mengaku tak mendapati kemacetan saat melakukan patroli lalu lintas seperti tahun lalu.

Selain itu, Nathan juga mengaku tak melihat adanya kegiatan hura-hura di sejumlah tempat. Hanya ada keramaian di lokasi zikir dan gereja untuk kegiatan ibadah.

“Sesuai surat edaran gubernur dan walikota, tidak ada hiburan elekton dan pesta kembang api di wilayah kota Palu,” ucapnya.

Hal tersebut, bagi Nathan, memudahkan pengamanan, sehingga satpol PP fokus pada pengamanan gereja dan lokasi zikir.

“Kami juga patroli keliling Kota Palu, tidak ditemukan hiburan dan pesta kembang api,” terangnya.

Kontributor : Umi Ramlah, Peserta Islamic Journalist Class)