Setelah Trump Umumkan Penarikan Pasukan Justru AS Intensifkan Pemboman di Suriah

Setelah Trump Umumkan Penarikan Pasukan Justru AS Intensifkan Pemboman di Suriah

SURIAH (Jurnalislam.com) – Setelah Presiden Donald Trump mengumumkan penarikan 2.000 tentara dari Suriah bulan lalu, militer AS menggenjot aksinya membombardir wilayah bagian timur negara itu, menurut sumber-sumber di lapangan dan foto-foto yang diperoleh dalam investigasi bersama oleh Al Jazeera dan The Intercept, Kamis (3/1/2019).

Serangan paling sengit dalam sepekan terakhir terjadi di Al Kashmah, sebuah desa di Sungai Eufrat dekat perbatasan dengan Irak, menurut tiga sumber di Suriah timur. Di tengah serangan udara AS dan tembakan artileri oleh Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang didukung AS, warga sipil dan anggota keluarga IS melarikan diri ke desa-desa di selatan, kata sumber tersebut. Walaupun Al Kashmah belum jatuh, sekelompok orang yang tersisa di sana adalah milisi yang mewakili garis depan perang melawan IS di provinsi Deir Az Zor.

Sisa pasukan IS berkerumun di desa-desa di sepanjang Sungai Eufrat, dari perbatasan dengan Irak ke selatan Hajin, bekas benteng IS yang jatuh ke tangan SDF, milisi pimpinan Kurdi, pada pertengahan Desember.

Baca juga: 

Ada sekitar 50.000 hingga 60.000 orang warga yang tetap berada di daerah-daerah itu, menurut seorang aktivis sipil di Deir Az Zor yang mendokumentasikan pelanggaran hak asasi dan meminta untuk tidak disebutkan namanya karena masalah keamanan. “Warga sipil di daerah-daerah ini tidak memiliki tempat untuk pergi atau bersembunyi dari pemboman AS terhadap desa-desa mereka,” kata aktivis itu, seraya mencatat bahwa warga telah tersiksa di tangan rezim Suriah, AS, dan IS.

Desa-desa yang dikuasai sisa-sisa kelompok IS di sepanjang Eufrat telah menjadi sasaran serangan bom AS sejak November sebagai bagian dari Operasi Roundup. Selain menargetkan militer, Operasi Roundup juga membom area sipil, termasuk rumah sakit, The Intercept dan Al Jazeera melaporkan bulan lalu.

Bagikan

2 thoughts on “Setelah Trump Umumkan Penarikan Pasukan Justru AS Intensifkan Pemboman di Suriah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.