Ahad, 18 Syawal 1447 / 05 April 2026
Search for:
  • Beranda
  • Berita
    NasionalInternasionalFeature
  • Artikel
    AnalisaKolomOpini
  • Khazanah
    IslamasterIslamophobiaKomunitasMuallafPesantrenHikmah
  • Syariah
    AqidahEkonomiFiqhAkhlaqSiyasah
  • Jejak Islam
    Jejak Islam BangsaJejak Islam Dunia
  • Muslimah
  • Keluarga
  • Jurnalislam TV
  • InfoGrafik

Erdogan: Kami akan Produksi Tank Tanpa Awak

22 Feb 2018 10:18:35
Erdogan: Kami akan Produksi Tank Tanpa Awak

ANKARA (Jurnalislam.com) – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada hari Rabu (21/2/2018) mengatakan negaranya akan memproduksi tank tak berawak.

Erdogan berbicara dalam Pertemuan Publisitas Rencana Pembangunan ke-11 (the 11th Development Plan Publicity Meeting) di ibukota Turki Ankara, lansir Anadolu Agency.

Dia mengucapkan terima kasih kepada produsen kendaraan udara tak berawak yang digunakan dalam operasi kontra-teror Turki di Afrin dan berkata: “Hampir semua armada personel lapis baja di Afrin dibuat di dalam negeri.”

Pada 20 Januari, Turki meluncurkan Operation Olive Branch untuk membersihkan pasukan YPG/PKK dukungan AS dari Afrin di Suriah barat laut.

Staf Umum Turki mengatakan operasi Afrin bertujuan untuk membangun keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan dan wilayah Turki serta melindungi penduduk Suriah dari penindasan dan kekejaman teroris PYD.

Pameran Militer Internasional: PT Pindad dan Turki Luncurkan Tank Canggih Produk Bersama

Operasi tersebut dikatakan dilakukan di bawah kerangka hak Turki berdasarkan hukum internasional.

Pihak militer juga mengatakan “perhatian dan kepekaan” sangat ditekankan untuk menghindari bahaya bagi warga sipil.

Berbicara tentang kendaraan udara tak berawak Turki, Erdogan mengatakan bahwa Turki memproduksi produknya sendiri. “Kita akan maju selangkah lagi, sekarang kita harus menghasilkan tank tak berawak dan kita akan melakukannya.”

Dia mengatakan baik sektor publik maupun swasta di Turki bekerja sama di bidang pertahanan.

Erdogan menambahkan anggaran Turki untuk proyek pertahanan adalah $ 5,5 miliar pada tahun 2002 dan telah melampaui $ 41 miliar pada tahun 2017.

Presiden Turki mengatakan ekspor negara tersebut, yang mencapai $ 36 miliar pada tahun 2002, telah mencapai $ 157 miliar pada tahun 2017.

“Kami mengembangkan visi 2023 kami untuk menjadikan Turki salah satu dari 10 kekuatan ekonomi terbesar di dunia pada peringatan 100 tahun berdirinya Republik Turki,” katanya, dan menambahkan: “Saya percaya bahwa negara-negara, yang tidak dapat merencanakan masa depan mereka sendiri, akan menjadi bagian dari rencana orang lain.”

Erdogan mengatakan bahwa Turki telah berinvestasi di infrastruktur fisik dan sumber daya manusia sejak tahun 2002, ketika Partai Keadilan dan Pembangunan (AK) berkuasa.

Presiden mengatakan bahwa mereka memungkinkan lompatan ke depan di segala bidang dengan investasi ke infrastruktur transportasi, energi dan pertanian serta untuk pendidikan dan kesehatan.

“Seperti diketahui, Turki tidak kaya dalam hal sumber daya alam dibandingkan dengan banyak negara di wilayah ini … Namun, kita sangat baik dalam industrialisasi informasi dan teknologi,” tambahnya.

Erdogan mengatakan bahwa mereka telah meningkatkan pendapatan per kapita Turki menjadi $ 11.000 dari $ 3.500 dan “ini adalah pencapaian bersejarah.”

Dia menambahkan bahwa mereka telah meningkatkan pendapatan nasional Turki menjadi $ 863 miliar pada tahun 2016, yaitu $ 236 miliar pada tahun 2002 dan dengan kinerja pertumbuhan ini mereka menciptakan 8,3 juta pekerjaan dalam 10 tahun terakhir.

Kategori : Internasional

Tags : Tank turki

Terus Bantai Warga Ghouta Timur, Rezim Syiah Assad Abaikan Kecaman Sekjen PBB

22 Feb 2018 08:30:18
Terus Bantai Warga Ghouta Timur, Rezim Syiah Assad Abaikan Kecaman Sekjen PBB

ANKARA (Jurnalislam.com) – PBB mengatakan pada hari Selasa (20/02/2018) bahwa pihaknya sangat khawatir dengan kondisi di Ghouta Timur Suriah menyusul laporan bahwa sejumlah besar warga sipil terbunuh dalam serangan udara, lansir Anadolu Agency Rabu (21/2/2018).

“Sekretaris Jenderal sangat khawatir dengan situasi yang meningkat di Ghouta Timur dan dampaknya yang menghancurkan pada warga sipil,” kata Stephane Dujarric, juru bicara Sekretaris Jendral PBB Antonio Guterres, dalam sebuah pernyataan tertulis.

Pernyataan tersebut mengatakan ada laporan bahwa lebih dari 100 orang telah terbunuh di Ghouta Timur sejak Senin, termasuk puluhan anak-anak, sementara lima rumah sakit atau klinik medis di daerah tersebut terkena serangan udara dan lebih dari 700 orang memerlukan evakuasi medis segera.

Hampir 400.000 orang di Ghouta Timur telah mengalami serangan udara, penembakan dan pemboman, kata pernyataan tersebut.

Akibat pengepungan pasukan rezim Suriah, penduduk daerah tersebut hidup dalam kondisi ekstrim, termasuk kekurangan gizi, tambahnya.

Biadab, Dalam 2 Hari Rezim Syiah Assad Bantai 250 Warganya Sendiri di Ghouta Timur

Sementara itu, ada laporan pemboman di Ghouta Timur di Damaskus, kata pernyataan tersebut.

Stephane Dujarric
Stephane Dujarric

Pernyataan tersebut mengatakan Ghouta Timur adalah bagian dari kesepakatan de-eskalasi yang dicapai Mei lalu di ibukota Kazakhstan, Astana, dan sekretaris jenderal mengingatkan semua pihak, terutama penjamin kesepakatan Astana, mengenai komitmen mereka dalam hal ini.

PBB telah berulang kali meminta penghentian penyerangan oleh rezim Assad untuk memungkinkan pengiriman bantuan kemanusiaan dan evakuasi orang sakit dan terluka, kata pernyataan tersebut.

“Sekretaris Jenderal mendesak semua pemangku kepentingan untuk memastikan bahwa prinsip-prinsip dasar hukum humaniter internasional dipatuhi, termasuk akses kemanusiaan yang tidak terhalang, evakuasi medis tanpa syarat, dan perlindungan warga sipil dan infrastruktur sipil,” tegas pernyataan tersebut.

Ghouta Timur berada dalam jaringan zona de-eskalasi yang disahkan oleh Turki, Rusia dan Iran dimana tindakan agresi militer dilarang.

Inilah Ghouta Timur, Wilayah Krisis Kemanusian Terburuk Abad 21 yang Masih Berlangsung (Infografik)

Namun rezim Syiah Bashar al-Assad terus menargetkan bagian-bagian perumahan di kota tersebut, menewaskan sedikitnya 539 orang dan melukai lebih dari 2.000 lainnya sejak 29 Desember tahun lalu.

Sebagai rumah bagi sekitar 400.000 penduduk sipil, Ghouta Timur tetap berada di bawah pengepungan yang melumpuhkan selama lima tahun terakhir.

Suriah telah dikepung dalam perang sipil yang menghancurkan sejak Maret 2011 ketika rezim Syiah Assad menindak para pengunjuk rasa dengan keganasan militer yang tak terduga.

Sementara pejabat PBB mengatakan ratusan ribu orang terbunuh dalam konflik tersebut dan puluhan juta lainnya mengungsi.

Kategori : Internasional

Tags : Ghouta Timur Konflik Suriah pbb

Resmi Ditutup Sementara, PT RUM Akan Datangkan Alat Untuk Atasi Limbah Bau 1 Tahun Lagi.

22 Feb 2018 07:31:20
Resmi Ditutup Sementara, PT RUM Akan Datangkan Alat Untuk Atasi Limbah Bau 1 Tahun Lagi.

SUKOHARJO (Jurnalislam.com) – Setelah tenggang waktu 1 bulan yang diberikan warga gagal dimanfaatkan PT Rayon Utama Makmur (RUM) untuk mengatasi limbah bau mirip septic tank, akhirnya PT RUM menyatakan akan menutup sementara operasional total produksi secara penuh pada Sabtu, (24/2/2018).

Direktur Utama PT RUM, Pramono mengaku belum bisa menghentikan langsung aktifitas produksi pabrik pada Senin (19/2/2019) lalu, akibat masih terdapat bahan-bahan produksi yang tersimpan di dalam tangki dan harus dihabiskan terlebih dahulu.

“Sebelum kita putuskan untuk menghentikan total produksi‎, kami sudah menghitung cairan-cairan yang masih ada di dalam tangki produksi. Dan itu harus kita habiskan semua baru kita bisa hentikan total produksinya. Kita akan hentikan total produksi besok tanggal 24 Februari,” ujarnya saat siaran pers bersama dengan Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) Sukoharjo di Ruang Rapat Bupati, Rabu (21/2/2018).

Pramono berjanji, akan mendatangkan alat H2SO4 Recovery yang di yakininya bisa mengatasi munculnya limbah bau yang diduga beracun itu, namun, katanya, alat itu baru akan datang sekitar 1-1,5 tahun lagi, dan saat ini pihaknya terus berupaya untuk mengatasi limbah bau mirip septic tank yang lebih dari 4 bulan dirasakan ribuan warga sekitar tersebut.

“Alat yang kita pesan datangnya sekitar 1-1,5 tahun lagi. Karyawan tidak ada yang di-PHK, malah nanti akan ikut bekerja bersama kita untuk memperbaiki kekurangan termasuk peralatan yang saat ini kita nilai belum maksimal mengurangi bau. Kita akan coba tambah kapasitas kostik dan enzim yang digunakan saat proses pengkabutan. Dan saat proses pemasangan alat yang kita pesan selesai, kita akan trial lagi. Tapi kalau masih bau akan kita hentikan kembali,” tandasnya.

Sementara, Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya mengatakan bahwa dirinya belum bisa menutup secara langsung terhadap PT RUM, namun, jika PT RUM tidak bisa menyepakati tuntutan warga pada senin (19/2/2019) lalu, maka pihaknya akan secara tegas merekomendasikan untuk menutup perusahaan Rayon tersebut.

“PT RUM dalam hal ini sudah menyadari jika tidak bisa menyelesaikan bau dan bersedia menghentikan produksi, sementara sambil memperbaiki segala peralatan yang diperlukan. Nanti kalau semua yang disarankan oleh para ahli sudah dipasang dan akan ditrail tapi masih bau, akan dihentikan kembali,” pungkasnya.

Dalam pertemuan tersebut, turut juga hadiri sejumlah pimpinan daerah dari Kapolres, Dandim Sukoharjo, Ketua Pengadilan Negeri, Kejaksaan Negeri dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah

Kategori : Nasional

Tags : limbah pt rum pt rum ditutup

Inilah Ghouta Timur, Wilayah Krisis Kemanusian Terburuk Abad 21 yang Masih Berlangsung (Infografik)

22 Feb 2018 07:02:55
Inilah Ghouta Timur, Wilayah Krisis Kemanusian Terburuk Abad 21 yang Masih Berlangsung (Infografik)

GHOUTA TIMUR (Jurnalislam.com) – Salah satu krisis kemanusiaan terburuk abad ke-21 hingga sekarang masih berlangsung di distrik Ghouta Timur yang dikepung rezim Assad, sebuah daerah pinggiran Damaskus.

Anak-anak di distrik seluas 104 kilometer persegi telah menanggung beban pengepungan selama bertahun-tahun dan serangan terus menerus oleh pasukan rezim Syiah Nushairiyah Suriah.

Berikut ini adalah daftar pertanyaan yang sering diajukan mengenai bencana kemanusian yang sedang berlangsung di Ghouta Timur, yang dilansir Anadolu Agency, Rabu (21/2/2018):

1.Di manakah letak Ghouta Timur?

Ghouta Timur berada di pinggiran ibukota Suriah yang terletak kira-kira 10 kilometer di timur Damaskus tengah.

  1. Siapa yang tinggal di sana?

Distrik ini adalah rumah bagi sekitar 400.000 warga sipil, kira-kira setengahnya adalah anak-anak di bawah usia 18 tahun.

  1. Siapa yang terbunuh?

Serangan udara dan serangan artileri – oleh rezim Assad dan militer Rusia – telah mengakibatkan banyak kematian warga sipil. Dalam tiga bulan terakhir saja, lebih dari 700 warga sipil terbunuh di Ghouta Timur.

  1. Apakah korban tewas ini termasuk korban sipil?

Ya! Selama tiga bulan terakhir, 109 wanita dan 185 anak telah kehilangan nyawa di distrik yang dikepung rezim Assad tersebut.

  1. Bagaimana pengepungan mempengaruhi kehidupan sehari-hari?

Ghouta Timur tetap berada di bawah pengepungan rezim yang melumpuhkan selama lebih dari lima tahun. Dalam beberapa bulan terakhir, kekurangan makanan dan obat-obatan kronis telah menyebabkan banyak anak tewas, baik karena kekurangan gizi atau kurangnya perawatan medis yang memadai.

  1. Senjata apa yang digunakan oleh rezim?

Pasukan rezim Suriah telah menggunakan peluru mortir, bom barel, bom curah, amunisi bunker dan senjata kimia beracun untuk memusnahkan populasi sipil di distrik tersebut.

  1. Seberapa sering rezim menggunakan senjata kimia?

Sejak konflik dimulai pada 2011, rezim telah melakukan 46 serangan kimia. Pada tanggal 21 Agustus 2013, dilakukan serangan gas sarin di Damaskus yang menyebabkan lebih dari 1.400 warga sipil tewas. Dan dalam dua bulan terakhir saja, rezim telah menggunakan gas klorin sedikitnya tiga kali di wilayah tersebut.

Pejabat rezim sebaliknya mengklaim bahwa “oposisi bersenjata” menggunakan warga sipil sebagai tameng manusia.

  1. Mengapa Ghouta Timur penting secara strategis?

Rezim ingin menghancurkan semua faksi-faksi perlawanan – terutama para pejuang yang begitu dekat dengan ibukota.

  1. Bagaimana PBB bereaksi terhadap kejahatan rezim tersebut?

Negara anggota Dewan Keamanan PBB sayangnya gagal melakukan tindakan nyata, kecuali pernyataan anodik sesekali yang dikeluarkan oleh pejabat tingkat menengah PBB sebagai formalitas saja.

  1. Apakah kesepakatan gencatan senjata di Astana berlaku untuk Ghouta Timur?

Pada bulan Mei tahun lalu, Turki, Rusia dan Iran menunjuk Ghouta Timur sebagai “zona de-eskalasi” di mana tindakan agresi militer dilarang. Namun demikian, Rusia – salah satu dari tiga penjamin gencatan senjata – gagal mencegah rezim Assad yang berulang kali melanggar persyaratan kesepakatan tersebut.

Biadab, Dalam 2 Hari Rezim Syiah Assad Bantai 250 Warganya Sendiri di Ghouta Timur

Kategori : Internasional

Tags : Ghouta Timur Konflik Suriah

Bawa Pisau di Sekitar Masjid, Pria Diduga Gila Gegerkan Warga Banaran Sukoharjo

21 Feb 2018 11:22:58
Bawa Pisau di Sekitar Masjid, Pria Diduga Gila Gegerkan Warga Banaran Sukoharjo

SUKOHARJO (Jurnalislam.com)- Teror penyerangan terhadap para ulama di sejumlah daerah di Indonesia membuat banyak masyarakat khawatir dan was-was. Kali ini, warga desa Ngenden, Banaran, Sukoharjo, digegerkan dengan datangnya orang yang tak dikenal yang mondar-mandir di sekitar masjid setempat pada senin, (19/2/2018) sore.

“Datang lelaki tak dikenal yang berpakaian rapi memakai tas slempang dan mondar-mandir di masjid Al-Hidayah, setelah ditanya oleh warga sekitar dia berpindah lokasi ke mushola Al-Falah, dia berhenti di warung wedangan depan mushola tersebut dan menampakkan gelagat yang mencurigakan (seperti mengawasi aktifitas di mushola-red),” kata Rendi Gunawan Ketua Forum Ukhuwah Pemuda Islam Banaran (FUPIBA).

“Setelah diamati oleh warga, akhirnya lelaki tersebut di datangi dan di tanya lagi oleh warga,” sambungnya.

Rendi melanjutkan, “Karena warga curiga, akhirnya salah satu warga membuka tas bawaan orang tak dikenal tersebut dan menemukan sekitar 50 kartu ponsel dan catatan plat nomer, 2 buku panduan doa untuk agama non muslim dan sebuah pisau,” ujarnya.

Lebih lanjut, menurut Rendi orang tersebut mengaku bernama Arman Tanjung asal Sidorejo, Bendosari, Sukoharjo dan beragama Islam. “Orang itu mengatakan bahwa ingin mencari keluarganya di salah satu pesantren, dirinya juga sempat menjelaskan bahwa ada 5 agama dalam dirinya,” ungkapnya.

Karena khawatir akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, maka Rendi bersama warga akhirnya mengubungi pihak aparat terdekat agar segera ditangani.

“Setelah di introgasi pihak aparat, hasil sementara oleh pihak polisi, orang tersebut terindikasi orang gila dan akhirnya dibawa ke tempat rehabilitasi di SINAI Sukoharjo,” tandasnya.

Maraknya kasus orang gila menyerang ulama juga membuat keprihatinan Rendi, untuk itu, ia menghimbau kepada umat Islam agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan selalu menjaga dan mengawal para ulama.

Kategori : Nasional

Tags : aniaya orang gila serang ustadz ulama

PMII Surabaya : UU MD3 Anti Kritik dan Otoriter

21 Feb 2018 11:04:22
PMII Surabaya : UU MD3 Anti Kritik dan Otoriter

SURABAYA (Jurnalislam.com)–Mahasiswa Surabaya menggelar aksi tolak revisi Revisi Undang-Undang MPR, DPR, DPRD, dan DPD (MD3) di Gedung DPRD Surabaya, Senin (19/2/2018). Ketua Pengurus Cabang PMII Surabaya Fathur Rosi menilai UU MD3 baru sarat materi dan pasal anti kritik dan otoriter.

“Kriminalisasi terhadap masyarakat yang kritis, ketimpangan penegakan hukum, adalah fenomena yang akan terjadi dimasa yang akan datang seiring dengan disahkannya Undang-undang No. 17 Tahun 2014 tentang MD3,” katanya.

Ia menegaskan bahwa sebenarnya bahwa Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) juga bisa mengambil langkah hukum apabila ada yang merendahkan kehormatan Dewan atau anggotanya. Hal tersebut diatur dalam Pasal 122 huruf K. Berikut adalah kutipan pasal tersebut.

“Mengambil langkah hukum dan/atau langkah lain terhadap orang perseorangan, kelompok orang, atau badan hukum yang merendahkan kehormatan DPR dan anggota DPR,” kutipnya.

PC PMII Surabaya, kata dia, meminta Presiden untuk turun tangan mengeluarkan Perppu terkait polemik ini.

“Sejalan dengan itu, kami mendesak presiden mengeluarkan Perpu Merevisi Pasal -pasal yang mengandung kontroversial didalam UU MD3,” pungkasnya.

Kategori : Nasional

Tags : mahasiswa pmii rebvisi uu md3

Aksi Mahasiswa Surabaya Tolak RUU MD3 Berakhir Ricuh

21 Feb 2018 10:32:04
Aksi Mahasiswa Surabaya Tolak RUU MD3 Berakhir Ricuh

Surabaya (jurnalislam.com) Aksi penolakan Revisi Undang-Undang MPR, DPR, DPRD, dan DPD (MD3) oleh mahasiswa di DPRD Kota Surabaya berakhir ricuh, Senin (19/2/2018).

Kericuhan ini lantaran Ketua DPRD Kota Surabaya Ir. Armuji tidak memberikan kepastian mendukung atau tidak. Hal ini yang memperkeruh suasana menjadi memanas ketika politisi dari PDI Perjuangan meninggalkan puluhan mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Surabaya.

Aksi saling dorong antara mahasiswa dengan polisi tak terhindarkan. Bahkan beberapa mahasiswa sempat diamankan agar bisa meredam bentrokan. Aksi berlanjut dengan memblokir Jalan Yos Sudarso depan Gedung DPRD Kota Surabaya.

Ketua Pengurus Cabang PMII Surabaya Fathur Rosi dalam orasinya mengatakan bahwa pengesahan revisi UU MD3 adalah suatu bentuk prisai baru untuk para koruptor agar leluasa untuk membuat kebijakan secara sewenang-wenang.

“Kami menolak Keras RUU MD3 karena sudah menyalahi Amanat Demokrasi. Pengesahan ini terkesan sangat cepat, yang kita anggap sebagai alat untuk persiapan menjelang akhir periode atau pun menjelang pesta demokrasi 2019,” teriaknya dihadapan Ketua DPRD Surabaya Armuji.

Menurutnya, banyak sekali ketimpangan dalam revisi UU tersebut, dan dianggap akan menjadikan DPR sebagai Lembaga super power yang sulit disentuh oleh proses hukum. Ia melanjutkan, anggota DPR tidak dapat diperiksa tanpa adanya izin Presiden dan pertimbangan dari MKD. Hal itu tertuang dalam Pasal 245.

Selain itu, kewenangan DPR diperkuat dalam Pasal 74 yang mengatur wewenang memberikan rekomendasi dan berhak melayangkan hak interpelasi, hak angket, serta hak menyatakan pendapat dan mengajukan pertanyaan bila rekomendasi itu tak dilaksanakan.

Kategori : Nasional

Tags : mahasiswa ruu md3 uu md3

Muslim di Inggris jadi Target Serangan Islamophobia Media Cetak

21 Feb 2018 10:17:37
Muslim di Inggris jadi Target Serangan Islamophobia Media Cetak

LONDON (Jurnalislam.com) – Beberapa media Inggris menggambarkan Islam dan Muslim secara negatif jauh lebih buruk daripada pada tahun 2011, mantan ketua dewan Tory dan anggota House of Lords Sayeeda Warsi mengatakan pada hari Selasa (20/02/2018).

Memberikan bukti kepada House of Commons Komite Urusan Dalam Negeri (the House of Commons’ Home Affairs Committee) tentang “kejahatan kebencian dan konsekuensi kekerasannya,” Warsi mengatakan bahwa Muslim Inggris terus-menerus ditargetkan oleh media cetak tertentu.

“Saya bisa menghabiskan waktu berjam-jam membahas penggambaran negatif oleh media cetak,” katanya.

Warsi mengatakan meracuni tingkat rendah melalui cerita negatif tertulis sekarang merupakan “kejadian sehari-hari.”

Chris Frost, ketua National Union of Journalists, mengatakan masalah tersebut “adalah masalah berskala besar” sekarang, lansir Anadolu Agency.

Pejabat Tinggi Inggris Didesak Dukung Pelarangan Jilbab di Sekolah

Frost mengatakan kepada panitia bahwa beberapa bukti yang dia kumpulkan sangat mengerikan, yaitu bagaimana beberapa editor menginstruksikan reporter mereka untuk menulis cerita dengan cara tertentu.

“Salah satu cara terbaik menjual koran adalah membuat orang percaya bahwa ada kejahatan. Karena ulah IS (Islamic State) , umat Islam menjadi kelompok yang ditargetkan,” katanya.

Frost menggarisbawahi bahwa sebanyak 64 persen publik Inggris menerima informasi tentang Islam dan Muslim melalui media, sebagian besar tidak mencari informasi lebih lanjut.

“Sangat penting bagi surat kabar untuk mengetahui apa yang dibicarakan publik,” katanya.

Baik Warsi maupun Frost juga menarik perhatian pada fakta bahwa Independent Press Standards Organization (IPSO) “tidak sesuai harapan” dalam menangani keluhan tentang cerita anti-Muslim palsu.

Begini Islamophobia di Inggris dalam 20 Tahun Terakhir

Warsi mengatakan bahwa wartawan tidak dapat lolos dengan laporan homofobia, rasis dan anti-Semit namun situasi mengenai pelaporan anti-Muslim “jauh lebih buruk daripada sebelumnya di tahun 2011.”

“IPSO mengizinkan diskriminasi terhadap kelompok tertentu. Peran mereka harus dipikirkan ulang,” katanya.

Warsi mengatakan kepada panitia bahwa gadis-gadis Muslim muda mengenakan jilbab dan mudah dikenali sehingga warga Muslim sekarang berdiri di dekat dinding di stasiun kereta karena takut didorong ke rel.

“Saya tidak berpikir kita masih akan berdebat tentang jilbab di tahun 2018,” katanya.

Frost juga menunjukkan bahwa liputan Muslim yang negatif oleh media cetak nasional mendorong penulis blog individu untuk melakukan hal yang sama.

“Tabloid terutama memilih cerita tersebut dengan sengaja karena mereka tahu cerita itu akan laku,” katanya.

200 Lebih Masjid di Inggris Gelar “Open House” Bagi Masyarakat Non Muslim

Panitia juga mendengar bahwa beberapa cerita anti-Muslim yang muncul di versi online dari gerai-gerai tertentu, seperti Daily Mail, dengan cepat diangkat oleh tokoh-tokoh kanan-jauh dan menjadi viral.

Baroness Warsi mendesak perdana menteri dan pemimpin partai oposisi untuk memberikan pidato utama tentang kontribusi umat Islam ke Inggris Raya.

Serangan anti-Muslim di Inggris melonjak setelah serangan teror mematikan di Manchester dan London Bridge tahun lalu, menurut data resmi.

Kategori : Islamophobia

Tags : anti islam muslim eropa Muslim Inggris

5 Polisi Iran Tewas dalam Bentroka di Teheran

21 Feb 2018 09:40:11
5 Polisi Iran Tewas dalam Bentroka di Teheran

TEHERAN (Jurnalislam.com) – Sedikitnya lima petugas polisi tewas pada hari Senin (19/02/2018) dalam bentrokan dengan pemrotes di Teheran utara, sementara ratusan pemrotes ditangkap dan beberapa terluka, menurut kantor berita Iran, Irna, lansir Al Arabiya Selasa (20/2/2018).

Bentrokan tersebut terjadi antara pasukan Iran dan para darwis dari denominasi Gonabadi yang telah berkumpul di depan sebuah kantor polisi, menuntut pembebasan beberapa anggota ordo sufi mereka, menurut rekaman video yang diposkan di media sosial.

Beberapa kantor berita lokal melaporkan tewasnya sejumlah pasukan polisi selama bentrokan tersebut.

Demonstrasi Hari keenam di Iran, 23 Orang Tewas dan 500 Ditangkap

Sebuah video yang diposting menunjukkan sebuah bus melindas sejumlah polisi yang terlibat dalam menekan para Sufi yang memprotes.

Menurut sumber keamanan, sopir bus tersebut ditangkap, dan penyelidikan sedang dilakukan untuk mengetahui identitasnya.

Protes sufi dimulai setelah penangkapan seseorang bernama Nematollah Riahi sekitar dua pekan yang lalu saat melakukan kekerasan di Teheran utara, di mana para Sufi berkumpul di luar rumah pemandu mereka, “Nurallah Tabenda”, menyusul laporan bahwa pasukan keamanan berniat untuk menangkapnya.

Mata-mata Zionis di Iran: Kerusuhan Saat Ini Tidak Dapat Menggulingkan Rezim

Protes ini terjadi meski kepala polisi Teheran Hussein Rahimi mengumumkan bahwa “Tidak ada niat untuk mengejar Sufi Gonabadi di Teheran.”

Dalam dua dekade terakhir, Sufi Gonabadi diselidiki dengan alasan keamanan di seluruh Iran, dengan beberapa orang ditangkap dan menghadapi tuduhan.

Kategori : Internasional

Tags : bentrokan demonstrasi iran

Armada Perang Turki Gempur Konvoi Pasukan Rezim Assad di Afrin dengan Artileri

21 Feb 2018 09:32:08
Armada Perang Turki Gempur Konvoi Pasukan Rezim Assad di Afrin dengan Artileri

SURIAH (Jurnalislam.com) – Sebuah konvoi pasukan pro rezim Assad memasuki wilayah Afrin Suriah pada hari Selasa (20/02/2018) untuk mendukung pasukan Kurdi YPG dukungan AS yang memerangi militer Turki namun segera mendapat serangan tembakan artileri.

Televisi rezim Suriah menunjukkan video konvoi pasukan pro rezim Suriah yang dikerahkan untuk membantu menghadang serangan Turki terhadap pasukan YPG Kurdi, lansir Aljazeera.

“Pemerintah Suriah telah menanggapi seruan tugas tersebut dan mengirim pasukan militer pada hari ini … untuk ditempatkan di sepanjang perbatasan dan berperan dalam mempertahankan kesatuan wilayah dan perbatasan Suriah,” juru bicara YPG Nouri Mahmoud mengatakan dalam sebuah pernyataan.

State TV menunjukkan sekitar 20 kendaraan dengan senjata berat memasuki Afrin dari desa terdekat Nubul. Puluhan orang bersenjata dalam kendaraan melambai-lambaikan bendera Suriah dan meneriakkan slogan-slogan pro-pemerintah.

Turki Ancam Rezim Assad jika Bantu Milisi Dukungan AS di Afrin

Rami Abdel Rahman, kepala monitor perang yang berbasis di Inggris, the Syrian Observatory for Human Rights (SOHR), mengkonfirmasi “ratusan pasukan memasuki wilayah Afrin pada Selasa sore.”

Pasukan Turki melepaskan “tembakan peringatan” ke pasukan Damaskus saat memasuki wilayah tersebut menuju kota Afrin pada hari Selasa.

“Kelompok teroris pro-rezim yang mencoba maju ke arah Afrin mundur sejauh sekitar 10 kilometer dari kota karena adanya tembakan peringatan,” kata kantor berita negara Turki, Anadolu Agency.

Kantor berita Suriah SANA mengkonfirmasi tembakan artileri Turki namun tidak menyebutkan bahwa pasukan Suriah mundur.

“Pasukan Turki menargetkan lokasi pasukan rakyat dengan tembakan artileri saat mereka tiba di wilayah Afrin,” SANA melaporkan.

Penembakan tersebut menandai eskalasi serius dalam serangan Turki dan sekutu yang telah dilakukan selama sebulan di Afrin.

Mevlut Cavusoglu, menteri luar negeri Turki, mengatakan pada hari Senin bahwa militernya akan kembali jika pasukan pro-Suriah turun tangan di Afrin untuk membantu YPG.

31 Pasukan Turki dan 1.369 Milisi Tewas dalam Operasi Militer di Suriah

Ankara mengirim militernya ke Suriah utara bulan lalu dengan mengatakan bahwa pihaknya harus mengalahkan YPG untuk melindungi perbatasannya.

YPG, bagian dari Syrian Democratic Forces yang didukung AS, menguasai wilayah-wilayah besar di wilayah utara Suriah selama serangan terhadap kelompok Islamic State (IS).

Dukungan AS untuk YPG membuat Turki marah karena menganggap kelompok tersebut merupakan organisasi “teroris.”

Ankara melihat YPG sebagai bagian dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang dilarang, yang telah melakukan pemberontakan berdarah selama beberapa dasawarsa melawan negara Turki di bagian tenggara negara tersebut.

Kategori : Internasional

Tags : Afrin AS PYD turki

Navigasi pos

Pos-pos lama
Pos-pos baru
Dukung Kami

Opini

Waspada di Balik Citra Saleh: Ketika Topeng Kebaikan Menyembunyikan Kejahatan

Waspada di Balik Citra Saleh: Ketika Topeng Kebaikan Menyembunyikan Kejahatan

4 Apr 2026 16:38:10
Mudik Tahunan: Macet dan Kecelakaan yang Tak Pernah Tuntas

Mudik Tahunan: Macet dan Kecelakaan yang Tak Pernah Tuntas

4 Apr 2026 16:36:12
Krisis Energi Global dan Rapuhnya Kedaulatan Energi Nasional

Krisis Energi Global dan Rapuhnya Kedaulatan Energi Nasional

18 Mar 2026 21:49:48
Menyoal Perwali Santunan Kematian Bagi Rakyat Miskin

Menyoal Perwali Santunan Kematian Bagi Rakyat Miskin

17 Mar 2026 05:02:12

Internasional

Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

5 Feb 2026 12:38:35
Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

5 Feb 2026 12:37:07
Israel Terus Bujuk AS agar Serang Iran, Turki Peringatkan Bahaya Perang Regional

Israel Terus Bujuk AS agar Serang Iran, Turki Peringatkan Bahaya Perang Regional

5 Feb 2026 12:35:37
Tekanan AS Meningkat, Iran Melunak soal Nuklir dan Buka Negosiasi

Tekanan AS Meningkat, Iran Melunak soal Nuklir dan Buka Negosiasi

5 Feb 2026 12:33:24

jurnalislam.com

  • Iklan
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Dukung Kami

INFOGRAFIK

 
 
 
 

Alamat Redaksi

Boulevard Raya No 16 Blok A 1 No 16 Taman Cilegon Indah (TCI), Cilegon, Banten
+62 813-1029-0583

Info Iklan :
+62 821-2000-0527
marketing@jurnalislam.com

Kirim tulisan :
redaksi.jurnalislam@gmail.com
newsroom@jurnalislam.com

COPYRIGHT © 2026 JURNALISLAM.COM, ALL RIGHT RESERVED