Bawa Pisau di Sekitar Masjid, Pria Diduga Gila Gegerkan Warga Banaran Sukoharjo

Bawa Pisau di Sekitar Masjid, Pria Diduga Gila Gegerkan Warga Banaran Sukoharjo

SUKOHARJO (Jurnalislam.com)- Teror penyerangan terhadap para ulama di sejumlah daerah di Indonesia membuat banyak masyarakat khawatir dan was-was. Kali ini, warga desa Ngenden, Banaran, Sukoharjo, digegerkan dengan datangnya orang yang tak dikenal yang mondar-mandir di sekitar masjid setempat pada senin, (19/2/2018) sore.

“Datang lelaki tak dikenal yang berpakaian rapi memakai tas slempang dan mondar-mandir di masjid Al-Hidayah, setelah ditanya oleh warga sekitar dia berpindah lokasi ke mushola Al-Falah, dia berhenti di warung wedangan depan mushola tersebut dan menampakkan gelagat yang mencurigakan (seperti mengawasi aktifitas di mushola-red),” kata Rendi Gunawan Ketua Forum Ukhuwah Pemuda Islam Banaran (FUPIBA).

“Setelah diamati oleh warga, akhirnya lelaki tersebut di datangi dan di tanya lagi oleh warga,” sambungnya.

Rendi melanjutkan, “Karena warga curiga, akhirnya salah satu warga membuka tas bawaan orang tak dikenal tersebut dan menemukan sekitar 50 kartu ponsel dan catatan plat nomer, 2 buku panduan doa untuk agama non muslim dan sebuah pisau,” ujarnya.

Lebih lanjut, menurut Rendi orang tersebut mengaku bernama Arman Tanjung asal Sidorejo, Bendosari, Sukoharjo dan beragama Islam. “Orang itu mengatakan bahwa ingin mencari keluarganya di salah satu pesantren, dirinya juga sempat menjelaskan bahwa ada 5 agama dalam dirinya,” ungkapnya.

Karena khawatir akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, maka Rendi bersama warga akhirnya mengubungi pihak aparat terdekat agar segera ditangani.

“Setelah di introgasi pihak aparat, hasil sementara oleh pihak polisi, orang tersebut terindikasi orang gila dan akhirnya dibawa ke tempat rehabilitasi di SINAI Sukoharjo,” tandasnya.

Maraknya kasus orang gila menyerang ulama juga membuat keprihatinan Rendi, untuk itu, ia menghimbau kepada umat Islam agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan selalu menjaga dan mengawal para ulama.

Bagikan
Close X