Selasa, 20 Syawal 1447 / 07 April 2026
Search for:
  • Beranda
  • Berita
    NasionalInternasionalFeature
  • Artikel
    AnalisaKolomOpini
  • Khazanah
    IslamasterIslamophobiaKomunitasMuallafPesantrenHikmah
  • Syariah
    AqidahEkonomiFiqhAkhlaqSiyasah
  • Jejak Islam
    Jejak Islam BangsaJejak Islam Dunia
  • Muslimah
  • Keluarga
  • Jurnalislam TV
  • InfoGrafik

Jokowi Diminta Tarik Dubes Indonesia untuk Myanmar

27 Sep 2017 11:06:16
Jokowi Diminta Tarik Dubes Indonesia untuk Myanmar

SOLO (Jurnalislam.com)- Ribuan umat Islam Soloraya menggelar aksi Solidaritas Muslim Rohingya, Jum’at (22/9/2017). Massa yang terdiri dari simpatisan Partai Keadilan Sosial (PKS) serta beberapa Elemen umat Islam Soloraya ini melakukan aksi longmarch dari lapangan Kota Barat menuju Bundaran Gladak, jalan Slamet Riyadi, Solo.

Salah satu Orator, tokoh senior Solo Mudrick M Sangidu menilai, pemerintahan Jokowi kurang serius dalam membantu krisis kemanusian di Myanmar. Ia juga mendesak presiden Jokowi untuk menarik duta besarnya dari Myanmar.

Menurut Mudrick, Dubes sudah tidak bisa lagi mewakili kepentingan rakyat Indonesia, terlebih, cenderung berpihak kepada pemerintahan Myanmar.

” Kepada bapak Jokowi untuk menarik duta besar Indonesia di Myanmar, karena tidak bisa wakil rakyat Indonesia dan lebih banyak menjadi perpanjangan Pemerintah Myanmar bahkan mengatakan rakyat Rohingya itu sebagai Teroris, agar ditarik ke Indonesia supaya jadi ketua RT nya di kampungnya,”lanjut pendiri Mega Bintang tersebut.

Sementara itu, orator lain Ketua komisi I DPR RI Abdul Kharis mengatakan bahwa Pemerintah Indonesia sudah melakukan upaya, namun upaya tersebut tidak cukup berhenti sampai pengiriman bantuan. Ia meminta agar pemerintah satu suara dan singkron sesuai amanat rakyat untuk membantu muslim Rohingya.

” Kita berharap lembaga lembaga kemanusiaan ini di fasilitasi oleh negara kemudian langsung diberikan kepada Muslim Rohingya, kita tidak mau bantuan-bantuan kita disalurkan melalui pemerintah Myanmar. Kita inginkan rupiah rupiah yang kita kumpulkan, langsung kita berikan pada yang berhak menerimanya,”katanya dihadapan Massa.

Dalam aksi tersebut, massa juga mengelar aksi teatrikal tentang kekejaman Biksu Ashin Wirathu dan Aung San Su Kyi terhadap muslim Rohingya.

Kategori : Nasional

Tags : dubes jokowi myanmar pecat rohingya

Ribuan Warga Solo Turun ke Jalan Gelar Aksi Bela Rohingya

27 Sep 2017 10:49:06
Ribuan Warga Solo Turun ke Jalan Gelar Aksi Bela Rohingya

SOLO (Jurnalislam.com)- Ribuan umat Islam Soloraya menggelar aksi Solidaritas Muslim Rohingya, Jum’at (22/9/2017). Massa yang terdiri dari simpatisan Partai Keadilan Sosial (PKS) serta beberapa Elemen umat Islam Soloraya ini melakukan aksi longmarch dari lapangan Kota Barat menuju Bundaran Gladak, jalan Slamet Riyadi, Solo.

Salah satu Orator, tokoh senior Solo Mudrick M Sangidu menilai, pemerintahan Jokowi kurang serius dalam membantu krisis kemanusian di Myanmar.

Ia membandingkan dengan para presiden RI terdahulu yang merespon dengan cepat dalam menangani berbagai konflik di negara lain.

“Indonesia sebagai pimpinan ASEAN dan sebagai umat Islam di dunia namun melihat krisis Rohingya hanya sebelah mata saudara saudara, kalah dengan Zaman pak SBY dia langsung kesana, kalah dengan pak Soeharto masalah Bosnia yang langsung datang kesana dan menanganinya,”tegasnya dihadapan massa.

Dalam aksi tersebut, massa juga mengelar aksi teatrikal tentang kekejaman Biksu Ashin Wirathu dan Aung San Su Kyi terhadap muslim Rohingya.

Kategori : Nasional

Tags : aksi bela rohingya pembantaian rohingya rohingya solo

Ustaz Alfian Tanjung Kembali Dikriminalisasi, Pengacara: Kita Sedang Menonton Lelucon Penegakkan Hukum

27 Sep 2017 10:42:54
Ustaz Alfian Tanjung Kembali Dikriminalisasi, Pengacara: Kita Sedang Menonton Lelucon Penegakkan Hukum

SURABAYA (Jurnalislam.com) — Kuasa hukum pegiat anti komunisme ustaz Alfian Tanjung, Abdullah Al Katiri menilai ditangkapnya ustaz Alfian Tanjung merupakan kriminalisasi kembali, setelah pada kasus yang ditudingkan sebelumnya kliennya dinyatakan bebas dan tidak bersalah.

“Masyarakat hari ini sedang menonton lelucon penegakkan hukum khususunya kasus yang menjerat Ustaz Alfian Tanjung. Setelah Ust. Alfian diputus bebas oleh Majelis Hakim PN Surabaya pada agenda putusan Sela (6/9) dan sekaligus menyatakan Dakwaan Jaksa Batal Demi Hukum, kini Kejari Tanjung Perak mengajukan Pelimpahan Ulang Dakwaan,” kata Abdullah Al Katiri kepada Jurnalislam.com.

Padahal, kata Al Katiri, jika Jaksa mau adil dan taat hukum, harusnya mereka mengajukan Perlawanan Hukum (Banding) atas putusan sela Majelis Hakim sebagaimana diatur dalam Pasal 156 KUHAP.

Ustaz Alfian Tanjung Bebas, Amir Ansharusyariah: Polanya Tangkap Dulu, Bukti Belakangan

“Tapi Jaksa justru melimpahkan ulang (Dakwaan baru) yang jelas-jelas tidak ada dasar hukumnya. Kami tidak habis fikir, apa yang ada dalam benak dan pikirannya,” kata Abdullah.

Abdullah mengingatkan, seharusnya sesama penegak hukum sudah menjadi kewajiban untuk mengingatkan bahwa peradilan pidana ini tidak bisa dilakukan dengan cara-cara model abuse of power.

“Negara Indonesia ini menganut konsep Negara Hukum ( Rechstaat) karenanyalah hukum sebagai panglima, tapi dalam penanganan perkara terhadap Ustaz Alfian ini sama sekali tidak mencerminkan rechstaat,” pungkas Abdullah.

Kategori : Nasional

Tags : alfian tanjung komunis kriminalisasi pki ustaz alfian tanjung

PBB: Jumlah Pengungsi Muslim Rohingya Kini Mencapai 480.000 Orang

27 Sep 2017 09:49:53
PBB: Jumlah Pengungsi Muslim Rohingya Kini Mencapai 480.000 Orang

BANGLADESH (Jurnalislam.com) – Perserikatan Bangsa-Bangsa pada hari Selasa (26/9/2017) meningkatkan angka perkiraan jumlah Muslim Rohingya yang telah melarikan diri dari pembantaian di Myanmar secara drastis menjadi 480.000 saat Bangladesh mengurangi pembatasan pada kelompok bantuan yang bekerja di kamp-kamp pengungsian dan mencari $ 250 juta untuk mengatasi krisis tersebut.

Dengan pendatang baru dan sekitar 300.000 warga Rohingya yang telah tinggal di daerah tersebut sebelumnya akibat kekerasan di Myanmar, sekarang ada hampir 800.000 pengungsi di kamp-kamp yang penuh sesak di sekitar kota perbatasan Cox’s Bazar di Bangladesh, World Bulletin.

Ada 70 Ribu Ibu Hamil dan Menyusui Diantara Pengungsi Rohingya

Situasi telah memaksa pendatang baru ke tempat penampungan darurat dalam kondisi suram, dan memicu peringatan bahwa epidemi, termasuk kolera, dapat dengan mudah menyebar.

Laporan dari badan-badan PBB dan badan amal internasional mengatakan bahwa jumlah yang lebih tinggi sebagian besar disebabkan akibat sekitar 35.000 orang Rohingya, yang sebelumnya tidak diperhitungkan, pindah ke dua kamp pengungsi.

Ia juga mengatakan angka yang melintasi perbatasan sudah mulai naik lagi.

Setelah melaporkan penurunan jumlah pendatang yang signifikan pekan lalu, laporan baru tersebut mengatakan ratusan orang kembali melintasi perbatasan setiap hari dalam beberapa hari ini.

Kategori : Internasional

Tags : Muslim myanmar muslim rohingya myanmar

Rezim Syiah Assad Dukung Referendum Kurdi

27 Sep 2017 08:46:44
Rezim Syiah Assad Dukung Referendum Kurdi

SURIAH (Jurnalislam.com) – Rezim Syiah Suriah akan memberikan otonomi bagi minoritas orang Kurdi untuk pertama kalinya, kata seorang pejabat pemerintah Assad.

Walid Muallem, menteri luar negeri rezim Suriah, mengatakan negaranya terbuka terhadap gagasan kekuatan yang lebih besar untuk negara-negara Kurdi, yang menyumbang 15 persen dari populasi negara tersebut sebelum Perang global Suriah.

Begitu operasi militer rezim Syiah Bashar al-Assad melawan kelompok Islamic State (IS) yang beroperasi di Suriah telah berakhir, diskusi dapat dimulai, katanya.

“Kurdi Suriah menginginkan sebuah bentuk otonomi dalam kerangka perbatasan negara,” kata Muaellem pada hari Selasa (26/9/2017), menurut SANA, kantor berita negara rezim, lansir Aljazeera.

“Ini dapat dinegosiasikan dan bisa menjadi subyek dialog.”

Otoritas yang dipimpin Kurdi mengadakan pemilihan pada hari Jumat lalu di Suriah utara, menandai dimulainya proses tiga tahap untuk membentuk sistem pemerintahan baru guna memperkuat otonomi daerah Kurdi di negara tersebut.

Erdogan: Referendum Kurdi Buka Krisis dan Konflik Baru di Irak

Pemilih memilih pemimpin bagi sekitar 3.700 komuniyatas ng tersebar di tiga wilayah di utara di mana kelompok Kurdi telah membentuk peraturan otonom sejak tahun 2011, ketika perang sipil Suriah dimulai.

Faisal Mekdad, wakil menteri luar negeri Suriah, sebelumnya menyebut pemilihan itu sebagai “lelucon”.

“Suriah tidak akan pernah membiarkan sebagian dari wilayahnya dipisahkan,” katanya pada 6 Agustus.

Jajak pendapat Jumat akan diikuti pada bulan November oleh pemungutan suara untuk posisi dewan lokal dan berujung pada bulan Januari dengan pemilihan majelis yang akan bertindak sebagai parlemen untuk sebuah sistem pemerintahan federal di Suriah utara.

Kurdi di negara tetangga Irak mengadakan referendum kemerdekaan pada hari Senin, menyusul desakan otonomi penuh oleh Pemerintah Daerah Kurdistan (the Kurdistan Regional Government KRG) di wilayah timur laut negara itu.

Surat suara tersebut diperkirakan akan mengembalikan suara mayoritas “ya” saat diumumkan, yang diperkirakan akan diumumkan dalam 72 jam.

Muallem mengulangi penolakan rezim Suriah sebelumnya terhadap referendum KRG, yang melabelinya “referendum separatis” dan “sangat tidak dapat diterima di mata pemerintah [pemerintah Suriah]”.

“Kami mendukung kesatuan Irak,” katanya.

Kategori : Internasional

Tags : Referendum

Pertama dalam Sejarah, Kerajaan Arab Saudi akan Izinkan Wanita Mengemudi

27 Sep 2017 08:34:06
Pertama dalam Sejarah, Kerajaan Arab Saudi akan Izinkan Wanita Mengemudi

RIYADH (Jurnalislam.com) – Pemimpin Arab Saudi Raja Salman telah mengeluarkan sebuah dekrit kerajaan bersejarah yang memberikan izin mengemudi untuk wanita di kerajaan tersebut pada Juni mendatang.

Keputusan kerajaan yang dikeluarkan pada hari Selasa (26/9/2017) tersebut juga memerintahkan pembentukan sebuah komite tingkat tinggi yang melibatkan kementerian dalam urusan internal, keuangan, perburuhan dan pembangunan sosial. Mereka akan ditugaskan untuk mempelajari pengaturan peraturan dalam 30 hari dan untuk memastikan pelaksanaan sepenuhnya perintah tersebut pada bulan Juni 2018.

“Keputusan kerajaan tersebut akan menerapkan peraturan lalu lintas, termasuk penerbitan izin mengemudi untuk pria dan wanita,” kata Kantor Berita Saudi.

“Ini merupakan kemenangan besar bagi banyak wanita Saudi. Inilah satu-satunya arsip dan isu yang diperjuangkan wanita Saudi tidak hanya bertahun-tahun, tapi puluhan tahun yang lalu. Setiap kali kami bertanya, kami diberitahu bahwa waktunya tidak tepat,” Latifa Shaalan, anggota wanita dari Dewan Shoura Arab Saudi, mengatakan kepada Al Arabiya.

“Ini akan berdampak besar pada ekonomi Arab Saudi. Kita harus ingat bahwa kerajaan kita menghasilkan lebih banyak lulusan wanita dibandingkan dengan rekan pria kita,” Ghada Ghunaim, penulis dan wartawan Saudi mengatakan kepada Al Arabiya.

Seorang Muslimah Pembuat Film ‘Amerika Berjilbab’ Memecah Stereotip Kelompok Islamophobia

Di Arab Saudi, kebanyakan keluarga bergantung pada supir pribadi untuk secara pribadi membantu mengangkut saudara perempuan mereka ke sekolah, tempat kerja dan tempat lain.

Menurut statistik terbaru, ada hampir 800.000 pria, kebanyakan berasal dari Asia Selatan, yang bekerja hanya sebagai pengemudi untuk wanita Saudi.

Ghunaim mengatakan kepada Al Arabiya English bahwa keputusan kerajaan hari Selasa tersebut pasti akan membantu keluarga miskin dan kelas menengah.

“Banyak keluarga di Arab Saudi tidak mampu membayar gaji bulanan pengemudi, keputusan kerajaan ini akan membantu meringankan banyak keluarga yang berjuang saat wanita mereka tidak dapat mengemudi,” tambahnya.

Kategori : Internasional

Tags : arab saudi muslimah

3 Aparat Zionis Tewas dan 1 Sekarat Diterjang Peluru Warga Palestina

27 Sep 2017 08:23:06
3 Aparat Zionis Tewas dan 1 Sekarat Diterjang Peluru Warga Palestina

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Tiga aparat Israel tewas terbunuh pada Selasa pagi (26/9/2017) ketika seorang warga Palestina melepaskan tembakan di luar pemukiman Yahudi dekat Yerusalem, menurut polisi penjajah zionis, lansir World Bulletin.

Dalam sebuah pernyataan, polisi mengatakan bahwa pria bersenjata tersebut mendekati pintu masuk pemukiman Yahudi di Har Adar dan melepaskan tembakan saat polisi mulai curiga.

Petugas medis Magen David Adom mengatakan, orang Israel keempat terluka parah dalam serangan tersebut.

Korban tewas adalah petugas Polisi Perbatasan dan dua penjaga keamanan swasta, menurut surat kabar The Times of Israel. Orang Israel yang terluka itu digambarkan sebagai koordinator keamanan untuk pemukiman tersebut.

Pemukiman Ilegal Yahudi Israel Usir Warga Muslim Yerusalem Secara Sistematis

Polisi mengatakan penyerang tersebut, 37 tahun dari desa Beit Surik di Tepi Barat, ditembak mati oleh pasukan keamanan.

Sejak Oktober 2015, lebih dari 300 warga Palestina telah terbunuh dalam dugaan serangan terhadap orang Israel atau bentrokan dengan pasukan penjajah Israel, menurut laporan Palestina.

Pihak berwenang Israel telah mengatakan bahwa hampir 50 orang Israel terbunuh dalam serangan yang dilakukan oleh orang-orang Palestina pada periode yang sama.

Kategori : Internasional

Tags : palestina Pemukim Yahudi yerusalem

Serangan Pembakaran Masjid Kembali Terjadi di Swedia

27 Sep 2017 08:09:19
Serangan Pembakaran Masjid Kembali Terjadi di Swedia

SWEDIA (Jurnalislam.com) – Sebuah Masjid di kota Orebro di Swedia selatan telah hancur total dalam dugaan serangan pembakaran, kata seorang pejabat pemadam kebakaran pada hari Selasa (26/9/2017), lansir World Bulletin.

Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi pada pukul 2 pagi waktu setempat (0000GMT) namun masjid tersebut benar-benar telah musnah, menurut kepala pemadam, Orebro Ulf Jacobsen.

Tidak ada yang terluka dalam kobaran api tersebut, Jacobsen mengatakan, menambahkan bukti menunjukkan bahwa itu adalah serangan pembakaran.

Lagi, Sebuah Masjid di Florida Dibakar Akibat Kebencian Rasial

Masjid Orebro – yang memiliki kapasitas 250 orang – dibangun pada tahun 2007 di lingkungan Vivalla, rumah bagi umat Islam dari berbagai negara.

Insiden tersebut terjadi setelah serangan lain yang diduga pembakaran Mei lalu menghancurkan sebagian masjid di pinggiran kota Stockholm, Jakobsberg.

Sebuah investigasi oleh Islamic Cooperation Council di Swedia mengungkapkan pada tahun 2015 bahwa tujuh dari 10 masjid di negara tersebut telah diserang.

Swedia menarik bagi banyak migran dan sekitar 15 persen penduduknya lahir di luar negeri. Diperkirakan 100.000 orang Turki tinggal di negara Nordik tersebut.

Kategori : Islamophobia

Tags : anti islam muslim eropa serangan masjid

Setelah Referendum Kurdi Irak, Perang Etnis dan Sektarian akan Terjadi

27 Sep 2017 07:45:36
Setelah Referendum Kurdi Irak, Perang Etnis dan Sektarian akan Terjadi

IRAK (Jurnalislam.com) – Presiden Turki telah memperingatkan akan terjadinya sebuah perang “etnis dan sektarian” saat berkomentar tentang referendum Irak, sementara perdana menteri Irak telah mengesampingkan perundingan dengan Pemerintah Daerah Kurdistan (the Kurdistan Regional Government-KRG) atas hasil pemungutan suara yang kontroversial tersebut.

Dalam sebuah pidato di televisi dari Ankara pada hari Selasa (26/9/2017), Recept Tayyip Erdogan mengancam akan menjatuhkan sanksi terhadap wilayah Kurdi yang semi otonom, dengan mengatakan bahwa mereka “akan ditinggalkan dan akan merasakan kesusahan” dan penduduknya akan kelaparan.

“Jika pemimpin Irak Kurdi Masoud Barzani dan Pemerintah Daerah Kurdi tidak segera memperbaiki kesalahan ini sesegera mungkin, mereka akan jatuh dalam sejarah dengan rasa malu karena telah menyeret wilayah tersebut ke dalam perang etnis dan sektarian,” kata Erdogan.

Komentar tersebut muncul saat tentara Irak bergabung dengan tentara Turki untuk latihan militer gabungan di dekat perbatasan Turki dengan Irak utara.

Turki telah lama menjadi wilayah utama Irak utara menuju dunia luar, namun menilai referendum tersebut sebagai ancaman terhadap keamanan nasionalnya sendiri, karena khawatir hal itu akan mengobarkan separatisme di antara penduduk Kurdi sendiri.

“Ini akan berakhir saat kita menutup keran minyak, semua pendapatan mereka akan lenyap, dan mereka tidak akan dapat menemukan makanan saat truk kita tidak lagi pergi ke Irak utara,” kata Erdogan.

Warga Kurdi Irak pada hari Senin melakukan pemilihan dalam sebuah referendum meskipun ada tentangan keras dari Baghdad, serta negara tetangga Turki dan Iran.

Jumlah pemilih dilaporkan mencapai 72 persen, dengan 3,3 juta dari 4.58 juta pemilih terdaftar mengambil bagian, Shirwan Zirar, juru bicara komisi pemilihan, mengatakan Senin malam.

Hasil diperkirakan diumumkan dalam waktu 24 jam, dengan suara “ya” yang luar biasa tidak diragukan.

Erdogan menggambarkan pemungutan suara tersebut sebagai “pengkhianatan terhadap negara kita” karena terjadi pada saat terjalinnya hubungan baik antara Turki dan tetangganya, KRG.

Dia mendesak Barzani untuk “menyerah pada sebuah petualangan yang hanya memiliki akhir yang gelap”.

Pasukan Irak dan Kurdi Berebut Kontrol Wilayah di Kota Mosul

Dalam sebuah pernyataan televisi terpisah pada hari Selasa, Haider al-Abadi, perdana menteri Irak, meminta persatuan di negara tersebut saat perang melawan Islamic State (IS) berlanjut.

“Kami tidak akan pernah meninggalkan persatuan Irak, kami tidak akan pernah meninggalkan persatuan wilayah kami.”

Di Erbil, Presiden KRG Massud Barzani mendesak Perdana Menteri Irak “tidak menutup pintu dialog karena dialoglah yang akan memecahkan masalah”.

“Kami menjamin kepada komunitas internasional tentang kesediaan kami untuk berdialog dengan Baghdad,” katanya.

“Referendum bukan untuk membatasi perbatasan (antara Kurdistan dan Irak), atau memaksakannya secara de facto,” tambah Barzani.

Sebelumnya pada hari Selasa, tentara Turki dan Irak memulai latihan militer bersama di Habur, dekat perbatasan tenggara Turki dengan Irak, sebuah pernyataan militer Turki mengatakan.

Latihan hari Selasa tersebut akan mengakhiri latihan militer Turki di wilayah tenggara, yang dimulai pada 18 September, sepekan sebelum pemungutan suara Senin.

Hoda Abdelhamid dari Al Jazeera, yang melaporkan dari Erbil, mengatakan bahwa saat retorika keras telah diumumkan, “realitas di lapangan” juga terjadi dan sejauh ini ada lebih banyak ancaman verbal daripada langkah-langkah konkret.

Tapi dia juga mengatakan bahwa jika Barzani dan KRG mendapat lebih banyak tekanan, itu hanya akan mempersatukan orang Kurdi, tidak hanya di Kurdistan Irak, tapi juga di negara-negara tetangga.

Kategori : Internasional

Tags : Referendum

Faksi Jihad Mali Lakukan Serangan pada Pasukan PBB

26 Sep 2017 10:25:31
Faksi Jihad Mali Lakukan Serangan pada Pasukan PBB

MALI (Jurnalislam.com) – Setelah diam cukup lama, faksi jihad Pendukung Al Qaeda untuk Muslim dan Islam (JNIM) kembali ke media sosial pada hari Sabtu (23/9/2017) dan mengeluarkan sebuah pernyataan tanggung jawab dan juga sebuah video atas serangan multi-cabang pekan lalu terhadap pasukan PBB di kota utara Mali Kidal.

Pernyataan tersebut berbunyi bahwa pasukan JNIM melancarkan serangan terhadap “gerbang pasukan kriminal MINUSMA di kota Kidal.” Pernyataan terus berlanjut dengan mengatakan bahwa pertempuran ini menghasilkan satu kendaraan lapis baja PBB terbakar dan satu pasukan PBB terluka, sementara posisi MINUSMA di Kidal juga ditargetkan dengan mortir dan roket.

Pejabat: Mali dalam Cengkraman Al Qaeda, Keadaan Darurat Diperpanjang

Pernyataan jihadis tersebut sebagian besar sesuai dengan yang dilaporkan MINUSMA. Menurut PBB, “kamp MINUSMA di Kidal adalah sasaran serangan yang kompleks, mengakibatkan satu orang pasukan terluka.” PBB juga menyatakan bahwa pasukannya menggagalkan serangan tersebut setelah mengerahkan “Rapid Reaction Force“.

Dalam video tersebut, para jihadis terlihat menembaki posisi PBB dengan mortir, roket, senjata ringan, dan tembakan senapan mesin berat. Satu kendaraan terlihat terbakar di latar belakang, membenarkan pernyataan JNIM. Di adegan lain, para jihadis terlihat terlibat dengan pasukan PBB dalam pertempuran yang relatif dekat.

Klaim terakhir JNIM terjadi pada tanggal 31 Juli, ketika menyatakan pasukannya melukai empat tentara Prancis dengan sebuah IED di dekat Tessalit di wilayah Kidal. Namun, video tersebut menampilkan sebuah video yang menunjukkan serangan 17 Juni di sebuah pangkalan Mali di wilayah Timbuktu pada akhir Agustus. Tak lama kemudian, saluran Telegramnya ditutup lalu membuat yang baru dan tetap diam sampai hari Sabtu.

Al Qaeda Afrika Barat Rilis Hasil Rampasan Perang di Pangkalan Militer Mali

Banyak serangan yang sebagai karya JNIM dalam kurun waktu ini masih belum diklaim. Selain itu, juga ada serangan yang lebih baru, seperti ledakan IED hari Ahad di dekat Gao yang menewaskan tiga pasukan PBB dan melukai lima lainnya.

Serangan ini sangat mirip sebagai karya JNIM, namun belum bisa diklaim.

Kategori : Internasional

Tags : Al Qaeda mali

Navigasi pos

Pos-pos lama
Pos-pos baru
Dukung Kami

Opini

Waspada di Balik Citra Saleh: Ketika Topeng Kebaikan Menyembunyikan Kejahatan

Waspada di Balik Citra Saleh: Ketika Topeng Kebaikan Menyembunyikan Kejahatan

4 Apr 2026 16:38:10
Mudik Tahunan: Macet dan Kecelakaan yang Tak Pernah Tuntas

Mudik Tahunan: Macet dan Kecelakaan yang Tak Pernah Tuntas

4 Apr 2026 16:36:12
Krisis Energi Global dan Rapuhnya Kedaulatan Energi Nasional

Krisis Energi Global dan Rapuhnya Kedaulatan Energi Nasional

18 Mar 2026 21:49:48
Menyoal Perwali Santunan Kematian Bagi Rakyat Miskin

Menyoal Perwali Santunan Kematian Bagi Rakyat Miskin

17 Mar 2026 05:02:12

Internasional

Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

5 Feb 2026 12:38:35
Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

5 Feb 2026 12:37:07
Israel Terus Bujuk AS agar Serang Iran, Turki Peringatkan Bahaya Perang Regional

Israel Terus Bujuk AS agar Serang Iran, Turki Peringatkan Bahaya Perang Regional

5 Feb 2026 12:35:37
Tekanan AS Meningkat, Iran Melunak soal Nuklir dan Buka Negosiasi

Tekanan AS Meningkat, Iran Melunak soal Nuklir dan Buka Negosiasi

5 Feb 2026 12:33:24

jurnalislam.com

  • Iklan
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Dukung Kami

INFOGRAFIK

 
 
 
 

Alamat Redaksi

Boulevard Raya No 16 Blok A 1 No 16 Taman Cilegon Indah (TCI), Cilegon, Banten
+62 813-1029-0583

Info Iklan :
+62 821-2000-0527
marketing@jurnalislam.com

Kirim tulisan :
redaksi.jurnalislam@gmail.com
newsroom@jurnalislam.com

COPYRIGHT © 2026 JURNALISLAM.COM, ALL RIGHT RESERVED