Kategori: Opini
-
Headline News
Senjata Pamungkas
Oleh: KH Athian Ali Lc MA Belum atau mungkin tidak akan pernah pupus dan pudar rasa duka yang sangat mendalam dengan syahidnya insya Alloh keenam laskar FPI, ummat Islam kemudian dibuat lebih prihatin lagi dengan ditetapkannya Habib Riziek Syihab (HRS) sebagai tersangka dan langsung ditahan di rutan Polda Metro Jaya. Jangankan ummat, bahkan sosok seperti […]
Selengkapnya: Senjata Pamungkas -
Artikel
Mewujudkan Negeri Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur
Oleh : Jumi Yanti Sutisna Negeri yang nyaman, aman dan sejahtera dengan penduduk-penduduk yang berakhlak baik tentulah harapan banyak manusia, Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur. Sebuah negeri seperti yang digambarkan oleh Firman Allah dalam QS. Saba ayat 15, لَقَدْ كَانَ لِسَبَإٍ فِي مَسْكَنِهِمْ آيَةٌ ۖ جَنَّتَانِ عَنْ يَمِينٍ وَشِمَالٍ ۖ كُلُوا مِنْ رِزْقِ رَبِّكُمْ وَاشْكُرُوا […]
Selengkapnya: Mewujudkan Negeri Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur -
Analisa
Tujuh Kejanggalan Keterangan Polisi soal Baku Tembak dengan Laskar FPI
Oleh: Neta S Pane, Ketua Presidium Indonesia Police Watch Presiden Jokowi harus segera mencopot Kapolri Jenderal Idham Azis dan Kabaintelkam Polri Komjen Rycko Amelza, sehubungan terjadinya kasus penembakan yang menewaskan enam anggota FPI di Tol Cikampek, Jawa Barat pada Senin 7 Des 2020 subuh. Selain itu, Indonesia Police Watch (IPW) mendesak agar segera dibentuk Tim […]
Selengkapnya: Tujuh Kejanggalan Keterangan Polisi soal Baku Tembak dengan Laskar FPI -
Kolom
Tentang Sigi Poso dan Pertanyaan Besar terhadap Aparat
Oleh: Harits Abu Ulya (Pengamat Terorisme) Kasus Pembunuhan terhadap satu keluarga serta membakar rumah korban di Sigi, Poso diduga kuat pelaku terkait kelompok MIT pimpinan Ali Kalora. Apa sebab yang melatarbelakangi aksi kekerasan tersebut? Berikut hipotesa singkatnya; Latar belakang pembantaian; Ini dominan soal bertahan hidup bagi kelompok MIT. Untuk survive, selain mereka butuh logistik makanan […]
Selengkapnya: Tentang Sigi Poso dan Pertanyaan Besar terhadap Aparat -
Berita Pilihan
Demokrasi yang Mati
Oleh : Jumi Yanti Sutisna Demokrasi, sebuah kata yang sering digaung-gaungkan, diusung dan dijadikan sebuah dasar oleh sebagian banyak orang kini dalam bernegara. Sebuah kata yang diharapkan banyak orang dapat memberikan keadilan dalam kehidupan bernegara. Betapa banyak orang menaruh harapan dengan demokrasi, karena kalau ditilik apa itu demokrasi, demokrasi yang pertama kali dikenalkan […]
Selengkapnya: Demokrasi yang Mati -
Berita Pilihan
Membendung Hoaks di Tengah Pandemi: Perspektif Islam
Oleh: Binti Mutammimah Pada bulan Desember 2019, wabah pneumonia yang disebabkan oleh virus corona terjadi di Wuhan, provinsi Hubei, dan telah menyebar dengan cepat ke seluruh Cina, dan berisiko menjadi pandemi yang berkelanjutan (Wang et al., 2020). Setelah identifikasi dan isolasi, virus patogen yang menyebabkan pneumonia ini awalnya disebut novel corona virus 2019 (2019-nCoV) tetapi […]
Selengkapnya: Membendung Hoaks di Tengah Pandemi: Perspektif Islam -
Opini
Cadar dan Marwah Islam
Oleh : Jumi Yanti Sutisna* Rabu yang lalu (4/11/2020) sekitar pukul 10 pagi seorang wanita bercadar di Tangerang pulang dari pasar bersama keponakannya yang berusia 4 tahun, melewati rumah seorang tokoh masyarakat yang disebut ustadz oleh warga setempat. Tokoh masyarakat itu sedang mengobrol ditengah jalan bersama seorang laki-laki, wanita bercadar bersama keponakannya lewat dan permisi. […]
Selengkapnya: Cadar dan Marwah Islam -
Artikel
Spirit Maulid, Sumpah Pemuda, dan Kepemimpinan
Oleh: Feisal Kertapermana Di akhir bulan september 2020 kita mengalami dua peristiwa penting dalam tercatat dalam sejarah yang sarat makna serta pelajaran. Peristiwa penting yang pertama adalah lahirnya manusia mulia yang berbudi luhur, berperangai santun yang dihormati kawan maupun lawan. Adab nya yang begitu mulia sehingga namanya dengan begitu jelas dipuji dalam Al qur’an “ […]
Selengkapnya: Spirit Maulid, Sumpah Pemuda, dan Kepemimpinan -
Headline News
Rengekan Prancis Akibat Boikot: Bukankah Mereka Lemah?
Oleh: Jumi Yanti Sutisna Penayangan Karikatur Nabi Muhammad menggunakan proyektor ke gedung pemerintahan di Prancis oleh majalah Charlie Hebdo yang didukung oleh pemerintah Prancis sebagai bentuk penghormatan terhadap guru sejarah, Samuel Paty yang dipenggal kepalanya oleh seorang imigran muslim. Samuel Paty tewas dengan kepala terpenggal saat dalam perjalanan pulang pada 16 Oktober 2020 lalu, yang […]
Selengkapnya: Rengekan Prancis Akibat Boikot: Bukankah Mereka Lemah? -
Opini
Urgensi Dewan Pengawas Syariah terhadap Kualitas Pelaporan Keuangan
Oleh: Shafira Fitria Ramadhanti* Bangkrutnya Barings Banks, Enron Corporation dan juga WorldCom membuktikan bahwa penting adanya kualitas pada pelaporan keuangan dan pengawasan internal yang harus dilakukan perusahaan. Barings Bank merupakan salah satu bank tertua di London, Inggris. Namun sangat disayangkan, bank tersebut akhirnya mengalami kebangkrutan/kemunduran pada tahun 1995 terhadap kegiatan operasionalnya. Barings Banks berakhir dengan […]
Selengkapnya: Urgensi Dewan Pengawas Syariah terhadap Kualitas Pelaporan Keuangan -
Artikel
Tata Kelola yang Baik Kunci Meningkatnya Kinerja Bank Syariah
Oleh : Yogi Mulyana Ramli, Mahasiswa STEI SEBI Akhir-akhir ini pemerintah indonesia sangat serius dalam mengembangkan sektor keuangan syariah sebagai sektor utama dalam pembangunan nasional, mengingat potensi industri syariah di indonesia sangat besar. Tentu ini menjadi angin segar bagi pelaku pasar keuangan syariah untuk berkembang, khusususnya perbankan syariah selaku penghimpun dan penyalur dana yang berprinsip […]
Selengkapnya: Tata Kelola yang Baik Kunci Meningkatnya Kinerja Bank Syariah -
Kolom
Tangan Gelap Rezim dan Skenario Demo Rusuh
Oleh: Harits Abu Ulya Demo menolak UU Cilaka terjadi dihampir seluruh kota-kota di Indonesia. Dan demo kali ini juga tidak bisa dipungkiri terjadinya aksi anarkisme dari peserta aksi demo, demikianpun tindakan yang over (tidak humanis) dari pihak kepolisian terhadap demonstran secera vulgar terekam. Jagad media online maupun offline hiruk pikuk mendedah soal siapakah gerangan yang […]
Selengkapnya: Tangan Gelap Rezim dan Skenario Demo Rusuh -
Berita Pilihan
Mengkritisi Omnibus Law: Belajar dari Umar bin Abdul Aziz Sejahterakan Rakyat
Oleh: Jumi Yanti Sutisna Begitu mulia niat pemerintah Indonesia untuk mensejahterakan rakyat, menyelamatkan Indonesia dari resesi, menyelamatkan 7 juta pengangguran dengan UU Cipta Kerja yang diharapkan dapat menarik investor atau para pengusaha untuk membuka lapangan kerja di Indonesia dengan berbagai kemudahan, namun ternyata kemudahan itu dengan mengorbankan hak kesejahteraan buruh. Berikut poin UU Cipta […]
Selengkapnya: Mengkritisi Omnibus Law: Belajar dari Umar bin Abdul Aziz Sejahterakan Rakyat -
Berita Pilihan
Membedah Omnibus Law: Bukti Terpuruknya Kapitalisme dan Sosialisme
Oleh: Dr Mohammad Ghozali, MA* Upaya-upaya melestarikan sistem kapitalisme setelah tersingkapnya kebobrokannya, sangat nampak sekali. Dikotomi mereka sangat arogan tanpa memandang sisi kemanusiaan asal menguntungkan pihak pihak tertentu. Imperialisme Cina telah mulai diterapkan dan mulai mengikat negara-negara dengan berbagai utang dan bantuan yang mereka umpankan. Meskipun pertama kalinya persoalan ini tampak samar sebab dibungkus dengan […]
Selengkapnya: Membedah Omnibus Law: Bukti Terpuruknya Kapitalisme dan Sosialisme -
Kolom
Pilkada dalam Bayangan Kematian
Oleh: Tony Rosyid Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa Setiap rezim, di negara manapun berada, selalu akan mendengar dan mempertimbangkan suara mayoritas. Ini hukum politik. Mayoritas adalah kekuatan yang menentukan. Kecuali jika kelompok mayoritas rapuh dan berada dalam kendali kekuasaan. Seperti rakyat India yang hindu di era kerajaan Mughol. Di Indonesia, ada dua ormas besar yaitu […]
Selengkapnya: Pilkada dalam Bayangan Kematian -
Opini
Dilema Pemerintah; Antara Pandemi dan Penyerangan Ulama
Oleh : Jumi Yanti Sutisna* Antara pandemi corona dan penyerangan ulama, dua hal besar yang sedang menjadi tren saat ini di Indonesia. Dikatakan dua hal besar karena penanganan keduanya dinilai menentukan masa depan Indonesia, negeri tercinta. Terkait yang pertama, tentang pandemi corona, dapat kita saksikan hingga kini, kondisi pandemi di Indonesia belum menunjukkan angin segar […]
Selengkapnya: Dilema Pemerintah; Antara Pandemi dan Penyerangan Ulama -
Opini
Narasi Orang Gila
Oleh : Indra Martian* Penusukan Syaikh Ali Jaber, saat acara tabligh akbar di masjid Falahuddin , Bandar Lampung menjadi perhatian dan sorotan publik bahkan kecaman mengalir deras dari para tokoh, alim ulama, dan masyarakat umum. Din Syamsudin ketua dewan pembina majelis ulama Indonesia (MUI) , Ketua MPR Zulkifli Hasan, bahkan anggota DPR dari PKS Bukhori […]
Selengkapnya: Narasi Orang Gila -
Opini
Good Looking ala Rasulullah
Oleh: Jumi Yanti Sutisna* Akhir-akhir ini, ramai dibicarakan istilah ‘good looking’. Hampir semua platform sosial media membicarakan istilah ‘good looking’ ini. Berawal dari pernyataan Menag Fachrul Razi dalam acara webinar bertajuk “Strategi Menangkal Radikalisme pada Aparat Sipil Negara” yang disiarkan di kanal YouTube Kemenpanrb yang kemudian menuai kontraversi terutama dari kalangan masyarakat muslim yang merupakan […]
Selengkapnya: Good Looking ala Rasulullah -
Opini
Duka Tenaga Medis di Tengah Pandemi, Mau Sampai Kapan?
Oleh: Drg Endartini Kusumastuti Tepat enam bulan pandemi Covid-19 melanda Indonesia, Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) menyampaikan data, ada sebanyak 104 dokter meninggal dunia akibat terpapar Covid-19. Jumlah itu berdasarkan catatan IDI sejak kasus Covid-19 pertama diumumkan terjadi di Indonesia pada 2 Maret 2020 hingga 2 September 2020. (nasional.kompas.com, 3/09/2020) Memang benar banyak […]
Selengkapnya: Duka Tenaga Medis di Tengah Pandemi, Mau Sampai Kapan? -
Opini
Antara Ilmu atau Harta, Mana yang Dipilih?
Oleh: Jumi Yanti Sutisna* Pandemi belum berlalu, pemberlakuan new normal oleh pemerintah bukan berarti pandemi berakhir sudah. Bahkan tak terelakkan, jumlah positif corona kian hari kian bertambah. Catatan dari BNPB pada 1 Agustus 2020 terkonfirmasi positif corona sebanyak 109.936 jiwa, kemudian pada 28 Agustus terkonfirmasi menjadi 165.887 jiwa. Bukan jumlah yang sedikit dalam kenaikan kasus […]
Selengkapnya: Antara Ilmu atau Harta, Mana yang Dipilih?