Berita Terkini

JK Sebut Defisit BPJS Bisa Berdampak Seperti Krisis Yunani

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan masih mencatatkan defisit hingga saat ini. Terkait hal tersebut, pemerintah berupaya membenahi permasalahan ini. Salah satunya, pemerintah mempertimbangkan untuk melakukan penyesuaian iuran BPJS Kesehatan.

Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan, pemerintah sudah saatnya mempertimbangkan penyesuaian iuran BPJS Kesehatan. “Mungkin tahun depan harus ada evaluasi ulang preminya,” jelas dia saat ditemui di kantornya, Selasa (13/11/2018).

Namun, evaluasi iuran tersebut akan dilakukan paling tidak seusai pemilihan umum (pemilu) capres dan wapres. Ini untuk menghindari kegaduhan di tahun politik. “Ya mungkin, setelah pemilu ya,” tambah Presiden.

Tak hanya penyesuaian iuran, JK juga mengatakan evaluasi juga dilakukan terhadap pelayanan BPJS Kesehatan. Sebab, mau tidak mau harus ada pembatasan pelayanan. “Kalau tidak terbatas (pelayanannya) maka akan terjadi seperti Yunani (krisis),” jelas dia.

Evaluasi juga dilakukan terhadap peranan daerah agar daerah ke depan juga memiliki tanggung jawab terhadap defisit BPJS kesehatan. Catatan saja, berdasarkan audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) setidaknya hingga akhir 2018, defisit BPJS Kesehatan mencapai Rp 10,98 triliun.

Sumber: kontan.co.id

 

Pertempuran Gaza Meningkat, Kuwait dan Bolivia Serukan Pertemuan Darurat PBB

WASHINGTON (Jurnalislam.com) – Kuwait dan Bolivia meminta pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB untuk membahas peningkatan pertempuran di Gaza, menurut sumber diplomatik.

Dewan Keamanan PBB diperkirakan akan membahas masalah tersebut di balik pintu tertutup pada hari Selasa (13/11/2018), lansir Anadolu Agency.

Permintaan itu datang di tengah gencatan senjata antara faksi-faksi perlawanan Islam Palestina  (Hamas) dan Israel, menyusul pecahnya eskalasi militer baru-baru ini.

Baca juga: 

Sejak Ahad, sedikitnya 14 warga Palestina telah syahid – oleh serangan brutal udara dan artileri penjajah Israel – di Jalur Gaza yang diblokade.

Sejak 30 Maret, lebih dari 200 warga Palestina telah menjadi martir oleh tembakan brutal tentara Israel – dan ribuan lainnya terluka – saat mengambil bagian dalam aksi unjuk rasa yang sedang berlangsung di sepanjang zona penyangga Gaza-Israel.

KPAI Minta Siswa Pembully Guru Direhab

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti mengusulkan agar para siswa pelaku bully terhadap guru di Kabupaten Kendal diberikan rehabilitasi psikologis.

Menurutnya, selain agar tidak berdampak psikologis pada siswa pasca viralnya video bully terhadap guru, langkah itu juga agar mereka tidak mengulangi perbuatannya.

“Rehabilitasi bagi pelaku, KPAI minta dilakukan oleh P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak) Kabupaten Kendal,” katanya saat dihubungi Jurnalislam.com Selasa (13/11/2018).

Retno menjelaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait sosialisasi stop bully untuk seluruh siswa.

“Komisioner KPAI bidang pendidikan akan terus berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah,” ujarnya.

KPAI juga berkoordinasi secara intensif dengan Kadisdik Provinsi Jawa Tengah Gatot Bambang Hastowo.

Adapun hasil koordinasi dari perkembangan penanganan kasus tersebut para murid diminta tidak mengulanginya kembali.

“Dari informasi yang diterima KPAI, pihak sekolah sudah memanggil dan membina para siswa yang terlibat dalam video yang viral tersebut pada Sabtu (10/11/2018),” pungkasnya.

Mesir Tengahi Gencatan Senjata Hamas dengan Israel

YERUSALEM (Jurnalislam.com) – Gencatan senjata yang ditengahi Mesir antara Israel dan Hamas akhirnya dicapai setelah beberapa pekan diplomasi antar-jemput yang intens oleh para pejabat Mesir, faksi-faksi perlawanan Islam Palestina yang bermarkas di Gaza mengumumkan Selasa malam (13/11/2018).

“Upaya Mesir telah berhasil memadamkan gencatan senjata antara faksi perlawanan dan musuh [yaitu, Israel],” faksi menyatakan dalam pernyataan bersama.

“Faksi perlawanan akan berkomitmen pada ketentuan perjanjian selama Israel melakukan hal yang sama,” kata pernyataan itu.

Sementara itu kabinet Israel telah menginstruksikan tentara untuk melanjutkan operasi militer di Gaza “sebagaimana diperlukan”, menurut pernyataan resmi.

Baca juga: 

Pengumuman muncul setelah dua hari eskalasi militer antara Israel dan faksi perlawanan Islam Palestina.

Sejak Ahad, sedikitnya 14 warga Palestina telah menjadi martir – oleh serangan brutal udara dan artileri penjajah Israel – pada warga Palestina di Jalur Gaza yang diblokade.

Dan pada Ahad malam, tujuh orang Palestina menjadi martir, termasuk seorang komandan senior Hamas, dalam serangan darat Israel yang merusak di Gaza.

Sedikitnya satu perwira Israel dilaporkan tewas dan satu orang lainnya terluka selama serangan mematikan itu.

Militer Israel mengklaim serangan itu sebagai tanggapan terhadap tembakan roket dari Gaza ke Israel selatan.

Sejak 30 Maret, lebih dari 200 warga Palestina telah menjadi martir oleh tembakan membabi buta  pasukan  zionis – dan ribuan lainnya terluka – saat mengambil bagian dalam aksi protes yang sedang berlangsung di sepanjang zona penyangga Gaza-Israel.

 

Lembaga Pertahanan Israel Serukan Gencatan Senjata dengan Hamas

YERUSALEM (Jurnalislam.com) – Seorang pejabat senior Israel pada hari Selasa (13/11/2018) mengatakan bahwa lembaga pertahanan Israel secara luas mendukung gagasan mencapai gencatan senjata dengan faksi perlawanan Islam Palestina di Gaza (Hamas), media Israel melaporkan.

“Seluruh pembentukan pertahanan [Israel] … setuju pada kebutuhan untuk menghentikan pertempuran terhadap Gaza,” harian Israel Yedioth Ahronoth mengutip seorang pejabat Israel yang tidak disebutkan namanya, lansir Anadolu Agency.

Namun Kantor Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman menggambarkan laporan bahwa Lieberman juga mendukung gencatan senjata sebagai “berita palsu”.

Menteri Pendidikan Naftali Bennett dan Menteri Kehakiman Ayelet Shaked (dari Partai Rumah Yahudi sayap kanan) juga menyatakan oposisi mereka terhadap gencatan senjata.

Sementara itu, tentara penjajah Israel mengatakan telah mencapai 160 sasaran di Jalur Gaza sejak Ahad, termasuk empat posisi yang berafiliasi dengan Hamas, yang telah memerintah daerah kantong pantai itu sejak 2007.

Tentara zionis tersebut juga mengklaim bahwa sistem pertahanan rudal Iron Dome milik mereka berhasil mencegat lebih dari 100 dari 460 roket yang baru-baru ini ditembakkan dari Jalur Gaza ke Israel.

Baca juga: 

Sejak Ahad, sedikitnya 14 warga Palestina telah menjadi martir – oleh serangan udara dan artileri brutal Israel – di Jalur Gaza yang diblokade.

Dan pada Ahad malam, tujuh orang Palestina gugur, termasuk seorang komandan senior Hamas, dalam serangan darat Israel yang merusak di Gaza.

Sedikitnya satu perwira Israel dilaporkan tewas dan satu orang lainnya terluka selama serangan mematikan itu.

Sejak 30 Maret, lebih dari 200 warga Palestina telah menjadi martir oleh tembakan brutal tentara Israel – dan ribuan lainnya terluka – saat mengambil bagian dalam aksi unjuk rasa yang sedang berlangsung di sepanjang zona penyangga Gaza-Israel.

Kemenpar: Pasar Wisata Halal Terus Tumbuh

SINGAPURA (Jurnalislam.com)–Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Halal Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Riyanto Sofyan mengatakan pemasaran wisata halal tergantung pada target wisatawan yang dituju. Selama ini, promosi dilakukan berbarengan dengan pemasaran wisata pada umumnya.

“Pemasaran oleh pemerintah itu tergantung target Muslim yang dituju, apakah Asia, Eropa, atau Timur Tengah, namun karena pasar wisata halal belum banyak, jadi jalur pemasarannya dilakukan bersama wisata umum,” lansir Republika.co.id, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, pemerintah telah aktif melakukan promosi. Seperti yang terbaru pada ajang ekspo pariwisata global terbesar yakni ITB Asia 2018 di Singapura bulan Oktober lalu.

Potensi wisata halal telah dinilai sangat menarik sehingga ITB Asia 2018 secara khusus meluncurkan Muslim Travel Hub and Pavillion. Indonesia juga ikut serta di dalamnya.

Riyanto menilai ini adalah bukti bahwa wisata halal sudah mendapat tempat di masyarakat global. Sehingga Indonesia harus lebih gencar dalam promosi.

Pada 2020, diperkirakan akan ada 156 juta pelancong Muslim yang menjadi pasar wisata halal. Jumlah ini meningkat 30 persen sejak 2016. Pada 2026, total pembelanjaan pelancong Muslim diperkirakan mencapai 300 miliar dolar AS, dua kali lipat lebih besar dari volume satu dekade.

Riyanto menambahkan, Indonesia juga ikut dalam promosi wisata halal di ITB Berlin atau Messe Berlin, ATM di Dubai yang memiliki acara konferensi halal travel, dan lainnya. Pemasaran ini berbarengan dengan promosi Visit Indonesia secara umum.

“Yang secara khusus juga ada kegiatan-kegiatan seperti memasarkan di tiga kota Muslim di Cina, halal ekspo setiap tahun, banyak jalur-jalur yang kita masuki,” katanya.

Dari upaya pemasaran tersebut, Riyanto menyebut secara umum pasar pariwisata halal masih dalam tahap berkembang. Pelaku pasar tersebar namun masih berjalan sendiri-sendiri. Berbeda dengan pariwisata umum yang pondasinya sudah kokoh.

Sumber: republika.co.id

 

Dampak Kasus Meikarta, Proyek Summarecon Bandung Diminta Ditinjau Ulang

BANDUNG (Jurnalislam.com)—Aktivis Masyarakat Unggul Institute Bandung, M Rizal Fadillah meminta pemerintah meninjau ulang proyek Summarecon Bandung yang dinilainya mirip dengan apa yang terjadi dalam kasus perizinan Meikarta.

“Proyek Summarecon di Kota Bandung pun merupakan proyek ambisius untuk membangun kota ‘teknopolis’ baru di timur Bandung. Selama ini seperti kurang transparan masyarakat kota Bandung mendapat informasi mengenai pengembangan ‘Kota Summarecon’ ini,” kata Rizal dalam keterangan tertulis yang diterima Jurnalislam.com, Senin (12/11/2018).

Padahal, kata Rizal, menurut masyarakat masyarakat sekitar, banyak keluhan beberapa hal seperti polusi, kompensasi tol masuk area, masalah pembebasan  dan lainnya.

“Karenanya kami meminta proyek ini perlu kaji ulang menyeluruh khususnya oleh Pemerintah Kota Bandung yang baru mengenai kelengkapan perijinan termasuk amdal yang ada, jangan sampai pembangunan dilakukan dengan pengabaian administrasi,” tegasnya.

Ia juga mendesak audit dan klarifikasi aspek keuangan, dan sampaikan ke publik tentang kejelasan proyek besar ini dari gratifikasi, kongkalikong,  atau penyimpangan hukum lain.

“KPK juga harus usut eksekutif maupun legislatif yang mungkin terlibat dalam proses penerbitan dokumen hukum yang dilakukan dengan cara yang menyimpang secara hukum, jika proyek besar ini berindikasi tindak pidana korupsi,” ungkapnya.

Seperti diketahui, KPK telah menetapkan Bupati Bekasi dan Bos Lippo sebagai tersangka dalam kasus suap izin Meikarta.

Penerbitan Kartu Nikah Dinilai Pemborosan dan Tak Berguna

YOGYAKARTA (Jurnalislam.com) — Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mohammad Mahfud MD mengatakan secara teknis administrasi penerbitan kartu nikah tidak masalah.

Akan tetapi, ia mengatakan, kalau buku nikah masih tetap ada, maka penerbitan kartu nikah itu pemborosan.

“Untuk apa sih sebenarnya? Untuk menyesuaikan dengan teknologi biar terlihat maju, tetapi tidak ada gunanya?” kata Mahfud MD pada wartawan di Kepatihan Yogyakarta, Selasa (13/11) lansir Republika.co.id.

Di sisi lain, ia mengatakan, kartu nikah model ATM berpotensi hilang. “Tidak jelek, dan tidak baik, melainkan biasa-biasa saja. Itu bukan sebuah kreativitas yang luar biasa, tetapi kalau kartu nikah dalam bentuk kartu seperti ATM berisiko, lebih mudah hilang,” kata guru besar Universitas Islam Indonesia ini.

Kendati demikian, ia mempersilakan Kementerian Agama melanjutkan penerbitan kartu ini karena mungkin punya uang yang tidak habis terpakai. “Mungkin karena akhir tahun ya . Untuk menghabiskan anggaran,” tuturnya sambil tersenyum.

Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Jendral Bimbingan Masyarakat Islam (Dirjen Bimas) mencoba terobosan inovasi berupa penerbitan kartu nikah. Inovasi ini diklaim sejalan dengan peluncuran Sistem Informasi Manajemen Nikah Berbasis Wabsite (Simkah Web).

Ditjen Bimas Kemenag Muhammadiyah Amin mengatakan pada tahap awal akan diluncurkan satu juta kartu nikah. Satu juta kartu nikah akan diterbitkan pada hari ini untuk pasangan yang tersebar di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung dan lain sebagainya.

“Pertama kali besok 12 November baru selesai cetak semua satu juta kartu nikah. Langkah ini sebagai bentuk inovasi dari Dirjen Bimas Kemenag. Pada akhir November cetak kartu nikah sudah berjalan di kota-kota besar lainnya sehingga pada 2020 sudah tidak ada lagi buku nikah,” ujarnya ketika dihubungi Republika, Ahad (11/11).

Menurutnya, kartu nikah berisi tentang informasi pernikahan yang bersangkutan seperti nama, nomor akta nikah, nomor perforasi buku nikah, tempat dan tanggal nikah. Di dalam kartu nikah tersebut, akan ada kode QR yang terhubung dengan aplikasi Simkah (Sistem Informasi Manajemen Nikah).

“Kartu nikah dilatarbelakangi oleh inovasi karena era digital, lalu buku nikah marak pemalsuan maka Simkah Web ini digunakan untuk meminimalisasi pemalsuan buku nikah. Lalu kartu nikah ini bersinergi dengan data-data kependudukan antara lain nama, alamat dan dll,” ucapnya.

Amin menjelaskan alasan penerbitan kartu nikah. Salah satunya semakin menjamurnya hotel syariah yang mensyaratkan adanya bukti nikah untuk pasangan yang hendak menginap.

“Perkembangan hotel syariah di negara kita berkembang maju ketika seorang tamu hotel syariah pasti diminta kependudukannya, ada enggak yang bawa buku nikah? Pasti enggak karena itu kartu nikah sangat praktis bisa di bawa kemana-mana seperti KTP,” ucapnya.

Amin juga menjelaskan, Simkah Web merupakan pengembangan dari aplikasi Simkah generasi pertama yang berbasis desktop. Aplikasi ini dirancang untuk mempermudah pengelolaan administrasi nikah dan rujuk pada KUA dengan dukungan validitas data yang terintegrasi dengan data Kependudukan dan Catatan Sipil.

Aplikasi yang telah diluncurkan oleh Menteri Agama pada 8 November 2018 merupakan tindaklanjut dari Nota Kesepahaman antara Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor: 470/5711/SJ dan Nomor 20 tahun 2015 Tentang Kerjasama Pemanfaatan Nomor Induk Kependudukan, Data Kependudukan Dan Ktp Elektronik Dalam Lingkup Kementerian Agama.

Sumber: republika.co.id

Giliran Amnesty Internasional Cabut Gelar ‘Duta Hati Nurani’ Aung San Suu Kyi

LONDON (Jurnalislam.com)Amnesty International menelanjangi pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi sebagai penghargaan tertinggi atas “ketidakpeduliannya” terhadap kekejaman yang dilakukan oleh militer Budha Myanmar terhadap warga Rohingya yang mayoritas Muslim.

Kelompok hak asasi manusia yang berbasis di Inggris pada hari Senin (12/11/2018) mengatakan mereka mencabut Penghargaan Duta Hati Nurani (the Ambassador of Conscience Award) yang mereka beri kepada Aung San Suu Kyi pada tahun 2009 selama menjalani 15 tahun tahanan rumah.

“Hari ini, kami sangat prihatin bahwa Anda tidak lagi mewakili simbol harapan, keberanian, dan pembelaan abadi hak asasi manusia,” kata kepala Amnesti Kumi Naidoo dalam sepucuk surat kepada Aung San Suu Kyi yang dirilis oleh kelompok tersebut.

Amnesty International tidak dapat membenarkan status Anda yang berkelanjutan sebagai penerima penghargaan Duta Besar Nurani dan karenanya, dengan sangat sedih, kami dengan ini mencabutnya dari Anda.”

Kelompok itu mengatakan mereka memberi tahu pemimpin Myanmar tersebut tentang keputusan itu pada hari Ahad. Sejauh ini dia tidak mengeluarkan tanggapan publik.

Setelah dipuji sebagai juara dalam perjuangan demokrasi, Aung San Suu Kyi telah dicopot dari serangkaian penghargaan internasional atas eksodus Muslim Rohingya yang dimulai pada bulan Agustus 2017.

Lebih dari 720.000 warga Muslim Rohingya melarikan diri dari negara bagian Rakhine barat yang mayoritas Budha dalam pembantaian militer sejak Agustus tahun lalu, dengan sebagian besar mencari perlindungan di negara tetangga Bangladesh.

Banyak yang diyakini telah dibunuh atau disiksa dan diperkosa.

Aung San Suu Kyi dan Liga Nasional untuk Demokrasi (National League for Democracy-NLD) -nya menyapu kekuasaan pada tahun 2015 dengan kemenangan besar yang mengakhiri dekade pemerintahan militer di negara Asia Tenggara berpenduduk sekitar 50 juta itu.

Baca juga: 

Tetapi masa jabatannya telah dirusak oleh kegagalan untuk berbicara membela warga Muslim  Rohingya, yang diusir dari negara oleh tentara dalam apa yang disebut PBB sebagai operasi pembersihan etnis.

Pemerintahan Aung San Suu Kyi menolak temuan PBB dan menilainya sepihak, dan mengatakan tindakan militer adalah operasi yang sah terhadap pemberontak bersenjata.

Bulan lalu, wanita berusia 73 tahun itu dicopot dari kewarganegaraan kehormatannya atas kegagalannya berbicara mengenai Rohingya.

Pada bulan Maret, Museum Peringatan Holocaust AS (the US Holocaust Memorial Museum ) membatalkan penghargaan utamanya sementara penghargaan lainnya, termasuk kebebasan kota-kota Dublin dan Oxford (the freedom of the cities of Dublin and Oxford), Inggris, juga ditarik.

Dia juga telah kehilangan banyak penghargaan yang lebih kecil dari universitas serta pemerintah lokal dan regional.

Pada tahun 1991, ia dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian (the Nobel Peace Prize), yang oleh banyak kritikusnya juga dimintal untuk ditarik. Yayasan Swedia yang mengawasi penghargaan itu menolak.

10 Rudal Israel Hantam Stasiun TV Hamas

GAZA (Jurnalislam.com) – Dalam serangan udara Senin (12/11/2018) malam, jet tempur penjajah Israel mencoba untuk menghancurkan stasiun TV yang dikelola Hamas di Gaza.

Melepaskan 10 rudal di stasiun TV Al Aqsha, jet Israel menghancurkan markasnya, kata saksi.

Di tengah serangan udara, stasiun itu meledak, lansir Anadolu Agency.

Banyak bangunan di sekitar stasiun juga rusak.

Pada Senin malam Israel meluncurkan serangan udara terhadap Gaza setelah roket ditembakkan dari Gaza ke arah wilayah Yahudi.

Baca juga: 

Tiga orang Palestina syahid  dalam serangan itu dan sembilan orang lainnya terluka.

Militer zionis mengatakan bahwa sekitar 200 roket telah ditembakkan dari Gaza sejak Senin malam tetapi sistem pertahanan udara Israel – Iron Dome – menangkap 60 roket.

Tentara menambahkan bahwa sebagian besar sisanya jatuh di tanah kosong.

Roket yang ditembakkan dari Gaza melukai 21 orang, termasuk satu tentara terluka parah.