Berita Terkini

Nutrisi yang Menghidupkan Hati 

JURNALISLAM.COM – Kita telah mengetahui tentang 4 racun hati yaitu: banyak bicara, banyak makan, berlebihan dalam bergaul dan banyak memandang.

Maka tidak menutup kemungkinan ada di antara kita yang mungkin ternyata telah terjangkiti dari salah satu atau lebih dari satu diantara racun hati, walau mungkin kecil kadar racunya.

Jika kita telah merasa terjangkiti racun tersebut, maka wajib bagi kita untuk mengobati dan membentengi diri dari racun-racun itu, agar tidak terlarut dalam penyakit hati yang kronis apalagi sampai mati hatinya.

Kita juga telah mengetahui bahwa kebutuhan hati terhadap berbagai bentuk ibadah/ ketaatan, diibaratkan seperti kebutuhan tubuh kepada makanan dan minuman.

Sedangkan kedudukan segala jenis kemaksiatan seperti makanan beracun, yang akan merusak hati.

Seorang hamba yang benar-benar membutuhkan ibadah kepada Allah, seperti halnya ia sangat memerlukan untuk selalu mengkonsumsi nutrisi atau vitamin tambahan pada waktu-waktu tertentu agar selalu terjaga kesehatan dirinya.

Apabila seseorang telah sadar mengkonsumsi makanan beracun, harus berusaha secepatnya untuk membebaskan tubuhnya dari pengaruh racun tersebut, sebab hidupnya hati seorang hamba tentu lebih utama untuk diperhatikan.

Jika hidupnya atau sehatnya badan membuat lancar dalam beraktivitas, maka hidupnya hati akan membuatnya bahagia di dunia dan akhirat. Begitu pun sebaliknya, matinya badan berarti telah terputus dari dunia; sedangkan matinya hati, merupakan beban derita dan kekal selamanya di dunia dan akhirat.

Seorang yang shalih mengatakan, “Mengherankan sekali manusia itu. Mereka menangisi orang yang mati jasadnya tetapi tidak menangisi orang yang mati hatinya.” Padahal orang yang mati hatinya memiliki keadaan yang lebih berbahaya.” Maka, seluruh ketaatan adalah mutlak untuk membangun hidupnya hati.

Karena mengingat pentingnya materi ini, maka  kita akan membahas beberapa diantara nutrisi yang dapat menumbuhkan kesuburan hati, dan in syaa Allah kita akan bahas satu persatu, diantaranya adalah dzikrullah dan tilawah Al-Qur‘an, istighfar, doa, bershalawat atas Nabi salallahu’alaihi wasallam dan qiyamullail.

 

Dzikir dan Membaca Al Qur’an

Sehubungan dengan pentingnya dzikrullah bagi hati: Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata, bahwa “Dzikir bagi hati ibarat air bagi ikan. Apa jadinya bila ikan dikeluarkan dari air?”

Dalam Al-WabilusShayyib, Ibnul Qayyim menyebutkan sekitar ada delapan puluh faidah dzikir. Diantara faedahnya bahwa

  •        Dzikir merupakan makanan pokok bagi hati dan ruh. Apabila seorang hamba kehilangan aktifitas dzikir, ia seperti tubuh yang tidak mendapatkan makanan pokok,
  •        Dzikir dapat mengusir setan dan menundukkannya, juga menjadikan kita diridhai oleh Allah subhaanahu wata’ala. Selain itu, dzikir juga bisa menghilangkan kesedihan dan kegelisahan dari hati, mendatangkan kegembiraan, memberikan cahaya bagi hati dan wajah, memberikan kewibawaan dan keindahan, mendatangkan kecintaan kepada Allah subhaanahu wata’ala, ketaqwaan kepadaNya, inabah kepadaNya, dan menjadikan seorang hamba diingat oleh Allah subhaanahu wata’ala.

Sebagaimana dalam surat Al-Baqarah : 152, “Maka ingatlah kepadaKu, niscaya Aku akan ingat kepadamu.”

Ibnul Qayyim menyebutkian Andaikan faidah dzikir itu hanya yang tersebut dalam ayat di atas Qs. Albaqarah 152, sungguh itu pun sudah cukup sebagai suatu keutamaan dan kemuliaan. Dan cukup pula hal itu untuk menghapus kealpaan dan kesalahan.

Meskipun dzikrullah itu sangat ringan untuk dilakukan, tetapi pahalanya tidak dapat dibandingkan dengan amal ibadah yang lain. Abu Hurairah Radhliyallahu ‘anhu meriwayatkan, Rasulullah Salallahu’alaihi wasallam bersabda,

“Barangsiapa mengucapkan Laa ilaha Illallah Lahul Mulku Walahul hamdu Wahuwa ‘alaa Kulli syaiin Qadiir (Tidak ada ilah kecuali Allah, yang Maha Tunggal, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya pula segala pujian. Dan Dia Maha Berkuasa atas segala sesuatu), setiap hari seratus kali, maka ucapannya itu menyamai pahala membebaskan sepuluh budak. Baginya juga, ditulis seratus kebaikan dan dihapus darinya seratus keburukan. juga, dalam sehari itu dia dijaga dari setan sampai sore harinya. Tidak ada seorang pun yang mengamalkan sesuatu yang lebih baik darinya selain seseorang yang mengucapkan lebih banyak darinya”.

(HR Bukhari, dalam Ad-Da ‘awat Xl/201 dan Muslim, dalam Adz-Dzikir wad Du‘a’ XVll/16. Lafal hadits diatas milik Bukhari)

Jabir meriwayatkan Nabi Salallahu’alaihi wasallam bersabda, Barangsiapa mengucapkan Subhaanallah wabihamdihi (Maha suci Allah dengan segala pujian bagiNya) niscaya ditanamkan baginya sebatang pohon karma di surga. Hr. At-Tirmidzi – Ad-Da’awat lX/433. Dinyatakan shahih juga oleh AI-Hakim dan disepakati oleh Adz-Dzahaby l/501.

Ibnu Mas’ud berkata, “Bertasbih kepada Allah subhaanahu wata’ala, beberapa kali lebih aku sukai daripada berinfaq dengan uang dinar sejumlah tasbih itu fisabiilillah.” ( Ditulis oleh Riyanto, disarikan dari kitab Tazkiyyatun nufus, watarbiyatuha, kama yuqarriruhu ‘ulamaa’ussalaaf )*

Bersambung…

Pemerintah Lantik Pengurus Harian KNKS

JAKARTA (Jurnalislam.com) –– Pemerintah melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) melantik satu Direktur Eksekutif dan empat Direktur Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS), Kamis (3/1).

Pelantikan diselenggarakan di Kantor Bappenas, Menteng, Jakarta Pusat oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas sekaligus Sekretaris Dewan Pengarah KNKS, Bambang Brodjonegoro.

“Seharusnya pelantikan ini dilakukan lebih cepat, tapi karena terkendala masalah regulasi sehingga baru sekarang bisa dilaksanakan, meski demikian saya minta para eksekutif terpilih langsung bekerja hari ini juga sehingga bisa mengejar ketertinggalan,” kata Bambang dalam sambutannya.

Sumpah jabatan dilakukan oleh Ventje Rahardjo Soedigno yang menjabat sebagai Direktur Eksekutif. Kemudian Taufiq Hidayat sebagai Direktur Bidang Hukum dan Standar Pengelolaan Keuangan Syariah, Ronald Rulindo sebagai Direktur Bidang Inovasi Produk, Pendalaman Pasar, dan Pengembangan Infrastruktur Sistem Keuangan Syariah.

Ahmad Juwaini sebagai Direktur Bidang Keuangan Inklusif, Dana Sosial Keagamaan, dan Keuangan Mikro Syariah. Afdhal Aliasar sebagai Direktur Bidang Promosi dan Hubungan Eksternal. Satu Direktur tidak dapat hadir dalam pelantikan karena masih di luar negeri yakni Sutan Emir Hidayat sebagai Direktur Bidang Pendidikan dan Riset Keuangan Syariah.

Bambang menyampaikan tugas KNKS adalah mensinergikan segala komponen untuk mencapai tujuan utama, yakni menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah global. Tiga fokusnya adalah keuangan syariah, industri halal dan dana sosial syariah.

KNKS terbentuk melalui Peraturan Presiden (PP) Nomor 91 Tahun 2016 tentang Komite Nasional Keuangan Syariah. Komite dipimpin langsung oleh Presiden RI dan Wakil Presiden RI. Dewan Pengarahnya beranggotakan sepuluh pimpinan dari unsur pemerintahan dan otoritas terkait, seperti Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan.

Tugas-tugas harian komite selanjutnya dilaksanakan oleh manajemen eksekutif yang dilantik hari ini. Sesuai PP, KNKS mendapat amanat untuk mempercepat, memperluas, dan memajukan pengembangan keuangan dan ekonomi syariah dalam rangka mendukung pembangunan.

KNKS juga berperan untuk menyamakan persepsi dan mewujudkan sinergi antara para regulator, pemerintah, dan industri keuangan juga ekonomi syariah. Dengan tujuan menciptakan sistem keuangan dan ekonomi syariah yang selaras dan progresif untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Saya meminta KNKS mengawal implementasi Masterplan Arsitektur Keuangan Syariah Indonesia (AKSI) sebagai peta arah pengembangan keuangan syariah di Indonesia dan Masterplan Industri Halal yang baru selesai tahun lalu,” lanjut Bambang.

Ventje menyampaikan akan menelaah semua masterplan tersebut secepat mungkin. Kemudian membahasnya secara internal untuk merumuskan strategi dan langkah konkrit kedepan. Selanjutnya berkoordinasi dengan instansi dan lembaga terkait untuk menentukan target.

“Beri kami satu bulan untuk merumuskannya semuanya dulu, sekarang masih belum ada pembahasan,” kata dia pascapelantikan. Afdhal menyampaikan hal yang sama. Industri halal yang menjadi ranah kerjanya masih akan dibahas bersama dulu sebelum penentuan strategi.

Sumber : republika.co.id

Produk Halal Tingkatkan Daya Saing Industri

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Komite Tetap Timur Tengah (KT3) dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) Mohamad Bawazeer menuturkan, penerapan Undang-Undang No. 33/2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH) pada Oktober 2019 tidak akan menghambat dunia usaha.

Regulasi ini justru dinilainya akan membantu meningkatkan daya saing produk dalam negeri di tengah perkembangan industri halal global.

Bawazeer menuturkan, implementasi UU JPH menjadi sebuah ‘konsekuensi’ atas industri halal yang terus berkembang di internasional.

Apabila Indonesia tidak melakukannya dari sekarang, ia cemas pelaku industri dalam negeri akan tertinggal mengambil bagian dalam rantai industri halal.

“Nilai (industri halal) sudah 4 miliar dolar AS. Masa kita tidak mau ambil bagian?” ucapnya lansir Republika.co.id, Rabu (9/1).

Bawazeer juga menilai, UU JPH akan memudahkan proses sertifikasi halal melalui ratusan Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) yang tersebar di berbagai daerah.

Oleh karena itu, pengusaha dari Jayapura atau kawasan Indonesia Timur lainnya tidak perlu lagi jauh-jauh ke Jakarta untuk mendapatkan sertifikat halal, melainkan cukup di kota mereka masing-masing.

Pada dasarnya, Bawazeer mengatakan, UU JPH merupakan regulasi yang mengubah sistem sertifikasi halal di Indonesia.

Sebelumnya, proses ini hanya terpusat di Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) yang kini sudah dapat dilakukan LPH melalui Badan Pelaksana Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Bawazeer memastikan, Kadin akan membantu agar penerapan UU JPH tidak memberatkan pengusaha, khususnya usaha kecil dan menengah.

Ada beberapa opsi yang sudah disampaikan ke pemerintah untuk melindungi mereka, termasuk memberikan keringanan biaya sertifikasi.

“Misalkan, mereka cukup bayar 10 persen dari total sertifikasi. Ini semua kan dapat dibicarakan,” ujarnya.

Bawazeer optimistis, keberadaan UU JPH tidak akan melemahkan persaingan produk Indonesia di global seperti yang dicemaskan banyak pihak belakangan. Menurutnya, UU JPH akan memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang berkomitmen mengembangkan industri halal. Sebab, selama ini, posisi Indonesia masih terombang-ambing.

 

Pertanyaan Debat Pilpres Dibocorkan, Fahira : Masa Kalah dengan Cerdas Cermat

JAKARTA (Jurnalislam.com)—Penyampaian Visi Misi Pasangan Calon (Paslon) Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Pemilu 2019 yang sedianya digelar pada 9 Januari 2019 dibatalkan karena kengganan salah satu pasangan calon menyampaikan visi misinya secara langsung.

Kini keinginan publik agar disugukan perdebatan dan diskursus pilpres yang menarik, otentik, dan sehat, kembali diuji. Pasalnya, pada rangkaian Debat Publik Pilpres 2019 ini, KPU memutuskan ‘membocorkan’ daftar pertanyaan debat kepada kedua paslon.

Anggota DPD RI Fahira Idris sangat menyayangkan kebijakan mekanisme format debat di mana daftar pertanyaan ‘dibocorkan’ kepada para paslon seminggu sebelum debat.

Kebijakan ini dikhawatirkan tidak hanya menurunkan kualitas konstestasi adu gagasan antarpaslon dan pendukungnya, tetapi juga akan menggerus partisipasi pemilih karena banyak pemilih yang menjadikan debat sebagai referensi utama untuk memilih capres/cawapres.

“Cerdas cermat anak sekolah saja, para siswa dituntut untuk memahami semua mata pelajaran tanpa terkecuali, karena mereka tidak tahu pertanyaan apa yang akan ditanyakan nanti. Masa debat capres, debat yang pesertanya empat orang putra terbaik bangsa, kalah sama cerdas cermat anak sekolahan,” ujar Fahira Idris, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (7/1).

Fahira mengungkapkan, jika alasan KPU ‘membocorkan’ daftar pertanyaan agar jawaban paslon lebih mendalam, idealnya yang diberikan adalah term of reference (TOR) sesuai tema debat.

Dalam TOR tersebut, lanjut Fahira, selain memaparkan secara tegas apa yang mereka harapkan dari kedua paslon dalam debat, KPU juga bisa menyampaikan batasan tema debat, arahan dalam menjawab (jelas, padat, berisi, dan bernas).

Diharapkan juga ada uraian komprehensif tema besar dan tema turunanan debat sehingga tim sukses dan kedua paslon mampu memprediksi pertanyaan yang akan keluar, mempersiapkan jawaban, dan mengaitkannya dengan visi misi yang sudah mereka publikasikan ke publik.

“Inikan (membocorkan daftar pertanyaan debat) seperti meragukan kemampuan dan kecerdasan para capres/cawapres. Rakyat ingin melihat otentisitas calon pemimpin mereka. Calon yang memahami apapun persoalan Indonesia dan mampu dengan cepat memformulasikan solusinya. KPU seharusnya lebih paham apa yang ingin disaksikan rakyat dalam debat ini,” pungkas Fahira Idris yang kembali mencalonkan diri sebagai Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta.

 

 

Bersama Forum Ormas Islam, Pemkot Blitar Segel 8 Tempat Hiburan Malam

BLITAR (Jurnalislam.com) – Forum Ormas Islam ikut dalam proses penutupan sejumlah tempat hiburan malam di Kota Blitar, Rabu (9/1/2019).

Penutupan sementara yang dilakukan oleh petugas Satpol PP ini dengan cara, memasang spanduk segel ukuran besar yang bertuliskan ‘ditutup untuk keperluan evaluasi’.

“Kalau melihat bahasa disegelnya iya. Tapi dari DPRD, Pemkot dan Ormas Islam Blitar semua sepakat untuk mengawal sampai betul-betul ijin karaoke di Blitar dihapus,” kata pimpinan Jamaah Ansharusy Syariah Blitar, Syamsul yang tergabung dalam Forum Ormas Islam disela-sela aksi.

Samsul menilai, bahwa penyegelan ini baru tahap awal dari perjuangan.

Senada dengan itu, ketua Forum Ormas Islam Blitar Raya, Akbar Harir tidak ingin di Blitar ada tempat hiburan malam beroperasi.

“Blitar sebagai kota nasionalis agamis kami tidak ingin ada penyakit masyarakat yang dibiarkan beroperasi dan meracuni jiwa generasi muda dan masyarakat Blitar,” tegasnya, yang juga ikut menyaksikan proses penyegelan.

Petugas menutup tempat karaoke di Hotel Puri Perdana, Jl Anjasmoro, Kota Blitar. Kemudian dilanjut ke Kafe Jojoo, Kafe di Hotel Grand Mansion, Kafe Gorame, Kafe Vivace, Kafe Next, Kafe Mega’ss dan Kafe 999.

Selain bermasalah dengan ijin usaha, tempat hiburan malam tersebut menurut laporan masyarakat, diduga juga digunakan sebagai tempat praktik prostitusi terselubung.

Dituduh Targetkan Warga Kurdi, Erdogan Kecam Klaim Penasihat Keamanan AS

TURKI (Jurnalislam.com) – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada hari Selasa (8/1/2019) mengecam klaim Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton baru-baru ini bahwa Turki “menargetkan Kurdi” di Suriah.

“Tidak mungkin menerima pesan yang diberikan oleh Tuan Bolton di Israel,” kata Erdogan kepada kelompok parlemen Partai Keadilan dan Pembangunan [AK].

“Klaim bahwa Turki menargetkan orang Kurdi di Suriah tidak terhormat, jelek, vulgar, dan memfitnah,” kata Erdogan.

Pada hari Ahad, Bolton mengatakan AS tidak akan menarik pasukan dari Suriah timur laut sampai pemerintah Turki menjamin tidak akan menyerang “pasukan Kurdi,” merujuk pada kelompok teroris YPG/PKK.

Dalam aksi teror selama 30 tahun, PKK telah merenggut sekitar 40.000 jiwa, termasuk wanita dan anak-anak. PYD/YPG adalah cabang Suriahnya.

Turki mengatakan pihaknya merencanakan operasi kontra-teroris ke Suriah yang menargetkan PKK/YPG, menyusul dua operasi yang sukses sejak 2016.

Baca juga: 

Juru bicara kepresidenan Turki Ibrahim Kalin pada hari Ahad juga menolak pernyataan Bolton, dan menjuluki klaim Bolton sebagai “tidak rasional,” karena Turki memerangi kelompok IS serta PKK/YPG.

Erdogan mengatakan Turki bertekad untuk menghilangkan “koridor teror” di Suriah utara, menambahkan bahwa Turki tidak membuat perbedaan antara kelompok-kelompok teroris.

“Untuk Turki, tidak ada perbedaan antara PKK, YPG, PYD atau IS,” kata presiden.

Dia mengatakan persiapan Turki untuk memberantas sisa IS di utara Suriah “bersama dengan organisasi teroris lainnya sedang berlangsung yaitu YPG/PYD.”

“Tidak lama lagi kami akan bertindak untuk menetralisir kelompok-kelompok teror di Suriah. Dan kami akan mengeluarkan kelompok-kelompok teror lain yang mungkin mencoba mencegah kami melakukan hal ini,” tambah Erdogan.

Dia mengatakan Turki selalu menghormati sekutunya, dan menambahkan bahwa negaranya mengharapkan sikap yang sama dari sekutunya.

Erdogan mengatakan teroris PKK juga menghadiri protes Yellow Vest yang sedang berlangsung di Prancis.

“Ada anggota PKK di antara demonstran Yellow Vest di Prancis. Saya ingin tahu apakah mereka telah menyelidikinya ?” kata presiden.

Protes Yellow Vest, yang dimulai sebagai reaksi atas kenaikan pajak dan berkembang menjadi protes terhadap Presiden Prancis Emmanuel Macron, terus berlanjut meskipun pemerintah menyerukan agar mereka berhenti.

45 Warga Palestina Terlibat Mata-mata Israel

GAZA (Jurnalislam.com) – Kementerian Dalam Negeri Palestina yang bermarkas di Gaza pada hari Selasa (8/1/2019) mengumumkan penangkapan sekitar 45 warga Palestina yang dituduh bekerja sama dengan operasi Israel untuk menyusup ke Khan Younis di Gaza tenggara November lalu.

Pengumuman itu dinyatakan dalam sebuah video yang dirilis pada hari Selasa oleh kementerian yang dikelola Hamas, yang juga termasuk pengakuan mata-mata untuk Israel.

“Selama beberapa tahun terakhir, kami telah berhasil menangkap banyak mata-mata, dan akhirnya nasib mereka adalah tiang gantungan,” Iyad al-Bazm, juru bicara Kementerian Dalam Negeri di Gaza, mengatakan kepada saluran TV Al-Aqsa yang dikelola Hamas, lansir Anadolu Agency.

Baca juga:

“Penjajah berusaha mencari mata-mata untuk membantunya melakukan kejahatan terhadap rakyat kami,” tambahnya.

Tujuh warga Palestina dan seorang tentara Israel tewas dalam infiltrasi rahasia Israel Khan Younis pada 11 November. Insiden ini diikuti oleh eskalasi militer Israel terhadap Gaza.

Perwakilan Khusus AS untuk Suriah: Rezim Assad Kehilangan Legitimasi Karena …

LONDON (Jurnalislam.com) – Rezim Assad di Suriah “kehilangan legitimasi mereka karena kekejamannya terhadap rakyat Suriah,” menurut Martin Longden, perwakilan khusus AS untuk Suriah.

Longden mengatakan di Twitter pada hari Selasa (8/1/2019) bahwa AS menutup kedutaannya di Damaskus pada tahun 2012 dan “kami tidak berencana untuk membukanya kembali.”

“Akhir dari cerita,” tegasnya, lansir Anadolu Agency.

AS menutup kedutaannya di Damaskus setelah rezim Bashar al-Assad menargetkan warga Suriah menyusul protes anti-rezim, yang mengikuti protes serupa pada gerakan Arab Spring.

AS telah mengkritik rezim Suriah sejak awal kekejaman yang membunuhi warga sipil.

“Melindungi warga Suriah dan memberi mereka bantuan penyelamat yang mereka butuhkan haruslah menjadi tindakan yang terpenting,” kata Menlu Boris Johnson saat itu hampir setahun yang lalu, sebagai tanggapan atas pengepungan yang menghancurkan di Ghouta Timur.

Baca juga: 

“AS berkomitmen untuk bekerja sama dengan semua mitra internasional untuk memastikan berakhirnya pertumpahan darah yang mengerikan dan membuat kemajuan menuju solusi politik, yang merupakan satu-satunya cara untuk membawa perdamaian bagi rakyat Suriah,” katanya.

“Rezim Suriah memiliki catatan menjijikkan menggunakan senjata kimia terhadap rakyatnya sendiri,” dan senjata kimia telah “menjadi senjata perang yang terlalu biasa dalam konflik Suriah,” Peter Wilson, perwakilan Inggris untuk Organisasi untuk Larangan Senjata Kimia (the Organization for the Prohibition of Chemical Weapons-OPCW), mengatakan setelah penggunaan senjata kimia oleh pasukan Assad di berbagai lokasi, termasuk Douma.

Pernyataan Wilson muncul pada Pertemuan Dewan Eksekutif OPCW tahun lalu setelah serangan udara bersama oleh AS, Inggris, dan Perancis terhadap fasilitas senjata kimia rezim Assad di Suriah.

Suriah telah dikunci dalam perang global yang ganas sejak awal 2011, ketika rezim Syiah Assad menindak demonstran dengan keganasan militer yang tak terduga.

Sejak itu, ratusan ribu orang diyakini telah terbunuh dan jutaan lainnya kehilangan tempat tinggal akibat konflik.

Kelompok Teror Suriah Dukungan AS Usir Warga dari Kamp Pengungsi

DEIR EZ-ZOR (Jurnalislam.com) – Kelompok YPG/PKK memaksa warga sipil Suriah untuk meninggalkan kamp-kamp pengungsi yang didirikan di sebelah timur Sungai Efrat, kata sumber-sumber lokal.

Menurut informasi yang dihimpun oleh koresponden Anadolu Agency, Selasa (8/1/2019) di daerah itu, YPG/PKK meneror orang yang tinggal di kamp-kamp pengungsi di daerah pedesaan di provinsi Deir ez-Zor Suriah.

Milisis YPG/PKK dukungan AS menuduh para pengungsi menjadi anggota kelompok IS, mengancam mereka dengan kematian jika mereka tidak pindah ke distrik Al-Hawl dekat perbatasan Suriah-Irak.

Insiden itu terjadi di daerah perumahan, seperti Ayn al-Arab, Tal Abyad, al-Tabqah dan Qamishli, di mana lebih dari 70 persen penduduknya adalah orang Arab.

Baca juga: 

Sejak IS kehilangan pengaruhnya di Suriah timur, YPG / PKK mencegah warga Suriah yang terlantar untuk kembali ke rumah mereka, memunculkan tuduhan bahwa kelompok itu berusaha mengubah komposisi demografis wilayah itu.

Sebuah laporan baru-baru ini oleh Federasi Suku dan Klan Suriah menyatakan bahwa sekitar 1,7 juta orang di wilayah tersebut telah diungsikan oleh kelompok teror  YPG/PKK.

Kini Perancis akan Tindak Tegas Aksi Protes Yellow Vest

PARIS (Jurnalislam.com) – Di tengah-tengah protes Rompi Kuning (Yellow Vest) yang sedang berlangsung di seluruh negeri, perdana menteri Perancis mengatakan pemerintahnya berencana untuk secara ketat menghukum “para pembuat onar” yang melakukan protes di luar ketentuan hukum dan menyebabkan kekerasan melalui rancangan undang-undang baru.

Berbicara kepada media Perancis TF1 pada hari Senin (7/1/2019), Edouard Philippe mengatakan pemerintah tidak dapat menerima orang yang berpartisipasi dalam protes untuk menunjukkan kekerasan.

Dia lebih lanjut menekankan bahwa Prancis akan mendukung “undang-undang baru yang menghukum mereka yang tidak menghormati persyaratan dalam menyatakan [protes], mereka yang mengambil bagian dalam demonstrasi tanpa izin dan mereka yang tiba di lokasi demonstrasi menggunakan masker.”

Sejak demonstrasi Yellow Vest dimulai, 5.600 orang telah ditangkap dan lebih dari 1.000 orang lainnya dijatuhi hukuman penjara, kata Philippe.

Perdana menteri Prancis itu menegaskan bahwa 80.000 anggota pasukan keamanan akan dikerahkan mengawal protes di seluruh negeri yang akan berlangsung hari Sabtu.

Aksi protes Yellow Vest, yang dimulai sebagai reaksi atas kenaikan pajak dan berkembang menjadi protes terhadap Presiden Prancis Emmanuel Macron, terus berlanjut meskipun pemerintah menyerukan agar mereka berhenti.

Baca juga:

Sejak 17 November, ribuan pemrotes yang mengenakan rompi kuning cerah – dijuluki Yellow Vest – telah berkumpul di kota-kota besar Prancis, termasuk ibu kota Paris, untuk memprotes kenaikan pajak bahan bakar Macron yang kontroversial dan memburuknya situasi ekonomi.

Demonstran mengadakan protes yang menghalangi jalan dan lalu lintas, dan juga memblokir pintu masuk dan keluar ke banyak pompa bensin dan pabrik di seluruh negeri.

Para pengunjuk rasa, yang umumnya tinggal di daerah pedesaan karena tingginya harga sewa di kota-kota, telah meminta Macron untuk memotong pajak bahan bakar dan meringankan kesulitan ekonomi mereka.

Di bawah tekanan protes, Macron mengumumkan kenaikan upah minimum dan juga membatalkan kenaikan pajak bahan bakar yang kontroversial.

Sedikitnya 10 orang tewas dan lebih dari seribu lainnya terluka dalam protes tersebut.