Senin, 19 Syawal 1447 / 06 April 2026
Search for:
  • Beranda
  • Berita
    NasionalInternasionalFeature
  • Artikel
    AnalisaKolomOpini
  • Khazanah
    IslamasterIslamophobiaKomunitasMuallafPesantrenHikmah
  • Syariah
    AqidahEkonomiFiqhAkhlaqSiyasah
  • Jejak Islam
    Jejak Islam BangsaJejak Islam Dunia
  • Muslimah
  • Keluarga
  • Jurnalislam TV
  • InfoGrafik

Pasukan Irak dan Milisi Syiah Kembali Kuasai Bagian Utara dan Timur Kota Kirkuk

21 Okt 2017 09:29:51
Pasukan Irak dan Milisi Syiah Kembali Kuasai Bagian Utara dan Timur Kota Kirkuk

IRAK (jurnaislam.com) – Pemerintah Irak mengatakan militer telah menguasai sebuah kota di provinsi Kirkuk yang kaya minyak, mengikuti manuver yang berakibat wilayah Kurdi Irak menyerah di utara dan timur negara tersebut.

Tentara federal, yang didukung oleh paramiliter Syiah, mengatakan bahwa mereka menguasai Altun Kupri, sekitar 40km selatan Erbil, pada hari Jumat (20/10/2017) setelah pertempuran sengit terjadi antara pemerintah Irak dan pasukan Peshmerga Kurdi.

“Polisi federal Irak dan pasukan kontraterorisme, bersama dengan pasukan Syiah dukungan Iran Hashd al-Shaabi, telah ditempatkan – dan melakukan tindakan keamanan di – Altun Kupri,” kata kementerian pertahanan Irak dalam sebuah pernyataan.

“Altun Kupri sekarang berada di bawah kendali penuh pasukan federal.”

Stefanie Dekker dari Al Jazeera, yang melaporkan dari Jalan Raya Erbil-Kirkuk, beberapa mil dari garis depan, mengatakan bahwa dua jembatan di daerah tersebut telah hancur, namun tidak jelas oleh siapa.

IS Kuasai Dua Desa di Irak Setelah Pasukan Peshmerga Tinggalkan Barat Kirkuk

“Bala bantuan militer yang besar dikirim oleh Peshmerga dan juga truk yang membawa amunisi,” katanya.

“Sebuah pos pemeriksaan baru telah disiapkan di tempat yang tadinya tidak terjaga, dan Peshmerga mempertahankan posisi mereka.”

Asap tebal bisa dilihat dari kejauhan, dan rumah sakit didatangi korban luka-luka, katanya.

“Orang-orang melarikan diri dari pertempuran dengan semua yang mereka miliki – bahkan mengangkut sapi mereka.”

Pengendalian Altun Kupri merupakan bagian dari operasi yang diluncurkan pada hari Senin, atas perintah Haider al-Abadi, perdana menteri Irak, untuk merebut kembali daerah-daerah yang disengketakan antara Baghdad dan wilayah semi-otonomi Irak yang diperintah oleh Pemerintah Daerah Kurdistan (the Kurdistan Regional Government-KRG) .

Pasukan Irak dan sekutu paramiliter merebut kembali provinsi utara Kirkuk dan ladang minyaknya yang menguntungkan pada hari Senin dan Selasa, serta daerah-daerah yang sebelumnya dikuasai Kurdi di provinsi Niniwe dan Diyala – semuanya berada di luar wilayah KRG.

Abadi mengatakan harapan Kurdi untuk sebuah negara merdeka sekarang “sesuatu dari masa lalu”.

Sejak pemerintah pusat memulai operasinya di daerah yang disengketakan, pasukannya telah menguasai sebagian wilayah tanpa benturan dari pasukan Peshmerga yang menarik diri.

Peshmerga merebut Kirkuk, pusat minyak kedua Irak, pada pertengahan 2014 saat tentara Irak mengundurkan diri setelah kelompok Islamic state (IS) maju.

Kategori : Internasional

Tags : irak Kirkuk kurdi Referendum

Afghanistan: Setelah Kuil Syiah Dibom, Masjid Sunni Dihantam Bom Saat Shalat Jumat

21 Okt 2017 09:22:05
Afghanistan: Setelah Kuil Syiah Dibom, Masjid Sunni Dihantam Bom Saat Shalat Jumat

AFGHANISTAN (Jurnalislam.com) – Lebih dari 60 orang telah terbunuh dan puluhan lainnya terluka dalam dua serangan terpisah terhadap kuil dan Masjid di Afghanistan.

Dalam satu serangan, seorang pelaku bom martir menargetkan jamaah di sebuah kuil Syiah di Kabul, kata polisi pada hari Jumat (20/10/2017), lanasir Aljazeera.

Seorang pria “memasuki kuil di Kepolisian Distrik 13 kota Kabul … [dan menargetkan] para pemujanya,” Jenderal Mohammad Salim Almas, kepala cabang kejahatan Kabul, mengatakan kepada kantor berita AFP, yang menggambarkan penyerang tersebut sebagai seorang pembom martir.

Mayor Jenderal Alimast Momand, dari kementerian dalam negeri Afghanistan, mengatakan kepada kantor berita Associated Press bahwa bom martir di Kuil Imam Zaman di daerah Dashti Barch di kota tersebut menewaskan sedikitnya 30 orang dan melukai 45 lainnya.

Kuil Syiah di Afghanistan Dibom

Dia mengatakan penyerang itu berjalan kaki dan masuk ke kuil lalu meledakkan bom.

Najib Denmark, juru bicara kementerian dalam negeri, mengatakan “39 orang telah tewas dan 45 lainnya terluka dalam serangan kuil Kabul”, namun jumlahnya tidak dapat dikonfirmasi secara independen.

Seorang pejabat pemerintah Afghanistan mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa pasukan keamanan di tempat kejadian telah memindahkan sedikitnya 30 mayat.

Laporan mengatakan korban adalah anggota komunitas minoritas Hazara Syiah.

Mohammad Sabir Nassib, kepala Rumah Sakit Isteqlal setempat, mengatakan bahwa mereka menerima mayat dua orang yang terbunuh dalam serangan tersebut serta dua orang yang terluka.

Hizbullah Lebanon Latih Syiah Afghanistan Fatemiyoun untuk Lindungi Kuil di Damaskus

Serangan kedua di terjadi saat sholat Jumat di sebuah Masjid Sunni di provinsi Ghor tengah.

Mohammad Iqbal Nezami, juru bicara polisi provinsi, mengatakan sedikitnya 33 orang tewas dalam pemboman yang tampaknya menargetkan seorang komandan setempat.

Laporan awal menyebutkan 10 orang tewas dalam serangan tersebut.

Sasaran serangan adalah Abdul Ahed, mantan komandan regional dan pemimpin partai Jamiat yang memihak pemerintah.

Dia dibunuh bersama dengan 30 jamaah lainnya, menurut sebuah pernyataan dari Atta Mohammad Noor, seorang tokoh terkemuka di Jamiat dan gubernur provinsi Balkh.

Di antara korban tewas adalah tujuh pengawal Abdul Ahed.

Kemudian pada hari Jumat, presiden Afghanistan mengeluarkan sebuah pernyataan yang mengecam dua serangan tersebut.

Kategori : Internasional

Tags : afghanistan kuil syiah

SDF Gelar Spanduk Pemimpin Terror Turki dalam Perebutan Kota Raqqah

21 Okt 2017 09:02:32
SDF Gelar Spanduk Pemimpin Terror Turki dalam Perebutan Kota Raqqah

SURIAH (Jurnalislam.com) – AS menolak untuk berkomentar secara langsung pada hari Jumat (20/10/2017) mengenai peresmian spanduk besar pemimpin teror yang dipenjara, Abdullah Ocalan, oleh PKK/PYD di kota Raqqah di Suriah.

PKK/PYD, cabang PKK Suriah, yang telah berperang melawan Turki selama lebih dari 30 tahun, termasuk di antara pasukan SDF yang didukung AS untuk merebut Raqqah dari kelompok Islamic State (IS) awal pekan ini, World Bulletin melaporkan.

Perebutan kota timur – yang dianggap sebagai ibukota de facto IS – ditandai dengan membentangkan spanduk besar yang memuat gambar Ocalan di alun-alun utama.

Ketika ditanya tentang “sebuah kemenangan yang dibantu AS yang didedikasikan untuk sebuah kelompok teroris”, juru bicara Pentagon Dana W. White menolak berkomentar secara langsung.

Jepit IS di Raqqah, Jubir Koalisi AS: Kami Tidak Terima Negosiasi

“Kami bekerja dengan SDF,” katanya dalam sebuah konferensi pers. “Dan kami bekerja untuk membantu mereka fokus pada pertarungan melawan IS. Itulah tanggung jawab kami. Itulah satu-satunya komitmen kami. Dan kita akan terus bekerja bersama, dengan dan melalui SDF untuk memastikan bahwa kita mengalahkan IS.”

AS telah mendukung SDF, yang terdiri dari PKK / PYD dan kelompok lainnya, dalam memerangi IS di Suriah namun sebagian besar mengabaikan hubungannya dengan PKK, yang oleh AS, EU dan Turki dimasukkan dalam daftar kelompok teroris.

Dalam sebuah deklarasi kemenangan di Raqqah, PKK / PYD juga merilis sebuah video yang mendedikasikan kemenangannya kepada Ocalan, yang mendirikan PKK pada tahun 1978. Pemimpin teroris tersebut dipenjara karena pengkhianatan di Turki pada tahun 1999.

Sejak PKK meluncurkan operasi teror di Turki pada tahun 1984, puluhan ribu telah terbunuh.

Kategori : Internasional

Tags : AS Raqqah SDF

Sidang Penistaan Agama Klaten, JPU Tegaskan Rozaq Langgar UU ITE

21 Okt 2017 08:15:05
Sidang Penistaan Agama Klaten, JPU Tegaskan Rozaq Langgar UU ITE

KLATEN (Jurnalislam.com) – Sidang lanjutan kasus penistaan agama dengan terdakwa Rozaq Ismail Sudarmaji alias Aji kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Klaten, Kamis (19/10/2017). Sidang mengagendakan pembacaan replik oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Ginanjar Damar Pamenan selaku JPU, memberikan tanggapannya terkait Pledoi dari kuasa hukum Rozaq Alimin S.H yang mengatakan bahwa Rozaq tidak ada kesengajaan dalam melakukan penistaan agama yang ditulis dalam Facebooknya. Menurutnya, dalam kesaksiannya Rozaq sudah mengaku, bahwa dia melakukan hal itu dengan sadar dan tidak ada paksaan dari siapapun.

“JPU tidak sependapat dengan hal tersebut, mengingat dalam fakta dipersidangan, yaitu keterangan terdakwa, terdakwa dalam menulis itu di akun Facebooknya, terdakwa dalam keadaan sadar dan tanpa ada paksaan dari siapapun,” terangnya dihadapan Majelis Hakim.

Baca juga: Sidang Penistaan Agama di PN Klaten, Kuasa Hukum Berharap Rozaq Tak Didenda 50 Juta

Ginanjar tetap berkeyakinan bahwa Rozaq melanggar UU ITE Pasal 45 ayat 2 No 19 tahun 2016. Untuk itu, ia tetap dengan tuntutannya, yaitu hukuman pidana penjara 2 tahun 6 bulan dan denda 50 juta subsider 2 bulan kurungan.

“Bahwa setelah menyampaikan replik atas pembelaan Jaksa Hukum (terdakwa-red), kami selaku Penuntut Umum tetap pada surat tuntutan kami sebagaimana yang telah kami sampaikan pada sidang terdahulu,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Hakim, Bunga memutuskan, sidang ditunda hingga Kamis tanggal 26 Oktober 2017, dengan agenda vonis putusan.

Kategori : Nasional

Tags : kasus penistaan agama pn klaten rozaq ismail sudarmadji

Kesehatannya Menurun, Ustadz Abu Bakar Ba’ayir Dirawat di RSCM

21 Okt 2017 08:08:40
Kesehatannya Menurun, Ustadz Abu Bakar Ba’ayir Dirawat di RSCM

SOLO (Jurnalislam.com) – Abdul Rochim Ba’asyir, putra ulama sepuh Ustadz Abu Bakar Ba’asyir membenarkan kabar ayahnya dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta pada Jumat (20/10/2017).

“Ustadz Abu benar sedang di rawat di RSCM, tapi tidak bisa di jenguk siapapun karena dilarang oleh BNPT dan penjagaan ketat dari densus,” terangnya pria yang karib disapa Ustadz Iim itu kepada Jurnalislam.com, Sabtu (21/10/2017).

Ustaz iim menjelaskan, perawatan kesehatan di Lapas Gunung Sindur yang tidak memadai membuat masalah urat vena pada kaki ustadz Abu kambuh yang menyebabkan pembengkakan.

Baca juga : Minta Jadi Tahanan Rumah, Pengacara Ustadz Abu Bakar Ba’asyir Akan Surati Jokowi

“Sejak pemeriksaan pertama di RS Harapan Kita, sekitar 2 bulan yang lalu, itu memang, proses pengobatan penyakit beliau belum terlaksana dengan baik, saat itu dilakukan pemeriksaan General Check up untuk mengetahui bagian-bagian tertentu untuk di ketahui bagaimana fungsinya. Dan beberapa hal memang ditemukan,” paparnya.

“Salah satunya masalah urat Vena, waktu itu melakukan pengobatan, tapi karena memang, namanya dipenjara sehingga tidak bisa maksimal, hingga penyakit beliau belum tertangani dengan baik,” sambungnya.

Lebih lanjut, Ustaz Iim mengatakan, bulan lalu keluarga telah meminta izin untuk melakukan pemeriksaan rutin, namun BNPT baru memberikannya pada Jum’at (20/10/2017) kemarin.

“Intinya bahwa upaya untuk mendapatkan izin pemeriksaan ini sangat sulit didapatkan. Sekitar satu bulan prosesnya dan baru kemarin dari pihak BNPT surat itu keluar, dan diperiksaakan ke RS. Hari ini sedang diupayakan pemeriksaan dan diupayakan bisa melakukan pengobatan, sehingga lebih intensif dan lebih maksimal buat beliau,” ungkapnya.

Ustaz Iim meminta kepada umat Islam untuk mendoakan Ustaz Abu agar diberi kesembuhan dan dikuatkan dalam menjalani masa-masa tahanannya.

“Mohon doanya dari seluruh umat islam di Indonesia, mudah-mudahlan Allah Subhanahu Wata’ala memberikan kesehatan dan menjaga kesehatan beliau dan memberikan kekuatan untuk menjalani masa-masa berat yang saat ini beliau alami,” pungkasnya.

Kategori : Nasional

Tags : kesehatan abu bakar ba'asyir kondisi ustadz abu bakar baasyir ustadz Abu Bakar Ba'asyir

Ulama dan Tokoh Jabar Gelar Aksi Tolak Perppu Ormas

20 Okt 2017 20:11:06
Ulama dan Tokoh Jabar Gelar Aksi Tolak Perppu Ormas

BANDUNG (Jurnalislam.com) – Ratusan massa baik ulama, santri, ustaz hadir dalam aksi tolak Perppu Ormas yang digelar oleh Forum Ulama dan Tokoh (FUT) Jawa Barat me di depan Gedung Sate Jabar, Bandung, Jumat (20/10/2017).

“Khilafah itu ajaran umat islam, bukan ajaran salah satu ormas atau organisasi. Maka bisa di cek dalam kitab maktabah syamiilah terdapat banyak kata khilafah di dalamnya” orasi dari salah satu peserta perwakilan kabupaten Sumedang.

Koordinator Forum Ulama dan Tokoh Jabar, H Ali Bayanullah menyampaikan bahwa masyarakat Jabar menolak diterapkannya Perppu Ormas yang dinilai berpotensi represif dan bertentangan dengan UUD 1945.

“Ini merupakan penolakan atau protes kami terhadap pemerintah diktator yang membuat Perppu Ormas,” katanya.

“Dengan adanya aksi ini kami FUT bermaksud mengingatkan akan bahayanya bagi umat Islam apabila perppu ini nantinya di sahkan,” pungkasnya.

 

Kategori : Nasional

Tags : jabar ormas perppu ormas

Muslimah Bima Peduli Tebar 1000 Jilbab

20 Okt 2017 13:15:29
Muslimah Bima Peduli Tebar 1000 Jilbab

BIMA (Jurnalislam.com) – Muslimah Bima Peduli (MBP) menggelar aksi tebar seribu jilbab di Jalan Sultan Salahuddin, Kelurahan Dara, Rasana’e barat – Kota Bima, Kamis (19/10/2017).

Aksi tersebut didasari oleh keprihatinan MBP terhadap perempuan muslimah yang meninggalkan kewajiban mengenakan jilbab. Padahal, setiap muslimah yang sudah aqil baligh telah diwajibkan untuk menutup auratnya.

“Karena kami melihat masih banyak pada hari ini kaum muslimah yang enggan untuk menutup auratnya dengan berbagai alasan,” kata koordinator MBP, Parmila kepada Jurnalislam.com.

Baca juga: Tekan Riba, Muslimah Bima Peduli Berikan Pinjaman Modal Tanpa Bunga untuk Pedagang Kecil

Kendati demikian, aksi tersebut tidak hanya dikhususkan kepada kaum muslimah. MBP juga menyeru kaum laki-laki untuk mengingatkan istri-istri mereka yang belum mengenakan jilbab.

Dalam aksinya, MBP membagikan 1000 jilbab kepada muslimah kota Bima. Jilbab tersebut dihasilkan dari infaq para donator dan bazar-bazar yang diselenggarakan MBP.

“Untuk tahun ini kami sudah melakukan pembagian jilbab selama enam tahap dengan jumlah seribu jilbab. Dimana tahap pertama sampai tahap ke empat kami membagi masing-masing 200 jilbab, dan tahap ke lima dan ke enam masing-masing 100 jilbab,” terang Parmila.

Ia berharap, dengan aksi tersebut dapat meningkatkan kesadaran kaum muslimah untuk selalu menutup auratnya.

“Ke depan kami berharap semoga semakin banyak kaum muslimah yang memiliki kesadaran agar selalu menutup auratnya, dan semakin banyak pula donatur yang mau dan rela menyumbangkan hartanya untuk kemaslahatan ummat,” pungkasnya.

Kategori : Komunitas Muslimah

Tags : muslimah bima peduli tebar jilbab

Imarah Islam Afghanistan Kuasai Pangkalan Militer Afghanistan di Kandahar

20 Okt 2017 09:01:02
Imarah Islam Afghanistan Kuasai Pangkalan Militer Afghanistan di Kandahar

KANDAHAR (Junalisla.com) – Imarah Islam Afghanistan (Taliban) menguasai sebuah pangkalan militer Afghanistan di Kandahar kemarin malam, Rabu (18/10/2017) dan membunuh, melukai atau menangkap semua pasukan boneka kecuali dua tentara yang ditempatkan di sana. Serangan tersebut merupakan yang terbaru di provinsi selatan, di mana Taliban telah meningkatkan serangannya terhadap pos-pos militer Afghanistan.

Taliban membuka serangan malam hari di pangkalan tersebut, yang terletak di distrik Maiwand, dengan meledakkan HUMVEE yang dilengkapi dengan bahan peledak, pejabat Afghanistan mengatakan kepada TOLONews. Sebuah tim penyerang Taliban kemudian memasuki pos terdepan dan melawan pasukan Afghanistan yang masih ada.

Pasukan Afghanistan yang berbasis di sana menderita korban hampir 100 persen dalam serangan tersebut. Dari 60 tentara di markas tersebut, 43 orang terbunuh, sembilan terluka, dan enam lainnya “tidak diketahui,” menurut TOLONews, lansir Long War Journal.

Taliban mengaku melakukan serangan tersebut dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan di situs resminya, Voice of Jihad, dan melaporkan bahwa “batalion tersebut benar-benar diserbu setelah membunuh 60 boneka [tentara Afghanistan dukungan AS] dan menghancurkan 5 APC [kendaraan lapis baja].” Taliban juga mengatakan pihaknya merebut senjata dan kendaraan pengangkut personel lapis baja setelah serangan tersebut.

Tidak Mampu Hadapi Taliban, AS Desak NATO Kirim Lebih Banyak Lagi Pasukannya

Taliban baru-baru ini menguasai pangkalan militer di distrik-distrik terdekat di Kandahar. Pada bulan Juli, Taliban menyerbu sebuah perkemahan di Khakrez dan mengambil rampasan perang sebelum mengundurkan diri. Lima puluh tujuh dari 82 tentara yang ditempatkan di pangkalan tersebut terbunuh, terluka atau tertangkap dalam pertempuran tersebut. Pada bulan Mei, pejuang Taliban membunuh puluhan tentara Afghanistan boneka AS dalam dua serangan terpisah di basis di Shah Wali Kot.

Taliban telah meningkatkan serangannya terhadap pasukan Afghanistan bentukan AS dan berusaha merebut kembali tanah di provinsi Kandahar yang telah hilang bertahun-tahun lalu. Pada tanggal 26 Maret, Taliban mengaku berhasil mengendalikan lima dari 18 distrik Kandahar (Ghorak, Miyanashin, Registan, Shorabak, dan Maruf) dan memperjuangkan empat distrik lainnya (Arghastan, Khakrez, Maiwand, dan Shahwalikot). FDD’s Long War Journal menilai pengakuan Taliban bisa dipercaya. Dari sembilan distrik yang tersisa, Taliban mengatakan bahwa pihaknya “tidak mengendalikan wilayah tertentu” tapi “hanya melakukan serangan gerilya.”

Kandahar adalah provinsi strategis bagi Taliban dan dianggap sebagai tempat kelahirannya.

Taliban, yang tetap terkait erat dengan al Qaeda, telah mengambil banyak kemenangan di provinsi Kandahar. Hingga Oktober 2015, Al Qaeda menjalankan dua kamp pelatihan besar di distrik Shorabak.

Kategori : Internasional

Tags : Imarah Islam Afghanistan taliban

Salman ITB Gelar Bedah Buku ‘Para Perancang Jihad’, Ungkap Fenomena Ekstremisme di Kampus

20 Okt 2017 08:51:27
Salman ITB Gelar Bedah Buku ‘Para Perancang Jihad’, Ungkap Fenomena Ekstremisme di Kampus

BANDUNG (Jurnalislam.com) –Yayasan Pembina Masjid (YPM) Salman ITB bekerja sama dengan Yayasan Lembaga Kajian Islam & Sosial (LkiS) dan Studia Humanika menggelar bedah buku “Para Perancang Jihad’ karya Diego Gambetta dan Steffen Hertog di Masjid Salman ITB, Kamis (19/10/2017).

Acara yang dihadiri pelbagai kalangan mulai dari dosen hingga mahasiswa ini menghadirkan pembicara akademisi cum pengurus Studia Humanika Alfatri Adlin dan perwakilah YPM Salman ITB Ahmad Nashir Budiman.

Menurut Alfatri, buku ini membahas tentang fenomena munculnya ekstremisme di kampus-kampus umum yang pada umumnya mahasiswanya bukan dari kalangan santri, sehingga ide-ide keislaman lebih bisa diterima di kampus tersebut. ia mencontohkan di tempat dulu ia kuliah, ITB bahwa ide-ide islam lebih diminati mahasiswa dari bidang teknik dan MIPA.

“Sebagai alumni FSRD ITB, saya melihat dan mengalami sendiri bahwa islamisme tidak banyak diminati di kalangan mahasiswa Seni dan Desain, jumlahnya pun sedikit serta bisa dikategorikan langka dan terancam punah,” kata pria yang karib disapa kang Al ini.

Alfatri Adlin

Dia pun menambahkan mengapa ada anggapan kalangan terdidik banyak terlibat ekstremisme dan kekerasan. Menurut Al, rupanya tidak hanya kalangan yang terdidik saja yang terlibat, tetapi juga kalangan elite dan memiliki banyak uang pun tidak menutup kemungkinan terlibat dalam ektremisme dan kekeresan.

“Jihad itu bukan Bunuh diri. Jadi jangan salah menafsirkan “bunuhlah dirimu dan keluarlah dari kampungmu” dengan melakukan bom bunuh diri. Yang tidak ada tuntunannya.” tambahnya.

Sementara itu, Ahmad Nashir Budiman sebagai pembicara kedua mengungkapkan mengapa ada kemungkinan merebaknya ekstremisme di kampus.

“Yaitu ketika ilmu yang tidak sesuai dengan levelnya. Sebagai contoh anak kelas 1 yang harusnya belajar baca dan tulis sudah cukup, ini malah diberikan LSK (lembar kerjaa siswa) pelajaran agama yang berisi soal-soal yang tidak bisa anak-anak kerjakan contohnya sebutkan tafsir surat dan ayat tertentu dalam Al Qur’an. Yang jadinya di kerjakan orang tuanya, maka dengan itulah bisa dikatakan tidak terjadinya pendidikan.” pungkasnya.

Buku Para Perancang Jihad merupakan hasil riset elama 6 tahun (2004- 2010), dua sosiolog dan ahli politik yang mencoba memahami motivasi para pelaku teror dengan mengumpulkan profil 497 anggota kelompok Islam ekstrem yang aktif sejak era 1970-an.

Diego dan Steffen memilih datanya dengan hati-hati. Mereka hanya memasukkan pelaku terorisme yang tewas atau telah diputus bersalah oleh pengadilan. Hasil penelitian inilah yang mereka tuangkan dalam buku Engineers of Jihad: The Curious Connection between Violent Extremism and Education. Buku ini kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Yayasan LKiS dengan judul di atas.

Kategori : Nasional

Tags : ekstremisme itb jihad masjid salman radikalisme salman itb

Spanyol Selangkah Lagi Tangguhkan Otonomi Catalan

20 Okt 2017 08:46:59
Spanyol Selangkah Lagi Tangguhkan Otonomi Catalan

MADRID (Jurnalislam.com) – Tidak puas dengan tanggapan dari pemerintah Catalan tentang apakah mereka memutuskan kemerdekaan atau tidak, pemerintah Spanyol mengumumkan pada hari Kamis (19/10/2017) bahwa pihaknya akan terus mengambil langkah untuk menangguhkan otonomi Catalonia.

Pemerintah akan mengadakan pertemuan luar biasa Dewan Menteri pada hari Sabtu untuk menyampaikan tindakan yang tercantum dalam pasal 155 konstitusi Spanyol, yang akan membawa Madrid lebih dekat untuk menguasai pemerintah dan institusi Catalan.

Tanggapan dari Madrid muncul setelah pemimpin Catalan Carles Puigdemont mengajukan sebuah surat kepada Madrid pada hari Kamis, dengan mengatakan: “Jika pemerintah Spanyol terus menghalangi dialog dan terus melakukan represi, parlemen Catalan, dapat melanjutkan … untuk memberikan suara bagi sebuah deklarasi kemerdekaan formal yang tidak mereka pilih pada pemungutan suara pada 10 Oktober.”

Meskipun Puigdemont mengatakan bahwa pemerintah Catalan tidak memberikan suara untuk kemerdekaan dan bahwa masalah tersebut ditangguhkan, tidak adanya tanggapan “yang jelas dan tepat” mengenai independensi atau tidak, telah memaksa Spanyol melanjutkan rencananya untuk menangguhkan otonomi daerah tersebut, juru bicara pemerintah Inigo Mendez de Vigo mengatakan dalam sebuah konferensi pers pada hari Kamis.

“Pemerintah akan menggunakan semua langkah yang ada untuk mengembalikan legalitas dan menghentikan kemerosotan ekonomi,” tambahnya.

Jika proses berlanjut, ini akan menjadi yang pertama kalinya dalam sejarah demokrasi Spanyol pasal 155 digunakan negara untuk menguasai wilayah Spanyol.

Undang-undang tersebut tidak jelas dan bagaimana penerapannya dapat bervariasi secara luas. UU ini juga harus diloloskan di senat Spanyol tapi sebagian besar partai telah mengumumkan dukungan mereka bagi langkah pemerintah untuk menunda peraturan di dalam negeri.

Penangguhan tersebut bisa mulai berlaku dalam waktu sepekan.

Namun, pemerintah Catalan mengatakan bahwa pasal 155 hanya akan mengobarkan konflik. “Ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak sadar akan masalah dan tidak mau berbicara,” tulis Puigdemont dalam suratnya, mengancam untuk mengadakan pemungutan suara mengenai kemerdekaan.

Spanyol memiliki 17 “komunitas otonom”, yang diabadikan dalam konstitusi 1978. Tingkat pemerintahan sendiri di masing-masing komunitas berbeda-beda, namun wilayah lain yang bergolak – seperti Negara Basque di utara – selama beberapa dekade telah berjuang untuk otonomi yang lebih luas atau merdeka secara langsung.

Kategori : Internasional

Tags : Catalan spanyol

Navigasi pos

Pos-pos lama
Pos-pos baru
Dukung Kami

Opini

Waspada di Balik Citra Saleh: Ketika Topeng Kebaikan Menyembunyikan Kejahatan

Waspada di Balik Citra Saleh: Ketika Topeng Kebaikan Menyembunyikan Kejahatan

4 Apr 2026 16:38:10
Mudik Tahunan: Macet dan Kecelakaan yang Tak Pernah Tuntas

Mudik Tahunan: Macet dan Kecelakaan yang Tak Pernah Tuntas

4 Apr 2026 16:36:12
Krisis Energi Global dan Rapuhnya Kedaulatan Energi Nasional

Krisis Energi Global dan Rapuhnya Kedaulatan Energi Nasional

18 Mar 2026 21:49:48
Menyoal Perwali Santunan Kematian Bagi Rakyat Miskin

Menyoal Perwali Santunan Kematian Bagi Rakyat Miskin

17 Mar 2026 05:02:12

Internasional

Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

5 Feb 2026 12:38:35
Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

5 Feb 2026 12:37:07
Israel Terus Bujuk AS agar Serang Iran, Turki Peringatkan Bahaya Perang Regional

Israel Terus Bujuk AS agar Serang Iran, Turki Peringatkan Bahaya Perang Regional

5 Feb 2026 12:35:37
Tekanan AS Meningkat, Iran Melunak soal Nuklir dan Buka Negosiasi

Tekanan AS Meningkat, Iran Melunak soal Nuklir dan Buka Negosiasi

5 Feb 2026 12:33:24

jurnalislam.com

  • Iklan
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Dukung Kami

INFOGRAFIK

 
 
 
 

Alamat Redaksi

Boulevard Raya No 16 Blok A 1 No 16 Taman Cilegon Indah (TCI), Cilegon, Banten
+62 813-1029-0583

Info Iklan :
+62 821-2000-0527
marketing@jurnalislam.com

Kirim tulisan :
redaksi.jurnalislam@gmail.com
newsroom@jurnalislam.com

COPYRIGHT © 2026 JURNALISLAM.COM, ALL RIGHT RESERVED