Sidang Penistaan Agama di PN Klaten, Kuasa Hukum Berharap Rozaq Tak Didenda 50 Juta

Sidang Penistaan Agama di PN Klaten, Kuasa Hukum Berharap Rozaq Tak Didenda 50 Juta

KLATEN (Jurnalislam.com) – Pengadilan Negeri Klaten kembali menggelar sidang lanjutan kasus penistaan agama dengan terdakwa Rozaq Ismail Sudarmadji alias Aji, Selasa, (17/10/2017). Adapun agenda pembacaan nota pembelaan atau Pledoi oleh kuasa hukum Rozaq Sudarmaji.

Pada sidang sebelumnya, Rozaq dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ginanjar Damar Pamenan dengan pasal UU ITE, yaitu pidana penjara 2 tahun 6 bulan dan denda 50 juta subsider 2 bulan kurungan. Dalam sidang tersebut, Majelis Hakim yang Sagung Bunga Maya Saputri mempersilahkan pembacaan Pledoi Rozaq yang dibacakan kuasa hukumnya, Alimin SH.

Dalam pembacaan pledoinya, Alimin S.H mengatakan, bahwa Rozaq telah meminta maaf secara terbuka kepada Umat Islam, selain itu, ia mengaku keberatan dengan denda 50 juta, dirinya beralasan, bahwa kondisi keluarga Rozaq yang tidak mampu, membuat kesulitan untuk membayar denda tersebut.

” Terdakwa sudah meminta maaf kepada umat islam dan masyarakat umum, terdakwa tidak mampu membayar denda 50 juta tersebut, Untuk itu mohon ditolak,” katanya.

Lebih lanjut, Alimin meyakini, bahwa Rozaq tidak ada kesengajaan dalam menuliskan kalimat yang diunggahnya dalam akun Facebooknya beberapa waktu yang lalu itu, untuk itu, ia meminta Hakim membebaskan Rozaq dari tuntutan JPU tersebut.

” Kami tim penasehat hukum meyakini tidak ada dendam, didasari kepada alat-alat bukti yang sah dan fakta di persidangan, Maka sesuai hakekat yang berlaku, Kami berkeyakinan bahwa rozaq tidak segaja melanggar pasal tersebut, untuk itu kita meminta membebaskan terdakwa dari denda,” ucapnya.

Sementara itu, Hakim Bunga memutuskan sidang tersebut ditunda pada Kamis tanggal 19 Oktober 2017, dengan agenda pembacaan Replik dari JPU.

Bagikan
Close X