Israel Jengkel Palestina Terpilih Sebagai Ketua dari Blok G77

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Negara Palestina telah terpilih sebagai negara ketua dari Kelompok 77, blok terbesar negara-negara berkembang di PBB, sebuah langkah yang membuat jengkel Israel, lansir Aljazeera Kamis (26/7/2018).

Kelompok 77 didirikan pada tahun 1964 oleh 77 negara dan dirancang untuk mempromosikan kepentingan ekonomi kolektif mereka, serta untuk meningkatkan kapasitas negosiasi bersama mereka pada semua masalah ekonomi internasional utama dalam PBB.

Selama bertahun-tahun, blok itu telah diperluas hingga mencakup 135 anggota hari ini, yang mewakili 80 persen populasi dunia. Blok itu juga berbicara sebagai satu suara di Majelis Umum.

Palestina akan mengambil alih posisi pemimpin dari negara Mesir saat ini pada Januari 2019.

Dalam wawancara telepon dengan The New York Times, duta besar Palestina PBB Riyad Mansour mengonfirmasi langkah itu, dan mengatakan Palestina “akan bernegosiasi mewakili 135 negara.”

Rancangan Resolusi Perlindungan Rakyat Palestina akan Dibahas di PBB

Langkah ini secara luas dianggap progresif atas nama Palestina, yang memegang status pengamat non-anggota di PBB. Namun, Israel menyuarakan tentangannya yang kuat.

“Tujuan Kelompok 77 awalnya adalah untuk memfasilitasi kemajuan ekonomi negara-negara terbelakang,” kata duta besar Israel, Danny Danon dalam sebuah pernyataan kepada The New York Times.

“Sangat disayangkan bahwa sekarang akan menjadi platform untuk menyebarkan kebohongan dan hasutan. Ini tidak akan mempromosikan tujuan G-77, dan mendorong Palestina untuk tidak terlibat dalam negosiasi untuk perdamaian.”

Sekutu Israel, Amerika Serikat, membangkitkan kemarahan Otoritas Palestina dengan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada Desember lalu, yang mengakibatkan PA memutuskan hubungan diplomatik dengan negara itu.

AS baru-baru ini juga telah memotong pendanaan kepada Badan Pengungsi dan Bantuan PBB (UNRWA) yang melayani jutaan warga Palestina di kamp-kamp pengungsi di wilayah-wilayah pendudukan dan negara-negara tetangga.

Bulan lalu, AS menarik diri dari Dewan Hak Asasi Manusia PBB, dengan alasan bias anti-Israel.

Aljazeera: Turki akan Bawa Isu Palestina ke Majelis Umum PBB jika AS Memveto Resolusi

Polisi Dukung dan Siap Amankan Tabligh Akbar Ustadz Abdul Somad di Semarang

SEMARANG (Jurnalislam.com) – Polrestabes semarang siap mendukung dan mengamankan Tabligh Akbar Ustadz Abdul Somad (UAS) di beberapa tempat di Kota Semarang. Hal itu disampaikan Wakasat Intelkam Polrestabes Semarang, Kompol Arie Iman dalam mediasi bersama panitia tabligh akbar UAS dan Patriot Garuda Nusantara (PGN) di Mapolrestabes Semarang, Rabu (25/7/2018).

“Dari Polrestabes kami siap mendukung dan mengamankan,” tegas Kompol Arie Iman di Mapolrestabe Semarang, Rabu (25/7/2018)

Sementara itu, panitia tabligh akbar menyampaikan bahwa acara tersebut telah mendapat persetujuan dukungan dari kecamatan dan kelurahan yang akan menjadi lokasi acara.

“Terus terang dukungan itu sendiri turun dari kecamatan dan kelurahan, setiap RW terlibat,” ucap Faisal, salah satu panitia tabligh akbar.

Faisal menambahkan, ditunjuknya Ustadz Abdul Somad sebagai penceramah dalam tabligh akbar atas keinginan masyarakat.

“Karena warga memang menginginkan ustadz itu (UAS) hadir, yang awalnya di masjid karena keinginan banyak pihak akhirnya dipindah di lapangan yang lebih luas,” lanjut Faisal.

Namun, pihak Patriot Garda Nusantara (PGN) sudah meninggalkan audiensi sebelum menyampaikan pandangannya dengan alasan mendapat panggilan mendadak dari atasannya.

Mediasi tersebut digelar untuk menindaklanjuti adanya surat edaran berisi penolakan terhadap UAS untuk mengisi tabligh akbar di kota Semarang yang tersebar di internet. Penolakan tersebut disampaikan oleh ormas yang mengaku Patriot Garda Nusantara (PGN) pimpinan Nuril Arifin atau yang akrab dipanggil Gus Nuril.

Dalam surat tersebut dinyatakan, alasan penolakan PGN karena UAS adalah corong dari Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Bahkan PGN mengancam akan akan melakukan aksi perlawanan jika Tablig Akbar tetap digelar.

Rencananya, UAS akan mengisi tabligh akbar di sejumlah tempat di Semarang, diantaranya Senin, 30 Juli 2018, 13.00 WIB di Universitas Sultan Agung, Senin, 30 Juli 2018, 20.00 WIB di Lapangan Sepak Bola Leboh Raya, Pedurungan Kidul, dan pada Selasa 31 Juli 2018, 05.00 WIB di Masjid Jami’ Jatisari BSB, Mijen.

Batu Pertama Menara MUI, Pijakan Baru Gerakan Umat Mandiri

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Kemandirian ekonomi umat menjadi tema kunci Tasyakuran Milad MUI ke-43, pada 26 Juli 2018. Hal itu merupakan amanat Munas MUI 2015 di Surabaya dan pesan kuat Kongres Ekonomi Umat di Jakarta, April 2017, bertema Arus Baru Ekonomi Indonesia, yang diselenggarakan MUI.

Sebagai lanjutan upaya menggerakkan kemandirian ekonomi umat, pada Tasyakuran Milad MUI ke-43 ini, dilangsungkan peletakan baru pertama pembangunan Menara MUI, oleh Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo dan Ketua Umum MUI, Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin.

Sumber dana pembangunan Menara MUI dioptimalkan dari kekuatan ekonomi umat, yang dikelola oleh Lembaga Wakaf MUI. Ke depan, kantor MUI tidak lagi pinjam pakai dari Kementerian Agama, tetapi menempati gedung sendiri secara mandiri.

“Jangan bicara kemandirian umat, kalau MUI-nya sendiri enggak mandiri. Ini sebagai dakwah bil hal kepada umat, ayo kita sama-sama mandiri. MUI melakukan gerakan awal untuk menunjukkan kita mandiri. Azam (tekad) mandiri itu sudah kita mulai,” kata Dr. Ir. Lukmanul Hakim, Ketua MUI Bidang Ekonomi, yang juga Ketua Panitia Tasyakuran Milad MUI ke-43.

Pembangunan gedung dilakukan investor. “Seratus persen dana pembangunan sudah siap,” kata Lukman. MUI membeli Menara ini dengan dana yang berasal dari wakaf, infak, sedekah, dan skema reksadana syariah. “Pembangunan ditargetkan selesai sebelum Munas MUI 2020. Insya Allah Munas MUI nanti sudah bisa dilaksanakan di Menara MUI,” ujar Lukman.

Gedung terdiri 20 lantai. Tiga lantai paling bawah tersambung dengan dua tower sebelah Menara MUI –Safa Tower dan Marwa Tower—sebagai area bisnis produk halal, kuliner halal, bisnis syariah, dan fashion Islami. Perkantoran yang akan dipakai sebanyak 4-5 lantai. Dua belas lantai sisanya akan disewakan untuk perkantoran.

Nilai bangunan Menara MUI yang seluas 15 ribu meter persegi ini Rp. 600 milyar. Ditargetkan lunas dibeli MUI dalam 5 tahun. Per tahun perlu pengumpulan dana Rp. 120 milyar. Per bulan Rp. 10 milyar. “Sampai sehari sebelum Peletakan Batu Pertama, Alhamdulillah, sudah ada komitmen sumbangan dari lima pihak masing-masing Rp. 1 milyar,” kata Lukman.

Kantor MUI mandiri yang lebih memadai terasa makin dibutuhkan. “Hari demi hari, tuntutan kepada MUI semakin besar. Frekuensi kegiatan dan program MUI semakin meningkat. Itu membutuhkan ruang kantor yang lebih luas, representatif, yang mengakomodasi semua kebutuhan MU. MUI mempunyai 12 komisi dan 10 lembaga. Masih ada lagi pimpinan harian. Ada Dewan Pertimbangan. Itu membutuhkan ruang kantor yang cukup besar, apabila organisasi ingin maksimal dan produktif,” kata Rofiqul Umam Ahmad, Wakil Sekjen MUI, yang juga Sekretaris Panitia Tasyakuran Mulad MUI ke-43.

Selain sebagai kantor mandiri MUI, Menara MUI juga dikembangkan secara produktif untuk perkantoran komersial, sentra kuliner halal, dan pusat bisnis syariah.

Menara MUI adalah gedung perkantoran modern yang dibangun dalam kawasan terintegrasi Eureka Township. Kawasan Niaga terpadu ini dikembangkan di atas lahan 18 Ha, terdiri perkantoran, apartemen, pusat kuliner, pusat perbelanjaan, hotel, convention center, dan fasilitas penunjang lainnya.

Berada di Jalan Raya Hankam, Bambu Apus, Jakarta Timur. Tak jauh dari bandara Halim Perdana Kusuma, dekat tol Jagorawi, JORR, dan terintegrasi dengan jalur bus Trans Jakarta.

Gedung Menara MUI berada dalam kawasan Islami, berdampingan dengan apartemen Safa-Marwa, yang berkonsep Muslim-Friendly Premium Residence, Supermarket Halal, Pusat Makanan Halal (Halal Food Gallery), dan berdekatan dengan Muslim Fashion Mall, Muslim-Friendly Hotel, masjid besar, fasilitas latihan manasik haji, dan sebagainya.

Dengan lingkungan demikian, Menara MUI akan menjadi ikon utama Kawasan Niaga Terpadu bernuansa Islami. Dalam membangun Menara MUI, MUI bekerja sama dengan PT Prima Jaringan, sebagai kontraktor, dan PT Asia Raya Kapital, yang mengelola Reksadana Syariah.

“Pengembangnya PT Prima Jaringan. Investornya PT Asia Raya Kapital. MUI sudah melakukan MoU. Status tanah sudah selesai. Dikuasai oleh PT Prima Jaringan.

MUI akan membeli secara bertahap setingkat demi setingkat, sesuai jumlah wakaf yang diperoleh,” kata Rofiqul yang juga ahli hukum ini.

Siaran Pers

Astaghfirullah, Tembok Al Buraq Masjid Al Aqsha Runtuh

AL QUDS – (Jurnalislam.com) – Pekerja konstruksi Israel pada hari Rabu (25/7/2018) memindahkan bongkahan batu besar yang jatuh dari Tembok Al-Buraq awal pekan ini ke daerah terdekat di kompleks Masjid Al-Aqsha, menurut Otoritas Antiquities Israel (the Israeli Antiquities Authority).

Dikenal oleh orang Yahudi sebagai “Tembok Barat”, Tembok Al-Buraq adalah bagian barat dari kompleks Masjid Al-Aqsha Yerusalem Timur, yang bagi umat Islam mewakili situs ketiga tersuci dunia.

Dalam sebuah pernyataan, Antiquities Authority mengatakan akan menyelidiki apakah batu itu “dapat dikembalikan ke tempat asalnya”.

5 Hal Penting Tentang Masjid Al Aqsha yang Mungkin Belum Kamu Ketahui

Menggunakan derek besar, pihak berwenang memindahkan balok batu yang jatuh ke daerah terdekat yang dekat dengan tembok.

Dalam pernyataannya, pihak berwenang tidak memberikan alasan atau spekulasi mengenai mengapa batu itu jatuh.

Sementara itu, Otoritas Wakaf Keagamaan yang dikelola Jordan mengatakan telah menyelidiki insiden tersebut.

“Para insinyur dan spesialis kami sedang menyelidikinya sekarang,” seorang pejabat berwenang mengatakan kepada Anadolu Agency .

Kapal Tanker Saudi Diserang Pemberontak Syiah Houthi di Laut Merah

YAMAN (Juralislam.com) – Pemberontak Syiah Houthi Yaman telah menyerang tanker minyak Saudi di Laut Merah, menyebabkan kerusakan, koalisi Saudi-Emirat yang memerangi kelompok pemberontak di negara yang dilanda perang itu mengatakan kepada Aljazeera.

Sebuah pernyataan oleh koalisi pada hari Rabu (25/7/2018) mengatakan bahwa kapal tanker itu diserang pada 21:15 GMT barat dari pelabuhan Hodeidah Yaman, tetapi tidak menyebutkan nama kapal atau menggambarkan bagaimana serangan itu dilakukan.

“Tanker minyak Saudi mengalami kerusakan akibat serangan milisi Houthi,” kata pernyataan itu. “Syukurlah serangan itu gagal karena armada Koalisi segera melakukan intervensi.”

Sebelumnya pada hari Rabu, jaringan TV Al-Masirah yang dikelola Houthi melaporkan bahwa mereka telah menargetkan sebuah kapal perang bernama Dammam di lepas pantai barat Yaman.

Begini Kabar Terakhir Perang Koaliasi Arab dengan Syiah Houthi di Yaman

Pada tanggal 13 Juni, pasukan pemerintah Yaman – yang didukung oleh koalisi militer Saudi – melakukan operasi yang luas untuk merebut kembali Hodeidah dan pelabuhan strategisnya dari pemberontak Houthi.

Pasukan pemerintah terus maju menuju kota, dan pada 19 Juni mereka menyita bandara internasional Hodeidah. Tetapi sejak itu mereka tidak dapat membuat keuntungan tambahan.

Arab Saudi dan pendukung utamanya, UEA, melakukan intervensi untuk melindungi rute pelayaran seperti Laut Merah, yang digunakan untuk membawa barang-barang dari Timur Tengah dan Asia ke Eropa melalui Terusan Suez. Dikatakan bahwa mereka menggagalkan serangan sebelumnya di Laut Merah pada bulan April dan Mei.

Pusat Komando AS: AQAP Tetap Kuat Meskipun Telah Diserang 100 Serangan

Koalisi menuduh milisi Syiah Houthi melakukan penyelundupan senjata melalui pelabuhan.

Sejak dimulainya serangan Hodeidah, lebih dari 121.000 orang telah meninggalkan kota pelabuhan Yaman karena pertempuran, menurut laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Yaman yang miskin tetap dihantam oleh perang sejak 2014, ketika pemberontak Syiah Houthi dukungan Iran menguasai sebagian besar negara, termasuk ibu kota Sanaa.

Konflik meningkat pada tahun 2015 ketika Arab Saudi dan sekutu Arab Sunni – mengatakan – Syiah Houthi melayani sebagai proxy Iran – meluncurkan operasi serangan udara besar-besaran di Yaman yang bertujuan untuk membalikkan kemenangan Houthi.

Menlu Jerman Dikecam Karena Hina Mesut Ozil

BERLIN (Jurnalislam.com) – Mantan Kanselir Jerman Gerhard Schroder mengecam Menteri Luar Negeri Heiko Maas pada hari Rabu (25/7/2018) atas komentar kontroversialnya yang menghina pesepakbola Jerman-Turki Mesut Ozil.

“Ini murni dan tidak tertahankan,” Schroder, mantan pemimpin Partai Sosial Demokrat (SPD), mengatakan kepada harian Suddeutsche Zeitung, lansir Anadolu Agency.

Pemain bintang Jerman, yang memiliki keturunan Turki, berhenti dari tim nasional pada hari Ahad (22/7/2018), mengutip diskriminasi dan propaganda rasis yang ia hadapi dalam beberapa bulan terakhir.

Dalam sebuah pernyataan mengejutkan pada hari Senin, Maas, seorang politisi Demokrat Sosial, mengkritik keputusan Ozil.

Tagar #IStandWithOzil Mendunia

“Saya pikir seorang multijutawan yang hidup dan bekerja di Inggris tidak akan memberi kami informasi mengenai kapasitas integrasi di Jerman,” klaimnya.

Schroder mengatakan, komentar semacam itu tidak ada kaitannya dengan pandangan Sosial Demokratik.

Dia juga memperingatkan bahwa komentar Maas akan dimainkan di tangan ekstremis kanan-jauh.

Sejak Mei, Ozil dikritik oleh politisi dan media Jerman, karena bertemu dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan di London menjelang pemilihan di Turki.

Dalam serangkaian tweet pada hari Ahad, Ozil membela pertemuannya, dan menekankan bahwa gambar dengan presiden Turki bukan tentang politik atau pemilihan.

“Ini tentang saya menghormati pejabat tertinggi negara keluarga saya,” katanya.

Keluar dari Tim Jerman Alasan Rasisme, Mesut Ozil: Apakah Karena Saya Muslim?

Ozil mengatakan politisi sayap kanan dan media menggunakan fotonya dengan Erdogan “sebagai kesempatan untuk mengekspresikan kecenderungan rasis tersembunyi mereka sebelumnya” menjelang Piala Dunia sepak bola Juni.

Meskipun menerima surat-surat penuh kebencian, panggilan telepon berisi ancaman, dan komentar rasis di media sosial, dia tidak mendapat dukungan dari DFB atau ketua DFB, Reinhard Grindel, tambahnya.

Korban Kebakaran Yunani Meningkat 81 Orang Tewas dan 164 Hilang

ATHENA (Jurnalislam.com) – Korban tewas akibat kebakaran hutan Senin (23/7/2018) di pantai timur dan barat wilayah Attica Yunani telah meningkat menjadi 81, menurut Departemen Pemadam Kebakaran Rabu (25/7/2018).

Korban meningkat dari 76 menjadi 81 ketika satu orang korban menyerah pada luka-lukanya di rumah sakit sementara empat mayat lainnya ditemukan di sekitar wilayah tersebut.

Pada Selasa malam, juru bicara Departemen Pemadam Kebakaran Stavroula Mallire mengatakan kebakaran hutan telah melukai 164 orang, termasuk sedikitnya 23 anak-anak, sementara lebih dari 100 orang masih hilang, lansir Anadolu Agency.

Perdana Menteri Yunani Alexis Tsipras telah mengumumkan periode berkabung nasional tiga hari.

“Negara ini sedang mengalami tragedi yang tak terkatakan,” kata Perdana Menteri Alexis Tsipras di sebuah pidato televisi pada hari Selasa.

Kebakaran Yunani: Ribuan Rumah Hangus, Ratusan Mobil Hancur, 76 Tewas dan 100 Hilang

“Hari ini, Yunani sedang berduka dan kami menyatakan tiga hari berkabung nasional untuk mengenang mereka yang tewas,” tambahnya.

Yunani berduka atas nyawa yang hilang, dengan bendera di parlemen dikibarkan setengah tiang.

Berbicara kepada saluran TV lokal SKAI, Rafina-Pikermi Walikota Evangelos Bournos pada hari Selasa mengatakan mengkhawatirkan jumlah korban tewas bisa mencapai 100.

Juga, lebih dari 1.000 rumah hancur, sementara ratusan mobil hangus karena kebakaran di Mati.

Menurut Departemen Pemadam Kebakaran, 47 kebakaran terjadi di negara itu selama 24 jam terakhir; 15 kebakaran terjasi di sekitar Athena.

Wilayah pesisir di sisi barat Attica, Kineta – sekitar 54 kilometer (34 mil) barat Athena – dievakuasi ketika kebakaran terjadi Senin sore di hutan di Pegunungan Geraneia yang mengelilingi daerah itu.

Api di wilayah Kineta belum dapat dikendalikan.

Beberapa korban jatuh ketika orang terjebak di rumah atau kendaraan mereka, atau ketika mereka tenggelam di laut ketika mencoba melarikan diri dari api.

Lebih dari 700 orang yang selamat dari api dan mencapai pantai diangkut ke daerah aman oleh tim penjaga pantai dan perahu pribadi.

ISAC Minta Polri Abaikan Surat Edaran Penolakan UAS di Semarang

SOLO (Jurnalislam.com) – Sekjend Islamic Studi and Action Center (ISAC) Endro Sudarsono meminta kepolisian mengesampingkan surat penolakan Patriot Garda Nusantara (PGN) terhadap tabligh akbar Ustadz Abdul Shomad di Semarang pada 30 Juli mendatang. Ustadz melayu itu dijadwalkan mengisi tabligh akbar di Pedurungan Mijen Semarang pada tanggal 30-31 Juli 2018.

“Surat tersebut layak dikesampingkan karena cenderung provokatif dan memicu konflik yang berdampak dapat menganggu kenyamanan warga,” kata Endro kepada Jurnalislam.com, Rabu (25/7/2018).

Ia menjelaskan, dalam surat tersebut PGN terkesan memaksa pihak keamanan untuk tidak memberi ijin kegiatan Ustadz Shomad di Semarang. Padahal, kata dia, PGN selalu berkoar-koar soal toleransi dan kebhinekaan.

“Bahwa Surat tersebut terkesan memaksa dan mendekte kapolda agar kegiatan tersebut tidak berlangsung di Semarang. Surat tersebut jauh dari nilai keteladanan dan toleransi antar anak bangsa yang menjunjung tinggi Bhinneka tunggal ika,” paparnya.

Surat Penolakan PGN terhadap UAS di Semarang

Untuk itu, Endro meminta kepolisian untuk mengesampingkan imbauan PGN dan harus mengamankan kegiatan tabligh akbar tersebut.

Sebelumnya, pada tanggal 22 Juli 2018 beredar surat di media sosial tentang penolakan Ustadz Abdul Somad di Semarang. Tercantum permintaan kepada Polda Jawa Tengah yang dikeluarkan Patriot Garuda Nusantara (PGN).

Mereka menolak kehadiran Ustad Abdul Somad pada acara Tabligh Akbar di daerah Pedurungan, Mijen, dan seluruh kota besar di Semarang. Adapun acara Tabligh Akbar Akbar itu akan dilakukan pada 30-31 Juli 2018. Jika permintaan mereka tidak dituruti, PGN mengancam akan melakukan aksi perlawanan.

Terkait hal ini, Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) menegaskan bahwa surat edaran tersebut tidak mempunyai kekuatan hukum yang tetap. Sebab yang berhak melarang sesuai amanat undang-undang adalah Polri.

Itupun atas dasar pertimbangan keamanan demi kepentingan lebih besar. “Kalau yang lain tidak bisa, apalagi ormas (organisasi masyarakat),” tegas Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Mohammad Iqbal di kantornya, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (25/7/2018).

Reporter: Ridho asfari

Artileri Israel Targetkan 7 Pos Militer Afiliasi Hamas

GAZA (Jurnalislam.com) – Sedikitnya tiga warga Palestina menjadi martir sementara yang lainnya terluka parah pada Rabu (25/7/2018) malam dalam serangan artileri Israel di Jalur Gaza, menurut Kementerian Kesehatan Palestina, lansir Anadolu Agency.

Dalam sebuah pernyataan oleh kementerian, kemartiran ketiga orang Palestina itu terjadi ketika sekelompok pemuda Palestina menjadi sasaran di kota Gaza.

Menurut pernyataan militer zionis, pasukan itu menargetkan tujuh titik pemantauan militer yang berafiliasi dengan gerakan perlawanan Islam Palestina (Hamas).

Ribuan Pemukim Ilegal Zionis Yahudi Serbu Masjid Al Aqsha

Surat kabar Israel Yediot Ahronot dan Channel 10 melaporkan bahwa seorang tentara Israel terluka dalam baku tembak di pagar keamanan Gaza-Israel.

Tidak ada pernyataan resmi dari militer Israel yang dikeluarkan sejauh ini atas cedera tentara Israel yang dilaporkan sampai 1750 GMT.

Zionis Luncurkan Serangan Udara Terbesar setelah Puluhan Roket Hamas Hantam Israel

Bahas Suriah dan Iran Situasi Terkini, PM Zionis Temui Menlu Rusia

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Perdana Menteri zionis Benjamin Netanyahu bertemu Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov pada Senin (23/07/2018) malam untuk membahas perkembangan terbaru mengenai Suriah dan Iran, menurut harian Israel Haaretz, lansir World Bulletin Selasa (24/7/2018).

Kepala Staf Militer Rusia Valery Vasilyevich Gerasimov juga akan menghadiri diskusi.

Berbicara pada pertemuan kabinet pekanan, Netanyahu mengatakan pertemuan hari Senin tersebut diadakan atas permintaan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Netanyahu mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pembicaraan itu akan menangani “masalah regional – pertama dan terutama, situasi di Suriah”.

Israel Siaga Satu, Pertempuran Sengit Meletus Dekat Dataran Tinggi Golan

Pertemuan Senin malam itu terjadi satu hari setelah pesawat tempur Israel dilaporkan menyerang instalasi militer di provinsi Hama di pusat-barat Suriah.

Israel sering menuduh Teheran mengeksploitasi konflik yang sedang berlangsung di Suriah – di mana Iran mendukung rezim Syiah Assad yang berkuasa – untuk membangun kehadiran militer permanen di dekat perbatasan Israel.

Walaupun Rusia juga mendukung rezim Syiah Suriah, mereka tetap berkomunikasi erat dengan para pejabat militer zionis Yahudi untuk menghindari bentrokan yang mungkin terjadi.