Sabtu, 16 Rabi'ul Awwal 1448 / 29 Agustus 2026
Search for:
  • Beranda
  • Berita
    NasionalInternasionalFeature
  • Artikel
    AnalisaKolomOpini
  • Khazanah
    IslamasterIslamophobiaKomunitasMuallafPesantrenHikmah
  • Syariah
    AqidahEkonomiFiqhAkhlaqSiyasah
  • Jejak Islam
    Jejak Islam BangsaJejak Islam Dunia
  • Muslimah
  • Keluarga
  • Jurnalislam TV
  • InfoGrafik

Berita Terkini

Kesehatannya Menurun, Ustadz Abu Bakar Ba’ayir Dirawat di RSCM

21 Okt 2017 08:08:40
Kesehatannya Menurun, Ustadz Abu Bakar Ba’ayir Dirawat di RSCM

SOLO (Jurnalislam.com) – Abdul Rochim Ba’asyir, putra ulama sepuh Ustadz Abu Bakar Ba’asyir membenarkan kabar ayahnya dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta pada Jumat (20/10/2017).

“Ustadz Abu benar sedang di rawat di RSCM, tapi tidak bisa di jenguk siapapun karena dilarang oleh BNPT dan penjagaan ketat dari densus,” terangnya pria yang karib disapa Ustadz Iim itu kepada Jurnalislam.com, Sabtu (21/10/2017).

Ustaz iim menjelaskan, perawatan kesehatan di Lapas Gunung Sindur yang tidak memadai membuat masalah urat vena pada kaki ustadz Abu kambuh yang menyebabkan pembengkakan.

Baca juga : Minta Jadi Tahanan Rumah, Pengacara Ustadz Abu Bakar Ba’asyir Akan Surati Jokowi

“Sejak pemeriksaan pertama di RS Harapan Kita, sekitar 2 bulan yang lalu, itu memang, proses pengobatan penyakit beliau belum terlaksana dengan baik, saat itu dilakukan pemeriksaan General Check up untuk mengetahui bagian-bagian tertentu untuk di ketahui bagaimana fungsinya. Dan beberapa hal memang ditemukan,” paparnya.

“Salah satunya masalah urat Vena, waktu itu melakukan pengobatan, tapi karena memang, namanya dipenjara sehingga tidak bisa maksimal, hingga penyakit beliau belum tertangani dengan baik,” sambungnya.

Lebih lanjut, Ustaz Iim mengatakan, bulan lalu keluarga telah meminta izin untuk melakukan pemeriksaan rutin, namun BNPT baru memberikannya pada Jum’at (20/10/2017) kemarin.

“Intinya bahwa upaya untuk mendapatkan izin pemeriksaan ini sangat sulit didapatkan. Sekitar satu bulan prosesnya dan baru kemarin dari pihak BNPT surat itu keluar, dan diperiksaakan ke RS. Hari ini sedang diupayakan pemeriksaan dan diupayakan bisa melakukan pengobatan, sehingga lebih intensif dan lebih maksimal buat beliau,” ungkapnya.

Ustaz Iim meminta kepada umat Islam untuk mendoakan Ustaz Abu agar diberi kesembuhan dan dikuatkan dalam menjalani masa-masa tahanannya.

“Mohon doanya dari seluruh umat islam di Indonesia, mudah-mudahlan Allah Subhanahu Wata’ala memberikan kesehatan dan menjaga kesehatan beliau dan memberikan kekuatan untuk menjalani masa-masa berat yang saat ini beliau alami,” pungkasnya.

Kategori : Nasional

Tags : kesehatan abu bakar ba'asyir kondisi ustadz abu bakar baasyir ustadz Abu Bakar Ba'asyir

Ulama dan Tokoh Jabar Gelar Aksi Tolak Perppu Ormas

20 Okt 2017 20:11:06
Ulama dan Tokoh Jabar Gelar Aksi Tolak Perppu Ormas

BANDUNG (Jurnalislam.com) – Ratusan massa baik ulama, santri, ustaz hadir dalam aksi tolak Perppu Ormas yang digelar oleh Forum Ulama dan Tokoh (FUT) Jawa Barat me di depan Gedung Sate Jabar, Bandung, Jumat (20/10/2017).

“Khilafah itu ajaran umat islam, bukan ajaran salah satu ormas atau organisasi. Maka bisa di cek dalam kitab maktabah syamiilah terdapat banyak kata khilafah di dalamnya” orasi dari salah satu peserta perwakilan kabupaten Sumedang.

Koordinator Forum Ulama dan Tokoh Jabar, H Ali Bayanullah menyampaikan bahwa masyarakat Jabar menolak diterapkannya Perppu Ormas yang dinilai berpotensi represif dan bertentangan dengan UUD 1945.

“Ini merupakan penolakan atau protes kami terhadap pemerintah diktator yang membuat Perppu Ormas,” katanya.

“Dengan adanya aksi ini kami FUT bermaksud mengingatkan akan bahayanya bagi umat Islam apabila perppu ini nantinya di sahkan,” pungkasnya.

 

Kategori : Nasional

Tags : jabar ormas perppu ormas

Muslimah Bima Peduli Tebar 1000 Jilbab

20 Okt 2017 13:15:29
Muslimah Bima Peduli Tebar 1000 Jilbab

BIMA (Jurnalislam.com) – Muslimah Bima Peduli (MBP) menggelar aksi tebar seribu jilbab di Jalan Sultan Salahuddin, Kelurahan Dara, Rasana’e barat – Kota Bima, Kamis (19/10/2017).

Aksi tersebut didasari oleh keprihatinan MBP terhadap perempuan muslimah yang meninggalkan kewajiban mengenakan jilbab. Padahal, setiap muslimah yang sudah aqil baligh telah diwajibkan untuk menutup auratnya.

“Karena kami melihat masih banyak pada hari ini kaum muslimah yang enggan untuk menutup auratnya dengan berbagai alasan,” kata koordinator MBP, Parmila kepada Jurnalislam.com.

Baca juga: Tekan Riba, Muslimah Bima Peduli Berikan Pinjaman Modal Tanpa Bunga untuk Pedagang Kecil

Kendati demikian, aksi tersebut tidak hanya dikhususkan kepada kaum muslimah. MBP juga menyeru kaum laki-laki untuk mengingatkan istri-istri mereka yang belum mengenakan jilbab.

Dalam aksinya, MBP membagikan 1000 jilbab kepada muslimah kota Bima. Jilbab tersebut dihasilkan dari infaq para donator dan bazar-bazar yang diselenggarakan MBP.

“Untuk tahun ini kami sudah melakukan pembagian jilbab selama enam tahap dengan jumlah seribu jilbab. Dimana tahap pertama sampai tahap ke empat kami membagi masing-masing 200 jilbab, dan tahap ke lima dan ke enam masing-masing 100 jilbab,” terang Parmila.

Ia berharap, dengan aksi tersebut dapat meningkatkan kesadaran kaum muslimah untuk selalu menutup auratnya.

“Ke depan kami berharap semoga semakin banyak kaum muslimah yang memiliki kesadaran agar selalu menutup auratnya, dan semakin banyak pula donatur yang mau dan rela menyumbangkan hartanya untuk kemaslahatan ummat,” pungkasnya.

Kategori : Komunitas Muslimah

Tags : muslimah bima peduli tebar jilbab

Imarah Islam Afghanistan Kuasai Pangkalan Militer Afghanistan di Kandahar

20 Okt 2017 09:01:02
Imarah Islam Afghanistan Kuasai Pangkalan Militer Afghanistan di Kandahar

KANDAHAR (Junalisla.com) – Imarah Islam Afghanistan (Taliban) menguasai sebuah pangkalan militer Afghanistan di Kandahar kemarin malam, Rabu (18/10/2017) dan membunuh, melukai atau menangkap semua pasukan boneka kecuali dua tentara yang ditempatkan di sana. Serangan tersebut merupakan yang terbaru di provinsi selatan, di mana Taliban telah meningkatkan serangannya terhadap pos-pos militer Afghanistan.

Taliban membuka serangan malam hari di pangkalan tersebut, yang terletak di distrik Maiwand, dengan meledakkan HUMVEE yang dilengkapi dengan bahan peledak, pejabat Afghanistan mengatakan kepada TOLONews. Sebuah tim penyerang Taliban kemudian memasuki pos terdepan dan melawan pasukan Afghanistan yang masih ada.

Pasukan Afghanistan yang berbasis di sana menderita korban hampir 100 persen dalam serangan tersebut. Dari 60 tentara di markas tersebut, 43 orang terbunuh, sembilan terluka, dan enam lainnya “tidak diketahui,” menurut TOLONews, lansir Long War Journal.

Taliban mengaku melakukan serangan tersebut dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan di situs resminya, Voice of Jihad, dan melaporkan bahwa “batalion tersebut benar-benar diserbu setelah membunuh 60 boneka [tentara Afghanistan dukungan AS] dan menghancurkan 5 APC [kendaraan lapis baja].” Taliban juga mengatakan pihaknya merebut senjata dan kendaraan pengangkut personel lapis baja setelah serangan tersebut.

Tidak Mampu Hadapi Taliban, AS Desak NATO Kirim Lebih Banyak Lagi Pasukannya

Taliban baru-baru ini menguasai pangkalan militer di distrik-distrik terdekat di Kandahar. Pada bulan Juli, Taliban menyerbu sebuah perkemahan di Khakrez dan mengambil rampasan perang sebelum mengundurkan diri. Lima puluh tujuh dari 82 tentara yang ditempatkan di pangkalan tersebut terbunuh, terluka atau tertangkap dalam pertempuran tersebut. Pada bulan Mei, pejuang Taliban membunuh puluhan tentara Afghanistan boneka AS dalam dua serangan terpisah di basis di Shah Wali Kot.

Taliban telah meningkatkan serangannya terhadap pasukan Afghanistan bentukan AS dan berusaha merebut kembali tanah di provinsi Kandahar yang telah hilang bertahun-tahun lalu. Pada tanggal 26 Maret, Taliban mengaku berhasil mengendalikan lima dari 18 distrik Kandahar (Ghorak, Miyanashin, Registan, Shorabak, dan Maruf) dan memperjuangkan empat distrik lainnya (Arghastan, Khakrez, Maiwand, dan Shahwalikot). FDD’s Long War Journal menilai pengakuan Taliban bisa dipercaya. Dari sembilan distrik yang tersisa, Taliban mengatakan bahwa pihaknya “tidak mengendalikan wilayah tertentu” tapi “hanya melakukan serangan gerilya.”

Kandahar adalah provinsi strategis bagi Taliban dan dianggap sebagai tempat kelahirannya.

Taliban, yang tetap terkait erat dengan al Qaeda, telah mengambil banyak kemenangan di provinsi Kandahar. Hingga Oktober 2015, Al Qaeda menjalankan dua kamp pelatihan besar di distrik Shorabak.

Kategori : Internasional

Tags : Imarah Islam Afghanistan taliban

Salman ITB Gelar Bedah Buku ‘Para Perancang Jihad’, Ungkap Fenomena Ekstremisme di Kampus

20 Okt 2017 08:51:27
Salman ITB Gelar Bedah Buku ‘Para Perancang Jihad’, Ungkap Fenomena Ekstremisme di Kampus

BANDUNG (Jurnalislam.com) –Yayasan Pembina Masjid (YPM) Salman ITB bekerja sama dengan Yayasan Lembaga Kajian Islam & Sosial (LkiS) dan Studia Humanika menggelar bedah buku “Para Perancang Jihad’ karya Diego Gambetta dan Steffen Hertog di Masjid Salman ITB, Kamis (19/10/2017).

Acara yang dihadiri pelbagai kalangan mulai dari dosen hingga mahasiswa ini menghadirkan pembicara akademisi cum pengurus Studia Humanika Alfatri Adlin dan perwakilah YPM Salman ITB Ahmad Nashir Budiman.

Menurut Alfatri, buku ini membahas tentang fenomena munculnya ekstremisme di kampus-kampus umum yang pada umumnya mahasiswanya bukan dari kalangan santri, sehingga ide-ide keislaman lebih bisa diterima di kampus tersebut. ia mencontohkan di tempat dulu ia kuliah, ITB bahwa ide-ide islam lebih diminati mahasiswa dari bidang teknik dan MIPA.

“Sebagai alumni FSRD ITB, saya melihat dan mengalami sendiri bahwa islamisme tidak banyak diminati di kalangan mahasiswa Seni dan Desain, jumlahnya pun sedikit serta bisa dikategorikan langka dan terancam punah,” kata pria yang karib disapa kang Al ini.

Alfatri Adlin

Dia pun menambahkan mengapa ada anggapan kalangan terdidik banyak terlibat ekstremisme dan kekerasan. Menurut Al, rupanya tidak hanya kalangan yang terdidik saja yang terlibat, tetapi juga kalangan elite dan memiliki banyak uang pun tidak menutup kemungkinan terlibat dalam ektremisme dan kekeresan.

“Jihad itu bukan Bunuh diri. Jadi jangan salah menafsirkan “bunuhlah dirimu dan keluarlah dari kampungmu” dengan melakukan bom bunuh diri. Yang tidak ada tuntunannya.” tambahnya.

Sementara itu, Ahmad Nashir Budiman sebagai pembicara kedua mengungkapkan mengapa ada kemungkinan merebaknya ekstremisme di kampus.

“Yaitu ketika ilmu yang tidak sesuai dengan levelnya. Sebagai contoh anak kelas 1 yang harusnya belajar baca dan tulis sudah cukup, ini malah diberikan LSK (lembar kerjaa siswa) pelajaran agama yang berisi soal-soal yang tidak bisa anak-anak kerjakan contohnya sebutkan tafsir surat dan ayat tertentu dalam Al Qur’an. Yang jadinya di kerjakan orang tuanya, maka dengan itulah bisa dikatakan tidak terjadinya pendidikan.” pungkasnya.

Buku Para Perancang Jihad merupakan hasil riset elama 6 tahun (2004- 2010), dua sosiolog dan ahli politik yang mencoba memahami motivasi para pelaku teror dengan mengumpulkan profil 497 anggota kelompok Islam ekstrem yang aktif sejak era 1970-an.

Diego dan Steffen memilih datanya dengan hati-hati. Mereka hanya memasukkan pelaku terorisme yang tewas atau telah diputus bersalah oleh pengadilan. Hasil penelitian inilah yang mereka tuangkan dalam buku Engineers of Jihad: The Curious Connection between Violent Extremism and Education. Buku ini kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Yayasan LKiS dengan judul di atas.

Kategori : Nasional

Tags : ekstremisme itb jihad masjid salman radikalisme salman itb

Spanyol Selangkah Lagi Tangguhkan Otonomi Catalan

20 Okt 2017 08:46:59
Spanyol Selangkah Lagi Tangguhkan Otonomi Catalan

MADRID (Jurnalislam.com) – Tidak puas dengan tanggapan dari pemerintah Catalan tentang apakah mereka memutuskan kemerdekaan atau tidak, pemerintah Spanyol mengumumkan pada hari Kamis (19/10/2017) bahwa pihaknya akan terus mengambil langkah untuk menangguhkan otonomi Catalonia.

Pemerintah akan mengadakan pertemuan luar biasa Dewan Menteri pada hari Sabtu untuk menyampaikan tindakan yang tercantum dalam pasal 155 konstitusi Spanyol, yang akan membawa Madrid lebih dekat untuk menguasai pemerintah dan institusi Catalan.

Tanggapan dari Madrid muncul setelah pemimpin Catalan Carles Puigdemont mengajukan sebuah surat kepada Madrid pada hari Kamis, dengan mengatakan: “Jika pemerintah Spanyol terus menghalangi dialog dan terus melakukan represi, parlemen Catalan, dapat melanjutkan … untuk memberikan suara bagi sebuah deklarasi kemerdekaan formal yang tidak mereka pilih pada pemungutan suara pada 10 Oktober.”

Meskipun Puigdemont mengatakan bahwa pemerintah Catalan tidak memberikan suara untuk kemerdekaan dan bahwa masalah tersebut ditangguhkan, tidak adanya tanggapan “yang jelas dan tepat” mengenai independensi atau tidak, telah memaksa Spanyol melanjutkan rencananya untuk menangguhkan otonomi daerah tersebut, juru bicara pemerintah Inigo Mendez de Vigo mengatakan dalam sebuah konferensi pers pada hari Kamis.

“Pemerintah akan menggunakan semua langkah yang ada untuk mengembalikan legalitas dan menghentikan kemerosotan ekonomi,” tambahnya.

Jika proses berlanjut, ini akan menjadi yang pertama kalinya dalam sejarah demokrasi Spanyol pasal 155 digunakan negara untuk menguasai wilayah Spanyol.

Undang-undang tersebut tidak jelas dan bagaimana penerapannya dapat bervariasi secara luas. UU ini juga harus diloloskan di senat Spanyol tapi sebagian besar partai telah mengumumkan dukungan mereka bagi langkah pemerintah untuk menunda peraturan di dalam negeri.

Penangguhan tersebut bisa mulai berlaku dalam waktu sepekan.

Namun, pemerintah Catalan mengatakan bahwa pasal 155 hanya akan mengobarkan konflik. “Ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak sadar akan masalah dan tidak mau berbicara,” tulis Puigdemont dalam suratnya, mengancam untuk mengadakan pemungutan suara mengenai kemerdekaan.

Spanyol memiliki 17 “komunitas otonom”, yang diabadikan dalam konstitusi 1978. Tingkat pemerintahan sendiri di masing-masing komunitas berbeda-beda, namun wilayah lain yang bergolak – seperti Negara Basque di utara – selama beberapa dekade telah berjuang untuk otonomi yang lebih luas atau merdeka secara langsung.

Kategori : Internasional

Tags : Catalan spanyol

Republik Syiah Iran Tingkatkan Program Rudal Balistik

20 Okt 2017 08:41:49
Republik Syiah Iran Tingkatkan Program Rudal Balistik

TEHERAN (Jurnalislam.com) – Pengawal Revolusi elit Syiah Iran mengatakan pada hari Kamis (19/10/2017) bahwa program rudal balistik negara akan meningkat meski ada tekanan dari Amerika Serikat dan Uni Eropa untuk menangguhkannya, kantor berita semi-resmi Tasnim melaporkan, lansir Al Arabiya.

Dalam sebuah pergantian kebijakan utama AS, Presiden Donald Trump pada hari Jumat lalu menolak untuk mengesahkan kepatuhan Teheran terhadap kesepakatan nuklir 2015, menandakan dia akan mengambil pendekatan yang lebih agresif terhadap Iran atas program rudal balistiknya.

Hadapi Arab, Iran Kirim Rudal Anti Tank dan Drone Kamikaze ke Milisi Houthi

“Program rudal balistik Iran akan berkembang dan akan terus berlanjut dengan kecepatan yang lebih tinggi sebagai reaksi terhadap pendekatan bermusuhan Trump terhadap organisasi revolusioner ini (Garda),” kata Garda dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan oleh Tasnim.

Pemerintahan Trump telah memberlakukan sanksi unilateral baru yang menargetkan aktivitas rudal Iran. Trump telah meminta Teheran untuk tidak mengembangkan rudal yang mampu mengirimkan bom nuklir. Iran mengatakan tidak memiliki rencana semacam itu.

Teheran telah berulang kali berjanji untuk melanjutkan kemampuan rudal defensif untuk melawan kritik Barat.

Kategori : Internasional

Tags : iran Rudal Balistik

150 Muslim Afrika Tengah Tewas dalam Sebuah Pembantaian di Pombolo

20 Okt 2017 08:27:54
150 Muslim Afrika Tengah Tewas dalam Sebuah Pembantaian di Pombolo

AFRIKA TENGAH (Jurnalislam.com) – Sebuah misi PBB pada hari Rabu mengecam laporan kekerasan di Republik Afrika Tengah selatan yang telah merenggut beberapa nyawa.

Misi Stabilisasi Terpadu Multidimensional di Republik Afrika Tengah (The Multidimensional Integrated Stabilization Mission in the Central African Republic-MINUSCA) mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka menerima laporan kekerasan di Pombolo, sebuah desa di provinsi Lower Kotto.

“Indikasi awal menunjukkan bahwa kekerasan yang meluas akan menelan korban jiwa banyak warga sipil yang tidak bersalah,” pernyataan tersebut menambahkan tanpa memberikan rincian lebih lanjut mengenai jumlah korban.

Amnesty Desak Pengadilan Khusus untuk Kejahatan Perang terhadap Muslim Afrika Tengah

Misi tersebut mengatakan “pihaknya akan melakukan semua upaya untuk mengakhiri kekerasan dan memfasilitasi akses terhadap perawatan bagi orang-orang yang terluka,” menambahkan bahwa pihaknya akan mengirim helikopter untuk pengintaian udara dan mengirim pasukan darat.

Souleymane Daouda, juru bicara Union for Peace di Republik Afrika Tengah, yang sebelumnya dikenal sebagai Seleka, mengatakan kepada Anadolu Agency, Kamis (19/10/2017) bahwa sedikitnya 150 orang Muslim terbunuh dan hampir 100 lainnya terluka di Pombolo.

Dia menambahkan dalam sebuah wawancara telepon bahwa korban masih dihitung.

Keadaan persis pembantaian ini tidak jelas, namun menurut laporan awal, penyerang tersebut diyakini termasuk dalam kelompok anti-Balaka Kristen, yang juga membunuh lebih dari 20 orang dalam serangan masjid pekan lalu.

Kekerasan meletus di negara bagian Afrika tengah pada tahun 2013, ketika Muslim Seleka melawan kemudian menggulingkan Presiden Francois Bozize, seorang pemimpin Kristen, yang berkuasa pada kudeta tahun 2003.

PBB: Muslim Afrika Tengah Terancam Genosida

Pertarungan sengit berlanjut antara Muslim Seleka dan pemberontak anti-Balaka Kristen, yang memaksa hampir setengah dari penduduk negara tersebut bergantung pada bantuan kemanusiaan, menurut PBB.

Milisi anti-Balaka merekrut pasukan dari bagian selatan dan barat negara tersebut.

Anti-Balaka muncul pada tahun 2013 sebagai kelompok pertahanan diri untuk melawan milisi Seleka yang menggulingkan Bozize, dan didominasi oleh pendukungnya.

Seleka adalah sebuah aliansi dari beberapa kelompok bersenjata dari bagian timur laut yang mayoritas Muslim di negara itu

Kategori : Internasional

Tags : Afrika Tengah Anti Balaka pejuang seleka Muslim

Keamanan Irak: Kantor Turkmenistan di Kirkuk Ludes Dibakar

20 Okt 2017 07:58:08
Keamanan Irak: Kantor Turkmenistan di Kirkuk Ludes Dibakar

BAGHDAD (Jurnalislam.com) – Kantor Turkmenistan Turkmen Front (ITF) di Kirkuk dibakar oleh penyerang yang tidak dikenal Kamis pagi (19/10/2017), menurut sumber keamanan Irak.

“Orang-orang tak dikenal membakar kantor ITF di Altun Kubri Kirkuk pada hari Kamis pagi,” Kapten Polisi Kirkuk Hamed al-Obeidi mengatakan kepada Anadolu Agency.

“Seluruh bangunan itu terbakar habis,” katanya.

Petugas pemadam kebakaran akhirnya berhasil memadamkan api dan mencegahnya menyebar ke bangunan-bangunan di dekatnya, al-Obeidi menambahkan.

Erdogan Peringatkan Jatuhkan Sanksi pada Rencana Referendum Kurdi Irak

Pada hari Senin, pasukan militer Irak merebut kendali atas provinsi Kirkuk, di mana kota Kirkuk adalah ibukota regional, menyusul mundurnya pasukan Peshmerga Kurdi yang setia kepada Pemerintah Daerah Kurdi (Kurdish Regional Government-KRG) di Irak utara.

Operasi tersebut – yang juga menyebarkan tentara Irak di wilayah-wilayah lain yang disengketakan di negara tersebut – terjadi setelah referendum tidak sah 25 September di distrik regional Kurdi.

Pasukan Peshmerga memanfaatkan Kirkuk yang kaya minyak, yang berada di luar wilayah otonomi semi-otonomi Irak, setelah kelompok Islamic State (IS) menguasai wilayah yang luas di wilayah utara dan barat negara itu pada pertengahan 2014.

Kategori : Internasional

Tags : irak kurdi turki

Tanggapi Ancaman AS dan Israel, Hamas: Kami Tidak akan Tinggalkan Perlawanan Bersenjata

20 Okt 2017 07:05:28
Tanggapi Ancaman AS dan Israel, Hamas: Kami Tidak akan Tinggalkan Perlawanan Bersenjata

GAZA (Jurnalislam.com) – AS dan Israel sama-sama mengancam prospek rekonsiliasi antara faksi Palestina Hamas dan Fatah, kepala Hamas Gaza Yahya al-Sinwar mengatakan pada hari Kamis (19/10/2017).

Menghadapi pemuda Palestina di Kota Gaza, al-Sinwar mengatakan bahwa dia memperkirakan situasi politik Gaza “menjadi semakin sulit” mengingat pernyataan baru-baru ini yang berasal dari pejabat Israel dan dari utusan khusus AS untuk Timur Tengah Jason Greenblatt.

“Jika rekonsiliasi [antar-Palestina] digagalkan, ini akan mengancam proyek nasional Palestina,” katanya, lansir Anadolu Agency.

Sebelumnya Kamis, Greenblatt meminta Hamas untuk meninggalkan kebijakan perlawanan bersenjata terhadap Israel – dan secara resmi mengakui negara Yahudi yang memproklamirkan dirinya sendiri – dalam konteks pemerintah persatuan yang dicari oleh pemerintah Palestina.

“Pemerintah Palestina harus secara tegas dan eksplisit melakukan non-kekerasan, mengakui Negara Israel, menerima kesepakatan dan kewajiban sebelumnya antara para pihak – termasuk melucuti senjata Hamas – dan berkomitmen untuk melakukan perundingan damai,” Greenblatt mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Hamas Ajak Fatah Bangun Kekuatan Baru Lawan Penjajahan Isreal

“Jika Hamas memainkan peran apa pun dalam pemerintahan Palestina, ia harus menerima persyaratan dasar ini,” tambahnya.

Yahya al-Sinwar
Yahya al-Sinwar

Menanggapi pernyataan Greenblatt, al-Sinwar mengatakan: “Tidak ada yang bisa memaksa kita [untuk menghargai Israel]. Ini adalah masalah yang berada di luar tahap diskusi.”

Dia terus menekankan keinginan Hamas untuk “mengakhiri era perpecahan Palestina dan tidak berusaha mencapai rekonsiliasi” dengan Fatah.

Al-Sinwar juga mengatakan bahwa Hamas berkomitmen untuk menerapkan semua persyaratan kesepakatan rekonsiliasi yang ditandatangani pekan lalu di Kairo.

Pada 12 Oktober, Hamas dan Fatah menandatangani sebuah kesepakatan rekonsiliasi penting di ibukota Mesir tersebut dengan harapan bisa mengakhiri persaingan lama dan panjang selama puluhan tahun yang telah memolarisasi politik lembaga Palestina.

Al-Sinwar juga mengatakan bahwa Hamas akan menjamu Presiden Palestina Mahmoud Abbas (yang juga memimpin Fatah dan Otoritas Palestina pimpinan Fatah) jika mereka mengunjungi Gaza.

Hamas Peringatkan Rencana ‘Busuk’ Perdamaian Israel

Pada hari Selasa, pemerintah zionis mengatakan bahwa pihaknya tidak akan melanjutkan perundingan perdamaian dengan PA (Palestinian Authority) – yang ditangguhkan sejak tahun 2014 – sampai beberapa tuntutan telah dipenuhi.

Persyaratan ini termasuk pelucutan senjata Hamas dan kembalinya Jalur Gaza ke kontrol PA setelah 10 tahun diperintah Hamas.

Mengenai sandera Israel yang diduga ditahan oleh Hamas, al-Sinwar mengatakan bahwa kelompok tersebut siap melakukan pertukaran tahanan.

Pada awal April, Brigade Izzudine al-Qassam, sayap bersenjata Hamas, mengumumkan telah menahan empat tentara Israel. Hamas tidak mengatakan apakah mereka meninggal atau masih hidup.

Tepian Tepi Barat yang dikelola oleh PA dan Jalur Gaza yang dikelola Hamas tetap terbagi secara politis sejak 2007, ketika Hamas merebut kendali jalur tersebut dari PA yang dipimpin Fatah.

Kategori : Internasional

Tags : Gaza hamas palestina

Navigasi pos

Pos-pos lama
Pos-pos baru
Dukung Kami

Opini

Gen Z dan Otak yang Tidak Pernah Benar-Benar Istirahat

Gen Z dan Otak yang Tidak Pernah Benar-Benar Istirahat

28 Agu 2026 10:14:23
GenZ dan Tantangan Hidupnya, Kokoh Dengan Islam

GenZ dan Tantangan Hidupnya, Kokoh Dengan Islam

28 Agu 2026 09:47:30
81 Tahun Merdeka: Sudahkah Rakyat Benar-Benar Merasakan Kemerdekaan?

81 Tahun Merdeka: Sudahkah Rakyat Benar-Benar Merasakan Kemerdekaan?

18 Agu 2026 16:31:58
Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

16 Agu 2026 23:26:08

Internasional

Iran Buka Peluang Kembali ke Jalur Diplomasi dengan AS

Iran Buka Peluang Kembali ke Jalur Diplomasi dengan AS

29 Agu 2026 10:14:55
Kekejian Zionis Berlanjut: 1.700 Jenazah Syuhada Palestina Ditahan Israel, Mayoritas dari Gaza

Kekejian Zionis Berlanjut: 1.700 Jenazah Syuhada Palestina Ditahan Israel, Mayoritas dari Gaza

28 Agu 2026 19:44:22
Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

5 Feb 2026 12:38:35
Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

5 Feb 2026 12:37:07

jurnalislam.com

  • Iklan
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Dukung Kami

INFOGRAFIK

 
 
 
 

Alamat Redaksi

Boulevard Raya No 16 Blok A 1 No 16 Taman Cilegon Indah (TCI), Cilegon, Banten
+62 813-1029-0583

Info Iklan :
+62 821-2000-0527
marketing@jurnalislam.com

Kirim tulisan :
redaksi.jurnalislam@gmail.com
newsroom@jurnalislam.com

COPYRIGHT © 2026 JURNALISLAM.COM, ALL RIGHT RESERVED