Jum'at, 11 Ramadhan 1447 / 27 Februari 2026
Search for:
  • Beranda
  • Berita
    NasionalInternasionalFeature
  • Artikel
    AnalisaKolomOpini
  • Khazanah
    IslamasterIslamophobiaKomunitasMuallafPesantrenHikmah
  • Syariah
    AqidahEkonomiFiqhAkhlaqSiyasah
  • Jejak Islam
    Jejak Islam BangsaJejak Islam Dunia
  • Muslimah
  • Keluarga
  • Jurnalislam TV
  • InfoGrafik

Penulis: Deddy Purwanto

Mujahidin Kashmir Serang Kamp Militer India, 4 Tentara Tewas

01 Jan 2018 08:28:00
Mujahidin Kashmir Serang Kamp Militer India, 4 Tentara Tewas

SRINAGAR (Jurnalislam.com) – Empat tentara India dan tiga pejuang tewas dalam bentrokan saat sekelompok pejuang Kashmir menyerang sebuah kamp paramiliter di wilayah selatan Kashmir yang dikendalikan India, kata beberapa pejabat.

Satu personel paramiliter lainnya meninggal setelah menderita serangan jantung saat pertempuran tersebut pada hari Ahad (31/12/2017), jadi jumlah total sementara pasukan India yang tewas 5 orang.

Rajesh Yadav, jurubicara Polisi Cadangan Pusat (Central Reserve Police Force-CRPF), mengatakan kepada Al Jazeera bahwa para pejuang menembaki sekelompok tentara India di desa Lethpora pada hari Ahad pagi sekitar pukul 02:00 sebelum memasuki gedung tersebut.

Mujahidin Kashmir Serbu Basis Militer India, Sedikitnya 8 Pasukan Tewas

“Ini adalah serangan [pemberontak]. Milisinya berjumlah empat orang, dua terbunuh di sepanjang pagar dan dua berhasil masuk kampus,” katanya. “Pencarian oarng keempat sedang berlangsung.”

Kamp seluas 160 hektar di distrik Pulwama yang bergejolak berfungsi sebagai pusat pelatihan dan basis CRPF, kata Yadav.

Shabaz Ahmad, seorang warga Lethpora berusia 28 tahun, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa dia terbangun oleh deru tembakan.

“Kami tidak mengerti apa yang terjadi hingga pagi, ketika kami mendengar bahwa tembak-tembakan sedang berlangsung di kamp yang berjarak agak jauh dari daerah kami,” katanya. “Ledakan dan letusan yang mengguncang bumi bergema sampai sore hari. Suara penembakan masih berlanjut, kamp berjarak sekitar dua kilometer dari kawasan pemukiman.”

Shesh Paul Vaid, direktur jenderal polisi Kashmir, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa pemberontak bersenjata menyerbu kompleks tersebut dengan memanjat dinding yang sedang dibangun.

“Senjata telah direbut kembali dari para pejuang. Info awal menunjukkan bahwa mereka semua bukan orang sini,” katanya, menambahkan mereka kemungkinana anggota Jaish-e-Mohammad yang berbasis di Pakistan.

Ratusan polisi, tentara dan tentara paramiliter bergegas ke kamp pelatihan yang luas tersebut.

Setahun Gugurnya Burhan Wani, India Kirimkan Ribuan Pasukan Tambahan ke Kashmir

Layanan internet juga ditangguhkan di distrik Pulwama, yang telah mengalami beberapa serangan berat sejak pembunuhan Burhan Wani, seorang komandan pejuang muda Khasmir, pada Juli tahun lalu.

Kematian Wani memicu kerusuhan sipil di Kashmir yang menyebabkan lebih dari 100 warga sipil terbunuh di wilayah tersebut oleh militer India.

Kategori : Internasional

Tags : india Mujahidin Kashmir Muslim Kashmir pakistan

Korban Tewas Akibat Serangan Bom di Pusat Budaya Syiah Kini Mencapai 50 Orang

31 Des 2017 09:26:24
Korban Tewas Akibat Serangan Bom di Pusat Budaya Syiah Kini Mencapai 50 Orang

KABUL (Jurnalislam.com) – Korban tewas akibat serangan bom martir pada hari Kamis (28/12/2017) di ibukota Afghanistan, Kabul, kini telah mencapai 50 orang, kata seorang pejabat Kementerian Dalam Negeri pada hari Sabtu (30/12/2017), lansir Andolu Agency.

Serangan yang diklaim oleh kelompok Islamic State (IS) Daesh di sebuah pusat kebudayaan juga telah menyebabkan lebih dari 80 orang terluka.

Sebagian besar korban adalah warga sipil, anak laki-laki dan perempuan muda yang berkumpul untuk sebuah pertemuan sosial di Pusat Kebudayaan Tebyan.

Serangan Martir Taliban di Kabul Bunuh 6 Pasukan AS

Dua hari setelah serangan tersebut, Rumah Sakit Umum Isteqlal – di mana sebagian besar korban sedang di bawah perawatan tetap menjadi tempat yang paling tragis dengan begitu banyaknya korban, pria, wanita dan anak-anak yang cemas mencari keluarga dan orang yang mereka cintai.

Mohibullah Zeer, pejabat Kementerian Kesehatan Masyarakat (Kemenhub), mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa banyak orang yang mencari anggota keluarga.

Sementara itu, anggota parlemen di majelis parlemen pada hari Sabtu mengecam pemerintah karena gagal untuk mengatasi ancaman serangan tersebut.

IS Serang Stasiun TV di Kabul

Sidiqa Mubarez, seorang anggota parlemen, mengatakan pada kesempatan tersebut bahwa pemerintah tidak memiliki alasan untuk menghindar. “Semua menteri (Menteri Dalam Negeri dan Menteri Pertahanan) telah diberi kepercayaan, dan sekarang alasan apapun dari mereka sudah tidak lagi dipercaya”.

Ghulam Hussain Nasiri, anggota parlemen lainnya, memperingatkan konsekuensi berat jika serangan semacam itu terus berlanjut. “Jika orang terpaksa mengambil tindakan untuk keamanan mereka sendiri, itu karena tidak ada perlindungan dari pemerintah”

Menurut penyiar Tolo News, pusat kebudayaan – Tebyan – memiliki hubungan dengan Iran.

Badan Suara Afghanistan yang didirikan di Masyhad, Iran, dua dekade yang lalu, telah mengoperasikan kantornya di Kabul sejak jatuhnya Taliban oleh serangan militer Multinasional pimpinan AS pada akhir 2001.

Kategori : Internasional

Tags : afghanistan kabul serangan bom

Demonstrasi di Iran Semakin Meningkat 3 Orang Tewas Ditembak Garda Revolusi

31 Des 2017 09:05:01
Demonstrasi di Iran Semakin Meningkat 3 Orang Tewas Ditembak Garda Revolusi

IRAN (Jurnalislam.com) – Polisi anti huru hara Iran membubarkan pemrotes yang meneriakkan slogan anti-pemerintah di kota barat Kermanshah sejak 2 hari lalu, saat demonstrasi menentang korupsi dan kenaikan harga menyebar ke ibukota Teheran, Aljazeera melaporkan Sabtu (30/12/2017).

Sedangkan di provinsi Loerstan pasukan Garda Revolusi Iran menembak mati 3 orang demonstrasn pada Sabtu malam di Doroud, Iran tengah, lansir Al arabiya.

Pecahnya kerusuhan regional mencerminkan ketidakpuasan yang meningkat terhadap pemerintah, serta kekhawatiran akan keterlibatan Iran dalam konflik regional seperti Suriah dan Irak yang menelan biaya tinggi.

Sekitar ribuan demonstran berkumpul setelah protes yang disebut Fars sebagai “seruan anti-revolusi” dan meneriakkan “tahanan politik harus dibebaskan” dan “kebebasan atau kematian,” sambil menghancurkan beberapa properti publik. Fars tidak menyebut nama kelompok pemrotes.

Seorang pejabat mengatakan beberapa pemrotes ditangkap di Teheran, dan video yang disebar di media sosial menunjukkan demonstrasi di sejumlah kota terdepan di negara tersebut, yang jika diverifikasi akan menjadi gelombang protes terbesar di Iran sejak 2009.

Mohsen Nasj Hamadani, wakil kepala keamanan di provinsi Teheran, mengatakan sekitar 50 orang telah melakukan demonstrasi di lapangan Teheran dan sebagian besar meninggalkan lokasi setelah diminta oleh polisi, namun beberapa yang menolak “ditahan sementara,” kantor berita ILNA melaporkan.

Di pusat kota Isfahan, penduduk mengatakan bahwa pemrotes bergabung dalam sebuah demonstrasi yang diselenggarakan oleh pekerja pabrik yang menuntut upah lebih.

“Slogan-slogan demo berubah dengan cepat dari masalah ekonomi menjadi pernyataan melawan (Presiden Hassan) Rouhani dan Pemimpin Tertinggi Syiah (Ayatollah Ali Khamenei),” kata penduduk melalui telepon.

Rekaman yang diposkan di media sosial menunjukkan kehadiran polisi yang berat di Teheran dan beberapa kota lainnya.

Garda Revolusi Syiah Iran Ancam Eropa dengan Rudal Jarak Jauh

Protes di Kermanshah, kota utama di mana sebuah gempa menewaskan lebih dari 600 orang pada bulan November, terjadi sehari setelah ratusan orang berkumpul di kota terbesar kedua di Iran, Masyhad, untuk memprotes harga tinggi dan meneriakkan slogan-slogan anti-pemerintah.

Video yang diposkan di media sosial menunjukkan para demonstran berteriak: “Orang-orang mengemis, tokoh agama bertindak seperti Tuhan.”

Polisi menangkap 52 orang dalam demonstrasi hari Kamis, Fars mengutip seorang pejabat peradilan mengatakan di Masyhad, salah satu tempat tersuci bagi sekte Syiah.

Dalam rekaman media sosial, polisi anti huru hara menggunakan serangan meriam air (water cannons) dan gas air mata untuk membubarkan orang banyak.

Protes politik murni jarang terjadi di Iran, di mana dinas keamanan ada dimana-mana. Kerusuhan nasional terakhir yang signifikan terjadi pada tahun 2009 ketika pemilihan kembali Mahmoud Ahmadinejad sebagai presiden memicu demonstrasi jalanan selama delapan bulan. Saingan pro-reformasi mengatakan pemungutan suara saat itu dicurangi.

Tapi demonstrasi sering diselenggarakan oleh pekerja karena PHK atau gaji yang tidak dibayar dan sekelompok orang yang menabung di lembaga keuangan yang tidak diatur dan bangkrut.

Tokoh konservatif terkemuka Ayatollah Ahmad Alamolhoda sebelumnya menyerukan tindakan keras melawan demonstrasi.

“Jika aparat keamanan dan penegak hukum membiarkan para perusuh itu, musuh akan menyebarkan video dan gambar di media mereka dan mengatakan bahwa sistem republik Iran telah kehilangan basis revolusionernya di Masyhad,” kantor berita negara IRNA mengutip Alamolhoda.

Kategori : Internasional

Tags : demonstrasi iran

Pertempuran di Idlib kembali Meletus, Shalat Jumat Dibatalkan

30 Des 2017 10:00:05
Pertempuran di Idlib kembali Meletus, Shalat Jumat Dibatalkan

SURIAH (Jurnalislam.com) – Pertempuran antara faksi-faksi jihad Suriah dan pasukan rezim Syiah Assad yang didukung oleh pesawat tempur Rusia menewaskan 66 orang di ujung provinsi Idlib, Suriah barat laut, sebuah monitor mengatakan pada hari Jumat (29/12/2017), Middle East Eye melaporkan.

Dalam pertempuran lebih dari 24 jam di daerah provinsi Idlib dan Hama tersebut sedikitnya 19 warga sipil, termasuk tujuh anak-anak, tewas akibat serangan udara rezim Assad dan Rusia, Observatorium untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris mengatakan.

Kepala Observatorium Rami Abdel Rahman menanmbahkan 27 tentara Assad dan anggota unit paramiliter Syiah Internasional yang merupakan sekutu rezim tewas dalam pertempuran tersebut, demikian juga 20 pejuang oposisi gugur .

Pertempuran baru di daerah tersebut tampaknya menandakan fase awal operasi besar rezim Nushairiyah melawan pejuang di Idlib, satu-satunya provinsi di Suriah yang benar-benar dikendalikan faksi jihad Hayat Tahrir al Sham (HTS) dan lolos dari kontrol rezim Assad

Seorang koresponden AFP di dekat pertempuran tersebut mengatakan bahwa aktivitas serangan udara sangat kuat dan seluruh area diguncang oleh serangan udara yang membabi buta.

Pemimpin oposisi mengeluarkan peringatan melalui pengeras suara menginformasikan warga sipil yang tersisa di wilayah tersebut bahwa shalat Jumat dibatalkan dan bahwa semua penduduk harus tinggal di rumah.

Jet Tempur Rezim Assad dan Rusia Tembakan 150 Roket ke Pemukiman di Idlib, Puluhan Tewas

Ratusan warga sipil melarikan diri dari serentetan desa di daerah tersebut, menciptakan antrian mobil dan truk pick-up yang penuh dengan tas dan perabotan menuju kota Idlib.

“Serangan udara berlangsung belum lama di daerah ini,” kata Abdel Rahman, menambahkan bahwa tujuan langsung dari serangan rezim terbaru adalah untuk merebut kembali kendali di sebelah tenggara provinsi tersebut.

Sementara kelompok Islamic State (IS), yang memproklamirkan sebuah kekhalifahan di atas wilayah Suriah dan Irak pada tahun 2014, kini telah kehilangan semua tanah yang pernah dikuasainya.

Namun faksi bersenjata yang menentang rezim Presiden Bashar al-Assad masih mengendalikan kantong-kantong yang tersebar di seluruh Suriah, wilayah terbesarnya diantaranya adalah provinsi Idlib, yang berbatasan dengan Turki.

Wilayah lainnya adalah Ghouta Timur, sebuah daerah kantong kecil di sebelah timur ibukota Damaskus, yang sebagian besar dikendalikan oleh oposisi dari kelompok Jaish al-Islam dan masih ditinggali sekitar 400.000 penduduk.

Situasi kemanusiaan di sana memburuk tajam dalam beberapa bulan terakhir dan pada hari Jumat pekerja bantuan menyelesaikan serangkaian evakuasi medis atas kasus-kasus yang paling kritis.

13 orang terakhir 29 pasien prioritas dievakuasi sepanjang Kamis malam sampai Jumat, seorang pejabat kesehatan di Ghouta Timur mengatakan.

Mereka dianggap menderita kasus paling mendesak dibanding 500 pasien lain, yang menurut PBB bulan lalu dapat mati tanpa perawatan, mendesak karena telah dikepung selama empat tahun.

Sekelompok warga berkumpul di malam hari mengelilingi ambulans demi menemui keluarga dan tetangga mereka untuk yang terakhir kalinya.

Kategori : Internasional

Tags : Hayat Tahrir al Sham HTS Idlib Konflik Suriah

Kelompok IS Klaim Serang Gereja Koptik Mesir, 9 Tewas

30 Des 2017 09:44:53
Kelompok IS Klaim Serang Gereja Koptik Mesir, 9 Tewas

MESIR (Jurnalislam.com) – Sedikitnya sembilan orang tewas setelah seorang pria bersenjata menembaki sebuah gereja Kristen Koptik dan sebuah toko buku di dekat ibu kota negara, Kairo, menurut kementerian kesehatan Mesir.

Seorang penyerang mencoba memasuki Gereja Mar Mina di kota Helwan, selatan Kairo, pada hari Jumat (29/12/2017). Pria itu juga menyerang sebuah toko Koptik, menewaskan dua orang, lansir Aljazeera.

Juru bicara kementerian kesehatan Khaled Megahed mengatakan kepada televisi pemerintah bahwa penyerang tersebut telah terbunuh, namun kementerian dalam negeri kemudian mengatakan bahwa dia telah ditangkap.

Laporan lokal mengatakan bahwa seorang polisi terluka bersama dengan beberapa korban lainnya, yang sebagian besar adalah orang Kristen Koptik.

Kelompok Islamic State (IS) mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut, kata kantor berita kelompok Amaq, tanpa memberikan bukti klaim tersebut, menurut AP.

Setelah Serangan di Masjid, Mesir Izinkan Suku Badui Lokal Perangi Kelompok IS

Omar Ashour, seorang profesor tamu studi keamanan di Institut Doha, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa serangan tersebut merupakan bagian dari “krisis berkelanjutan” di Mesir.

“Serangan ini lebih bersifat kontinuitas daripada perubahan, kita masih memerlukan munculnya rincian lanjutan, tapi sejauh ini Mesir telah menyaksikan lebih dari 2.000 serangan dalam tiga tahun terakhir,” katanya.

Orang Kristen Koptik adalah satu dari empat kelompok yang ditargetkan secara konsisten, kata Ashour. Muslim sufi adalah kelompok target yang lebih baru, dan “serangan tingkat tertentu” menargetkan militer Mesir dan petugas kepolisian.

Personil media berita juga merupakan target lain.

Tapi tidak ada strategi counterextremism untuk melawan kelompok ini, kata Ashour.

“Ada dua masalah yaitu krisis politik di Mesir yang muncul setelah 2013. Masalah itu belum terselesaikan, dan menciptakan lebih banyak lagi perekrutan serta radikalisasi kelompok bersenjata dari berbagai bentuk,” katanya.

Korban Serangan Bom Masjid di Mesir Meningkat, 235 Tewas, Begini Kronologinya

“Pada dasarnya juga ada serangkaian kesalahan saat memberantas pemberontakan dan terorisme oleh pasukan Mesir, yang menambahkan lebih banyak siraman minyak ke kobaran api.”

Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.

IS sebelumnya sering menargetkan kelompok Kristen Koptik Mesir tahun ini.

Kelompok minoritas Kristen di Mesir berjumlah sekitar 10 persen dari populasi negara tersebut.

Kategori : Internasional

Tags : IS Kristen Koptik mesir

Zionis Serang Hamas dengan Tank dan Jet Tempur setelah Roket dari Gaza Hantam Israel

30 Des 2017 09:23:27
Zionis Serang Hamas dengan Tank dan Jet Tempur setelah Roket dari Gaza Hantam Israel

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Militer Israel menyerang dua posisi Hamas di Jalur Gaza dengan serangan armada tank dan serangan udara setelah roket yang diluncurkan dari Gaza menghantam Israel, menurut media berita Israel, lansir Aljazeera.

Sistem pertahanan rudal Israel, Iron Dome, mencegat dua roket yang ditembakkan dari Jalur Gaza, kata tentara penjajah Israel di Twitter pada hari Jumat (29/12/2017).

Kantor berita Palestina Wafa melaporkan mengutip sumber di Gaza bahwa setelah itu enam rudal Israel diluncurkan.

Dikatakan asap tebal terlihat dari salah satu daerah sasaran di timur kawasan Al-Tuffah di Gaza.

Rudal ketiga mendarat di sebuah komunitas Israel di wilayah Sha’ar Hanegev, dekat perbatasan dengan Gaza, menurut situs berita Israel Ynet.

Meskipun Israel mengatakan bahwa mereka menyerang pos-pos Hamas, sumber roket yang diluncurkan dari Gaza tetap tidak diketahui.

Pemimpin Hamas: Keputusan AS adalah Deklarasi Perang

Sirene peringatan roket dimulai sekitar tengah hari di daerah Sha’ar Hanegev dan Sdot Negev, memperingatkan warga untuk berlindung, kata tentara Israel di Twitter.

Tidak ada korban yang dilaporkan dari serangan kedua roket tersebut, menurut Times of Israel. Namun, sebuah bangunan di Sha’ar Hanegev mengalami kerusakan saat roket ketiga mendarat di dekatnya.

Situs Times of Israel berspekulasi bahwa roket terseut diluncurkan bertepatan dengan sebuah upacara yang menandai ulang tahun ke-24 seorang tentara Israel, Oron Shaul, yang terbunuh pada tahun 2014 dan mayatnya dilaporkan ditahan oleh Hamas.

Tentara Israel mengatakan saat ini sedang menyelidiki insiden tersebut.

Faksi Perlawanan Islam Palestina (Hamas) dan Jihad Islam telah mengumumkan hari Jumat sebagai “hari kemarahan” menyusul keputusan kontroversial Presiden AS Donald Trump mengklaim Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Roket dari Gaza adalah yang pertama sejak 18 Desember dan merupakan serangan paling berkelanjutan dari Jalur Gaza sejak serangan Israel pada tahun 2014 di Gaza.

Ketegangan meningkat di wilayah tersebut sejak keputusan AS mengenai Yerusalem diumumkan pada 6 Desember.

Status Yerusalem adalah salah satu isu paling sensitif dalam konflik Israel-Palestina.

Langkah Trump tersebut menarik kutukan dunia dan memicu serangkaian demonstrasi di Gaza dan tempat lain seluruh dunia.

Militer zionis menggunakan gas air mata dan tembakan untuk memecah demonstrasi pada hari Jumat.

Sedikitnya 10 warga Palestina terluka dalam bentrokan tersebut.

Lima belas orang meninggal sampai saat ini, dan sedikitnya 2.900 lainnya terluka sejak Trump mengumumkan pernyataannya, menurut Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina.

Sedikitnya 500 orang telah ditangkap pasukan zionis, termasuk pemimpin Fatah di Yerusalem.

Kategori : Internasional

Tags : Gaza hamas palestina Serangan Roket

Paus Fransiskus Dukung Erdogan dan Puji Resolusi PBB atas Yerusalem

30 Des 2017 09:10:40
Paus Fransiskus Dukung Erdogan dan Puji Resolusi PBB atas Yerusalem

ANKARA (Jurnalislam.com) – Dalam sebuah percakapan telepon pada hari Jumat (29/12/2017) dengan presiden Turki, Paus Fransiskus memuji resolusi PBB dan menolak pengakuan AS pekan lalu atas Yerusalem sebagai ibukota Israel, kata sumber presiden, lansir Anadolu Agency.

Paus dan Recep Tayyip Erdogan juga menggarisbawahi pentingnya upaya bersama untuk melindungi status quo Yerusalem kata sumber tersebut, yang meminta tidak disebutkan namanya karena pembatasan untuk berbicara dengan media.

Awal pekan ini, Paus Francis juga mendesak menegosiasikan solusi dua negara untuk konflik Israel-Palestina dan meminta dihormatinya status quo Yerusalem untuk mencegah konflik lebih lanjut.

Kini Erdogan Bahas Palestina Bersama Pemegang Kunci Kota Suci Yerusalem

“Mari kita berdoa agar kemauan untuk melanjutkan dialog muncul di antara para pihak dan bahwa solusi yang dinegosiasikan akhirnya bisa tercapai, yang memungkinkan koeksistensi damai dua negara dalam batas-batas yang disepakati bersama dan diakui secara internasional,” katanya kepada puluhan ribu orang-orang dari balkon Basilika Santo Petrus di sebuah alamat Natal.

Pengumuman nyeleneh Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada 6 Desember mengenai perubahan kebijakan AS atas Yerusalem memicu kecaman dari seluruh dunia.

Pada 21 Desember, Majelis Umum PBB secara luar biasa mengadopsi sebuah resolusi yang disponsori Turki menolak langkah Trump dengan suara 128-9, dengan 35 abstain.

Kategori : Internasional

Tags : Erdogan Paestina yerusalem

Gadis Palestina Ini Diperpanjang Masa Tahanannya karena Serang Serdadu Zionis

29 Des 2017 08:51:12
Gadis Palestina Ini Diperpanjang Masa Tahanannya karena Serang Serdadu Zionis

RAMALLAH (Jurnalislam.com) – Pengadilan penjajah Israel pada hari Kamis (2912/2017) memperpanjang penahanan seorang gadis Palestina berusia 16 tahun yang terekam menampar tentara zionis.

Ahed al-Tamimi dan ibunya Nariman diperintahkan untuk ditahan di balik jeruji besi selama lima hari oleh Ofer Court, yang terletak di dekat kota Ramallah di Tepi Barat.

Sepupu Ahed, Nour, dibebaskan dengan jaminan selama 48 jam.

Rekaman konfrontasi dengan tentara Israel pada 15 Desember di desa Nabi Saleh di Tepi Barat menunjukkan Ahed dan Nour mendekati dua tentara kemudian mendorong, menendang dan menampar mereka.

Nariman juga terlihat mendorong tentara tersebut.

Remaja Palestina yang Fotonya Viral di Dunia Akhirnya Dibebaskan Militer Israel

Ahed dituduh “menyerang seorang tentara, membahayakan keamanan daerah, menghasut dan tindak pidana lainnya,” menurut dokumen pengadilan yang dikutip oleh media zionis, lansir Anadolu Agency.

Pada 19 Desember, pasukan Israel menahan Ahed di Nabi Saleh. Ibu dan sepupunya juga ditangkap tak lama kemudian.

Kasus tersebut bukan kali pertama konfrontasi Ahed dengan pihak berwenang Israel. Pada tahun 2012, Pemerintah Kota Basaksehir di Istanbul memberinya penghargaan Keberanian Hanzala karena menentang tentara Israel yang baru saja menangkap saudara laki-lakinya.

Kemudian Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan juga bertemu Ahed secara pribadi untuk menyampaikan kekagumannya.

Ayah Ahed, ibu dan saudara laki-lakinya juga telah berulang kali ditangkap oleh pihak berwenang karena mereka menentang pendudukan Israel selama beberapa dekade.

Pada 6 Desember, Presiden AS Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel, menimbulkan kutukan dari seluruh dunia Arab dan kaum Muslim dan memicu unjuk rasa kemarahan di wilayah Palestina dan di dunia.

Sejak itu, sedikitnya 15 warga Palestina telah terbunuh dan ribuan lainnya terluka dalam bentrokan dengan pasukan penjajah Israel di Tepi Barat, Yerusalem Timur dan Jalur Gaza, menurut Kementerian Kesehatan Palestina.

Kategori : Internasional

Tags : Ahed Tamimi Gaza palestina tepi barat yerusalem

Jet Tempur Rezim Assad dan Rusia Tembakan 150 Roket ke Pemukiman di Idlib, Puluhan Tewas

29 Des 2017 07:36:04
Jet Tempur Rezim Assad dan Rusia Tembakan 150 Roket ke Pemukiman di Idlib, Puluhan Tewas

IDLIB (Jurnalislam.com) – Dua puluh dua orang tewas pada hari Kamis (29/12/2017) akibat serangan udara dan tembakan artileri di provinsi Idlib, Suriah, kata badan kemanusian Helm Putih.

Pesawat tempur agresor Rusia dan rezim Syiah Suriah berulang kali menyerang daerah pemukiman di kota Al-Lataminah dan enam desa, kepala Helm Putih Mustafa Yusuf mengatakan kepada Anadolu Agency.

Seruan Syeikh Muhaysini Terkait Serangan Brutal Rezim Assad dan Rusia di Idlib

“Rezim dan pesawat tempur Rusia menembakkan lebih dari 150 roket ke berbagai sasaran di Al-Lataminah,” tambahnya.

“Mereka juga menggunakan senjata yang dilarang secara internasional, termasuk bom vakum.”

Idlib berada dalam jaringan zona de-eskalasi – didukung oleh Turki, Rusia dan Iran – di mana tindakan agresi dilarang, namun Suriah dan Rusia sering melakukan pelanggaran.

Suriah Desak Pasukan Turki Tinggalkan Idlib, Ternyata Cuma Ini Alasannya

Suriah telah mulai muncul dari perang global yang menghancurkan yang dimulai pada awal tahun 2011 ketika rezim Syiah Nushairiyah Assad menindak aksi unjuk rasa dengan keganasan militer yang tidak terduga.

Ratusan ribu orang terbunuh oleh militer Assad dan lebih dari 10 juta orang terpaksa meninggalkan rumah mereka dalam konflik tersebut, sumber lokal dan PBB melaporkan.

Kategori : Internasional

Tags : Idlib Konflik Suriah

Warga Pemukim Yahudi Serbu Sekolah Palestina di Tepi Barat, Serang Guru dan Siswa

29 Des 2017 07:19:14
Warga Pemukim Yahudi Serbu Sekolah Palestina di Tepi Barat, Serang Guru dan Siswa

NABLUS (Jurnalislam.com) – Pemukim zionis Yahudi menyerbu sebuah sekolah Palestina di Tepi Barat yang diduduki Israel pada hari Kamis pagi (29/12/2017) dan menyerang para siswa dan guru, menurut seorang pejabat terkemuka Palestina.

Ghassan Daghlas, pejabat Otoritas Palestina yang bertugas melacak perluasan permukiman Israel di Tepi Barat utara, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa sekitar 15 pemukim Yahudi menyerbu sekolah Burin di kota Nablus, Tepi Barat, lalu menyerang siswa dan merusak mobil para guru.

Insiden tersebut menyebabkan bentrokan antara siswa Palestina dan pemukim Yahudi sebelum tentara Israel melakukan intervensi, katanya.

Rayakan Hari Raya Zionis, Ratusan Pemukim Yahudi Serbu Masjid al Aqsha

Menurut Daghlas, tentara Israel menggunakan peluru karet dan gas air mata untuk membubarkan guru dan siswa Palestina.

Sekitar 40.000 pemukim Yahudi tinggal di dekat kota Nablus di Nablus di 39 permukiman dan pos terdepan, dan mereka seringkali melakukan serangan terhadap warga Palestina dan properti mereka, kata pejabat Palestina

Kategori : Internasional

Tags : palestina tepi barat yahudi Yeruslem zionis

Navigasi pos

Pos-pos lama
Pos-pos baru
Dukung Kami

Opini

Betulkah Gabung Board of Peace Merupakan Tindakan Realistis?

Betulkah Gabung Board of Peace Merupakan Tindakan Realistis?

5 Feb 2026 12:27:54
Bencana Tak Kunjung Usai Akibat Keserakahan Negara

Bencana Tak Kunjung Usai Akibat Keserakahan Negara

5 Feb 2026 12:20:43
Paradigma Bernegara dan Bencana Aceh

Paradigma Bernegara dan Bencana Aceh

5 Feb 2026 12:19:07
Begitu Indonesia Atasi Kekerasan dan Child Grooming yang Kian Marak

Begitu Indonesia Atasi Kekerasan dan Child Grooming yang Kian Marak

31 Jan 2026 17:06:51

Internasional

Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

5 Feb 2026 12:38:35
Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

5 Feb 2026 12:37:07
Israel Terus Bujuk AS agar Serang Iran, Turki Peringatkan Bahaya Perang Regional

Israel Terus Bujuk AS agar Serang Iran, Turki Peringatkan Bahaya Perang Regional

5 Feb 2026 12:35:37
Tekanan AS Meningkat, Iran Melunak soal Nuklir dan Buka Negosiasi

Tekanan AS Meningkat, Iran Melunak soal Nuklir dan Buka Negosiasi

5 Feb 2026 12:33:24

jurnalislam.com

  • Iklan
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Dukung Kami

INFOGRAFIK

 
 
 
 

Alamat Redaksi

Boulevard Raya No 16 Blok A 1 No 16 Taman Cilegon Indah (TCI), Cilegon, Banten
+62 813-1029-0583

Info Iklan :
+62 821-2000-0527
marketing@jurnalislam.com

Kirim tulisan :
redaksi.jurnalislam@gmail.com
newsroom@jurnalislam.com

COPYRIGHT © 2026 JURNALISLAM.COM, ALL RIGHT RESERVED