14 Kelompok Oposisi Moderat dan HTS Siap Pertahankan Idlib

14 Kelompok Oposisi Moderat dan HTS Siap Pertahankan Idlib

IDLIB (Jurnalislam.com) – Ketika dunia bersiap untuk menyaksikan rezim Nushairiyah Assad menyerang Idlib di benteng terakhir oposisi Suriah, lebih dari 90.000 pejuang bertekad untuk tetap mempertahankan kota.

Kelompok oposisi Suriah moderat dan faksi-faksi jihad adalah kekuatan utama yang sekarang mengendalikan Idlib. Dan kelompok-kelompok inilah yang berencana untuk mempertahankan kota dari serangan yang mengancam dari rezim Syiah Assad dan sekutu-sekutunya.

Oposisi moderat, bersama dengan koalisi faksi jihad Hayat Tahrir al-Sham (HTS), saat ini berbagi kendali atas zona de-eskalasi Idlib, di mana tindakan agresi secara tegas dilarang.

Baca juga: 

Bulan lalu, 14 kelompok oposisi bersenjata moderat bersatu di bawah satu kelompok payung yang dijuluki Front Pembebasan Nasional (the National Liberation Front-NLF).

Kelompok baru termasuk faksi dari the Sham Legion; the Jaysh al-Nasr; the Free Idlib Army; the First Coast Division; the Second Coast Division; the First Division; the Second Army; the Elite Army; the Martyrs of Daraya al-Salam; the Hourya Brigade; Brigade 23; the Syrian Liberation Front; the Jaysh al-Ahrar; and the Suqour al-Sham Brigades.

NLF, yang mempertahankan kehadiran di provinsi Idlib dan Hama dan dapat menempatkan sekitar 70.000 pejuang, merupakan kekuatan utama yang memerangi rezim Syiah Assad.

Seorang koresponden Anadolu Agency, Selasa (11/9/2018) yang berbasis di wilayah itu mengatakan oposisi Suriah telah memperkuat posisinya – di semua front – untuk mengantisipasi serangan rezim.

Selain oposisi, koalisi faksi Hayat Tahrir al-Sham, kekuatan lain yang kuat di wilayah itu, berkekuatan sekitar 25.000 pejuang yang dipimpin oleh Jabhat Fath al Sham siap mempertahankan Idlib.

Beberapa ribu dari pejuang ini juga membentuk kelompok baru yang dijuluki “Penjaga Agama (Guardians of the Religion)”, yang dikenal berafiliasi dengan al-Qaeda.

Baca juga: 

Sejak 1 September, sedikitnya 30 warga sipil tewas di Idlib dan Hama – dan lusinan orang lainnya juga terluka – oleh serangan udara juga serangan oleh rezim Syiah Assad dan pesawat tempur Rusia, menurut lembaga pertahanan sipil White Helmets.

Rezim Suriah baru-baru ini mengumumkan rencana untuk meluncurkan serangan militer besar di Idlib, yang tetap berada di bawah kendali berbagai kelompok oposisi bersenjata.

Pekan lalu, PBB memperingatkan bahwa serangan semacam itu kemungkinan akan mengarah pada “bencana kemanusiaan terburuk abad ke-21”.

Bagikan

6 thoughts on “14 Kelompok Oposisi Moderat dan HTS Siap Pertahankan Idlib

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close X