Sabtu, 17 Syawal 1447 / 04 April 2026
Search for:
  • Beranda
  • Berita
    NasionalInternasionalFeature
  • Artikel
    AnalisaKolomOpini
  • Khazanah
    IslamasterIslamophobiaKomunitasMuallafPesantrenHikmah
  • Syariah
    AqidahEkonomiFiqhAkhlaqSiyasah
  • Jejak Islam
    Jejak Islam BangsaJejak Islam Dunia
  • Muslimah
  • Keluarga
  • Jurnalislam TV
  • InfoGrafik

Ansharusyariah Seru Umat Boikot Produk Yahudi

14 Des 2017 14:52:24
Ansharusyariah Seru Umat Boikot Produk Yahudi

TASIKMALAYA (Jurnalislam.com) – Amir Jamaah Ansharusy Syariah Jawa Barat, Ustadz Heri Susanto mengajak umat Islam untuk memboikot produk-produk milik Yahudi Amerika dan Israel. Tindakan itu sebagai bentuk protes atas pengakuan sepihak Donald Trump atas Yerusalem (Al Quds) sebagai ibukota Israel.

“Kami mengajak kepada umat Islam menyatakan sikap yang sama dan kemudian memboikot seluruh produk mereka yang dijadikan modal untuk memerangi kaum muslimin,” katanya di Tasikmalaya, Kamis (14/12/2017).

Selain itu, Ustaz Heri juga mengimbau kaum muslimin untuk mempersiapkan kekuatan fisik guna menyambut seruan jihad pada ulama. “Kami menyeru kaum muslimin untuk i’dad dan jihad fie sabilillah, karena jihad adalah puncak kejayaan Islam,” tegasnya.

Ustaz Heri juga menyatakan dukunganya terhadap aksi damai ‘Indonesi Bersatu untuk Membela Palestina yang akan digelar Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama pada hari Ahad (17/12/2017) di Monumen Nasional, Jakarta.

“Kami Ansharusyariah Jawa Barat sangat memberikan dukungan kepada seruan GNPF Ulama terkait Aksi bela Al Quds hari ahad,” katanya.

Aksi itu, lanjut dia, sebagai wadah untuk menjaga ukhuwah kaum muslimin. Oleh sebab itu, ia menyeru kaum muslimin yang mampu untuk mengikuti aksi tersebut.

“Kita buktikan bahwa aliansi ini sebagai wala kepada kaum muslimin dan ini akan mengakibatkan kesakitan kepada kaum kafir dengan bersatunya kaum muslimin. Kami serukan kepada kaum muslimin untuk menyambut seruan itu demi terjaganya ruh 212 yang menjadi titik awal bersatunya ummat Islam di Indonesia,” papar Ustaz Heri.

Kategori : Nasional

Tags : aksi bela alquds ansharusyariah boikot amerika

Rahasia Keluarga Kompak

14 Des 2017 10:52:48
Rahasia Keluarga Kompak

Rumahku adalah syurgaku, mendengar kalimat ini mungkin yang terbersit difikiran orang yang mendengarnya adalah rumah yang menyenangkan, menenangkan dan membahagiakan penghuninya. Apakah karena kemegahan bangunan rumah yang akan membuat senang, tenang dan bahagia penghuninya ? jawabannya belum tentu. Bangunan rumah yang megah, indah dan tersedia berbagai fasilitas belum tentu membahagiakan penghuninya, sebaliknya dengan bangunan kecil belum tentu penghuninya menderita. Rupanya yang dimaksud adalah keluarga yang menentramkan yang membuat bahagia penghuninya, sehingga penghuni rumah merasa betah berada di rumah, rumahku adalah syurgaku yang membuat bahagia. Salah satu keluarga yang menentramkan adalah keluarga yang kompak.

Bagaimana agar keluarga menjadi kompak?

Dari buku “Istimewakan Setiap Anak” oleh Irawati Istadi, sebuah buku yang ditulis dari pengalaman-pengalaman hidupnya sebagai seorang ibu dengan 6 orang anak. Rahasia keluarga kompak adalah membiasakan beberapa metode yang bisa menumbuhkan kekuatan rasa kebersamaan.

Apakah itu?

  1. Saling menghargai (menghormati harga diri)

Tauladan orangtua sangat berperan dalam penerapan sikap saling menghargai. Tanamkan bahwa setiap anggota keluarga adalah berharga dan istimewa. Baik itu adik bayi, kakak, ibu, ayah ataupun asisten rumah tangga semua berharga dan istimewa. Orangtua memberi contoh bagaimana cara menghargai karena cara belajar setiap anak adalah “see and do” mereka melihat dan mereka melakukan. Bagaimana caranya ? orangtua memberikan penghargaan kepada setiap pribadi yang ada di rumah yaitu dengan pujian atas perilaku baik mereka. Boleh jadi, harus direkayasa sehingga tak seorangpun orang di rumah yang tidak mendapatkan pujian.

Pujian disampaikan dengan tulus dan tidak berlebih-lebihan, contoh : “Alhamdulillah, hari ini kakak sudah membantu mamah menjaga adik, terima kasih ya kak”

Setiap pujian harus disertakan dengan menyebutkan perilaku baik yang dilakukan. Jika terjadi kesalahan yang dilakukan oleh anak, orangtua bisa tetap memuji kebaikan yang lain yang pernah dilakukan anak, contoh “hari ini kakak sedang capek yah? Itu sebabnya cepat marah. Padahal biasanya kakak sabar sekali dan menjadi contoh buat adik”

  1. Menumbuhkan kepercayaan

Perselisihan antara kakak dan adik sering terjadi dikeluarga, misalkan kakak yang usil menggoda adiknya, adik yang merusak atau bahkan menghilangkan barang milik kakaknya, asisten rumah tangga yang lupa menyimpan barang milik kakak dsb. Agar keluarga tetap kompak, orangtua sebaiknya mencari cara agar kakak, adik atau anggota keluarga yang lain dapat saling mempercayai.

Contoh, kakak yang usil menggoda adiknya, orangtua bisa melakukan komunikasi seperti ini “sabar ya dik, sepertinya kakak butuh teman dan ingin bermain dengan adik, betulkan kak?” (orangtua tetap berusaha menumbuhkan kepercayaan adik kepada kakaknya)

  1. Tenggang rasa

Ketika si kakak menggoda adiknya hingga menangis, ini adalah kondisi yang wajar, karena kakak membutuhkan sarana untuk menunjukkan superiotasnya, kekuasaannya. Namun, tetap perlu untuk membatasinya agar tidak merugikan adik. Maka saatnya orangtua memberi pengertian dengan baik kepada kakak, mengingatkan perasaannya sendiri jika ia yang diganggu oleh teman-temannya. Sebaliknya saat adik sedang rewel, sampaikan kepada kakak begitulah tabiat anak kecil. Semua mau menang sendiri. Kita harus sabar dan mengalah. Dulu kakak waktu masih bayi pun seperti itu.

Saat mbak dirumah (asisten rumah tangga) sedang istirahat, kakak ingin mbak membantunya mengambilkan sesuatu didapur. Orangtua dapat mengingatkan mbak sedang istirahat, jika kakak bisa melakukan sendiri, lakukanlah sendiri dan mengingatkan bagaimana perasaan kakak jika ia sedang istirahat diganggu oleh mamah/ayah.

  1. Memaafkan dan minta maaf

Kakak menghabiskan makanan mereka, namun kakak tidak mau disalahkan. Orangtua bisa memberi pengertian pada adik “adik coba maafkan kakak, kakak mungkin khilaf dan lupa, biasanya kakak juga mau berbagi makanan dan menyisakan untuk adik, betul kan kak? nanti mama/ayah akan beri pengertian kepada kakak”.

Komunikasi seperti ini membuat kakak tidak tersinggung dan disalahkan, adikpun belajar mencoba memaafkan karena adik merasa puas mendapat dukungan dari mama/ayah. Selain itu untuk kakak, orangtua tetap membimbingnya agar mau meminta maaf dan hal ini sebelumnya sudah dicontohkan oleh orangtua untuk mudah meminta maaf kepada anak atas kesalahan sekecil apapun atau juga saat kesalahan itu bukan murni perbuatan mamah/ayah.

  1. Murahkan 2T

Biasakan dalam keluarga kata-kata 2T yaitu “tolong” dan “terima kasih”. Untuk hal sekecil apapun, biasakan untuk menyertakan kata 2T. Tentu saja harus tetap dimulai dari orangtua sebagai contoh. Rupanya dua kata sederhana ini bisa memberikan keajaiban yang besar yaitu sebuah penghargaan dan penghormatan.

Contoh, meminta bantuan dengan menyertakan kata tolong, baik itu pada anak ataupun pada asisten rumah tangga. Menyertakan kata terima kasih jika kita diberi bantuan, diberi sesuatu oleh siapapun atau menerima perlakukan baik.

  1. Menyelesaikan pertengkaran

Pertengkaran bisa terjadi pada anak, hal ini adalah sesuatu yang wajar karena secara naluri anak butuh mengembangkan sifat superiotasnya, sehingga ingin menguasai saudaranya. Dalam pertengkaran ini bisa jadi ada yang bersalah, bisa jadi tidak ada yang bersalah karena sama-sama mempertahankan haknya, dan bisa jadi keduanya sama bersalah.

Dalam pertengkaran orangtua bertindak sebagai penengah dan tidak berat sebelah, sebagai fasilitator untuk membantu anak menyelesaikan masalah. Setiap masalah diakhiri dengan memaafkan dan meminta maaf.

Untuk pertengkaran orangtua agar tidak diperlihatkan kepada anggota keluarga yang lain. Saling membuka komunikasi, kejujuran, dicari penyelesaian, memaafkan dan meminta maaf sebaiknya dilakukan.

Sederhana mungkin metode diatas, namun tak mudah pula dalam menerapkannya pada keluarga. Butuh waktu dan proses yang tidak sebentar, yang terpenting adalah 2K konsisten dan kontinyu. Sekali lagi, metode paling yahud adalah contoh yang baik dari orangtua. Kedua orangtua yang kompak, saling menghargai, peduli dan penuh kasih sayang akan menular pada anggota keluarga yang lain.

Sebagai orangtua, keluarga yang kompak untuk mewujudkan “rumahku syurgaku” pastilah sebuah impian, selain 2K konsisten dan kontinyu menjadi teladan yang baik, konsisten dan kontinyu pula berdoa kepada Allah agar dianugerahi keluarga penyejuk hati. Semoga Allah mudahkan.

*Penyusun: Jumi Yanti Sutisna

Kategori : Keluarga

Tags : keluarga kompak parenting islam

Ribuan Umat Islam Tasikmalaya Ikuti Aksi Bela Al Quds

14 Des 2017 10:15:21
Ribuan Umat Islam Tasikmalaya Ikuti Aksi Bela Al Quds

TASIKMALAYA (Jurnalislam.com) – Pagi ini, Kamis (14/12/2017) ribuan massa dari berbagai ormas yang tergabung dalam Aliansi Aktivis dan Masyarakat Muslim Tasikmalaya (ALMUMTAZ) berunjuk rasa damai untuk menentang pencaplokan Yerusalem (Al Quds) oleh presiden Amerika Donald Trump.

Mereka long march dari Masjid Agung Kota Tasikmalaya mengitari pusat kota sembari meneriakan yel-yel anti Israel dan Amerika. Sementara dari atas mobil komando, para orator menyampaikan orasi-orasi kecaman atas pencaplokan salah tanah suci umat Islam itu

Dalam orasinya, Ketua Umum ALMUMTAZ, Ustaz Hilmi Afwan mengatakan, bahwa pernyataan Trump membuktikan kebenaran Al Qur an yang menyebutkan tentang tabiat mereka. Ia mengutip surat Ali Imron ayat 118.

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang, di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya.”

Untuk itu, ia menyeru umat Islam untuk terus menjaga persatuan di bawah kalimat Laa ilaha illallah.

“Sadarlah ikhwah, ummat Islam sedang kesakitan jangan mau dipecah belah, kita harus bersatu dibawah panji tauhid,” tegasnya disambut pekik takbir.

Sepanjang jalannya long march, massa membentangkan spanduk dan membagikan selebaran yang berisi tentang kondisi terkini di Palestina. Mereka juga meletekkan bendera Israel dan Amerika di tengah jalan sebagai bentuk protes atas kebijakan mencaplok Al Quds.

Dalam aksinya, Almumtaz juga menggalang donasi untuk membantu perjuangan rakyat Palestina.

 

 

 

 

 

Kategori : Nasional

Tags : aksi bela alquds almumtaz tasikmalaya palestina unjuk rasa tolak trump

Begini Kata Diplomat AS Jika Yerusalem Tidak Direbut Kembali

14 Des 2017 09:59:36
Begini Kata Diplomat AS Jika Yerusalem Tidak Direbut Kembali

WASHINGTON (Jurnalislam.com) – Keputusan Presiden AS Donald Trump untuk memindahkan kedutaan AS di Israel ke Yerusalem adalah sebuah kesalahan besar yang didorong oleh kepentingan politik domestik AS, diplomat AS yang juga analis Timur Tengah mengatakan keputusan diambil dengan alasan konsekuensi strategis internasional, lansir Aljazeera, Rabu (13/12/2017)

Analisis Timur Tengah menyimpulkan, “Presiden AS, tak lama setelah menjabat hampir setahun yang lalu, terlihat telah membangkitkan harapan akan proses baru perdamaian Timur Tengah versinya dengan mengadakan serangkaian pertemuan dengan pemimpin Palestina Mahmoud Abbas di Washington, Bethlehem dan New York.”

Namun setelah Trump mengumumkan bahwa AS secara resmi mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel dan akan memulai proses pengalihan kedutaan AS ke Yerusalem dari Tel Aviv, keputusan nyeleneh ini menimbulkan keraguan bagi rakyat Palestina, serta para analis Timur Tengah mengenai peran AS sebagai perantara kesepakatan damai potensial.

Abaikan Kecaman Dunia, Trump Resmikan Yerusalem sebagai Ibukota Israel

“Pernyataan Trump ini membangkitkan kecemasan, tekanan, kemarahan, kebencian secara menyeluruh karena ini tidak hanya masalah hukum atau politik, ini adalah politik identitas,” Husam S Zomlot, kepala Delegasi Umum PLO untuk AS, mengatakan dalam sebuah panggilan telepon dengan wartawan di Washington pada hari Senin.

“Pernyataan ini menyentuh dasar masalah,” Zomlot menambahkan.

Kemampuan Trump untuk mengenalkan rencana perdamaian versinya, jika tidak diambil alih, kemungkinan akan bergeser di masa mendatang ke pemilikan total kota tersebut, para ahli dan diplomat mengatakan.

Pertanyaan kuncinya, menurut para analis, adalah bagaimana pemimpin Palestina akan bereaksi dalam masalah ini.

Indikasi awalnya adalah bahwa mereka akan menekan isu mereka di hadapan masyarakat internasional.

Pemimpin Palestina Mahmoud Abbas, yang berbicara pada pertemuan puncak Organisasi Kerjasama Islam (OKI) pada hari Rabu, mengatakan bahwa AS telah “mendiskualifikasi” diri mereka sendiri dari perundingan damai di masa depan.

“Kami tidak akan menerima peran apapun untuk Amerika Serikat dalam proses perdamaian, mereka telah membuktikan bias penuh mereka untuk Israel,” kata Abbas.

Yousef al-Othaimeen, sekretaris jenderal OIC, mengatakan bahwa “OIC (the Organisation of Islamic Cooperation) menolak dan mengutuk keputusan Amerika.”

OKI Deklarasikan Yerusalem sebagai Ibukota Palestina, Ini Kata Erdogan

Aaron David Miller, seorang mantan negosiator AS dan sekarang seorang pakar Timur Tengah di Wilson Center di Washington, DC, mengatakan bahwa “ini adalah situasi suram dari perspektif Palestina seperti yang telah saya lihat dalam waktu lama.”

Reaksi diplomatik di seluruh dunia sebagian besar, meski tidak secara universal, negatif. Pertemuan Liga Arab di Kairo mengecam langkah Trump.

Menteri luar negeri Uni Eropa bertemu dengan Perdana Menteri Israel Netanyahu di Brussels menegaskan kembali dukungan Eropa untuk solusi dua negara dengan Yerusalem dilihat sebagai ibukota Israel dan Palestina.

“Jika Anda melihat para ahli, mereka semua memperdebatkan dampaknya, apakah ini akan menjadi bencana, atau apakah ini bisa ditolerir,” Shibley Telhami, seorang pollster (pengumpul suara) dan profesor di University of Maryland, mengatakan kepada Al Jazeera. “Tidak ada yang mengatakan ini benar-benar akan memajukan perdamaian.”

Penasihat Trump di Timur Tengah “tidak berpengalaman,” “hidup dalam gelembung” dan “tidak memiliki cara independen untuk membuat penilaian tentang konsekuensi,” kata Telhami.

Arab Saudi Ajak Masyarakat Internasional Untuk Tidak Tanggapi Keputusan AS

Tapi Administrasi Trump tampaknya percaya dengan argumen PM zionis, Netanyahu, bahwa Arab tidak lagi peduli dengan Yerusalem dan hanya akan memberikan lip service untuk masalah ini, kemarahan akan mereda, dan pemerintah Arab akan terus maju sambil melupakan karena mereka ingin berbisnis dengan Trump, Telhami menambahkan.

“Jika ternyata Intifadah dikobarkan, maka semua taruhan dibatalkan karena Anda memiliki kendala perlawanan lagi yang mengganggu prioritas dan memaksa penguasa Arab untuk mengambil posisi dan mungkin menjauhkan diri dari Trump. Jika intifada tidak terjadi, atau itu terjadi pada skala yang lebih kecil, hal yang harus diperhatikan adalah apakah Abbas akan menemukan cara lain untuk menghentikan Trump sehingga bisa kembali ke meja perundingan.”

Pemimpin Hamas: Keputusan AS adalah Deklarasi Perang

Hady Amr, mantan utusan khusus Barack Obama untuk perundingan Israel-Palestina, mengatakan bahwa keputusan Trump adalah “sebuah gempa besar bagi masyarakat Palestina.”

“Orang-orang pasti sangat marah, sangat terhina,” kata Amr, yang sekarang adalah seorang rekan senior untuk kebijakan Timur Tengah di Brookings, kepada Al Jazeera.

Langkah Trump telah memicu aksi perlawanan yang meluas di Tepi Barat yang diduduki, Yerusalem Timur dan Jalur Gaza.

Sedikitnya dua warga Palestina telah terbunuh dan ratusan lainnya terluka oleh pasukan penjajah Israel selama demonstrasi tersebut.

Demonstrasi juga terjadi di kota-kota besar di Asia, Timur Tengah dan Afrika Utara.

Pasukan keamanan menembakkan gas air mata ke arah para pemrotes di luar kedutaan AS di Beirut, dan ratusan orang Yordania berdemonstrasi di depan kedutaan AS di Amman.

Bentrokan Keras Meletus di Kedutaan AS di Beirut

Trump telah memberikan “alasan yang mudah” bagi PLO untuk menyatakan bahwa AS bukanlah perantara perdamaian yang jujur kepada PBB, AS selalu mengingkari komitmennya dan PLO akan berjuang melawannya melalui PBB dan Pengadilan Pidana Internasional, kata Amr.

Ketika ditanya oleh Al Jazeera, apa yang mungkin dilakukan pimpinan PLO, Zomlot mengatakan bahwa warga Palestina akan mengevaluasi kembali peran AS sebagai mediator dan mencari forum di PBB dan tempat lain.

“Ini momen yang strategis atas blunder AS melalui mulut Trump,” katanya.

Abbas akan bertemu dengan menteri luar negeri Uni Eropa di Brussels pada bulan Januari.

Perwakilan Luar Negeri Uni Eropa Federica Mogherini mengatakan dalam sebuah pernyataan pers setelah bertemu dengan PM zionis Netanyahu bahwa Uni Eropa akan berusaha untuk memulai kembali perundingan perdamaian Timur Tengah melalui sebuah pertemuan “kuartet” termasuk PBB, Rusia dan AS, yang mungkin diperluas dengan mengajak Mesir dan Jordan.

Uni Eropa Tolak Ajakan PM Israel untuk Akui Yerusalem sebagai Ibukotanya

Kategori : Internasional

Tags : al quds AS palestina tepi barat yerusalem

Yerusalem: Masjid Al Aqsho Pernah Dibakar oleh Sekte Berbasis di AS

14 Des 2017 08:13:12
Yerusalem: Masjid Al Aqsho Pernah Dibakar oleh Sekte Berbasis di AS

YERUSALEM (Palestina) – Yerusalem (al Quds) adalah kota yang menjadi inti konflik Israel-Palestina, dengan warga Palestina berharap bahwa Yerusalem Timur – yang sekarang ini dijajah oleh Israel – pada akhirnya dapat berfungsi sebagai ibukota negara Palestina masa depan.

Trump berulang kali Selama kampanye pemilihannya tahun lalu, berjanji untuk memindahkan Kedutaan Besar AS di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem, yang dia umumkan Rabu lalu.

Namun Erdogan menegaskan kembali bahwa Yerusalem adalah “garis merah (ambang batas)” bagi gerakan Muslim seluruh dunia dan Presiden AS Donald Trump “tidak memiliki hak apapun,” lansir Anadolu Agency.

Erdogan bersama dengan Organisasi Kerjasama Islam (OKI) Yerusalem dideklarasikan sebagai Ibukota Palestina Rabu (13/12/2017).

OKI Deklarasikan Yerusalem sebagai Ibukota Palestina

OKI didirikan pada pertemuan puncak bersejarah di Rabat, Maroko, pada tahun 1969 setelah sebuah serangan pembakaran di Masjid Al-Aqsha di Yerusalem yang diduduki.

Masjid Al-Aqsha dibakar oleh seorang Kristen Australia bernama Michael Denis Rohan pada 21 Agustus 1969. Tempat suci dan sebuah mimbar berusia 1.000 tahun tersebut hancur total dan juga beberapa tempat bersejarah.

Rohan bergabung dengan sekte berbasis AS yang disebut “Gereja Tuhan (The Church of God)” dan percaya bahwa membakar Al-Aqsha akan mempercepat kedatangan Mesias.

Dia kemudian dinyatakan tidak stabil secara mental (stress dan despresi) kemudian dilaporkan meninggal dalam perawatan psikiatri pada tahun 1995.

5 Hal Penting Tentang Masjid Al Aqsha yang Mungkin Belum Kamu Ketahui

Kategori : Jejak Islam

Tags : al aqsha al quds palestina yerusalem

OKI Deklarasikan Yerusalem sebagai Ibukota Palestina, Ini Kata Erdogan

14 Des 2017 07:30:56
OKI Deklarasikan Yerusalem sebagai Ibukota Palestina, Ini Kata Erdogan

ISTANBUL (Jurnalislam.com) – Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan pada hari Rabu (13/12/2017) bahwa pertemuan puncak Organisasi Kerjasama Islam (OKI) di Istanbul telah menunjukkan bahwa Yerusalem tidak “ditinggalkan.”

“Saya percaya dengan KTT bersejarah ini, kami menunjukkan kepada dunia, juga para pembuat keputusan, bahwa Yerusalem belum ditinggalkan,” kata Erdogan dalam sebuah konferensi pers di Istanbul menyusul pertemuan puncak OKI (the Organization of the Islamic Cooperation-OIC) yang luar biasa, lansir Anadolu Agency.

OKI Deklarasikan Yerusalem sebagai Ibukota Palestina

Erdogan menegaskan kembali bahwa Yerusalem adalah “garis merah (ambang batas)” bagi gerakan Muslim seluruh dunia dan Presiden AS Donald Trump yang baru-baru ini “tidak memiliki nilai.”

“Kami … bersama dengan 1,7 miliar muslim di dunia, sekali lagi mengonfirmasikan bahwa kami menolak keputusan pemerintah Amerika.”

Mengesampingkan mediasi AS antara Israel dan Palestina, Erdogan mengatakan bahwa Amerika tidak mungkin lagi memainkan peran mediasi dalam proses perdamaian Israel-Palestina.

“Peran Amerika selesai,” tambahnya.

Selama pidatonya, Erdogan meminta AS untuk mencabut “keputusan nyeleneh” atas Yerusalem.

“Kami mengharapkan pihak berwenang Amerika untuk mencabut keputusan yang salah ini secepat mungkin,” katanya, seraya menambahkan bahwa nasib Yerusalem “tidak dapat diserahkan ke negara yang tumbuh subur dari darah dan memperluas wilayahnya dengan membunuh anak-anak, warga sipil, dan wanita.”

Presiden juga meminta para pemimpin OKI untuk mempertahankan sikap tegas mereka atas Yerusalem setelah pertemuan puncak tersebut.

“Kami, bersama dengan mitra internasional kami akan melanjutkan perjuangan kami atas Yerusalem atas dasar hukum dan legitimasi sampai pemerintah AS mencabut keputusan yang salah ini,” katanya.

Dalam konferensi pers yang sama, Sekretaris Jenderal OKI Yousef al-Othaimeen mengatakan keputusan Trump tentang Yerusalem “tidak akan mengubah apapun di lapangan.”

Mengecam Saja Tidak Cukup, Jokowi Didesak Kirim Pasukan Militer ke Palestina

Sekretaris jenderal mengatakan bahwa status definitif kota suci Yerusalem hanya dapat dicapai melalui negosiasi sesuai dengan resolusi PBB.

Pekan lalu, Trump mengumumkan keputusannya – meski mendapat tentangan luas di Timur Tengah – untuk secara formal mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel.

Pengumuman tersebut memicu kecaman keras dari seluruh dunia, termasuk Turki, Uni Eropa dan PBB.

Kategori : Internasional

Tags : al quds Erdogan OKI palestina turki yerusalem

Innalillahi, Senator AM Fatwa Meninggal Dunia

14 Des 2017 07:17:23
Innalillahi, Senator AM Fatwa Meninggal Dunia

JAKARTA (Jurnalislam.com)–Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) AM Fatwa meninggal dunia Kamis, 14 Desember 2017, pukul 06.25 WIB. Fatwa wafat dalam usia 78 tahun.

“Ayah sakit kanker hati,” ujar anak Fatwa, Dian Islamiati, dilansir VIVA, Kamis, 14 Desember 2017.

Jenazah akan disalatkan di rumah duka Jalan Condet Pejaten Nomor 11, Jakarta. Setelah Zuhur, jenazah akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan, Kalibata. “Itu permintaan bapak,” ujar Dian.

Andi Mappetahang Fatwa atau dikenal dengan AM Fatwa lahir di Bone Sulawesi Selatan 12 Februari 1939. Sekarang beliau merupakan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) perwakilan Provinsi DKI Jakarta.

AM Fatwa pada era orde lama dan orde baru menjadi ikon perlawanan dan sikap kritis terhadap rezim otoriter Orde Lama dan Orde Baru. Itulah sebabnya sejak muda ia sudah mengalami teror dan tindak kekerasan yang dilakukan oleh intel-intel kedua rezim otoriter tersebut, hingga keluar masuk rumah sakit dan penjara. (maza/viva)

 

Kategori : Nasional

Tags : am fatwa orba orla rezim

Solusi Dua Negara Sama Saja Mengakui Penjajahan Israel

14 Des 2017 06:49:23 Redaktur: Ally Muhammad Abduh
Solusi Dua Negara Sama Saja Mengakui Penjajahan Israel

SOLO (Jurnalislam.com)-Ketua Badan Kordinasi Lembaga Dakwah Kampus (BKLDK) Soloraya Agus Setyawan mengatakan bahwa mengakui solusi dua negara yaitu Israel dan Palestina sama saja mengakui penjajahan Israel.

Padahal, menurutnya, jelas-jelas Indonesia menentang penjajahan di muka bumi.

“Kita juga mengadakan kajian tentang Palestina agar masyarakat ini paham apa masalah dibalik konflik Palestina ini, kalau solusinya kemerdekaan Israel ini sama saja setuju terhadap penjajahan, harusnya Israel itu diusir dari Palestina,”katanya kepada Jurnalislam.com, Rabu, (13/12/2017).

Lebih lanjut, Agus juga mengajak masyarakat untuk ikut Peduli dengan Penderitaan rakyat Palestina.

Unjuk Rasa Berlanjut: Tarik Keputusan Atau Kami Usir Dubes AS di Indonesia

Menurutnya, saat ini BKLDK telah melakukan kajian-kajian guna memahamkan masyarakat agar mengetahui latar belakang penjajahan yang terjadi di kiblat pertama umat Islam itu

“Tentu manakala masalah ini tidak segera diselesaikan maka kita akan senantiasa berkordinasi dan akan terus menyeru bagaimana pemecahan solusi terhadap Palestina,”pungkasnya.

Kategori : Nasional

Tags : al quds israel palestina penjajahan penjajahan israel

Seruan Boikot Produk Israel Terus Menggema

14 Des 2017 06:43:23
Seruan Boikot Produk Israel Terus Menggema

SOLO (Jurnalislam.com) – Ketua Badan Kordinasi Lembaga Dakwah Kampus (BKLDK) Soloraya Agus Setyawan mendukung gerakan boikot produk zionis Israel.

Hal tersebut lantaran ramainya kembali isu pembelaan Palestina setelah pernyataan sepihak presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengklaim Yerusalem sebagai ibukota Israel.

“Saya sangat setuju sekali, jangan dilihat produknya, kita mendukung gerakan boikot produk-produk Israel dan para pendukungnya,”katanya kepada Jurnalislam.com usai gelar aksi unjuk rasa di Bundaran Gladak, Solo, Rabu, (13/12/2017).

Unjuk Rasa Berlanjut: Tarik Keputusan Atau Kami Usir Dubes AS di Indonesia

Selain itu, Agus mengatakan, bahwa pihaknya akan berkordinasi dengan seluruh Mahasiswa guna menggelar aksi dengan massa yang lebih banyak untuk melakukan perlawanan terhadap pernyataan Presiden AS ke 45 tersebut.

Kategori : Nasional

Tags : al quds amerika bebaskan palestina Boikot Israel Boikot Produk Israel palestina Trump

Sebut Yerusalem Ibu Kota Israel, Umat Islam Solo Sambangi Penerbit Yudhistira

14 Des 2017 06:35:13
Sebut Yerusalem Ibu Kota Israel, Umat Islam Solo Sambangi Penerbit Yudhistira

SOLO (Jurnalislam.com) – Merasa resah dengan beredarnya buku pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) kelas 6 SD yang menulis Yerusalem sebagai ibu kota Israel yang diterbitkan Yudhistira. Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) mendatangi kantor Yudistira di jalan Kutai Raya, Sumber, Banjarsari, Solo, Rabu pagi (13/12/2017).

“Selasa sore (12/12/2017) kita mendapatkan bukti fisik berupa buku cetakan Yudistira tahun 2010 dan Persolan ini menjadi perhatian elemen Islam di kota Solo. Kami mewakili tiga puluh dua ormas islam di kota Solo meminta klarifikasi dari pihak penerbit,” kata Humas LUIS Endro Sudarsono kepada wartawan di Yudhistira.

Sementara itu, Sekjen LUIS, Yusuf Suparno mengatakan, penulisan Yerusalem sebagai ibu kota Israel serta mengkosongkan ibu kota Palestina merupakan kesalahan fatal dan bisa menyesatkan generasi muda, pasalnya, Yerusalem (Al-Quds) selama ini dikenal sebagai ibukota Palestina, untuk itu, jika hal ini merupakan kesengajaan, maka pihaknya akan menempuh jalur hukum.

“Tidak bisa kita bayangkan, berapa generasi betapa banyak anak yang sudah salah mengerti bahwa Yerusalem adalah ibu kota Israel. Padahal Yerusalem adalah ibukota Palestina, “ungkapnya

“Kalau ini kesengajaan tentu kami akan melakukan langkah langkah hukum,”imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, kepala marketing kantor distribusi Penerbit Yudhistira Kota Surakarta Susilo berterima-kasih dengan LUIS yang sudah mengoreksi buku tersebut, menurutnya, pihaknya tidak mengetahui kesalahan buku IPS yang ada di halaman 56 itu, meskipun buku tersebut sudah dicetak skala Nasional pada tahun 2006,2010, dan 2016.

“Selama ini tidak ada komplain, mungkin karena sekarang sedang hangat kecaman ada presiden Amerika.Tapi kami berterima kasih kepada LUIS dan Ormas Islam karena dengan demikian kesalahan ini tidak berlanjut,”paparnya.

Lebih lanjut, Susilo mengaku tidak tahu jumlah buku yang sudah beredar dalam skala nasional. Namun, kata Susilo, di Kota Solo setidaknya ada ribuan buku yang sudah di distribusikan, Pihaknya berjanji akan menghentikan distribusi buku tersebut.

Kategori : Nasional

Tags : al quds bebaskan palestina israel penerbit yudhistira salah tulis yerusalem yudhistira

Navigasi pos

Pos-pos lama
Pos-pos baru
Dukung Kami

Opini

Krisis Energi Global dan Rapuhnya Kedaulatan Energi Nasional

Krisis Energi Global dan Rapuhnya Kedaulatan Energi Nasional

18 Mar 2026 21:49:48
Menyoal Perwali Santunan Kematian Bagi Rakyat Miskin

Menyoal Perwali Santunan Kematian Bagi Rakyat Miskin

17 Mar 2026 05:02:12
Ketika Regulasi Media Sosial Berpotensi Menghentikan Anak Berkarya: Lindungi tapi Jangan Mematikan!

Ketika Regulasi Media Sosial Berpotensi Menghentikan Anak Berkarya: Lindungi tapi Jangan Mematikan!

17 Mar 2026 05:01:06
Pembatasan Akun Medsos Pada Anak, Langkah Efektif Menjaga Generasi?

Pembatasan Akun Medsos Pada Anak, Langkah Efektif Menjaga Generasi?

13 Mar 2026 04:53:36

Internasional

Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

5 Feb 2026 12:38:35
Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

5 Feb 2026 12:37:07
Israel Terus Bujuk AS agar Serang Iran, Turki Peringatkan Bahaya Perang Regional

Israel Terus Bujuk AS agar Serang Iran, Turki Peringatkan Bahaya Perang Regional

5 Feb 2026 12:35:37
Tekanan AS Meningkat, Iran Melunak soal Nuklir dan Buka Negosiasi

Tekanan AS Meningkat, Iran Melunak soal Nuklir dan Buka Negosiasi

5 Feb 2026 12:33:24

jurnalislam.com

  • Iklan
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Dukung Kami

INFOGRAFIK

 
 
 
 

Alamat Redaksi

Boulevard Raya No 16 Blok A 1 No 16 Taman Cilegon Indah (TCI), Cilegon, Banten
+62 813-1029-0583

Info Iklan :
+62 821-2000-0527
marketing@jurnalislam.com

Kirim tulisan :
redaksi.jurnalislam@gmail.com
newsroom@jurnalislam.com

COPYRIGHT © 2026 JURNALISLAM.COM, ALL RIGHT RESERVED