BRUSSELS (Jurnalislam.com) – Posisi Uni Eropa dalam hukuman mati bersifat universal dan blok tersebut bekerja secara aktif untuk menekannya di mana-mana dalam segala situasi, juru bicara Uni Eropa mengatakan pada hari Kamis (4/1/2018).
Ucapan Carlos Martin Ruiz de Gordejuela muncul sebagai jawaban atas pertanyaan yang diajukan oleh koresponden Anadolu Agency di Brussels pada sebuah konferensi pers di ibukota Belgia tersebut.
“Uni Eropa menentang hukuman mati pada warga Palestina dalam segala situasi dan kasus tanpa pengecualian,” kata Gordejuela.
Knesset (parlemen Israel) pada hari Rabu menyetujui pembacaan awal sebuah undang-undang kontroversial yang akan memungkinkan pihak berwenang Israel menjatuhkan hukuman mati kepada warga Palestina yang terlibat dalam “operasi melawan target Israel.”
Diusulkan oleh partai Yisrael Beiteinu yang paling kanan, sidang pembacaan pertama RUU tersebut disetujui oleh hasil pemungutan suara 52 melawan 49. Namun usulan itu harus disetujui melalui sidang bacaan kedua dan ketiga sebelum menjadi undang-undang.
WASHINGTON (Jurnalislam.com) – Muslim diperkirakan akan menjadi kelompok agama terbesar kedua di Amerika Serikat setelah umat Kristen pada tahun 2040, menurut sebuah laporan baru.
Ada 3,45 juta Muslim yang tinggal di AS pada tahun 2017 yang mewakili sekitar 1,1 persen dari total populasi, sebuah penelitian oleh Pew Research Center menemukan.
Saat ini, jumlah orang Yahudi melebihi jumlah Muslim sebagai kelompok agama terbesar kedua namun diperkirakan akan berubah pada tahun 2040 karena “populasi Muslim AS akan tumbuh lebih cepat daripada populasi Yahudi di negara tersebut,” kata laporan itu, lansir Aljazeera.
Jumlah pengikut Islam di AS telah berkembang pada tingkat sekitar 100.000 per tahun karena migrasi umat Islam, penyebaran dakwah dan tingkat kesuburan yang lebih tinggi di kalangan Muslim Amerika, hasil temuan Pew Center selama penelitian dan survei demografis.
“Sejak penelitian pertama kami [2007] mengenai populasi Muslim Amerika, jumlah Muslim AS telah berkembang pesat,” katanya.
Kristen sejauh ini merupakan agama terbesar di Amerika Serikat sekitar 71 persen populasi.
KABUL (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 11 orang tewas dalam sebuah bom martir yang menargetkan pasukan keamanan di ibukota Afghanistan, Kabul, Kamis (4/1/2018).
Waheed Majrooh, juru bicara kementerian kesehatan masyarakat, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa sedikitnya 25 lainnya menderita luka-luka dalam serangan yang terjadi di daerah Banaee di distrik PD9 Kabul.
Ambulans bergegas ke tempat kejadian untuk memindahkan orang-orang yang terluka ke rumah sakit dari daerah yang dekat dengan kedutaan besar AS dan misi luar negeri lainnya.
Kelompok Islamic State (IS) mengeluarkan sebuah pernyataan di kantor berita Amaq yang menklaim bahwa pihaknya bertanggung jawab atas ledakan tersebut.
Seorang pembom bunuh diri yang mengenakan rompi peledak menargetkan petugas polisi dan agen intelijen, membunuh atau melukai sekitar 80 di antaranya, katanya.
Serangan tersebut merupakan yang terbaru dalam gelombang kekerasan yang menewaskan ratusan warga sipil di Afghanistan pada 2017.
Pengeboman hari Kamis terjadi beberapa hari setelah seorang penyerang martir membunuh sedikitnya 41 warga sipil dan melukai lebih dari 80 lainnya di sebuah pusat kebudayaan Syiah di Kabul, yang menggarisbawahi situasi keamanan genting di ibukota Afghanistan. Serangan itu juga diklaim dilakukan oleh IS.
MOSKOW (Jurnalislam.com) – Moskow pada hari Kamis (4/1/2018) mendesak AS agar tidak melakukan intervensi dalam urusan domestik Iran di tengah demonstrasi yang berkecamuk menentang pemerintah hampir di seluruh negeri.
“Kami memperingatkan AS menentang upaya mereka mencampuri urusan dalam negeri Republik Iran,” kata Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Ryabkov kepada kantor berita resmi TASS, lansir Anadolu Agency.
Ryabkov mengatakan bahwa dia yakin Iran akan mengatasi kesulitan saat ini meski ada banyak usaha untuk mengubah inti dari apa yang terjadi di sana.
Dia mengatakan bahwa Washington “dengan sengaja” menggunakan situasi di Iran untuk mencoba merongrong stabilitas Rencana Aksi Komprehensif Bersama (Joint Comprehensive Plan of Action-JCPOA), sebuah kesepakatan yang ditandatangani pada tahun 2015 antara Iran dan kekuatan dunia untuk mengekang aktivitas nuklir Teheran dengan imbalan mengangkat beberapa sanksi ekonomi.
Ryabkov mengatakan bahwa Rusia mendukung kesepakatan nuklir dan pemenuhannya oleh semua pihak, terutama AS.
Presiden AS Donald Trump men-tweet pada hari Selasa bahwa Washington menyaksikan demonstrasi massa terus berlanjut di seluruh pusat-pusat populasi utama Iran.
“Rakyat Iran akhirnya bertindak melawan rezim Iran yang brutal dan korup,” tweeted Trump.
Tentang seruan AS untuk sesi darurat Dewan Keamanan PBB, Ryabkov mengatakan bahwa proses internal di Iran tidak terkait dengan fungsi undang-undang dewan tersebut.
“Sangat disayangkan rekan Amerika kita harus diingatkan lagi tentang dasar-dasar diplomasi,” kata Ryabkov kepada TASS.
Kamis lalu, warga Iran turun ke jalan di kota-kota di timur laut Masyhad dan Kashmar untuk memprotes kenaikan inflasi dan menganggap pemerintah salah mengelola Negara.
Demonstrasi ini diikuti oleh demonstrasi pro-pemerintah yang jugabesar pada hari Sabtu dan Rabu.
Korps elit Garda Revolusi Syiah Iran mengatakan pada hari Rabu bahwa demonstrasi telah berakhir.
“Hari ini adalah hari berakhirnya penghasutan,” Mayor Jenderal Mohammad Ali Jafari menyatakan dalam siaran pers di televisi pemerintah Iran.
Sejak demonstrasi pertama kali meletus, sedikitnya 23 orang demonstran telah terbunuh – termasuk seorang perwira polisi – sementara ratusan lainnya dilaporkan telah ditahan.
SURIAH (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 23 warga sipil tewas pada hari Rabu (/3/1/2018) di daerah oposisi Suriah di Ghouta Timur, dekat Damaskus. Mayoritas korban tewas akibat serangan udara Rusia, kata sebuah monitor.
Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris mengatakan kepada AFP , Kamis (4/1/2018), bahwa 18 orang tewas akibat serangan Rusia di kota Misraba, sementara sisanya tewas dalam baku tembak dengan pasukan rezim Suriah. Kepala Observatorium Rami Abdel Rahman mengatakan tiga anak dan 11 perempuan termasuk di antara mereka yang terbunuh.
Ghouta Timur, sebuah daerah kantong kecil di sebelah timur ibukota Damaskus, sebagian besar dikendalikan oleh oposisi dari kelompok Jaish al-Islam. Rusia pertama kali meluncurkan serangan bom pada tahun 2015 untuk mendukung pasukan pimpinan rezim Syiah Bashar al-Assad yang terkepung.
Serangan tersebut membantu rezim Assad mendapatkan kembali kendali atas sebagian besar wilayah Suriah yang dilanda perang.
Observatorium bergantung pada jaringan sumber di Suriah dan mengatakan bahwa mereka menentukan pesawat pihak mana yang melakukan serangan dari jenis, lokasi, pola penerbangan dan amunisi yang digunakan.
PALESTINA (Jurnalislam.com) – Pasukan penjajah Israel telah menembak mati seorang remaja Palestina di pinggiran utara kota Ramallah, Tepi Barat yang diduduki, menurut pejabat Palestina.
Kementerian kesehatan Palestina mengidentifikasi anak laki-laki berusia 17 tahun itu sebagai Musab Firas al-Tamimi dari desa Deir Nitham, di mana penembakan hari Rabu (3/1/2018) terjadi.
“Dia meninggal tak lama setelah pasukan pendudukan menembakkan peluru ke lehernya,” Maria Aqraa, seorang juru bicara kementerian, mengatakan kepada Al Jazeera.
“Dia dipindahkan ke rumah sakit di Ramallah dan meninggal beberapa menit kemudian,” tambahnya.
Aqraa mengatakan Musab ditembak saat terjadi konfrontasi dengan tentara Israel.
Menurut situs berita Times of Israel, tentara Israel mengatakan bahwa Musab “tampaknya memegang pistol”, namun “tidak segera dikonfirmasikan bahwa al-Tamimi membawa senjata pada saat penembakan tersebut”.
Seorang juru bicara tentara dilaporkan mengatakan kepada situs web bahwa pembunuhan Musab sedang diselidiki.
Musab adalah anggota keluarga Tamimi yang tinggal di desa Nabi Saleh, di mana seorang aktivis remaja terkemuka ditangkap pada 19 Desember.
Ahed Tamimi difilmkan menampar seorang tentara yang berdiri di luar rumahnya, setelah pasukan zionis menembak sepupunya yang berusia 15 tahun dengan peluru karet.
Keluarga tersebut telah dianiaya bertahun-tahun oleh tentara penjajah Israel yang telah menahan dan membunuh beberapa anggota keluarga mereka selama demonstrasi desa pekanan tanpa senjata menentang pencurian tanah mereka untuk pemukiman Yahudi ilegal di dekatnya, Halamish.
Ayah Musab, Firas, mengatakan bahwa tentara zionis telah memprovokasi penduduk kedua desa tersebut selama berbulan-bulan.
Musab Tamimi saat ditembak mati oleh serdadu Israel
Dia mengatakan kepada Al Jazeera bahwa tentara Israel menggerebek Deir Nitham sekitar pukul 8 pagi waktu setempat (6:00 GMT) pada hari Rabu setelah pemuda desa tersebut keluar untuk menghadapi mereka.
“Tentara penjajah telah menyerang desa Deir Nitham dan Nabi Saleh siang dan malam. Mereka masuk, membuat marah penduduk, menyerang rumah kita pada malam hari dan melemparkan bom-bom di jalan. Ini adalah kenyataan yang kita hadapi setiap hari,” kata Firas.
“Kita tidak bisa terus diam dan terus menonton. Tidak ada yang mendengarkan kita – tidak ada yang merasakan sakit yang kita alami. Dunia hanya menonton dalam diam.”
Sejak 6 Desember, ketika Presiden AS Donald Trump mengumumkan Yerusalem sebagai ibu kota Israel, 16 warga Palestina telah dibunuh oleh tentara zionis. Sebagian besar selama demonstrasi menentang keputusan Washington.
Pembunuhan Musab, yang tidak terkait dengan demonstrasi menentang Trump, membuat dia menjadi orang Palestina pertama yang ditembak mati oleh pasukan penjajah Israel pada tahun 2018.
PALESTINA (Jurnalislam.com) – Kantor Presiden Palestina Mahmud Abbas mengatakan pada hari Rabu (3/1/2018) bahwa Yerusalem “tidak dijual” setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengurangi bantuan tahunan lebih dari $ 300 juta untuk memaksa mereka ke meja perundingan.
“Yerusalem adalah ibukota abadi negara Palestina dan bukan untuk dijual untuk emas atau miliaran dollar,” juru bicara Abbas Nabil Abu Rudeina mengatakan kepada AFP, mengacu pada pengakuan Trump terhadap Yerusalem sebagai ibukota Israel.
Deklarasi 6 Desember tersebut membuat Abbas mengatakan bahwa Amerika Serikat tidak dapat lagi berperan dalam proses perdamaian Timur Tengah.
“Kami tidak menentang untuk kembali ke perundingan, tapi (perundingan ini seharusnya) berdasarkan undang-undang dan resolusi internasional yang telah mengakui sebuah negara Palestina merdeka dengan Yerusalem timur sebagai ibukotanya,” kata Abu Rudeina.
Trump membuat ancaman pendanaan dalam tweet pada hari Selasa, dengan mengatakan: “Kami membayar orang-orang Palestina RATUSAN JUTA DOLLAR setahun dan tidak mendapat penghargaan atau penghormatan.”
“Dengan rakyat Palestina yang tidak lagi mau berbicara damai, mengapa kita harus melakukan pembayaran masa depan yang besar-besaran ini kepada mereka?”
Belum jelas apakah Trump mengancam semua anggaran, senilai $ 319 juta pada 2016, menurut data pemerintah AS.
PALESTINA (Jurnalislam.com) – Enam belas dari 55 tentara zionis yang tewas tahun lalu (2017) karena melakukan bunuh diri, sebuah laporan berdasarkan statistik tentara mengatakan pada hari Selasa (2/1/2018).
Dua belas lainnya tewas dalam kecelakaan mobil dan sembilan oleh tembakan rekannya sendiri sementara yang lainnya tewas karena penyakit, serangan oleh pejuang Palestina dan kecelakaan di dalam basis militer, menurut laporan Channel 12 berdasarkan statistik tentara, lansir World Bulletin Rabu (3/1/2018).
SURIAH (Jurnalislam.com) – Sebuah helikopter Rusia jatuh di Suriah pada malam Tahun Baru membunuh kedua pilot yang berada di dalamnya, kementerian pertahanan Moskow mengatakan pada hari Rabu (3/1/2018).
Helikopter militer Mi-24 itu terbang ke Hama, Suriah barat laut, dan tidak ada penembakan dari darat, agen mengutip kementerian tersebut mengatakan, lansir Al Arabiya.
“Kedua pilot tewas dalam pendaratan keras 15 km (sembilan mil) dari pangkalan udara tersebut,” kata kementerian tersebut, menambahkan bahwa seorang teknisi juga terluka dan telah dibawa ke pangkalan udara lain untuk perawatan darurat.
Blog tim investigasi Conflict Intelligence Team (CIT) mengutip sebuah berita dari sebuah forum penerbangan Forumavia yang mengatakan bahwa helikopter tersebut tersangkut kabel listrik dan jatuh saat mengawal sebuah konvoi.
Berita tersebut tidak menentukan apakah helikopter itu mengawal sebuah konvoi kemanusiaan atau unit tempur dan kementerian pertahanan tidak memberikan rincian lebih lanjut.
Rusia terlibat dalam konflik multi-front pada bulan September 2015, saat memulai serangan udara untuk mendukung militer rezim Syiah Nushairiyah Bashar al-Assad.
Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu bulan lalu mengatakan militer telah menyelesaikan penarikan sebagian pasukan dari Suriah seperti yang diperintahkan oleh Presiden Vladimir Putin, namun Rusia akan mempertahankan beberapa unit tempur di negara tersebut, termasuk tiga batalyon dan dua pangkalan udara.
Moskow mengakui dalam beberapa bulan terakhir bahwa pasukan khusus juga aktif di lapangan dalam serangan terhadap pejuang Suriah Anti-Assad.
BANDUNG (Jurnalislam.com)–Lembaga pengelola ZISWAF Sinergi Foundation terus menebar manfaat luas dan kepedulian terhadap sesama. Terhitung pada 2017, Sinergi Foundation berhasil melayani sebanyak 351.917 mustahik di seluruh Indonesia.
Jumlah ini didasarkan pada akumulasi penyaluran dari ragam inovasi program Sinergi Foundation yang secara langsung menyentuh kebutuhan mustahik. Di antaranya program pendidikan sebanyak 2.342 penerima manfaat, bidang ekonomi dengan 114.364 penerima manfaat, bidang kesehatan dengan 157.218 penerima manfaat, dan ranah sosial di angka 77.993 orang.
“Jerih payah ini adalah upaya kami menyalurkan amanah dari elemen peduli. Ini bagian dari komitmen Sinergi Foundation sebagai sebagai lembaga milik publik yang telah lama bergerak dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat,” kata CEO Sinergi Foundation, Ima Rachmalia dalam keterangan tertulis yang diterima Jurnalislam.com.
Selama 2017, capaiannya cukup menggembirakan. Di ranah kesehatan, misalnya. Sinergi Foundation melalui Rumah Bersalin Cuma-Cuma (RBC) telah menjejak usia yang ke-13. RBC melayani 157.218 pelayanan kesehatan untuk 9.068 member dari kalangan dhuafa. Pun, ia menjadi saksi 7.482 kelahiran bayi dari keluarga kalangan lemah di negeri ini.
Di program Lumbung Desa, Sinergi Foundation berkolaborasi dengan Yayasan Selaawi Reksamandiri, mengembangkan budidaya tanaman bambu di salah satu wilayah Garut, yakni Desa Samida Selaawi Garut. Menurut Ima, ini adalah sinergi yang fokus sepenuhnya pada maslahat bagi masyarakat sekitar, menyalurkan dana umat melalui program Lumbung Bambu. Pada 2017, Sinergi Foundation menanam sejumlah 4.252 benih dari 32 jenis bambu yang berbeda.
“Terpenting dari segala hal tersebut adalah pemberdayaan masyarakat. Para petani diajak turun langsung untuk mengoptimalkan potensi desa mereka,” kata Ima.
Kini, menyambut 2018, Sinergi Foundation akan kembali bergerak. Kali ini, Ima bergembira mengabarkan akan menghadirkan WakafPro, yang kehadirannya seiring dengan mindset dan paradigma masyarakat tentang wakaf yang kian menghangat. Apalagi, di ranah wakaf, sepak terjang WakafPro–Sinergi Foundation lama dikenal.
“Misalnya, pada 2016 lalu, Rumah Makan Ampera berbasis wakaf produktif pertama di Indonesia, resmi diluncurkan,” kata Ima.
Ia memungkas, “Potensi wakaf ini seperti ‘harimau tidur’. Selama ini yang digemborkan adalah zakat-infak, padahal bila potensi ini digali lebih maksimal, sangat mungkin berdampak bagi kesejahteraan masyarakat,” [mr/alhikmahco]