Sabtu, 17 Syawal 1447 / 04 April 2026
Search for:
  • Beranda
  • Berita
    NasionalInternasionalFeature
  • Artikel
    AnalisaKolomOpini
  • Khazanah
    IslamasterIslamophobiaKomunitasMuallafPesantrenHikmah
  • Syariah
    AqidahEkonomiFiqhAkhlaqSiyasah
  • Jejak Islam
    Jejak Islam BangsaJejak Islam Dunia
  • Muslimah
  • Keluarga
  • Jurnalislam TV
  • InfoGrafik

Dunia Kutuk Serangan Israel pada Hari Land Day

02 Apr 2018 10:38:42
Dunia Kutuk Serangan Israel pada Hari Land Day

ANKARA (Jurnalislam.com) – Daftar pemimpin dunia yang mengutuk serangan-serangan pasukan penjajah zionis terhadap warga sipil di Jalur Gaza yang telah membuat martir 16 warga Palestina dan 1.500 lebih terluka selama protes damai hari sebelumnya terus bertambah pada hari Sabtu, Anadolu Agency melaporkan, Ahad (1/4/2018).

Kementerian luar negeri Jerman menyuarakan keprihatinan mendalam atas ketegangan antara Palestina dan pasukan penjajah Israel.

Bentrokan itu memperjelas bahwa, “Kelanjutan negosiasi antara Palestina dan Israel mutlak diperlukan,” katanya dalam sebuah pernyataan.

“Hanya dengan cara ini bisa tercipta solusi yang memberikan hak untuk hidup yang bermartabat dan penentuan nasib sendiri bagi semua warga yang hidup antara Mediterania dan Sungai Yordan.”

Erdogan pada PM Israel: Anda Seorang Teroris, Negara Anda adalah Negara Teror

Kementerian Inggris untuk Timur Tengah dan Afrika Utara menyatakan kekhawatiran yang sama.

“Kami sangat prihatin dan sedih dengan peristiwa di Gaza. Inggris menyerukan untuk tenang dan menahan diri serta memperbarui & mendesak komitmen proses politik untuk menyelesaikan masalah yang tidak bisa dilakukan dengan kekerasan,” kata Alistair Burt di Twitter.

Yang juga bergabung dengan paduan suara keprihatinan adalah Menteri Luar Negeri Italia Angelino Alfano, yang mendesak kedua belah pihak untuk menemukan solusi mendesak untuk meredakan ketegangan dan memungkinkan warga Israel dan Palestina hidup dalam damai dan keamanan.

Di Irak, juru bicara kementerian luar negeri Ahmad Mahcub mengatakan negaranya berdiri bersama Palestina. Dia menegaskan dukungan kuat Baghdad untuk Palestina dan mencela penggunaan peluru tajam terhadap pengunjuk rasa damai di Jalur Gaza sebagai pelanggaran terbuka terhadap hukum internasional.

“Saya dengan tegas mengutuk kekerasan yang tidak perlu dan tidak proporsional dari Israel, terhadap warga sipil Palestina yang tidak bersenjata yang melancarkan protes demi menyoroti situasi sulit yang mereka hadapi,” isi pesan dari Bakir Izetbegovic, anggota Bosniak dari Presidensi Tripartit Bosnia-Herzegovina.

Ulama Internasional Ajak Kaum Muslim Dunia Dukung Hak Tanah Warga Palestina

Dia menyoroti fakta bahwa warga Gaza menggunakan listrik hanya selama empat jam setiap hari, dan sebagian besar penduduk kekurangan akses atas air minum, sementara 70 persen penduduk hidup dengan kurang dari $ 2 dolar per hari.

Izetbegovic mendesak PBB, Uni Eropa dan komunitas internasional mengakhiri kekerasan Israel terhadap warga Palestina.

Ikhwanul Muslimin Mesir juga mengutuk serangan dan penggunaan “kekuatan mematikan” oleh Israel terhadap warga Gaza.

“The Great Return March adalah referendum revolusioner terhadap proyek-proyek untuk melikuidasi Palestina dan surat kematian untuk the Deal of Century (Kesepakatan Terbesar Abad Ini),” kata Talaat Fahmi, juru bicara kelompok itu.

Fahmi mengatakan warga Palestina membela tanah suci sementara komunitas internasional tetap diam dalam menghadapi pelanggaran Israel.

Selain warga Gaza yang tewas, ribuan lainnya juga terluka ketika pasukan Israel menembaki demonstran dalam menandai Land Day, peringatan tahunan kematian enam warga Arab Israel yang dibunuh oleh pasukan Israel pada tahun 1976, selama demonstrasi menentang penyitaan tanah pemerintah di Israel utara.

54 Warga Gaza Tewas, Begini Kondisi Penjara Terbuka Terbesar di Dunia

Demonstrasi hari Jumat tersebut adalah awal dari protes enam pekan yang puncaknya akan berlangsung pada 15 Mei, yang oleh warga Palestina disebut hari “Nakba,” atau Malapetaka, yaitu hari ketika Israel didirikan.

Para demonstran menuntut agar para pengungsi Palestina memperoleh hak untuk kembali ke kota-kota dan desa-desa yang ditinggalkan keluarga mereka ketika melarikan diri, atau diusir, saat negara Israel diciptakan pada tahun 1948.

Kategori : Internasional

Tags : Gaza palestina yerusalem

Erdogan pada PM Israel: Anda Seorang Teroris, Negara Anda adalah Negara Teror

02 Apr 2018 10:14:34
Erdogan pada PM Israel: Anda Seorang Teroris, Negara Anda adalah Negara Teror

ADANA (Jurnalislam.com) – Presiden Turki pada hari Ahad (1/4/2018) mengkritik Perdana Menteri zionis Benjamin Netanyahu atas komentarnya tentang operasi anti-teror yang sedang berlangsung di Afrin, Suriah.

“Dia mengatakan tentara kami menindas orang-orang di Afrin. Netanyahu, Anda sangat lemah, sangat miskin,” kata Recep Tayyip Erdogan, lansir Anadolu Agency.

“Kami berurusan dengan teroris, tetapi Anda tidak. Karena Anda adalah negara teror,” kata Erdogan di hadapan kongres Partai Keadilan dan Pembangunan (AK) yang berkuasa di provinsi selatan Adana.

Ulama Internasional Ajak Kaum Muslim Dunia Dukung Hak Tanah Warga Palestina

Pernyataan Erdogan muncul setelah sedikitnya 16 warga Gaza menjadi martir dan ribuan lainnya terluka pada hari Jumat ketika pasukan zionis Yahudi menembaki demonstran yang menandai “Land Day.”

Land Day adalah peringatan tahunan Palestina atas kematian enam warga Arab Israel yang dibunuh oleh pasukan Israel pada tahun 1976 selama demonstrasi menentang penyitaan tanah oleh pemerintah di Israel utara.

Menyebut pemimpin Israel sebagai “penjajah” di Palestina, Erdogan mengatakan Netanyahu tidak memiliki hak untuk mengkritik Turki.

“Anda juga seorang teroris. Sejarah merekam apa yang telah Anda lakukan kepada semua orang Palestina yang tertindas,” kata Erdogan, seraya menambahkan bahwa ia yakin warga Israel juga terganggu oleh kejahatan Netanyahu.

Bunuh 17 Warga Palestina, PM Zionis Netanyahu Puji Pasukan Israel

Demonstrasi hari Jumat tersebut adalah awal dari protes enam pekan yang puncaknya akan berlangsung pada 15 Mei, yang disebut hari “Nakba,” atau Malapetaka, yaitu hari ketika Israel didirikan.

Para demonstran menuntut agar para pengungsi Palestina memperoleh hak untuk kembali ke kota-kota dan desa-desa yang ditinggalkan keluarga mereka ketika melarikan diri, atau diusir, saat negara Israel didirikan pada tahun 1948 melalui PBB.

Kategori : Internasional

Tags : Erdogan palestina Recep Tayyip Erdogan

Mujahidin Somalia Serang Pangkalan Militer Uni Eropa, Al Shabab: 59 Pasukan Salib Tewas

02 Apr 2018 09:53:32
Mujahidin Somalia Serang Pangkalan Militer Uni Eropa, Al Shabab: 59 Pasukan Salib Tewas

SOMALIA (Jurnalislam.com) – Para pejuang Al-Shabab yang bersenjata berat menyerang sebuah pangkalan militer Uni Afrika di sebelah barat daya ibukota Somalia, Mogadishu.

Sekelompok orang bersenjata pada hari Ahad (1/4/2018) meledakkan sedikitnya dua mobil di kamp militer di kota Bulo Marer, lalu terlibat pertempuran dengan tentara dari Misi Uni Afrika di Somalia (African Union Mission in Somalia-AMISOM).

Pertempuran berlangsung selama beberapa jam, menurut warga dan pejabat militer.

Mohamud Jimale, seorang perwira militer Somalia di kota itu, mengatakan kepada media setempat bahwa kelompok terkait al-Qaeda tersebut menderita kerugian besar dalam serangan itu dan mundur setelah pertempuran senjata yang panjang.

Al Shabaab Serang Pangkalan Militer Somalia, 26 Pasukan Tewas

Sementara itu, Abdiaziz Abu Mus’ab, juru bicara militer kelompok Al-Shabab, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa mereka kehilangan 14 pejuang.

“Para Mujahidin memasuki basis tentara salib dan menewaskan paling tidak 59 orang. Para pejuang kami juga menyerang lima pangkalan lainnya,” kata Mus’ab.

Penduduk dekat kota Golweyn juga melaporkan ledakan kendaraan yang menargetkan pasukan Uni Afrika (African Union-AU) pada Ahad pagi.

Al Shabaab Bebaskan 8 Petugas Kemanusian Somalia

Al-Shabab, yang berjuang untuk menggulingkan pemerintah Somalia bentukan AS, secara rutin menargetkan pasukan AU yang ditempatkan di negara itu.

Kelompok jihad itu didesak keluar dari Mogadishu pada tahun 2011 oleh pasukan Somalia yang didukung oleh tentara AMISOM.

Kategori : Internasional

Tags : al shabab AMISOM somalia

Jaishul Islam Bantah Laporan Telah Sepakat dan Menyerahkan Kota Douma ke Rezim Assad

02 Apr 2018 09:45:05
Jaishul Islam Bantah Laporan Telah Sepakat dan Menyerahkan Kota Douma ke Rezim Assad

SURIAH (Jurnalislam.com) – Seorang anggota dewan Douma di Ghouta Timur mengatakan bahwa laporan tentang kesepakatan untuk menyerahkan kota yang dikendalikan oposisi kepada rezim Suriah tidak benar.

Iyad Abdelaziz dikutip oleh kantor berita Associated Press, Ahad (1/4/2018), bahwa tidak ada kesepakatan yang dicapai untuk meminta kelompok oposisi Jaish al-Islam meninggalkan Douma ke Suriah utara dan menyerahkan kota itu kepada pasukan pemerintah, lansir Aljazeera.

Dia menambahkan, bagaimanapun, bahwa “beberapa orang yang terluka” akan diizinkan untuk mengungsi pada hari Senin.

Sebelumnya pada hari Ahad, kantor berita negara Suriah telah melaporkan bahwa Jaish al-Islam, yang mengontrol Douma, kota terbesar di Ghouta, telah mencapai kesepakatan dengan rezim Suriah untuk berangkat ke daerah yang dikuasai oposisi di Suriah utara.

Pasukan Syiah Rezim Assad Siap Gempur Jaishul Islam Jika Tidak Keluar dari Ghouta Timur

Namun, Jaish al-Islam belum mengkonfirmasi laporan itu dan hanya mengatakan pada hari Sabtu bahwa mereka telah setuju untuk mengevakuasi yang terluka ke Idlib di barat laut Suriah.

Juga pada hari Ahad, media Syiah, Hizbullah, mengatakan bahwa kesepakatan telah dicapai dengan kelompok oposisi untuk mengevakuasi para pejuang ke Jarablus, sebuah kota di Suriah utara dekat perbatasan dengan Turki.

Jaish al-Islam telah terlibat dalam negosiasi yang ditengahi Rusia dengan rezim Suriah selama beberapa hari hingga sekarang.

Pemerintah mengancam akan menyerbu kota, jika oposisi tidak setuju menyerahkan wilayah terakhir di daerah kantong itu sebagai pertukaran untuk perjalanan yang aman ke Idlib.

Sasaran Serangan Udara Rusia Kini Beralih ke Idlib, 14 Warga Tewas

Hamza Berakdar, juru bicara Jaish al-Islam, mengatakan pada hari Sabtu bahwa oposisi bersenjata di Douma menolak untuk pergi dalam pemaksaan.

“Posisi kami konsisten dan jelas,” katanya. “Kami menolak untuk dipindahkan secara paksa dan menolak perubahan demografi di Ghouta Timur.”

Kemudian pada hari yang sama, kepala kantor politik Jaish al-Islam, Yaser Dilwan, mengatakan bahwa negosiasi sedang berlangsung dan tampak optimis, tetapi tidak memberikan rincian apapun selain mengatakan bahwa negosiasi menyarankan opsi yang berbeda.

Komentar itu datang pada hari yang sama ketika tentara Suriah menyatakan “kemenangan” terhadap kelompok oposisi di Ghouta Timur.

Komando Umum Angkatan Darat dan Angkatan Bersenjata Suriah mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Ghouta Timur, dengan pengecualian Douma, sekarang di bawah kendali mereka lagi.

“Formasi pasukan bersenjata, dibantu oleh pasukan sekutu, mengepung operasi militer di Ghouta Timur di pinggiran Damaskus, dengan kontrol penuh didirikan di seluruh kota-kota dan kota-kota,” kata pernyataan itu.

Diperkirakan 140.000 orang tetap berada di dalam Douma, dengan akses makanan, air dan persediaan medis yang sangat terbatas.

Ghouta Timur diambil alih oleh kelompok oposisi pada pertengahan 2013, lalu dikepung rezim pemerintah Suriah sejak saat itu.

Sedikitnya 1.600 orang tewas setelah peluncuran serangan udara dan darat oleh pasukan rezim Syiah Nushairiyah dan sekutu mereka, Rusia, pada 18 Februari, untuk merebut kembali wilayah yang dulu dikenal sebagai keranjang roti Damaskus.

Pekan lalu, dua kelompok oposisi mencapai kesepakatan evakuasi dengan tentara Rusia, yang memberangkatkan sekitar 19.000 orang ke provinsi utara Idlib. Mereka termasuk pejuang dari kelompok oposisi Faylaq al-Rahman dan Ahrar al-Sham beserta keluarga dan warga lainnya.

Kategori : Internasional

Tags : Ghouta Timur Konflik Suriah

Kapolres Cimahi Datang Lebih Awal Demi Ikut Tausiah Ustaz Abdul Somad

01 Apr 2018 20:04:28
Kapolres Cimahi Datang Lebih Awal Demi Ikut Tausiah Ustaz Abdul Somad

PAROMPONG (Jurnalislam.com), — Kapolres Cimahi, AKBP Rusdy Pramana Suryanagara tak Ingin melewatkan safari dakwah ulama besar Ustad Abdul Somad di Bandung barat. Bahkan dirinya duduk paling depan untuk mendengarkan tausiah Ustad Abdul Somad tersebut, Ahad (1/4/2018) di Eco Pesantren Daarut Tauhid, Bandung.

Kapolres Cimahi mulai mengikuti tausiah Ustaz Abdul Somad sejak selesai shalat subuh di Kota Baru Parahyangan. Bahkan untuk menuju ke Eco Pesantren dirinya rela mengendarai sepeda motor demi menghindari macet. Bahkan sebelum ramai orang dirinya sudah berada di barisan paling depan.

“Iya tadi saya dari subuh ikut di Kota Baru Parahyangan, tadi saya kira-kira jam tujuhan udah sampe disini,” kata saat kajian selesai, di Eco Pesantren DT, Ahad, (1/4/18).

Tak ada pengawalan khusus, Rusdy terlihat mengenakan peci putih dengan seragam lengkap. Di Eco Pesantren DT sendiri ada tiga ulama besar yang memberikan tausiah yaitu, KH Abdullah Gymnastiar, Ustaz Abdul Somad, dan TGB Muhamad Zainul Majdi.

Reporter: Saifal

Kategori : Nasional

Tags : Aa Gym abdul somad dt tgb uas

Ketika Aa Gym, TGB dan Ustaz Abdul Somad Satu Panggung

01 Apr 2018 19:58:31
Ketika Aa Gym, TGB dan Ustaz Abdul Somad Satu Panggung

PAROMPONG (Jurnalislam.com) –Apa jadinya jika tiga tokoh agama nasional yaitu dai kondang KH Abdullah Gymnastiar, Ustaz Abdul Somad, dan Gubernur NTB TGB Muhamad Zainul Majdi berada dalam satu panggung dakwah?

Tentu, materi dari mereka sangat ditunggu-tunggu. Rupanya pertemuan langka ini terjadi pada hari Ahad (1/4/2018) di di Eco Pesantren DT , Bandung.

Tak ada rasa canggung diantara ketiganya, bahkan sesekali mereka saling memuji satu sama lain. Tidak hanya memberikan nasehat kepada jamaah yang hadir namun mereka juga saling memberikan nasehat sesama tiga ulama besar ini.

Ustad Abdullah Gymnastiar, atau akrab disapa Aa Gym ini menjadi moderator dan duduk berada ditengah diantara Ustad Abdul Somad Dan TGB Muhamad Zainul Majdi. Dirinya menceritakan pengalamannya ketika banyak orang yang menghujatnya, hingga ia merasa bahwa telah menuhankan manusia yang kerap memujinya.

Bahkan ketika itu dirinya merasa orang-orang yang dahulu mendekati dirinya kini tak lagi mau mendekat, namun dirinya memetik pelajaran bahwa kawan sejati adalah mereka yang mau bersama kita ketika kita sulit.

” Dari situ kita akan tau siapa teman sejati kita,” katanya dalam menceritakan kisahnya.

Ia melanjutkan, Kala itu dirinya sadar bahwa harta dan popularitas telah menjadi tuhan secara tidak sadar, hingga dirinya meratapi semua hal itu.

Sementara dirinya bercerita, kedua ulama yang berada di samping kiri dan kanannya terlihat terdiam sembari menundukkan pandangan. Diakhir cerita dirinya menyampaikan jangan sampai hal itu terjadi kepada kedua ulama yang ada di samping kiri dan kanannya itu.

Kedua ulama yakni Ustad Abdul Somad, Dan TGB Muhamad Zainul Majdi menerima dan mengaku hal itu adalah pelajaran berharga bagi mereka.

Diakhir acara, ketiganya memimpin doa secara bergantian, mulai dari AA Gym, Ustad Abdul Somad, dan terakhir dari TGB, sementara ketiganya berdoa tak terasa diantara mereka ada yang meneteskan air mata.

Reporter: Saifal

Kategori : Berita Nasional

Tags : Aa Gym abdul somad presiden tgb uas

Ulama Internasional Ajak Kaum Muslim Dunia Dukung Hak Tanah Warga Palestina

01 Apr 2018 11:42:47
Ulama Internasional Ajak Kaum Muslim Dunia Dukung Hak Tanah Warga Palestina

ISTANBUL (Jurnalislam.com) – International Union of Muslim Scholars (IUMS) yang berbasis di Doha pada hari Sabtu (31/3/2018) menyerukan protes di negara-negara seluruh dunia untuk mendukung hak warga Palestina kembali ke rumah mereka.

“Tuntutan Pengungsi Palestina untuk kembali ke tanah di mana mereka dideportasi sejak tahun 1948 adalah permintaan dasar dan legal yang tidak dapat dihapus oleh tahun-tahun yang berlalu,” menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh kelompok itu.

17 Warga Palestina Tewas dan 1.500 Lebih Terluka, Kuwait: DK PBB Gagal

IUMS mengutuk kejahatan Israel di Palestina dan mengatakan opsi “penyerahan” adalah semacam persiapan untuk “Kesepakatan Abad Ini (Deal of the Century)” – yang diduga merupakan rencana AS untuk menyelesaikan perselisihan abadi Palestina-Israel.

Normalisasi dengan Israel tidak serta merta dapat menyapu hak para pengungsi Palestina untuk kembali ke rumah mereka di bawah karpet bersamaan dengan meningkatnya pengepungan dan permukiman Israel, katanya.

Qatar Desak DK PBB dan Kutuk Israel, Begini Pembelaan Amerika pada Zionis

Kelompok ini mendesak orang-orang di negara-negara di seluruh dunia untuk mengatur aksi protes di alun-alun dan di depan kedutaan dan konsulat untuk mendukung Palestina

Kategori : Internasional

Tags : Gaza palestina yerusalem

Qatar Desak DK PBB dan Kutuk Israel, Begini Pembelaan Amerika pada Zionis

01 Apr 2018 11:31:05
Qatar Desak DK PBB dan Kutuk Israel, Begini Pembelaan Amerika pada Zionis

DOHA (Jurnalislam.com) – Qatar juga mengutuk Israel pada hari Jumat (30/3/2018), sementara Kuwait meminta pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB (United Nations Security Council-UNSC) pada hari yang sama, lansir Aljazeera Sabtu (31/3/2018).

Namun, Amerika Serikat memblokir pernyataan UNSC yang mengutuk penggunaan kekuatan Israel.

Walter Miller, perwakilan AS untuk PBB, mengatakan, “Aktor jahat menggunakan protes sebagai alasan untuk menghasut kekerasan dan membahayakan nyawa orang-orang yang tidak bersalah.”

Komentar Miller serupa dengan sikap penjajah Israel terhadap para aksi unjuk rasa pada hari Jumat, yang menyalahkan Hamas atas pembunuhan, dan mengatakan mereka menggunakan “kerusuhan untuk menyamarkan teror.”

Bunuh 17 Warga Palestina, PM Zionis Netanyahu Puji Pasukan Israel

Protes massal, yang disebut Great March of Return, diselenggarakan oleh kelompok-kelompok masyarakat sipil dan didukung oleh semua faksi politik untuk menyerukan hak pengembalian pengungsi Palestina.

Warga Palestina di Gaza berkumpul di lima lokasi berbeda di sepanjang perbatasan dengan Israel, yang pada awalnya berkumpul sekitar 700 meter dari pagar yang dijaga ketat.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres telah menyerukan “penyelidikan independen dan transparan” dan menegaskan kembali “kesiapan” badan dunia untuk merevitalisasi upaya perdamaian.

17 Warga Palestina Tewas dan 1.500 Lebih Terluka, Kuwait: DK PBB Gagal

Federica Mogherini, kepala diplomatik Uni Eropa, juga menyerukan penyelidikan independen atas penggunaan amunisi tajam oleh militer Israel.

“Uni Eropa berduka atas hilangnya nyawa. Pikiran dan perasaan kami bersama dengan keluarga para korban,” kata Mogherini dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu.

“Penggunaan amunisi tajam, khususnya, harus menjadi bagian dari investigasi independen dan transparan,” tambahnya.

“Kebebasan berekspresi dan kebebasan berkumpul adalah hak-hak fundamental yang harus dihormati.”

 

Kategori : Internasional

Tags : Gaza palestina yerusalem

17 Warga Palestina Tewas dan 1.500 Lebih Terluka, Kuwait: DK PBB Gagal

01 Apr 2018 11:07:02
17 Warga Palestina Tewas dan 1.500 Lebih Terluka, Kuwait: DK PBB Gagal

KUWAIT (Jurnalislam.com) – Mansour al-Otaibi, duta besar Kuwait untuk PBB, mengeluarkan pernyataan yang mengkritik Dewan Keamanan karena gagal mengambil tindakan terhadap Israel, lansir Aljazeera Sabtu (31/3/2018)

“Orang-orang di Palestina yang diduduki kecewa karena Dewan Keamanan bertemu, tetapi tidak mengambil tindakan untuk menghentikan pembantaian ini dan menangkap mereka yang bertanggung jawab,” kata pernyataan itu.

17 warga Palestina tewas dan lebih dari 1.500 lainnya terluka ketika pasukan Israel menembakkan peluru tajam ke arah demonstran, menggunakan gas air mata dan peluru baja berlapis karet untuk mendorong mereka untuk mundur, menurut kementerian kesehatan Palestina.

Demonstrasi hari Jumat juga memperingati Land Day, yang berlangsung pada 30 Maret 1976, ketika enam warga Palestina yang tidak bersenjata dibunuh oleh pasukan Israel selama protes terhadap keputusan pemerintah Israel untuk mengambil alih sejumlah besar lahan milik Palestina.

Land Day oleh Palestina dianggap sebagai kelanjutan dari kampanye pembersihan etnis yang dilakukan oleh kelompok-kelompok bersenjata Zionis pada tahun 1948, ketika lebih dari 750.000 orang Palestina diusir dari tanah mereka dalam peristiwa yang dikenal orang Arab sebagai Nakba, atau “malapetaka”.

Sekitar 70 persen dari dua juta penduduk Gaza adalah keturunan dari para pengungsi tahun 1948.

Bunuh 17 Warga Palestina, PM Zionis Netanyahu Puji Pasukan Israel

Hari Jumat adalah dimulainya demonstrasi duduk enam pekan menjelang peringatan Nakba pada 15 Mei.

“Ketika saya melihat keindahan tanah kami yang dicuri, pohon-pohon dan pemandangan yang indah dari semua itu, saya bertanya-tanya: mengapa kita terjebak di kandang ini?” penyelenggara kampanye, Ahmad Abu Artema, mengatakan kepada Al Jazeera.

Perkembangan itu terjadi setelah kemarahan berbulan-bulan atas keputusan Presiden AS Donald Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Trump juga mewajibkan tuntutan Israel untuk memotong pendanaan atas UNRWA, badan pembangunan PBB yang ditugaskan untuk membantu jutaan pengungsi Palestina.

Kategori : Internasional

Tags : Gaza palestina yerusalem

Bunuh 17 Warga Palestina, PM Zionis Netanyahu Puji Pasukan Israel

01 Apr 2018 10:59:13
Bunuh 17 Warga Palestina, PM Zionis Netanyahu Puji Pasukan Israel

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Perdana Menteri zionis Benjamin Netanyahu memuji pasukan Israel setelah membunuh 17 warga Palestina di Jalur Gaza, seiring meningkatnya kecaman atas penggunaan peluru tajam pasukan Israel terhadap para demonstran.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu (31/3/2018), Netanyahu berterima kasih kepada pasukannya karena “menjaga perbatasan negara” dan memungkinkan “warga Israel untuk merayakan liburan [Paskah] secara damai,” lansir Aljazeera.

“Pujian untuk prajurit kita,” katanya.

Beberapa negara dan kelompok-kelompok hak asasi manusia mengecam penembakan terhadap para demonstran Palestina, yang beraksi dalam jumlah ribuan di sepanjang perbatasan timur Gaza pada hari Jumat.

Hadapi Aksi ‘Land Day’ Militer Zionis Tempatkan 100 Penembak Jitu di Perbatasan Gaza

Lebih dari 1.500 lainnya terluka ketika pasukan Israel menembakkan peluru tajam ke arah demonstran, menggunakan gas air mata dan peluru baja berlapis karet untuk mendorong mereka untuk mundur, menurut kementerian kesehatan Palestina.

Trump dan Netanyahu

Pada hari Sabtu, 49 orang lagi terluka dalam demonstrasi yang sedang berlangsung.

Kelompok hak asasi Palestina Adalah mengatakan bahwa tentara Israel pada hari Sabtu “secara tidak langsung” bertanggung jawab atas serangan terhadap demonstran Palestina, namun menghapus posting berita tersebut dari halaman resmi Twitter mereka.

“Kemarin kami berjumlah 30.000 orang; kami tiba dengan penuh persiapan dan dengan bala bantuan yang tepat. Semua dilakukan dengan penuh kontrol; semuanya akurat dan terukur, dan kami tahu di mana setiap peluru mendarat,” bunyi sebuah screenshot yang dibagikan oleh Adalah.

17 Warga Palestina Tewas dan 1.500 Lebih Terluka, Kuwait: DK PBB Gagal

Sebagai buntut dari protes tersebut, para pemimpin di beberapa negara mengecam tindakan Israel.

“Saya mengutuk keras pemerintah Israel atas serangan tidak manusiawi,” kata Presiden Recep Tayyip Erdogan, Sabtu, saat berpidato di kota terbesar Turki, Istanbul.

Jeremy Corbyn, pemimpin oposisi di Inggris, Partai Buruh, menggambarkan penggunaan kekuatan militer Israel sebagai “hal yang mengerikan”.

“Pemerintah Inggris harus membuat suaranya terdengar pada urgensi penyelesaian untuk perdamaian dan keadilan,” katanya dalam sebuah pernyataan di Twitter.

Pernyataan serupa dikeluarkan oleh pemerintah Yordania, yang menyebut serangan itu sebagai “pelanggaran terhadap hak warga Palestina untuk melakukan protes secara damai dan penggunaan kekuatan berlebihan terhadap mereka.”

 

Kategori : Internasional

Tags : Gaza palestina yerusalem

Navigasi pos

Pos-pos lama
Pos-pos baru
Dukung Kami

Opini

Waspada di Balik Citra Saleh: Ketika Topeng Kebaikan Menyembunyikan Kejahatan

Waspada di Balik Citra Saleh: Ketika Topeng Kebaikan Menyembunyikan Kejahatan

4 Apr 2026 16:38:10
Mudik Tahunan: Macet dan Kecelakaan yang Tak Pernah Tuntas

Mudik Tahunan: Macet dan Kecelakaan yang Tak Pernah Tuntas

4 Apr 2026 16:36:12
Krisis Energi Global dan Rapuhnya Kedaulatan Energi Nasional

Krisis Energi Global dan Rapuhnya Kedaulatan Energi Nasional

18 Mar 2026 21:49:48
Menyoal Perwali Santunan Kematian Bagi Rakyat Miskin

Menyoal Perwali Santunan Kematian Bagi Rakyat Miskin

17 Mar 2026 05:02:12

Internasional

Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

5 Feb 2026 12:38:35
Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

5 Feb 2026 12:37:07
Israel Terus Bujuk AS agar Serang Iran, Turki Peringatkan Bahaya Perang Regional

Israel Terus Bujuk AS agar Serang Iran, Turki Peringatkan Bahaya Perang Regional

5 Feb 2026 12:35:37
Tekanan AS Meningkat, Iran Melunak soal Nuklir dan Buka Negosiasi

Tekanan AS Meningkat, Iran Melunak soal Nuklir dan Buka Negosiasi

5 Feb 2026 12:33:24

jurnalislam.com

  • Iklan
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Dukung Kami

INFOGRAFIK

 
 
 
 

Alamat Redaksi

Boulevard Raya No 16 Blok A 1 No 16 Taman Cilegon Indah (TCI), Cilegon, Banten
+62 813-1029-0583

Info Iklan :
+62 821-2000-0527
marketing@jurnalislam.com

Kirim tulisan :
redaksi.jurnalislam@gmail.com
newsroom@jurnalislam.com

COPYRIGHT © 2026 JURNALISLAM.COM, ALL RIGHT RESERVED