Senin, 18 Rabi'ul Awwal 1448 / 31 Agustus 2026
Search for:
  • Beranda
  • Berita
    NasionalInternasionalFeature
  • Artikel
    AnalisaKolomOpini
  • Khazanah
    IslamasterIslamophobiaKomunitasMuallafPesantrenHikmah
  • Syariah
    AqidahEkonomiFiqhAkhlaqSiyasah
  • Jejak Islam
    Jejak Islam BangsaJejak Islam Dunia
  • Muslimah
  • Keluarga
  • Jurnalislam TV
  • InfoGrafik

Berita Terkini

Dahnil: Ngaku Pancasilais Berpotensi Rusak NKRI

05 Okt 2017 09:31:00
Dahnil: Ngaku Pancasilais Berpotensi Rusak NKRI

SUKOHARJO (Jurnalislam.com) – Forum Komunikasi Aktifis Masjid (FKAM) DPD Sukoharjo menggelar Tabligh Akbar bertajuk ‘Akankah Islam Hilang Dari Bumi Indonesia’ di Masjid Baitul Makmur, Solo Baru, Rabu (4/10/2017). Menghadirkan Ketua Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzhar Simanjuntak.

Dahnil mengatakan, masyarakat yang kerap menggaungkan Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) melebihi kadar normal seseorang, dapat berpotensi merusak Indonesia.

“Situasi hari ini, narasi yang di buat seolah-olah pesan-pesan kebaikan, namun sejatinya penuh kerusakan, contohnya orang yang bilang saya Pancasila, saya NKRI, ini bagus tapi ini akan menimbulkan yang lain seolah-olah bukan Pancasilais dan Anti NKRI,” papar Dahnil.

Menurutnya, slogan-slogan tersebut justru akan menimbulkan kerusakan baru pada bangsa Indonesia.

“Mereka seolah-olah akan melakukan perbaikan namun sejatinya dia akan menimbulkan kerusakan, bukan hanya Islam yang dirusak namun Indonesia juga,” ungkap Dahnil.

Sementara itu, Ustaz Fahrurozi Abu Syamil, pembicara lain mengimbau masyarakat Indonesia khususnya umat Islam untuk senantiasa waspada dan bersatu menghadapi musuh-musuh yang berpotensi merusak keutuhan NKRI.

Kategori : Nasional

Tags : dahnil anzar simanjuntak pp pemuda muhammadiyah

48 Pejabat PBB Dijinkan Masuk ke Rakhine Barat Myanmar, Laporannya Mengerikan

05 Okt 2017 09:21:44
48 Pejabat PBB Dijinkan Masuk ke Rakhine Barat Myanmar, Laporannya Mengerikan

MYANMAR (Jurnalislam.com) – Pejabat PBB dan diplomat asing yang mengunjungi negara bagian Rakhine barat Myanmar pada hari Senin (2/10/2017) meminta kapada pemerintah untuk akses yang lebih besar ke wilayah tersebut dimana lebih dari 500.000 warga desa Rohingya melarikan diri ke Bangladesh untuk menghindari tindakan brutal militer Budha Myanmar.

Sebanyak 48 pejabat PBB dan diplomat asing yang berbasis di ibukota komersial, Yangon, melakukan kunjungan satu hari ke daerah Maungdaw di Rakhine pada hari Senin untuk mengetahui kondisi di sana, menurut pemerintah Myanmar.

Pembersihan Muslim Rohingya Terus Berlanjut (Info Grafik)

“Kami melihat kondisi kemanusiaan yang sangat mengerikan saat kunjungan kami. Oleh karena itu kami sekali lagi memohon akses kemanusiaan tanpa hambatan ke Rakhine utara dan dimulainya kembali layanan penyelamatan nyawa tanpa diskriminasi di seluruh negara bagian,” kata pernyataan yang dikeluarkan oleh korps asing tersebut Senin malam, lansir World Bulletin Rabu (4/10/2017).

Para diplomat tersebut bertemu dengan beberapa warga desa Rohingya yang tidak melarikan diri dan anggota keluarga korban non-Muslim yang dituduh pemerintah telah dibunuh oleh Rohingya dan juga mengunjungi beberapa desa yang dibakar oleh Militer Myanmar pada 25 Agustus.

Temuan Advokasi Rohingya: PBB di Myanmar Memiliki Peran dalam Pembersihan Etnis

“Ini bukan misi investigasi,” katanya, menambahkan bahwa pemerintah harus mengizinkan sebuah misi pencarian fakta PBB ke wilayah tersebut.

“Investigasi dugaan pelanggaran berat hak asasi manusia harus dilakukan oleh para ahli.”

Para diplomat menekankan kepada pihak berwenang bahwa orang-orang yang mereka temui selama kunjungan mereka tidak boleh tunduk, dan harus dilindungi dari, pembalasan apapun seperti serangan fisik atau penangkapan sewenang-wenang oleh pihak aparat Myanmar.

“Kami sangat berharap bahwa kunjungan kami hanyalah langkah pertama dalam membuka akses yang mendesak untuk semua pihak, termasuk media, ke seluruh wilayah Rakhine utara yang selama ini ditutupi oleh pemerintah Myanmar,” kata pernyataan tersebut.

Kategori : Internasional

Tags : Muslim myanmar muslim rohingya myanmar

Masjid Mujahidin Surabaya Presents Humanitarian Volunteers for Rohingya

05 Okt 2017 08:57:13
Masjid Mujahidin Surabaya Presents Humanitarian Volunteers for Rohingya

SURABAYA (Jurnalislam.com) – Minah Muhahidin Perak Surabaya in cooperation Insan Al Furqan and Forum Me-Dan held Tabligh Akbar Peduli presents Ustaz Utsman bin Sef and Ustaz Sunaryo (Volunteer from Forum Medical and Humanitarian Action – Forum Me-Dan) on Sunday 1/1/2017).

The event was attended by hundreds of visitors. Afte watching the videos and the stories from Me-Dan Forum volunteers directly to Myanmar, the congregation rushed to collect the humanitarian fund for Rohingya to collect 6 gold rings and Rp 23.920.000 cash.

Me-Dan Forum Distributes the Sixth Wave Assistance for Rohingya Refugees in Sittwe

“From many mothers who cry” Diah said one of Tabligh Akbar’s participants. One of the organizers, Chairman Insan Al Furqan ustaz Abdul Aziz also convey a message to Muslims especially in Indonesia, that an obligation of concern for Muslims of Indonesia to help the Muslim brother Rohingya with all the power and effort according to their respective capacities.

“Call upon all elements of society and social institutions and humanity to come together to solve our brother Rohingya’s business. Even if it is necessary to support institutions that have managed to penetrate to the location, so that the right target. Not just on the border. Because there are still many who have not been touched by the aid, “he concluded.

Translator: Taznim

Kategori : Indonesian News

Tags : forum Me-DAN Me-DAN

40 Orang Rencanakan Bunuh Erdogan, Pengadilan Turki Vonis Hukuman Seumur Hidup

05 Okt 2017 07:09:51
40 Orang Rencanakan Bunuh Erdogan, Pengadilan Turki Vonis Hukuman Seumur Hidup

TURKI (Jurnalislam.com) – Pengadilan Turki menjatuhkan hukuman seumur hidup kepada 40 orang yang terbukti berencana untuk membunuh Presiden Recep Tayyip Erdogan dalam usaha kudeta yang gagal tahun lalu.

Tiga puluh satu terdakwa, termasuk perwira militer senior, masing-masing mendapat empat hukuman penjara seumur hidup pada persidangan Rabu (4/10/2017) di kota barat daya Mugla, kantor berita swasta Dogan melaporkan.

Mugla berada di dekat resor mewah tempat Erdogan dan keluarganya lolos dari sebuah tim tentara pembelot yang menyerbu hotelnya di malam kudeta pada 15 Juli 2016.

Inilah Jumlah Militer Turki yang Terlibat Kudeta

Tentara pembelot tersebut termasuk Gokhan Sahin Sonmezates, seorang mantan brigadir jenderal yang dituduh mengarahkan plot tersebut. Mantan komandan elit Zekeriya Kuzu, yang terkenal setelah ditemukan bersembunyi di gua empat hari setelah kudeta yang gagal, juga mendapat hukuman seumur hidup.

Sembilan terdakwa lainnya masing-masing menerima satu hukuman seumur hidup, Dogan menambahkan.

Tokoh penting lain dalam persidangan tersebut, bekas pembantu militer Erdogan, Ali Yazici, dijatuhi hukuman 18 tahun penjara. Hanya satu tersangka dari 47 orang tersebut, yaitu mantan letnan kolonel Huseyin Yilmaz, yang dibebaskan.

Persidangan dimulai pada 20 Februari dan merupakan salah satu dari banyak proses untuk mengadili mereka yang dituduh mengambil bagian dalam usaha yang gagal untuk menggulingkan Erdogan.

Duta Besar AS: Fetullah Gulen Jadi Prioritas Kami

Beberapa putusan telah dijatuhkan dalam kasus yang lebih rendah, namun ini adalah keputusan pertama yang melibatkan tersangka komplotan papan atas.

“Nyawa presiden dipertaruhkan malam itu – tidak hanya dia sebenarnya tapi juga seluruh keluarganya karena di kota barat daya itu, dia sedang berlibur bersama keluarganya: anak perempuan, menantu dan cucunya,” Sinem Koseoglu, koresponden Al Jazeera Turki, mengatakan.

“Erdogan adalah penggugat terhadap ‘tim pembunuh’ ini.”

Kudeta yang gagal tersebut menewaskan 249 orang, tidak termasuk komplotan kudeta, dan pihak berwenang bersumpah bahwa tidak ada kompromi untuk membawa orang-orang yang terlibat ke pengadilan.

Pada malam percobaan kudeta, dua petugas polisi terbunuh saat menjaga Hotel Grand Yazici di kota pelabuhan Mediterania Marmaris, tempat Erdogan berlibur bersama keluarganya,

Guzel Eker, ibu salah satu dari dua perwira tersebut, Nedip Cengiz Eker, menggambarkan perasaan lega dan rasa sakitnya pada putusan tersebut.

“Saya terbakar di dalam. Sudah cukup bagi saya menyaksikan mereka diberi hukuman seumur hidup,” katanya, dikutip oleh kantor berita Anadolu yang dikelola negara.

Erdogan mengatakan bahwa rencana pembunuhan tersebut membuat dia hanya berjarak beberapa menit dari kematian setelah dia melarikan diri dari hotel dan kembali ke Istanbul dengan pesawat terbang.

“Jika saya tinggal 10 atau 15 menit lagi di sana, saya pasti terbunuh, atau saya akan dibawa pergi,” kata Erdogan kepada CNN dalam sebuah wawancara beberapa hari setelah kudeta.

Lebih dari 50.000 orang telah ditangkap dalam keadaan darurat yang diberlakukan setelah percobaan kudeta.

“Penjara di Turki penuh,” kata Koseoglu kepada Al Jazeera.

“Ada ribuan orang di dalam menunggu pengadilan dan pengumuman vonis – bahkan kadang-kadang ruang sidang tidak cukup untuk pengadilan besar tersebut.”

Turki menuduh Fethullah Gulen yang bermarkas di AS mendalangi percobaan kudeta tersebut. Gulen, mantan sekutu Erdogan yang menjadi musuh, sangat membantah klaim Ankara.

Erdogan: Ternyata Barat Pendukung Terorisme dan Kudeta

Beberapa tersangka, termasuk Sonmezates, mengaku ikut dalam percobaan kudeta selama persidangan namun membantah adanya hubungan dengan Gulen.

Gulen juga diadili secara in absentia di Mugla. Tapi hakim memisahkan kasusnya dari persidangan bersama dua tersangka lainnya.

Ravza Kavakci Kan, wakil ketua partai peradilan dan partai pimpinan, memuji proses peradilan setelah mendengar vonis di pengadilan.

“Ini memberi kami harapan bahwa pengadilan memberikan vonis setelah usaha kudeta yang buruk dan berbahaya ini,” katanya, dikutip oleh Anadolu.

Salah satu pengacara yang mewakili perdana menteri, Halit Cokan, mengatakan putusan tersebut berasal dari sebuah “persidangan terbuka” dan menunjukkan “Turki adalah negara dengan peraturan hukum”.

Kategori : Internasional

Tags : Fetullah Gulen Kudeta Turki turki

Dakwaan JPU Dinilai Cacat Hukum, PH Alfian Tanjung Ajukan 5 Poin Eksepsi

05 Okt 2017 06:07:36
Dakwaan JPU Dinilai Cacat Hukum, PH Alfian Tanjung Ajukan 5 Poin Eksepsi

SURABAYA (Jurnalislam.com) – Sidang pakar Partai Komunis Indonesia (PKI), Alfian Tanjung kembali digelar di PN Surabaya, Rabu (4/10/2017). Sidang dengan agenda pembacaan dakwaan dan dilanjutkan nota keberatan (eksepsi) ini sedianya dilakukan pada pekan lalu.

Dalam agenda pembacaan dakwaan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) hadir lengkap, berjumlah 6 orang terdiri dari Kejaksaan Agung RI dan Kejari Tanjung Perak. Menariknya Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanjung Perak pun turut hadir turun tangan secara langsung mendakwa Ust. Alfian Tanjung.

Penasehat hukum yang tergabung dalam Tim Advokasi Alfian Tanjung (TAAT) menilai, dakwaan JPU dengan nomor dakwaan: PDM-321/Tg.Perak/07/2017 dan nomor perkara: 2664/Pid.Sus/2017/PN.Sby memiliki cacat hukum.

Tim Advokasi Alfian Tanjung (TAAT)

Untuk itu, TAAT mengajukan 5 poin keberatan, di antaranya; 1. Dakwaan ne bis int idem karena telah diperiksa dan diputus batal demi hukum, 2. dakwaan tidak cermat, tidak lengkap, tidak jelas (obscuur lilbel) karena tidak menguraikan perbuatan pidana, 3. dakwaan salah menerapkan pasal, 4) dakwaan tidak menguraikan unsur-unsur delik melainkan hanya menerjemahkan dari audio visual ke dalam tulisan, 5. pasal yang diterapkan tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis harus melalui evaluasi dan justifikasi Komnas HAM, tidak dapat dilaporkan oleh perorangan/individual.

“TAAT berkeyakinan bahwa secara argumen yuridis dan fakta hukum yg disampaikan oleh Penasehat Hukum Ust. Alfian, dakwaan JPU akan diputus oleh Majelis Hakim dengan amar putusan dakwaan batal demi hukum,” ungkap Koordinator TAAT, Drs. Abdullah Al Katiri, S.H. dilokasi.

Persidangan akan dilanjutkan pada Senin (9/10/2017) dengan agenda menanggapi eksepsi dari penasehat hukum Alfian Tanjung.

Kategori : Nasional

Tags : hukum pki sidang alfian tanjung taat

Rakernas MUI 2017 Akan Bahas Ekonomi Syariah

04 Okt 2017 12:43:09
Rakernas MUI 2017 Akan Bahas Ekonomi Syariah

JAKARTA (Jurnalislam.com)–Majelis Ulama Indonesia (MUI) ingin mendorong pemerintah agar lebih cepat dan menunjukkan keberpihakannya kepada umat Islam dengan membesarkan ekonomi syariah. Hal ini menjadi agenda pembahasan di Rapat Kerja Nasional (Rakernas) MUI pada akhir November 2017 mendatang.

Ketua Steering Commitee Rakernas MUI, Muhyiddin Junaidi menjelaskan, hal ini perlu dilakukan agar kue pembangunan dinikmati oleh seluruh masyarakat, tidak hanya sekelompok orang.

“Orang Islam yang sekitar 88 persen hanya menguasai 20 persen ekonomi nasional, kami ingin mengubah itu,” ujar Muhyiddin dilansir Republika.co.id, Selasa (3/10).

Ia menjelaskan, sebelumnya MUI telah mengadakan kongres ekonomi umat yang membahas arus baru ekonomi Indonesia agar memberikan manfaat bagi mayoritas penduduknya. Dalam kongres tersebut ditekankan teori bottom up, yakni ekonomi dari bawah ke atas, tidak lagi top down yang ternyata ekonominya tidak mengucur ke bawah dan hanya dikuasai oleh segelintir orang. “Kami akan membahas hal tersebut,” ujarnya.

Dalam pengembangan ekonomi syariah di Indonesia, kata Muhyiddin, Dewan Syariah Nasional MUI telah berkontribusi cukup besar di Indonesia, bahkan mencapai sekitar Rp 200 triliun. Kontribusi ini salah satunya dalam membentuk fatwa-fatwa di bidang ekonomi syariah, perbankan syariah, dan seluruh industri jasa keuangan syariah.

“Nilai Rp 200 triliun itu secara keseluruhan, kita sudah berkontribusi dari sisi pemikiran, bagaimana umat islam bisa bertransaksi, bermuamalah dalam koridor syariah. Ekonomi syariah ini harus terus kita kembangkan,” kata Muhyiddin.

 

Kategori : Ekonomi

Tags : 2017 ekonomi syariah mui rakernas mui

Terungkap! Ada Upaya Mengaitkan Serangan Las Vegas dengan Islam

04 Okt 2017 12:36:03
Terungkap! Ada Upaya Mengaitkan Serangan Las Vegas dengan Islam

LAS VEGAS (Jurnalislam.com)–Kasus penembakan di Las Vegas oleh Stephen Paddock menyisakan banyak cerita. Salah satu hal yang menarik adalah adanya upaya untuk mengaitkan Muslim dalam teror tersebut.

Usai kejadian, beredar dengan cepat kabar dari kelompok mengaku ISIS yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan berdarah di Las Vegas. Kelompok itu menyebut Paddock telah masuk Islam beberapa bulan lalu.

Paddock yang suka berjudi dikatakan memiliki nama Abu Abd al-Barr al-Amriki. Ia melakukan penyerangan atas perintah Baghdadi. Namun usai penyelidikan, FBI membantah semua klaim tersebut.

Di India, salah satu situs media meminta maaf karena membagikan berita yang menyebut penyerang di Las Vegas adalah seorang Muslim. “It was hysteria. I have never been this scared’: Panic as Las Vegas Muslim shooter opened fire.” Seperti dikutip Outlookindia.com,media yang membagikan kabar tersebut yakni Hindustan Times.

Tak hanya itu Wayne Ally Root yang bekerja di radio Las Vegas dengan cepat dalam Twitter-nya menyebut penembakan itu merupakan serangan Muslim terkoordinasi. “This i real thing. A cleary coordinated Muslim terror attack. Pray for Vegas police. PRAY for victims. Very Bad. Awful.”

Taslima Nasreen, seorang penulis dari Bangladesh yang tinggal di India mengatakan, inilah mengapa orang membenci Muslim. “Who shot at Las Vegas concert? who killed ppl? Most probably it is a muslim terroist inspired by ISIS. It’s the reason why ppl hate Muslim,” tulisnya diTwitter seperti dikutip outlookindia.com.

Semua tudingan itu terbukti tak benar. Pelaku penembakan mematikan di Las Vegas, Stephen Paddock, diketahui merupakan mantan akuntan yang kaya raya.

Pihak berwenang mengatakan, pria berusia 64 tahun ini memiliki lisensi untuk menerbangkan pesawat kecil dan memiliki dua pesawat. Menurut salah satu tetangganya, Paddock adalah seorang penjudi profesional dan agak sedikit aneh.

Seorang pejabat AS mengatakan kepada kantor berita Reuters, ada alasan untuk percaya Paddock memiliki sejarah masalah psikologis. Saudara laki-laki tersangka, Eric Paddock, mengatakan kepada wartawan, ayah mereka, Patrick Benjamin Paddock, adalah perampok bank yang dulunya ada di daftar paling dicari FBI dan pernah melarikan diri dari penjara.

Sayangnya, Presiden Donald Trump enggan menyebut pelaku sebagai teroris, meskipun korban tewas mencapai 59 orang. Sejumlah pejabat beralasan, pelaku bukan teroris karena tidak memiliki motif ideologi atau politik tertentu. Hal ini tentu akan berbeda jika pelaku adalah seorang Muslim.

sumber: republika.co.id

Kategori : Islamophobia

Tags : las vegas lasvegas PEmbunuhan teroris

Ekonom Ungkap Faktor Penyebab Daya Beli Masyarakat Kini Melemah

04 Okt 2017 12:30:30
Ekonom Ungkap Faktor Penyebab Daya Beli Masyarakat Kini Melemah

JAKARTA (Jurnalislam.com)–Pertumbuhan ekonomi Indonesia memang masih melambat dan belum menunjukkan peningkatan signifikan. Hanya saja, daya beli masyarakat dinilai tidak turun seperti yang diperkirakan. Yang terjadi, ada pergeseran kebiasaan masyarakat dalam memanfaatkan uang yang mereka miliki.

Ekonom Universitas Indonesia (UI) Faisal Basri mengatakan, daya beli secara keseluruhan tidak turun. Meski begitu, ia mengakui ada tekanan dalam konsumsi domestik yang membuat konsumsi rumah tangga datar.

“Dibandingkan negara tetangga, pertumbuhan konsumsi Indonesia cenderung stabil tapi rendah. Jadi intinya daya beli masyarakat tidak turun tapi pertumbuhannya melemah,” ujarnya dilansir Republika.co.id di Jakarta, Selasa, (3/10).

Ia merinci ada indikasi penurunan konsumsi pada kelompok masyarakat menengah dan atas karena mereka beralih ke tabungan. Hal itu menyebabkan uang masyarakat semakin banyak mengendap di bank.

Pada sisi lain, jelas Faisal, pertumbuhan kredit cenderung turun. Sudah hampir 11 bulan berjalan pada 2017 ini tapi pertumbuhannya belum mencapai dua digit.

Faisal mengungkapkan ada perilaku masyarakat yang harus ditelaah mengapa lebih banyak ke tabungan. Pada 2012, hanya 18,6 persen masyarakat yang menabung, namun dalam dua tahun terakhir naik sekitar 20,77 persen sehingga DPK (Dana Pihak Ketiga) perbankan naik terus.

Selain itu, ada pergeseran pola konsumsi bukan penurunan daya beli. Menurut Faisal, adanya perubahan gaya hidup di mana orang semakin banyak memilih bepergian dibandingkan makan di mal. “Persentase orang yang bepergian ke luar negeri 13 persen, kalau ke dalam negeri 10 persen,” kata ekonom yang pernah maju sebagai cagub DKI ini.

Kategori : Ekonomi Nasional

Tags : daya beli ekonomi ekonomi indonesia kapitalis

Siswa Madrasah Raih Penghargaan di Ajang International Young Invention Award 2017

04 Okt 2017 12:26:17
Siswa Madrasah Raih Penghargaan di Ajang International Young Invention Award 2017

Siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Surya Buana Malang Jawa Timur unjuk prestasi di ajang internasional. Mereka berhasil meraih sejumlah medali pada International Young Invention Award (IYIA) 2017.

IYIA diselenggarakan oleh Indonesian Invention and Innovation Promotion Association (INNOPA) di Universitas Mercu Buana Jakarta pada 22 – 24 September 2017. Ajang ini diikuti 14 Negara, termasuk Indonesia, Malaysia, India, Filipina, Taiwan, Iran, Myanmar, Mesir, Jordania, dan Thailand.

Kepala MTs Surya Buana Akhmad Riyadi mengaku mempersiapkan anak didiknya untuk mengikuti ajang ini selama tiga bulan. “Dalam tiga bulan itu, kita lakukan beberapa uji coba. Mereka kami karantinakan, biar fokus ke penelitian,” ujar Akhmad Riyadi.

Dalam kesempatan itu, para siswa MTs Surya Bunia mempresentasikan hasil penelitiannya dalam bahasa Inggris. Mereka juga membuat stand pameran, sehingga pengunjung dapat melihat dan bertanya tentang hasil riset mereka. Mereka juga diminta untuk presentasi di depan dua juri yang berasal dari luar negeri.

“Alhamdulillah, mereka mendapatkan banyak medali. Kami senang dan bangga dengan prestasi ini. Kami berharap, ini semua bisa menginspirasi masyarakat Indonesia untuk mencintai dunia penelitian. Dan kami berencana mempatenkan karya-karya mereka,” tutup Akhmad Riyadi.

Berikut adalah hasil riset siswa-siswi MTs Surya Buana Malang yang mendapatkan medali pada IYIA 2017:
1. Agung Fadilah, Kelas 8, Karya Penelitian “Magic Candy Healthy Based Papaya Fruit” (Permen murni dari buah pepaya, gula dan daun mint. Bermanfaat untuk mencegah atau terapi kerusakan mata). Berhasil Meraih Medali Emas.
2. Muhammad Rafi, Kelas 8, Karya Karya Penelitian “Extract Tea Rosella Flower” (Teh murni dari bunga rosella secara utuh. Bermanfaat menurunkan diebetus miletus). Berhasil meraih Medali Emas

3. Abdul Rasyid Himawan, Kelas 9, Karya penelitian “Smart Website” (Website monitoring untuk admin yang bisa melihat aktivasi user dan produk ini hampir dibeli oleh Prof. Dawin dari Universitas Mercu Buana dengan harga 5.000.000. Aplikasi ini mempermudah siswa untuk membawa buku ke sekolah secara praktis dan bisa digunakan di laptop atau hp). Berhasil Meraih Medali Emas
4. M. Aulia Hafidz Al-Farizi, Kelas 8, Karya Penelitian “Cream Scrab Based Maggo Fruit” (Krim ini terbuat drai buah mangga murni da dengan tambahan minyak zaitun dn klabet. Bermanfaat menyehatkan ataupun mencegak kulit dari penyakit gatal) Berhasil meraih Medali Emas

5. Aulia Rahma Sumarsono, Kelas 8, Karya penelitian “Halal Cosmetic for Hajj and Umroh”. (Kosmetik ini terbuat dari bahan-bahan alami yang tidak berbau. Salah satu bahannya adalah beras, klabet, bayam, kulit buah naga dan lain-lain. Krim ini membantu para wanita untuk tamplik lebih cantik dan bugar). Berhasil meraih Medali Emas.
6. Dahlia Dian Paramita, Kelas 9, Karya penelitian “Belimbing wuluh (averhoa balimbi)-based Candy for High Blood Pressure Patient”. (Permen ini terbuat dari blimbing wuluh yang ditambah dengan susu murni dan sedikit gula. Bermanfaat untuk menyembuhkan penyakit darah tinggi, dan aman bagi penderita diabetes).). Berhasil meraih Medali Perak.

7. Qonita Aulianisa Isfahanni, Kelas 9, Karya penelitian “Jasmine Plant-Based On Fever Sooter”. (kompres demam ini terbuat dari tanaman melati. Bermanfaat menurunkan demam, sakit kepala, sakit gigi) Berhasil meraih Medali Perak.
8. Davana Azzahra, Kelas 8, Karya penelitian “Cassava Peel Bread Jam for Anti-Aging”.(Selai ini terbuat dari kulit singkong. Bermanfaat untuk mencegah penuaan dini) Berhasil meraih Medali Perak.

9. Muhammad Haidar Makki, Kelas 8, Karya penelitian “Papaya Leaf-Based Tea”. (Teh ini mengandung dari daun pepaya yang murni. Bermanfaat untuk mencegah segala jenis penyakit kanker) Berhasil meraih Medali Perunggu.
10. Taufiq Hidayanto, M.Pd dan Mardiyah, S.Si (Guru) Karya Penelitian “Travel Game as Manipulative Media to Learn Social Arithmetic for Junior High School’s Student“. ( Karya ini adalah membuat media pembelajaran aritmatika sosial dalam bentuk permainan card. Manfaatnya siswa menjadi senang dan mudah mempelajari aritmatika sosial). Berhasil meraih Medali Emas.
(hamam/kemenag.go.id)

Kategori : Internasional Pesantren

Tags : Islam kemenag madrasah mts

Belum Dikelola Produktif, Padahal Tanah Wakaf Indonesia 5 Kali Luas Singapura

04 Okt 2017 12:09:40
Belum Dikelola Produktif, Padahal Tanah Wakaf Indonesia 5 Kali Luas Singapura

JAKARTA (Jurnalislam.com)–Organizing Committe (OC) PT Wakaf Ventura Indonesia Amirsyah Tambunan mengatakan, potensi wakaf di Indonesia sangat besar di Indonesia. Bahkan, ia memperkirakan potensi tanah wakaf di Indonesia lima kali lipat lebih luas dari Singapura.

“Sekarang potensi tanah wakaf di Indonesia itu diperkirakan lima kali lebih luas dari Singapura. Artinya, sebuah ilustrasi bahwa potensi tanah wakaf Indoneisa itu besar sekali,” ujarnya dilansir Republika.co.id, Selasa (3/10).

Namun, kata dia, sayangnya potensi wakaf yang besar tersebut sampai saat ini masih belum dikelola secara profesional dan lebih produktif. “Tapi masalah selama ini masih dikelola secara tradisonal, yaitu diperuntukkan untuk masjid, mushalla, kuburan, dan lain-lain. Belum dikelola secara produktif,” ucapnya.

Ke depannya, menurut dia, seharusnya aset-aset tanah wakaf di Indonesia bisa dikelola untuk memberdayakan masyarakat. “Bagaimana aset wakaf yang bergerak dan tidak bergerak ini bisa secara optimal dikelola untuk kemaslahatan umat, yang potensinya jauh lebih besar dari zakat yang 217 triliun,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Direktur Eksekutif Badan Wakaf Indonesia (BWI), Ahmed Junaidi. Menurut dia, tanah wakaf di Indonesia terdapat di 435 ribu lokasi dengan luas 4,1 miliar meter persegi. Ia juga mengatakan, bahwa potensi tanah wakaf di Indonesia lebih luas dari Indonesia.

“Itu lima kali negara Singapura. Sebagian, kurang lebih 10 persen berada di kota-kotq besar, letaknya sangat strategis. Dan di 34 provinsi sudah terbentuk BWI perwakilan, dan kabupaten sudah terbentuk 222. Dan nazir wakaf uang sudah terbentuk 175 lembaga badan hukum,” ucap Ahmed.

Kategori : Ekonomi

Tags : indonesia potensi wakaf wakaf wakaf produktif

Navigasi pos

Pos-pos lama
Pos-pos baru
Dukung Kami

Opini

Kala Anugerah Menjadi Malapetaka

Kala Anugerah Menjadi Malapetaka

29 Agu 2026 18:36:23
Gen Z dan Otak yang Tidak Pernah Benar-Benar Istirahat

Gen Z dan Otak yang Tidak Pernah Benar-Benar Istirahat

28 Agu 2026 10:14:23
GenZ dan Tantangan Hidupnya, Kokoh Dengan Islam

GenZ dan Tantangan Hidupnya, Kokoh Dengan Islam

28 Agu 2026 09:47:30
81 Tahun Merdeka: Sudahkah Rakyat Benar-Benar Merasakan Kemerdekaan?

81 Tahun Merdeka: Sudahkah Rakyat Benar-Benar Merasakan Kemerdekaan?

18 Agu 2026 16:31:58

Internasional

Iran Buka Peluang Kembali ke Jalur Diplomasi dengan AS

Iran Buka Peluang Kembali ke Jalur Diplomasi dengan AS

29 Agu 2026 10:14:55
Kekejian Zionis Berlanjut: 1.700 Jenazah Syuhada Palestina Ditahan Israel, Mayoritas dari Gaza

Kekejian Zionis Berlanjut: 1.700 Jenazah Syuhada Palestina Ditahan Israel, Mayoritas dari Gaza

28 Agu 2026 19:44:22
Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

5 Feb 2026 12:38:35
Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

5 Feb 2026 12:37:07

jurnalislam.com

  • Iklan
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Dukung Kami

INFOGRAFIK

 
 
 
 

Alamat Redaksi

Boulevard Raya No 16 Blok A 1 No 16 Taman Cilegon Indah (TCI), Cilegon, Banten
+62 813-1029-0583

Info Iklan :
+62 821-2000-0527
marketing@jurnalislam.com

Kirim tulisan :
redaksi.jurnalislam@gmail.com
newsroom@jurnalislam.com

COPYRIGHT © 2026 JURNALISLAM.COM, ALL RIGHT RESERVED