Sabtu, 2 Dhul Qa'ada 1447 / 18 April 2026
Search for:
  • Beranda
  • Berita
    NasionalInternasionalFeature
  • Artikel
    AnalisaKolomOpini
  • Khazanah
    IslamasterIslamophobiaKomunitasMuallafPesantrenHikmah
  • Syariah
    AqidahEkonomiFiqhAkhlaqSiyasah
  • Jejak Islam
    Jejak Islam BangsaJejak Islam Dunia
  • Muslimah
  • Keluarga
  • Jurnalislam TV
  • InfoGrafik

Berita Terkini

IS Kuasai Dua Desa di Irak Setelah Pasukan Peshmerga Tinggalkan Barat Kirkuk

18 Okt 2017 05:56:41
IS Kuasai Dua Desa di Irak Setelah Pasukan Peshmerga Tinggalkan Barat Kirkuk

IRAK (Jurnalislam.com) – Kelompok Islamic State (IS) bergeser ke dua desa di sebelah barat Kirkuk menyusul mundurnya pasukan Peshmerga Kurdi dari daerah tersebut.

Desa Taweeli’ah dan al-Maliha, di provinsi Dibis di barat laut, berada di bawah kendali penuh IS pada hari Selasa (17/10/2017), seorang koresponden Al Jazeera yang berbasis di Erbil mengutip sumber keamanan mengatakan.

IS menyusup ke desa-desa tersebut dari padang pasir provinsi Anbar dan Salahuddin, memanfaatkan kekosongan keamanan yang ditinggalkan oleh mundurnya pasukan Peshmerga.

Pasukan Kurdi menguasai daerah-daerah yang disengketakan di provinsi Kirkuk, Niniwe, Diyala dan Salahuddin saat IS memasuki Irak utara pada tahun 2014 setelah tentara Irak ambruk.

Masuknya kemarin IS terjadi saat militer Irak melanjutkan operasi utamanya untuk merebut kembali provinsi Kirkuk yang kaya minyak di tengah perselisihan yang meningkat menjelang referendum 25 September yang kontroversial mengenai pemisahan diri Kurdi yang oleh Baghdad dinyatakan ilegal.

Komando Operasi Gabungan: Pasukan Irak Kendalikan Penuh Kota Kirkuk

Pada hari Senin, pasukan Irak dengan mudah menguasai kota Kirkuk setelah pasukan Kurdi mengundurkan diri.

Pasukan Kurdi sebelumnya berjanji untuk membela Kirkuk, dan selama tiga hari mereka terlibat dalam perseteruan bersenjata dengan pasukan pemerintah Irak dan sekutu-sekutu yang didukung oleh Iran yang dikenal sebagai Pasukan Mobilisasi Populer (PMF) di pinggiran kota.

Dua ladang minyak utama dan fasilitas di provinsi Kirkuk sekarang berada di bawah kendali Kementerian Perminyakan Irak, kata seorang juru bicara kementerian pada hari Selasa. “Kementerian sekarang juga menguasai sumur minyak dan fasilitas di Kirkuk,” kata Asim Cihad kepada kantor berita Anadolu.

Pasukan Peshmerga pada hari Selasa juga mulai mengundurkan diri dari distrik Makhmur di sebelah tenggara Mosul di Irak utara, menurut seorang perwira militer Kurdi.

“Pasukan Kurdi memindahkan alat berat mereka ke Erbil,” kata Kapten Taher Saadullah al-Duski kepada Anadolu.

Dia mengatakan pasukan pemerintah Irak belum memasuki distrik tersebut. Al-Duski tidak memberikan alasan penarikan Kurdi dari daerah tersebut.

Perwira militer Kurdi Sirwan Khalil juga mengatakan pasukan Peshmerga keluar dari desa Kanhash di kota bersejarah Nimrud, sebelah tenggara Mosul.

Tanda-tanda keretakan telah muncul di antara dua faksi dominan Irak Kurdi, Partai Demokratik Kurdistan (PPK) dan Serikat Patriotik Kurdistan (PUK).

Pasukan Irak juga mengatakan pada hari Selasa bahwa mereka merebut kota Sinjar Yazidi di Kurdi dari Peshmerga.

“Tentara Irak dan Pasukan Mobilisasi Populer memasuki kota Sinjar setelah Peshmerga mengundurkan diri tanpa pertempuran,” kata Hashed al-Shaabi, sebuah pasukan paramiliter yang sebagian besar terdiri dari milisi Syiah yang dilatih Iran.

Kota barat laut terkenal sebagai situs salah satu kekejaman terburuk IS saat membunuh ribuan orang Yazidi dan menculik ribuan perempuan dan anak perempuan Yazidi.

Pasukan Peshmerga menarik diri dari wilayah Khanaqin, di perbatasan dengan Iran, saat pasukan Irak bersiap untuk mengambil alih posisi mereka, kata sumber keamanan kepada kantor berita Reuters.

Kategori : Internasional

Tags : irak Kirkuk kurdi

Kritis! Mahasiswa Solo Sebut 3 Tahun Kepemimpinan Jokowi Seperti Main-main

17 Okt 2017 17:51:47
Kritis! Mahasiswa Solo Sebut 3 Tahun Kepemimpinan Jokowi Seperti Main-main

SOLO (Jurnalislam.com) – Badan Exsekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar aksi unjuk rasa di Bundaran Gladak, Solo, Selasa, (17/10/2017). Aksi yang dihadiri puluhan peserta ini, menuntut janji presiden Jokowi dalam 3 tahun kepemimpinannya menjadi Presiden Indonesia.

“Kita sama sekali belum puas, kita turun ke jalan untuk mengingatkan janji-janjinya dulu, biar masyarakat paham bahwa masalah itu ada, gak senyaman sekarang,” terang kordinator aksi, Chairol Imam kepada jurnalislam di sela-sela aksi.

Imam menilai sampai saat ini, Jokowi belum dapat memenuhi janji-janjinya pada rakyat yang tertuang dalam nawacita dulu. Jokowi, kata dia, seakan bermain-main dalam masa 3 tahun kepemimpinannya ini.

“Selama tiga tahun ini Jokowi seakan-akan main-main, secara infrastuktur belum beres, utang kian membengkak, masalah agraria, represifitas tiada henti, saya rasa masih banyak masalah yang harus diselesaikan, padahal, masa kepemimpinannya masih 2 tahun lagi, bagaimana dengan janji-janjinya itu,” papar dia.

Untuk itu, pihaknya mengajak masyarakat untuk terus mengawal kebijakan-kebijakan yang dilakukan pemerintahan Jokowi-JK.

“Karena kebijakan-kebijakannya masih banyak yang tidak pro terhadap rakyat kecil, mulai kebijakan Agraria yang masih menuai banyak konflik, listrik kian meningkat, infrastruktur diperuntukan untuk asing, sehingga rakyat menjadi korban atas kebijakan-kebijakan tersebut,” pungkasnya.

Kategori : Nasional

Tags : demo jokowi mahasiswa soloraya

Dewan Eropa Putuskan Hubungan dengan Militer Myanmar

17 Okt 2017 08:37:13
Dewan Eropa Putuskan Hubungan dengan Militer Myanmar

ISTANBUL (Jurnalislam.com) – Dewan Eropa pada hari Senin (16/10/2017) memutuskan hubungan dengan militer Myanmar atas penggunaan kekuatan “yang tidak proporsional” terhadap warga Muslim Rohingya.

Resolusi tersebut mendukung langkah-langkah Uni Eropa sebelumnya untuk membatasi penjualan senjata dan peralatan militer tertentu ke negara tersebut yang terbukti melakukan pembersihan etnis terhadap minoritas Muslim Rohingya di Myanmar.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Senin, Dewan Eropa mengatakan: “Mengingat penggunaan kekuatan tidak proporsional yang dilakukan oleh pasukan Myanmar, Uni Eropa dan negara-negara anggotanya akan membekukan undangan bagi Panglima Tertinggi Myanmar / pasukan bersenjata dan perwira militer senior lainnya dan meninjau semua kerja sama pertahanan praktis.”

Pembersihan Muslim Rohingya Terus Berlanjut (Info Grafik)

Dewan Eropa juga mengatakan “mungkin mempertimbangkan tindakan tambahan jika situasinya tidak membaik”.

Sejak 25 Agustus, sekitar 536.000 Rohingya telah menyeberang dari negara bagian Myanmar di Rakhine ke Bangladesh, menurut PBB.

Pada hari Jumat seorang juru bicara hak asasi manusia PBB mengatakan kepada Anadolu Agency, pengungsi Rohingya Muslim menginginkan pasukan penjaga perdamaian melindungi mereka.

Rupert Colville mengatakan bahwa ada “kebutuhan nyata bagi masyarakat internasional, baik Dewan Keamanan PBB, satu negara atau lebih, untuk benar-benar menemukan jalan keluar bagi situasi ini, dan satu-satunya solusi yang mungkin adalah bahwa Rohingya diperbolehkan untuk kembali ke rumah.”

Dia juga mengatakan bahwa harus ada tanggapan politis dan keamanan terhadap kekerasan di Myanmar: “Agar aman, pengungsi Muslim Rohingya ingin melihat operasi pasukan penjaga perdamaian.”

Kategori : Internasional

Tags : Muslim myanmar muslim rohingya myanmar

Korban Tewas Serangan Bom di Somalia Meningkat, Menjadi 276 Orang

17 Okt 2017 08:20:37
Korban Tewas Serangan Bom di Somalia Meningkat, Menjadi 276 Orang

MOGADISHU (Jurnalislam.com) – Korban pengeboman truk martir Sabtu di ibukota Mogadishu telah meningkat menjadi 276 orang tewas dan lebih dari 300 lainnya cedera, kata Menteri Penerangan Abdirahman Omar Osman pada Ahad malam, Anadolu Agency melaporkan Senin (16/10/2017).

”Jumlah korban tewas meningkat menjadi 276 pada saat ini dan sekitar 300 terluka akibat serangan kelompok teroris Al-Shabaab yang biadab kemarin di persimpangan KM5 di Mogadishu Somalia,” Osman men-tweet.

Setelah kunjungannya ke Rumah Sakit Medina dan Rumah Sakit Recep Tayyip Erdogan – fasilitas Turki-Somali yang dikelola bersama, anggota parlemen Mahad Salad mengatakan 130 korban tewas tidak dapat dikenali.

“Ini adalah bencana nasional,” kata Salad.

Presiden Mohamed Abdullahi Mohamed Farmaajo mengumumkan tiga hari berkabung pada hari Sabtu.

Pada hari Ahad, juru bicara kepresidenan Turki Ibrahim Kalin mengatakan bahwa korban yang terluka akibat ledakan di Somalia akan dibawa ke Turki untuk perawatan medis.

Al Shabaab: 60 Pasukan Pro Pemerintah Menyerah di Somalia Tengah

Ankara kemudian mengirim ambulans udara dengan obat-obatan untuk membawa korban yang menderita luka parah ke Turki.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengecam serangan tersebut.

Dalam sebuah pesan kepada Presiden Mohamed Abdullahi Farmaajo, Erdogan mengatakan: “Saya sangat mengutuk serangan yang menargetkan keamanan dan stabilitas di Somalia ini.”

Dia menambahkan bahwa Turki tetap berkomitmen untuk berdiri bersama pemerintah dan rakyat Somalia melawan terorisme.

Bulan lalu, Turki membuka sebuah pangkalan militer untuk melatih tentara di negara Tanduk Afrika, basis terbesarnya di luar tanah Turki.

Serangan truk di persimpangan tersibuk ibukota itu menghancurkan bangunan, restoran, dan hotel.

Farmaajo dan perdana menteri Somalia mendesak masyarakat untuk menyumbangkan darah ke rumah sakit.

“Itu adalah ledakan paling mematikan dalam sejarah Somalia,” Abdisalam Yusuf Guled, mantan wakil direktur Badan Intelijen dan Keamanan Somalia, mengatakan kepada Anadolu Agency.

Ketua Komisi Uni Afrika Moussa Faki Mahamat mengecam serangan tersebut.

Mahamat mengungkapkan “belasungkawa sepenuh hati” Komisi Uni Afrika kepada keluarga korban dan berharap pemulihan cepat bagi yang terluka. Dia juga menyampaikan solidaritas Komisi Uni Afrika tersebut dengan pemerintah dan rakyat Somalia, pada situasi yang sangat menantang ini.

Kategori : Internasional

Tags : serangan bom somalia

Empat Komandan Lapangan Syiah Yaman Tewas Dihantam Serangan Udara Koalisi Arab

17 Okt 2017 08:02:51
Empat Komandan Lapangan Syiah Yaman Tewas Dihantam Serangan Udara Koalisi Arab

YAMAN (Jurnalislam.com) – Sumber militer mengungkapkan kematian empat komandan lapangan milisi Syiah Houthi pada hari Senin (16/10/2017) saat serangan udara oleh koalisi Aliansi Arab untuk mendukung legitimasi di Yaman, Al Arabiya melaporkan.

Koalisi tersebut menargetkan basis pemberontak Houthi di seberang kota perbatasan Najran, Arab Saudi.

Sumber tersebut mengatakan bahwa di antara para pemimpin pemberontak Syiah Houthi yang tewas termasuk Mukhtar Saleh Suwaid, Omar Mohammed al-Khulani, Ahmad Ahmad al-Shaafali dan Ghaddan Mutahar al-Zamanani.

Pemuka Syiah Ekstrem Iran Akui Gunakan Houthi untuk Serang Arab

Serangan ini terjadi setelah serangan pasukan Saudi pekan lalu yang juga menargetkan posisi milisi Houthi dan pasukan yang setia kepada Ali Abdullah Saleh di dekat Najran.

Pasukan Saudi, menggunakan tank dan artileri, serta kendaraan militer dengan senjata berat juga menargetkan posisi pemberontak Houthi yang berusaha masuk ke pos militer Saudi di dekat daerah perbatasan.

Pada saat itu, pasukan Saudi juga membunuh sedikitnya 40 pasukan Syiah Houthi yang mencoba maju ke perbatasan Saudi. Mereka juga telah mampu menghancurkan persembunyian yang digunakan oleh para pemberontak Houthi sebagai benteng

Kategori : Internasional

Tags : koalisi arab perang yaman syiah houthi

Komando Operasi Gabungan: Pasukan Irak Kendalikan Penuh Kota Kirkuk

17 Okt 2017 07:07:17
Komando Operasi Gabungan: Pasukan Irak Kendalikan Penuh Kota Kirkuk

KIRKUK (Jurnalislam.com) – Pasukan pemerintah Irak telah “kontrol penuh” atas pusat kota Kirkuk, menurut sebuah pernyataan yang dikeluarkan Senin malam (16/10/2017) oleh Komando Operasi Gabungan Angkatan Darat.

Pernyataan tersebut mencantumkan fasilitas di Kirkuk yang telah dikuasai tentara dari pasukan Peshmerga Kurdi (yang setia kepada Pemerintah Daerah Kurdi Irak utara), yang kabarnya mengundurkan diri dari kota dan pinggiran kota sebelum tentara Irak maju.

Fasilitas yang direbut ini antara lain termasuk bandara utama Kirkuk, Northern Petroleum Company, pangkalan militer K1, kilang minyak Mulla Abdullah dan Jembatan Tikrit.

Sebelumnya di hari Senin, pasukan Irak dilaporkan memegang kendali atas markas utama pemerintah pusat Kirkuk, menurut sumber polisi setempat.

“Sebuah kontingen besar Polisi Federal Irak telah memasuki markas pemerintah [di Kirkuk] dan mengibarkan bendera Irak,” Kapten Polisi Kirkuk Hamed al-Obaidi mengatakan kepada Anadolu Agency.

Pihak berwenang Irak juga dilaporkan telah memberlakukan jam malam di Kirkuk, yang akan berakhir pada Selasa pagi pukul 7.00 (0400GMT).

Perdana Menteri Haider al-Abadi juga telah memerintahkan pasukan keamanan Irak untuk menguasai distrik Turkmenistan, Tuz Khurmatu di provinsi Saladin di utara Baghdad, menurut sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor al-Abadi.

Pemerintah Daerah Kurdi Hadirkan PKK di Kirkuk, Irak: Ini Deklarasi Perang

Ahad tengah malam, pasukan Irak – termasuk tentara, unit Polisi Federal dan milisi Syiah Hashd al-Shaabi – memulai perjalanan mereka menuju Kirkuk yang beragam secara etnis untuk menguasai situs dan fasilitas strategis.

Sejak invasi pimpinan AS ke Irak tahun 2003, Kirkuk yang kaya minyak tetap menjadi subyek perselisihan antara pemerintah pusat di Baghdad dan Pemerintah Daerah Kurdi (the Kurdish Regional Government-KRG) yang berbasis di Erbil.

Menurut Presiden KRG Masoud Barzani, Peshmerga menguasai Kirkuk setelah tentara Irak melarikan diri sebelum serangan kelompok Islamic State (IS) pada tahun 2014.

Ketegangan meningkat tajam antara Baghdad dan KRG sejak 25 September, ketika penduduk Irak di daerah yang dikuasai KRG – dan di beberapa daerah yang disengketakan, termasuk Kirkuk – mengikuti pemilihan suara untuk mengumumkan kemerdekaan daerah atau tidak.

Referendum tidak sah tersebut mendapat tentangan keras dari sebagian besar kekuatan regional dan internasional, yang memperingatkan bahwa jajak pendapat tersebut akan mengalihkan perhatian Irak dari perang melawan IS dan selanjutnya membuat kawasan tersebut menjadi tidak stabil.

Kategori : Internasional

Tags : irak kurdi Referendum

Komando Peshmerga Kurdi: Irak akan Bayar Mahal atas Agresi Militernya di Kirkuk

17 Okt 2017 06:07:36
Komando Peshmerga Kurdi: Irak akan Bayar Mahal atas Agresi Militernya di Kirkuk

IRAK (Jurnalislam.com) – Komando Umum Peshmerga Kurdi mengatakan bahwa pemerintah Irak akan membayar “harga mahal” atas operasi militernya di Kirkuk, yang digambarkannya sebagai “sebuah deklarasi perang melawan negara Kurdistan.”

Peringatan dari Komando Umum Peshmerga (the Peshmerga General Command-PGC) pada hari Senin (16/10/2017) muncul saat pasukan federal Irak, yang didukung oleh milisi Syiah, mengatakan bahwa mereka telah menguasai penuh wilayah Kirkuk yang kaya akan minyak yang di kuasai Kurdi secara cepat, lansir Aljazeera.

PGC menuduh beberapa pemimpin Serikat Patriotik Kurdistan (the Patriotic Union of Kurdistan-PUK) melakukan “pengkhianatan”, menuduh bahwa kekuatan di bawah kendali partai telah menarik diri dari wilayah yang mereka pegang. PUK membantah tuduhan tersebut, menurut portal berita Kurdi Rudaw.

Parlemen Kurdi Tolak Keputusan Pemerintah Irak Tentang Referendum

“Sayangnya, beberapa pejabat PUK membantu plot melawan negara Kurdistan ini dan melakukan pengkhianatan yang hebat dan historis terhadap Kurdistan dan para martir yang mengorbankan hidup mereka untuk Kurdistan di bawah bendera PUK,” kata pernyataan tersebut.

Secara terpisah, Hemin Hawrami, asisten khusus Masoud Barzani, presiden Pemerintah Daerah Kurdi (the Kurdish Regional Government-KRG) dan pemimpin Partai Demokratik Kurdistan, memposting di Twitter yang dia katakan sebagai pernyataan dari sebuah kelompok milisi Syiah utama yang berterima kasih kepada para anggota PUK atas kerja sama mereka membantu penarikan dari beberapa daerah sekitar Kirkuk.

Kemajuan pasukan Irak merupakan bagian dari operasi besar untuk merebut kembali Kirkuk, di tengah perselisihan yang meningkat menjelang referendum 25 September yang kontroversial mengenai pemisahan diri Kurdi yang menurut Baghdad dinyatakan ilegal.

Setelah Referendum Kurdi Irak, Perang Etnis dan Sektarian akan Terjadi

Dengan cepat, tentara Irak menguasai bandara kota tersebut, di samping ladang minyak, pangkalan militer strategis K1 dan distrik Taza Khormatu di sebelah tenggara Kirkuk, sebelum menguasai gedung gubernur di pusat kota.

Saat tentara Irak maju, ribuan orang, termasuk warga sipil dan pejuang Peshmerga, melarikan diri dari kota yang disengketakan tersebut.

Dalam pernyataannya, komando Peshmerga menuduh pemerintah Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi bertanggung jawab karena memulai “perang”, memperingatkan Baghdad bahwa pihaknya akan “membayar harga yang mahal untuk ketidakadilan ini.”

“Kami menyerukan kepada seluruh penduduk asli Peshmerga tersebut dan warga negara yang tahan banting dan mampu mengalahkan musuh untuk mengerahkan semua kemampuan mereka untuk melawan dan mengalahkan penyerang,” katanya.

Sementara itu, al-Abadi mendesak Peshmerga untuk berkolaborasi dalam menjaga perdamaian di Kirkuk.

“Kami menyerukan kepada pasukan Peshmerga untuk menjalankan tugas mereka di bawah kepemimpinan federal sebagai bagian dari angkatan bersenjata Irak,” katanya dalam sebuah pernyataan di Facebook, mendesak “semua pekerja di Kirkuk untuk melanjutkan pekerjaan mereka secara normal dan tidak mengganggu kepentingan warga.”

Al-Abadi mengatakan bahwa dia memenuhi tugas konstitusionalnya “untuk melayani warga dan melindungi kesatuan negara, yang berada dalam bahaya perpecahan karena desakan mengadakan referendum yang diselenggarakan oleh mereka yang berkuasa di wilayah Kurdistan secara sepihak.”

Pasukan Peshmerga Kurdi menguasai Kirkuk yang kaya minyak setelah tentara Irak melarikan diri dari serangan besar oleh kelompok Islamic State (IS) pada tahun 2014.

Sejak saat itu, belum ada kesepakatan antara KRG dan pemerintah federal di Baghdad tentang siapa yang harus mengendalikan daerah tersebut – dan mendapatkan keuntungan dari kekayaan minyaknya yang luas.

Ketegangan antara kedua belah pihak telah berlangsung sengit sejak warga Kurdi Irak mayoritas memilih untuk memisahkan diri dalam referendum bulan lalu.

Jajak pendapat tidak mengikat diadakan di daerah-daerah yang dikuasai KRG dan di beberapa wilayah yang disengketakan, termasuk Kirkuk.

Tak lama setelah referendum tersebut, parlemen Irak telah meminta al-Abadi untuk mengirim pasukan ke Kirkuk dan mendapatkan kembali kendali atas ladang minyak di wilayah tersebut.

Kategori : Internasional

Tags : irak kurdi Referendum

New Charges of Legal Disability, Legal Counsel of Alfian Tanjung Certain Exception Accepted

16 Okt 2017 22:46:38
New Charges of Legal Disability, Legal Counsel of Alfian Tanjung Certain Exception Accepted

SURABAYA (Jurnalislam.com) – The Surabaya District Court again held a trial of anti-communist campaigner, Ustadz Alfian Tanjung, Monday (10/16/2017) with the agenda of the Verdict trial. The panel of judges chaired by Dedi Fardiman will decide whether or not the exception of the legal advisors of Alfian Tanjung.

“If the Panel of Judges grants our exception, then the Ustadz Alfian Tanjung case can not be heard in Surabaya Court, and the prosecutor must obey and obey the judge’s verdict,” said Abdullah Al Katiri, Head of Advocacy Team Ustadz Alfian Tanjung.

JPU Assessed Disability Law, PH Alfian Tanjung Submits 5 Exception Points

Al Katiri said, the legal basis for filing a new indictment with the indictment number: PDM-321 / Tg.Perak / 07/2017 law and violated Pasa 156 KHUP. Therefore, he believes his appeal will be accepted by the panel of judges.

“Today we are from Ust Advocacy Team. Alfian Tanjung has fully handed the decision to the Panel of Judges, hopefully our Exception is accepted. Because we have a legal conviction that the legal basis for the filing of the new indictment is legally flawed, unlawful, and even violates Article 156 of the Criminal Procedure Code, “he said.

He explained that the Public Prosecutor (Prosecutor) should appeal after Ustadz Alfian Tanjung was sentenced on 6 September and instead filed a new indictment.

“This is another form of violation of the law. Therefore the Panel of Judges may grant our exceptions for the sake of law and justice in order not to repeat this forced case,” said Al Katiri.

Translator: Taznim

Kategori : Indonesian News

Tags : alfian tanjung

Dakwaan Baru Cacat Hukum, Kuasa Hukum Alfian Tanjung Yakin Eksepsi Diterima

16 Okt 2017 12:27:53
Dakwaan Baru Cacat Hukum, Kuasa Hukum Alfian Tanjung Yakin Eksepsi Diterima

SURABAYA (Jurnalislam.com) – Pengadilan Negeri Surabaya kembali menggelar sidang perkara pegiat anti komunis, Ustadz Alfian Tanjung, Senin (16/10/2017) dengan agenda sidang Putusan Sela. Majelis Hakim yang diketuai oleh Dedi Fardiman akan memutuskan diterima dan tidaknya eksepsi penasehat hukum Alfian Tanjung.

“Jika Majelis Hakim mengabulkan eksepsi kami maka praktis perkara Ustadz Alfian Tanjung tidak dapat disidangkan kembali di PN Surabaya, dan JPU wajib patuh dan taat pada putusan hakim,” kata Ketua Tim Advokasi Ustadz Alfian Tanjung, Abdullah Al Katiri dalam keterangan tertulis, Senin (16/10/2017).

Baca juga: Dakwaan JPU Dinilai Cacat Hukum, PH Alfian Tanjung Ajukan 5 Poin Eksepsi

Al Katiri mengatakan, dasar hukum diajukannya dakwaan baru dengan nomor Surat Dakwaan: PDM-321/Tg.Perak/07/2017 hukum dan melanggar Pasa 156 KHUP. Oleh sebab itu, ia yakin eksepsinya akan diterima majelis hakim.

“Hari ini kami dari Tim Advokasi Ust. Alfian Tanjung telah menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada Majelis Hakim, semoga Eksepsi kami diterima. Karena kami memiliki keyakinan hukum bahwa dasar hukum diajukannya Dakwaan baru tersebut cacat hukum, tidak berdasar hukum, dan bahkan melanggar Pasal 156 KUHAP,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) seharusnya mengajukan banding pasca Ustadz Alfian Tanjung divonis bebas pada tanggal 6 September lalu bukan malah mengajukan dakwaan baru.

“Ini bentuk pelanggaran hukum lainnya karena itu Majelis Hakim semoga mengabulkan eksepsi kami demi hukum dan keadilan agar tidak terulang lagi kasus yang dipaksakan ini,” papar Al Katiri.

Kategori : Nasional

Tags : abdullah alkatiri sidang alfian tanjung

Ini Tanggapan Syeikh al Maqdisi atas Orang yang Mengkafirkan Koordinasi HTS dan Turki

16 Okt 2017 10:34:28
Ini Tanggapan Syeikh al Maqdisi atas Orang yang Mengkafirkan Koordinasi HTS dan Turki

JURNALISLAM.COM – Melihat perkembangan cepat situasi politik pada konflik di Suriah, salah satunya koordinasinya Hayyat Tahrir al Sham (HTS) dengan militer Turki di Idlib, sebuah manuver politik yang tidak diduga bagi para pengamat, dan aktivis, sehingga membuat tidak sedikit orang yang mulai tergesa-gesa mengkafirkan HTS karena kerjasama tersebut.

Menyikapi fenomena itu, Ulama jihadis, Syeikh Abu Muhammad al Maqdisi pun lansung memberikan nasihat yang diunggah dalam akun Telegramnya, Ahad (15/10/2017), yaitu sebagai berikut:

Syeikh Abu Muhammad Al Maqdisi:

Saudaraku yang terkasih,

Saran dari orang yang sayang dan prihatin dengan Jihad dan para Mujahidin.

Singkatnya dan terus terang saya katakan kepada anda (kalian):

Setelah melihat perkembangan terakhir yang terjadi antara HTS dan Turki, saya mendapat informasi bahwa beberapa pemuda telah tergesa-gesa memulai secara terbuka mengkafirkan HTS ..! Ini adalah kesalahan mengerikan yang akan menyebabkan perselisihan antara mujahidin, dan itulah yang diinginkan oleh musuh Islam. Hal ini tidak diperbolehkan untuk tiba-tiba memvonis kafir (takfir) karena kesalahan dalam ijtihad (yang merupakan keputusan yang dibuat setelah beberapa penyelidikan).

Juga tidak diperbolehkan memvonis kafir (takfir) hanya berdasarkan hasil atau konsekuensi dari ucapan dan tindakan yang terlihat tanpa diselidiki terlebih dahulu…!

Analisis: Turki Perhitungkan Kekuatan Hayat Tahrir al Sham di Idlib

Adalah hak Anda untuk menunjukkan kesalahan HTS mengenai masalah yang jelas dan Anda dapat menanggapi mereka dengan aturan agama beserta bukti, dengan berpegang pada sopan santun dan kaidah yang benar.

Sedangkan untuk hasutan di masa-masa sulit ini, ini adalah sebuah kejahatan dan membuka pintu keburukan lain, fitnah dan darah di antara para mujahidin.

Kami telah mengatakannya berkali-kali, bahwa mereka yang mencari kesempurnaan, kemurnian dan kedudukan seperti malaikat dalam kancah jihad, maka orang akan tetap tinggal di rumah mereka dan tidak pernah melakukan Jihad selamanya.

Anda memiliki hak untuk berbeda dengan HTS dan boleh mengikuti golongan mana pun yang Anda anggap paling dekat dengan kebenaran; atau bahkan untuk membentuk faksi yang sempurna. Semua ini adalah hak Anda yang tidak akan kami tolak.

Sedangkan untuk hasutan yang Anda lakukan terhadap HTS di masa sulit ini, itu adalah sebuah kesalahan besar dan Fitnah besar yang apinya akan membakar semua mujahidin.

Allah Swt berfirman:

“Dan peliharalah dirimu daripada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang dzalim saja di antara kamu (tapi bisa menimpa semua orang baik dan orang jahat), Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya”. (Qs 8:25)

Kategori : Internasional

Tags : Hayyat Tahrir al-Sham HTS Idlib turki

Navigasi pos

Pos-pos lama
Pos-pos baru
Dukung Kami

Opini

FH UI dan Hilangnya Mahkota Laki-laki: Self Control yang Tumbang

FH UI dan Hilangnya Mahkota Laki-laki: Self Control yang Tumbang

18 Apr 2026 06:08:07
Pelecehan di FH UI: Saat Perintah Menundukkan Pandangan Diabaikan

Pelecehan di FH UI: Saat Perintah Menundukkan Pandangan Diabaikan

18 Apr 2026 06:06:05
Pelajar Kok Jadi Pengedar?

Pelajar Kok Jadi Pengedar?

18 Apr 2026 06:01:56
Aroma Komersialisasi Dibalik ‘WAR’ Tiket Haji

Aroma Komersialisasi Dibalik ‘WAR’ Tiket Haji

18 Apr 2026 05:41:32

Internasional

Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

5 Feb 2026 12:38:35
Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

5 Feb 2026 12:37:07
Israel Terus Bujuk AS agar Serang Iran, Turki Peringatkan Bahaya Perang Regional

Israel Terus Bujuk AS agar Serang Iran, Turki Peringatkan Bahaya Perang Regional

5 Feb 2026 12:35:37
Tekanan AS Meningkat, Iran Melunak soal Nuklir dan Buka Negosiasi

Tekanan AS Meningkat, Iran Melunak soal Nuklir dan Buka Negosiasi

5 Feb 2026 12:33:24

jurnalislam.com

  • Iklan
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Dukung Kami

INFOGRAFIK

 
 
 
 

Alamat Redaksi

Boulevard Raya No 16 Blok A 1 No 16 Taman Cilegon Indah (TCI), Cilegon, Banten
+62 813-1029-0583

Info Iklan :
+62 821-2000-0527
marketing@jurnalislam.com

Kirim tulisan :
redaksi.jurnalislam@gmail.com
newsroom@jurnalislam.com

COPYRIGHT © 2026 JURNALISLAM.COM, ALL RIGHT RESERVED