MAKASSAR (Jurnalislam.com) — Event akbar Ummat Fest 2018 telah berakhir Ahad (16/12/2018) kemarin. Banyak publik figur yang diundang ke acara tersebut. Salah satunya adalah, presenter program Berita Islam Masa Kini (BERIMAN) Trans TV Teuku Wisnu.
Dalam salah satu sesi Dialog Hijrah bertema “Menuju Hidayah Allah” Bang Inu, panggilan akrabnya, menceritakan proses hijrahnya dihadapan ribuan peserta Ummat Fest 2018 di gedung Celebes Convention Center (CCC) Makassar.
“Waktu itu sekitar tahun 2012-2013 kalau dibilang gelombang hijrah pada waktu itu memang tidak seperti sekarang. Mulanya saya juga merasa sendiri. Tapi saya terus ingat hadist tentang ghuroba. Oh jadi gini ya orang Islam kalau sudah Kenal sunnah jadi terasing sendiri,” ujar Teuku lansir keterangan tertulis yang diterima Jurnalislam.com.
Bahkan banyak diantara permintaan teman-temannya yang ia tolak dengan dalih bahwa hal itu tidak sesuai syariat.
Mantan Aktor Terfaforit Panasonic Globe Award ke-12 itu bercerita, sempat diajak nongkrong oleh teman-temannya tapi Teuku tidak bisa.
“Teman saya bilang, Wisnu kamu kenapa sih? Sepertinya mereka udah nganggap saya sudah hilang day,” katanya sambil tertawa ringan.
“Tapi bang Arie, Dude, dan Dimas Seto akhirnya membuka pikiran saya. Ternyata selama ini saya terlalu fanatik. Nggak mau belajar kalau bukan yang ini. Pokoknya selalu merasa benar sendiri deh,” imbuhnya melanjutkan.
(lidmi)
Teuku Wisnu menegaskan bahwa kita bisa jadi umat yang terbaik kalau kita mau berdakwah.
“Kemarin saya ketemu ustad Hannan. Beliau bilang kalau Kita cuman baik sendiri dan gak mau berdakwah, maka Kita mustahil jadi umat yang terbaik,” pungkasnya.
SOLO.(Jurnalislam.com)-Yayasan Al Iman Center adakan Khitan massal yang bertajuk Khitan ceria on the street di Gedung Yayasan Al Iman, Sriwedari Solo, Ahad (16/12/2018).
Ketua Yayasan Al Iman Center, ustaz Zaki menjelaskan bahwa salah satu syariat Islam untuk menjaga fitrah/kebersihan manusia adalah khitan.
“Khitan adalah salah satu syariat Allah unyuk menjaga kebersihan dan fitrah manusia yang di ajarkan oleh nabi Ibrahim alaihi salam,” katanya.
Ustaz Zaki menambahkan bahwa Yayasan Al Iman mengadakan acara khitan massal ini karena terkadang khitan dinilai memerlukan biaya yang besar seperti biaya dokter dan biaya lainnya,
“Jadi kami kemudian berusaha memudahkan dengan mengelar acara ini,” katanya kepada Jurnalislam.com.Ia juga mengucapkan terima kasih kasih pada semua pihak yang telah membantu suksenya acara ini.
“Kami ucapakan terimakasih kepada seluruh donatur, panitia kegiatan yang bekerja siang malam dan bapak ibu yang medaftarkan anaknya ikut khitan massal ini,semoga amal antum semua mendapatkan balasan kebaikan yang berlipat”tutupnya.
Sebelum di khitan, sebanyak 60 anak peserta khitan di arak keliling dengan becak hias sepanjang CFD Selamet Riyadi, kemudian dinaikkan kereta kuda ke lokasi khitan.
Dalam khitan massal ini dintangani oleh tim dokter dari PKU Muhammadiyah dan tim Dokter dari Rumah Sakit UNS Solo,setelah di khitan peserta mendapatkan bingkisan, tas sekolah,uang saku, alat tulis,kaos dan Alqur’an serta foto bareng keluarga langsung jadi.
JURNALISLAM.COM – Akhir-akhir ini ramai pemberitaan pernyataan kontroversial dari ebuah partai baru mengenai penolakannya terhadap poligami. Banyak kalangan yang menanggapi penyataan tersebut, dan ada juga yang senada dengan pernyataan tersebut yang menyatakan bahwa poligami bukan ajaran Islam.
Ini sangat menarik untuk dicermati, karena sebagai umat Islam kita meyakini bahwa semua yang diperintahkan atau dianjurkan oleh syariat pasti membawa manfaat untuk pemeluknya termasuk anjuran untuk poligami.
Dilansir dari Detikhealth, sebuah Penelitian yang dilakukan oleh Virpi Lummaa, seorang ahli ekologi Inggris dari Universitas Sheffield menarik untuk diketahui, dia mempublikasikan penemuannya mengenai hubungan antara poligami dan umur panjang dalam pertemuan tahunan International Society for Behavioral Ecology di Ithaca, New York, Amerika Serikat.
Riset tersebut menyimpulkan bahwa langkah pria untuk melakukan praktek poligami atau beristri lebih dari satu dapat memanjangkan usia bagi pria yang melakukannya.
Penelitian ini melibatkan lelaki berusia 60 tahun yang berasal dari 140 negara penganut poligami. Riset tersebut membuktikan bahwa usia rata-rata pria yang melakukan poligami lebih panjang 12% dibandingkan para pria yang tinggal di 49 negara yang terkenal menganut monogami.
Lummaa menjelaskan bahwa pria yang berpoligami masih memiliki kualitas alat reproduksi yang baik bahkan sampai berusia 80 tahun. Hal inilah yang diperkirakan memperpanjang usia pria tersebut.
Pria poligami akan lebih panjang umur berkaitan dengan faktor sosial dan genetika. Pria tersebut akan terus berjuang menghidupi anak-anak dan istrinya sehingga kemungkinan ia akan lebih baik dalam menjaga kesehatannya.
Peneliti juga mengatakan bahwa suami yang memiliki istri banyak, yang bisa mengurus dirinya lebih baik, tentu akan memiliki kesehatan yang lebih baik. Mereka akan lebih bahagia karena memiliki banyak anak dan kehidupan seksnya sangat terjamin.
“Kebutuhan seksual yang terpenuhi akan membuat kesuburan tetap terjaga meski sudah berusia separuh baya. Kesuburan tersebut akan berpengaruh terhadap fungsi hormon dan mengatur metabolisme tubuh. Kesuburuan berbanding lurus dengan kinerja hormon dan akan membuat pria semakin sehat,” jelas Lummaa (Detikhealth).
Lalubagaimana Hukum di Indonesia memandang Poligami ?
(Jurnalislam.com)–Masa muda adalah masa yang penuh semangat dan bergairah untuk mencari jati diri, membuktikan eksistensi dan mencari perhatian,.
Akan tetapi sering terjadi semangat tersebut tidak mendapat pembinaan yang tepat. Jadi perlunya pembinaan kepada kaum muda agar tidak berlebihan dan keluar dari bimbingan syariat.
Masa muda adalah masa yang nanti akan diminta pertanggung jawabannya secara khusus, karena dengan keunggulan dan kelebihan pada usia muda, seperti semangat masih membara, tenaga masih kuat, pikiran masih fresh dan tekad yang kuat.
Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda:
“Tidak akan bergeser kedua kaki anak Adam di hari kiamat dari sisi Rabb-Nya, hingga dia ditanya tentang lima perkara (yaitu):
tentang umurnya untuk apa ia habiskan, tentang masa mudanya untuk apa ia gunakan, tentang hartanya dari mana ia dapatkan, dan dalam hal apa (hartanya tersebut) ia belanjakan dan apa saja yang telah ia perbuat dari ilmu yang dimilikinya.”
(HR. ath-Thirmidzi no. 2416, ath-Thabrani dalam al-Mu’jam al-Kabir jilid 10 hal 8 hadits no. 9772 dan hadits ini telah dihasankan oleh Syaikh al-Albani dalam Silsilah al-Ahadits ash-Ashahihah no. 946)
Pemuda pada zaman ini adalah gambaran islam dan kaum muslimin pada masa yang akan datang.
Jika pemuda-pemuda bersifat baik, ini merupakan faktor masa depan islam yang cerah. Sungguh sangat disayangkan jika masa muda tersebut di sia-siakan pada urusan-urusan yang tidak ada manfaat duniawi dan ukhrowinya.
Sebagai contoh seorang pemuda adalah Nabi Ibrahim As yang mampu menggetarkan singgasana Namrudz. Dan Allah SWT kisahkan peran muda Nabi Ibrahim As dalam firmannya:
Mereka berkata : “siapakah yang melakukan perbuatan ini terhadap tuhan-tuhan kami, sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang zalim.”, Mereka berkata : “Kami dengar ada seorang pemuda yang mencela berhala-berhala ini yang bernama ibrahim” (QS. Al-Anbiya’ ayat 59 dan 60)
Menanggapi ayat ini Ibnu Abbas Ra mengatakan: “tidaklah Allah SWT mengutus seorang nabi melainkan di masa mudanya dan tidaklah diberikan ilmu kepada seorang alim melainkan di masa mudanya”.
Jadi masa muda adalah masa yang penting untuk kita maksimalkan kedalam ketaatan kepada yang baik, terkhusus menegakkan agama Allah dan membela-Nya ketika agaa Allah di hina. Maka dari itu sebelum terlambat.
Marilah kita mengajak seluruh kaum muda islam untuk bangkit dan penuhilah masa muda tersebut dengan kebikan dan ketaan, sehingga dapat menolong kita di dunia dan di akhirat. (Agus Cahyanto/ berbagai sumber)
JURNALISLAM.COM – Makanan sehat dan halal bagi umat muslim mempunyai kedudukan yang sangatlah penting. Hal ini merupakan syarat utama bagi manusia untuk hidup sehat dan berkah. Manusia adalah makhluk yang memiliki potensi mempertahankan hidupnya dengan beradaptasi terhadap lingkungan sekitarnya.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala menciptakan alam semesta dan segala macam isinya untuk kepentingan manusia. Kalau manusia mampu memanfaatkannya, maka ia akan mendapatkannya. Sebaliknya, barang siapa tidak dapat menggunakannya secara baik, manusia akan memperoleh kekecewaan dan kegagalan.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan kenikmatan kepada manusia untuk memakan makanan yang ada di muka bumi ini dengan sesuka hati. Namun pada saat yang sama Allah Subhanahu Wa Ta’ala juga memberikan penegasan terhadap makanan yang tidak boleh atau haram dimakan. Dan pentingnya memakan makanan yang sehat dan halal.
Makanan yang sehat dan halal atau dalam Islam disebut halalan thayyiban sangat baik dan penting dikonsumsi bagi manusia. Makanan itu berguna bagi kualitas kesehatan jasmani maupun rohani. Manusia yang memakan makanan sehat dan halal akan terhindar dari berbagai penyakit yang sering bersarang di tubuhnya.
Akal pikiran dan hati nuraninya akan terjaga dari hal-hal yang merusak ibadahnya. Sebaliknya, makanan yang haram yang terdapat dalam perut akan merusak jaringan otak, menimbulkan penyakit, dan melalaikan untuk mengingatkan diri kepada Allah swt.
CISARUA (Jurnalislam.com) – Memasuki penghujung tahun 2018, masyarakat Indonesia biasanya suka melakukan aktivitas berlibur dan jalan-jalan di suatu tempat. Puncak, Cisarua salah satu tempat favorit, terutama bagi kamu yang bertempat tinggal di tanah Jawa.
Ditempat bernuansa dingin dan sejuk ini tidak lengkap rasanya jika kita hanya melancong satu hari saja. Sayang! Apalagi di daerah tersebut penuh dengan destinasi wisata yang sayang untuk dilewatkan dalam satu hari penuh.
Yes, menginap adalah solusi untuk memenuhi kebutuhan liburan kamu di penghujung Desember ini. Meski begitu, apakah kamu tahu tempat menginap yang baik, lengkap, dan murah? Mari kita mengenal Wisma Industri untuk memenuhi tiga syarat itu.
Wisma industri merupakan suatu tempat penginapan yang terdiri dari beberapa Villa yang dikelola oleh Koperasi Kementerian Perindustrian.
Berdiri sejak tahun 1986, Wisma Industri yang bertempat di Jl. Raya Puncak Km.84, Cisarua, Bogor
Jawa Barat ini menjanjikan sebuah penginapan yang dapat membuat nyaman pengunjung.
“Salah satu daya tarik, villa masing-masing terpisah, tamunya beragam, bisa dari dinas, swasta, keluarga, macem-macem,” kata ketua Koperasi Kementerian Perindustrian, Mustain kepada Jurniscom, Senin (17/12/2018).
Pengelola Wisma Industri ini menjelaskan, tempat ini dapat ditempati oleh berbagai golongan dan elemen. Sebab, ada fasilitas gedung serbaguna, bisa untuk acara resmi, dan rapat formal.
Selain itu, fasilitas seperti kolam renang, lapangan futsal, tenis, dan badminton dapat memanjakan pengunjung.
Fasilitas Wisma Industri
Mengenal Villa unik Wisma Industri
Villa Kerajinan 1
Merupakan villa dengan kamar yang banyak, anda dapat menyewa beberapa kamar disini dan dapatkan kenyamanan dari villa kerajinan yang tak terlupakan.
Villa Kerajinan 2
Villa kerjainan 2 menyediakan desain yang minimalis dan elegan, pastinya membuat liburan anda semakin menyenangkan dengan menggunakan villa satu ini.
Villa Logam
Merupakan villa yang sangat nyaman untuk digunakan bersama keluarga tercinta. Jadikan liburan anda semakin istimewa dengan menginap di villa satu ini.
Villa Otomotif
Merupakan villa yang sangat elegan dengan desain yang indah membuat liburan anda akan terasa semakin indah, sangat cocok untuk digunakan saat berlibur bersama keluarga tercinta anda.
Villa Agro 1
Merupakan villa dengan bentuk yang khas dengan desain kayu namun dengan kesan elegan dan menawan membuat villa ini patut dijadikan tempat penginapan liburan anda.
Villa Agro 2
Villa Agro 2 memberikan kesan yang mewah dengan desain kayu yang kokoh beserta model panggungnya yang khas, liburan dengan menginap di agro 2 tentunya menjadi pilihan yang tepat.
Villa Agro 3
Villa Agro 3 memberikan kenyamanan dalam penggunaannya, liburan terasa belum lengkap tanpa menginap di villa satu ini.
Villa Agro 4
Villa Agro 4 dengan desain yang sangat menawan dan terlihat nyaman untuk digunakan dalam masa liburan berkesan anda bersama keluarga tercinta.
Villa Mesin
Merupakan villa dengan bentuk yang sangat unik menjadikan villa ini tak terlupakan oleh para customer kami, dengan 3 lantai dan kenyamanannya membuat anda semakin betah liburan.
Villa Elektro
Merupakan villa yang sangat nyaman dijadikan tempat berlibur bersama keluarga atau kerabat lain. Ruangan didalamnya cukup luas untuk memberikan keseruan liburan tak terlupakan anda.
Pantauan penulis yang pernah datang ke Wisma Industri, tarif termurah sekitar 300 ribuan, tergantung dari waktu dan kondisi. Cocok untuk kamu yang ingin mendapatkan penginapan yang baik tapi terjangkau.
Selain itu, ada promo-promo menarik yang ditawarkan, seperti penurunan harga atau diskon jika membawa banyak pengunjung, dan juga paket-paket tertentu seperti makan, rapat dan lain-lain yang terjangkau.
“Ayok mampir ke Villa Industri, saya kira cukup murah, baik, dan strategis, lokasi dipinggir jalan, tidak masuk kedalam,” ajak Mustain.
JAKARTA (Jurnalislam.com) – Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin, mengecam keras penindasan atas Muslim Uygur di Provinsi Xinjiang, Cina.
Penindasan seperti itu, menurut Din merupakan pelanggaran nyata atas Hak Asasi Manusia, dan hukum internasional.
“Hak Asasi Manusia dan International Convenant on Social and Political Rights menegaskan adanya kebebasan beragama bagi segenap manusia,” katanya dalam rilis yang diterima Islamic News Agency, Senin (17/12/2018).
President of Asian Conference on Religions for Peace (ACRP) ini meminta agar penindasan itu dihentikan. Selain itu, Din mendesak Organisasi Kerja sama Islam (OKI) untuk menyelamatkan nasib Umat Islam Uygur dan bersikap tegas terhadap Rezim Tiongkok untuk memberikan hak-hak sipil bagi mereka.
“Secara khusus, Dewan Pertimbangan MUI meminta Pemerintah Indonesia untuk menyalurkan sikap umat Islam Indonesia dengan bersikap keras dan tegas terhadap Pemerintah Cina dan membela nasib umat Islam di sana,” pungkasnya.
Lebih dari itu, ia mengimbau umat untuk menyalurkan pertolongan bagi saudara-saudara Muslim Uygur lewat cara-cara yg memungkinkan.
Sebagaimana diketahui, Muslim Uygur di Provinsi Xinjiang mengalami penyiksaan, pengucilan, dan pelarangan menjalankan ajaran agama.
Reporter: Arie RistyanRedaktur: Ally Muhammad Abduh
BOGOR (Jurnalislam.com) – Jurnalislam.com (Jurniscom) sukses menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke-IV dengan tema “Meningkatkan Sinergitas Menuju Media Islam yang Unggul dan Profesional” di Wisma Industri, Cisarua, Bogor, Jawa Barat.
Munas yang digelar selama 2 hari dari Sabtu hingga Ahad (15-16/12/2018) diikuti oleh 25 peserta yang merupakan staff, jurnalis, dan kontributor Jurnalislam.com dari seluruh Indonesia.
Dalam sambutannya, Direktur PT Jurnis Media Cahaya Indonesia, Indra Martian menyampaikan ada 5 hal yang harus dimiliki oleh sebuah media Islam agar dapat berjalan dengan baik dan terus bisa bersaing dengan media lainnya.
“Pertama harus punya nilai, setelah itu harus ada ide dan gagasan, maka kita wujudkan konsep-konsep itu agar tercapai,” katanya.
“Yang ketiga sistem yang mengatur, nilai ada konsep punya tapi sistem tidak punya maka kita tidak akan bisa,” sambungnya.
Indra melanjutkan, tim sukses menjadi poin keempat yang tak kalah pentingnya. Dengan kerjasama yang baik, katanya, sebuah media Islam akan dapat menghasilkan produk berita yang baik pula.
Terakhir, media Islam harus punya tujuan yang jelas, yaitu tadbiqussyariah atau menegakkan syariat. “Syariat Islam itu luas, tidak melulu soal hukum qisash dan hudud, akan tetapi tata cara makan, tidur pun termasuk bagian dari syariat Islam,” paparnya.
Indra juga menyampaikan, Jurnalislam.com akan terus berinovasi untuk mengejar perkembangan dunia digital yang begitu cepat.
Senada dengan itu, salah satu redaktur senior Jurnalislam.com, Rizki Lesus memaparkan, perkembangan dunia digital yang sangat cepat menuntut sebuah media untuk terus berinovasi agar dapat terus bertahan.
“Di era dìsrupsi ini.kita harus jeli melihat zaman dan terus berinovasi. Agar kita tetap relevan dengan zaman”,” paparnya.
Munas IV Jurniscom menghasilkan beberapa keputusan, diantaranya, mempertegas kembali ruh Jurnalislam.com sebagai media Islam yang mengusung nilai-nilai dakwah dan jihad yang modern dan inovatif dengan syariah Islam sebagai landasan utamanya.
ISTANBUL (Jurnalislam.com) – Kaukus Parlemen Asia Pasifik soal Palestina menggelar pertemuan perdana di Istanbul untuk mengintensifkan perjuangan kemerdekaan Palestina.
Forum yang dipimpin langsung anggota DPR RI Rofi’ Munawar ini digelar di tengah-tengah perhelatan Konferensi Parlemen untuk Baitul Maqdis di Turki pada 15-16 Desember.
“Pertemuan ini sepakat untuk menggelar musyawarah lanjutan kaukus parlemen Asia Pasifik guna meningkatkan isu perjuangan Palestina secara internasional,” rilis Kaukus Parlemen Asia Pasifik kepada INA News Agency, Sabtu (15/12/2018).
Forum Palestina, yang dihadiri sekitar 50 anggota parlemen, ketua, dan wakil ketua parlemen di Asia Pasifik ini, juga berjanji membentuk kaukus parlemen guna mendukung Palestina dalam segala tingkatan.
Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menegaskan DPR RI selalu konsisten dalam menyuarakan isu Palestina di berbagai forum internasional.
Fadli menegaskan kemerdekaan rakyat Palestina bahkan menjadi isu utama dalam agenda diplomasi parlemen Indonesia.
“Isu Palestina selalu mendapatkan perhatian penting masyarakat Indonesia. Kehadiran saya, dan sejumlah Anggota DPR RI dalam konferensi ini merupakan bentuk dukungan bagi rakyat Palestina, mewakili rakyat Indonesia,” ungkap Fadli dalam keterangan tertulisnya di sela-sela konferensi.
Kelompok Palestina di Malaysia menilai pertemuan lintas parlemen di Asia Pasifik ini merupakan titik awal kerja sama di kawasan dalam mendukung perjuangan bangsa Palestina.
Ketua Palestinian Cultural Organization of Malaysia (PCOM) Muslim Imran mengapresiasi langkah anggota parlemen Asia Pasifik yang berjanji membentuk kaukus Palestina di parlemen masing-masing.
Menurut Muslim, langkah ini akan mempermudah langkah nyata anggota parlemen untuk mendukung pembebasan bangsa Palestina.
“Kami sangat menghargai komitmen yang ditunjukkan oleh para peserta dan berharap dapat melihat segera hasil dari pekerjaan mereka,” kata Muslim. (INA News Agency)
JAKARTA (Jurnalislam.com) – Sejumlah pihak ikut berkomentar terkait poligami, PP Muhammadiyah diantaranya. Ketua PP Muhammadiyah Bidang Pustaka dan Informasi, Dadang Kahmad menegaskan bahwa poligami merupakan salah satu ajaran Islam, dan tertera jelas dalam Alquran.
“Alquran membolehkan muslim berpoligami jika dalam keadaan tertentu,” katanya dilansir Republika.co.id, Senin (17/12/2018).
Maksud dari keadaan tertentu, lanjut Dadang, salah satunya adalah ketika banyak anak menjadi yatim karena ayahnya gugur di medan perang. Sehingga banyak wanita yang menjadi janda dan harus membesarkan anaknya seorang diri.
Sementara itu, Wakil Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyah, Fahmi Salim menjelaskan, bentuk-bentuk yang melanggar ajaran Islam dan Pancasila itu bukan poligami, melainkan suatu tindakan yang telah umum diketahui masyarakat.
Fahmi Salim
“Free sex, perselingkuhan, kumpul kebo, perzinahan, kawin kontrak (mut’ah), kawin sejenis, prostitusi anak dan prostitusi LGBT. Itu baru benar dinyatakan bukan ajaran Islam dan tidak sesuai Pancasila,” ungkapnya dalam akun Facebook resminya, Ahad (16/12/2018).
“Karena bukan bersumber dari ajaran Tuhan sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa dan harus diberantas, tak boleh dilindungi di bumi NKRI yang berlandaskan Pancasila,” tambahnya.
Sebelumya, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan memperjuangkan larangan poligami untuk pejabat publik, baik di tingkat eksekutif, legislatif, yudikatif hingga aparatur sipil negara (ASN).
Bahkan, langkah itu sudah dimulai PSI dengan melarang kadernya beristri lebih dari satu orang, atau jika kader mereka nanti terpilih menjadi anggota dewan.
Selain itu, PSI juga bermaksud merevisi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, terutama yang mengizinkan praktik poligami.
Sebenarnya tidak hanya satu kali ini saja PSI membuat wacana kontroversial. Sebelumnya partai pendatang baru di pemilihan umum (Pemilu) 2019 ini juga menolak adanya peraturan daerah (perda) agama. Yaitu menolak perda syariah dan perda injil. Praktis wacana-wacana kontroversial PSI ini menuai polemik di masyarakat.