Penembakan Misterius di Hutan Poso Tewaskan 2 Warga

POSO (Jurnalislam.com) – Insiden penembakan kembali terjadi di Desa Tangkura, Kecamatan Poso Pesisir pada kemarin sore (15/1/2015). Masih belum jelas siapa pelaku yang melakukan aksi penembakan yang terjadi sekitar pukul 18.00 WITA itu, namun yang pasti warga sipil kembali menjadi korban.

Menurut informasi dari warga setempat ada 2 orang warga Desa Tangkura yang terbunuh akibat terkena tembakan saat sedang berkebun. Sementara, 20 orang lainnya masih terjebak di kebun dan belum berani pulang.

“Ada 2 orang yang tewas mas, semua ditembak di kepala ketika di kebun, sekarang masih ada 20 orang belum pulang dari kebun,” ujar salah seorang warga kepada Kiblat.net di Desa Tangkura, Jumat (16/01/2015).

Hingga berita ini dilaporkan, situasi Desa Tangkura masih mencekam. Sejumlah aparat tampak berjaga-jaga di sekitar lokasi yang masih dianggap rawan.

Sejak Kamis malam, aparat juga memblokir jalan ke Desa Tangkura dan jalan-jalan menuju Poso Pesisir masih dijaga ketat oleh aparat. Di Desa Ratulene dan Desa Mapane aparat kepolisian juga melakukan razia kendaraan yang lewat.

Ally | Kiblat | Jurniscom

Dituduh Teroris, Roni Ditembak Densus 88 Hingga Tewas

KEDIRI (Jurnalislam.com) – Tim Densus 88 menembak mati seorang pria yang dituduh teroris saat hendak beli rokok di Desa Krenceng, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Jumat pagi, 16 Januari 2015, sekitar pukul 09.00 WIB.

Pria yang ditembak mati itu bernama Roni alias Jaka alias Fuad. Dia dituding sebagai jaringan Santoso yang menembak mati Kapolsek Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Kanit Reskrim Polsek Bima, NTB.

Menurut Kepala Dusun Nglarangan, Desa Krenceng, Kecamatan Kepung Siswo, operasi penangkapan Roni berlangsung singkat. Semula Roni pulang dari sawah sekitar pukul 09.00 WIB.

Roni masuk rumah dari pintu belakang. Tidak lama kemudian, dia keluar dari pintu depan. “Mungkin hendak pergi beli rokok, karena di tangannya memegang uang Rp 50 ribu,” ujar Siswo ditemui di rumahnya.

Saat Roni berada pada jarak sekitar 50 meter dari rumah, dari arah timur Tim Densus datang naik sepeda motor. Jumlah mereka diperkirakan 8 orang dengan 4 unit sepeda motor.

Densus langsung melepaskan tembakan ke arah Roni yang berjalan di tepi jalan. “Saya mendengar ada lima kali tembakan, dan terakhir ada satu tembakan lagi,” imbuh Siswo yang saat itu melihat dari kejauhan, karena rumahnya ada di belakang rumah Suyadi (52), orang tua Roni.

Roni langsung tumbang. Ia tersungkur ke jalan dengan kondisi berlumuran darah. Dari arah barat, kemudian datang dua mobil Densus. Jenazah Roni lantas dibawa ke RS Bhayangkara Kota Kediri. “Dari tangannya (Roni, red) masih memegang uang Rp 50 ribu yang sudah berlumuran darah, seperti hendaknya, beli rokok,” jelas Siswo.

Melihat suaminya tersungkur usai ditembak Densus, istri Roni langsung keluar menangis histeris. Suyadi, ayahnya yang baru pulang dari sawah berusaha menolong. Tetapi petugas melarangnya dengan menodongkan senjata.

“Ditembak pada bagian perutnya, kurang lebih ada lima kali. Saya dilarang mendekat. Saya pun kembali ke rumah. Dan polisi langsung membawanya,” ujar Suyadi.

Ally | Beritajatim | Jurniscom

Pernyataan Imarah Islam Afghanistan Terhadap Serangan Kantor Charlie Hebdo

AFGHANISTAN (Jurnalislam.com) – Hari Kamis (15/01/2015), Imarah Islam Afghanistan mengeluarkan pernyataan yang memuji serangan di kantor Charlie Hebdo di Paris oleh dua mujahid sebagai "keadilan," dan mengutuk edisi baru majalah tersebut yang lagi-lagi menggambarkan Nabi Muhammad.

Pernyataan tersebut diterbitkan di Voice of Jihad, situs resmi grup. Berikut selengkapnya :

Pernyataan Imarah Islam Afghanistan mengenai tindakan yang menghina Nabi Muhammad SAW di Perancis :

“Beberapa tahun yang lalu beberapa orang tidak bermoral di Perancis menerbitkan kartun Nabi tercinta Islam – semoga selamat dan berkah tercurah untuknya – dan menyebutnya sebagai kebebasan berbicara, memperparah sensitivitas umat Islam di seluruh dunia sekaligus mengangkat tabir budaya sesat Barat.

Sebuah serangan telah  dilakukan pekan lalu, mengadili para pelaku tindakan penghinaan terhadap Nabi Muhammad – semoga selamat dan berkah tercurah untuknya –  yang lagi-lagi menerbitkan hal yang sama hari ini, dan sekali lagi membuka pintu untuk memprovokasi sensitivitas hampir satu setengah miliar umat Islam.

Kami sangat mengutuk tindakan menjijikkan dan tidak manusiawi ini dan menganggap bahwa para pelaku (penghina Nabi), serta mereka yang memperbolehkan dan juga para pendukungnya adalah musuh bagi umat manusia.

Perkataan tidak senonoh terhadap agama dan kesucian agama adalah kejahatan tak termaafkan yang memuakkan dan dibenci oleh seluruh umat manusia.

Kami percaya bahwa tindakan tidak bermoral seperti itu tidak pernah dapat membahayakan karakter terhormat Nabi Muhammad – semoga selamat dan berkah tercurah untuknya – dan juga statusnya sebagai penyelamat umat manusia melainkan hanya memperlihatkan wajah musuh kemanusiaan yang sebenarnya.

Kami menyerukan kepada dunia terutama pemimpin semua negara yang bersangkutan untuk mencegah tindakan menjijikkan seperti itu karena merugikan perdamaian dunia, merusak kepercayaan dan ketulusan lebih dari satu miliar orang dan mendorong dunia lebih jauh ke dalam api kebencian dan perang.

Seluruh dunia Islam dan non-Islam, sebagai manusia, memiliki tanggung jawab untuk mengutuk dan mencegah setiap tindakan yang melampaui batas terhadap agama dan kesuciannya, menyinggung orang dan mendorong negara-negara untuk mengambil tindakan balasan.

Sebagai pemimpin, rakyat elit dan umum dari dunia Islam kita harus mengatakan bahwa kejadian tersebut adalah ujian yang sangat ekstrim untuk iman dan keyakinan kita. Jika umat Islam diam dalam menghadapi insiden tersebut karena beberapa hambatan atau mengambil sikap netral antara kufur (kekafiran) dan Islam atau berdampingan dengan kufur dan bukannya berdampingan dengan Islam dan mencari alasan untuk tindakan Kuffar (kafir) yang menjijikkan ini maka mereka harus khawatir mengenai Emaan (iman) mereka.

Nabi Muhammad – semoga selamat dan berkah tercurah untuknya –  bukan hanya pemimpin bagi umat Islam saja, namun dia adalah juga pemandu bagi seluruh umat manusia, pendiri peneguhan manusia, garis pembatas antara kebodohan dan pencerahan dan merupakan seorang arsitek bagi kemajuan etis, intelektual dan sipil. Hujatan terkecil terhadap dirinya tidak hanya merupakan pengkhianatan terhadap esensi mulia melainkan juga memandang rendah manusia dan peradaban, karena itu semua yang percaya pada manusia harus meninggalkan dan melawan perbuatan rendahan yang menjijikkan tersebut.

Deddy | The Long War Journal | Jurniscom

 

FUI Bima Laporkan Pura Tambora ke DPRD

BIMA (Jurnalislam.com) – Forum Umat Islam Bima bersama beberapa ormas Islam mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Bima di Jalan Gatot-Soebroto, Penatoi, Bima, Nusa Tenggara Barat, Kamis (15/1/2015).

Kedatangan rombongan yang terdiri dari pengurus FUI, Jamaah Ansharusyari’ah Nusra, Muhammadiyah, An-Naba, Front Pembela Islam (FPI) NTB dan beberapa organisasi lainnya itu untuk menggelar rapat dengan agenda Dengar Pendapat Umum terkait status dan keberadaan Pura Tambora.

Dalam pertemuan itu, Ketua FUI Bima Ustadz Asikin kembali mempertanyakan perihal izin pura yang diklaim sebagai pura terbesar se Asia Tenggara itu.

“Dalam proposal pengajuan ijin bahwa pura sudah ada sejak tahun 1984. Padahal menurut keterangan mantan Kepala UPT Kecamatan Tambora bahwa pura kecil itu baru ada pada tahun 1998. Artinya disini ada pembohongan public,” bebernya.

FUI juga menyatakan bahwa pura itu tidak berizin sejak dibangunnya pada tahun 1998 hingga saat ini.

“Yang ada hanya surat rekomendasi pemugaran pura, kalaupun surat rekomendasi itu ada. Karena surat rekomendasi itu masih menjadi misteri yang perlu diusut”, tambah Ustadz Asikin.

Lebih lanjut, FUI mengungkapkan keberadaan mata air milik kaum Muslimin yang kini menjadi bagian kompleks pura yang telah diperluas menjadi 10 Hektar itu..

“Maka dilihat dari kondisi sosial keberadaan pura itu jelas sangat bertentangan dan bahkan menimbulkan keresahan bagi masyarakat,” ujarnya.

“Oleh karena itu kami meminta tanggapan yang serius dari anggota DPRD, karena persoalan ini adalah bukan persoalan perut, nama, jabatan, tetapi persoalan ini adalah persoalan aqidan dan keyakinan,” tegasnya.

Menanggapi pernyataan dari FUI Bima, Ketua DPRD Kabupaten Bima Murni Suciati mengatakan akan berusaha maksimal untuk memperjuangkan keberatan umat Islam tersebut.

“Kami akan bekerja dan akan menelaah permasalahan dan tentunya kami akan tetap berupaya semaksimal mungkin untuk memperjuangkan aspirasi ini, dan mungkin nanti pihak DPRD akan melakukan peninjauan langsung ke lokasi pura tersebut,” ujar Murni.

Pura Jagad Agung Tambora yang terletak di Desa Pancasila, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, NTB itu dinilai telah meresahkan umat Islam yang menjadi mayoritas di daerah tersebut. Apalagi setelah pengurus Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Bima menyatakan bahwa pura tersebut adalah pura terbesar di Asia Tenggara.

Sebelumnya, FUI telah mendatangi MUI, Pemkab dan Polres Bima. Namun, belum ada tindak lanjut pemerintah hingga saat ini.

Sirath | Ally | Jurniscom

Operasi Militer IIA di Kunduz, 16 Pasukan Boneka Tewas dan 12 Lainnya Terluka

KUNDUZ (Jurnalislam.com) – Mujahidin Imarah Islam Afghanistan, dalam operasi pembersihan di provinsi Kunduz utara telah menewaskan sebanyak 16 tentara musuh, menurut laporan Al-Emarah News.

Operasi yang diluncurkan oleh Mujahidin di distrik Khanabad provinsi Kunduz berlanjut seharian hari Rabu di mana beberapa wilayah di kabupaten telah dibersihkan dari pasukan musuh.

Lebih dari 16 tentara musuh dilaporkan tewas dan sedikitnya 12 tentara boneka terluka dalam pertempuran sengit dengan pejuang Mujahidin IIA.

Mujahidin mendapatkan ghonimah 3 senjata mesin berat, 1 peluncur roket, dan sepeda motor dengan sejumlah besar amunisi.

Deddy | Shahamat | Jurniscom

 

Dua Orang Tewas Dalam Baku Tembak “Terduga Teroris” di Belgia

BRUSSEL (Jurnalislam.com) – Belgia meningkatkan tingkat siaga keamanannya setelah dua orang tewas dalam sebuah operasi "kontra-terorisme" di Verviers, menurut jaksa Belgia.

Hakim Eric Van der Sypt mengatakan kepada wartawan dalam sebuah konferensi pers darurat di Brussels pada hari Kamis (15/01/2015) bahwa tersangka bermaksud melakukan serangan besar, sehingga pasukan keamanan Belgia langsung menembaki dahulu mereka.

"Tingkat siaga teror Belgia ditingkatkan ke level tertinggi kedua," katanya.

Laporan media setempat mengatakan tidak ada korban pada kepolisian.

Polisi menutup jalan di sekitar gedung tempat operasi itu berlangsung, kata surat kabar nasional, La Libre.

Saksi mata mengatakan beberapa tembakan dan ledakan terdengar di jalan perumahan di Verviers dekat stasiun kereta api.
"Saya mendengar semacam ledakan, diikuti oleh beberapa tembakan," kata salah seorang RTBF setempat. "Saya tidak bisa mengatakan apa-apa lagi karena saya tidak berani keluar untuk melihat apa yang terjadi."

Penduduk lokal lain mengatakan bahwa "senapan mesin menembak selama sekitar 10 menit.”

Insiden itu terjadi seminggu setelah serangan mematikan di Paris yang menewaskan 17 orang, termasuk wartawan dan polisi.

Cabang  Al-Qaeda di Yaman mengaku bertanggung jawab atas serangan pada surat kabar penghina Nabi Charlie Hebdo di Paris.

 

Deddy | Aljazeera | Jurniscom

Petinggi Polisi Israel : Al Aqsha Lebih Berbahaya Daripada Bom Nuklir

AL QUDS (Jurnalislam.com) –  Inspektur polisi penjajah ‘Israel’ Yohannan Daninu mengritik tindakan penggerebekan anggota Knesset ke Masjid Al-Aqsha. Namun ia menegaskan, Al-Aqsha dinilai lebih berbahaya bagi ‘Israel’ daripada bom nuklir.

Daninu mengatakan dalam sambutannya di Universitas ‘Israel’ di Al-Quds, jika kalian bertanya tentang masjid Al-Aqsha maka saya katakan masjid itu lebih berbahaya bagi ‘Israel’ dibanding bom nuklir karena ia mengancam eksistensi ‘Israel’.

Ia menambahkan, sangat saya sayangkan pemilu terakhir ‘Israel’ tahun 2013 masuk dalam Knesset sejumlah pihak yang ingin mengubah status quo masjid Al-Aqsha. Merekalah yang memabakar emosi umat Islam di dunia terhadap ‘Israel’ hal itu mereka lakukan untuk meraup suara. Namun menurut Daninu, justru itu merugikan ‘Israel’.

Daninu melanjutkan dalam statemennya kepada Koran Yediot Aharonot, ketika Yahudi naik bukit Kuil di Al-Aqsha dan menyatakan akan mengubah status quo maka itu akan mengancam keamanan ‘Israel’. Ia juga menegaskan, ada ancaman eksistensi yang tidak kalah berbahayanya di banding nuklir Iran seperti kekerasan di kalangan pemuda ‘Israel’.

Pemilu ‘Israel’ akan digelar kembali pada 17 Maret. Dalam banyak jajak pendapat, partai Likud berhaluan kanan ekstrim diyakini memimpin kembali atas partai lain. Menjelang pemilu ini Palestina akan terus memanas sebagai elit partai kanan ekstrim akan menggunakan kekerasan sebagai kampanye meraup suara.

Deddy | infopalestina | Jurniscom

 

Charlie Hebdo Dapat Untung Besar Dengan Membuat Kartun Pelecehan Nabi

PARIS (Jurnalislam.com) – Penjualan edisi terbaru majalah satir penghina Nabi, Charlie Hebdo, mencapai rekor tertinggi dalam sejarah penerbitannya, Kamis (15/01/2015). Edisi ini memuat karikatur sosok yang mereka sebut sebagai Nabi Muhammad Saw sambil memegang tulisan ''Je Suis Charlie''.

Penerbitan ini merupakan yang perdana setelah 12 orang kru majalah ini ditembak mati beberapa hari lalu. Banyak warga Paris rela mengantri panjang demi mendapatkan majalah satir tersebut. Mereka sudah berdiri di depan kios koran bahkan sejak pagi hari.

Dikutip Aljazirah, sekitar 700 ribu eksemplar terjual dalam hitungan jam. Kontributor Aljazirah di Paris, Jacky Rowland mengatakan orang-orang mengantri di kios koran.

''Majalah terjual sebelum toko buka karena sebelumnya telah dipesan,'' kata dia.

Seorang pemilik kios, Pierre Fatemi mengatakan koran tersebut sudah dipesan sejak sebelum terbit.

''Saya menerima lima eksemplar tapi hanya akan menjual satu. Saya akan dapatkan lagi 40 besok, tapi 60 orang sudah membayar duluan untuk mendapatkan pengiriman selanjutnya,'' kata dia.

Charlie Hebdo dikabarkan akan merilis kembali edisi yang sama hingga total lima juta eksemplar. Jumlah penerbitan yang fantastis untuk pertama kalinya dialami Charlie Hebdo.

Sebelumnya, mereka biasa mencetak hanya 60 ribu eksemplar dan laku setengahnya. Charlie Hebdo mengolok-olok agama dalam edisi Rabu kemarin.

''Dalam seminggu terakhir, Charlie yang merupakan koran atheis telah menerima lebih banyak keajaiban daripada semua Nabi dan Rasul,'' kata mereka dalam editorial.

Pembuat kartun halaman depan adalah Renald Luzier. ''Ia hanya anak kecil yang sedang menangis. Benar, ini Muhammad,'' kata kartunis dengan nama pena ''Luz'' itu, dikutip Aljazirah.

Edisi kali ini dijual di 25 negara dengan 16 bahasa. Sejauh ini, para pembaca khususnya yang berada di Prancis menganggap kartun tersebut murahan.

Ally | Republika | Jurniscom

Ansharusyariah : Tindak Tegas Penghina Nabi

BEKASI (Jurnalislam.com) – Jamaah Ansharusyariah mengutuk penghinaan kepada Rasulullah yang belum lama ini kembali dilakukan oleh media-media sekuler di beberapa negara. Melalui juru bicara Ahmad Fatih, Ansharusyariah juga mengajak umat Islam untuk menindak tegas para penghina Nabi tersebut. Berikut Pernyataan Resmi Jamaah Ansharusyariah yang diterima Jurniscom hari ini, Kamis (15/1/2015) selengkapnya :

P R E S S R E L E A S E
JAMA’AH ANSHARUSY SYARIAH

Tentang:
Fatwa Mati Bagi Para Penghina Nabi

Melihat semakin maraknya kasus penghinaan terhadap Rasululloh shallallahu ‘alaihi wa sallam dibelahan dunia yang dilakukan oleh orang, kelompok, media yang memusuhi Islam maka dengan ini kami menyampaikan pernyataan sebagai berikut:

1. Mengutuk keras segala perbuatan yang menghina, menistakan dan memperolok-olok Allah dan Rasul, hal ini telah di jelaskan oleh Allah:

يَحْذَرُ الْمُنَافِقُونَ أَنْ تُنَزَّلَ عَلَيْهِمْ سُورَةٌ تُنَبِّئُهُمْ بِمَا فِي قُلُوبِهِمْ قُلِ اسْتَهْزِئُوا إِنَّ اللَّهَ مُخْرِجٌ مَا تَحْذَرُونَ .وَلَئِنْ سَأَلْتَهُمْ لَيَقُولُنَّ إِنَّمَا كُنَّا نَخُوضُ وَنَلْعَبُ قُلْ أَبِاللَّهِ وَآيَاتِهِ وَرَسُولِهِ كُنْتُمْ تَسْتَهْزِئُونَ

“Orang-orang yang munafik itu takut akan diturunkan terhadap mereka sesuatu surat yang menerangkan apa yang tersembunyi dalam hati mereka. Katakanlah kepada mereka: “Teruskanlah ejekan-ejekanmu (terhadap Allah dan rasul-Nya).” Sesungguhnya Allah akan menyatakan apa yang kamu takuti itu. Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentulah mereka akan manjawab, “Sesungguhnya Kami hanyalah bersenda gurau dan bermain-main saja.” Katakanlah: “Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?(QS. At-Taubah: 64-65)

2. Menyeru Kepada kaum muslimin di seluruh belahan dunia untuk mengambil tindakan tegas terhadap orang, kelompok dan media yang berani memperolok dan menghina Allah dan Rosul Nya.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallampernah bersabda; “Siapa yang bersedia membereskan Ka'ab bin Asyraf? Dia telah menyakiti Allah dan Rasul-Nya!” Maka berdirilah Muhamamd bin Maslamah dan berkata, “Apakah engkau suka bila aku membunuhnya, Wahai Rasulullah? Beliau menjawab, “Ya”. (Muttafaqun 'Alaih)

3. Menyeru kepada kaum muslimin bahwa pintu jihad semakin terbuka dengan maraknya penghinaan Rasul dan permusuhan kaum kafirin yang semakin nampak jelas di mata umat Islam.

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ جَاهِدِ الْكُفَّارَ وَالْمُنَافِقِينَ وَاغْلُظْ عَلَيْهِمْ وَمَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُ وَبِئْسَ الْمَصِيرُ

“Hai Nabi, berjihadlah (melawan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik itu, dan bersikap keraslah terhadap mereka. tempat mereka ialah Jahannam. dan itu adalah tempat kembali yang seburuk-buruknya.”(QS. At-Taubah: 73)

Demikian pernyataan ini kami sampaikan, semoga Alloh Subhannahu wa Ta'ala memberikan pertolongan dan keistiqomahan dalam berjuang menegakkan kalimat Alloh. Akhirnya hanya kepada Alloh kami berserah diri, wa makaru wa makarallah wallahu khoirul maakirin.

Jakarta, 24 Rabiul Awwal 1436H / 15 Januari 2015
Jamaah Ansharusy Syariah

Ustadz. Ahmad Fatih
Juru Bicara
Hp: 0856.1812.319

Sebelum Gugur, Cherif Kouachi Sempat Memberikan Wawancara Dengan Media TV

PRANCIS (jurnalislam.com) – Pada hari Jumat, dalam persembunyiannya setelah menyerang kantor Majalah Cherlie Hebdo (Kamis) di luar kota Paris, Cherif Kouachi berbicara melalui telepon untuk sebuah jaringan televisi Prancis. Dalam suasana yang cukup tegang dan penuh kepungan dari pasukan keamanan Perancis.

Cherif dan saudaranya, Said, kemudian gugur dalam kepungan tersebut. Dan salah satu sandera di dalam pabrik itu berhasil dibebaskan.

Berikut adalah transkrip sebagian dari wawancara antara Kouachi dan Igor Sahiri, wartawan Perancis BFMTV, yang telah diterjemahkan oleh NBC News :

Kouachi: Kami memberitahu Anda bahwa kami adalah pembela Nabi SAW , dan bahwa aku, Cherif Kouachi, dikirim oleh Yaman Al-Qaeda. Ok?

Wartawan: Ok, Ok.

Kouachi: Saya pergi ke sana atas dukungan dan bantuan dari Syeikh Anwar Al-Awlaki.

Wartawan: Kapan dan berapa lama Anda di sana?

Kouachi: Beberapa saat sebelum dia dibunuh.

Wartawan: Ok. Jadi Anda datang kembali ke Perancis belum lama ini?

Kouachi: Tidak. Lama sebelumnya.  Aku tahu Dinas Rahasia pun tahu , jangan khawatir tentang hal itu. Saya tahu betul bagaimana saya bisa melakukan hal-hal baik.

Wartawan: Ok, dan sekarang hanya ada Anda dan saudara Anda?

Kouachi: Itu bukan masalah Anda.

Wartawan: Tapi apakah Anda memiliki orang-orang lain, di belakang aksi Anda atau tidak?

Kouachi: Itu bukan masalah Anda.

Wartawan: Ok, tetapi apakah Anda berencana untuk membunuh lagi dengan nama Allah atau tidak?

Kouachi: Membunuh siapa?

Wartawan: Saya tidak tahu, saya hanya mengajukan pertanyaan.

Kouachi: Apakah hanya karena kami  membunuh warga sipil selama dua hari ini,  Anda mencari-cari kami?

Wartawan: Tapi, kamu membunuh wartawan.

Kouachi: Tapi apakah kami membunuh warga sipil? Atau orang-orang yang selama dua hari ini sudah mencari kami?

Wartawan: Tunggu, tunggu Cherif. Cherif, kamu membunuh lagi pagi ini?

Kouachi: Kami bukan pembunuh. Kami adalah pembela Nabi, kita tidak membunuh wanita. Kami tidak membunuh seorang warga pun. Kami membela Nabi. Jika seseorang menyinggung Nabi maka itu tidak ada masalah, kami dibenarkan  membunuhnya. Kami tidak membunuh wanita. Kami tidak seperti Anda. Anda (negeri barat) membunuh perempuan dan anak-anak Muslim di Suriah, Irak dan Afghanistan. Inilah yang membedakan alasan kami membunuh dengan Anda (Negara barat). Kami memiliki  kehormatan dalam Islam.

Wartawan: Tapi bukankah Anda hanya berusaha membalas dendam? Di sini, Anda telah menewaskan, 12 orang.

Kouachi: Ya, karena kami hanya berusaha membalas dendam. Anda baru saja mengatakan itu. Kamulah yang menyatakan sendiri, kalau kami hanya  berusaha membalas dendam ….