Militer Israel Hadapi Layang-layang Hamas dengan Pesawat Tempur

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Sebuah pesawat tempur zionis pada hari Ahad (15/7/2018) menyerang sekelompok orang Palestina yang mencoba menerbangkan layang-layang dan balon pembakar lahan pertanian Israel di dekat perbatasan Jalur Gaza.

Serangan itu menargetkan layang-layang di kota timur Deir al-Balah, menurut seorang koresponden Anadolu Agency di daerah itu.

Tidak ada korban dilaporkan.

Serangan itu terjadi tak lama setelah sebuah pesawat Israel menembaki sebuah lahan pertanian di Jalur Gaza utara.

Serangan Layang-layang Warga Gaza pada Lahan Pertanian, Rugikan Israel Us$ 2, 5 Juta

Seorang juru bicara militer Israel mengkonfirmasikan serangan itu, mengatakan serangan udara itu menargetkan satu regu Hamas yang diduga meluncurkan balon pembakar dari Jalur Gaza utara ke Israel.

Serangan udara itu terjadi tak lama setelah Israel dan kelompok perlawanan Palestina mencapai kesepakatan gencatan senjata yang disponsori Mesir untuk menenangkan ketegangan di Jalur Gaza.

Dalam beberapa pekan terakhir, aktivis Palestina telah terbang mengibarkan layang-layang dan balon di atas wilayah Israel sebagai bagian dari protes anti-pendudukan yang terus berlangsung di sepanjang perbatasan Gaza.

Sejak Maret, lebih dari 130 orang telah dibunuh dan ribuan lainnya terluka oleh tembakan tentara zionis Yahudi selama protes terhadap penjajahan Israel selama puluhan tahun dan blokade 11 tahun di Jalur Gaza, yang telah memusnahkan ekonomi daerah wilayah itu dan merampas komoditas pokok bagi sekitar 2 juta penduduknya.

Korban Tewas Serangan Bom Kampanye di Pakistan Meningkat Hingga 149 Orang

PAKISTAN (Jurnalislam.com) – Jumlah korban tewas di salah satu serangan paling berdarah di Pakistan yang menargetkan acara kampanye pemilu terus meningkat sejak negara itu mempersiapkan pemilihan umum akhir bulan ini.

Jumlah korban tewas meningkat menjadi 149 dengan 189 orang lainnya terluka di distrik Mastung di provinsi Balochistan, kata pejabat senior polisi Qaim Lashari kepada Al Jazeera, Ahad (15/07/2018).

Seorang pembom meledakkan diri pada sebuah rapat umum Partai Balochistan Awami (BAP) di kota barat daya Drigarh, sekitar 35 km di selatan ibukota provinsi Quetta, pada Jumat sore.

Beberapa orang yang terluka masih menerima perawatan medis, kata pejabat kesehatan provinsi Mustafa Jamali pada hari Sabtu.

Serangan Bom Hantam Pemilu di Pakistan, 133 Orang Tewas

Ini adalah serangan mematikan ketiga dalam sejarah Pakistan setelah pemboman Karsaz pada 2008 dan serangan terhadap sebuah sekolah di Peshawar pada tahun 2014.

Pemimpin BAP Siraj Raisani, yang mencalonkan diri untuk kursi majelis provinsi dalam pemilihan umum Pakistan akhir bulan ini, tewas ketika ledakan terjadi di tengah kerumunan orang.

Itu adalah insiden mematikan ketiga terkait pemilu pekan ini.

Pada hari Selasa, politisi terkemuka Haroon Bilour tewas bersama dengan 19 orang lainnya dalam serangan bunuh diri di sebuah kampanye di Peshawar yang juga melukai 69 lainnya.

Ratusan Ribu Turun ke Jalan Hadiri Perayaan Kedua Tragedi Kudeta Turki

ISTANBUL (Jurnalislam.com) – Ratusan Ribu orang berbondong-bondong ke Martyrs Bridge pada hari Ahad (15/7/2018) di Istanbul untuk menandai perayaan kedua dari upaya kudeta yang gagal pada tahun 2016.

“Demokrasi dan Pertemuan Hari Persatuan Nasional 15 Juli ” dimulai dengan hening sejenak bagi para martir (syuhada) dan nyanyian lagu kebangsaan. Nama-nama dari 251 syuhada dibacakan satu per satu dan Quran dibacakan, lansir Anadolu Agency.

Memegang bendera Turki, beberapa orang meneriakkan slogan-slogan seperti “Syuhada tidak mati, negara tidak terbagi”, “Setiap orang Turki dilahirkan sebagai prajurit” dan “Kami tidak ingin PKK di parlemen”.

Jutaan Rakyat Turki Peringati 1 Tahun Kegagalan Kudeta Militer

Beberapa peserta mengenakan T-shirt dengan bintang dan bulan sabit yang melambangkan bendera Turki.

Kerabat para syuhada datang ke tempat dengan foto-foto kerabat mereka.

Presiden Recep Tayyip Erdogan menyampaikan pidato di rapat umum.

Sebelumnya, Erdogan ditemani oleh Ibu Negara Emine Erdogan, cucu-cucunya dan beberapa menteri dan wakilnya – mengunjungi Monumen Martir 15 Juli.

Sidang Percobaan Pembunuhan Presiden Turki Saat Kudeta Mulai Digelar

Organisasi Teror Fetullah (FETO) mengatur kudeta 15 Juli 2016 di Turki, yang menyebabkan 251 orang gugur dan hampir 2.200 orang terluka namun kudeta berhasil digagalkan.

Ankara mengatakan FETO berada di belakang operasi jangka panjang untuk menggulingkan negara melalui infiltrasi institusi Turki, khususnya militer, polisi, dan peradilan.

Konvoi 15 Bus Bawa Pejuang Anti Rezim Assad Tinggalkan Daraa

DARAA (Jurnalislam.com) – Sebuah konvoi yang membawa para pejuang anti rezim Syiah Assad meninggalkan provinsi Daraa barat daya Suriah pada hari Ahad (15/7/2018) menuju provinsi utara Idlib.

Konvoi 15 bus membawa 700 pengungsi, termasuk 60 anak-anak dan 30 wanita, menurut seorang reporter Anadolu Agency di wilayah tersebut.

Masih belum jelas apakah lebih banyak konvoi lainnya akan mengikuti.

Rezim Assad Kibarkan Bendera Suriah di Kota Deraa Setelah 7 Tahun Dikuasai Oposisi

Bulan lalu, pasukan rezim Nushairiyah meluncurkan operasi militer yang luas – didukung oleh kekuatan udara Rusia – di Daraa, memimpin rezim dan sekutu-sekutunya untuk membangun kendali atas sebagian besar perbatasan paling selatan negara itu dengan Yordania sejalan dengan kesepakatan gencatan senjata antara Rusia dan kelompok-kelompok oposisi bersenjata.

Pertempuran itu telah menyebabkan krisis pengungsian besar, dengan sekitar 350.000 warga sipil tinggalkan Daraa dalam beberapa hari terakhir menuju daerah dekat perbatasan Yordania.

Setelah pembicaraan damai yang diadakan tahun lalu di ibukota Kazakhstan, Astana, Daraa ditetapkan sebagai “zona de-eskalasi” di mana tindakan agresi secara tegas dilarang.

Serangan Udara AS Hantam Pos Militer, 40 Pasukan Rezim Assad Tewas

Serangan Bom Hantam Pemilu di Pakistan, 133 Orang Tewas

KARACHI (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 133 orang tewas dan lebih dari 150 lainnya luka-luka dalam dua ledakan martir yang ditargetkan pada pemilihan umum di Pakistan barat daya dan barat laut pada hari Jumat (13/7/2018), pejabat dan media lokal melaporkan.

Seorang pembom martir dicurigai meledakkan dirinya dalam sebuah pemilihan umum di distrik Mastung yang terpencil di provinsi Balochistan yang kaya mineral, Menteri Kesehatan Balochistan Faiz Kakar mengatakan pada wartawan, lansir Anadolu Agency.

Sedikitnya 128 orang tewas dalam ledakan itu, Menteri Dalam Negeri Balochistan Agha Umar Bangulzai mengatakan pada wartawan.

Korban tewas termasuk seorang kandidat dari Mastung, Siraj Raisani, saudara dari mantan Kepala Menteri Balochistan, Nawab Aslam Raisani.

Media lokal Express News yang mengutip para pejabat dan saksi mata melaporkan bahwa pelaku bom yang dicurigai itu meledakkan dirinya segera setelah Raisani melangkah ke panggung untuk menyapa kerumunan massa.

Jaringan media IS telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan martir tersebut melalui situs web yang disebut “Amaq Agency.”

Para pejabat khawatir jumlah korban tewas dapat meningkat karena beberapa orang yang terluka dinyatakan berada dalam kondisi kritis.

Sebelumnya pada hari itu, seorang tersangka pelaku bom martir menabrakkan sepeda motornya yang sarat peledak ke dalam kendaraan beberapa menit setelah berakhirnya pemilihan umum di distrik Bannu yang terpencil, yang berbatasan dengan wilayah suku Waziristan Utara yang bergolak, menewaskan lima orang dan melukai 30 lainnya.

Politisi senior Akram Khan Durrani, seorang kandidat dari aliansi lima partai agama Muttehida Majlis Amal (MMA), jelas merupakan target serangan itu tetapi melarikan diri tanpa cedera, penyiar lokal, ARY News melaporkan.

Durrani, mantan menteri kepala provinsi Khyber Pakhtunkhawa di barat laut, sedang melawan Imran Khan, mantan bintang kriket yang terkenal, di Bannu.

Durrani mengatakan kepada ARY News bahwa dia tidak ada di tempat ketika ledakan terjadi.

Ini adalah serangan kedua pada kandidat MMA di Bannu dalam dua pekan terakhir.

Korban Tewas Banjir Jepang Mencapai 204 Orang, 70.000 Tim Penyelamat Dikerahkan

JEPANG (Jurnalislam.com) – Jumlah korban tewas akibat hujan lebat dan banjir di Jepang barat telah mencapai 200, lapor Japan Times pada hari Jumat (13/7/2018).

Menurut surat kabar, 204 orang telah dikonfirmasi tewas, dengan puluhan masih hilang.

Operasi pencarian dan penyelamatan dengan lebih dari 70.000 tim penyelamat berlanjut di daerah-daerah yang terkena banjir, termasuk prefektur Hiroshima, Okayama, dan Ehime.

Pihak berwenang yakin jumlah korban tewas akan meningkat lebih jauh, karena banyak orang diyakini terdampar di rumah mereka.

Korban terbanyak dilaporkan di Hiroshima, Ehime, Okayama, Yamaguchi, Kyoto, Gifu, Shiga, Hyogo, Kochi dan Fukuoka prefektur.

Korban Bencana Banjir di Jepang Meningkat, 156 Tewas

Menurut Fire and Disaster Management Agency, sekitar 6.700 orang tetap tinggal di tempat penampungan.

Hingga 5,9 juta orang diperintahkan untuk meninggalkan rumah mereka di 19 prefektur karena tanah longsor dan banjir.

Yoshihide Suga, seorang juru bicara pemerintah, memperingatkan orang-orang di lokasi bencana akan datangnya banjir longsor lanjutan, The Japan Times juga melaporkan.

Sementara itu, menurut surat kabar itu, pekerja kota telah bekerja untuk memulihkan air ke daerah yang terkena banjir, saat suhu naik di atas 30 derajat.

Dituntut Juri Agung AS: 12 Intelijen Rusia Diduga Meretas Pemilu Amerika 2016

WASHINGTON (Jurnalislam.com) – Juri agung AS pada hari Jumat (13/7/2018) menuntut 12 perwira intelijen Rusia atas dugaan peretasan terkait pemilihan presiden 2016.

Ke-12 orang tersebut diduga bekerja untuk dua unit direktorat intelijen utama Rusia, GRU, menurut dakwaan hampir 30 halaman itu.

Wakil Jaksa Agung Rod Rosenstein mengatakan kepada wartawan bahwa salah satu unit GRU bekerja untuk memperoleh informasi secara ilegal sementara yang lain menyebarkan informasi yang dicuri melalui dua personas online – “Guccifer 2.0” dan “DCLeaks.”

Dakwaan itu termasuk 11 tuduhan kriminal dan tuduhan penyitaan terpisah yang berasal dari peretasan relawan dan karyawan dari kampanye presiden nominasi Demokrat masa lalu Hillary Clinton, serta jaringan komputer Komite Nasional Demokrat (the Democratic National Committee’s-DNC).

Ternyata Rusia Turut Campur dalam Pemilihan Trump pada Pemilu AS 2016

“Internet memungkinkan musuh asing untuk menyerang Amerika dengan cara baru dan tak terduga,” kata Rosenstein. “Pemilu yang bebas dan adil adalah perjuangan keras dan kontroversial. Akan selalu ada musuh yang bekerja untuk memperburuk perbedaan dalam negeri dan mencoba untuk membingungkan, memecah, dan menaklukkan kita.”

Dakwaan-dakwaan tersebut adalah yang terbaru sebagai bagian dari penyelidikan yang dilakukan oleh Penasihat Khusus Robert Mueller terhadap dugaan upaya Rusia untuk mempengaruhi pemilihan presiden tahun 2016 yang mendukung Presiden Donald Trump dan kemungkinan kolusi kampanyenya dengan upaya itu.

Mantan Kepala FBI Ditugaskan Selidiki Kecurangan Trump pada Pemilu 2016

Dakwaan hari Jumat tersebut tidak menuduh adanya kerja sama antara kampanye Trump dan upaya peretasan yang diduga dilakukan oleh Rusia.

Sebelum pengumuman itu, 20 individu dan tiga perusahaan telah didakwa oleh penyelidikan Mueller, yang telah ditegaskan Trump sebagai “perburuan penyihir.”

Peretasan kampanye Clinton dimulai pada Maret 2016, dan termasuk kampanye sweeping tipuan daring untuk menipu para pekerja kampanye Clinton agar menyerahkan nama pengguna dan kata sandi mereka. Itu diikuti oleh peretasan DNC pada bulan April, menurut surat dakwaan.

Sebuah insiden terpisah pada Juli 2016 melibatkan peretasan informasi pribadi 500.000 pemilih dari dewan pemilihan negara bagian.

Siapa Donald Trump?

Pasukan Penjajah Israel Bunuh 1 Remaja Palestina dan Lukai 220 Saat Aksi Jumat

GAZA (Jurnalislam.com) – Pasukan penjajah Israel menewaskan seorang remaja Palestina, melukai ratusan orang di Jalur Gaza pada hari Jumat (13/7/2018), di tengah demonstrasi selama berbulan-bulan melawan pendudukan Israel atas tanah Palestina, Kementerian Kesehatan melaporkan.

Menurut pernyataan tertulis dari Kementerian Kesehatan Palestina, Osman Rami Hills, seorang remaja Palestina berusia 15 tahun, tewas oleh peluru tajam Israel selama aksi protes hari Jumat di perbatasan Gaza, lansir Anadolu Agency.

Ribuan Wanita Palestina Unjuk Rasa, 134 Terluka Ditembak Pasukan Israel

Juru bicara Departemen Kesehatan, Ashraf al-Qidra mengumumkan bahwa 220 demonstran Palestina terluka akibat tabung gas dan peluru tajam yang ditembakkan oleh pasukan keamanan Israel di Jalur Gaza pada hari yang sama.

Sebanyak 138 warga Palestina telah menjadi martir oleh tembakan tentara zionis Yahudi sejak dimulainya protes anti-pendudukan di Jalur Gaza akhir Maret.

Pasukan penjajah Israel menggunakan amunisi tajam terhadap warga Palestina yang menuntut “kembali ke tanah tempat mereka dan diakhirinya blokade tidak sah yang telah diberlakukan Israel terhadap Gaza sejak 2006”.

Dihadang di Perbatasan oleh Militer Israel, Ini Kata Aktivis Swedia untuk Palestina

Serangan Udara AS Hantam Pos Militer, 40 Pasukan Rezim Assad Tewas

SURIAH (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 40 tentara rezim Syiah Bashar al-Assad tewas ketika pesawat tempur dari koalisi udara pimpinan AS menghantam posisi militer di timur Suriah provinsi Deir ez-Zor, sumber lokal mengatakan pada hari Jumat (13/7/2018).

Sumber-sumber yang meminta untuk tidak disebutkan namanya mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa pesawat tempur koalisi Jumat pagi telah menargetkan sebuah situs militer yang dikuasai kelompok IS di kota Hajin di kota Deir ez-Zor, Al-Boukamal.

Selama serangan itu, sedikitnya 40 tentara rezim tewas sementara tentara yang tersisa meninggalkan daerah itu, sumber-sumber menambahkan .

Amerika, Inggris dan Perancis Lancarkan Serangan Udara ke Suriah Hari In

Rezim Assad Kibarkan Bendera Suriah di Kota Deraa Setelah 7 Tahun Dikuasai Oposisi

DARAA (Jurnalislam.com) – Rezim Syiah Nushairiyah Suriah kibarkan bendera nasional pada hari Kamis (12/7/2018) di atas wilayah kota Daraa yang telah berada di tangan oposisi selama bertahun-tahun, sebuah kemenangan besar bagi rezim Syiah Bashar al-Assad dalam perang Suriah delapan tahun di Suriah.

Televisi rezim mengatakan tentara mengibarkan bendera di dekat kantor pos pada hari Kamis, satu-satunya gedung rezim pemerintah di bagian kota yang telah dipegang oleh oposisi sejak hari-hari awal perjuangan rakyat Suriah yang dimulai pada tahun 2011 dengan protes besar.

Pasukan rezim Assad yang didukung oleh serangan udara brutal Rusia telah menguasai kembali petak-petak provinsi Deraa selatan dalam tiga pekan terakhir. Mereka maju mendesak oposisi ke wilayah strategis penting di dekat Yordania dan Israel.

Petugas Medis: Rezim Assad Gunakan Semua Jenis Senjata di Daraa

Ini menandai tonggak lain dalam upaya rezim Assad untuk mengendalikan Suriah, di mana perang global di sana diperkirakan telah menewaskan ratusan ribu orang dan mengusir sekitar 11 juta orang dari rumah mereka.

Serangan di barat daya sekarang diperkirakan menargetkan daerah kantong yang dikuasai oposisi di perbatasan dengan Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel. Israel mengisyaratkan mereka tidak akan menghalangi serangan, bahkan ketika menyerang pos-pos tentara Suriah di dekat perbatasan sebagai pembalasan atas serangan pesawat tak berawak.

Dengan bantuan Rusia dan Iran serta milisi Syiah internasional, Assad kini telah menguasai sebagian Suriah. Oposisi Anti-Assad masih mengendalikan sebagian di wilayah barat laut, dan bagian timur laut dan sebagian besar timur dikendalikan oleh kelompok-kelompok pimpinan Kurdi.

Assad Langgar Gencatan Senjata di Daraa, 11 Faksi Oposisi Bentuk Koalisi Tentara Selatan

Ketika Assad mengejar kemenangan militer, tampaknya ada sedikit harapan akan perdamaian yang dirundingkan yang menurut pemerintah Barat diperlukan untuk membawa stabilitas dan mendorong para pengungsi untuk kembali.

Zeina Khodr dari Al Jazeera, melaporkan dari negara tetangga, Beirut, mengatakan faksi oposisi di kota Deraa setuju untuk menyerah dan meletakkan senjata mereka dalam semalam.

“Ini adalah kemenangan strategis dan simbolis bagi rezimSuriah. Dengan kemenangan ini, rezim meengambil kendali perbatasannya dengan Yordania dan perlintasan perbatasan untuk memulai perdagangan internasional,” katanya.

“Masih ada sisa-sisa yang dikendalikan oleh IS (Islamic State) di Deraa. Rezim pemerintah diperkirakan akan meluncurkan operasi untuk menangkap daerah ini,” tambahnya.

Terkepung, Pejuang Suriah di Daraa Kembali Negosiasi dengan Rusia

Karena kekurangan senjata, oposisi di bagian provinsi Deraa mencapai kesepakatan untuk menyerahkan wilayah pekan lalu. Di kota Deraa, oposisi masih dalam pembicaraan dengan perwira Rusia untuk mengamankan jalan keluar yang aman, kata pejabat oposisi.

Satu delegasi militer senior Rusia memasuki wilayah kota yang dikuasai oposisi pada Kamis dan memulai negosiasi atas penyerahannya ke rezim negara bagian, pejabat oposisi dan seorang saksi mengatakan.

Dua kendaraan lapis baja yang mengangkut perwira senior Rusia memasuki kota tua yang hancur dan mulai berbicara dengan komandan Tentara Pembebasan Suriah (the Free Syrian Army-FSA) untuk menerapkan ketentuan kesepakatan.