Trump: Agen Al Qaeda Terkait dengan Serangan pada Kapal Perang USS Cole Terbunuh

Trump: Agen Al Qaeda Terkait dengan Serangan pada Kapal Perang USS Cole Terbunuh

WASHINGTON (Jurnalislam.com) – Donald Trump mengkonfirmasi bahwa militer negaranya telah membunuh seorang anggota terkemuka al-Qaeda yang diyakini sebagai salah satu arsitek pemboman mematikan kapal perang USS Cole hampir dua dekade lalu.

Trump, dalam sebuah posting Twitter pada hari Ahad (6/1/2019), mengatakan pasukan AS “memberikan balasan” dengan membunuh Jamal al Badawi.

“Kami baru saja membunuh pemimpin serangan itu, Jamal al Badawi. Pekerjaan kami melawan al-Qaeda terus berlanjut,” tweeted Trump.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat (4/1/2019), Komando Pusat AS mengatakan pasukannya menargetkan Badawi dalam serangan udara di provinsi Marib di Yaman.

Dia didakwa oleh dewan juri federal AS pada tahun 2003 dan didakwa dengan 50 tuduhan berbagai pelanggaran serangan, termasuk pembunuhan warga negara AS dan pembunuhan personil militer AS.

Tujuh belas pelaut tewas AS pada 12 Oktober 2000 ketika dua orang di sebuah perahu kecil meledakkan bom saat kapal perang perusak tersebut sedang mengisi bahan bakar di Aden.

Jamal al Badawi
Jamal al Badawi

Ledakan itu meninggalkan lubang menganga di lambung kapal dan melukai lebih dari tiga lusin prajurit AS.

Serangan yang diakui oleh Al-Qaeda itu, dianggap sebagai keberhasilan awal bagi kelompok jihadis tersebut yang pendirinya Syeikh Usamah bin Laden.

Badawi dikatakan sebagai orang yang menyiapkan perahu kecil dan bahan peledak untuk menyerang kapal perusak Angkatan Laut AS itu.

Baca juga: 

Dia juga didakwa berkonspirasi untuk menyerang kapal Angkatan Laut AS pada Januari 2000, dan termasuk dalam daftar buronan paling dicari FBI.

Ada hadiah $ 5juta untuk informasi yang mengarah ke penangkapannya.

Jamal al Badawi ditangkap oleh otoritas Yaman tetapi melarikan diri dari penjara pada April 2003. Ia ditangkap kembali pada Maret 2004, tetapi kembali melarikan diri pada Februari 2006.

Tersangka utama dalam serangan itu, Abd al-Rahim al-Nashiri, ditahan di kamp penahanan AS di Teluk Guantanamo, Kuba.

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.