Tag: kriminalisasi ulama
-
Nasional
Bertemu Jokowi, GNPF MUI Desak Kriminalisasi Ulama Segera Dihentikan
JAKARTA (Jurnalislam.com) – Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI Ustadz H Bachtiar Nasir mengungkapkan hasil pertemuan tertutup antara GNPF MUI dengan Presiden Joko Widodo Ahad lalu. Pria yang karib disapa UBN ini meminta agar Presiden menyelesaikan masalah kriminalisasi ulama. “Poin-poinnya dalam pertemuan tersebut pemerintah tidak merasa ada kriminalisasi ulama. Pemerintah juga tidak merasa menyematkan […]
Selengkapnya: Bertemu Jokowi, GNPF MUI Desak Kriminalisasi Ulama Segera Dihentikan -
Nasional
Ingatkan Penegak Hukum, UBN : Keadilan Menggilas Siapapun yang Zalim
JAKARTA (Jurnalislam.com) – Menyikapi kriminalisasi ulama, Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI Ustadz Bachtiar Nasir mengingatkan agar para penegak hukum bekerja dengan sebenar-benarnya dengan menegakkan hukum dengan adil. Sebab, katanya, saat ini gelombang keadilan terjadi di mana-mana dan akan melibas siapapun yang hendak melawannya. “Saat ini roda keadilan sedang berputar diIndonesia yang akan menggilas […]
Selengkapnya: Ingatkan Penegak Hukum, UBN : Keadilan Menggilas Siapapun yang Zalim -
Nasional
Bertemu Jokowi, Ini yang Sebenarnya Disampaikan GNPF MUI
JAKARTA (Jurnalislam.com) – Pimpinan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI menggelar pertemuan tertutup dengan Presiden Joko Widodo didampingi Menag Lukman Hakim Saifuddin, Mensesneg Pratikno dan Menkopolhukam Wiranto saat Hari Raya Idul Fitri siang, Ahad (25/6/2017). Lalu, apa hasilnya? Sekretaris GNPF MUI Luthfie Hakim mengatakan bahwa Ketua GNPF Ustadz Bachtiar Nasir (UBN) menyampaikan situasi kekinian dalam […]
Selengkapnya: Bertemu Jokowi, Ini yang Sebenarnya Disampaikan GNPF MUI -
Nasional
Ramadhan Seharusnya Momen Pemerintah Berdialog dengan Umat Selesaikan Kriminalisasi Ulama
BANDUNG (Jurnalislam.com) – Seharusnya ramadhan bukan sebagai ajang kriminalisasi ulama. Hal tersebut disampaikan oleh Guru Besar Hukum Unpar Prof. Asep Warlan Yusuf. Justru, menurut Pakar Hukum Tata Negara ini, Ramadhan seharusnya menjadi momen pemerintah berdialog dengan umat Islam dan segera menyelesaikan kasus kriminalisasi kepada para aktivis, ulama dan ormas Islam. “Jadi sekarang saatnya ramadhan ini […]
Selengkapnya: Ramadhan Seharusnya Momen Pemerintah Berdialog dengan Umat Selesaikan Kriminalisasi Ulama -
Berita
Pakar Hukum : Rezim Sekarang Lebih Represif Dibanding Orde Baru!
BANDUNG (Jurnalislam.com) – Guru Besar Hukum Universitas Parahyangan (Unpar) Prof. Dr. Asep Warlan Yusuf menilai bahwa pemerintahan saat ini yang dipimpin oleh Presiden Jokowi lebih represif terhadap umat Islam dibandingkan pemerintahan orde baru di bawah rezim Soeharto. Pasalnya, ia menilai pemerintah terus melakukan tindakan yang kerap merugikan umat seperti dugaan kriminalisasi ulama, tudingan anti Pancasila, […]
Selengkapnya: Pakar Hukum : Rezim Sekarang Lebih Represif Dibanding Orde Baru! -
Nasional
Tuntaskan Kasus Kriminalisasi Ulama, Ini Empat Saran Guru Besar Hukum Unpar
BANDUNG (Jurnalislam.com) – Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Parahyangan (Unpar) Prof. Dr. Asep Warlan Yusuf menilai agar umat Islam khususnya para tokohnya agar mengambil langkah tegas terkait terjadinya dugaan kriminalisasi kepada para ulama, aktivis dan tokoh Islam. Pertama, para tokoh Islam dapat melakukan surat terbuka kepada rezim pemerintahan Jokowi agar tak lagi mencari-cari kesalahan para […]
Selengkapnya: Tuntaskan Kasus Kriminalisasi Ulama, Ini Empat Saran Guru Besar Hukum Unpar -
Nasional
Temui Wiranto, Komnas HAM Tak Bermaksud Intervensi Hukum
JAKARTA (Jurnalislam.com) – Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai mengungkapkan, pertemuannya dengan Menko Polhukam Wiranto untuk membahas dugaan kriminalisasi ulama tidak dimaksudkan untuk mengintervensi hukum yang tengah berjalan. Apalagi, menurutnya, kepolisian juga sangat kooperatif, di mana Komnas HAM sudah lakukan pertemuan kurang lebih empat kali, termasuk pertemuan dengan Kapolri, penyidik Polri, maupun Polda Metro Jaya. “Sebagai […]
Selengkapnya: Temui Wiranto, Komnas HAM Tak Bermaksud Intervensi Hukum -
Nasional
Ahli Hukum Unpad Sebut Rezim Sekarang Mirip dengan Rezim Soeharto
BANDUNG (Jurnalislam.com) – Dosen Fakultas Hukum Universitas Padjajaran (Unpad) Atif Latiful Hayat, Ph. D menilai bahwa suasana saat ini, khususnya isu yang dibangun pada rezim sekarang mirip dengan narasi pada rezim Soeharto. Baca juga: Kriminalisasi Ulama, Dosen Hukum Unpad : Tuduh Dulu, Bukti Hukum Urusan Lain “Yang paling mirip adalah isu yang dibangunnya. Pada Era […]
Selengkapnya: Ahli Hukum Unpad Sebut Rezim Sekarang Mirip dengan Rezim Soeharto -
Nasional
Kriminalisasi Ulama, Jangan Heran Kalau Ada Kesan Pemerintah Anti Islam
BANDUNG (Jurnalislam.com) – Adanya kesan kriminalisasi ulama oleh pemerintah merupakan hal yang sulit dibantah dan dihindari. Hal tersebut disampaikan oleh pakar hukum Universitas Padjajaran (Unpad) Atif Latiful Hayat, Ph. D. Baca juga: Sebut Penyebar Chat di Amerika, Pengacara Habib Rizieq: ‘Ini Akal-akalan Polisi Saja’ Bahkan, menurut Atif, ada kesan pemerintah anti Islam karena sikapnya yang […]
Selengkapnya: Kriminalisasi Ulama, Jangan Heran Kalau Ada Kesan Pemerintah Anti Islam -
Nasional
Kriminalisasi Ulama, Dosen Hukum Unpad : Tuduh Dulu, Bukti Hukum Urusan Lain
BANDUNG (Jurnalislam.com) – Dosen Fakultas Hukum Universitas Padjajaran (Unpad) Atif Latiful Hayat, Ph. D menyebut adanya anggapan masyarakat bahwa terjadi kriminalisasi ulama adalah hal yang wajar, bahkan sulit dibantah. Menurutnya, kasus-kasus yang disangkakan kepada para ulama merupakan tuduhan yang dipaksakan. Baca juga: Tolak Kriminalisasi Ulama, API Jabar Sebut Aparat Bertindak Di Luar Kaidah Hukum “Terkesan, […]
Selengkapnya: Kriminalisasi Ulama, Dosen Hukum Unpad : Tuduh Dulu, Bukti Hukum Urusan Lain -
Nasional
Pakar Hukum Sebut Kriminalisasi untuk Merusak Reputasi Ulama
BANDUNG (Jurnalislam.com) –Pakar hukum Universitas Padjajaran (Unpad) Atif Latiful Hayat, Ph. D menilai bahwa anggapan adanya kriminalisasi ulamat sangat sulit terbantahkan. Menurutnya, kriminalisasi ulama sudah sangat jelas untuk merusak reputasi para tokoh Islam. “Yang paling kontroversial adalah tuduhan terlibat ponografi terhadap Habib Rizieq juga dengan bukti-bukti hukum yang lemah dan meragukan. Target yang dituju adalah […]
Selengkapnya: Pakar Hukum Sebut Kriminalisasi untuk Merusak Reputasi Ulama -
Opini
Buah Simalakama Politik Indonesia
Oleh: AB Latif Pasca Pilkada Jakarta putaran ke-2 yang dilaksanakan Rabu, 19 April 2017 menyisakan suhu panas perpolitikan di Indonesia. Pasangan calon yang sangat tenar yaitu Ahok-Jarot, begitu digadang-gadang pemerintah dengan dukungan para pemodal yang cukup kondang, dengan taruhan biaya triliyunan rupiah ternyata harus menerima kekalahan. Mereka para pendukung Ahok, baik dari rezim atau dari […]
Selengkapnya: Buah Simalakama Politik Indonesia -
Nasional
Ansharusyariah Berharap NU Muhammadiyah Bersatu Lawan Kriminalisasi Ulama
SUKOHARJO (Jurnalislam.com) – Juru Bicara Jamaah Ansharusy Syariah, Ustadz Abdul Rochim Ba’asyir mengimbau ormas-ormas Islam besar di Indonesia bersatu menghadapi upaya kriminalisasi terhadap ulama dan aktivis Islam. Baca juga: Kriminalisasi Kian Menjadi, UBN: Pemerintah Semakin Represif “Saya melihat Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama (NU) ini adalah wadah terbesar umat Islam di Indonesia, jika kedua organisasi ini […]
Selengkapnya: Ansharusyariah Berharap NU Muhammadiyah Bersatu Lawan Kriminalisasi Ulama -
Nasional
Kriminalisasi Kian Menjadi, UBN: Pemerintah Semakin Represif
JAKARTA (Jurnalislam.com) – Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI, Ustadz Bachtiar Nasir (UBN) menilai pemerintah saat ini semakin represif terhadap umat Islam. Hal itu didasarkan pada situasi nasional saat ini semakin tidak menguntungkan terhadap konsistensi umat beragama khususnya terhadap umat Islam. Ia menyoroti kasus-kasus kriminalisasi terhadap ulama dan aktivis umat Islam yang belum berhenti […]
Selengkapnya: Kriminalisasi Kian Menjadi, UBN: Pemerintah Semakin Represif -
Hikmah
Ramadhan, Bulan Memuliakan Ulama
Oleh: Ahmadi Sofyan, Penulis dan Pengamat sosial SAAT menulis catatan ini, sebetulnya saya ingin memberikan judul keras “Bunuhkan Saja Ulama-nya!!!” Sebagaimana judul catatan saya beberapa minggu yang lalu di kolom TARING (Catatan Ringan) di harian Babel Pos yang katanya sempat heboh, viral dan trending topic di medsos (media sosial) dengan judul: “Robohkan Saja Masjid-nya!!!”. Ratusan […]
Selengkapnya: Ramadhan, Bulan Memuliakan Ulama -
Tak Berkategori
Terpasung Di Negeri yang Katanya Demokrasi
JURNALISLAM – Kapal besar ini semakin tak jelas arah serta tujuannya, sang nahkoda seperti kelimpungan tersesat arah untuk membawa bahtera ini menuju dermaga tujuan. Terlalu banyak para penyamun ikut menumpang, memanfaatkan kepolosan sang nahkoda. Para penyamun berhasil menyusup, seolah memberi angin surga, padahal sejatinya sedang bersiasat menggiring para penumpang untuk masuk ke dalam perangkap liciknya. […]
Selengkapnya: Terpasung Di Negeri yang Katanya Demokrasi -
Nasional
‘Status Tersangka Habib Rizieq Bukti Nyata Pemerintah Kriminalisasi Ulama’
BANDUNG (Jurnalislam.com) – Ketua Humas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Jawa Barat Luthfi Afandi menilai status tersangka Habib Rizieq yang ditetapkan bahwa perlakuan pemerintah terhadap para ulama merupakan bentuk nyata dari kriminalisasi ulama. “Hal ini menguatkan bahwa bukti pemerintah mengkriminalisasi ulama dan aktivis Islam seperti ustadz Al Khattath, Habib Rizieq, dll,” katanya kepada jurnalislam.com di Bandung, […]
Selengkapnya: ‘Status Tersangka Habib Rizieq Bukti Nyata Pemerintah Kriminalisasi Ulama’ -
Nasional
Ustadz Arifin Ilham Minta Kapolri Bebaskan Ustadz Al Khaththath
JAKARTA (Jurnalislam.com) – KH. Muhammad Arifin Ilham meminta Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk segera membebaskan Sekjen FUI, KH Muhammad Al Khaththath. “Semoga ayahanda KAPOLRI tercinta diberi hidayah Allah untuk segera membebaskan guru kami tercinta, demikian pula babe Sadli dan para mahasiswa yg masih ditahan,” kata Ustadz Arifin dalam status facebook, Sabtu (20/5/2017). Ustadz Arifin mengingatkan […]
Selengkapnya: Ustadz Arifin Ilham Minta Kapolri Bebaskan Ustadz Al Khaththath