Tag: CIIA
-
Nasional
Pengamat : Belum ada Undang-Undang untuk Pidanakan Propagandis ISIS
JAKARTA (JUrnalislam.com) – Terkait penangkapan 5 orang yang diduga menjadi propagandis dan penyandang dana ISIS di Indonesia oleh Densus 88 pada hari Ahad (22/3/2015), pengamat kontra terorisme Harits Abu Ulya menyatakan bahwa polisi harus bisa membuktikan alasan penangkapan mereka. "Karena jelas, sampai saat ini belum ada undang-undang atau regulasi yang bisa dijadikan payung untuk mempidanakan […]
Selengkapnya: Pengamat : Belum ada Undang-Undang untuk Pidanakan Propagandis ISIS -
Nasional
Mengenai Laporan ‘Ponpes Radikal’ BNPT, CIIA Himbau Pemerintah dan Masyarakat Objektif
JAKARTA (Jurnalislam.com) – Pengamat kontra terorisme Harits Abu Ulya menilai laporan BNPT tentang 'pondok pesantren radikal' adalah klaim sepihak BNPT dan mencerminkan contoh sudut pandang dan paradigma mereka yang jelas berpihak dan klise. "Ini karena, radikal itu tidak hanya berbentuk aksi, tapi pemikiran juga. Radikal tidak selalu menghasilkan tindakan terorisme," tegasnya, Selasa (10/3/2015). Harits juga menilai itu adalah over simplikasi yang dilakukan […]
Selengkapnya: Mengenai Laporan ‘Ponpes Radikal’ BNPT, CIIA Himbau Pemerintah dan Masyarakat Objektif -
Nasional
Densus 88 Tangkap 2 Warga Poso, CIIA : "Cara Hard Power Tidak Akan Efektif"
POSO (Jurnalislam.com) – Pemerhati kontra-terorisme Harits Abu Ulya menilai upaya pemberantasan dengan cara hard-power (kekerasan) yang dilakukan oleh Densus 88 di Poso tidak akan efektif. Upaya itu, menurutnya, hanya akan menambah suasana teror terhadap masyarakat Poso. "Menurut saya, langkah Densus 88 dan personil Polri yang menggelar operasi hingga akhir Maret di Poso tidak akan efektif […]
Selengkapnya: Densus 88 Tangkap 2 Warga Poso, CIIA : "Cara Hard Power Tidak Akan Efektif" -
Nasional
CIIA : “Bom Mainan” di ITC Bukan Kerjaan ‘Teroris’
JAKARTA (Jurnalislam.com) – Direktur The Community of Ideological Islamic Analyst (CIIA) Harits Abu Ulya mengatakan bom berdaya ledak kecil di lantai 2 Mal ITC Depok kemarin, Senin (23/2/2015) bukan dari kelompok teroris. Bom yang meledak di area toilet itu disebutnya hanya “bom mainan”. “Kalau lihat barang bukti yg diduga bom memang terkesan itu adalah rakitan […]
Selengkapnya: CIIA : “Bom Mainan” di ITC Bukan Kerjaan ‘Teroris’ -
Nasional
Harits Abu Ulya Beberkan Keterlibatan Indonesia dalam Proyek Brutal CIA
JAKARTA (Jurnalislam.com) – Pemerhati kontra terorisme Harits Abu Ulya memandang rilis laporan Komite Intelijen Senat AS pada tanggal 9 Desember 2014 terkait kebrutalan Central Intellegent of America (CIA) dari tahun 2002-2007 dalam memperlakukan terduga dan tersangka terkait ‘terorisme’ versi AS dalam bentuk ; Rendisi (pengiriman tahanan tanpa proses hukum secara rahasia), Penahanan dan Interogasi. "Ini […]
Selengkapnya: Harits Abu Ulya Beberkan Keterlibatan Indonesia dalam Proyek Brutal CIA -
Nasional
Soal Wacana Pengaturan Doa di Sekolah, Harits Abu Ulya : “Indonesia Ingin Dijaga Menjadi Negara Sekuler Sejati”
JAKARTA (Jurnalislam.com) – Menanggapi wacana Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anis Baswedan untuk mengatur kembali doa sesudah dan sebelum sekolah, Direktur The Community of Ideological Islamic Analyst (CIIA) Harits Abu Ulya melihat bahwa kebijakan yang terkait kepentingan krusial publik bisa jadi mekanismenya adalah melalui kewenangan legislatif, legislatif bersama pemerintah, atau atas inisiatif pemerintah dengan persetujuan pihak […]
Selengkapnya: Soal Wacana Pengaturan Doa di Sekolah, Harits Abu Ulya : “Indonesia Ingin Dijaga Menjadi Negara Sekuler Sejati” -
Opini
Test the Water dan Usaha Rayap-rayap Sekuleris Gerogoti Bangunan Muslim Indonesia
KEBIJAKAN yang terkait kepentingan krusial publik bisa jadi mekanismenya adalah melalui kewenangan legislatif, legislatif bersama pemerintah, atau atas inisiatif pemerintah dengan persetujuan pihak legislatif. Atau langsung oleh pemerintah melalui departemen dan dirjen terkait. Biasanya legal opinion itu menjadi bagian dari mekanisme legitimimasi sebuah konsep yang mau diputuskan dan diimplementasikan. Atau ada proses pengkondisian opini menjadi […]
Selengkapnya: Test the Water dan Usaha Rayap-rayap Sekuleris Gerogoti Bangunan Muslim Indonesia -
Nasional
Soal Pengrusakan Mushola di Pekanbaru, CIIA : Polisi Overa Acting
JAKARTA (Jurnalislam.com) – Harits Abu Ulya angkat bicara soal tindakan refresif aparat kepolisian yagn menyerang mahasiswa di mushola RRI Pekanbaru tanggal 25 November lalu yang mengakibatkan rusaknya beberapa fasilitas mushola serta melukai sejumlah mahasiswa. Selain over acting dan tak bertetika, ia menduga tindakan itu dibawah restu atasan. “Tindakan overacting dan melampui etika beragama yang ditampilkan polisi […]
Selengkapnya: Soal Pengrusakan Mushola di Pekanbaru, CIIA : Polisi Overa Acting -
Nasional
Harits Abu Ulya : Penyelesaian Friksi Yang Tak Tuntas Picu Bentrok TNI Polri di Batam
JAKARTA (Jurnalislam.com) – Menanggapi insiden bentrokan antara TNI dengan Polri yang terjadi di Batam, Kepulauan Riau, Rabu (19/11/2014) kemarin, Direktur CIIA Harits Abu Ulya menilai bahwa insiden itu adalah salah satu contoh penyelesaian friksi di lapangan yang sering tidak tuntas. "Bentrok antara TNI dengan Polri di Batam adalah salah satu contoh Penyelesaian friksi di lapangan yang sering tidak tuntas," […]
Selengkapnya: Harits Abu Ulya : Penyelesaian Friksi Yang Tak Tuntas Picu Bentrok TNI Polri di Batam -
Nasional
Frustasi, BNPT Sewa Hacker Untuk Retas Situs “Radikal”
JAKARTA (Jurnalislam.com) – Direktur The Community of Ideological Islamic Analyst (CIIA) Harits Abu Ulya menilai rencana Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk memerangi situs atau portal yang dianggap “radikal” dengan menyewa hacker sebagai bentuk frustasi BNPT. Pernyataan itu ia sampaikan melalui rilis singkatnya yang diterima Jurnalislam.com pagi ini, Kamis (6/11/2014). Menurut Harits, publik perlu tahu, […]
Selengkapnya: Frustasi, BNPT Sewa Hacker Untuk Retas Situs “Radikal” -
Nasional
CIIA : Densus 88 Bukan Law Enforcement Tapi Dendam Kusumat
JAKARTA (Jurnalislam.com) – Terkait tindakan brutal Densus 88 di Dompu yang menewaskan Nurdin (28) Sabtu (20/9/2014) kemarin, Direktur The Community of Ideological Islamic Analyst (CIIA) Harits Abu Ulya memberikan pandangannya yang mengkritik cara kerja Densus 88 di lapangan. CIIA memandang cara kerja Densus 88 di lapangan sangat tidak professional, bahkan brutal. Berikut rilisan CIIA terkait kasus […]
Selengkapnya: CIIA : Densus 88 Bukan Law Enforcement Tapi Dendam Kusumat -
Opini
Tak Hanya Dugaan, BNPT Tahu Persis Ada Dukungan Kepada ISIS Dari Indonesia
Tanggapan Founder CIIA Harits Abu Ulya Terhadap Pernyataan Kepala BNPT Ansyaad Mbai Di BBC Indonesia Tentang Dugaaan Dukungan Kepada ISIS Dari indonesia JURNALISLAM.COM – Pernyataan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ansyaad Mbai yang diberitakan di BBC Indonesia dan detik.com pada tanggal 17 Juni 2014 tentang dugaan adanya dukungan untuk Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) […]
Selengkapnya: Tak Hanya Dugaan, BNPT Tahu Persis Ada Dukungan Kepada ISIS Dari Indonesia -
Nasional
Kenapa Densus 88 Harus Menculik Andi Alkautsar ?
Kenapa Densus 88 Harus Menculik Andi Alkautsar ? Oleh: Harits Abu Ulya Pemerhati Kontra Terorisme dan Direktur CIIA (The Community Of Ideological Islamic Analyst) Tindakan-tindakan illegal kembali di lakukan oleh penegak hukum , penculikan kembali terjadi atas warga Sudiang Makassar Sulsel. Seorang yang bernama Andi Alkautsar bin Andi Abdul hamid alias Abu Habib, laki-laki […]
Selengkapnya: Kenapa Densus 88 Harus Menculik Andi Alkautsar ? -
Nasional
Ramuji Terduga Teroris Ditangkap Dengan Narasi Terroristainment
Ramuji Terduga Teroris Ditangkap Dengan Narasi Terroristainment Oleh: Harits Abu Ulya Pemerhati Kontra Terorisme & Direktur CIIA (The Community Of Ideological Islamic Analyst) JURNALISLAM.COM – Pada hari Selasa, (13/05/2014) sekitar pukul 13.00 WIB Densus88 kembali menangkap seseorang yang bernama Ramuji (28) alias Kapten di Desa Kandangsemangkon, Kecamatan Paciran Lamongan Jawa Timur. Pasal terorismelah yang dipakai menjerat Ramuji, […]
Selengkapnya: Ramuji Terduga Teroris Ditangkap Dengan Narasi Terroristainment