Qurban, Ibadah Langka yang Berpahala Besar

Jurnalislam.com – Masuknya bulan Dzulhijjah atau yang biasa masyarakat Indonesia panggil bulan Haji sarat dengan rangkaian ibadah mulia lagi berpahala besar. Mulai dari syariat berqurban hingga ibadah haji, menarik untuk membahas ibadah di bulan haji ini. Kurban misalnya, mengapa dan bagaimana serta pertanyaan lain terkadang menelisik telinga kita untuk mengupas tuntas ibadah agung tersebut.

Menurut kitab Minhajul Muslim karya Syaikh Abu Bakar Jabir al-Jaza’iri definisi hewan kurban ialah binatang ternak yang disembelih di waktu Dhuha pada hari Idul Adha untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. Hukum kurban adalah sunnah muakkadah bagi setiap keluarga Muslim sesuai kemampuan mereka untuk berkurban. Hal ini berdasarkan Firman Allah,

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَٱنۡحَرۡ ٢

Maka dirikanlah shalat karena Rabbmu dan berkurbanlah.” ( Al-Kautsar: 2).

Juga berdasarkan sabda Rasulullah Saw,

مَنْ كَانَ ذَبَحَ قَبْلَ الصَّلاَةِ فَلْيُعِدْ

Barangsiapa yang menyebelih sebelum shalat (Id) hendaklah ia mengulang.” Muttafaq ‘alaih.

مَنْ وَجَدَ سَعَةً فَلَمْ يُضَحِّ فَلا يَقْرَبَنَّ مُصَلاَّنَا

Barangsiapa mempunyai kemampuan, namun ia tidak (mau) berkurban, maka janganlah sekali-kali ia mendekat ke mushalla kami.” (Hasan: Shahih Ibnu Majah no: 2532 dan Ibnu Majah II: 1044 no: 3132).

Itulah beberapa dalil dari al-qur’an dan hadits mengenai hukum berkurban. Ada hal lain selain hal baku diatas, hikmah kurban. Setidaknya ada 4 hikmah dalam berkurban yang sudah penulis rangkum.

  1. Mendekatkan diri kepada Allah Swt dengan berkurban, karena Allah Swt telah berfirman,

Maka dirikanlah shalat karena Rabbmu dan berkurbanlah.” ( Al-Kautsar: 2).

قُلۡ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحۡيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ ١٦٢ لَا شَرِيكَ لَهُۥۖ وَبِذَٰلِكَ أُمِرۡتُ وَأَنَا۠ أَوَّلُ ٱلۡمُسۡلِمِينَ ١٦٣

“Katakanlah, ‘Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah milik Allah, Rabb semesta alam, dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku orang yang pertama-tama berserah diri’.” (Al-An’am: 162-163)

Yang dimaksud dengan ibadah pada ayat di atas adalah penyembelihan hewan kurban untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt.

  1. Menghidupkan sunnah Bapak dari para Nabi. Semua pasti mengenal kisah pengorbanan Nabi Ibrahim al-Khalil AS. Allah telah mewahyukan kepadanya untuk menyembelih puteranya, Isma’il AS. Lalu Allah menggantinya dengan domba, yang kemudian domba itu disembelih Ibrahim sebagai pengganti Isma’il, sebagaimana dikisahkan Allah dalam FirmanNya,

وَفَدَيْنَاهُ بِذِبْحٍ عَظِيمٍ

“Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.” (Ash-Shaffat: 107).

  1. Memperbanyak pemberian untuk keluarga pada Hari Id dan sebagai ungkapan kasih sayang kepada teman karib serta kaum fakir miskin.
  2. Bersyukur kepada Allah Swt yang telah menundukkan binatang ternak bagi kita, sebagaimana FirmanNya,

فَكُلُواْ مِنۡهَا وَأَطۡعِمُواْ ٱلۡقَانِعَ وَٱلۡمُعۡتَرَّۚ كَذَٰلِكَ سَخَّرۡنَٰهَا لَكُمۡ لَعَلَّكُمۡ تَشۡكُرُونَ ٣٦ لَن يَنَالَ ٱللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَآؤُهَا وَلَٰكِن يَنَالُهُ ٱلتَّقۡوَىٰ مِنكُمۡۚ

“Maka makanlah sebagiannya dan beri makanlah orang yang rela dengan apa yang ada padanya (yang tidak meminta-minta) dan orang yang meminta. Demikianlah Kami telah tundukkan unta-unta itu kepada kalian, mudah-mudahan kalian bersyukur. Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketakwaanlah yang dapat mencapainya.

Perintah berkurban termasuk perintah langka lagi berpahala besar bagi siapa saja yang ingin mendapatkannya. Ibadah tahunan yang tidak akan dapat terulang di hari esok, lusa ataupun 11 bulan mendatang. Maka, berkurbanlah selagi sempat dan lapang.

 

Muhammad Fajar

AILA: Pasal Perzinaan KUHP Bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Kuasa hukum Aliansi Cinta Keluarga (AILA) Indonesia, Feizal Syahmenan, SH., LLM, menyatakan uji materiil Pasal 284-285-292 KUHP ke Mahkamah Konstitusi dilatarbelakangi temuan para pemohon bahwa ketiga pasal tersebut isinya bertentangan dengan UUD 1945 sehingga harus dinyatakan tidak berkekuatan hukum lagi.

“Pertentangan tersebut pasti terjadi karena KUHP kita adalah warisan penjajah Belanda yang menerapkannya sebagai hukum kolonial untuk kepentingan penjajahannya di Bumi Nusantara,” ujar Feizal dilansir Kiblatnet, Kamis (8/9/2016).

Menurutnya, hukum kolonial tersebut dibentuk oleh para sarjana Belanda jauh sebelum Indonesia merdeka. Tentu hal ini tidak berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 melainkan berdasarkan nilai-nilai dan pemikiran Belanda sendiri.

Ia menjelaskan, pasal 284 KUHP adalah pasal yang membebaskan orang untuk berzina sepanjang tidak terikat pernikahan. pasal 285 KUHP adalah pasal yang membebaskan orang untuk memperkosa lelaki, dan Pasal 292 KUHP adalah pasal yang membebaskan hubungan sesama jenis ini jika pelakunya orang dewasa terhadap orang berusia kurang dari 15 (limabelas) tahun.

“Ketiga pasal tersebut isinya secara gamblang menabrak Pancasila dan UUD 1945 sehingga patut untuk diuji keberlakuannya melalui uji materiil pada Mahkamah Konstitusi RI,” kata Feizal.

Sebab, jika dibiarkan keberlakuannya maka di samping tidak konstitusional juga akan menimbulkan kerusakan bangsa Indonesia yang berpotensi membahayakan Ketahanan Nasional.

 

Persistri: Perzinahan dan Homoseks adalah Teror Bagi Ketahanan Keluarga

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Persatuan Islam Istri (Persistri) menyatakan dukungannya untuk perubahan pasal 284, 285, dan 292 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Sebab, menegaskan bahwa perzinaan, homoseksual dan pemerkosaan menjadi teror bagi ketahanan keluarga.

Persistri menyampaikan pandangannya dalam uji materi pasal 284, 285, dan 292 KUHP di Mahkamah Konstitusi. Mereka berposisi sebagai pihak terkait dalam proses tersebut.

“Perzinaan yang dilakukan oleh orang yang tidak menikah, hubungan sesama jenis, baik sesama orang dewasa maupun sesama anak-anak sudah menjadi teror kejahatan seksual yang sangat meresahkan bagi ketahanan keluarga yang berkualitas,” kata sekretaris Persistri, Taty Setiati saat membacakan pandangan organisasi tersebut di ruang sidang Mahkamah Konstitusi, Jakarta, dilansir Kiblatnet, Kamis (08/9/2016) .

Persistri menilai teror yang sama juga ditimbulkan oleh pemerkosaan yang dilakukan kepada perempuan. Termasuk juga kepada laki-laki yang juga bisa menjadi korban pemaksaan untuk berhubungan seksual dengan perempuan.

Bunyi pasal 284, 285, dan 292 menurut Persistri jelas bertentangan dengan dasar negara Indonesia yang Berketuhanan Yang Maha Esa. Selain itu juga tak sesuai dengan pasal 28 b, g, dan j UUD 1945.

Dalam pandangannya Persistri menegaskan bahwa UUD 1945 merupakan pedoman bagi aturan perundang-undangan yang lain. Sehingga jika ada aturan yang bertentangan dengan UUD 1945 maka harus disesuaikan.

“Kami sependapat dengan pemohon bahwa sudah selayaknya dan sepantasnya pasal-pasal 284, 285 dan 292 KUHP diubah sesuai dengan nafas yang ada dalam UUD 1945,” imbuh Taty.

MK menggelar sidang uji materi atas pasal 284, 285, dan 292 KUHP atas permohonan sejumlah tokoh dan akademisi. Pasal-pasal itu mengatur tentang perzinahan, pemerkosan dan hubungan seks sesama jenis.

Muhammadiyah Desak Kominfo Blokir Aplikasi Gay ‘Grindr’

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memblokir aplikasi ‘Grindr’ yang digunakan kalangan gay untuk berkomunikasi. Pemblokiran harus segera dilakukan mengingat bahaya yang mengintai akibat aplikasi tersebut.

“Jangan tunggu sampai ada kasus, perusakan bangsa tak boleh dibiarkan,” kata dia dilansir Republika, Kamis (8/9/2016).Mu’ti mendesak Kemenkominfo untuk aktif dan proaktif mengawasi semua situs yang mengarah pada tindakan menyimpang, apalagi di dalamnya ada muatan pornografi.

Kalau tidak, kata dia, maka kasus seperti di Bogor bukan tidak mungkin akan merembet ke tempat lain di Indonesia.

Mu’ti menambahkan, pemerintah dan aparat tidak perlu khawatir dengan jerat undang-undang kebebasan informasi untuk melakukan pemblokiran terhadap aplikasi gay. Sebab, menurutnya, fakta-faktanya sudah jelas dengan terbongkarnya kasus di Bogor yang melibatkan puluhan anak menjadi korban.

“Bahkan kalau perlu bisa menyasar dan menyisir situs lain yang berpotensi merusak moralitas masyarakat,” ujar dia.

Sebelumnya, Kemenkominfo mengaku belum bisa melakukan pemblokiran terhadap aplikasi tersebut. Kepala Biro Humas Kemenkominfo Noor Iza mengatakan, Kemenkominfo sejauh ini masih melakukan pendalaman terhadap aplikasi tersebut. Ia mengaku berhati-hati dalam mengambil langkah. Sebab, kata dia, pemblokiran tak bisa dilakukan dengan gegabah.

Milisi Syiah Houthi Rekrut Wanita untuk Perang Yaman

YAMAN (Jurnalislam.com) – Para perempuan Yaman didampingi oleh anak-anak dan bayi berpartisipasi dalam parade militer pada hari Selasa di Sanaa, bersumpah untuk berjuang bersama pemberontak Houthi yang didukung Republik Syiah Iran dalam konflik 18 bulan di Yaman, Al Arabiya News Channel melaporkan, Rabu (07/09/2016).

Footage dan gambar dari parade – yang diselenggarakan oleh perempuan yang setia kepada pemberontak Houthi – beredar di media sosial, menunjukkan anak-anak dan bocah bersama wanita membawa senapan dan artileri berat saat mereka berparade dari atas truk menyatakan dukungan kepada milisi.

Dalam laporan video saluran berita al-Masirah yang berafiliasi Houthi, anak-anak dan bocahterlihat memegang senapan dan berjanji untuk melindungi tanah air mereka.

“Kami akan mempertahankan negara kita, sampai titik darah penghabisan kami,” seorang gadis muda di parade mengatakan kepada saluran berita Al-Masirah, sementara seorang wanita yang berpartisipasi dalam acara tersebut juga mengatakan: “Pada satu bahu saya membawa anak saya dan di bahu yang lain saya membawa senjata.”

Sebuah sumber yang dekat dengan pemimpin milisi Houthi mengatakan kepada situs Al Arabiya News Channel bahwa parade militer tersebut dihadiri oleh ratusan wanita dan merupakan penampilan publik pertama yang mengungkapkan pembentukan unit milisi perempuan.

Sumber itu juga mengungkapkan bahwa beberapa kamp pelatihan bagi perempuan telah didirikan di beberapa provinsi.

Duta Besar Yaman untuk AS, Ahmed Awad Binmubarak menyebut langkah tersebut sebagai “langkah yang asing bagi tradisi masyarakat Yaman.”

“Itu melanggar semua norma Yaman,” kata Binmubarak kepada Al Arabiya English, berharap bahwa isu merekrut perempuan dan anak-anak untuk melawan akan memimpin masyarakat internasional untuk menempatkan lebih banyak presure pada Houthi untuk mengakhiri perang.

Sementara itu, Menteri Hak Asasi Manusia Yaman Ezz Eddin al-Asbahi, pada hari Selasa menuduh milisi Houthi memaksa anak-anak untuk berperang di perang sipil Yaman, mengatakan milisi telah merekrut sebanyak 4.800 anak laki-laki dibawah umur selama enam bulan terakhir.

Menteri juga mengatakan pemberontak Houthi telah menewaskan sekitar 1.000 warga sipil dalam konflik dua tahun, dan bahwa lebih dari 300 anak meninggal – baik karena tembakan atau roket.

Berbicara dari Kairo, al-Asbahi mengatakan diperkirakan sejumlah 3.000 orang telah ditahan oleh milisi Houthi di daerah yang berada di bawah kendali mereka dan bahwa ada sekitar 70 kasus penyiksaan di dalam penjara yang dikuasai pemberontak Houthi.

Konflik di negara Yaman dilanda perang tersebut, telah menarik kekuatan regional dunia dan menewaskan sedikitnya 10.000 orang, termasuk hampir 4.000 warga sipil, menurut PBB.

Syiah Houthi mempertahankan kontrol atas Sanaa setelah kudeta mereka pada bulan September 2014.

Sebagai balasan, Arab Saudi dan sebagian besar sekutu Teluk Arab campur tangan dalam perang Yaman pada bulan Maret 2015 setelah gerakan bersenjata Houthi mendorong pemerintah Hadi ke pengasingan di Arab Saudi.

Setelah pembicaraan damai bulan lalu yang disponsori PBB di Kuwait berakhir tanpa kesepakatan, koalisi yang dipimpin Arab Saudi kembali melakukan Operasi Memulihkan Harapan (Restoring Hope Operation) terhadap Houthi dan sekutu mereka yang setia kepada Presiden Yaman yang terguling, Ali Abdullah Saleh.

Milisi Syiah Houthi dan Kongres Rakyat Umum (GPC) Saleh menguasai sebagian dari Yaman bagian utara sementara pasukan yang setia kepada Hadi menguasai sisa wilayah negara bersama dengan suku-suku lokal.

Taliban Hadang Konvoi Militer, 1 Tank dan 3 Apc Hancur, 16 Pasukan Tewas

HELMAND (Jurnalislam.com) – Laporan yang datang dari kabupaten Gerishk mengatakan bahwa pertempuran berat terjadi setelah iring-iringan pasukan Afghanistan yang dikawal oleh kendaraan lapis baja, APC dan kendaraan militer lainnya tiba di daerah Chargul Pump, Wazir Manda, Alakozo Shakh di wilayah Nahr Siraj untuk membuka kembali Lashkargah.

El Emarah news mengatakan, serangan senjata berat dan ringan Taliban menghancurkan sebuah tank lapis baja dan 3 APC oleh serangan IED di daerah mengkibatkan sedikitnya 16 pasukan tewas atau terluka dan memaksa sisanya melarikan diri.

Klaim musuh yang mengatakan telah memblokir serangan sepenuhnya tidak berdasar.

“Kami memperingatkan kepada semua bahwa jalan raya sepenuhnya diblokir dan dipenuhi ranjau darat sehingga tidak aman untuk melakukan perjalanan,” Taliban mengatakan.

Laporan juga datang dari provinsi Badakhshan utara, sedikitnya 8 pasukan bayaran, Arbakis dan 4 serdadu tewas dan lebih dari 4 Arbakis lainnya terluka dalam Operasi Omari hari Selasa yang digelar di instalasi militer musuh di Kabupaten Baharak.

Setelah beberapa jam bertempur, mujahidin menyita dan menghancurkan 3 pos musuh, sementara seorang mujahid, gugur, syahid dan seorang lainnya terluka dalam pertempuran hari Selasa.

Militer Israel Mulai Bangun Tembok Bawah Tanah Kelilingi Gaza

PALESTINA (Jurnalislam.com) – Militer zionis mulai membangun tembok baru di sekitar Jalur Gaza yang terblokade tidak hanya memagari Gaza di atas tanah tetapi juga di sepanjang jauh di bawah tanah, menurut media lokal, lansir World Bulletin Rabu (07/09/2016).

Pembangunan penghalang baru, yang membutuhkan biaya dua miliar shekel ($ 531.000.000), dapat dilihat dari komunitas Israel selatan dekat perbatasan Gaza, koran Yedioth Ahronoth melaporkan Rabu.

Penghalang tersebut dirancang mencapai bawah tanah untuk menghadang terowongan yang dituduh Israel digali oleh Hamas, yang sering digunakan untuk melakukan perlawanan terhadap militer Israel. Hamas saat ini mengendalikan Jalur Gaza.

Surat kabar itu melaporkan bahwa warga yahudi di dekat Gaza, tertarik untuk proyek ke depan, dinding mungkin tidak akan selesai, karena pemerintah Israel belum sepenuhnya mengklarifikasi bagaimana proyek akan dibiayai.

Pada bulan Mei, operasi militer zionis di Gaza untuk menghancurkan terowongan Gaza menyebabkan pertempuran antara kedua belah pihak dengan Hamas, faksi perlawanan Palestina tersebut menembakkan mortir ke arah pasukan penjajah Israel.

Lebih dari 2.300 warga Palestina tewas dan ribuan lainnya terluka pada akhir 2014 ketika pasukan zionis yahudi melancarkan serangan brutal ke pemukiman warga Gaza.

HNC Ajukan Rencana Transisi Politik Suriah

LONDON (Jurnalislam.com) – Kelompok oposisi utama Suriah telah mengajukan rencana transisi politik dan gencatan senjata untuk mengakhiri perang Suriahlebih dari lima tahun di negara itu.

Komite Negosiasi Tinggi (The High Negotiations Committee-HNC) mengatakan pada Aljazeera hari Rabu (07/09/2016) bahwa proses yang diusulkan akan dimulai dengan negosiasi enam bulan untuk mendirikan pemerintahan transisi yang terdiri dari tokoh-tokoh dari pihak oposisi, pemerintah dan masyarakat sipil.

Bashar al-Assad harus meninggalkan kantor pada akhir enam bulan, menurut pihak yang mewakili faksi oposisi politik dan bersenjata Suriah, mengatakan pada pertemuan di London yang dihadiri oleh para menteri luar negeri dari seluruh dunia.

Dewan transisi kemudian akan menjalankan negara selama 18 bulan, setelah itu akan ada pemilu.

Kepala perunding pihak oposisi Riyad Hijab, yang membelot dari pemerintah pada 2012 setelah ditunjuk sebagai Perdana Menteri, mengatakan HNC akan menolak setiap kesepakatan dari Rusia dan AS jika sebagian besar berbeda dengan usulan HNC ini.

“Jika apa yang disetujui Rusia dan Amerika sangat jauh berbeda dari apa yang menjadi cita-cita masyarakat Suriah, maka kita tidak akan menerimanya,” kata Hijab.

Dilansir dari pertemuan di ibukota Inggris, editor diplomatik Al Jazeera, James Bays mengatakan rencana itu adalah “cetak biru paling rinci yang dibawa pihak oposisi.”

 

Pasukan Pro Yaman Rebut Posisi Kunci di Sirwah dari Houthi, 35 Pemberontak Tewas

YAMAN (Jurnalislam.com) – Tentara nasional Yaman dan komite Perlawanan Rakyat pro-pemerintah mengklaim telah menguasai sejumlah lokasi strategis di Sirwah di Gubernuran Marib, seorang juru bicara Al Arabiya News Channel melaporkan pada hari Rabu (07/09/2016).

Abdullah al-Shandqi, juru bicara komite Perlawanan Rakyat, mengatakan sekitar 35 pemberontak dari milisi Syiah Houthi dan pasukan yang setia kepada presiden terguling Ali Abdullah Saleh yang didukung Republik Syiah Iran telah tewas menyusul bentrokan di daerah.

Komite Perlawanan Rakyat adalah kelompok bersenjata yang dibentuk di beberapa provinsi Yaman selama Perang Sipil Yaman dan setelah kudeta Syiah Houthi untuk menggulingkan pemerintah Presiden Abd Rabbuh Mansur Al-Hadi yang diakui internasional pada bulan September tahun 2014.

Houthi mengendalikan ibukota, Sanaa sebagai hasil dari upaya kudeta tersebut

Didukung oleh koalisi yang dipimpin Saudi, tentara Yaman bersama-sama dengan komite mencoba untuk membebaskan Sirwah sepenuhnya untuk dapat memasuki area Khawlan, yang dianggap sebagai salah satu pintu masuk ke Sana’a.

Maarib terletak 120 km di sebelah timur Sanaa.

Sementara itu, sumber Houthi mengatakan utusan PBB untuk Yaman Ismail Ould Cheikh Ahmed tidak membawa agenda baru selama pertemuannya dengan perwakilan milisi di Muscat ibukota Oman. Media yang berafiliasi dengan Houthi juga menuduh utusan PBB bersikap bias dan mendukung pemerintah.

Delegasi Houthi tiba di Muscat setelah mereka menghentikan tur kunjungan regional mereka ke Irak pekan lalu.

Pesawat Tempur Rusia Serang Pemukiman Warga di Distrik Sukari, 20 Tewas

ALEPPO (Jurnalislam.com) – Pesawat-pesawat tempur Rusia pada Rabu siang melakukan pembantaian mengerikan yang merenggut nyawa puluhan warga sipil dan melukai puluhan lainnya, kebanyakan anak-anak, dalam pemboman, menargetkan pemukiman di distrik Sukari, Aleppo, ElDorar AlShamia melaporkan, Rabu (07/09/2016).

Koresponden ElDorar mengutip sumber medis, mengatakan bahwa jumlah warga sipil tewas dalam pemboman itu mencapai 20 orang, sedangkan jumlah yang terluka mencapai 30, sebagian besar dari mereka dalam situasi sulit dan harus diamputasi salah satu bagian tubuhnya.

Lingkungan Sukari dibom untuk hari ketiga berturut-turut, di mana helikopter rezim kemarin menjatuhkan bom berisi gas beracun, Klorin, yang melukai sekitar 90 orang, sementara pembantaian kemarin merenggut nyawa tujuh orang dari satu keluarga, menurut sumber medis.

Warga sipil di kota Aleppo (bagian timur) mengalami blokade genosida kedua yang dikenakan oleh pasukan rezim Nushairiyah Assad, terhadap hampir 340 ribu orang penduduknya.