Ahad, 18 Syawal 1447 / 05 April 2026
Search for:
  • Beranda
  • Berita
    NasionalInternasionalFeature
  • Artikel
    AnalisaKolomOpini
  • Khazanah
    IslamasterIslamophobiaKomunitasMuallafPesantrenHikmah
  • Syariah
    AqidahEkonomiFiqhAkhlaqSiyasah
  • Jejak Islam
    Jejak Islam BangsaJejak Islam Dunia
  • Muslimah
  • Keluarga
  • Jurnalislam TV
  • InfoGrafik

Ketua GBN Soloraya : Waspada Adu Domba Ormas – Ulama

09 Nov 2017 13:06:52
Ketua GBN Soloraya : Waspada Adu Domba Ormas – Ulama

SOLO (Jurnalislam.com) – Ketua DPD Gerakan Bela Negara (GBN) Soloraya, Ustaz Tengku Ahzar mempertanyakan alasan pihak-pihak yang ingin membubarkan acara Tabligh Akbar di Garut pada Sabtu, (11/11/2017). Yang menghadirkan ketua GNPF Ulama Ustaz Bachtiar Nasir (UBN) dan Ketua DPP FPI KH Sobri Lubis.

“Atas nama sebuah ormas yang menolak beliau, pertanyaanya apa yang menjadi latar belakang, padahal, kalau selama ini dianggap sebagai tokoh yang membahayakan pastinya negara sudah menangkap beliau,” katanya usai memberikan materi di Penumping, Laweyan, Solo, Selasa (7/11/2017).

Lebih lanjut, Ustaz Tengku Ahzar mengaku khawatir kalau mereka hanya digunakan musuh Islam untuk mengadu domba antara kaum muslimin. Ia berharap, agar pihak yang tidak setuju dengan kedatangan UBN tersebut, mau berdialog dan duduk bersama, guna mencari jalan yang terbaik.

” Kita khawatir bahwa dengan apa yang terjadi hari ini kita dimanfaatkan oleh musuh-musuh Islam untuk dibenturkan sesama umat Islam, dan itu tentu saja menguntungkan pihak pihak musuh,” ujarnya.

” Oleh sebab itu saya berharap kepada kelompok ormas yang membubarkan, kalau memang ada kesalahan, perbedaan, atau ketidaksenangan tentunya selesaikan dengan baik dan tidak mengunakan cara-cara yang anarki,” tandasnya.

Kategori : Nasional

Tags : ditolak garut gbn nu ormas UBN

Pakar Sejarah PKI Menjadi Saksi Ahli dalam Sidang Ustaz Alfian Tanjung

09 Nov 2017 13:04:06
Pakar Sejarah PKI  Menjadi Saksi Ahli dalam Sidang Ustaz Alfian Tanjung

SURABAYA (Jurnalislam.com) – Persidangan Ustadz Alfian Tanjung kembali digelar di PN Surabaya, Rabu (8/11/2017) dengan agenda pemeriksaan (saksi) Ahli dari Ustadz Alfian Tanjung.

Saksi Ahli yang dihadirkan oleh Tim Advokasi Alfian Tanjung (TAAT) ialah Prof. Dr. Aminudin Kasdi, M.S., (Dosen UNESA) Guru Besar Sejarah UNESA dan pakar tentang PKI.

Selain Prof Aminuddin Kasdi, hadir pula Jend. (Purn). Syarwan Hamid (Mantan Menteri Dalam Negeri) sebagai Ahli di bidang keamanan dalam negeri yang menguasai peta pergerakan PKI & komunisme dan bahayanya di Indonesia.

“Dihadirkannya para ahli tersebut didasarkan pada bukti-bukti kebangkitan PKI saat ini sebagaimana yang disampaikan Ust. Alfian Tanjung dalam ceramahnya di Masjid Mujahidin Surabaya tanggal 26 Februari 2017”, pungkas Abdullah Al Katiri, S.H. selaku koordinator TAAT kepada Jurnalislam.com, Rabu (8/11/2017).

Seperti diketahui, Ustaz Alfian Tanjung sudah dibebaskan dan dinyatakan tidak bersalah. Namun, entah mengapa beliau malah ditangkap kembali dan disidangkan dengan tuduhan ujaran kebencian karena telah membahas PKI.

Kategori : Nasional

Tags : alfian tanjung pki

Tingkatkan Tata Kelola Wakaf, BWI Gelar Seminar Internasional Membahas Waqf Core Principles

09 Nov 2017 12:35:59
Tingkatkan Tata Kelola Wakaf, BWI Gelar Seminar Internasional Membahas Waqf Core Principles

SURABAYA (Jurnalislam.com)–Sebelum Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf lahir, ragam harta wakaf dan pengelolaannya masih terbatas. Saat itu wakaf pada umumnya baru sebatas tanah yang dikelola menjadi masjid, madrasah, dan kuburan. Kini, tiga belas tahun setelah kelahiran undang-undang wakaf, kita sudah bisa menemukan tanah wakaf yang dikelola menjadi stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU); beberapa rumah sakit yang dibangun dengan skema kombinasi wakaf tanah dan wakaf uang; sudah ada aset wakaf berupa hotel, gedung perkantoran, perkebunan, dan ragam wakaf produktif lainnya.

Kondisi wakaf Indonesia yang sudah jauh berkembang ini menuntut adanya tata kelola perwakafan yang lebih baik dari sisi regulasi, pengawasan, manajemen, pelaporan, penyaluran manfaat, dan aspek-aspek lainnya. Bahkan undang-undang wakaf pun perlu direvisi agar sejalan dengan perkembangan wakaf. Karena itulah Badan Wakaf Indonesia (BWI) dan Bank Indonesia (BI) menyusun dokumen Waqf Core Principles (WCP) bekerja sama dengan para akademisi sejak dua tahun yang lalu.

“Dokumen WCP ini bisa menjadi kerangka acuan dalam penyusunan tata kelola wakaf masa depan sebagai salah satu kontribusi BWI sebagai otoritas wakaf dan BI sebagai otoritas kebijakan makro ekonomi,” kata Muhammad Luthfi, Ketua Divisi Luar Negeri BWI.

Luthfi menjelaskan bahwa penyusunan WCP tidak bisa sekali jadi, tetapi ada beberapa tahapan. Di antaranya adalah tahap pembahasan dalam kelompok kerja internasional dan dengar pendapat masyarakat.

“Semester pertama tahun ini telah diadakan 3rd international working group on WCP di Yogyakarta. Nah, sekarang ini di Surabaya akan kita adakan seminar internasional wakaf, public hearing, lalu 4rd international working group,” ujar Luthfi.

Ketiga kegiatan internasional tersebut diadakan BWI bekerja sama dengan BI, Kuwait Awqaf Public Foundation (KAPF), dan Islamic Research and Training Institute-Islamic Development Bank (IRTI-IDB) di Grand City, Surabaya, Tanggal 8-9 November 2017.

Jika kegiatan public hearing dan international working group bertujuan untuk memyempurnakan dokumen WCP, kegiatan seminar internasional wakaf diselenggarakan dalam rangka meningkatkan kapasitas nazhir-nazhir yang ada di Indonesia. BWI mengundang KAPF dan IRTI-IDB untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan mengenai pengelolaan dan manajemen aset wakaf agar bisa lebih produktif dan semakin besar manfaatnya bagi masyarakat.

“Dalam ketiga kegiatan ini kami mengundang otoritas wakaf, nazhir, dan investor dari beberapa negara;

akademisi, praktisi keuangan, dan nazhir-nazhir potensial di Indonesia; juga para pemangku kepentingan terkait wakaf, seperti Kementerian Agama dan Otoritas Jasa Keuangan,” jelas Luthfi.

Sementara itu, Ketua Badan Wakaf Indonesia Dr. H. Slamet Riyanto berharap dokumen WCP yang disusun BI bersama BWI bisa menjadi kontribusi nyata bagi pengembangan wakaf ke arah yang lebih baik, dari aspek penghimpunan, perlindungan, pengelolaan, penyaluran manfaat, dan pelaporan kepada otoritas dan kepada masyarakat.

Slamet optimis wakaf akan semakin besar kontribusinya bagi kesejahteraan masyarakat dan bahkan perekonomian nasional jika semua pemangku kepentingan dan praktisi wakaf memberikan kontribusi-kontribusi nyata, bukan sekedar berwacana.

Seminar Internasional Wakaf, Public Hearing on WCP, dan International Working Group on WCP merupakan bagian dari rangkaian kegiatan The 4th Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2017. Kegiatan ISEF sendiri berlangsung pada 7-11 November 2017 di tempat yang sama, di Grand City, Surabaya.[]

Kategori : Ekonomi Tak Berkategori

Tags : BI bwi wakaf wakaf produktif wakaf uang

Kiai Sidogiri Sayangkan Ada Oknum PBNU yang Alergi Habaib

09 Nov 2017 09:09:46
Kiai Sidogiri Sayangkan Ada Oknum PBNU yang Alergi Habaib

PASURUAN (Jurnalislam.com)–Para kiai dan ulama NU Sidogiri menilai ada indikasi penghinaan oleh oknum PBNU terhadap para habaib dan ulama dari Timur Tengah. Pernyataan ini disampaikan oleh Kiai Nawawi Sa’dullah dalam acara memperingati hari santri nasional di Pondok Pesantren Sidogiri (22/10/2017).

“Sayangnya saat ini kita menyaksikan beberapa oknum elit NU yang alergi terhadap para habaib yang hanya karena perbedaan selera gerakan. Bahkan beberapa hari ini media sosial sedang ramai dengan kontroversi pernyataan salah satu petinggi NU yang terindikasi menghina para habaib dan ulama timur tengah.” katanya.

Bahkan para Kiai Sidogiri juga tidak menyangka ada tokoh PBNU yang bergelar kiai yang tidak hormat pada habaib.

“Sunguh kita tidak pernah menyangka ada orang yang disebut gus atau kiai malah alergi dengan habaib, sejauh yang saya tahu para ulama wa bil khusus para masyaikh kita di Sidogiri sangat menghormati para habaib. Jangankan habaib yang menjadi ulama besar dan panutan luas, para habaib yang masih muda-muda pun kiai-kiai kita menaruh hormat kepadanya.” tegas kiai Nawawi dalam pidatonya.

Pernyataan kiai Sidogiri ini merespon KH. Yahya Cholil Staquf Khatib Aam PBNU yang menyindir Habib Umar bin Hafidz pada postingan Facebook miliknya, ia menyalahkan kedatangan ulama Yaman tersebut, katanya sebaiknya ulama timur tengah itu mengurus negerinya sendiri yang porak poranda karena perang bukan malah datang ke Indonesia.

Kontributor : Hab

Kategori : Nasional

Tags : habaib nu pbnu

Tindak Lanjuti Penangkapan, Pemerintah Arab Ciduk Puluhan Anggota Keluarga Kerajaan

09 Nov 2017 08:12:13
Tindak Lanjuti Penangkapan, Pemerintah Arab Ciduk Puluhan Anggota Keluarga Kerajaan

RIYADH (Jurnalislam.com) – Pemerintah Arab Saudi telah melakukan penangkapan lebih lanjut dan membekukan lebih banyak rekening bank dalam tindakan anti-korupsi yang meluas terhadap elite politik dan bisnis kerajaan, sumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakan pada hari Rabu (8/11/2017), Middle East Eye melaporkan.

Puluhan anggota keluarga kerajaan, pejabat dan eksekutif bisnis telah ditahan dalam pembersihan yang diumumkan pada hari Sabtu. Mereka menghadapi tuduhan pencucian uang, penyuapan, pemerasan dan pemanfaatan jabatan publik untuk keuntungan pribadi.

Namun sumber-sumber tersebut, yang berbicara pada hari Rabu, mengatakan bahwa sejumlah orang lain yang dicurigai melakukan pelanggaran juga ditahan dalam perluasan tindakan keras tersebut, yang dipandang sebagai inisiatif pewaris takhta yang mahakuasa, Putra Mahkota Mohammed bin Salman.

Yang lain berada di bawah pengawasan dan ditelepon oleh penyidik ​​mengenai keuangan mereka namun tampaknya tetap bebas, salah satu sumber mengatakan, menambahkan bahwa jumlah orang yang menjadi sasaran tindakan keras tersebut diperkirakan akan meningkat menjadi ratusan orang.

Rekening bank domestik yang dibekukan sebagai hasil pembersihan berjumlah lebih dari 1.700 dan meningkat, naik dari 1.200 yang dilaporkan pada hari Selasa, sumber perbankan mengatakan.

Beberapa yang baru-baru ini ditahan termasuk individu yang memiliki hubungan dengan keluarga dekat mendiang pangeran mahkota dan menteri pertahanan Pangeran Sultan bin Abdulaziz yang meninggal pada 2011, kata sumber tersebut.

Yang lain tampaknya adalah manajer dan pejabat tingkat rendah, salah satu sumber mengatakan.

Dituduh Korupsi, 11 Pangeran Arab dan Mantan Menteri Ditangkap

Banyak warga Saudi menyanjung pembersihan tersebut sebagai serangan terhadap pencurian dana negara oleh orang kaya, dan Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa mereka yang ditangkap telah “memerah susu negara mereka selama bertahun-tahun”.

Namun beberapa pejabat Barat menyatakan kekhawatiran atas kemungkinan konsekuensi tindakan tersebut terhadap kesukuan dan politik kerajaan eksportir minyak terbesar di dunia tersebut.

Pasar saham Arab Saudi terus turun pada awal perdagangan hari Rabu karena kekhawatiran tentang dampak ekonomi dari pembersihan anti-korupsinya.

Indeks Saudi TASI 1,0 persen lebih rendah setelah setengah jam perdagangan. Saham perusahaan yang terkait dengan orang-orang yang ditahan dalam penyelidikan meluncur lebih jauh.

Akhir Selasa, Putra Mahkota Mohammed bin Salman dan bank sentral Saudi berusaha meredakan kekhawatiran tentang tindakan keras tersebut.

Mereka mengatakan bahwa walaupun beberapa individu menjadi target dan membekukan rekening bank mereka, perusahaan nasional dan multinasional – termasuk yang sebagian atau seluruhnya dimiliki oleh individu yang sedang diselidiki – tidak akan terganggu.

Otoritas anti-korupsi juga membekukan rekening bank Pangeran Mohammed bin Nayef, salah satu anggota paling senior dari penguasa Al Sauds, dan beberapa anggota keluarganya langsung, sumber menambahkan.

Pangeran Mohammed, atau MbN seperti yang diketanal, digulingkan sebagai putra mahkota pada bulan Juni ketika Raja Salman menggantikannya dengan putra mahkota Pangeran Mohammed bin Salman.

Sejak hari Ahad, bank sentral telah memperluas daftar akun sehingga mengharuskan kreditur membekukannya setiap jam, seorang bankir regional mengatakan, menolak disebutkan namanya karena dia tidak berwenang untuk berbicara dengan media.

MbN membuat penampilan publik pertamanya sejak penggulingannya pada hari Selasa saat pemakaman Pangeran Mansour bin Muqrin, wakil gubernur provinsi Asir, yang tewas dalam sebuah kecelakaan helikopter hari Ahad. Tidak diketahui penyebab terjadinya kecelakaan itu

Pangeran Saudi Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di Perbatasan Yaman

Di antara eksekutif bisnis yang ditahan dalam penyelidikan sejauh ini adalah miliarder Pangeran Alwaleed bin Talal, ketua firma investasi Kingdom Holding; Nasser bin Aqeel al-Tayyar, pendiri Al Tayyar Travel; dan Amr al-Dabbagh, ketua pembangun Red Sea International.

Departemen Luar Negeri AS mengatakan pada hari Selasa bahwa pihaknya telah mendesak Arab Saudi untuk melakukan penuntutan terhadap pejabat yang ditahan.

Mengomentari pembersihan tersebut, Human Rights Watch meminta pihak berwenang Saudi untuk “segera mengungkapkan dasar hukum dan pembuktian penahanan setiap orang dan memastikan bahwa setiap orang yang ditahan mendapatkan hak proses hukum mereka.

“Sangat bagus bahwa pihak berwenang Saudi menyatakan bahwa mereka ingin mengatasi bencana korupsi, namun cara yang tepat untuk melakukannya adalah melalui penyelidikan peradilan yang cermat terhadap tindakan pelanggaran yang sebenarnya, bukan penangkapan massal sensasional di sebuah hotel mewah,” pejabat Right Watch Sarah Leah Whitson dalam sebuah pernyataan.

Kategori : Internasional

Tags : arab saudi

Kini IS Terjepit pada Kubu Terakhirnya di Suriah

09 Nov 2017 06:59:58
Kini IS Terjepit pada Kubu Terakhirnya di Suriah

SURIAH (Jurnalislam.com) – Tentara rezim Syiah Assad dan sekutunya telah mengepung dan mulai memasuki Albu Kamal, kubu penting terakhir kelompok Islamic State (IS) di Suriah, televisi pro-Hizbullah al-Manar melaporkan pada hari Rabu (8/11/2017), lansir Al Arabiya.

Kekhalifahan versi IS telah hancur selama dua tahun terakhir di Suriah, hanya tersisa di Albu Kamal dan beberapa kota tetangga dan padang pasir, dan beberapa tempat terpencil di tempat lain.

Namun, IS masih memiliki kehadiran teritorial di Libya dan negara-negara lain dan banyak pemerintah menyatakan IS tetap menjadi ancaman walaupun telah kehilangan khalifah yang mereka proklamirkan sendiri.

Irak: Milisi IS Sogok Pasukan Peshmerga untuk Bisa Kabur dari Hawija

Pasukan rezim Nushairiyah, di samping sekutu militer Libanon Syiah Hizbullah dan milisi Syiah lainnya, dan didukung oleh Iran dan aggressor Rusia, telah merebut wilayah Suriah tengah dan timur dalam sebuah serangan terhadap basis IS tahun ini.

Sebuah koalisi internasional yang didukung AS telah mendukung sebuah operasi mliter saingan di Suriah oleh milisi Kurdi dan Arab yang juga telah mendorong IS dari sebagian besar wilayah utara dan timur negara itu.

Di Irak, IS hampir lenyap, IS hanya mengendalikan desa kecil Rawa setelah koalisi membantu pasukan Irak yang didukung tentara dan melawannya di seluruh negeri.

Kategori : Internasional

Tags : IS Konflik Suriah

Presiden Iran: Serangan Rudal Houthi ke Riyadh adalah Reaksi atas Agresi Saudi

09 Nov 2017 06:38:19
Presiden Iran: Serangan Rudal Houthi ke Riyadh adalah Reaksi atas Agresi Saudi

TEHERAN (Jurnalislam.com) – Presiden Iran Rouhani mengatakan pada hari Rabu (8/11/2017) bahwa serangan rudal Yaman yang menargetkan Riyadh pada hari Sabtu adalah “reaksi terhadap agresi Saudi”, Al Arabiya News Channel melaporkan.

“Bagaimana seharusnya rakyat Yaman bereaksi terhadap pemboman pada negara mereka? Jadi mereka tidak diizinkan menggunakan senjata mereka sendiri? Anda hentikan terlebih dahulu pemboman tersebut dan lihat apakah rakyat Yaman tidak akan melakukan hal yang sama,” Rouhani seperti dikutip oleh kantor berita Tasnim.

Pangeran Arab: Pasokan Rudal Iran ke Syiah Houthi adalah Perang Melawan Kerajaan

Sehari sebelumnya, Pangeran Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman menggambarkan bahwa pasokan rudal balistik Iran ke milisi Syiah Houthi sebagai “agresi militer langsung” yang bisa menjadi tindakan perang Arab-Iran.

Pertahanan udara Saudi mencegat rudal balistik yang menuju Riyadh. Rudal itu dijatuhkan di dekat bandara Riyadh tanpa menimbulkan korban jiwa.

Kategori : Internasional

Tags : Arab iran Rudal Balistik

Atasi Ancaman Modern, NATO Perbaiki Struktur Komando

09 Nov 2017 05:46:07
Atasi Ancaman Modern, NATO Perbaiki Struktur Komando

ISTANBUL (Jurnalislam.com) – Sekjen NATO pada hari Rabu (8/11/2017) berjanji bahwa blok militer akan memperbaiki struktur komandonya untuk mengatasi ancaman modern.

Berbicara pada sebuah briefing menjelang pertemuan menteri pertahanan dua hari di Brussels, Jens Stoltenberg mengatakan bahwa struktur saat ini yang didirikan pada akhir Perang Dingin sudah tidak lagi sesuai untuk saat ini.

“Struktur ini telah berevolusi selama beberapa dekade, untuk mencerminkan perubahan kondisi keamanan. Dan harus terus berkembang agar tetap kokoh, tangkas dan sesuai untuk mencapai tujuan,” katanya, lansir Anadolu Agency.

Stoltenberg mengatakan bahwa struktur baru harus menetapkan “kekuatan yang benar ke tempat yang tepat, dengan peralatan yang tepat pada waktu yang tepat”.

Tidak Mampu Hadapi Taliban, AS Desak NATO Kirim Lebih Banyak Lagi Pasukannya

Para menteri pertahanan menyetujui sebuah rancangan garis besar untuk sebuah struktur baru pada hari Rabu. Stoltenberg mengatakan bahwa NATO juga perlu memperbarui “persyaratan militer untuk infrastruktur sipil, seperti jalan, kereta api, dan bandara”.

Kepala NATO mengatakan daerah baru, seperti cybersecurity, juga akan dimasukkan ke dalam struktur baru.

Stoltenberg mengatakan pada sebuah konferensi keamanan cyber di Belgia bulan lalu: “Serangan cyber berlangsung serius. Mereka berpotensi merusak misi NATO di seluruh dunia dan menghambat kemampuan kita untuk memberikan pertahanan kolektif.

NATO: Penyebaran Pasukan di Baltik Peringatan untuk Rusia

“Itulah mengapa pertahanan maya merupakan prioritas utama NATO dan sekutu NATO.”

Pada bulan September, menteri pertahanan UE, serta kepala diplomatik Federica Mogherini dan Stoltenberg juga turut ambil bagian dalam latihan kesiapan serangan cyber di ibukota Estonia, Tallinn.

Stoltenberg mengatakan bahwa telah terjadi peningkatan 60 persen jumlah serangan cyber terhadap jaringan aliansi tahun lalu.

Dia menambahkan bahwa lokasi komando baru belum ditentukan; Anggota NATO akan memutuskan nanti.

Tanggapi Ancaman NATO, Rusia Persiapkan Rudal S-400 Berkemampuan Nuklir di Kaliningrad

Kategori : Internasional

Tags : nato

Tolak Kehadiran Ulama, NU Garut Diminta Kedepankan Musyawarah dan Jaga Ukhuwah

08 Nov 2017 15:23:31
Tolak Kehadiran Ulama, NU Garut Diminta Kedepankan Musyawarah dan Jaga Ukhuwah

SOLO (Jurnalislam.com)—Ormas Nahdatul Ulama (NU) Garut dikabarkan menolak kedatangan Sekjen Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) KH Bachtiar Nasir dan Ketua FPI KH Sobri Lubis dalam Tabligh Akbar di Alun-Alun Garut, pada Sabtu, (11/11/2017) nanti.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD Gerakan Bela Negara (GBN) Soloraya, Ustaz Tengku Ahzar menghimbau kepada umat Islam di Indonesia, khususnya kepada penolak ulama agar mengedepankan musyawarah dan menjaga ukhuwah Islamiyah.

“Agar kedepankan musyawarah dan menjaga ukhuwah Islam,” katanya kepada Jurnalislam.com di Penumping, Laweyan, Solo, Selasa (7/11/2017).

Ia berharap, NU, sebagai ormas besar dapat bersikap bijak agar jangan sampai terjadi perpecahan sesama anak bangsa.

“Saya berharap kepada siapaun dia, terutama ormas yang membubarkan ini, tentunya melakukan langkah bijak agar tidak menguntungkan pihak musuh, apalagi kita sesama kaum muslim yang selama ini kita juga tidak pernah membubarkan pengajiannya NU misalnya, atau kita tidak pernah menolak kedatangan ulama ulama NU,” pungkasnya.

Kategori : Nasional

Tags : bachtiar nasir musyawarah nu nu garut penolakan UBN

Muhammadiyah Youth Ask For Setnov Immediate Arrest

08 Nov 2017 15:21:49
Muhammadiyah Youth Ask  For Setnov Immediate Arrest

JAKARTA (Jurnalislam.com) – The Corruption Eradication Commission (KPK) has again appointed Chairman of the House of Representatives Setya Novanto as a suspect in the case of E-KTP corruption. Faisal, Chairman of PP Muhammadiyah Youth for Legal Affairs said that the detention of Setya Novanto (Setnov) for the second time conducted by the KPK is right.

“The most appropriate step right now after Setnov is set to become a suspect is immediate detention. This detention is important to ensure the smoothness of the investigation process. Do not let the KPK make a mistake for the second time. Immediate detention for the sake of the investigation, “said Faisal, Monday (6/11/2017).

Moreover, said Faisal, Setnov several times lost to be called KPK under the pretext of examination must first require the President’s permission based on Article 245 of the MD3 Act.

“Obviously this legal maneuver is not sufficiently grounded. Because in the MD3 Law the permit does not apply to special crimes. It is clear if corruption is included in the classification of specific criminal acts. The KPK must immediately detain setnov for the sake of investigation. The status of the suspect setnov is reason enough to make the detention, “he concluded.

Translator: Taznim

Kategori : Indonesian News

Tags : kasus e-ktp Muhamamadiyah Setya Novanto

Navigasi pos

Pos-pos lama
Pos-pos baru
Dukung Kami

Opini

Waspada di Balik Citra Saleh: Ketika Topeng Kebaikan Menyembunyikan Kejahatan

Waspada di Balik Citra Saleh: Ketika Topeng Kebaikan Menyembunyikan Kejahatan

4 Apr 2026 16:38:10
Mudik Tahunan: Macet dan Kecelakaan yang Tak Pernah Tuntas

Mudik Tahunan: Macet dan Kecelakaan yang Tak Pernah Tuntas

4 Apr 2026 16:36:12
Krisis Energi Global dan Rapuhnya Kedaulatan Energi Nasional

Krisis Energi Global dan Rapuhnya Kedaulatan Energi Nasional

18 Mar 2026 21:49:48
Menyoal Perwali Santunan Kematian Bagi Rakyat Miskin

Menyoal Perwali Santunan Kematian Bagi Rakyat Miskin

17 Mar 2026 05:02:12

Internasional

Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

5 Feb 2026 12:38:35
Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

5 Feb 2026 12:37:07
Israel Terus Bujuk AS agar Serang Iran, Turki Peringatkan Bahaya Perang Regional

Israel Terus Bujuk AS agar Serang Iran, Turki Peringatkan Bahaya Perang Regional

5 Feb 2026 12:35:37
Tekanan AS Meningkat, Iran Melunak soal Nuklir dan Buka Negosiasi

Tekanan AS Meningkat, Iran Melunak soal Nuklir dan Buka Negosiasi

5 Feb 2026 12:33:24

jurnalislam.com

  • Iklan
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Dukung Kami

INFOGRAFIK

 
 
 
 

Alamat Redaksi

Boulevard Raya No 16 Blok A 1 No 16 Taman Cilegon Indah (TCI), Cilegon, Banten
+62 813-1029-0583

Info Iklan :
+62 821-2000-0527
marketing@jurnalislam.com

Kirim tulisan :
redaksi.jurnalislam@gmail.com
newsroom@jurnalislam.com

COPYRIGHT © 2026 JURNALISLAM.COM, ALL RIGHT RESERVED