Sabtu, 17 Syawal 1447 / 04 April 2026
Search for:
  • Beranda
  • Berita
    NasionalInternasionalFeature
  • Artikel
    AnalisaKolomOpini
  • Khazanah
    IslamasterIslamophobiaKomunitasMuallafPesantrenHikmah
  • Syariah
    AqidahEkonomiFiqhAkhlaqSiyasah
  • Jejak Islam
    Jejak Islam BangsaJejak Islam Dunia
  • Muslimah
  • Keluarga
  • Jurnalislam TV
  • InfoGrafik

Ansharusyariah: Dengan Ukhuwah Allah Akan Tunjukkan Izzah Kaum Muslimin

30 Nov 2017 08:46:44
Ansharusyariah: Dengan Ukhuwah Allah Akan Tunjukkan Izzah Kaum Muslimin

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Acara Reuni Akbar alumni 212 akan digelar beberapa hari ke depan. Beberapa pihak kemudian masih mempertanyakan urgensi acara tersebut bagi Islam dan kaum muslimin. Tak sedikit juga yang mencium adanya kepentingan politik dalam acara tersebut.

Pimpinan Jamaah Ansharusy Syariah, Ustadz Muhammad Achwan mengatakan, acara reuni akbar alumni 212 sangat penting untuk digelar. Menurutnya, acara tersebut untuk menjaga rasa persatuan umat yang telah ditunjukkan umat Islam tahun lalu.

“Peristiwa satu tahun yang lalu sudah sangat luar biasa. Umat Islam bisa bersatu, menanggalkan identitas kelompoknya, meninggalkan egonya masing-masing, dan dengan itu Allah akan menunjukkan izzah kaum muslimin,” katanya saat diwawancarai Jurnalislam.com di Jakarta, Rabu (29/11/2017).

Baca juga: Jamaah Asharusyariah: Reuni 212 adalah Momentum Umat Kembalikan Kedaulatan

Ia menjelaskan, kemuliaan kaum muslimin hanya akan terlihat ketika umat mau bersatu. Oleh sebab itu, kata dia, berkumpulnya umat Islam dalam reuni akbar 212 adalah momen berharga yang patut dibanggakan.

“Maka acara ini sangat penting sekali, karena momen dimana umat Islam mau bersatu dan menanggalkan baju kelompoknya masing-masing dan mereka mau berkorban untuk itu, itu sangat mahal sekali harganya,” imbuhnya.

Ustadz Achwan melanjutkan, bersatunya umat Islam akan sangat diperhitungkan oleh mereka yang memusuhinya. Musuh-musuh Islam sangat takut ketika umat Islam bersatu. Ustadz Achwan mengutip firman Allah SWT dalam Al Qur’an surat Al Hasr (59) ayat 13-14.

“Sesungguhnya kamu dalam hati mereka lebih ditakuti daripada Allah. Yang demikian itu karena mereka adalah kaum yang tidak mengerti. Mereka tidak akan memerangi kamu dalam keadaan bersatu padu, kecuali dalam kampung-kampung yang berbenteng atau di balik tembok. Permusuhan antara sesama mereka adalah sangat hebat. Kamu kira mereka itu bersatu, sedang hati mereka berpecah belah. Yang demikian itu karena sesungguhnya mereka adalah kaum yang tidak mengerti.”

“Maka acara ini sangat penting sekali, bila perlu ini harus dilakukan setahun sekali, bahkan jika di daerah-daerah bisa itu akan sangat luar biasa,” terangnya.

Hanya untuk kepentingan Islam dan kaum muslimin

Terkait isu adanya kepentingan politik yang menunggangi acara tersebut, Ustadz Achwan menasehatkan kepada para pemimpin umat khususnya panitia penyelenggara untuk meluruskan niat. Kekalahan umat Islam dalam perang Uhud disebabkan oleh kepentingan segelintir orang. Untuk itu ia menegaskan, kepentingan acara reuni 212 harus murni untuk kepentingan Islam dan kaum muslimin.

“Kepentingan lain itu hanya akan menyebabkan kekalahan bagi barisan kaum muslimin, seperti pada peristiwa perang uhud. Karena cepat atau lambat yang punya kepentingan akan ketahuan nanti,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ustadz Achwan mengatakan, urgensi acara reuni 212 juga untuk mengembalikan kedaulatan kaum muslimin di negeri ini. Ia menilai, Islam lah yang melahirkan semangat perlawanan melawan penjajahan hingga mengantarkan Indonesia pada kemerdekaannya.

“Oleh sebab itu, yang berhak memegang kedaulatan adalah kaum muslimin, itu yang sering dilupakan. Dan kami akan mendorong semangat itu kepada massa reuni 212 nanti,” tandasnya.

Kategori : Nasional

Tags : aksi bela islam Jamaah Ansharusy Syariah Monas muhammad achwan reuni 212 spirit 212 ukhuwah islamiyah

Perang Masih Berlanjut 960.000 Lebih Warga Yaman Menderita Kolera

30 Nov 2017 06:50:52
Perang Masih Berlanjut 960.000 Lebih Warga Yaman Menderita Kolera

SANAA (Jurnalislam.com) – Diperkirakan lebih dari 960.000 kasus kolera telah dilaporkan di Yaman yang dilanda perang sejak 27 April, menurut sebuah laporan Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization-WHO) yang dirilis pada hari Rabu (29/11/2017).

Menurut laporan tersebut, WHO telah mencatat total 962.536 kasus penyakit yang dicurigai kolera di seluruh negara yang hancur akibat perang itu, Anadolu Agency melaporkan.

Lebih dari 2.249 kematian terkait kolera telah didokumentasikan di 22 dari 23 provinsi di Yaman.

Perang Arab dengan Syiah Houthi, WHO: 300.000 Warga Yaman Terjangkit Kolera

Jumlah tertinggi kasus yang dicurigai (sekitar 140.000) dilaporkan terjadi di provinsi Al-Hudeidah, Yaman barat, sementara jumlah kematian terkait kolera tertinggi (sekitar 417) dilaporkan terjadi di provinsi Hajjah di barat laut.

Satu-satunya bagian negara yang benar-benar tidak terpengaruh oleh kolera – infeksi usus kecil yang berpotensi fatal – adalah provinsi Socotra di Yaman, sebuah kepulauan kecil yang terdiri dari empat pulau di Laut Arab.

Aksi Kemanusian Selamatkan Rohingya: 900.000 Dosis Vaksin untuk Cegah Wabah Kolera

Yaman telah mengalami kekacauan dan kekerasan sejak tahun 2014, ketika pemberontak Syiah Houthi dukungan Iran menguasai sebagian besar wilayah negara tersebut. Konflik meningkat pada tahun 2015 ketika Arab Saudi meluncurkan serangan udara menghancurkan untuk membalikkan kemenangan Houthi.

Menurut Komite Internasional Palang Merah (the International Committee of the Red Cross), lebih dari 3 juta orang Yaman telah dipaksa meninggalkan rumah mereka sejak konflik, sementara lebih dari 20 juta orang lainnya membutuhkan bantuan kemanusiaan.

Kategori : Internasional

Tags : perang yaman Wabah Kolera

Turki Gelar Perayaan Maulid Nabi Saw di Seluruh Penjuru Negeri

30 Nov 2017 06:22:21
Turki Gelar Perayaan Maulid Nabi Saw di Seluruh Penjuru Negeri

ISTANBUL (Jurnalislam.com) – Turki merayakan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, sebuah hari yang sangat penting dalam Islam, pada hari Rabu malam (29/11/2017), lansir Anadolu Agency.

Umat Muslim dari segala usia berbondong-bondong ke masjid untuk sholat dan mengucapkan pujian yang dipersembahkan kepada Nabi dalam kesempatan yang dikenal dengan nama Maulid Nabi Saw.

Program-program reliji diselenggarakan di seluruh negeri, masjid-masjid Turki, termasuk di Istanbul, Ankara, Bursa, Edirne, Gaziantep, Hatay, Konya, Hakkari dan Sanliurfa.

Di malam yang suci ini, umat Islam mengucapkan doa dan membaca Alquran di rumah dan masjid mereka. Selain berdoa, mereka juga mendengarkan pujian memuji Allah dan Nabi-Nya.

Serangkaian kegiatan, seni dan pameran, juga diselenggarakan di siang hari.

Presiden Recep Tayyip Erdogan dan Perdana Menteri Binali Yildirim juga merayakan Maulid Nabi di kediaman mereka pada hari Rabu.

Kepala Direktorat Urusan Agama Turki juga menulis sebuah pesan, mengatakan bahwa Nabi Saw dan Alquran adalah kunci kebahagiaan di dunia dan akhirat.

“Nilai, kedamaian dan kepercayaan yang dirindukan orang-orang dan dunia saat ini hanya bisa dicapai dengan kebenaran yang telah disampaikan Nabi Saw kepada umat manusia …,” kata Erbas.

Ibu Negara Emine Erdogan juga memposting pesan di akun Twitter-nya, menyampaikan salamnya untuk hari ini ke dunia Islam dan rakyat Turki.

“Saya berharap kepada Allah bahwa malam yang diberkati ini akan membawa kedamaian, kesehatan dan kelimpahan ke seluruh dunia,” kata Emine Erdogan.

Muslim di seluruh dunia menetapkan 12 Rabi-ul-Awwal sebagai hari kelahiran Nabi Muhammad Saw. Nabi meninggal pada hari yang sama dengan hari kelahirannya, pada usia 63 tahun.

Hari itu merupakan hari libur umum di beberapa negara berpenduduk mayoritas Muslim, termasuk Pakistan, Indonesia, Malaysia, Bangladesh dan beberapa wilayah di India.

Kategori : Internasional

Tags : Maulid Nabi turki

Lokasi Kongres Alumni 212 Pindah ke Cempaka Putih

30 Nov 2017 06:14:46
Lokasi Kongres Alumni 212 Pindah ke Cempaka Putih

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Lokasi kongres Alumni 212 dipastikan dipindah ke Wisma Persaudaraan Haji Indonesia di Cempaka Putih Tengah No. 30, Jakarta Pusat. Keterangan itu disampaikan langsung Ketua Panitia Kongres Alumni 212, Ustadz Bernard Abdul Jabar.

“Ini (kongres-red) jalan terus. Alhamdulillah Allah kasih kita jalan, kita pindahkan di Wisma Persaudaraan Haji Indonesia di Cempaka Putih Tengah, nomor 30 depan Universitas Yarsi,” katanya seperti dilansir Kiblat.net, RAbu (29/11/2017)

Ustadz Bernard juga mempertanyakan alasan pembatalan yang dilakukan dua hari menjelang acara. Pasalnya, undangan kongres sudah terlanjur disebar, dan persiapan sudah 90 persen. Kendati ada perubahan lokasi, kongres tetap akan diadakan pada Kamis (30/11/2017) hingga Jumat (30/11/2017).

“Bahkan mereka (peserta kongres.red) sudah banyak yang sudah datang. Kita berharap apa yang mereka lakukan semoga mereka yang ingin membatalkan kegiatan disadarkan oleh Allah,” terangnya.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan komplain ke pihak Asrama Haji. Bernard juga akan memastikan apakah ada pemadaman listrik seperti yang diklaimkan.

“Kita akan cek, apakah benar terjadi pemadaman listrik. Kita mau minta pertanggungjawaban mereka. Maka uang muka sudah masuk saya belum ambil mereka suruh ambil, saya gak mau,” tegasnya.

Kategori : Nasional

Tags : kongres alumni 212 reuni 212

‘Yang Sampaikan Bahaya Komunis, Akan Bernasib Seperti Saya’

29 Nov 2017 16:25:56
‘Yang Sampaikan Bahaya Komunis, Akan Bernasib Seperti Saya’

SURABAYA (Jurnalislam.com) – Pegiat anti Komunisme ustaz Alfian Tanjung mengatakan bahwa kasus yang menimpa dirinya penuh dengan keganjilan dan bernuansa ‘pesanan’. Bahkan, menurutnya jika ada orang yang menyampaikan bahaya komunis bisa jadi nasibnya akan seperti dirinya.

“Saya sampaikan barangsiapa yang menyampaikan akan bahaya kebangkitan PKI / Komunis maka akan bernasib saya seperti saya,” lanjut pernyataan Ustaz Alfian Tanjung ketika akan meninggalkan ruang persidangan pada jurnalislam.com, Senin (27/11/2017) di Ruang Persidangan Cakra PN Surabaya.

“Sudah sangat jelas bahwa ini berdasarkan pesenan khusus. Semua sudah mengetahui ketika saksi pelapor datang sangat kebingungan dan saksi-saksi yang sifatnya memberatkan menyerahkan semua kepada penyidik,” tambahnya.

Kuasa Hukum Ustaz Alfian Tanjung, Al Katiri menegaskan bahwa barang bukti yang rusak seperti video tidak layak menjadi barang bukti.

” Sedangkan dalam UU ITE sangat jelas jika barang bukti tidak lengkap dan lain sebagainya. Maka itu tudak dapat dijadikan sebagai barang bukti dalam peridangan. Pastinya kita selaku penasehat hukum dari Usaz Alfian Tanjung akan menyampaikan keberatan terkait tuntutan JPU,” katanya kepada Jurnalislam.com.

Seperti diketahui, pegiat anti Komunisme ustaz Alfian Tanjung sudah dinyatakan bebas dan terbukti tidak bersalah. Namun dirinya malah ditangkap dan dituntut dengan UU ITE dalam ceramah yang membaha bahaya komunisme.

 

 

Kategori : Nasional

Tags : alfian tanjung komunis komunisme kriminalisasi pki ustaz alfian tanjung

Dituntut Tiga Tahun Penjara, Ini Reaksi Ustaz Alfian Tanjung

29 Nov 2017 16:04:48
Dituntut Tiga Tahun Penjara, Ini Reaksi Ustaz Alfian Tanjung

SURABAYA (Jurnalislam.com)—Sidang lanjutan hari Senin (27/11/2017) beragenda pembacaan tuntutan JPU di Ruang Persidangan Cakra PN Surabaya. Dakwaan dengan Nomor Surat Dakwaan PDM-321/Tj.Perak/07/2017 terkait dengan ceramah yang disampaikan Ustaz Alfian Tanjung di Masjid Mujahidin – Perak, Surabaya.

JPU meminta kepada Majelis Hakim untuk menjatuhkan hukum tahanan selama 3 tahun dikurangi masa tahanan.

“Hal ini didasari atas pemeriksaan terdakwa selama persidangan serta keterangan saksi-saksi. Sehingga kami menyimpulkan telah memenuhi tindak pidana dengan mendiskriminasikan ras atau golongan tertentu dengan menyebarkan ujaran kebencian,” kata JPU dalam persidangan dihadapan Majelis Hakim.

Menanggapi tuntutan tersebut, kepada Jurnalislam.com ustaz Alfian Tanjung mengatakan bahwa kasus yang menimpa dirinya dirasa sangat tidak adil.

“Semua sudah mengetahui ketika saksi pelapor datang sangat kebingungan dan saksi-saksi yang sifatnya memberatkan menyerahkan semua kepada penyidik,” katanya.

“Saya dengan sangat ke ksatria menjelaskan bahwa kebangkitan komunis semakin nyata. Meskipun mereka belum secara terang-terangan berbaju PKI ini akan merayap dengan cukup kuat. Saya menekuni masalah kebangkitan Komunis sudah selama 30 tahun. Minggu depan saya akan mengajukan pledoi,” pungkasnya.

Sementara itu, kuasa hukum ustaz Alfian Tanjung, Al Katiri mengatakan bahwa barang bukti yang rusak dan tidak lengkap secara otomatis tidak memenuhi syarat barang bukti di persidangan. Seperti diketahui, pegiat anti Komunisme ustaz Alfian Tanjung sudah dinyatakan bebas dan terbukti tidak bersalah. Namun dirinya malah ditangkap dan dituntut dengan UU ITE dalam ceramah yang membaha bahaya komunisme.

 

Kategori : Nasional

Tags : alfian tanjung komunis kriminalisasi pki sidang

Seminar Fikih Falak Internasional Dihelat, Menag : Menuju Persatuan Umat

29 Nov 2017 12:51:33
Seminar Fikih Falak Internasional Dihelat, Menag : Menuju Persatuan Umat

JAKARTA (Jurnalislam.com)— Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyampaikan pidato kunci pada Seminar Internasional Fikih Falak (SIFF) Tahun 2017 yang berlangsung di Hotel Aryaduta Jakarta, Rabu (28/11).

Dalam pidatonya, Menag mengatakan bahwa seminar yang membahas tema unifikasi kriteria kalender hijriyah global tersebut merupakan respon dari banyak pertemuan sejumlah organisasi dan negara Islam terkait usaha menyatukan kriteria penentuan awal bulan Qamariyah.

“Kata kunci dalam seminar ini adalah Kalender Hijirah Global. Oleh karena itu seminar ini menghadirkan semua elemen terkait yang akan merespon secara aktif terkait kalender Islam global, yang belakangan telah memperoleh perhatian para ulama dan astronom di berbagai negara Islam. Pada tahun 2016 lalu misalnya telah diselenggarakan Konferensi Internasional Penyatuan Kalender Islam di Istanbul Turki. Bahkan dari forum itu lahir kesepakatan tentang dua konsep kalender Islam hasil kajian Scientific Commite, yaitu Kalender Islam Bizonal dan Kalender Islam Terpadu” papar Menag dalam rilis yang diterima redaksi.

Sebagaimana diketahui bahwa Kalender Islam Bizonal adalah gagasan Nidhal Guessoum dan Mohamad Syawkat Odeh yang membagi dunia pada dua zona, barat dan timur. Sementara satu kalender lainnya digagas oleh Jamaluddin Abdul Razik dengan tiga prinsip yang dikembangkan, yaitu hisab, prinsip transfer rukyat dan penentuan permulaan hari.

Menyikapi hasil pertemuan di negara Turki tersebut, Pemerintah Indonesia bersama sejumlah Ormas Islam menilai masih terdapat sejumlah hal yang perlu disempurnakan, di antaranya ada yang bersifat pembatasan atas penyampaian pandangan, juga belum disentuhnya kedua konsep yang ditawarkan secara substantif.

Di hadapan tamu delegasi negara sahabat dan 112 ahli fikih falak tersebut, Menag mengingatkan urgensi pelaksanaan seminar ini di Indonesia, selain sebagai bentuk kehadiran negara, juga merupakan upaya menjaga solidaritas dan semangat persatuan umat Islam dunia.

“Kehadiran Kalender Islam terpadu merupakan keniscayaan dan untuk mewujudkannya perlu mekanisme yang jelas dan terarah. Hal ini jika di Indonesia dapat merujuk kepada perwujudan Kompilasi Hukum Islam. Di sinilah negara perlu hadir untuk kemudian mengarahkan satu perubahan kemajuan dari “solidaritas individual-sektarian” menuju “solidaritas kebangsaan-keummatan”, ungkapnya.

Hadir sebagai peserta SIFF 2017 ini, perwakilan dari ahli falak Indonesia, ormas Islam, akademisi perguruan tinggi, pakar astronomi, lembaga-lembaga negara terkait, juga delegasi dari beberapa negara seperti Yordania, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Maroko, dan Iran.

Kategori : Nasional

Tags : falak fikih falak kalender menag mui persatuan

Amien Rais Ajak Umat Hadiri Reuni 212 Dengan Semangat Memperbaiki Negeri

29 Nov 2017 11:01:14
Amien Rais Ajak Umat Hadiri Reuni 212 Dengan Semangat Memperbaiki Negeri

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Dewan Pembina Presidium Alumni 212, Prof. Dr. Amien Rais mengajak umat Islam untuk menghadiri Reuni Akbar 212 dengan semangat memperbaiki negeri ini.

“Datanglah berbondong-bondong, mari kita tunjukkan pada dunia bahwa kita adalah umat yang satu dan kita akan bekerja sama untuk memperbaiki negeri ini bersama-sama,” katanya dalam sebuah video yang diunggah ke youtube oleh akun Gerakan Indonesia Shalat Subuh (GISS) pada Senin (27/11/2017).

Baca juga: Jelang Reuni 212, DSKS Targetkan Ribuan Umat Islam Soloraya Hadir di Monas

Ia juga mengimbau peserta untuk tidak terprovokasi oleh propaganda pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

“Marilah kita datang dengan damai dan ikhlas, tidak ada satu pun niat kita untuk merusak apalagi bakar-bakar seperti propaganda dari orang-orang yang tidak bertanggungjawab itu. Karena terbukti berkali-kiali bahwa kita adalah ahli dalam mengekspresikan pendapat,” paparnya.

Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) itu juga menjelaskan bahwa kehadiran umat Islam dalam acara tersebut adalah sebagai bentuk mempertahankan kedaulatan Indonesia dengan memperkuat ikatan persaudaran antar sesama anak bangsa.

“Karena itu, saya mengingatkan, dalam al Qur’an kita punya kewajiban amar maruf nahi munkar dan menegakkan keadilan dan mencegah kedzaliman,” imbuhnya.

Kategori : Nasional

Tags : aksi bela islam amien rais Monas reuni 212 spirit212

Jenewa: Sebelum Gencatan Senjata, Rezim Syiah Assad Gempur Warga Sipil Ghouta Timur

29 Nov 2017 09:47:38
Jenewa: Sebelum Gencatan Senjata, Rezim Syiah Assad Gempur Warga Sipil Ghouta Timur

SURIAH (Jurnalislam.com) – Serangan udara kembali diluncurkan di Ghouta Timur Suriah, menurut sebuah kelompok pemantau, beberapa jam sebelum PBB mengumumkan bahwa pemerintah Suriah telah menyetujui sebuah gencatan senjata di daerah yang dikuasai oposisi tersebut, setelah rezim Syiah Assad melakukan pemboman hebat selama beberapa hari, lansir Aljazeera Selasa (28/11/2017).

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (The Syrian Observatory for Human Rights-SOHR) yang berbasis di Inggris melaporkan korban tewas sedikitnya 19 orang, satu hari setelah serangan udara di distrik yang terkepung dan kelaparan di pinggiran kota Damaskus tersebut.

Laporan itu muncul saat delegasi oposisi berkumpul di Jenewa pada hari Selasa untuk sebuah babak baru perundingan yang disponsori PBB.

Perwakilan pemerintah diperkirakan tiba di kota Swiss pada hari Rabu (29/11/2017).

Namun, ada sedikit optimisme untuk kemajuan dalam mengakhiri konflik Suriah, yang ekarang memasuki tahun ketujuh.

Staffan de Mistura, utusan PBB untuk Suriah, mengatakan di Jenewa bahwa pemerintah Bashar al-Assad telah menyetujui rencana Rusia untuk melakukan gencatan senjata di daerah yang dikuasai oposisi tersebut.

Serangan Udara Rezim Assad Targetkan Warga Sipil Kelaparan di Ghouta Timur, 23 Tewas

“Rusia telah mengusulkan dan pemerintah telah menerima sebuah gencatan senjata di Ghouta Timur,” katanya, mencatat bahwa dia telah mengetahui proposal tersebut dari seorang duta besar Rusia, dalam sebuah pertemuan sebelumnya yang dihadiri perwakilan permanen Dewan Keamanan: Inggris, AS, Perancis, Cina dan Rusia.

“Sekarang kita perlu melihat ini [gencatan senjata] terjadi, namun bukan kebetulan bahwa ini sebenarnya diusulkan dan disepakati dalam sesi ini [di Jenewa],” tambahnya.

James Bays dari Al Jazeera, yang melaporkan dari Jenewa, mengatakan bahwa pihak oposisi “kemungkinan akan menyambut” gencatan senjata di Ghouta Timur.

“Saat ini tidak ada keraguan bahwa hanya ada satu pihak terlibat dalam tindakan militer di sana, yaitu pemerintahan rezim Suriah dengan serangan dan pemboman udara mereka yang telah berlangsung berhari-hari dan menyebabkan penderitaan bagi warga di sana,” katanya.

61 Warga Tewas di Zona Eskalasi oleh Serangan Udara Assad, HTS: Tidak Ada Solusi Selain Perang

Serangan terhadap Ghouta Timur dua pekan terakhir telah membunuh lebih dari 100 orang, menurut SOHR, yang memantau perkembangan konflik Suriah melalui jaringan sumber di lapangan.

Ghouta Timur dihantam serangan meski terdaftar sebagai “zona de-eskalasi”, dimana aktivitas militer dilarang berdasarkan kesepakatan yang disahkan oleh Turki, Rusia, dan Iran, dalam pembicaraan terpisah dengan pemerintah Suriah dan delegasi oposisi di ibukota Kazakhstan, Astana.

Oposisi di Ghouta Timur berhasil menahan Pasukan militer Suriah tetap berada di teluk selama perang bertahun-tahun; Namun, pengepungan pemerintah terhadap wilayah tersebut mengakibatkan krisis kemanusiaan karena kekurangan makanan dan obat-obatan.

Setelah berbulan-bulan mengalami kebuntuan, perundingan Jenewa putaran kedelapan diperkirakan akan berfokus terutama pada sebuah konstitusi dan pemilihan baru, dua dari empat masalah reformasi menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa demi penyelesaian politik krisis Suriah.

Kategori : Internasional

Tags : Ghouta Timur jenewa Konflik Suriah perundingan damai

Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik ke Arah Jepang

29 Nov 2017 09:27:59
Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik ke Arah Jepang

KORSEL (Jurnalislam.com) – Korea Utara telah melepaskan sebuah rudal balistik, merupakan peluncuran pertama sejak pertengahan September, menurut pejabat di Korea Selatan, Jepang dan Amerika Serikat.

“Korea Utara meluncurkan rudal balistik tak dikenal dari sekitar Pyongsong, Provinsi Pyongan Selatan, saat fajar hari ini,” kata pejabat militer Korea Selatan kepada Yonhap.

Tidak ada komentar langsung dari Korea Utara.

Rudal tersebut diluncurkan dari Pyongsong, sebuah kota di Provinsi Pyongan Selatan, sekitar pukul 03.15 waktu setempat (18:17 GMT) pada hari Rabu dini hari (29/11/2017), menurut militer Korea Selatan.

Menteri Pertahanan Herodian Onodera mengatakan bahwa rudal itu diperkirakan mencapai sekitar 4.000 kilometer dan hancur sebelum mendarat di “zona ekonomi eksklusif” negara tersebut.

Ketegangan Meningkat, Korea Utara dan Kuba Tolak Tuntutan AS

Rekannya dari AS, Jim Mattis, mengatakan bahwa rudal tersebut lebih tinggi dari sebelumnya, menggambarkannya sebagai langkah menuju pembangunan rudal Pyongyang yang dapat “mengancam seluruh tempat di dunia.”

“Dengan tes ini, Korea Utara ingin menunjukkan kepada dunia bahwa rudal mereka ada,” kata jubir Al Jazeera Kathy Novak, yang melaporkan dari ibukota Korea Selatan, Seoul.

Sebuah penilaian awal oleh Departemen Pertahanan AS mengatakan Korea Utara menembakkan rudal balistik antar benua (intercontinental ballistic missile-ICBM). Jenis rudal ini mampu membawa hulu ledak nuklir dan bisa sampai ke Amerika Serikat.

Jika penilaian pertama Pentagon ternyata benar, ini merupakan uji coba ICBM ketiga oleh Korea Utara tahun ini.

Setelah peluncuran tersebut, Presiden Korea Selatan Moon Jae-in diperkirakan akan mengadakan pertemuan kemanan nasional bersama para penasehat tinggi sedangkan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe meminta sebuah pertemuan darurat Dewan Keamanan PBB.

“Masalah ini dinilai serius di sini,” kata Novak, seorang reporter Al Jazeera, mencatat bahwa Korea Selatan melakukan latihan lima menit setelah penembakan rudal tersebut.

Pesan yang ingin disampaikan Selatan kepada Utara adalah bahwa mereka memantau segala aksi Korea Utara; dan bahwa mereka dengan cepat mendeteksi rudal yang diluncurkan; dan siap untuk merespon,” tambahnya.

Mengomentari peluncuran tersebut, Presiden AS Donald Trump mengatakan “ini adalah situasi yang akan kita tangani,” menambahkan bahwa sikap AS mengenai masalah Korea Utara tidak akan berubah.

Pekan lalu, Trump menunjuk Korea Utara sebagai “negara sponsor terorisme”, sebuah langkah yang digambarkan sebagai bagian dari “kampanye tekanan maksimum” untuk mengisolasi Pyongyang lebih jauh lagi.

Dikatakan Negara Teroris oleh AS, Korut Semakin Produktif Kembangkan Senjata Nuklir

Trump mengatakan mengharapkan lebih banyak sanksi ekonomi sebagai hasil keputusannya.

Presiden AS dan pemimpin Korea Utara Kim Jong-a telah berulang kali melemperkan ledekan – Trump menyebut Kim sebagai “manusia roket (rocket man)”, sementara pemimpin Korea Utara menggambarkan presiden AS tersebut sebagai “dotard (pikun)”.

Jens Stoltenberg, Sekretaris Jenderal NATO, mengecam peluncuran rudal tersebut.

“Ini adalah pelanggaran lebih lanjut atas beberapa Resolusi Dewan Keamanan PBB, yang merongrong keamanan regional dan internasional,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Pandangannya digaungkan oleh Uni Eropa. “Ini adalah provokasi serius lanjutan, dan merupakan ancaman serius bagi keamanan internasional,” kata juru bicara Uni Eropa.

Kategori : Tak Berkategori

Tags : AS Korea Utara Rudal Balistik

Navigasi pos

Pos-pos lama
Pos-pos baru
Dukung Kami

Opini

Waspada di Balik Citra Saleh: Ketika Topeng Kebaikan Menyembunyikan Kejahatan

Waspada di Balik Citra Saleh: Ketika Topeng Kebaikan Menyembunyikan Kejahatan

4 Apr 2026 16:38:10
Mudik Tahunan: Macet dan Kecelakaan yang Tak Pernah Tuntas

Mudik Tahunan: Macet dan Kecelakaan yang Tak Pernah Tuntas

4 Apr 2026 16:36:12
Krisis Energi Global dan Rapuhnya Kedaulatan Energi Nasional

Krisis Energi Global dan Rapuhnya Kedaulatan Energi Nasional

18 Mar 2026 21:49:48
Menyoal Perwali Santunan Kematian Bagi Rakyat Miskin

Menyoal Perwali Santunan Kematian Bagi Rakyat Miskin

17 Mar 2026 05:02:12

Internasional

Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

5 Feb 2026 12:38:35
Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

5 Feb 2026 12:37:07
Israel Terus Bujuk AS agar Serang Iran, Turki Peringatkan Bahaya Perang Regional

Israel Terus Bujuk AS agar Serang Iran, Turki Peringatkan Bahaya Perang Regional

5 Feb 2026 12:35:37
Tekanan AS Meningkat, Iran Melunak soal Nuklir dan Buka Negosiasi

Tekanan AS Meningkat, Iran Melunak soal Nuklir dan Buka Negosiasi

5 Feb 2026 12:33:24

jurnalislam.com

  • Iklan
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Dukung Kami

INFOGRAFIK

 
 
 
 

Alamat Redaksi

Boulevard Raya No 16 Blok A 1 No 16 Taman Cilegon Indah (TCI), Cilegon, Banten
+62 813-1029-0583

Info Iklan :
+62 821-2000-0527
marketing@jurnalislam.com

Kirim tulisan :
redaksi.jurnalislam@gmail.com
newsroom@jurnalislam.com

COPYRIGHT © 2026 JURNALISLAM.COM, ALL RIGHT RESERVED