Sabtu, 17 Syawal 1447 / 04 April 2026
Search for:
  • Beranda
  • Berita
    NasionalInternasionalFeature
  • Artikel
    AnalisaKolomOpini
  • Khazanah
    IslamasterIslamophobiaKomunitasMuallafPesantrenHikmah
  • Syariah
    AqidahEkonomiFiqhAkhlaqSiyasah
  • Jejak Islam
    Jejak Islam BangsaJejak Islam Dunia
  • Muslimah
  • Keluarga
  • Jurnalislam TV
  • InfoGrafik

Pasukan Penjajah Israel Bunuh 1 Remaja Palestina dan Lukai 220 Saat Aksi Jumat

14 Jul 2018 04:42:31
Pasukan Penjajah Israel Bunuh 1 Remaja Palestina dan Lukai 220 Saat Aksi Jumat

GAZA (Jurnalislam.com) – Pasukan penjajah Israel menewaskan seorang remaja Palestina, melukai ratusan orang di Jalur Gaza pada hari Jumat (13/7/2018), di tengah demonstrasi selama berbulan-bulan melawan pendudukan Israel atas tanah Palestina, Kementerian Kesehatan melaporkan.

Menurut pernyataan tertulis dari Kementerian Kesehatan Palestina, Osman Rami Hills, seorang remaja Palestina berusia 15 tahun, tewas oleh peluru tajam Israel selama aksi protes hari Jumat di perbatasan Gaza, lansir Anadolu Agency.

Ribuan Wanita Palestina Unjuk Rasa, 134 Terluka Ditembak Pasukan Israel

Juru bicara Departemen Kesehatan, Ashraf al-Qidra mengumumkan bahwa 220 demonstran Palestina terluka akibat tabung gas dan peluru tajam yang ditembakkan oleh pasukan keamanan Israel di Jalur Gaza pada hari yang sama.

Sebanyak 138 warga Palestina telah menjadi martir oleh tembakan tentara zionis Yahudi sejak dimulainya protes anti-pendudukan di Jalur Gaza akhir Maret.

Pasukan penjajah Israel menggunakan amunisi tajam terhadap warga Palestina yang menuntut “kembali ke tanah tempat mereka dan diakhirinya blokade tidak sah yang telah diberlakukan Israel terhadap Gaza sejak 2006”.

Dihadang di Perbatasan oleh Militer Israel, Ini Kata Aktivis Swedia untuk Palestina

Kategori : Internasional

Tags : Gaza palestina

Serangan Udara AS Hantam Pos Militer, 40 Pasukan Rezim Assad Tewas

14 Jul 2018 04:32:24
Serangan Udara AS Hantam Pos Militer, 40 Pasukan Rezim Assad Tewas

SURIAH (Jurnalislam.com) – Sedikitnya 40 tentara rezim Syiah Bashar al-Assad tewas ketika pesawat tempur dari koalisi udara pimpinan AS menghantam posisi militer di timur Suriah provinsi Deir ez-Zor, sumber lokal mengatakan pada hari Jumat (13/7/2018).

Sumber-sumber yang meminta untuk tidak disebutkan namanya mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa pesawat tempur koalisi Jumat pagi telah menargetkan sebuah situs militer yang dikuasai kelompok IS di kota Hajin di kota Deir ez-Zor, Al-Boukamal.

Selama serangan itu, sedikitnya 40 tentara rezim tewas sementara tentara yang tersisa meninggalkan daerah itu, sumber-sumber menambahkan .

Amerika, Inggris dan Perancis Lancarkan Serangan Udara ke Suriah Hari In

Kategori : Internasional

Tags : amerika AS Konflik Suriah serangan udara

Jonru Keluhkan Sesak Napas Saat Berada di Rutan Cipinang

13 Jul 2018 17:06:06
Jonru Keluhkan Sesak Napas Saat Berada di Rutan Cipinang

JAKARTA (Jurnalislam.com) –Jon Riah Ukur atau Jonru Ginting dilaporkan mengalami sakit di penjara. Dia mengeluhkan sesak nafas saat berada di Rumah Tahanan (Rutan) Cipinang.

Penasihat hukum Jonru, Dedi Suhardadi mengatakan bahwa kliennya sempat mengeluhkan sesak napas beberapa waktu lalu. Namun, kondisi Jonru mulai membaik setelah mendapatkan perawatan kesehatan dari pihak Lapas.

“Kondisi kesehatannya membaik dan sekarang ini dia lebih menggunakan obat-obatan herbal,” kata Dedi seusai menjenguk Jonru di Rutan Cipinang, Jakarta Timur, Jumat (13/07/2018) dalam rilis yang diterima Jurnalislam.com.

Menurut Dedi, pihak Rutan segera melakukan pengobatan setelah Jonru mengeluhkan sakit sesak napas. Selain itu, tim medis Rutan Cipinang juga sempat melakukan uji laboratorium, karena Jonru dikhawatirkan mengalami infeksi saluran pernapasan.

“Memang bang Jonru itu alergi debu, justeru sesak nafasnya kambuh lagi karena diperiksa di poliklinik rutan yang kondisinya tidak tertutup,” ujar Dedi yang datang ke Rutan Cipinang bersama Tim Lembaga Kemanusiaan dan Advokasi Perisai.

Dedi menilai pihak Rutan Cipinang telah memberikan pelayanan kesehatan cukup baik kepada Jonru. Dia pun membantah kabar yang menyebut kliennya harus menjalani rawat inap di rumah sakit.

Sebab, sebelumnya beredar pesan berantai di media sosial yang menyebut Jonru sedang sakit saat berada di Rutan Cipinang dan harus diopname. Pesan itu juga menyerukan penggalangan dana untuk membantu Jonro. Dedi membantah kabar itu dan menilai ada miskomunikasi.

“Setelah menjalani perawatan dia tidak perlu dirawat di rumah sakit. Sekarang Bang Jonru sedang fokus menulis sebelum bebas,” ujar Dedi.

Sementara, Lembaga Kemanusiaan dan Advokasi Perisai dalam kesempatan itu turut memberikan bantuan berupa uang tunai kepada Jonru. Humas Perisai Dodiek Kurniawan mengatakan langkah yang dilakukan oleh lembaganya itu merupakan bentuk kepedulian terhadap aktivis. Menurutnya, selama ini Perisai aktif dalam memberikan advokasi nonlitigasi terutama kepada aktivis yang dipenjara.

“Mari kita terus dukung para aktivis itu, jangan sampai kita meninggalkan mereka ketika berada di masa-masa sulit seperti yang dialami Bang Jonru saat ini,” kata Dodiek.

Kategori : Nasional

Tags : Jonru kriminalisasi medsos

Kurban, Potensi Besar Ekonomi Umat

13 Jul 2018 15:55:15
Kurban, Potensi Besar Ekonomi Umat

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Peneliti Ekonomi Syariah SEBI School of Islamic Economics Aziz Setiawan mengatakan secara umum kurban ini perlu kesadaran masyarakat untuk dilihat sebagai potensi ekonomi.

“Kurban menjadi potensi yang perlu dikelola secara lebih profesional dan terstruktur, karena kurban bukan hanya sekadar ibadah ritual,” jelas dia lansir Republika.co.id, Selasa (10/7/2018).

Kurban dapat difungsikan sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi umat. Sehingga sudah tepat ketika lembaga filantropi memiliki terobosan baru dan inisiatif untuk menyelenggarakan program kurban.

Ini merupakan langkah positif karena sebelum adanya program kurban dari lembaga filantropi, biasanya kurban hanya terpusat di sekitar wilayah pemberi kurban saja. Setelah lembaga ini bergerak konsentrasi penyeberan hewan kurban pun tersebar, terutama di wilayah yang memiliki kantong-kantong kemiskinan.

Program yang dimiliki lembaga filantropi ini pun dapat dengan mudah melakukan redistribusi kurban ke wilayah yang masih terdapat kantong kemiskinan. Mereka juga dapat menjangkau lebih luas daerah minus dan marjinal lainnya.

Selain itu progam kurban ini secara nyata dapat berdampak pada ekonomi. Upaya lembaga untuk menghimpun dan yang maksimal dapat dilakukan jika pengkurban dapat melihat desain kuat yang mereka lakukan.

Program kurban harus memiliki struktur produksi ternak yang kuat apalagi Indonesia merupakan negara agraris sehingga pertanian dan peternakan sangat potensial dikembangkan. Lembaga ini juga dapat memberikan akses modal sehingga mampu meningkatkan usaha peternak untuk kurban.

“Mereka yang jaringan penjualannya tidak menguntungkan maka dapat membantu untuk memperkuat mereka, sehingga basis produksi kurban ini mampu menciptakan rantai ekonomi yang besar,”jelas dia.

Lembaga dapat memberikan bibit, membantu dalam pelatihan merawat ternak. Sehingga tak hanya sekadar mengambil dari hasil ternak saja tetapi juga ikut serta dalam memproduksi hewan kurban dan menyejahterakan peternak serta membuka lapangan pekerjaan baru.

Saat ini, lembaga filantropi masih belum melirik pasar luar negeri dengan serius. Padahal sebagai negara agraris sebenarnya lembaga ini dapat menjadi perantara untuk permintaan kurban dari luar negeri. Saudi Arabia misalnya mereka banyak mendapatkan kurban dari negara Eropa, seharusnya dengan umat muslim yang paling besar dan pengetahuan tata cara penyemebelihan hewan kurban tentu bisa mendapatkan potongan pasar kurban tersebut.

Menurut Azis saat ini lembaga filantropi harus terus memperkuat akuntabilitas dan eksistensi kepercayaan publik. Tentu hal ini tidak terlepa dari sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat bahwa kurban melalui lembaga jauh lebih bermanfaat dibandingkan secara langsung menyembelih hewan kurban.

Kurban melalui lembaga tak hanya menggugurkan ibadah saja, tetapi juga dapat menjangkau penyaluran kurban sehingga penerima tepat sasaran. Kedua, penghimpunan dana kurban tak hanya sekadar untuk penyembelihan saja tetapi juga dapat digunakan untuk mengembangkan produksi ternak kurban sehingga rantai nilai ekonomi bagi umat Islam semakin panjang. Tentu hal ini menjadikan program kurban mampu meningkatkan kesejahteraan penerima kurban juga peternak hewan kurban

 

Kategori : Ekonomi

Tags : ekonomi Kurban umat

Kemenag Ragukan Data yang Sebut Ada Masjid Radikal

13 Jul 2018 15:50:04
Kemenag Ragukan Data yang Sebut Ada Masjid Radikal

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Direktur Penerangan Agama Islam Kementerian Agama, Khoiruddin menegaskan tidak ada masjid radikal, khususnya di Jakarta. Dia pun meragukan data survei yang belum lama ini menyebut ada 41 masjid pemerintahan yang terindikasi radikal.

“Sudah disampaikan sebenarnya tidak ada masjid radikal karena itu benda mati. Nah ini perlu data khusus sebenarnya, kami dari Kemenag meragukan adanya data itu tentang maajis radikal,” ujar Khoiruddin lansir Republika.co.id di Jakarta bari-baru ini.

Menurut dia, ketika ceramah seorang mubaligh atau khatib mengandung ujaran kebencian terhadap kelompok tertentu bukan berarti masjidnya yang radikal. Karena itu, kata dia, survei terdebut masih memerlukan data kuat.

Kendati demikian, Khoiruddin mengakui memang masih ada mubaligh yang dalam ceramahnya menyampaikan ujaran kebencian atau menjelekkan golongan lainnya. Walaupun, hal itu juga masih dalam batas toleransi.

“Kita memang sudah melakukan pertemuan-pertemuan pengurus masjid di Jakarta ini. Tapi hasil dari pertemuan kita, mereka memang mengakui ada penceramah yang terkadang dalam ceramahnya itu memberikan ujaran kebencian, tapi itu masih dalam tataran tidak berbahaya. Masih dalam batas toleransi,” ucapnya.

Menurut Khiiruddin, model ceramah seperti itulah yang harus diperbaiki bersama, sehingga toleransi antar umat beragama di Indonesia tetap terjaga. “Ini yang harus kita perbaiki bersama bahwa pemahaman ini harus untuk menjalin sama-sama kasih sayang terhadap orang yang berbeda dalam pemikiran dan pendapatnya,” kata Khoiruddin.

 

Kategori : Nasional

Tags : kemenag masjid radikal radikal survey

Ansharusyariah Sebut Survey Masjid Radikal Bentuk Islamofobia

13 Jul 2018 15:39:12
Ansharusyariah Sebut Survey Masjid Radikal Bentuk Islamofobia

SOLO (Jurnalislam.com) – Tuduhan terhadap adanya 41 masjid radikal oleh Lembaga Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) disebut juru bicara Jamaah Ansharusy Syariah ustaz Abdul Rochim Ba’asyir adalah sebuah upaya yang dilakukan kalangan Islam phobi untuk menjauhkan ajaran Islam kepada umat manusia.

Menurut ustaz Iim, sapaan karibnya, upaya-upaya semacam itu sudah dilakukan oleh musuh-musuh Islam terhadap Rasulullah sejak awal menyebarkan ajaran Islam kepada masyarakat dan bangsanya. Ia memberi contoh tentang permusuhkan kaum Quraisy Mekah kepada Rasulullah setelah mendakwahkan ajaran Islam.

“Ini hal yang sebenarnya baru, tapi kaum muslimin juga tidak boleh diam karena ini adalah upaya jahat yang dilakukan oleh musuh Islam, kalangan islam fobia untuk menjauhkan Islam asing dan jauh dari umat manusia,” katanya kepada Jurnalislam.com saat ditemui dirumahnya Ngruki, Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis, (12/7/2018).

“Maka mereka upayakan diamana caranya umat manusia supaya jauh dari ajaran Islam takut memdengarkan khutbah khutbah Islam secara sempurna, takut dengan kalangan kaum muslimin yang mengamalkan islam secara sempurna dan upaya itu dilakukan orang yang anti Islam,” imbuh ustaz Iim.

Lebih lanjut, kata ustaz iim, musuh-musuh Islam selalu ingin memecah belah umat Islam dengan cara membuat umat Islam hanya mengamalkan sebagian dari ajaran Islam. Untuk itu, ia meminta para juru dakwah untuk bisa membimbing umat Islam ini dari kesesatan dan tipudaya musuh Islam.

“Dan ini tugas para Dai atau juru dakwah untuk menghadapi hal-hal semacam ini, kemudian mengajak umat ini kepada dienul Islam dan mengajak kepada Islam yang sempurna, dari mulai urusan yang kecil sampai yang besar,” tandasnya.

Kategori : Nasional

Tags : masjid radikal survey

Rezim Assad Kibarkan Bendera Suriah di Kota Deraa Setelah 7 Tahun Dikuasai Oposisi

13 Jul 2018 08:36:23
Rezim Assad Kibarkan Bendera Suriah di Kota Deraa Setelah 7 Tahun Dikuasai Oposisi

DARAA (Jurnalislam.com) – Rezim Syiah Nushairiyah Suriah kibarkan bendera nasional pada hari Kamis (12/7/2018) di atas wilayah kota Daraa yang telah berada di tangan oposisi selama bertahun-tahun, sebuah kemenangan besar bagi rezim Syiah Bashar al-Assad dalam perang Suriah delapan tahun di Suriah.

Televisi rezim mengatakan tentara mengibarkan bendera di dekat kantor pos pada hari Kamis, satu-satunya gedung rezim pemerintah di bagian kota yang telah dipegang oleh oposisi sejak hari-hari awal perjuangan rakyat Suriah yang dimulai pada tahun 2011 dengan protes besar.

Pasukan rezim Assad yang didukung oleh serangan udara brutal Rusia telah menguasai kembali petak-petak provinsi Deraa selatan dalam tiga pekan terakhir. Mereka maju mendesak oposisi ke wilayah strategis penting di dekat Yordania dan Israel.

Petugas Medis: Rezim Assad Gunakan Semua Jenis Senjata di Daraa

Ini menandai tonggak lain dalam upaya rezim Assad untuk mengendalikan Suriah, di mana perang global di sana diperkirakan telah menewaskan ratusan ribu orang dan mengusir sekitar 11 juta orang dari rumah mereka.

Serangan di barat daya sekarang diperkirakan menargetkan daerah kantong yang dikuasai oposisi di perbatasan dengan Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel. Israel mengisyaratkan mereka tidak akan menghalangi serangan, bahkan ketika menyerang pos-pos tentara Suriah di dekat perbatasan sebagai pembalasan atas serangan pesawat tak berawak.

Dengan bantuan Rusia dan Iran serta milisi Syiah internasional, Assad kini telah menguasai sebagian Suriah. Oposisi Anti-Assad masih mengendalikan sebagian di wilayah barat laut, dan bagian timur laut dan sebagian besar timur dikendalikan oleh kelompok-kelompok pimpinan Kurdi.

Assad Langgar Gencatan Senjata di Daraa, 11 Faksi Oposisi Bentuk Koalisi Tentara Selatan

Ketika Assad mengejar kemenangan militer, tampaknya ada sedikit harapan akan perdamaian yang dirundingkan yang menurut pemerintah Barat diperlukan untuk membawa stabilitas dan mendorong para pengungsi untuk kembali.

Zeina Khodr dari Al Jazeera, melaporkan dari negara tetangga, Beirut, mengatakan faksi oposisi di kota Deraa setuju untuk menyerah dan meletakkan senjata mereka dalam semalam.

“Ini adalah kemenangan strategis dan simbolis bagi rezimSuriah. Dengan kemenangan ini, rezim meengambil kendali perbatasannya dengan Yordania dan perlintasan perbatasan untuk memulai perdagangan internasional,” katanya.

“Masih ada sisa-sisa yang dikendalikan oleh IS (Islamic State) di Deraa. Rezim pemerintah diperkirakan akan meluncurkan operasi untuk menangkap daerah ini,” tambahnya.

Terkepung, Pejuang Suriah di Daraa Kembali Negosiasi dengan Rusia

Karena kekurangan senjata, oposisi di bagian provinsi Deraa mencapai kesepakatan untuk menyerahkan wilayah pekan lalu. Di kota Deraa, oposisi masih dalam pembicaraan dengan perwira Rusia untuk mengamankan jalan keluar yang aman, kata pejabat oposisi.

Satu delegasi militer senior Rusia memasuki wilayah kota yang dikuasai oposisi pada Kamis dan memulai negosiasi atas penyerahannya ke rezim negara bagian, pejabat oposisi dan seorang saksi mengatakan.

Dua kendaraan lapis baja yang mengangkut perwira senior Rusia memasuki kota tua yang hancur dan mulai berbicara dengan komandan Tentara Pembebasan Suriah (the Free Syrian Army-FSA) untuk menerapkan ketentuan kesepakatan.

Kategori : Internasional

Tags : daraa

Seorang Muslimah Turki, Akhirnya Dibebaskan Pengadilan Militer Israel

13 Jul 2018 08:24:36
Seorang Muslimah Turki, Akhirnya Dibebaskan Pengadilan Militer Israel

YERUSALEM (Jurnalislam.com) – Ebru Ozkan, warga Turki, akhirnya dibebaskan pada hari Rabu (11/7/2018), sambil menunggu persidangan setelah pengadilan militer Israel memutuskan untuk memberikan pembebasan bersyaratnya.

Pengacara Ozkan, Omar Khamaysa, mengatakan dia telah meninggalkan penjara HaSharon di dekat kota Natanya didampingi oleh pejabat kedutaan Turki di Tel Aviv.

Ozkan, 27 tahun, muncul pada sidang sebelumnya di pengadilan militer Ofer di Tepi Barat yang dijajah Israel.

Takut Jadi Ancaman Bagi Israel, Seorang Muslimah Turki Ini Ditangkap Pasukan Khusus

Pada hari Selasa, pengadilan memutuskan untuk membebaskan Ozkan dengan jaminan 15.000 syikal Israel (sekitar $ 4,110). Jaksa mengajukan keberatan, tetapi ditolak oleh pengadilan.

Ozkan dilarang meninggalkan negara itu dan paspornya disita oleh polisi zionis.

Sementara itu, Turki telah menyatakan keberatannya atas penangkapan Ozkan, dan bersumpah untuk mengambil langkah yang tepat sebagai tanggapan.

Ozkan ditangkap pada 11 Juni di Bandara Ben Gurion di Tel Aviv karena diduga terkait dengan “kelompok Hamas”.

Dia bukan warga negara Turki pertama yang baru-baru ini ditahan oleh otoritas Israel.

Pada bulan Januari, Osman Hazir, seorang warga Turki berusia 46 tahun, ditangkap karena mengambil foto selfie di Masjid Al-Aqsha Yerusalem Timur sambil memegang bendera Turki.

Desember lalu, Israel menangkap Abdullah Kizilirmak dan Mehmet Gargili setelah mereka bertengkar dengan polisi Israel, yang mencoba menghalangi mereka memasuki tempat suci umat Islam.

Pada bulan yang sama, Adem Koc ditangkap di dalam kompleks Masjid Al-Aqsha karena diduga “mengganggu perdamaian dan ikut serta dalam demonstrasi ilegal bersama warga Palestina”.

Kategori : Internasional

Tags : turki

Erdogan Gelar Pertemuan Tertutup di Sela-sela KTT NATO

13 Jul 2018 08:22:00
Erdogan Gelar Pertemuan Tertutup di Sela-sela KTT NATO

BRUSSELS (Jurnalislam.com) – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada hari Kamis (12/7/2018) terus mengadakan pembicaraan dengan para kepala negara dan pemerintah pada hari kedua dan terakhir dari KTT NATO di Brussels, Anadolu Agency melaporkan.

Erdogan mengadakan pembicaraan bilateral dengan Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte, Presiden Ukraina Petro Poroshenko dan Presiden Bulgaria Rumen Radev di sela-sela pertemuan NATO dalam pertemuan tertutup.

Dia juga berbicara dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron selama pertemuan 75 menit. Menteri Pertahanan Nasional Hulusi Akar, Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu dan juru bicara kepresidenan Ibrahim Kalin juga menghadiri pertemuan itu.

Erdogan Kembali Menangkan Pemilihan Presiden, Ini Kata Sekjen NATO

Pemimpin Turki itu juga mengadakan pembicaraan trilateral dengan rekan Azerbaijannya, Ilham Aliyev dan anggota Bosniak dari Presidensi Tripartit Bosnia dan Herzegovina Bakir Izetbegovic.

Sebelumnya, sebagai bagian dari KTT NATO, Erdogan menghadiri pertemuan kepala negara dan pemerintah NATO sesi ketiga serta satu lagi di Afghanistan.

Pertemuan dua hari NATO dimulai dengan kehadiran 29 kepala negara dan pemerintahan NATO untuk membuat keputusan penting tentang masa depan aliansi itu.

Kategori : Internasional

Tags : nato turki

Viral, Tentara Kamerun Eksekusi Dua Wanita Bersama Anaknya yang Diggendong

13 Jul 2018 08:11:32
Viral, Tentara Kamerun Eksekusi Dua Wanita Bersama Anaknya yang Diggendong

KAMERUN (Jurnalislam.com) – Otoritas Kamerun sedang menyelidiki keaslian sebuah video yang konon menunjukkan tentara negara itu mengeksekusi dua wanita dan anak-anak mereka, lapor media setempat, lansir World Bulletin, Kamis (12/7/2018).

Dalam sebuah pernyataan pada Rabu (11/7/2018) malam, Issa Tchiroma Bakary, juru bicara pemerintah, mengatakan: “Kepala Negara telah memerintahkan pembukaan penyelidikan.”

Membahas lebih lanjut video kontroversial tersebut, Kolonel Didier Badjeck, jurubicara Kementerian Pertahanan, mengklaim bahwa orang-orang dalam video itu bukan anggota tentara Kamerun dan gambar di video itu tidak mencerminkan kebenaran.

Video yang diposting pada hari Selasa menunjukkan pria dalam seragam militer menembak dua wanita yang ditutup matanya dan juga menembak sedikitnya dua orang anak. Seorang wanita menggendong bayi di punggungnya.

Video itu beredar di media sosial dan telah menyebabkan kemarahan di seluruh negeri dan mancanegara.

Negara Afrika tengah telah memerangi kelompok pemberontak Boko Haram di utara sejak 2014.

Boko Haram Serbu Pangkalan Militer Kamerun

Kelompok-kelompok hak asasi manusia, termasuk Amnesty International, menuduh Kamerun menggunakan tindakan yang tidak proporsional terhadap para tersangka Boko Haram.

”Pasukan keamanan masih terus menahan individu yang dituduh mendukung Boko Haram, seringkali dengan sedikit atau tanpa bukti dan kadang-kadang menggunakan kekuatan yang tidak perlu atau berlebihan. Mereka yang ditangkap sering ditahan dalam kondisi yang tidak manusiawi dan mengancam jiwa,” kata Amnesti dalam sebuah laporan pada bulan Januari tahun ini.

Pertempuran dengan Boko Haram telah menewaskan lebih dari 2.500 warga Kamerun sejak 2014 terutama di wilayah Far North, menurut Kementerian Pertahanan.

Sebagai akibat dari konflik, dari tahun 2014 hingga 2017 sekitar 240.000 orang di wilayah Far North meninggalkan rumah mereka.

Badan Pengungsi UNHCR memperkirakan sekitar 26 juta orang di wilayah Danau Chad telah menderita oleh kekerasan Boko Haram, dan lebih dari 2,6 juta orang mengungsi.

Kategori : Internasional

Tags : Kamerun

Navigasi pos

Pos-pos lama
Pos-pos baru
Dukung Kami

Opini

Waspada di Balik Citra Saleh: Ketika Topeng Kebaikan Menyembunyikan Kejahatan

Waspada di Balik Citra Saleh: Ketika Topeng Kebaikan Menyembunyikan Kejahatan

4 Apr 2026 16:38:10
Mudik Tahunan: Macet dan Kecelakaan yang Tak Pernah Tuntas

Mudik Tahunan: Macet dan Kecelakaan yang Tak Pernah Tuntas

4 Apr 2026 16:36:12
Krisis Energi Global dan Rapuhnya Kedaulatan Energi Nasional

Krisis Energi Global dan Rapuhnya Kedaulatan Energi Nasional

18 Mar 2026 21:49:48
Menyoal Perwali Santunan Kematian Bagi Rakyat Miskin

Menyoal Perwali Santunan Kematian Bagi Rakyat Miskin

17 Mar 2026 05:02:12

Internasional

Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

Netanyahu Tegas Tolak Palestina Urus Gaza, Israel Ingin Kuasai Pascaperang

5 Feb 2026 12:38:35
Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

Israel Ungkap AS Berpotensi Serang Iran dalam 2 Bulan Mendatang

5 Feb 2026 12:37:07
Israel Terus Bujuk AS agar Serang Iran, Turki Peringatkan Bahaya Perang Regional

Israel Terus Bujuk AS agar Serang Iran, Turki Peringatkan Bahaya Perang Regional

5 Feb 2026 12:35:37
Tekanan AS Meningkat, Iran Melunak soal Nuklir dan Buka Negosiasi

Tekanan AS Meningkat, Iran Melunak soal Nuklir dan Buka Negosiasi

5 Feb 2026 12:33:24

jurnalislam.com

  • Iklan
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Dukung Kami

INFOGRAFIK

 
 
 
 

Alamat Redaksi

Boulevard Raya No 16 Blok A 1 No 16 Taman Cilegon Indah (TCI), Cilegon, Banten
+62 813-1029-0583

Info Iklan :
+62 821-2000-0527
marketing@jurnalislam.com

Kirim tulisan :
redaksi.jurnalislam@gmail.com
newsroom@jurnalislam.com

COPYRIGHT © 2026 JURNALISLAM.COM, ALL RIGHT RESERVED