KH Nonop Hanafi : Ulama Harus Bersatu Agar Tidak Hanya Jadi Objek Politik

KH Nonop Hanafi : Ulama Harus Bersatu Agar Tidak Hanya Jadi Objek Politik

JAKARTA (Jurnalislam.com) – Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Huda II Ciamis, KH Nonop Hanafi mengatakan, ulama harus menyatukan pandangan dan langkah dalam menghadapi tahun politik agar tidak dijadikan objek politik.

“Musyawarah ulama nasional ini mengajak semuanya untuk mempersatukan pandangan, sehingga umat menjadi tenang kalau para ulamanya bersatu,” katanya kepada Jurnalislam.com, usai pembukaan Ijtima Ulama di Hotel Menara Peninsula, Slipi, Jakbar, Jumat (27/7/2018) malam.

Selain itu, kata dia, para ulama juga harus tetap menjadi benteng persatuan umat untuk menciptakan kondisi bangsa yang kondusif dan jauh dari intervensi asing.

Baca juga: Ijtima Ulama Untuk Satukan Sikap Umat Hadapi Pilpres 2019

“Konstelasi peta koalisi semakin mengerucut. Karena itu setidaknya para ulama mampu membuat setidaknya adalah rekomendasi agar memunculkan aspirasi harapan umat berkaitan dengan figur calon presiden,” ujar pimpinan Kafilah Jalan Kaki Ciamis – Jakarta pada Aksi 212 ini.

Ia menyayangkan kondisi Indonesia pada tahun politik ini yang hanya menjadikan para ulama sebagai objek politiknya.

“Saat ini memang ulama hanya menjadi objek politik. Diklaim kubu sana-sini yang akhirnya menjadi stampel saja,” tukasnya.

Para ulama, lanjutnya, justru harus menjadi subjek yang mampu memberikan pandangan yang komprehensif kepada umat tentang politik.

“Karena bangsa ini membutuhkan arahan-arahan ulama supaya tetap berada dalam bingkai yang benar,” kata dia.

“Tidak hanya momen menjelang Pilpres. Ada misi jangka pendek dan jangka panjang. Memberikan arahan konstruktif terhadap peta koalisi itu adalah jangka pendek, tapi jangka panjangnya bagaimana mengantisipasi tata kelola negara yang salah sehingga membuat bangsa Indonesia menjadi tidak teratur,” papar Kiai Nonop.

Lebih lanjut, Kiai Nonop mengatakan, sebagai umat Islam terbesar di dunia Indonesia harus menjadi sosok guru bagi dunia Islam lainnya.

“Indonesia harus bangkit, dan itu dapat terwujud apabila ulama mampu sebagai subjek dalam peran-peran berbangsa dan bernegara,” pungkasnya.

Reporter: Gio

Bagikan
Close X